cover
Contact Name
Andi Buanasari
Contact Email
prodi.keperawatan@unsrat.ac.id
Phone
+6282197078983
Journal Mail Official
prodi.keperawatan@unsrat.ac.id
Editorial Address
JL. Kampus Unsrat Bahu, Kleak, Kecamatan Malalayang, Kota Manado, Sulawesi Utara
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
Jurnal Keperawatan
ISSN : -     EISSN : 28082672     DOI : https://doi.org/10.35790/jkp.v8i2
Core Subject : Health,
Jurnal Keperawatan (Jkp) Universitas Sam Ratulangi adalah jurnal yang didirikan oleh Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi. Jurnal ini pertama kali diterbitkan pada tahun 2012 yang berfokus pada publikasi ilmu dan praktik keperawatan. Jurnal ini juga menjadi wadah untuk bertukar dan berbagi informasi tentang perkembangan ilmu keperawatan di seluruh dunia yang menjadi representasi visual untuk proses pertukaran ilmu pengetahuan dalam praktik keperawatan berbasis bukti (Evidence Based Practice). Jurnal ini diterbitkan secara berkala dua kali dalam setahun yaitu periode Februari - Agustus. Jurnal Keperawatan mencakup semua bidang Keperawatan meliputi Penelitian Dasar Keperawatan, Keperawatan Manajemen, Keperawatan Gawat Darurat dan Kritis, Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Kesehatan Jiwa, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Anak, Keperawatan Gerontologi, Keperawatan Komunitas, Keperawatan Keluarga, Pendidikan Keperawatan, Pengobatan Komplementer dan alternatif dalam keperawatan. Jurnal ini menerima Artikel Penelitian Original, Literature Review, dan Case Study, yang menggunakan pendekatan kuantitatif, kualitatif, atau mix method.
Articles 724 Documents
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI LITERASI KESEHATAN PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2 DI KOTA MANADO Toar, Juwita Moreen
JURNAL KEPERAWATAN Vol 8, No 2 (2020): E-JOURNAL KEPERAWATAN
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v8i2.32327

Abstract

Literasi kesehatan memiliki peranan penting dalam pemberdayaan masyarakat Literasi kesehatan yang tinggi akan memampukan seseorang menggunakan informasi kesehatan yang tepat dalam meningkatkan atau mempertahankan kesehatannya khususnya pada penyakit Diabetes Melitus (DM). Berbagai studi juga menyatakan bahwa literasi kesehatan berhubungan erat dengan status kesehatan seseorang. Melihat dampak literasi kesehatan yang cukup besar maka perlu diketahui faktor-faktor apa saja yang berhubungan dengannya. Tujuan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat literasi kesehatan pasien Diabetes Mellitus tipe 2 dan faktor-faktor yang berhubungan dengan tingkat literasi kesehatan tersebut. Metode Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Subjek penelitian (N = 52) adalah peserta prolanis penderita Diabetes Mellitus tipe 2 yang berusia  ≥45  tahun. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan lembar observasi. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling. Analisis yang digunakan yaitu analisis chi-square. Hasil Hasil penelitian dengan menggunakan analisis chi-square menunjukkan bahwa ada hubungan antara usia dengan tingkat literasi kesehatan (p< 0,05) sedangkan factor lainnya seperti jenis kelamin, etnis, bahasa, tingkat pendidikan, status pekerjaan, penghasilan, akses pelayanan kesehatan serta akses informasi kesehatan tidak memiliki hubungan dengan literasi kesehatan. Kesimpulan Faktor yang berhubungan dengan tingkat literasi kesehatan seseorang adalah usia.Kata kunci : literasi kesehatan, diabetes mellitus, akses pelayanan kesehatan AbstractHealth literacy has an important role in community empowerment. High health literacy will enable a person to use appropriate health information in improving or maintaining their health, especially in Diabetes Mellitus (DM). Various studies have also stated that health literacy is closely related to a person's health status. Seeing the large impact of health literacy, it is necessary to know what factors are related to it. Aim The aim of this study was to determine the level of literasi kesehatanof patients with Diabetes Mellitus type 2 and the factors related to the level of health literacy. Method This research is a quantitative study with a cross sectional design. The research subjects (N = 52) were prolanis participants with type 2 Diabetes Mellitus who were ≥45 years old. Data collection was carried out through questionnaires and observation sheets. The sampling technique was carried out by purposive sampling. The analysis used is the chi-square analysis. Results The results of the study using the chi-square analysis showed that there was a relationship between age and the level of health literacy (p <0.05), while other factors such as gender, ethnicity, language, education level, employment status, income, access to health services and access health information has no relationship with health literacy. Conclusion A factor related to a person's health literacy is age.Keywords : health literacy, diabetes mellitus, health services access
HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN KEMAUAN IBU MEMBERIKAN ASI EKSKLUSIF DI PUSKESMAS TUMINTING KECAMATAN TUMINTING Abidjulu, Farha Riany; Hutagaol, Esther; Kundre, Rina
JURNAL KEPERAWATAN Vol 3, No 1 (2015): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v3i1.6693

