cover
Contact Name
Andi Buanasari
Contact Email
prodi.keperawatan@unsrat.ac.id
Phone
+6282197078983
Journal Mail Official
prodi.keperawatan@unsrat.ac.id
Editorial Address
JL. Kampus Unsrat Bahu, Kleak, Kecamatan Malalayang, Kota Manado, Sulawesi Utara
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
Jurnal Keperawatan
ISSN : -     EISSN : 28082672     DOI : https://doi.org/10.35790/jkp.v8i2
Core Subject : Health,
Jurnal Keperawatan (Jkp) Universitas Sam Ratulangi adalah jurnal yang didirikan oleh Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi. Jurnal ini pertama kali diterbitkan pada tahun 2012 yang berfokus pada publikasi ilmu dan praktik keperawatan. Jurnal ini juga menjadi wadah untuk bertukar dan berbagi informasi tentang perkembangan ilmu keperawatan di seluruh dunia yang menjadi representasi visual untuk proses pertukaran ilmu pengetahuan dalam praktik keperawatan berbasis bukti (Evidence Based Practice). Jurnal ini diterbitkan secara berkala dua kali dalam setahun yaitu periode Februari - Agustus. Jurnal Keperawatan mencakup semua bidang Keperawatan meliputi Penelitian Dasar Keperawatan, Keperawatan Manajemen, Keperawatan Gawat Darurat dan Kritis, Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Kesehatan Jiwa, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Anak, Keperawatan Gerontologi, Keperawatan Komunitas, Keperawatan Keluarga, Pendidikan Keperawatan, Pengobatan Komplementer dan alternatif dalam keperawatan. Jurnal ini menerima Artikel Penelitian Original, Literature Review, dan Case Study, yang menggunakan pendekatan kuantitatif, kualitatif, atau mix method.
Articles 724 Documents
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG PENTINGNYA IMUNISASI CAMPAK DENGAN KEPATUHAN MELAKSANAKAN IMUNISASI DI PUSKESMAS KAWANGKOAN Momomuat, Silvia; Ismanto, Amatus Yudi; Kundre, Rina
JURNAL KEPERAWATAN Vol 2, No 2 (2014): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v2i2.5224

Abstract

Abstract : Compliance is a change in behavior from behavior that does not comply with the rules of behavior to comply with regulations. Knowledge is a human sensing, oras the result of knowing of the object through its sense. Measles immunization is giving anactive immunity against measles. Mothers must have good knowledge in order to be obedient inbringing the child to be immunized against measles. This study aims to determine the correlation between knowledge levels of mother about the importance of measles immunization with the compliance of implementing immunization. Research method Cross-sectional. Sampling technique using accidental sampling with a total of 40 respondents. Statical test Fisher exact with 95% significance level α=0.05. The results showed that the knowledge and compliance p value=0.014. Conclusion: There is a correlation between knowledge levels of mother about the importance of measles immunization with the compliance of implementing immunization. Keywords : Knowledge, Compliance Abstrak : Kepatuhan merupakan suatu perubahan perilaku dari perilaku yang tidak mentaati peraturan ke perilaku yang mentaati peraturan. Pengetahuan merupakan penginderaan manusia, atau hasil tahu seseorang terhadap objek melalui indera yang dimilikinya Imunisasi campak adalah pemberian kekebalan aktif terhadap penyakit campak. Ibu – ibu harus memiliki pengetahuan yang baik agar patuh dalam membawa anak untuk di imunisasi campak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang pentingnya imunisasi campak dengan kepatuhan melaksanakan imunisasi. Metode penelitian cross sectional. Teknik pengambilan sampel yaitu accidental sampling sebanyak 40 responden. Uji statistik fisher exact test dengan tingkat kemaknaan 95% α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan dan kepatuhan didapatkan nilai p = 0,014. Kesimpulan : diperoleh hasil adanya hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang pentingnya imunisasi campak dengan kepatuhan melaksanakan imunisasi. Kata Kunci : Pengetahuan, kepatuhan
HUBUNGAN KARAKTERISTIK IBU HAMIL DENGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL MENGENAI KEDARURATAN OBSTETRI DI RUMAH SAKIT ROBERT WOLTER MONGISIDI MANADO Langapa, Djimmy; Kumaat, Lucky; Mulyadi, Ns
JURNAL KEPERAWATAN Vol 3, No 2 (2015): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v3i2.8163

