cover
Contact Name
Andi Buanasari
Contact Email
prodi.keperawatan@unsrat.ac.id
Phone
+6282197078983
Journal Mail Official
prodi.keperawatan@unsrat.ac.id
Editorial Address
JL. Kampus Unsrat Bahu, Kleak, Kecamatan Malalayang, Kota Manado, Sulawesi Utara
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
Jurnal Keperawatan
ISSN : -     EISSN : 28082672     DOI : https://doi.org/10.35790/jkp.v8i2
Core Subject : Health,
Jurnal Keperawatan (Jkp) Universitas Sam Ratulangi adalah jurnal yang didirikan oleh Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi. Jurnal ini pertama kali diterbitkan pada tahun 2012 yang berfokus pada publikasi ilmu dan praktik keperawatan. Jurnal ini juga menjadi wadah untuk bertukar dan berbagi informasi tentang perkembangan ilmu keperawatan di seluruh dunia yang menjadi representasi visual untuk proses pertukaran ilmu pengetahuan dalam praktik keperawatan berbasis bukti (Evidence Based Practice). Jurnal ini diterbitkan secara berkala dua kali dalam setahun yaitu periode Februari - Agustus. Jurnal Keperawatan mencakup semua bidang Keperawatan meliputi Penelitian Dasar Keperawatan, Keperawatan Manajemen, Keperawatan Gawat Darurat dan Kritis, Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Kesehatan Jiwa, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Anak, Keperawatan Gerontologi, Keperawatan Komunitas, Keperawatan Keluarga, Pendidikan Keperawatan, Pengobatan Komplementer dan alternatif dalam keperawatan. Jurnal ini menerima Artikel Penelitian Original, Literature Review, dan Case Study, yang menggunakan pendekatan kuantitatif, kualitatif, atau mix method.
Articles 724 Documents
PERBEDAAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DAN SUSU FORMULA TERHADAP KEJADIAN DIARE PADA BAYI USIA 6-12 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS RANOTANA WERU Maki, Frindi; Umboh, Adrian; Ismanto, Amatus Yudi
JURNAL KEPERAWATAN Vol 5, No 1 (2017): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v5i1.14674

Abstract

Abstract: Diarhea is an abnormal condition of feces expultsion, characterized by raising volume, liquid and frequency of more than 3 times a day and for neonatus is more than 4 times a day with or without mucus. One of the factor that influence diarrhea is formula milk. Giving ASI is one of the principal strategy to fulfill an adequate nutrition, prohibit disease (diarhea) since the beginning of life. The prupose of this research is to know the comparison in giving exclusive ASI and formula milk in occurrence of diarrhea toward baby of ages 6-12 months old at Puskesmas Ranotana Weru. This research was designed by using observational analytical method with retrospective approach. Sample technique was used minimal sum of sample in this research with total 60 respondent. The instrument of this research was used questioner. The data was analyzed by using Mann Whitney test in 95% of confidence rate (a<0,05). The result of this research showed score P=0.010. The conclusion of the difference in giving exclusive ASI and formula milk in occurance of diarrhea toward baby of ages 6-12 months old at Puskesmas Ranotana Weru. Keywords: Diarhea, exclusive ASI, formula milk. Abstrak:Diare merupakan suatu keadaan pengeluaran tinja yang tidak normal atau tidak seperti biasanya, ditandai dengan peningkatan volume, keenceran, serta frekuensi lebih dari 3 kali sehari dan pada neonatus lebih dari 4 kali sehari dengan atau tanpa lender darah, salah satu faktor yang mempengaruhi kejadian diare yaitu susu formula. Pemberian air susu ibu (ASI) merupakan salah satu strategi utama untuk memenuhi kecukupan gizi, mencegah penyakit termasuk penyakit infeksi (diare) pada tahun-tahun awal kehidupan. Tujuan penelitian untuk mengetahui perbandingan pemberian ASI Eksklusif dan susu formula terhadap kejadian diare pada bayi usia 6-12 bulan di wilayah kerja Puskesmas Ranotana Weru. Desain peneltian menggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan retrospektif. Teknik pengambilan sampel menggunakan jumlah minimal sampel, dalam penelitian ini dengan jumlah sampel 60 responden Instrumen penelitian menggunakan kuisioner. Analisa data dilakukan dengan menggunakan uji Mann Whitney pada tingkat kemaknaan 95% (α < 0,05). Hasil penelitian diperoleh nilai P=0.010. Kesimpulan terdapat perbedaan pemberian ASI eksklusif dan susu formula terhadap kejadian diare pada bayi usia 6-12 bulan di wilayah kerja puskesmas Ranotana Weru. Kata Kunci: Diare, ASI Eksklusif, Susu Formula
HUBUNGAN MOTIVASI DENGAN EFIKASI DIRI PADA PASIEN DENGAN DIABETES MELITUS TIPE II DI RUMAH SAKIT UMUM GMIM PANCARAN KASIH MANADO Katuuk, Mario E.; Kallo, Vandri D.
JURNAL KEPERAWATAN Vol 7, No 1 (2019): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v7i1.25209

