cover
Contact Name
Andi Buanasari
Contact Email
prodi.keperawatan@unsrat.ac.id
Phone
+6282197078983
Journal Mail Official
prodi.keperawatan@unsrat.ac.id
Editorial Address
JL. Kampus Unsrat Bahu, Kleak, Kecamatan Malalayang, Kota Manado, Sulawesi Utara
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
Jurnal Keperawatan
ISSN : -     EISSN : 28082672     DOI : https://doi.org/10.35790/jkp.v8i2
Core Subject : Health,
Jurnal Keperawatan (Jkp) Universitas Sam Ratulangi adalah jurnal yang didirikan oleh Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi. Jurnal ini pertama kali diterbitkan pada tahun 2012 yang berfokus pada publikasi ilmu dan praktik keperawatan. Jurnal ini juga menjadi wadah untuk bertukar dan berbagi informasi tentang perkembangan ilmu keperawatan di seluruh dunia yang menjadi representasi visual untuk proses pertukaran ilmu pengetahuan dalam praktik keperawatan berbasis bukti (Evidence Based Practice). Jurnal ini diterbitkan secara berkala dua kali dalam setahun yaitu periode Februari - Agustus. Jurnal Keperawatan mencakup semua bidang Keperawatan meliputi Penelitian Dasar Keperawatan, Keperawatan Manajemen, Keperawatan Gawat Darurat dan Kritis, Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Kesehatan Jiwa, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Anak, Keperawatan Gerontologi, Keperawatan Komunitas, Keperawatan Keluarga, Pendidikan Keperawatan, Pengobatan Komplementer dan alternatif dalam keperawatan. Jurnal ini menerima Artikel Penelitian Original, Literature Review, dan Case Study, yang menggunakan pendekatan kuantitatif, kualitatif, atau mix method.
Articles 724 Documents
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENGETAHUAN PERAWAT DALAM MENGHADAPI CARDIAC ARREST DI RSUP PROF R. D. KANDOU MANADO Turangan, Toar Wellem Samuel; Kumaat, Lucky T; Malara, Reginus
JURNAL KEPERAWATAN Vol 5, No 1 (2017): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v5i1.14983

Abstract

Abstract: Nurses are the front line of health service. Nurses are required to always be ready in every condition they will encounter; one of them is cardiac arrest patients. Cardiac arrest is a condition that could occur suddenly and need to be handled immediately and properly. Knowledge about cardiac arrest could be used in the future when nurses are handling the patients. The objective of this research is to understand the correlation between factors that related with the knowledge of nurses on handling cardiac arrest patients. The samples that we used are 49 nurses that obtained by using purposive sampling techniques. The method of this research is analytical descriptive with cross sectional approach, and the data were collected from respondents by using questionnaires. The result of this study shows no correlation between education and training with the knowledge of nurses. There was a significant correlation with p = 0.001 (<α 0.05) between experience and knowledge of nurses on handling cardiac arrest patients. Conclusions: There is no correlation between education and training with the knowledge of nurses, while there is a correlation between experience and knowledge of nurses. Keywords: Cardiac arrest, Education, Training, Experience, Knowledge. Abstrak: Perawat merupakan barisan depan dalam pelayanan kesehatan. Perawat dituntut untuk selalu siap dalam segala kondisi yang akan dihadapi, salah satunya adalah kejadian cardiac arrest. Cardiac Arrest merupakan penyakit yang dapat terjadi secara tiba-tiba dan memerlukan penanganan yang cepat dan tepat. Pengetahuan dapat menjadi modal perawat dalam melaksanakan penanganan pada klien cardiac arrest. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan faktor-faktor yang berhubungan dengan pengetahuan perawat dalam menghadapi cardiac arrest. Sampel berjumlah 49 perawat yang didapat dengan teknik purposive sampling. Desain penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan Cross Sectional dan data dikumpulkan dari responden menggunakan lembar kuesioner. Hasil penelitian tidak terdapat hubungan antara pendidikan dan pelatihan dengan pengetahuan perawat. terdapat hubungan yang signifikan nilai p 0,001 (<α 0,05) antara pengalaman dan pengetahuan perawat dalam menghadapi cardiac arrest. Kesimpulan: tidak terdapat hubungan antara pendidikan, pelatihan dengan pengetahuan perawat. Terdapat hubungan antara pengalaman dengan pengetahuan perawat. Saran: diharapkan rumah sakit dapat meningkatkan lagi pengetahuan perawat melalui kegiatan-kegiatan seperti pelatihan yang dapat menunjang pengetahuan perawat dalam menghadapi cardiac arrest. Kata Kunci : Cardiac arrest, Pendidikan, Pelatihan, Pengalaman, Pengetahuan.
PERBANDINGAN TINGKAT STRES ANTARA MAHASISWA PROGRAM LANJUTAN DAN REGULER DIHUBUNGKANDENGAN INSOMNIA MAHASISWA SEMESTER AKHIRDALAM PENYELESAIAN SKRIPSIDI PROGRAMSTUDI ILMU KEPERAWATAN UNSRAT MANADO Muldianto, Oktavianus; Bidjuni, Hendro; Lolong, Jill
JURNAL KEPERAWATAN Vol 3, No 2 (2015): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v3i2.7639