Abstract

Abstrak : Pengetahuan ibu hamil mengenai tanda bahaya kehamilan merupakan pencegahan awal terhadap resiko yang dapat terjadi dalam kehamilan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan karakteristik ibu hamil dengan pengetahuan ibu hamil mengenai kedaruratan obstetri di RS Robert Wolter Mongisidi Manado. Sampel berjumlah 42 responden. Desain penelitian yang digunakan adalah desain Cross Sectional dan data dikumpulkan dari responden menggunakan lembar kuisioner. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa dalam penelitian ini ada hubungan antara tingkat pendidikan dengan pengetahuan ibu nilai ρ = 0.007, ada hubungan antara usia dengan pengetahuan ibu nilai ρ = 0.000, tidak ada hubungan antara pengalaman dengan pengetahuan ibu nilai ρ = 1,000 dan ada hubungan antara keterpaparan informasi dengan pengetahuan ibu nilai ρ = 0.000. Kesimpulan menunjukan bahwa ada hubungan yang bermakna antara karakteristik ibu hamil dengan pengetahuan ibu hamil mengenai kedaruratan obstetri. Saran diharapkan ibu hamil mampu mengetahui tanda bahaya dalam kehamilan dan mampu melakukan deteksi dini mengenai tanda bahaya dalam kehamilan.Kata Kunci : Kedaruratan obstetri, Pengetahuan Ibu Hamil
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DEGAN KEMANDIRIAN ANAK USIA PRASEKOLAH DI TK NEGERI PEMBINA MANADO Mantali, Rizqa; Umboh, Adrian; Bataha, Yolanda B.
JURNAL KEPERAWATAN Vol 6, No 1 (2018): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v6i1.18780

Abstract

Abstract: Independence in children is generally associated with the ability to do everything yourself, can measure the time of its own activities .The key to the success of a child’s independence is the pattern of parental care, parenting patterns affect the formation of child’s character. Parenting pattern of perents is divied into three, democratic parenting pattern, permissivea parenting and authoritarian parenting. This studi aims to determine the relationship of democratic parenting with the independence of children, the relationshipof permissive parenting with the independence of children and the relationship of parental authoritarian parenting with the independence of preschoolers. The design of this study using Cross Sectional approach, sampling techniques by total sampling is 58 childern. Instruments in this study from of questionnaires an analyzed using Chi-Squaretest statistic with a significance level of 95%.: α = 0,05. Chi Square test results with a significance level of 95% indicates that three is a relationship of parenting patterns of democratic and authoritarian parents with independence of preschoolers at Kindergarten of Pembina Manado Country, where the p.value of both is 0,001 and 0,011 samller than (α = 0,05). For Chi-Square test result on permissive parenting with a 95% : α = 0,05 significance level showed no relationship of permissive parenting pattern with independence of preschoolers at Kindergarten of Pembina Manado Country, where the p.value is greather than α = 0,05. Keywords: The Parenting Parents, Independence of preschoolers Abstrak: Kemandirian pada anak umumnya dikaitkan dengan kemampuan untuk melakukan segala sesuatunya sendiri. Kunci kesuksesan seorang anak menjadi mandiri salah satunya adalah pola asuh orang tua. Pola asuh orang tua berpengaruh terhadap pembentukan karakter anak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pola asuh demokratis dengan kemandirian anak, hubungan pola asuh permisif dengan kemandirian anak dan hubungan pola asuh otoriter orang tua dengan kemandirian anak usia prasekolah di TK Negeri Pembina Manado. Rancangan penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional. Cara pengambilan sampel dengan cara total sampling yaitu sejumlah 58 anak. Instrumen penelitian ini berupa kuesioner dan dianalisa menggunakan uji statistik Chi- Square dengan tingkat kemaknaan 95%: α = 0,05. Hasil uji Chi-Square (X2) dengan tingkat kemaknaan 95% (α = 0,05), menunjukkan ada hubungan pola asuh demokratis dan otoriter orang tua dengan kemadirian anak usia prasekolah di TK Negeri Pembina Manado, dimana nilai p keduanya adalah 0,001 dan 0,011, lebih kecil dari α = 0,05. Untuk hasil uji Chi-Square (X2) pada pola asuh permisif dengan tingkat kemaknaan 95% (α = 0,05), menunjukkan tidak ada hubungan pola asuh permisif dengan kemandirian anak usia prasekolah di TK Negeri Pembina Manado, dimana nilai p= 0,056, lebih besar dari α = 0,05. Kata Kunci: Pola asuh Orang Tua, Kemandirian Anak Usia Prasekolah.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN ORANG TUA TENTANG STIMULASI DINI DENGAN PERKEMBANGAN ANAK USIA 4-5 TAHUN DI DESA RANOKETANG ATAS Kosegeran, Helmy Betsy; Ismanto, Amatus Yudi; Babakal, Abram
JURNAL KEPERAWATAN Vol 1, No 1 (1): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v1i1.2187

