cover
Contact Name
Andi Buanasari
Contact Email
prodi.keperawatan@unsrat.ac.id
Phone
+6282197078983
Journal Mail Official
prodi.keperawatan@unsrat.ac.id
Editorial Address
JL. Kampus Unsrat Bahu, Kleak, Kecamatan Malalayang, Kota Manado, Sulawesi Utara
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
Jurnal Keperawatan
ISSN : -     EISSN : 28082672     DOI : https://doi.org/10.35790/jkp.v8i2
Core Subject : Health,
Jurnal Keperawatan (Jkp) Universitas Sam Ratulangi adalah jurnal yang didirikan oleh Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi. Jurnal ini pertama kali diterbitkan pada tahun 2012 yang berfokus pada publikasi ilmu dan praktik keperawatan. Jurnal ini juga menjadi wadah untuk bertukar dan berbagi informasi tentang perkembangan ilmu keperawatan di seluruh dunia yang menjadi representasi visual untuk proses pertukaran ilmu pengetahuan dalam praktik keperawatan berbasis bukti (Evidence Based Practice). Jurnal ini diterbitkan secara berkala dua kali dalam setahun yaitu periode Februari - Agustus. Jurnal Keperawatan mencakup semua bidang Keperawatan meliputi Penelitian Dasar Keperawatan, Keperawatan Manajemen, Keperawatan Gawat Darurat dan Kritis, Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Kesehatan Jiwa, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Anak, Keperawatan Gerontologi, Keperawatan Komunitas, Keperawatan Keluarga, Pendidikan Keperawatan, Pengobatan Komplementer dan alternatif dalam keperawatan. Jurnal ini menerima Artikel Penelitian Original, Literature Review, dan Case Study, yang menggunakan pendekatan kuantitatif, kualitatif, atau mix method.
Articles 724 Documents
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN DENGAN PENDEKATAN MODELLING TERHADAP PENGETAHUAN IBU DALAM MENSTIMULASI TUMBUH KEMBANG BAYI 0-6 BULAN DI POSYANDU WILAYAH KERJA PUSKESMAS TOMALOU KOTA TIDORE KEPULAUAN Yusuf, Yuli; Rompas, Sefti; Babakal, Abram
JURNAL KEPERAWATAN Vol 4, No 1 (2016): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v4i1.10806

Abstract

Abstract.Health education is a process to connects the gap of health information and health practices, which motivates a person to obtain information and be able to keep themselves become healthier by avoiding bad habits.Modeling is a person's ability to improve attention, retention, reproduction and motivation during the learning process.Knowledge of mothers on infant growth stimulation on 0-6 months can reduce errors and improve care for mothers in positive growth. Ignorance of mother about the infant growth stimulation on 0-6 months can impact on maternal difficulty to understand the importance of stimulating growth and development of infants on 0-6 months. The purpose of this Research was to determine the influence of health education with mother's modeling approach to knowledge in stimulating the growth and development of infants at 0-6 months. This Research methods uses a pre-experimental design using the design of one group pre-post test. Sampling technique is purposive sampling with a sample size of 99 people, using Wilcoxon test, at the significance level of 95% (á 0.05). Results of statistical test p value = 0.000 á <0.05. Conclusion of this research are significant health education approach to knowledge modeling mother in stimulating the growth and development of infants at 0-6 months in Integrated Service Post in The Working Area at Tomalou Public Health Center of Tidore Islans. Advice the importance of health education with modeling approaches to mothers about infant growth stimulation on 0-6 months in order to be applied at home. Keywords :Health education, Modelling, Knowledge of mothers, infant growth stimulation on 0-6 months. Abstrak.Pendidikan Kesehatan adalah proses yang menjembatani kesenjangan informasi kesehatan dan praktek kesehatan, yang memotivasi seseorang memperoleh informasi dan dapat menjaga dirinya menjadi lebih sehat dengan menghindari kebiasaan buruk. Modellingadalah kemampuan seseorang untuk meningkatan atensi, retensi, reproduksi dan motivasi selama proses belajar berlangsung.Pengetahuan ibu tentang stimulasi tumbuh kembang bayi 0-6 bulandapatmengurangi kesalahan ibudalam merawat dan meningkatkan tumbuh kembang yang positif.Ketidaktahuan ibu tentang stimulasi tumbuh kembang bayi 0-6 bulan dapat mengakibatkan ibu sulit memahami pentingnya stimulasi tumbuh kembang bayi 0-6 bulan.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan dengan pendekatan modelling terhadap pengetahuan ibu dalam menstimulasi tumbuh kembang bayi 0-6 bulan.Metode Penelitian ini menggunakan metode pra-eksperimental dengan menggunakan rancangan desain one group pre-post test.Teknik samplingyaitu purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 99 orang, dilakukan menggunakan uji wilcoxon, pada tingkat kemaknaan 95% (á 0,05). Hasil Penelitian dari uji statistik yang didapatkan nilai p value=0,000 á < 0,05. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu terdapatpengaruh pendidikan kesehatan dengan pendekatan modelling terhadap pengetahuan ibu dalam menstimulasi tumbuh kembang bayi 0-6 bulan di Posyandu Wilayah Kerja Puskesmas Tomalou Kota Tidore Kepulauan. Saran perlunya pendidikan kesehatan dengan pendekatan modelling untuk ibu tentang stimulasi tumbuh kembang bayi 0-6 bulan agar dapat diterapkan dirumah. Kata kunci:Pendidikan Kesehatan, Modelling, Pengetahuan Ibu, Stimulasi Tumbuh Kembang Bayi 0-6 Bulan.
HUBUNGAN KONDISI OVERCROWDED DENGAN KETEPATAN PELAKSANAAN TRIASE DI INSTALASI GAWAT DARURAT RSU GMIM PANCARAN KASIH MANADO Kundiman, Vianthy; Kumaat, Lucky; Kiling, Maykel
JURNAL KEPERAWATAN Vol 7, No 1 (2019): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v7i1.22880