Abstract

ABSTRACT: Stress is a fact of life, not always lead to the negative. Stress with small intensity can be a driving force or motivation for a person to behave in a better direction. The purpose of research to compare the level of stress among students and regular follow-up program associated with insomnia.The study design analytic with a cross-sectional method, sample selection using purposive sampling. The number of samples used was 48 respondents. Data were collected using a questionnaire. Data were analyzed with the Pearson chi square test and test the T-test (α = 0.05). The results showed a mean 29.37 and 31.16 student advanced programs mean regular students. The Probabilities value of comparison stress levels of advance and regular program students was 0.566. The conclusions from this study that there was no difference in the level of stress among students of advanced and regular program associated with the insomnia of the final semester students in the completion of a thesis in Nursing Science Program Unsrat Manado. Recommendations of this research that health promotion on the prevention of stress and insomnia needs to be done for prevention of stress and insomnia in order to have the academic success. Keywords: student, stress, insomnia ABSTRAK:Stres adalah fakta dalam hidup, tidak selamanya stres menimbulkan hal yang negative, stres dengan intensitas yang kecil dapat menjadi pendorong atau motivasi bagi seseorang untuk bertingkah laku kearah yang lebih baik. Tujuan penelitian untuk mengetahui perbandingan tingkat stres antara mahasiswa program lanjutan dan reguler dihubungkandengan insomnia. Desain penelitian ini analitik dengan metode cross sectional, pemilihan sampel dengan menggunakan purposive sampling. Jumlah sampel yang digunakan yaitu 48 responden. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Data dianalisis dengan uji pearson chi square dan uji T-tes (α=0,05). Hasil penelitian menunjukkan 29,37 mean mahasiswa program lanjutan dan 31,16 mean mahasiswa reguler. Nilai probabilitas perbandingan tingkat stres mahasiswa program lanjutan dan reguler sebesar 0,566. Simpulan dari penelitian ini yaitu tidak ada perbedaan tingkat stres antara mahasiswa program lanjutan dan reguler dihubungkan dengan insomnia mahasiswa semester akhir dalam penyelesaian skripsi di Program Studi Ilmu Keperawatan Unsrat Manado. Rekomendasi peneliti yaitu promosi kesehatan mengenai pencegahan stres dan insomnia perlu dilakukan sebagai upaya pencegahan stres dan insomnia agar mahasiswa memiliki kesuksesan akademik. Kata kunci : mahasiswa, stres, insomnia
HUBUNGAN LAMA PEMAKAIAN LAMA KONTRASEPSI SUNTIK 3 BULAN DENGAN PERUBAHAN BERAT BADAN DI PUSKESMAS RANOMUUT MANADO Moloku, Mentari; Hutagaol, Ester; Masi, Gresty
JURNAL KEPERAWATAN Vol 4, No 1 (2016): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v4i1.12013