Abstract

Abstract : Exclusive breastfeeding is given breast milk for 6 months without additional liquids and other foods such as infant formula, banana pulp, and water. According to data from the Health Research in 2013, the percentage of baby who received exclusively breastfed in Indonesia is 54.3%. This is because of the mother’s lack of knowledge, widespread promotion of infant formulas and even the lack of support from family especially husband. This research aimed to determine the relationship of husband’s support with mother’s will for giving exclusively breastfeeding at the Tuminting primary health care in 2014. This is analytical research with cross sectional design, the population of lacting mother’s of infants age ≥ 6 months who came to visit at Tuminting primary health care. This research using purposive sampling technique amounted 61 respondents. The data were collected by distributing questionnaires which is husband’s support questionnaires and mother’s will for giving exclusively breastfeeding. The results of the statistical test using chi square test, the p value = 0.001. This means that the value of p < α (0.05). This it can be concluded that there is a relationship between husband support with mother’s will for giving exclusively breastfeeding. Suggestions for health care, should further improve the education and introduction to the husband’s and lacting mother’s about the importance of husband support for the success of mother’s exclusively breastfeeding. Keywords: Support husband - mother’s will - exclusive breastfeeding. Abstrak : ASI eksklusif adalah ASI yang diberikan selama 6 bulan tanpa tambahan cairan dan makanan lain seperti susu formula, bubur pisang, dan air putih. Menurut data Riset Kesehatan Dasar tahun 2013, presentase bayi yang mendapat ASI eksklusif di Indonesia adalah 54,3%. Kendala ini disebabkan karena kurangnya pengetahuan ibu, maraknya iklan susu formula dan bahkan kurangnya dukungan dari keluarga terlebih suami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan suami dengan kemauan ibu memberikan ASI eksklusif di Puskesmas Tuminting tahun 2014. Desain penelitian yaitu survei analitik dengan rancangan cross sectional, populasi yaitu ibu menyusui bayi usia≥ 6 bulan yang datang berkunjung ke Puskesmas Tuminting. Sampel penelitian ini 61 responden yang didapat dengan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan berupa kuesioner yang terdiri dari kuesioner dukungan suami dan kemauan ibu memberikan ASI eksklusif. Hasil uji statistik menggunakan uji chi square didapatkan nilai p = 0,001. Ini berarti bahwa nilai p <α (0,05). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara dukungan suami dengan kemauan ibu memberikan ASI eksklusif.Saran untuk petugas kesehatan agar lebih meningkatkan penyuluhan dan pengenalan kepada para suami dan ibu menyusui tentang pentingnya dukungan suami sehingga mendukung keberhasilan ibu memberikan ASI eksklusif. Kata kunci : Dukungan suami – Kemauan Ibu - ASI eksklusif.
HUBUNGAN KARAKTERISTIK PEMILIK ANJING DENGAN UPAYA PENCEGAHAN RABIES DI PUSKESMAS TOBELO KABUPATEN HALMAHERA UTARA Lesnussa, Julien Patricya; Mulyadi, Ns; Malara, Reginus
JURNAL KEPERAWATAN Vol 4, No 1 (2016): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v4i1.11898