Abstract

Abstract: Triage is a patient sorting activity based on the severity of trauma or illness that iscarried out immediately in a short time. Overcrowded conditions by patients in the ED due tothe incompatibility of patients with the number of overcrowded nurses have an impact on theaccuracy implementation of triage in patients aimed at reducing morbidity and mortality.Thepurpose was to identify the relationship of overcrowded conditions and the accuracyimplementation of triage at ED of Pancaran Kasih GMIM Hospital Manado. The design studyis analytic survey with cross sectional.Samples 105 respondents with a Non Probabilitysampling technique namely Consecutive sampling. Results used the Chi square test with asignificance level of 95% so that the value of p value is 0,000 smaller than the significant valueof 0.05.Conclusion there is a relationship of overcrowded conditions and the accuracyimplementation of the truage at Emergency Department of Pancaran Kasih GMIM HospitalManado..Keywords: Triage, Overcrowded, AccuracyAbstrak: Triase merupakan kegiatan pemilahan pasien berdasarkan berat dan ringannya traumaatau penyakit yang diderita yang dilakukan segera dalam waktu yang singkat. Kondisiovercrowded oleh pasien di IGD disebabkan karena tidak sesuainya jumlah pasien denganjumlah perawat Overcrowded berdampak pada ketepatan pelaksanaan triase pada pasien yangbertujuan menurunkan angka morbiditas dan mortalitas. Tujuan untuk mengetahui hubunganantara kondisi overcrowded dengan ketepatan pelaksanaan triase di IGD RSU GMIM PancaranKasih Manado. Metode menggunakan desain penelitian cross sectional study. Sampel terdiridari 105 responden dengan tehnik pengambilan sampel Non Probability sampling yaituConsecutive sampling. Hasil menggunakan uji Chi square dengan tingkat kemaknaan 95%sehingga didapatkan nilai p value yaitu 0,000 lebih kecil dari nilai signifikan 0,05. Kesimpulanterdapat hubungan antara kondisi overcrowded dengan ketepatan pelaksanaan triase di IGDRSU GMIM Pancaran Kasih Manado.Kata Kunci: Triase, Overcrowded, Ketepatan
HUBUNGAN KEJADIAN MALARIA DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA ANAK SD DI KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW UTARA Lasari, Yayuk A.; Mayulu, Nelly; Onibala, Franly
JURNAL KEPERAWATAN Vol 1, No 1 (1): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v1i1.2253