Abstract

Abstract. Family planning is a basic prominent preventive health service as well as a mortality prevention. Family planning can be going on through the use of contraception. 3 months injection contraception is a sort of liquid which is injected into woman’s body intramuscularly (once in 3 months). This research was aimed to find out the association between the usage of 3 months injection contraception duration and the mother’s weight changing at Ranomout Public Health Center, Manado.The Method of Research was an analytic observational using a cross sectional design. The research was conducted on December 2015 –January 2016 at Ranomuut Public Health Center, Manado. The samples of the research covers a group which consist of 42 mothers who use 3 months injection contraception. Sampling process used was a purposive sampling method. The research used questionnaires and scales as the instruments. Data analysis was done by using chi-square test in the 95% significant level (α ≤ 0,05) results in ρ=0,004, which was less than α=0,05. Conclusion :There is a association between the usage of 3 months injection contraception duration and the mother’s weight changing at Ranomuut Public Health Center, Manado. It is suggested for mothers to look for information about the contrateption used in order to maintain an ideal weight. Keywords: Duration contraception usage, Contraception Injection 3 Months, The weight changing Abstrak.Keluarga berencana merupakan upaya pelayanan kesehatan preventif yang paling dasar dan utama, serta pencegahan kematian.Pelayanan keluarga berencana dapat dilakukan dengan penggunaan alat kontrasepsi.Kontrasepsi 3 bulan suntik adalah jenis cairan yang disuntikan ke tubuh wanita secara intramuskular (3 bulan sekali).Tujuan penelitianuntuk mengetahui hubungan lama pemakaian kontrasepsi suntik 3 bulan dengan perubahan berat badan pada ibu di Puskesmas Ranomuut Manado.Metode penelitian observasional analitik dengan menggunakan desain cross sectional.Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Ranomuut Manado pada Desember 2015 – Januari 2016.Sampel penelitian adalah ibu yang menggunakan kontrasepsi suntik 3 bulan dengan jumlah sampel 42.Teknik pengambilan sampel, yaitu dengan metode purposive sampling.Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dan timbangan badan (injak). Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji chi-square, pada tingkat kemaknaan 95% (α ≤ 0,05) menunjukan nilai ρ=0,004, nilai ini lebih kecil dari α=0,05. Kesimpulan : ada hubungan lama pemakaian kontrasepsi suntik 3 bulan dengan perubahan berat badan pada ibu di Puskesmas Ranomuut Manado. Saran untuk ibu berusaha mencari informasi tentang kontrasepsi yang digunakan, untuk menjaga berat badan ideal. Kata Kunci:Lama Pemakaian Kontrasepsi, Kontrasepsi Suntik 3 Bulan, Perubahan Berat Badan
HUBUNGAN ANTARA MEROKOK DENGAN HIPERTENSI DI PUSKESMAS KAWANGKOAN Umbas, Irene Megawati; Tuda, Josef; Numansyah, Muhamad
JURNAL KEPERAWATAN Vol 7, No 1 (2019): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v7i1.24334

Abstract

Abstrack: A person can be said to be a smoker if he has smoked at least 100 cigarettes.Someone who smoked cigarettes more than one pack of cigarettes per day to 2 times moresusceptible to hypertension than those who do not smoke. Danger hypertension triggersdamage to organs including: kidney, brain, heart, eyes, cause vascular resistance and stroke.The purpose of this study is to know relationship between between smoking and hypertensionat Public Health Center Kawangkoan. The method of this study uses cross sectional studydesign. The sample of this study amounted to 74 students with total sampling method. Theresults of this study were obtained from 74 respondents studied the majority of smokers werehypertensive, first degree 19 respondents, hypertension high normal 13 respondents,hypertension degree II 11 respondents. Heavy smoker degree II hypertension 18 respondents,first degree hypertension 9 respondents, hypertension normal height of 4 respondents, usingthe chi-square test at the level meaning 95%, it was found that the value of p-value was 0.016smaller than the significant value 0.05. The conclusion of this study is that there is arelationship between Smoking and Hypertension at Public Health Center Kawangkoan.Keywords: Smoking, HypertensionAbstrak: Seseorang dikatakan perokok jika telah menghisap minimal 100 batang rokok.Seseorang menghisap rokok lebih dari satu bungkus rokok per hari menjadi 2 kali lebih rentanterhadap hipertensi dari pada mereka yang tidak merokok. Bahaya hipertensi memicurusaknya organ tubuh diantaranya: ginjal, otak, jantung, mata, menyebabkan resistensipembuluh darah dan stroke. Tujuan: Studi ini untuk mengetahui hubungan antara Merokokdengan Hipertensi di Puskesmas Kawangkoan. Metode: Studi ini menggunakan desainpenelitian cross-sectional. Sampel: Studi ini berjumlah 74 responden dengan pengambilansampel Total-Sampling. Hasil: Dari penelitian ini, didapatkan dari 74 responden yang ditelitisebagian besar perokok sedang hipertensi derajat I 19 responden, hipertensi normal tinggi 13reponden, hipertensi derajat II 11 responden. Perokok berat hipertensi derajat II 18 responden,hipertensi derajat I 9 responden, hipertensi normal tinggi 4 responden, dengan menggunakanuji chi-square pada tingkat kemaknaan 95%, didapat bahwa nilai p-value adalah 0,016 lebihkecil dari nilai signifikan 0,05. Kesimpulan: Dari penelitian ini bahwa terdapat hubunganantara Merokok dengan Hipertensi di Puskesmas Kawangkoan.Kata Kunci: Merokok, Hipertensi
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU PENANGANAN DISMENORE DI SMA NEGERI 7 MANADO Purba, Erina Pati Ningsih; Rompas, Sefti; Karundeng, Michael
JURNAL KEPERAWATAN Vol 2, No 2 (2014): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v2i2.5198