Abstract

Abstract: Rabies is a viral disease of the nervous system that could attack all type of warm-blooded animals ( especially dogs), and humans. Character is a personality that’s affected by motivation, which induces need to execute something. The prevention of rabies not only depends on animal problems, but also human problems. The success of rabies termination depends on the level of understanding about the rabies disease and awareness of the society. Objective to analyze the characteristic relationship between dog owner and the effort of rabies prevention in Puskesmas Tobelo, region of South Halmahera. Research Design : descriptive analytical by using approach of cross sectional and sampling technic usingpurposive sampling with total of50 samples. Results: Using chi-square test on Fisher exact with mean value α = 0.05 or 95 % and found value of P (age of dog owners 0.023, goal keeping dogs 0,000, breed of dog 0,005 and the origin of the dog 0,000). ConclusionThere are characteristic relationship between dog owner and the effort of rabies prevention in Tobelo Puskesmas, region of South Halmahera. Advice : Give more motivation to the dog owner in preventing rabies. Keywords : Characteristic dog owner, prevention rabies Abstrak: Rabies adalah suatu penyakit infeksi akut pada susunan saraf pusat yang dapat menyerang semua jenis binatang berdarah panas dan pada manusia, terutama pada anjing. Karakter (watak) adalah kepribadian yang dipengaruhi oleh motivasi yang menggerakkan kemauan sehingga bertindak. Pencegahan rabies tidak hanya bergantung pada masalah hewan tetapi juga menyangkut masalah manusia. Keberhasilan pemberantasan rabies bergantung pada tingkat pemahaman tentang penyakit rabies dan kesadaran masyarakat.Tujuan untuk Menganalisis HubunganKarakteristik Pemilik Anjing Dengan Upaya Pencegahan Rabies di Puskesmas Tobelo Kabupaten Halmahera Utara. Desain Penelitian: dekriptif analitik dengan pendekatan cross sectional dan teknik pengambilan sampel dengan cara purposivesampling berjumlah 50 sampel. Hasil penelitian: Menggunakan uji Chi-Square pada Fisher exact dengan tingkat kemaknaan α = 0,05 atau 95% didapatkan nilai P (umur pemilik anjing 0,023, tujuan memelihara anjing 0,000, jenis anjing 0, 005, dan asal anjing 0,000). Kesimpulan yaitu ada hubungan karakteristik pemilik anjing dengan upaya pencegahan rabies di Puskesmas Tobelo Kabupaten Halmahera Utara. Saran : Lebih memotivasi pemilik anjing dalam melakukan pencegahan rabies.   Kata kunci : Karakteristik pemilik anjing, pencegahan rabies
HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN TINGKAT KECEMASAN PADA IBU PRIMIGRAVIDA TRIMESTER III DI PUSKESMAS SONDER Menajang, Novita Klaudya; Pondaag, Linnie; Kundre, Rina
JURNAL KEPERAWATAN Vol 5, No 1 (2017): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v5i1.15790