Abstract

Abstract: To achieve optimal development, all the potency of  child can be stimulated by parents. Before doing stimulation, the parents need sufficient knowledge about stimulation as a supporting factor stimulation behaviors related to child development. The purpose of this study to determine the relationship parents knowledge level about early stimulation with developmental of 4-5 years old children in the village Ranoketang Atas. This research design is quantitative research with approach of cross sectional conducted on the sample 32 respondents in june 2013 in the village Ranoketang Atas. The relationship parents knowledge level about early stimulation with developmental of 4-5 years old children were analyzed using kolmogorov smirnov test. The result showed that there is a significant relationship between parents knowledge level about early stimulation with developmental of 4-5 years old children (p=0,005). Good knowledge of parents about early stimulation influence gift of stimulation to child development, so that children achieve optimal development according to their age. Suggestions through this research that is the early detection of child development and can be conducted education about the importance of early stimulation on child development. Keywords: Knowledge, Stimulation, Child development Abstrak: Untuk mencapai perkembangan optimal, seluruh potensi yang dimiliki anak dapat distimulasi oleh orang tua. Sebelum melakukan stimulasi, orang tua memerlukan bekal pengetahuan tentang stimulasi karena merupakan faktor pendukung perilaku stimulasi terkait dengan perkembangan anak. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan orang tua tentang stimulasi dini dengan perkembangan anak usia 4-5 tahun di desa Ranoketang Atas. Desain penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional yang dilakukan terhadap sampel sebanyak 32 responden pada bulan Juni 2013 didesa Ranoketang Atas. Hubungan tingkat pengetahuan orang tua tentang stimulasi dini dengan perkembangan anak usia 4-5 tahun dianalisis menggunakan uji kolmogorov smirnov. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan orang tua tentang stimulasi dini dengan perkembangan anak usia 4-5 tahun (p=0,005). Pengetahuan orang tua yang baik tentang stimulasi dini mempengaruhi pemberian stimulasi terhadap perkembangan anak, sehingga anak mencapai perkembangan optimal sesuai usianya. Saran melalui penelitian ini yaitu deteksi dini tumbuh kembang anak dan penyuluhan tentang pentingnya stimulasi dini terhadap perkembangan anak dapat dilakukan. Kata Kunci : Pengetahuan, Stimulasi, Perkembangan Anak
HUBUNGAN PERAWATAN LUKA PERINEUM DENGAN PERILAKU PERSONAL HYGIENE IBU POST PARTUM DI RUMAH SAKIT PANCARAN KASIH GMIM MANADO Tulas, Verby Divini Prety; Kundre, Rina; Bataha, Yolanda
JURNAL KEPERAWATAN Vol 5, No 1 (2017): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v5i1.14696