Abstract

Abstrack: Introduction adolescence is a period of transition from childhood to adult. In teenage girl there is a physical change in reproductive organs changes that characterized by menstruation. Menstruate in some women can cause pain that is called dysmenorrhea. Dysmenorrhea is one of the gynecology issues that most common women experience it in all ages. The incidence of dysmenorrhea in the world is very large. In average, more than 50% women in the world experience it. The method that used in this research is analytic survey method with approach of time cross sectional. The population in this research are 239 peoples. The sampling method using purposive sampling and obtained 66 respondents. The result of this research using Chi Square test with alpha ≤ 0,05. The results, there are 36 (54,45%) of teenage girls with a less knowledge and 33 (50,0%) of teenage girls with a less behavior management of dysmenorrhea. The probability value obtained p = 0,000. The conclusion there is a correlation between knowledge and behavior management of dysmenorrhea in Senior High School 7 Manado. Suggestion for this study can be used as input and information to increase knowledge and behavior management of dysmenorrhea. Keywords: Dysmenorrhea, Knowledge, Behavior, Adolescence Bibligraphy : 17 book (2004-2013), 12 Journals Abstrak: Pendahuluan masa remaja adalah masa transisi dari masa kanak-kanak ke masa dewasa. Pada remaja putri terjadi suatu perubahan fisik yaitu perubahan organ-organ reproduksi yang ditandai dengan datangnya menstruasi. Pada sebagian wanita yang mengalami menstruasi akan timbul nyeri yang disebut dismenore. Dismenore adalah nyeri di perut dan area pelvis yang dialami oleh seorang wanita sebagai suatu akibat dari periode menstruasinya. Dismenore merupakan salah satu masalah ginekologi yang paling umum dialami wanita dari berbagai tingkat usia. Angka kejadian dismenore di dunia sangat besar. Rata-rata lebih dari 50% perempuan di setiap dunia mengalaminya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survey analitik dengan pendekatan waktu cross sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 239 orang. Metode pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan didapatkan sampel sebanyak 66 responden. Penelitian ini menggunakan uji chi square dengan alpha 0,05. Hasil penelitian didapatkan remaja putri terbanyak memiliki pengetahuan kurang sebanyak 36 orang (54,5%) dan perilaku penanganan dismenore kurang sebanyak 33 orang (50,0%). Nilai probabilitas diperoleh 0,000. Kesimpulan maka dapat dinyatakan bahwa ada hubungan antara pengetahuan dengan perilaku penanganan dismenore di SMA Negeri 7 Manado. Saran agar penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan masukan dan informasi untuk menambah pengetahuan dan perilaku penanganan dismenore. Kata Kunci : Dismenore, Pengetahuan, Perilaku, Remaja Daftar Pustaka : 17 buku (2004-2013), 12 Jurnal
PENGARUH PEMBERIAN JUS MENTIMUN TERHADAPTEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSIDI DESA TOLOMBUKAN KEC. PASAN KAB. MINAHASA TENGGARA TAHUN 2015 Ponggohong, Cerry Elfind; Rompas, Sefty; Ismanto, Amatus Yudi
JURNAL KEPERAWATAN Vol 3, No 2 (2015): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v3i2.8088