Abstract

Abstract : Primigravida Pregnancy is a condition that causes physical and psychological changes. World Health Organization (WHO, 2014) maternal mortality rate (MMR) reached 289,000 (Health News, 2015). The purpose of this study was to determine the relationship of husband support the anxiety levels in Primigravida third trimester at Puskesmas Sonder. The study design used is cross sectional. The sample included 30 mothers, sampling technique samples using purposive sampling. Results showed support husband at Puskesmas Sonder most with the support of a good number of 23 people (76.7%) and the least with no support either a number of 7 people (23.3%). Lower anxiety levels in Primigravida Trimester III of 4 people (13.3%), medium anxiety as many as 23 people (76.7%), and high anxiety as much as 3 (10.0%). Bivariate analysis using Chi-square test p-value 0.007. The conclusion that there is a significant relationship between husband support with Anxiety Levels in primigravida Trimester III in Puskesmas Sonder. Suggestions research is expected to provide a reference for the development and study of science education in the field of Maternity Nursing Keywords: Support Husband, Anxiety Levels Abstrak : Kehamilan primigravida merupakan suatu kondisi yang menimbulkan perubahan fisik dan psikologis. World Health Organization (WHO, 2014) angka kematian ibu (AKI) mencapai 289.000 (Warta Kesehatan, 2015). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan dukungan suami dengan tingkat kecemasan pada ibu primigravida trimester III di Puskesmas Sonder. Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional. Sampel berjumlah 30 ibu, teknik pengambilan Sampel menggunakan purposive sampling. Hasil Penelitian menunjukkan Dukungan Suami di Puskesmas Sonder yang paling banyak dengan dukungan baik sejumlah 23 orang (76.7%) dan yang paling sedikit dengan dukungan tidak baik sejumlah 7 orang (23.3). Tingkat kecemasan rendah pada ibu Primigravida Trimester III sebanyak 4 orang (13.3), kecemasan menengah sebanyak 23 orang (76.7), dan kecemasan tinggi sebanyak 3 orang (10.0). Analisi bivariate menggunakan uji Chi-square p value 0.007. Kesimpulan yaitu terdapat Hubungan yang signifikan antara Dukungan Suami dengan Tingkat Kecemasan pada Ibu Primigravida Trimester III di Puskesmas Sonder. Saran penelitian ini diharapkan dapat memberikan referensi bagi perkembangan dan kajian ilmu pendidikan dibidang Keperawatan Maternitas Kata Kunci : Dukungan Suami, Tingkat Kecemasan
HUBUNGAN PEMBERIAN VAKSIN HAEMOPHILUS INFLUENZAE TYPE B DAN VITAMIN A DENGAN KEJADIAN ISPA PADA BALITA DI PUSKESMAS GELA KECAMATAN TALIABU UTARA Bora, Ety Safitri; Mulyadi, Ns; Ismanto, Amatus Yudi
JURNAL KEPERAWATAN Vol 3, No 2 (2015): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v3i2.7643

Abstract

Abstrack: ARTI ( Acute Respiratory Tract Infection) will be occured when the immune system of the body is getting down. Some efforts could reduce the risk of ART, such as by giving Hib Vaccine and Vitamin A. The Incidence of ARTI on toddler at work area of Gela Primary Health Care Of Notrh Taliabu District in one of the most prevalent disease rather than the other disease. The aim of this research are to identify the Hib Vaccine and Vitamin A giving, also to analyze the correlation of Haemophilus Infection Type B Vaccine and Vitamin A Giving with Incidents of ARTI on Toddler. The sample in this research was taken with total sampling technique with 72 respondents as sample. The research design is using retrospective desing and the data are collected from respondents by observation sheet. The result of this research using analysis statistic Chi- Square test have gained value p= 0,001. Which is means that the value of p<α (0,05). The conclusion of this research, there is a correlation of Haemophilus Infection Type B Vaccine and Vitamin A Giving with incidents of ARTI on toddler at gela primary healrh care of north taliabu district. Recomeendation for the next research the proceed with provision of vaccine Haemophilus Infection Type B and Vitamin A in toddlers. Keyword : ARTI, Hib Vaccine, Vitamin A. Abstrak: ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut) akan terjadi apabila kekebalan tubuh menurun. Beberapa upaya yang dilakukan dalam menurunkan resiko penyebab ISPA, antara lain dengan pemberian Imunisasi Hib dan pemberian Vitamin A. Kejadian ISPA pada balita di wilayah kerja Puskesmas Gela Kecamatan Taliabu Utara merupakan salah satu penyakit terbanyak dari penyakit yang lain. Tujuan penelitian mengidentifikasi pemberian Vaksin Hib dan Vitamin A serta untuk menganalisis hubungan pemberian Vaksin Hib dan Vitamin A dengan kejadian ISPA. Sampel berjumlah 72 responden yang didapat menggunakan teknik total sampling. Desain penelitian yang digunakan adalah desain Retrospektif dan data dikumpulkan dari responden menggunakan lembar observasi. Hasil penelitian uji statistik menggunakan uji chi-square pada tingkat kemaknaan 95% (α ≤ 0,05), maka didapatkan nilai p= 0,001. Ini berarti bahwa nilai p< α (0,05). Dengan demikian bahwa terdapat hubungan pemberian Vaksin Haemophilus Influenzae Type B (Hib) dan Vitamin A dengan kejadian ISPA pada balita. Rekomendasi peneliti yaitu lengkapi pemberian Vaksin Haemophilus Influenzae Type B dan Vitamin A pada balita. Kata Kunci : ISPA, Vaksin Hib, Vitamin A.
HUBUNGAN KONSUMSI MAKANAN DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA LANSIA DI PUSKESMASRANOMUUT KOTA MANADO Adriaansz, Patricia N.; Rottie, Julia; Lolong, Jill
JURNAL KEPERAWATAN Vol 4, No 1 (2016): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v4i1.12132