Abstract

Abstract: Motivation of each individual is related to the self-efficacy that each individual has. The low level of client motivation affects client's self-efficacy, so that self-care management of DM patients cannot run well. The purpose of this study is to know the relationship between motivation and self-efficacy in patients with type 2 diabetes mellitus at the GMIM Hospital Pancaran Kasih Manado in 2018. The Design of this study was descriptive analytical with cross sectional approach. The study was conducted at the GMIM Hospital Pancaran Kasih Manado. The sample used was 34 patients. The instruments used were questionnaire demographic characteristics of respondents, motivational questionnaires, and self-efficacy questionnaires tested using the Fisher Exact test. The results of the Fisher Exact statistic test are the relationship between motivation and self-efficacy of patients with Type 2 Diabetes Mellitus at GMIM General Hospital Pancaran Kasih Manado obtained p = 0.026 (α = 0.05). The conclusion is that there is a relationship between motivation and self-efficacy of patients with Type 2 Diabetes Mellitus in RSU GMIM Pancaran Kasih Manado. Keywords: Motivation, Self-Efficacy.Abstrak: Motivasi dari setiap individu berkaitan dengan efikasi diri yang dimiliki oleh masing-masing individu tersebut. Tingkat motivasi klien yang rendah mempengaruhi efikasi diri klien, sehingga manajemen perawatan diri pasien DM tidak dapat berjalan dengan baik. Tujuan dalam penelitian ini ialah diketahui hubungan antara motivasi dengan efikasi diri pada pasien diabetes melitus tipe 2 di RSU GMIM Pancaran Kasih Manado tahun 2018.. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilaksanakan di RSU GMIM Pancaran Kasih Manado.. Sampel yang digunakan sebanyak 34 pasien. Instrumen yang digunakan kuesioner karakteristik demografi responden, kuesioner motivasi, dan kuesioner efikasi diri yang diuji menggunakan uji Fisher Exact. Hasil uji statistik Fisher Exact hubungan antara motivasi dengan efikasi diri pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Rumah Sakit Umum GMIM Pancaran Kasih Manado diperoleh nilai p = 0,026 (α = 0,05). Kesimpulan yaitu ada hubungan antara motivasi dengan efikasi diri pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di RSU GMIM Pancaran Kasih Manado.Kata Kunci: Motivasi, Efikasi Diri
PENGARUH KOMPRES HANGAT TERHADAP PENURUNAN SKALA NYERI PADA PENDERITA GOUT ARTHRITIS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BAHU MANADO Wurangian, Mellynda; Bidjuni, Hendro; Kallo, Vandri
JURNAL KEPERAWATAN Vol 2, No 2 (2014): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v2i2.5264