Abstract

ABSTRAK : Hipertensi merupakan penyakit degeneratif yang menjadi masalah utama di masyarakat.Hipertensi berhubungan erat dengan berbagai resiko komplikasi.Mentimun adalah jenis sayur yang biasa dikonsumsi masyarakat untuk menurunkan tekanan darah.Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian jus mentimun terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi.Desain penelitian yang digunakan adalah quasi-experimental design dengan rancangan penelitian pretest-posttest with control group. Sebanyak 32 orang menjadi sampel penelitian menggunakan pendekatan sampling non probabilitis dengan metode Purposive Sampling yang dilakukan pengukuran tekanan darah yang terdiri dari 16 orang kelompok intervensi pemberian jus mentimun dan 16 orang kelompok kontrol tanpa pemberian jus mentimun. Hasil Penelitianmenunjukan adanya pengaruh pemberian jus mentimun terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi. Saran penelitian ini yaitu pemberian terapi jus mentimun dapat menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi.Kata kunci : Jus mentimun, tekanan darah, hipertensi
EFEKTIVITAS KOMPRES AIR SUHU HANGAT DENGAN KOMPRES PLESTER TERHADAP PENURUNAN SUHU TUBUH ANAK DEMAM USIA PRA-SEKOLAH DI RUANG ANAK RS BETHESDA GMIM TOMOHON Wowor, Mariana S.; Katuuk, Mario E.; Kallo, Vandri D.
JURNAL KEPERAWATAN Vol 5, No 2 (2017): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v5i2.17872

Abstract

ABSTRACT Fever is a body themperatur regulation response is adaptive to stimulationof the immune system (biologi and chemichal). Efforts to decrease body themperature canbe done by giving a warm compress and plaster compress. Research purposes, toknowing the difference giving the plaster compress with plaster compress to decreasebody temperature in toddler with fever in Paulus room, Bethesda GMIM hospitalTomohon City. Research Methods, the metods used Quasi Eksperiment research metodswith the approach pretest and postest two countrol groups, respoundents will be selectedinto 2 group intervension with accidental sampling. Analysis of data used paired t-testand pooled t-test. Result of Research, the drop highest temperature in warm compressuji Pooled t-test dengan tingkat kemaknaan 95% (α = ,005), diperoleh nilai p-valuesebesar 0.001. Nilai p – value 0.001 < ,005. Conclusion, this study concluded to knowthe difference between giving a warm water and plaster compress on decrease bodytemperature for Pre-School (4-6 years old) in Paulus room Bethesda GMIM Hospital inTomohon CityKeywords: Warm compress, plaster compress, body themperature.ABSTRAK Demam adalah suatu respon pengaturan suhu tubuh yang adaptif terhadapsuatu rangsangan sistem imun (biologi dan kimia). Upaya dalam penanganan penurunansuhu tubuh dapat dilakukan dengan cara pemberian kompres air hangat dan kompresplester Tujuan penelitian, mengetahui perbedaan antara kompres air hangat dengankompres plester terhadap penurunan suhu tubuh anak demam usia pra-sekolah di ruanganak Paulus RS Bethesda Kota Tomohon. Metode penelitian, metode penelitian adalahQuasi Eksperimen Equivalent dengan pendekatan pretest postest two control group.Responden dibagi menjadi 2 kelompok intervensi dengan cara accidental sampling.Analisa data menggunakan Paired T-Test dan Pooled T-Test. Hasil penelian, uji Pooledt-test dengan tingkat kemaknaan 95% (α = ,005), diperoleh nilai p-value sebesar 0.001.Nilai p – value 0.001 < ,005. Kesimpulan penelitian ini yaitu adanya perbedaanpenurunan suhu antara pemberian kompres air suhu hangat dengan kompres plesterterhadap penurunan suhu tubuh anak demam usia pra-sekolah di ruang Paulus RSBethesda GMIM Tomohon.Kata Kunci : Kompres hangat, kompres plester, penurunan suhu
PENGARUH MUSIK KLASIK TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN PRA-HEMODIALISIS DI RUANG DAHLIA BLU RSUP. PROF. DR. R. D. KANDOU MANADO Sarayar, Christiane; Mulyadi, Ns .; Palandeng, Henry
JURNAL KEPERAWATAN Vol 1, No 1 (1): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v1i1.2172