Abstract

Abstrack:Hypertension is one of degenerative disease caused by increased blood pressure beyond normal limits. The number of cases of hypertension in Ranomuut Health Center high. From march 2014 until October 2015 reach to 1.126 cases at the age 60-74 years. Research Purpose : to identify the correlation between food consumption with the incidence of hypertension in Ranomuut Health Center Manado City. Methods :this type of research is observasional analytic cross sectional study with purposive sampling technique. The study involved 47 elderly as respondents. The instruments used in this study is food frequention questionnaires or FFQ, sphygmomanometer and stethoscope.Result :Analysis using Fisher Exact Test and showed there is relationship with the consumption of salty foods and incidence of hypertension (p=0,000) while the consumption of fatty foods (p=0,464) and the consumption of sweet foods (0,728) there was no association with the incidence of hypertension.Conclusion :there is a relationship between the consumption of salty food with the incidence of hypertension in the elderly in Ranomuut Health Center Manado City. Suggestion: for the further study can examine each variable food consumption take effect of hypertension incidence and how strong the relationship both variables. Keywords: hypertension, elderly, salty, fatty, sweet Abstrak: hipertensi adalah salah satu penyakit degeneratif yang terjadi akibat peningkatan tekanan darah melebihi batas normal. Jumlah kasus hipertensi di puskesmas Ranomuut terbilang tinggi. Dari bulan Maret 2014 sampai bulan Oktober 2015 mencapai 1.126 kasus hipertensi pada umur 60-74 tahun. Tujuan Penelitian: mengetahui hubungan antara konsumsi makanan dengan kejadian hipertensi pada lansia di Puskesmas Ranomuut Kota Manado. Metode: desain penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional dan menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian ini melibatkan 47 lansia sebagai responden.Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuesioner tabel konsumsi makanan atau FFQ, sphygmomanometer dan stethoscope.Hasil: analisis menggunakan Fisher Exact Test menunjukkan terdapat hubungan konsumsi makanan asin dengan kejadian hipertensi (p=0,000), sedangkan untuk konsumsi makanan berlemak (p=0,464) dan konsumsi makanan manis (p=0,728) tidak ada hubungan dengan kejadian hipertensi. Simpulan: terdapat hubungan antara konsumsi makanan asin dengan kejadian hipertensi pada lansia di Puskesmas Ranomuut Kota Manado. Saran: untuk peneliti selanjutnya agar dapat meneliti setiap variabel konsumsi makanan mempengaruhi kejadian hipertensi dan seberapa kuat hubungan antar variabel. Kata kunci : hipertensi, lansia, asin, berlemak, manis
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN KECANDUAN GAME ONLINE PADA ANAK USIA REMAJA DI SMA KRISTEN ZAITUN MANADO Tiwa, Juwi Rayfana; Palandeng, O.I; Bawotong, Jeavery
JURNAL KEPERAWATAN Vol 7, No 1 (2019): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v7i1.24339