Abstract

Abstract: Arthritis Gout is a group of heterogeneous diseases as a result of the deposition of monosodium urate crystals in tissues or due to supersaturation of uric acid in the extracellular fluid. Non-pharmacological action for arthritis gout sufferers include warm compresses. The purpose of this study was to determine the effect of warm compresses in reducing pain scale in patients with arthritis gout in Bahu Public Health Center Manado. Samples found 30 respondents. Methods this study used a pre-experimental, pretest posttest one group design,sample selection with purposive sampling. This study uses statistical analysis Wilcoxon Signed Ranks Test with á of 0.05. The results of the research in get value where ñ ñ value 0.000 <0.05 then á H0 rejected and we can conclude that there is a significant effect giving a warm compress to decrease pain scale in patients with arthritis gout in Bahu Public Health Center Manado. The conclusion of this study is a warm compress can reduce pain scale in patients with arthritis gout. Recommendation on this research that, presumably warm compresses can be applied to patients with arthritis gout independently at home. Keywords : Arthritis Gout, Pain, Warm Compress Abstrak: Gout Arthritis merupakan kelompok penyakit heterogen sebagai akibat deposisi kristal monosodium urat pada jaringan atau akibat supersaturasi asam urat di dalam cairan ekstraseluler.Tindakan nonfarmakologis untuk penderita gout arthritis diantaranya adalah kompres hangat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kompres hangat dalam menurunkan skala nyeri pada penderita gout arthritis di Wilayah Kerja Puskesmas Bahu Manado. Sampel yang ditemukan 30 responden. Metode penelitian ini menggunakan pre-eksperimental dengan desain One Group Pretest Posttest, pemilihan sampel dengan purposive sampling. Penelitian ini menggunakan analisis statistik uji Wilcoxon Signed Ranks Test dengan á 0,05. Hasil penelitian di dapatkan nilai ñ value 0,000 dimana ñ < á 0,05 maka H0 ditolak dan dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan pemberian kompres hangat terhadap penurunan skala nyeri pada penderita gout arthritis di Wilayah Kerja Puskesmas Bahu Manado. Simpulan penelitian ini yaitu kompres hangat dapat menurunkan skala nyeri pada penderita gout arthritis. Rekomendasi pada penelitian ini yaitu, kiranya kompres hangat dapat diterapkan pada penderita gout arthritis secara mandiri di rumah. Kata Kunci : Gout Arthritis, Nyeri, Kompres Hangat
HUBUNGAN SUPPORT SYSTEM KELUARGA DENGAN SIKAP IBU DALAM PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI PUSKESMAS RANOMUUT PERKAMIL KOTA MANADO Tambuwun, Brigita; Kundre, Rina; Bataha, Yolanda
JURNAL KEPERAWATAN Vol 3, No 2 (2015): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v3i2.9591