Abstract

Abstract: Anemia is the biggest public health problems in the world, especially for women of reproductive age group. The prevalence of anemia is high in all populations. On average 50% of preschool children and 46% in school-age children. 42% in women and in men 18% .50% iron anemia anemia in general, while 46% study of anemia due to malaria infections bit late attracted the attention of academics and professionals. Very severe malarial anemia deserves to be a major public health problem because of the large number of people who experience it. Based on the research done at once so supportive treatment of anemia. Research design using a cross sectional study design with the title Relationship With Genesis Genesis Malaria Anemia In Children Bolaang Bolaang SD in the North. Elementary school pupil population is grade 1 to grade 5 is represented by 3 schools from each district. 2338 totaling 110 students, while the sample of respondents. The results showed no correlation Genesis Genesis Malaria Anemia In Children With SD Results of Chi Square (X2) at 95% confidence level indicates the value of p = 0.039. P-value is less than the value of α = 0.05 Prevalence of malaria in children conclusions SD of 8.2% and a 40% prevalence of anemia There is a relationship between the incidence of malaria to anemia in children in elementary Bolaang North Bolaang. Suggestions of this study can be used as input for elementary school students Keywords: Malaria, Anaemia Abstrak: Anemia merupakan masalah kesehatan masyarakat terbesar di dunia terutama bagi kelompok wanita usia reproduksi. Prevalensi anemia tinggi pada semua populasi. Rata-rata 50% anak prasekolah dan 46% pada anak usia sekolah. Pada wanita 42% dan pada laki-laki 18%.50% anemia umumnya anemia zat besi, sedangkan 46% akibat infeksi Studi mengenai anemia malaria sedikit terlambat menarik perhatian para akademisi dan professional. Anemia malaria berat sangat pantas dijadikan sebagai masalah kesehatan masyarakat utama karena banyaknya jumlah orang yang mengalaminya. Berdasarkan hal tersebut sehingga penelitian dilakukan sekaligus mendukung penanganan kejadian anemia. Desain penelitian menggunakan rancangan Cross Sectional Study dengan judul Hubungan Kejadian Malaria Dengan Kejadian Anemia Pada Anak SD di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. Populasi adalah murid Sekolah Dasar kelas 1 sampai kelas 5 diwakili oleh 3 sekolah dari setiap kecamatan. Yang berjumlah 2338 murid sedangkan sampel 110 responden. Hasil penelitian menunjukan ada hubungan Kejadian Malaria Dengan Kejadian Anemia Pada Anak SD Hasil uji Chi Square (X2) pada tingkat kepercayaan 95% menunjukkan nilai p = 0,039. Nilai p ini lebih kecil dari nilai α = 0,05 kesimpulan Prevalensi malaria pada anak SD sebesar 8,2 % dan Prevalensi anemia 40 %Terdapat  hubungan antara kejadian malaria terhadap anemia pada Anak SD di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. Saran penelitian ini dapat di gunakan sebagai masukan bagi para siswa siswi  SD Kata kunci: Malaria, Anemia
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU DAN PERAN KADER DENGAN KUNJUNGAN BALITA DI POSYANDU WILAYAH KERJA PUSKESMAS PINELENG Miskin, Swengli; Rompas, Sefty; Ismanto, Amatus Yudi
JURNAL KEPERAWATAN Vol 4, No 1 (2016): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v4i1.11913