Abstract

Abstract: Hypertension is an abnormal high blood pressure on three different measurement occasion. Hypertension is one of the chronic kidney disease factors and vice versa it could be caused by chronic kidney disease. Hemodialysis is one of treatment methods for kidney failure. Music is an organized hearing stimulation consist of melody, rhythm, harmony, timbre, shape and style. This research’s purpose is to examine effect of classic music on blood pressure of pre-hemodialysis patient in Dahlia Room BLU RSUP Prof. Dr. R.D Kandou Manado. This research is using the quasi research design experiment with the Non equivalent control group. Sample is 15 subjects for experiment group and 15 subjects for control group, that selected by Purposive Sampling. Data analysis used by wilcoxon test with significance level α=0,05. The result, p value = 0,00 (<α=0,05) for experiment group with classic music intervention, and p value= 1, 00 (>α=0,05) for control group. The conclusion of this research is there is an effect of classical music on decreasing blood pressure of pre-hemodialysis patient in Dahlia Room BLU RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Expected this result will be useful to science, application of nursing cares dan for the next research. Keywords: Hypertension, hemodialysis, classic music Abstrak: Hipertensi adalah tekanan darah tinggi yang bersifat abnormal dan diukur pada tiga kesempatan yang berbeda. Hipertensi merupakan salah satu pemicu gagal ginjal dan sebaliknya hipertensi dapat disebabkan oleh gagal ginjal. Hemodialisis merupakan terapi untuk gagal ginjal. Musik adalah sebuah rangsangan pendengaran yang terorganisir, terdiri atas melodi, ritme, harmoni, timbre, bentuk dan gaya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh musik klasik terhadap penurunan tekanan darah pada pasien pra-hemodialisis di ruang Dahlia BLU RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Penelitian ini menggunakan desain penelitian quasi eksperiment dengan rancangan Non-equivalent Control Group. Sampel yang digunakan, 15 subjek untuk kelompok eksperimen dan 15 subjek untuk kelompok kontrol yang diambil dengan menggunakan teknik Purposive Sampling. Teknik analisa data menggunakan uji wilcoxon dengan nilai kemaknaan α=0,05. Hasil penelitian nilai p value = 0,00 (< α = 0,05) untuk kelompok eksperimen dengan intervensi musik klasik sedangkan untuk kelompok kontrol didapatkan nilai p value = 1,00 (> α = 0,05). Kesimpulan penelitian ini yaitu ada pengaruh musik klasik terhadap penurunan tekanan darah pada pasien pra-hemodialisis di Ruang Dahlia BLU RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Diharapkan hasil penelitian ini dapat berguna untuk ilmu pengetahuan, aplikasi dalam proses keperawatan dan untuk penelitian selanjutnya. Kata Kunci: Hipertensi, Hemodialisis, Musik klasik
HUBUNGAN POLA ASUH PERMISIF ORANG TUA DENGAN PERILAKU MENGKONSUMSI ALKOHOL PADA ANAK USIA REMAJA DI DESA BULUDE SELATAN KABUPATEN TALAUD Udampo, Ana Stevi; Onibala, Franly; Bataha, Yolanda B
JURNAL KEPERAWATAN Vol 5, No 1 (2017): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v5i1.14668