Abstract

Abstrac: Perineum care is a process to fulfill necessity about sanify the genital area from birthchild so that patient would recovering the genital area as the same before pregnancy. Perineum improper care may cause bacteria for perineum due to the condition of the affected lokhea in humid area. Personal hygiene is human healthiness and cleanliness effort for physical and psychological welfare, human who as cleanliness have to maintain healthy body. The concern of this research study is determine the realtion of perineum care and personal hygiene post partum mother at Pancaran Kasih GMIM Manado hospital. Sampling research involved fiftisix postpartum mothers research study. The result about statistic and chi-square test gained p value =0.001 < 0.005. Conclusion there is a relationship between perineum care and personal hygiene for post partum mothers at Pancaran Kasih GMIM Manado Hospital. Suggestion of this research study can be used to motivate the postpartum mother for perineum care improvement in order to healing perineum injury. Keywords : perineum care, personal hygiene, post partum mothers. Abstrak: Perawatan luka perineum adalah proses pemenuhan kebutuhan untuk menyehatkan daerah antara paha yang dibatasi vulva dan anus pada ibu yang dalam masa antara kelahiran plasenta sampai dengan kembalinya organ genetik seperti pada waktu sebelum hamil. Perawatan perineum yang tidak benar dapat mengakibatkan kondisi perineum yang terkena lokhea dan lembab sangat menunjang perkembangbiakan bakteri. Perilaku Personal Hygiene adalah upaya atau tindakan seseorang untuk meningkatkan kesehatan dan memelihara kebersihan dirinya sendiri untuk kesejahteraan fisik dan psikis, seseorang dikatakan memiliki kebersihan diri baik apabila, orang tersebut dapat menjaga kebersihan tubuhnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan perawatan luka perineum dengan perilaku personal hygiene ibu post partum di Rumah Sakit Pancaran Kasih GMIM Manado. Sampel penelitian adalah 56 ibu post partum Hasil Penelitian uji statistik uji chi-square di peroleh nilai p value = 0.001 < 0.005. Kesimpulan ada hubungan antara perawatan luka perineum dengan perilaku personal hygiene ibu post partum di Rumah sakit Pancaran Kasih GMIM Manado. Saran dengan adanya penelitian ini dapat dijadikan bahan motivasi kepada ibu post partum untuk bisa lebih meningkatkan perawatan luka perineum untuk bisa mempercepat proses dari penyembuhan luka perineum. Kata Kunci : Perawatan luka perineum, perilaku personal hygiene, ibu post partum
PENGGUNAAN METODE KONTRASEPSI PADA WANITA USIA SUBUR DENGAN SIKLUS MENSTRUASI DI PUSKESMAS Sailan, Novia Purwaningsih; Masi, Gresty; Kundre, Rina
JURNAL KEPERAWATAN Vol 7, No 2 (2019): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v7i2.27474

Abstract

Abstrack : A number of women complained that of use contraceptive methods causedmenstrual problems. These problem can include having no periods at all until heavy andprolonged periods. The Purpose : this study to determine the relationship of the use ofcontraceptive methods in women of cycle. In the health center of Balehumara, KelurahanBalehumara Kecamatan Tagulandang. The Research Design : the analytical survey that isused is with the cohort survey design. This research was conducted at the Balehumara PublicHealth Center in February – March 2109. The number of samples was 53 respondents, theresearch instrument used observetion sheets. The Results Research : based on result the tetsstatitic with use result fisher exact tets in the get the user cpntraception methods that toexperience change cycle menstrual as much (68,8%) and not experince change cycly menstrualas much (31,3%) and in where scrore p =0,005 < a 0,05. The Conclusion: there is significantrelationship between the use of contraceptive methods in women of childbearing age withmenstrual cycle disorders in Balehumara Health Center.Keywords : Menstrual Cycle Disorsers, Contraceptive Methode UsersAbstrak : Sejumlah perempuan mengeluhkan pemakaian metode kontrasepsi menyebabkanmasalah menstruasi. Masalah tersebut dapat berupa tidak mengalami menstruasi sama sekalisampai menstruasi berat dan berkepanjang. Tujuan : penelitian ini untuk mengetahuiHubungan Penggunaan Metode Kontrasepsi Pada Wanita Usia Subur Dengan SiklusMenstruasi Di Puskesmas Balehumara Kelurahan Balehumara Kecamatan Tagulandang Induk.Desain Penelitian : yang di gunakan yaitu survei analitik dengan rancangan Survei Cohort.Penelitian ini di lakukan di Puskesmas Balehumara pada bulan Februari – Maret 2019. Jumlahsampel 53 orang responden, Instrumen penelitian menggunakan lembar Observasi. HasilPenelitian : Berdasarkan hasil uji statistik dengan mengunkan uji Fisher’s Exact Test didapatkan penggunaan alat kontrasepsi yang mengalami perubahan siklus menstruasi sebanyak(68,8%), dan tidak mengalami perubahan sebanyak (31,3%), dan di mana nilai p = 0,005 < a0,05. Kesimpulan : terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan metode kontrasepsipada wanita usia subur dengan gangguan siklus menstruasi di Puskesmas Balehumara.Kata Kunci : Gangguan Siklus Menstruasi, Penggunaan Metode Kontrasepsi
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN PUS TENTANG ALAT KONTRASEPSI IMPLAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS NUANGAN BOLAANG MONGONDOW TIMUR Lasut, Vevy Monica; Palandeng, Henry; Bidjuni, Hendro
JURNAL KEPERAWATAN Vol 2, No 2 (2014): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v2i2.5273