Abstract

ABSTRACT: Breastfeeding (ASI) is the most important baby food, especially in the firstmonths of birth.Exclusive breastfeeding is very influential on the quality of infant health.Thefewer the number of babies exclusively breastfed, then the quality of the health of infants andyoung children will get worse, because the provision of complementary feeding which maycause indigestion which in turn causes growth retardation of children. The aim of researchto determine the relationship of the family support system with the attitude of Mother inexclusive breastfeeding in the PHC Ranomuut Perkamil Manado. The research method isanalytical observation with cross sectional study, the population of which is breastfeedinginfants 0-6 months of age who met the inclusion criteria. The study sample 45 respondentswere obtained by using purposive sampling technique.The instruments used arequestionnaire support system of family and mother attitude in exclusive breastfeeding.Research results using statistical test Chi Square test at 95% significance level (á 0.05),then the p value = 0,000. This means that the value of p <á (0.05) and the value of OR53,167. Conclusion have significant correlation between family support system with theattitude Mrs. exclusive breastfeeding in the PHC Ranomuut Perkamil Kota Manado. Advicefor a study in order to motivate the nurses in health centers Ranomuut to encourage anddisseminate to breastfeeding mothers on the importance of exclusive breastfeeding in infantsKeywords : Family Support System, Mother attitude in exclusive breastfeedingABSTRAK Air Susu Ibu (ASI) adalah makanan bayi yang paling penting terutama padabulan-bulan pertama kelahiran. Pemberian ASI eksklusif sangat berpengaruh pada kualitaskesehatan bayi. Semakin sedikit jumlah bayi yang mendapat ASI eksklusif, maka kualitaskesehatan bayi dan anak balita akan semakin buruk, karena pemberian makanan pendampingASI yang tidak tepat dapat menyebabkan gangguan pencernaan yang selanjutnyamenyebabkan gangguan pertumbuhan anak Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungansupport system keluarga dengan sikap Ibu dalam pemberian ASI eksklusif di PuskesmasRanomuut Perkamil Kota Manado. Metode penelitian yaitu observasional analitik denganrancangan cross sectional, populasi yaitu ibu menyusui bayi umur 0-6 bulan yang memenuhikriteria inklusi. Sampel penelitian ini 45 responden yang didapat dengan menggunakanteknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan yaitu kuisioner support systemkeluarga dan sikap Ibu dalam pemberian ASI eksklusif. Hasil penelitian uji statistikmenggunakan uji Chi Square pada tingkat kemaknaan 95% (á 0,05), maka didapatkan nilaip = 0,000. Ini berarti bahwa nilai p < á (0,05) dan nilai OR 53,167. Kesimpulan adahubungan yang bermakna antara support system keluarga dengan sikap Ibu dalam pemberianASI eksklusif di Puskesmas Ranomuut Perkamil Kota Manado. Saran untuk tempatpenelitian dapat memotivasi para perawat di Puskesmas Ranomuut untuk mengajak danmensosialisasikan kepada Ibu-Ibu menyusui tentang pentingnya ASI eksklusif.Kata kunci : Support System Keluarga, Sikap Ibu dalam pemberian ASI Eksklusif
HUBUNGAN AKTIFITAS FISIK DENGAN TINGKAT NYERI PADA PASIEN SINDROM KORONER AKUT DI INSTALASI GAWAT DARURAT RSUP Prof. Dr. R. D. KANDOU MANADO Mulyadi, Ns; Kiling, Maikel
JURNAL KEPERAWATAN Vol 6, No 1 (2018): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v6i1.25178

Abstract

Abstract: Acute Coronary Syndrome is an acute and severe manifestation and is an emergency case from coronary arteries caused by an imbalance between the needs and supply of blood flow due to plaque blockage in the coronary arteries. Narrowing of atherosclerosis causes anaerobic metabolism resulting in pain. Severe physical activity can trigger pain levels. The purpose of this study is to know the correlation of physical activity with the level of pain in acute coronary syndrome patients in Emergency Department RSUP Prof.Dr.R.D.Kandou Manado. Methods of this study is descriptive analytics with cross sectional method. The sampling technique involved 60 respondents.Results of this study using pearson chi square test obtained by significance level α = 0,05 or 95% and in physical activity test with pain level got p value = 0,040.Conclusion of this study confrim that there was correlation of physical activity with the level pain in acute coronary syndrome patients in emergency department RSUP Prof. Dr. R. D.Kandou Manado.Keyword : Physical Activity, Pain LevelAbstrak: Sindrom Koroner Akut adalah manifestasi akut dan berat serta merupakan bentuk kegawatdaruratan dari arteri koroner yang disebabkan oleh ketidakseimbangan antara kebutuhan dan suplai aliran darah akibat sumbatan plak pada arteri koroner. Penyempitan ateroskleosis menyebabkan metabolisme anaerob sehingga menimbulkan nyeri. Aktifitas fisik yang berat dapat memicu tingkat nyeri. Tujuan penelitian ini dalah mengetahui hubungan aktifitas fisik dengan tingkat nyeri pada pasien Sindrom Koroner Akut di Instalasi Gawat Darurat RSUP Prof.Dr.R.D.Kandou Manado.Metode penelitian ini adalah analitik deskriptif dengan metode cross sectional.Sampel berjumlah 60 responden. Hasil penelitian menggunakan uji chi square dengan tingkat kemaknaan α = 0,05 atau 95%. Hasil uji aktifitas fisik dengan tingkat nyeri didapatkan nilai p value = 0,040. Simpulan ada hubungan aktifitas fisik dengan tingkat nyeri pada pasien Sindrom Koroner Akut di Instalasi Gawat Darurat RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Saran untuk mencegah dan mengurangi nyeri pada Sindrom Koroner Akut, perawat dapat secara kontinyu memberikan pendididkan kesehatan tentang aktifitas fisik teratur dan pola hidup sehat.Kata kunci ; Aktifitas fisik, Tingkat nyeri
HUBUNGAN KEBIASAAN MASYARAKAT DESA TUMBUR DENGAN KEJADIAN MALARIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KECAMATAN WERTAMRIAN KABUPATEN MALUKU TENGGARA BARAT Lerebulan, Norbertha; Bawotong, Jeavery; Rottie, Julia
JURNAL KEPERAWATAN Vol 1, No 1 (1): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v1i1.2216