Abstract

Abstrack : Teenagers are ages who learn to try, both emotionally, spiritually, and socially andusually teenagers start looking for identity and associating with their environment. The role ofparents is very important to guide and educate children. Teenagers are very interested in onlinegames, if left unattended by parents, they will become addicted. Game addiction is a game thatcan give gamers a feeling of happiness to have a tendency to keep playing and ignore reality.The purpose of this study was to find out the relationship of parenting parents with online gameaddiction in adolescents in the Olives of Manado Senior High School. The research methoduses cross sectional. The respondents consisted of 60 teenagers with a total sampling technique.Data collection uses parenting and online game addiction questionnaires. The Chi-square testresults obtained were smaller than the significant values (α = 0.05) in parenting parents withonline game addiction (ρ = 0.021). The conclusion of the research shows that there is acorrelation between parenting parents and online game addictions.Keywords: Parenting Parents, Addicted To Online Games, TeenagersAbstrak : Remaja adalah usia yang belajar mencoba, baik secara emosi, spiritual, maupunsosial dan biasanya usia remaja mulai mencari jati diri dan bergaul dengan lingkunganya. Peranorang tua sangatlah penting untuk membimbing dan mendidik anak. Remaja sangat tertarikdengan game online, jika di biarkan tanpa pengawasan orang tua, akan berdapak menjadikecanduan. Kecanduan game adalah permainan game yang dapat memberikan perasaan bahagiaterhadap gamer untuk memiliki kecenderungan terus bermain dan mengabaikan realitas.Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan pola asuh orang tua denga kecanduan gameonline pada anak usia remaja di SMA Kristen Zaitun Manado. Metode Penelitianmenggunakan cross sectional. Responden terdiri dari 60 remaja dengan teknik pengambilantotal sampel. Pengumpulan data menggunakan kuesioner pola asuh dan kecanduan game online.Hasil Uji Chi-square yang di dapatkan lebih kecil dari nilai signifikan (α=0,05) pada pola asuhorang tua dengan kecanduan game online (ρ=0,021). Kesimpulan hasil penelitianmenunjukkan terdapat ada hubungan antara pola asuh orang tua dengan kecanduan gameonline.Kata kunci : Pola Asuh Orang Tua, Kecanduan Game Online, Remaja
PERBEDAAN PERUBAHAN ASPEK PSIKOSOSIAL PADA REMAJA JALANAN DAN REMAJA YANG TINGGAL DI PANTI ASUHAN DI KOTA MANADO Kuhu, Annasstasya Arvianty; Kanine, Esrom; Lolong, Jill
JURNAL KEPERAWATAN Vol 2, No 2 (2014): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v2i2.5203

Abstract

Abstrack: Psychosocial is a change in the lifes of individuals, whether they are discussing the psychological and social aspects of human development. Adolescence is a transitional period of one's children become adults, One of the developmental tasks of adolescence is the hardest associated with social adjustment. Many teenagers who reach adulthood with various problems caused by lack of attention, affection and guidance of parents. The purpose of this study to determine differences in the psychosocial aspects of changes in adolescents street and orphangess who live in the city of Manado. The research design used in this research is descriptive and analytical. The population of this study were adolescents streets and orphanages based on inclusion criteria. The sampling technique used was purposive sampling with Slovin formula and obtained a sample of 35 respondents. Instrument used was a HEEADSSS questionnaire with 35 questions been modified. Data were analyzed using SPSS 20, with a test to determine differences Psychosocial Aspects of Adolescent Street and Orphanages. The conclusion is there is a difference in change Psychosocial Aspects of adolescent Streets and Orphanages, in the city of Manado with values obtained (p = 0.002 < 0.05). Keywords: Psychosocial Aspects, adolescent Streets, Orphanages. Abstrak: Psikososial merupakan suatu perubahan didalam kehidupan individu, baik yang bersifat psikologik maupun sosial yang membahas tentang aspek-aspek dari perkembangan manusia. Masa remaja merupakan masa transisi seseorang dari anak-anak menjadi dewasa, Salah satu tugas perkembangan masa remaja yang tersulit adalah berhubungan dengan penyesuaian sosial. Banyak remaja yang mencapai masa dewasa dengan berbagai permasalahan yang disebabkan kurangnya perhatian, kasih sayang dan bimbingan dari orangtua. Tujuan penelitian ini Untuk mengetahui perbedaan perubahan aspek psikososial pada remaja jalanan dan remaja yang tinggal dipanti asuhan di Kota Manado. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analitik. Populasi dari penelitian ini adalah remaja jalanan dan remaja panti asuhan yang berdasarkan kriteria inklusi. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Purposive Sampling dengan rumus Slovin dan didapatkan sampel sebanyak 35 responden. Instrument yang digunakan adalah kuisioner HEEADSSS dengan 35 pertanyaan yang telah dimodifikasi. Analisis data menggunakan SPSS 20, dengan Uji untuk mengetahui perbedaan Aspek Psikososial Remaja Jalanan dan Remaja Panti Asuhan. Kesimpulan adalah terdapat Perbedaan Perubahan Aspek Psikososial Pada Remaja Jalanan dan Remaja yang tinggal dipanti Asuhan di Kota Manado dengan nilai yang diperoleh (p=0,002 < 0,05). Kata Kunci : Aspek Psikososial, Remaja Jalanan, Remaja Panti Asuhan
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN MELAKSANAKAN DIET PADA PENDERITA HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS WOLAANG KECAMATAN LANGOWAN TIMUR Runtukahu, Rifinda Finny; Rompas, Sefti; Pondaag, Linnie
JURNAL KEPERAWATAN Vol 3, No 2 (2015): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v3i2.8135