Abstract

ABSTRACT: Posyandu is one form of health efforts resourceful community which is a real form of community participation in health development. Two factors that affect children visit that factor maternal knowledge of ignorance weigh the benefits against her mother in IHC. And the role of the factor Kader duty to urge people who have or which includes the target of immunization to Posyandu and provide peyuluhan the research aims to determine the relationship of mother's knowledge and the role of cadres to visit diposyandu toddler. Study Design This study is analytic with cross sectional approach. Sample of 100 respondents conducted in the mother diposyanduPineleng working area health centers. Data was collected by distributing questionnaires. Result (73.0).of the relationship with the mother's knowledge toddler visit diposyandu find p = 0.017 and cadres role relationships with toddlers visit diposyandu find p = 0.025. Conclusion There is a significant association between mother's knowledge and the role of cadres to visit health centers toddler diposyanduPineleng working area. The need for care advice from health workers about health education to the community, especially pregnant women and mothers with young children about the importance of a visit to Posyandu. For relevant institutions in this case the clinic in order to pay attention to cadre's refreshment in order to keep motivated in carrying out its function and role in Posyandu. Keywords: Knowledge mother, the role of cadres, visits children at posyandu ABSTRAK:Posyandu merupakan satu bentuk upaya kesehatan yang bersumber daya masyarakat yang merupakan wujud nyata peran serta masyarakat dalam pembangunan kesehatan.Dua faktor yang mempengaruhi kunjungan balita yaitu factor pengetahuan ibu karena ketidak tahuan ibu terhadap manfaat menimbangkan anaknya di Posyandu.Dan factor Peran Kader bertugas untuk mengajak masyarakat yang memiliki atau yang termasuk sasaran dari imunisasi untuk keposyandu dan memberikan peyuluhan mengenai kelangsungan hidup dan perkembangan anak. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu dan peran kader di posyandu.Desain Penelitian Penelitian ini bersifat analitik dengan pendekatan cross sectional.Sampel dengan 100 responden yang dilakukan pada ibu diposyandu wilayah kerja puskesmas Pineleng.Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner.Hasil Penelitian pengetahuan baik dari hubungan pengetahuan ibu dengan kunjungan balita di posyandu mendapati pvalue sebesar0,017 dan hubungan peran kader dengan kunjungan balita diposyandu mendapati pvalue sebesar 0,025. Kesimpulan Terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan ibu dan peran kader dengan kunjungan balita diposyandu wilayah kerja puskesmas Pineleng.Saran Perlunya perhatian dari petugas kesehatan tentang penyuluhan kesehatan kepada masyarakat khususnya ibu hamil dan ibu yang mempunyai anak balita tentang pentingnya berkunjung keposyandu. Bagi Institusi terkait dalam hal ini pihak puskesmas supaya memperhatikan penyegaran untuk kader posyandu agar terus termotivasi dalam menjalankan fungsi dan perannya di posyandu Kata Kunci: Pengetahuan ibu,peran kader, kunjungan balita Posyandu
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELELAHAN KERJA PADA PERAWAT DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT UMUM GMIM PANCARAN KASIH MANADO Tenggor, Deivy; Pondaag, Linnie; Hamel, Rivelino S.
JURNAL KEPERAWATAN Vol 7, No 1 (2019): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v7i1.24328

Abstract

Abstract :Nurse is an important part of patient care so the nurse is not scarcely to provideoptimal servants so that sometimes causes fatigue to nurses caused by various factorsincluding age, years of service and workload, causing fatigue to nurses. Research Objectives:To find out the factors of relating for the fatigue of nurse work at the RSU GMIM PancaranKasih Manado. Research method: The mothod is using a cross sectiona research, the totalpopulation taken as many as 135 people with many samples taken is 40% of the totalpopulation. Research Results: Based on the results of statistical tests with Chi Square test therelationship of age to fatigue was obtained that the p-value 0,006 < 𝛼 0,05, the relationshipbetween work period and fatigue was obtained that the value was 0,114 > 𝛼 0,05, and therelationship between workload and fatigue is obtained that the p-value is 0,031 < 𝛼 0,05.Conclusions based on data can be concluded that there is a relationship between age andfatigue, the length of work with fatigue there is no relationship, while the workload withfatigue found a relationship.Keywords: Age, Workload, WorkPperiod, Nurse FatigueAbstrak : Perawat merupakan salah satu bagian penting dalam perawatan pasien sehingga takjarang perawat dituntut untuk memberikan pelayan yang optimal sehingga terkadangmenyebabkan kelelahan pada perawat yang disebabkan oleh berbagai faktor antara lain umur,masa kerja dan beban kerja sehingga menyebabkan kelelahan pada perawat. TujuanPenelitian: Mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kelelahan kerja perawat diRSU GMIM Pancaran Kasih Manado. Metode Penelitian: Metode yang digunakan adalahpenelitian cross sectional, dengan menggunakan uji chi-square jumlah populasi yang di ambilsebanyak 135 orang Perawat Banyaknya sampel yang diambil yaitu 40% dari total populasi.Hasil Penelitian : Berdasarkan hasil uji statistik dengan uji Chi Square hubungan usia dengankelelahan diperoleh bahwa nilai p-value 0,006 <  0,05, hubungan masa kerja dengankelelahan diperoleh bahwa nilai 0,114 >  0,05, dan hubungan beban kerja dengan kelelahandiperoleh bahwa nilai p 0,031< 0,05. Kesimpulan berdasarka data dapat disimpulkanadanya hubungan antara usia dengan kelelahan, lama kerja dengan kelelahan tidak adanyahubungan, sedangkan beban kerja dengan kelelahan didapati adanya hubungan.Kata Kunci : Usia, Masa Kerja, Beban Kerja, Kelelahan Perawat
HUBUNGAN PEMBERIAN IMUNISASI DASAR LENGKAP DENGAN KEJADIAN PENYAKIT ISPA BERULANG PADA BALITA DI PUSKESMAS RANOTANA WERU KOTA MANADO Sambominanga, Presilya Sadenna; Ismanto, Amatus Yudi; Onibala, Franly
JURNAL KEPERAWATAN Vol 2, No 2 (2014): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v2i2.5170