Abstract

Abstrack:Introduction Family Planning is a program launched by the government in an effort to increase awareness and community participation through the maturing age of marriage, birth control, fostering family resilience, improving the welfare of a small family, happy and prosperous. Contraception Pills and Contraception Injectable contraceptives are much in demand by the public, whereas only contraceptive implant demand by a small community. The reason for the still afraid to wear a contraceptive implant and also the lack of knowledge. The purpose of this study was to determine the effect of health education on knowledge fertile couples about contraceptive implants in PHC Nuangan East Bolaang Mongondow. The sampling technique was determined by purposive sampling method, number of samples is 76 respondents. The method research is a pre-experimental design with pre-post-test design in a single group. Theresults using the Wilcoxon test values obtained knowledge (Asymp. Sig. 2-tailed) is P=0.000 which is significantly smaller than α = 0.05. The conclusion of this research there is the influence of health education on the knowledge the couples age fertile about the contraceptive implant. Keywords: Health Education, Knowledge pair of the couples age fertile, Contraceptive Implants Bibligraphy : 21 Book (2003-2013), 2 Journal Abstrak:Pendahuluan Keluarga Berencana merupakan suatu program yang dicanangkan pemerintah dalam upaya peningkatan kepedulian dan peran serta masyarakat melalui pendewasaan usia perkawinan, pengaturan kelahiran, pembinaan ketahanan keluarga, peningkatan kesejahteraan keluarga kecil, bahagia dan sejahtera. Kontrasepsi Pil dan Kontrasepsi Suntik merupakan alat kontrasepsi yang banyak diminati oleh masyarakat, sedangkan kontrasepsi implan hanya diminati oleh sebagian kecil masyarakat. Penyebabnya karena masih merasa takut memakai alat kontrasepsi implan dan juga kurangnya pengetahuan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan pus tentang alat kontrasepsi implan di Puskesmas Nuangan Bolaang Mongondow Timur. Teknik pengambilan sampel ditentukan dengan metode purposive sampling, Jumlah sampel yaitu 76 responden, metode penelitian adalah pra-eksperimental dengan desain rancangan Pra-pasca Test dalam satu kelompok. Hasil penelitian dengan menggunakan uji wilcoxon diperoleh nilai pengetahuan signifikan yaitu P=0,000 yang lebih kecil dari α = 0,05. Kesimpulan dalam penelitian ini ada pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan PUS tentang alat kontrasepsi implan. Kata Kunci: Pendidikan kesehatan, Pengetahuan PUS, Alat Kontrasepsi Implan Daftar Pustaka : 21 Buku ( Tahun 2003 – 2013), 2 Jurnal
HUBUNGAN TINGKAT STRES DENGAN KEJADIAN DISMENOREA PADA MAHASISWI SEMESTER VIII PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SAM RATULANGI MANADO Ismail, Indria F; Kundre, Rina; Lolong, Jill
JURNAL KEPERAWATAN Vol 3, No 2 (2015): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v3i2.9600