Abstract

ABSTRAK : Hipertensi adalah peningkatan tekanan darah seseorang di atas normal, atau optimal yaitu 120/80 mmHg, merupakan penyebab utama penyakit jantung, stroke, dan gagal ginjal. Keberhasilan pengobatan hipertensi adalah dengan kepatuhan melaksanakan diet. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan melaksanakan diet hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Wolaang Kecamatan Langowan Timur. Metode Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional, jumlah sampel 62. Hasil uji statistik chi square (x2) tentang pengetahuan dengan kepatuhan melaksanakan diet diperoleh nilai ρ= 0,026 < α = 0,05. Hasil uji statistik chi square (x2) tentang sikap dengan kepatuhan melaksanakan diet ρ= 0,008 < α = 0,05. Hasil uji statistik chi square (x2) tentang motivasi petugas kesehatan dengan kepatuhan melaksanakan diet diperoleh nilai ρ= 0,007 < α = 0,05. Kesimpulan terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan, sikap dan motivasi petugas kesehatan dengan kepatuhan melaksanakan diet hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Wolaang Kecamatan Langowan Timur. Saran. Diharapkan hasil penelitian dapat menjadi referensi dalam kepustakaan dan informasi untuk penelitian selanjutnya tentang hipertensi. Kata Kunci : Kepatuhan diet, hipertensi.
HUBUNGAN PERAN KELUARGA DALAM MENGONTROL GAYA HIDUP DENGAN DERAJAT HIPERTENSI DI PUSKESMAS TAGULANDANG KABUPATEN SITARO Matheos, Beatrix; Bidjuni, Hendro; Rottie, Julia
JURNAL KEPERAWATAN Vol 6, No 1 (2018): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v6i1.18768

Abstract

Abstract : Hypertension is one of the non-communicable diseases that become problems in the field of health and is often found in primary care that is puskesmas. Hypertension is also called silent kiler because it can cause death 20-50%. One of the factors that cause hypertension is lifestyle, therefore the role of family is very important in controlling hypertension. The purpose of this research is to know the relation of family role in controlling lifestyle with hypertension degree at Tagulandang district health center. Samples were 89 respondents using total sampling technique. Design The research in this research is using observational analytic research, using Cross Sectional approach and data collected from respondents by using questionnaire sheet. The result of the research shows the relationship of family role in controlling lifestyle with hypertension degree in Puskesmas Tagulandang with p value = 0,038.. Keywords: Family role, Lifestyle, Degree of hypertension. Abstrak : Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi masalah dibidang kesehatan dan sering ditemukan pada pelayanan primer yaitu puskesmas. Hipertensi disebut juga sillent kiler karena dapat menyebabkan kematian 20-50%. Salah satu faktor yang menyebabkan hipertensi yaitu gaya hidup, oleh karenanya peran keluarga sangatlah penting dalam mengontrol hipertensi. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan peran keluarga dalam mengontrol gaya hidup dengan derajat hipertensi di puskesmas Tagulandang kabupaten SITARO. Sampel sebanyak 89 responden dengan menggunakan teknik total sampling. Desain Penelitian dalam penelitian ini yaitu menggunakan penelitian deskriptif analitik, dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional dan data dikumpulkan dari responden dengan menggunakan lembar kuesioner. Hasil penelitian menunjukan adanya hubungan peran kelaurga dalam mengontrol gaya hidup dengan derajat hipertensi di Puskesmas Tagulandang dengan nilai p= 0,038. Kata Kunci: Peran keluarga, Gaya hidup, Derajat hipertensi.