Abstract

Abstract : Behavior consume alcohol at teen age children is influenced by several factors, personal factors, peers and parents. Parents who give examples of alcohol and drugs and are indifferent (ignore) the application of permissive parenting that causes teenage son did not have a good self-control. The purpose of this study to determine the relationship of permissive parenting behavior of parents with alcohol at teen age children in the village of Bulude Selatan Kabupaten Talaud. The study design used is descriptive analytic design with cross sectional approach. A sampling technique that by using total sampling in accordance with the inclusion criteria with a sample of 30 people. The results using chi-square statistic test obtained value ρ = 0.005 <α = 0.05. Conclusion the results of this study demonstrated an association permissive parenting behavior of parents with alcohol at teen age children in the village at Bulude Selatan Kabupaten Talaud. Keywords : Parenting Permissive Parents, Alcohol Consumption Behavior, Children Age Youth. Abstrak : Perilaku mengkonsumsi alkohol pada anak usia remaja dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu faktor pribadi, teman sebaya dan orang tua. Orang tua yang memberikan contoh mengkonsumsi alkohol dan obat-obatan serta bersikap acuh tak acuh (mengabaikan) merupakan penerapan pola asuh permisif yang menyebabkan anak usia remaja tidak mempunyai kontrol diri yang baik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pola asuh permisif orang tua dengan perilaku mengkonsumsi alkohol pada anak usia remaja di Desa Bulude Selatan Kabupaten Talaud. Desain penelitian yang digunakan yaitu desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel yaitu dengan menggunakan total sampling sesuai dengan kriteria inklusi dengan jumlah sampel 30 orang. Hasil penelitian menggunakan uji statistik chi-square didapatkan nilai ρ = 0,005 < α = 0,05. Kesimpulan hasil penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan pola asuh permisif orang tua dengan perilaku mengkonsumsi alkohol pada anak usia remaja di Desa Bulude Selatan Kabupaten Talaud. Kata Kunci : Pola Asuh Permisif Orang Tua, Perilaku Mengkonsumsi Alkohol, Anak Usia Remaja.
HUBUNGAN CEDERA KEPALA DENGAN DISORIENTASI PADA PASIEN KECELAKAAN LALU LINTAS DI IGD RS BHAYANGKARA MANADO Bidjuni, Hendro; Rompas, Sefti
JURNAL KEPERAWATAN Vol 5, No 1 (2017): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v5i1.25155

Abstract

Abstract : According To the World Healt Organization (WHO) in 2008, traffic accidents became the 10th leading cause of death in the world with the number of deats is 1,21 million (2,1%), while according to the health profile of Indonesia in 2008 injury is the fourth major couse of death is (6,5%) for all ages after a stroke, tuberculosis, and hypertension. Disorientation is the inability of a person to know the position himself in relation to the time, place or specific objects in the enviroment. The purpose of the research to know the relationship of head injury with patient disorientation in ER Bhayangkara Hsopital. Research Methods used in tihis research is a Cross Sectional design, With a total of 38 samples of respondent.Techniques sampling is Accidental Sampling. Data analysis was done using the chi-square test. Views of the significance of 0.001 thus probability (significance) is smaller than 0.05. Conclusion There is a connection between head Injuries on the patient disorientation with traffic accidents. Expected results of this research can be used as reference material in the library and can add to the wealth of knowledge Especially in the field of health.Keyword : Head Injury, DisorientationAbstrak : Menurut World Health Organization (WHO) Tahun 2008, kecelakaan lalu lintas menjadi penyebab kematian ke-10 di dunia dengan jumlah kematian 1,21 juta (2,1%) sedangkan Menurut Profil Kesehatan Indonesia tahun 2008 cedera merupakan penyebab kematian utama keempat (6,5%) untuk semua umur setelah Stroke, TB, dan Hipertensi. Disorientasi adalah ketidaksanggupan seseorang untuk mengetahui posisi dirinya dalam hubungannya dengan waktu tempat, atau benda-benda tertentu di lingkungannya. Tujuan penelitian Untuk mengetahui hubungan cedera kepala dengan disorientasi pada pasien cedera kepala di IGD RS Bhayangkara. Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah disain cross sectional dengan jumlah Sampel 38 responden. Teknik pengambilan sampel yaitu Accidental Sampling Analisa data dilakukan dengan menggunakan uji chi-square. Dilihat dari nilai signifikan atau nilai p = 0,001 dengan demikian probabilitas lebih kecil dari 0,05. Kesimpulan ada hubungan antara cedera kepala dengan disorientasi pada pasien kecelakaan lalu lintas.. Diharapkan hasil penelitian ini dapat dijadikan bahan referensi dalam kepustakaan dan dapat menambah kekayaan ilmu pengetahuan khusunya dibidang kesehatan.Kata Kunci : Cedera Kepala, Disorientasi