Abstract

ABSTRACT: Coed are judged to have a high level of intellect and an intelligent way of thinking, in which they are required to complete his education by way of completing a final project called skripsi. Stress level very range happen to student that can trigger or to make heavier the occurrence of dysmenorrhoea. The purpose of this research is to analyze the relationship of stress levels with dysmenorrhoea on coed semester VIII Course Nursing Faculty Of Medicine University Of Sam Ratulangi Manado. Desaign research in this research is descriptive analytic approach as to the cross Sectional. Samples taken with the technique of Total Sampling of 31 respondents. The result of the research there is no meaningful relationship between stress levels with dysmenorrhoea (p value = 1,000). Conclusions in this study is there is no significant relationship between stress levels with dysmenorrhoea on coed semester VIII course Nursing Faculty Of Medical University of Sam Ratulangi Manado. The advice of other researchers are expected to do more research in order to dig deeper into the cause which may affect the occurrence of dysmenorrhoea.Keywords: health, stress levels, dysmenorrhoea, studentABSTRAK Mahasiswa dinilai memiliki tingkat intelektualitas yang tinggi serta cara berfikir yang cerdas, di mana mereka dituntut untuk menyelesaikan pendidikan dengan cara menyelesaikan sebuah tugas akhir yang disebut skripsi. Tingkat stres sangat rentan terjadi pada mahasiswi yang dapat memicu atau memperberat terjadinya dismenorea. Tujuan penelitian ini menganalisis hubungan tingkat stres dengan kejadian dismenorea pada mahasiswi semester VIII Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi Manado. Desain Penelitian dalam penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel diambil dengan teknik Total Sampling yang berjumlah 31 responden. Hasil Penelitian dengan menggunakan uji fisher diperoleh nilai p value = 1,000 yang lebih besar dari α = 0,005. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu, tidak ada hubungan yang signifikan antara tingkat stres dengan kejadian dismenorea pada mahasiswi semester VIII Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi Manado. Saran bagi peneliti lain diharapkan dapat melakukan peneltian lebih lanjut agar dapat menggali lebih dalam sebab-sebab yang dapat mempengaruhi terjadinya dismenorea.Kata kunci : Kesehatan, Tingkat Stres, Dismenorea, Mahasiswi
PERBEDAAN PERKEMBANGAN ANAK USIA TODDLER (1-3 TAHUN) ANTARA IBU BEKERJA DAN TIDAK BEKERJA DI WILAYAH KERJA POSYANDU PUSKESMAS KAWANGKOAN Laloan, Mitha Megawati; Ismanto, Amatus Yudi; Bataha, Yolanda
JURNAL KEPERAWATAN Vol 6, No 1 (2018): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v6i1.19494

Abstract

Abstract:Child development is the result of maturation of organs, especially the central nervous system. In the development there are steps that must be passed by the child to get to adulthood. The most important stage is in the first 3 years, because at this time grows rapidly developing and determining the future of children someday. (IDAI, 2009). Objective: to know difference of toddler age children (1-3 years) between working mother and not working in posyandu work area of Kawangkoan Health Center. Sample: taken by total sampling technique, that is 30 people. Research Design: Compositional analytic and sampling technique 30 people using observation sheet. Results: Wilcoxon test was obtained with significant values (0.04 or <0.05). Conclusion: There is a significant relationship between working mother and not working with the development of toddler age children in posyandu work area of Kawangkoan Health Center Keywords: Toddler (1-3 years), Working Mother, Mother Not WorkingAbstrak:Perkembangan anak merupakan hasil maturasi organ-organ terutama susunan saraf pusat. Dalam perkembangan terdapat tahapan yang harus dilalui anak untuk menuju dewasa. Tahapan yang terpenting adalah pada masa 3 tahun pertama, karena pada masa ini tumbuh kembang berlangsung dengan pesat dan menentukan masa depan anak kelak (IDAI, 2009). Tujuan: mengetahui perbedaan perkembangan anak usia toddler (1-3 tahun) antara ibu bekerja dan tidak bekerja di wilayah kerja posyandu Puskesmas Kawangkoan. Sampel: diambil dengan teknik pengambilan total sampel, yaitu berjumlah 30 orang. Desain Penelitian: analitik komporatif dan teknik pengambilan sampel 30 orang dengan menggunakan lembar observasi. Hasil Penelitian: Uji Wilcoxon didapatkan dengan nilai signifikan (0,04 atau < 0.05). Kesimpulan: ada hubungan yang bermakna antara ibu bekerja dan tidak bekerja dengan perkembangan anak usia toddler (1-3 tahun) di wilayah kerja posyandu Puskesmas Kawangkoan.Kata Kunci: Anak Usia Toddler (1-3 tahun), Ibu Bekerja, Ibu Tidak Bekerja
HUBUNGAN KECACINGAN DENGAN STATUS GIZI PADA MURID SEKOLAH DASAR DI KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW UTARA Anthonie, Romario M.; Mayulu, Nelly; Onibala, Franly
JURNAL KEPERAWATAN Vol 1, No 1 (1): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v1i1.2229