Abstract

Abstrack: ARTI (Acute Respiratory Tract Infection) will occur when the body's immune decline. Some efforts can be made to reduce the risk of ARTI, among others, by giving complete basic immunization. ARTI on toddler in Ranotana Weru Health Center Manado City is stand at the first place out of ten cases most prominent. The aim of this study were to identify the complete basic immunization provision and the ARTI cases and to analyze relation between complete basic immunization provision with ARTI cases. The sample in this study amounted to 56 respondents were obtained using a quota sampling technique. The design study is a Cross Sectional design where the information from the respondents will collecting by using the observation sheet. Research results show there is no relationship between complete basic immunization provision with the Incident of Recurrent ARTI disease in toddler. Recommendations for further research are expected to examine the other factors such as nutritional status, environmental and Hib that can cause respiratory disease. Keyword : ARTI, Complete Immunization. Abstrak: ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut) akan terjadi apabila kekebalan tubuh menurun. Beberapa upaya dapat dilakukan untuk menurunkan resiko penyakit ISPA, antara lain dengan pemberian Imunisasi dasar lengkap. Kejadian ISPA pada balita di wilayah kerja Puskesmas Ranotana Weru menduduki peringkat pertama diantara 10 penyakit yang paling menonjol. Tujuan penelitian ini untuk megidentifikasi pemberian imunisasi dasar lengkap dan kejadian ISPA serta untuk menganalisis hubungan antara imunisasi dasar lengkap dengan kejadian ISPA. Sampel pada penelitian ini berjumlah 56 responden yang didapat menggunakan teknik quota sampling. Desain penelitian yang digunakan adalah desain Cross Sectional dan data dikumpulkan dari responden menggunakan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan antara pemberian imunisasi dasar lengkap dengan kejadian ISPA berulang pada balita. Rekomendasi untuk peneliti selanjutnya diharapkan dapat meneliti mengenai faktor-faktor lain seperti status gizi, lingkungan serta imunisasi Hib yang dapat menyebabkan penyakit ISPA. Kata Kunci : ISPA, Imunisasi Dasar
HUBUNGAN STATUS PEKERJAAN IBU DENGAN PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS DAN MOTORIK KASAR ANAK USIA PRASEKOLAH DI PAUD GMIM BUKIT HERMON DAN TK IDHATA KECAMATAN MALALAYANG KOTA MANADO Taju, Christine Mariana; Ismanto, Amatus Yudi; Babakal, Abram
JURNAL KEPERAWATAN Vol 3, No 2 (2015): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v3i2.8083