Abstract

Abstract: Malaria is an infectious disease caused by a parasite (protozoa) of the genus Plasmodium that can be transmitted through the bite of the female anopheles mosquito. Malaria in West Southeast Maluku regency is still a public health problem, according to a profile of Maluku Health Department in 2010 as many as 370 people and in 2011 from the month of January - July, as many as 114 people. The purpose of this study was to determine Habits Village Community Relations Tumbur with Genesis Malaria in Sub health center working area Wertambrian West Southeast Maluku regency. Type of study is an observational cross-sectional study design. This study used 99 respondents and the data were analyzed using the Pearson chi-square test. This study proved that there is a relationship between the customs of the people with malaria incidence (chi-square analysis ρ = 0.000). Keywords: People's habits, the incidence of malaria Abstrak: Malaria adalah penyakit menular yang disebabkan oleh parasit (protozoa) dari genus plasmodium yang dapat ditularkan melalui gigitan nyamuk anopheles betina. Penyakit malaria di Kabupaten Maluku Tenggara Barat masih merupakan masalah kesehatan masyarakat, berdasarkan data profil Dinas Kesehatan Maluku tahun 2010 sebanyak 370 orang dan tahun 2011 dari bulan januari - juli sebanyak 114 orang. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui Hubungan Kebiasaan Masyarakat Desa Tumbur dengan Kejadian Malaria di Wilayah Kerja Puskesma Kecamatan Wertambrian Kabupaten Maluku Tenggara Barat.Jenis Penelitian ini adalah observasional  dengan desain penelitian Cross Sectional. Penelitian ini menggunakan 99 responden dan data dianalisis menggunakan pearson chi-square test. Penelitian ini berhasil membuktikan bahwa ada hubungan antara kebiasaan  masyarakat dengan kejadian malaria (hasil analisis chi-square ρ= 0,000). Kata kunci: kebiasaan masyarakat, kejadian Malaria
HUBUNGAN TINGKAT STRES DENGAN STATUS GIZI PADA LANJUT USIA DI BPLU SENJA CERAH PANIKI BAWAH KECAMATAN MAPANGET MANADO Rompas, Sefti; Kundre, Rina
JURNAL KEPERAWATAN Vol 5, No 1 (2017): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v5i1.25157