Abstract

Abstract: Nutritional status is a health status that produced by a balance between the needs and nutrient inputs. The nutritional status is important because it is a risk factor for the occurrence of morbidity and mortality. In the expanding country like Indonesia, there are some things that can affect a child's nutritional status is low food intake and infectious diseases. The helminthes diseases is the chronicle and endemic disease wich most attached children under five and primary school child age. The aim of this research is to know association helminth with nutritional status of Elementary School child in regency of North Bolaang Mongondow. This research programme is Cross Sectionl Study. The population of this research are all of the Elementary school student of Regency of North Bolaang Mongondow with the population number are 2388 childrens. The sample of this research are 110 student through Proporsional Random Sampling method. To know association of helmints disease with nutritional status of the Elementary School student in Regency of North Bolaang Mongondow, the data analyzed using computerization system, that is Sofware Statistic Program for Social Science (SPSS) version 19.0 through Chi Square (X²) test, with level of significance 95% (α 0,05). The statistic analisis result show which there is no relation between helminthes disease and the Elemntary School student nutritional status in Regency of Norh Bolaang Mongondow,   p = 0,322 (p>0,05). Writer advice, the Elementary School in Regency of North Bolaang Mongondow should be able to cooperate with the around Puskesmas in order to give illumination about nutrient balancing compiled to decrease deficiency that happened to Elementary School student in Regency of North Bolaang Mongondow. Keywords: helminths disease, nutritional status Abstrak : Status gizi ialah suatu status kesehatan yang dihasilkan oleh keseimbangan antara kebutuhan dan masukan nutrient. Status gizi ini menjadi penting karena merupakan faktor resiko untuk terjadinya kesakitan dan kematian. Di negara yang sedang berkembang seperti Indonesia, ada beberapa hal yang dapat mempengaruhi status gizi anak yaitu konsumsi makanan yang kurang dan penyakit penyerta seperti infeksi (Waryana, 2010). Kecacingan merupakan penyakit endemik dan kronik yang diakibatkan oleh cacing yang paling banyak menyerang balita dan anak usia sekolah dasar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kecacingan dengan status gizi pada Murid Sekolah Dasar di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. Rancangan penelitian ini adalah seluruh murid Sekolah Dasar di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara dengan besar populasi 2388. Sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 110 orang dengan menggunakan metode Proporsional Random Sampling. Untuk melihat hubungan antara kecacingan dengan status gizi pada Murid Sekolah Dasar di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, data dianalisis dengan menggunakan system komputerisasi, yaitu Software Statistic Program for Social Science (SPSS) versi 19.0 dengan  menggunakan uji chi-square (X²), pada tingkat kemaknaan 95% (α 0,05). Analisis statistic menunjukan hasil bahwa tidak ada hubungan antara kecacingan dengan status gizi pada murid sekolah dasar di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. p= 0.322 (p>0,05).Saran penulis, sebaiknya sekolah-sekolah dasar di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara dapat bekerja sama dengan puskesmas setempat untuk member penyuluhan tentang pemenuhan gizi seimbang untuk menekan angka gizi kurang yang terjadi pada siswa-siswa sekolah dasar di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara Kata Kunci : Kecacingan, Status Gizi

Page 3 of 73 | Total Record : 724