Abstract

ABSTRAK: Wanita kini telah banyak mengambil peran di masyarakat sebagai pekerja. Ibu berperan penting dalam perkembangan anak. Anak usia prasekolah yaitu anak berusia 3 sampai 6 tahun. Masa prasekolah merupakan masa belajar sekaligus bermain bagi anak. Status pekerjaan ibu dapat mempengaruhi peran dan kehadiran ibu dalam memberikan stimulasi bagi anak dalam mencapai perkembangan motorik sesuai usianya. Tujuan penelitian inimengidentifikasi status pekerjaan ibu, perkembangan motorik halus dan motorik kasar anak usia prasekolah serta menganalisis hubungan antara status pekerjaan ibu dengan perkembangan motorik halus dan motorik kasar. Sampel penelitian berjumlah 36ibu dan 36 anakdengan menggunakan teknik total sampling. Desain penelitian Cross Sectional dan data dikumpulkan dari responden menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Hasil uji statistik menggunakan uji Chi Square, analisis status pekerjaan ibu dengan perkembangan motorik halus diperoleh nilai signifikan p=1,000, dan dengan perkembangan motorik kasar p=0,634. Simpulan dari penelitian ini yaitu tidak terdapat hubungan antara status pekerjaan ibu dengan perkembangan motorik halus dan motorik kasar anak usia prasekolah di PAUD GMIM Bukit Hermon dan TK Idhata Kecamatan Malalayang Kota Manado (p>0,05).Kata Kunci: Pekerjaan ibu, anak prasekolah, perkembangan motorik halus dan kasar
HUBUNGAN PEMASANGAN KATETER URINE DENGAN KEJADIAN INFEKSI SALURAN KEMIH DI RSU GMIM PANCARAN KASIH MANADO Kausuhe, Janasiska; Pangemanan, Damayanti H.C.; Onibala, Franly
JURNAL KEPERAWATAN Vol 5, No 2 (2017): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v5i2.17862

Abstract

Abstract Urinary tract infections are one of the most common types of infections. Thisinfection can occur disalura kidney (ureter), bladder (bladder), or ureter outer (urethra).Urinary tract infections associated with catheters are the leading cause of secondaryinfections of nosocomial blood flow. The purpose of the study To determine whether thereis a relationship of catheter installation with the incidence of urinary tract infection inGMIM Pancaran Kasih General Hospital Manado. Samples were taken with saturatedsampling technique, which amounted to 30 people. Design The research used is a cohortstudy or often called prospective research and data were collected using an observationsheet. The result of chi-square test was obtained p 0.002 or ≤ value of α 0.05.Conclusionthere is relationship of catheter installation with the incidence of urinary tract infection atGMIM Pancaran Kasih General Hospital of ManadoKeywords: Urine Catheter Installation, UTIAbstrak Infeksi saluran kemih adalah salah satu jenis infeksi yang paling sering terjadi.Infeksi ini bisa terjadi disalura ginjal (ureter), kandung kemih (bladder), atau salurankencing bagian luar (uretra). Infeksi saluran kemih yang berkaitan dengan kateter adalahpenyebab utama infeksi sekunder aliran darah nosokomial. Tujuan penelitian Untukmengetahui apakah ada hubungan pemasangan kateter dengan kejadian infeksi salurankemih di RSU GMIM Pancaran Kasih Manado. Sampel di ambil dengan teknikpengambilan sampel jenuh, yaitu berjumlah 30 orang. Desain Penelitian yang digunakanadalah penelitian cohort atau sering disebut penelitian prospektif dan data dikumpulkanmenggunakan lembar observasi. Hasil penelitian uji chi-square di dapatkan p 0.002 atau ≤nilai α 0.05.Kesimpulan terdapat hubungan pemasangan kateter dengan kejadian infeksisaluran kemih di RSU GMIM Pancaran Kasih ManadoKata Kunci: Pemasangan Kateter Urine, ISK
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP TINGAKAT PENGETAHUAN SISWA TENTANG CARA PENCEGAHAN PENYAKIT HIV/AIDS DI SMA NEGERI 1 MANADO Taher, Belinda F. T.; Ticoalu, Shane H. R.; Onibala, Franly
JURNAL KEPERAWATAN Vol 1, No 1 (1): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v1i1.2166