Abstract

Abstract: Elderly is a condition when people have reached the age over 60 years old. Stress is physical and psychological reactions to the demands of environment towards people. Nutritional status is a balance between intakes of nutrient and the nutritional requirements. The aim of this study is to find out the relationship between stress levels with nutritional status on elderly people in BPLU Senja Cerah Paniki Bawah, Mapanget District of Manado City. The method used in this study is Cross Sectional Study, with 30 samples obtained by using Purposive Sampling method. We use DASS questionnaire and Body Mass Index (BMI) measurement as instruments in this study. The results of statistic test using Chi – Square test is p = 0.500. Therefore, it means that p > α (0.05). The conclusion of this study is that there was no correlation between stress levels and nutritional status on elderly people. Recommendation for the next studies is that hopefully the result of this study could be used as reference for future researchers to study about other factors that influence nutritional state by relating it with dietary habit, declined swallowing function, and other factors.Keywords : Stress levels, Nutritional status, Elderly peopleAbstrak : Lanjut usia adalah seseorang yang telah mencapai usia lebih dari 60 tahun. Stres merupakan reaksi tubuh dan psikis terhadap tuntutan-tuntutan lingkungan kepada seseorang, Status gizi merupakan keseimbangan antara asupan zat gizi dan kebutuhan akan zat gizi tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat stres dengan status gizi pada lanjut usia di BPLU Senja Cerah Paniki Bawah Kecamatan Mapanget Manado. Desain penelitian yaitu menggunakan studi Cross Sectional, sampel penelitian sebanyak 30, responden didapat menggunakan metode Purposive Sampling. Instrumen penelitian yang digunakan berupa kuesioner DASS dan pengukuran Indeks Massa Tubuh (IMT). Hasil uji statistik menggunakan uji Chi – Square, didapatkan nilai p = 0,500. Ini berarti bahwa nilai p > α (0,05). Kesimpulan dari penelitian ini yaitu tidak terdapat hubungan antara tingkat stres dengan status gizi pada lanjut usia. Saran untuk peneliti selanjutnya diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi acuan bagi peneliti yang lain untuk meneliti faktor lain yang mempengaruhi status gizi dengan menghubungkan status gizi dengan pola makan, penurunan fungsi menelan, dan faktor-faktor lain yang mempengaruhi kebutuhan gizi lainnya.Kata Kunci : Tingkat Stres, Status Gizi, Lanjut Usia
TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP MEMANDIKAN BAYI DAN MERAWAT TALI PUSAT OLEH IBU POST PARTUM Sundalangi, Militia Christy Aprilia; Rompas, Sefti S.J.; Meo, Maria Lupita N.
JURNAL KEPERAWATAN Vol 8, No 2 (2020): E-JOURNAL KEPERAWATAN
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v8i2.32320

Abstract

Abstract  The knowledge and attitude of bathing a baby are very important aspects in parenting work. Also to caring for the umbilical cord is the principal thing to notice by mothers regarding newborn care. Lacking of knowledge and attitude in bathing a baby and caring for the umbilical cord could affect the health of the baby. The purpose of this research is to describe the level of knowledge and attitude of baby bathing and caring for the umbilical cord of post-partum mother in Warisa village of Talawaan district of North Minahasa regency. The research method that was used on this research is descriptive research design with survey method. The sample research used the total population model. The total respondent was 33 respondents of post-partum mothers in the Warisa village of Talawaan district of North Minahasa regency. The results showed that from 33 respondents, there were 13 respondents (39.4%) those who have good knowledge in bathing babies, there were 13 respondents (39.4%) those who have lacking knowledge to caring for the umbilical cord, there were 23 respondents (69.7%) those who have negative attitude in bathing babies and there were 19 respondents (57,6%) those who have a negative attitude in caring for the umbilical cord. Conclusion the results of this research were displayed that there were many levels of knowledge in bathing babies and caring for the umbilical cord of the post-partum in Warisa village of North Minahasa Regency. The author suggests that the health services should have been able to see and maximize the needs of the knowledge level and attitude toward newborn care, specifically in terms of post-partum mothers, in bathing the baby and caring for the umbilical cord by improving the level education for the related issues.Keywords: Knowledge, Attitude, Baby Bathing, Umbilical Cord. Abstrak : Pengetahuan dan sikap memandikan bayi dan merawat tali pusat merupakan hal penting yang harus diperhatikan oleh ibu dalam perawatan bayi baru lahir. Pengetahuan yang kurang serta sikap yang tidak baik dalam memandikan bayi dan merawat tali pusat dapat mempengaruhi kesehatan bayi. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan dan sikap memandikan bayi dan merawat tali pusat oleh ibu post partum di Desa Warisa Kecamatan Talawaan Kabupaten Minahasa Utara Metode penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif dengan metode survey. Sampel penelitian ini menggunakan total populasi yaitu seluruh ibu post partum di Desa Warisa Kecamatan Talawaan Kabupaten Minahasa Utara sebanyak 33 responden. Hasil penelitian menunjkkan bahwa dari 33 responden 13 responden (39,4%) memiliki pengetahuan baik dalam memandikan bayi, 13 responden (39,4%) memiliki pengetahuan kurang dalam pengetahuan merawat tali pusat, 23 responden (69,7 %) memiliki sikap negatif dalam memandikan bayi dan 19 responden (57,6 %) memiliki sikap negatif dalam merawat tali pusat . Kesimpulan, hasil penelitian ini mendapatkan gambaran tingkat pengetahuan memandikan bayi dan merawat tali pusat oleh ibu post partum di Desa Warisa Kecamatan Talawaan Kabupaten Minahasa Utara. Saran, Bagi pihak pelayanan kesehatan yang ada diharapkan dapat melihat dan memaksimalkan kebutuhan tingkat pengetahuan dan sikap perawatan bayi baru lahir lebih khusus dalam hal memandikan bayi dan merawat tali pusat oleh ibu post partum  dengan meningkatkan edukasi dalam hal memandikan bayi dan merawat tali pusat.Kata Kunci : Pengetahuan, Sikap, Memandikan Bayi, Merawat Tali Pusat.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN MOBILISASI DINI PADA IBU NIFAS DI PUSKESMAS LIKUPANG TIMUR KECAMATAN LIKUPANG TIMUR Buhari, Ita Sasmita; Hutagaol, Esther; Kundre, Rina
JURNAL KEPERAWATAN Vol 3, No 1 (2015): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v3i1.6688

Abstract

Abstract : Early mobilization is a treat to guide mother after giving birth to guide mother going out from her bed and walk as soon as possible. The purpose of this research is to find out the correlation of knowledge level with the early mobilization of mother after giving birth at the East Likupang Primary Health Care Subdistrict East Likupang. The research design is analytical survey with cross sectional approach. This research was conducted in East Likupang Primary Health Care on December 6th – 30th 2014. The sample of this research are total sampling with 50 respondents from November and December who fulfill the criteria of inclusion. The instrument of this research used questionnaire. Statistical test using a computerized system by using the chi-square test (X2) at the level of significance 95% (α = 0.05%). The results obtained by the p-value = 0.000 with the level of significance <0.05. This shows there is a meaningful correlation of knowledge level with the early mobilization of mother after giving birth. The conclusion is, the higher of knowledge level and experience that mother gained, the more easy mother do the early mobilization in a appropriate stages. Keywords : Knowledge Level, Early Mobilization,Mother After Giving Birth Abstrak Latar belakang. Mobilisasi Dini adalah selekas mungkin membimbing ibu keluar dari tempat tidurnya dan membimbing ibu selekas mungkin segera berjalan. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan mobilisasi dini pada ibu nifas di puskesmas likupang timur kec. Likupang timur. Desain penelitian Observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di puskesmas Likupang timur pada 6 desember- 30 desember 2014. Sampel dalam penelitian ini adalah total sampling dengan 50 responden dari November dan desember yang memenuhi kriteria inklusi. Instrumen penelitian yaitu menggunakan kuesioner. Uji statistik menggunakan sistem komputerisasi dengan menggunakan uji chi-square () pada tingkat kemaknaan 95% (α = 0,05). Hasil diperoleh hasil p-value = 0,000 dengan level of significance < 0,05. Ini menunjukkan ada hubungan bermakna antara tingkat pengetahuan dengan mobilisasi dini pada ibu nifas. Kesimpulan semakin tinggi tingkat pengetahuan dan pengalaman yang didapat ibu maka semakin akan melakukan mobilisasi dini sesuai tahap-tahap mobilisasi dini. Kata kunci : Tingkat Pengetahuan, Mobilisasi Dini, Ibu Nifas.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPUTUSAN INISIASI HEMODIALISIS PADA PENDERITA PENYAKIT GINJAL KRONIK DI RUANG DAHLIA RSUP PROF. DR. R. D. KANDOU MANADO Tonapa, Santo Imanuel; Kundre, Rina; Masi, Gresty
JURNAL KEPERAWATAN Vol 4, No 1 (2016): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v4i1.10854