Abstract

Abstract: HIV/AIDS is a big problem that threatening Indonesia and many country in the world. AIDS(Acquired Immunodeficiency Syndrome) can be defined as a collection of symptoms or disease caused by decreased immunity due to infection by the HIV virus (Human Immunodeficiency Virus). AIDS is the final stage of HIV infection. The symptoms are fever, rash, diarrhea, or cough. After the acute infection, begins the HIV infection asymptomatic (without symptoms). This asymptomatic period usually lasts for 8-10 years. The purpose of this study was to determine The Effect of Health Education on knowlegde level  students about HIV/AIDS prevention. This research was conducted using the method of one-group pretest-posttest, the selection of sample by random sampling. The sample was 100 respondents. Then, the data obtained were processed using SPSS version 16.00 and analyzed using statistical tests Paired Sample T-Test with a significance level (α) of 0.05. The results showed that health education either 100 or 100%. The Conclusions of this study have a significant effect of health education on the student's level of knowledge about how HIV/AIDS disease prevention with the value P = 0.000. Keywords:  Health Education, Knowledge level, HIV/AIDS Abstrak: HIV/AIDS merupakan masalah besar yang mengancam Indonesia dan banyak negara di seluruh dunia. AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome) dapat diartikan sebagai kumpulan gejala atau penyakit yang disebabkan oleh menurunnya kekebalan tubuh akibat infeksi oleh virus HIV (Human Immunodeficiency Virus). AIDS merupakan Tahap akhir dari infeksi HIV. Gejala yang terjadi adalah demam, ruam, diare, atau batuk. Setelah infeksi akut, dimulailah infeksi HIV asimptomatik. Masa tanpa gejala ini umumnya berlangsung selama 8-10 tahun. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan siswa tentang cara pencegahan penyakit HIV/AIDS. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode one group pretest-postest, pemilihan sampel dengan random sampling. Sampel sebanyak 100 responden. Selanjutnya data diolah menggunakan program SPSS versi 16.00 dan dianalisa dengan menggunakan uji statistik Paired Sample T-Test dengan tingkat kemaknaan (α) 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan kesehatan baik 100 orang atau 100%. Kesimpulan dalam penelitian ini ada pengaruh yang bermakna antara pendidikan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan Siswa tentang cara pencegahan penyakit HIV/AIDS dengan nilai P= 0,000. Kata Kunci: Pendidikan kesehatan, tingkat pengetahuan, HIV/AIDS
HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN DENGAN SERANGAN ASMA PADA PENDERITA ASMA DI KELURAHAN MAHAKERET BARAT DAN MAHAKERET TIMUR KOTA MANADO Tumigolung, Gisella Tesalonika; Kumaat, Lucky; Onibala, Franly
JURNAL KEPERAWATAN Vol 4, No 2 (2016): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v4i2.14071

Abstract

Abstract: Anxiety is a situation that feels unpleasant and feared by one’s physical warned of the danger. Asthma is a respiratory sistem impairment, which can cause hard breath. anxiety can precipitate asthma attack for many people. The purpose of this research is to know the relationship between anxiety level and asthma attack amonh asthma clients in Kelurahan Mahakeret Barat and Mahakeret Timur Manado City with the number Sampel was 35 respondents. This research method is using cross sectional approach. The sampel selection is done by sampling methods saturade. This research using statistical analysis chi square test with á = 0,05. The result obtained value of p = 0,04 where p < 0,05 then Ho is rejected. Conclusions of this research hat there is a relationship between nxiety level and asthma attack among asthma clients in Kelurahan Mahakeret Barat and Mahakeret Timur Manado City. Keywords : anxiety level, asthma attack Abstrack: Kecemasan adalah situasi yang dirasa tidak menyenangkan dan ditakuti oleh fisik yang memperingatkan seseorang akan bahaya yang mengancam. Serangan asma merupakan gangguan pada sistem pernapasan yang menyebabkan kesulitan bernapas. Kecemasan dapat menjadi pencetus serangan asma pada beberapa individu. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah ada hubungan antara tingkat kecemasan dengan serangan asma di Kelurahan Mahakeret Barat dan Mahakeret Timur Kota Manado dengan jumlah Sampel 35 responden. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional dengan pemilihan sampel dilakukan dengan metode sampling jenuh. Penelitian ini menggunakan analisis statistik uji chi square dengan á = 0,05. Hasil penelitian ini didapatkan nilai p value 0,04 dimana p< á 0,05 maka Ho ditolak. Simpulan penelitian ini yaitu adanya hubungan antara tingkat kecemasan dengan serangan asma pada penderita asma di Kelurahan Mahakeret Barat dan Mahakeret Timur Kota Manado. Kata Kunci : Tingkat Kecemasan, Serangan asma