Abstract

Abstract:Initiation hemodialysis is start of the process hemodialysis as renal replacement therapy in patients with chronic kidney disease. Family support is attitude , actions and acceptance of family to patients where family support can influence the decision of initiation hemodialysis.Purpose of this study was to analyze the relationship of the family support with the decision of initiation hemodialysis on patient chronic kidneys disease in Dahlia Room RSUP.Prof.Dr.R.D.Kandou Manado. Research method is used descriptive analytic with cross sectional design. Sampling technique in research is purposive sampling with 41 samples. Data collected by using a questionnaire.the data processed by using SPSS with chi - square test, with a significance level of 95% ( =0,05).Results showed that the number of respondents with good family support there were 63.4% respondents who did not delay the initiation of hemodialysis decision 61% of respondents, while respondents with less family support 36.6% of the respondents and delaying decisions initiation of hemodialysis 31,7% of respondents and p value = <0.001.Conclusion there is a meaningful relationship between family support with the initiation of hemodialysis decision. Recomendation for further is expected to be a reference for more research on family support with decision of initiation hemodialysis. Key words: Family Support, Decision of Initiation Hemodialysis, Chronic Kidneys Disease Abstrak.Inisiasi hemodialisis adalah proses dimulainya hemodialisis sebagai terapi pengganti ginjal yang dilakukan pada penderita ginjal kronik. Dukungan keluarga adalah sikap, tindakan dan penerimaan keluarga terhadap penderita yang sakit yang mana dukungan keluarga ini dapat mempengaruhi keputusan inisiasi hemodialisis. Tujuan penelitian ini untuk menganalisa hubungan dukungan keluarga dengan keputusan inisiasi hemodialisis pada penderita penyakit ginjal kronik di Ruang Dahlia RSUP Prof.Dr.R.D.Kandou ManadoRSUP Prof.Dr.R.D.Kandou Manado. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional.Teknik pengambilan sampelpada penelitian ini yaitu purposive sampling dengan jumlah 41 sampel. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Pengolahan data menggunakan program SPSS dengan uji chi-squaredengan tingkat kemaknaan 95% ( = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan jumlah responden dengan dukungan keluarga baik terdapat 26(63,4%) responden dan yang tidak menunda keputusan inisiasi hemodialisis 25 (61%) responden sedangkan responden dengan dukungan keluarga kurang 15 (36,6%) responden dan yang menunda keputusan inisiasi hemodialisis 13 (31,7%) responden dan didapatkan nilai p= < 0,001. Kesimpulan ini menunjukkan ada hubungan dukungan keluarga dengan keputusan inisiasi hemodialisis. Saranuntuk peneliti selanjutnya diharapkan dapat menjadi rujukan untuk lebih banyak lagi penelitian tentang dukungan keluarga dengan keputusan inisiasi hemodialisis. Kata kunci : Dukungan Keluarga, Keputusan Inisiasi Hemodialisis, Penyakit Ginjal Kronik

Page 5 of 73 | Total Record : 724