cover
Contact Name
Andi Buanasari
Contact Email
prodi.keperawatan@unsrat.ac.id
Phone
+6282197078983
Journal Mail Official
prodi.keperawatan@unsrat.ac.id
Editorial Address
JL. Kampus Unsrat Bahu, Kleak, Kecamatan Malalayang, Kota Manado, Sulawesi Utara
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
Jurnal Keperawatan
ISSN : -     EISSN : 28082672     DOI : https://doi.org/10.35790/jkp.v8i2
Core Subject : Health,
Jurnal Keperawatan (Jkp) Universitas Sam Ratulangi adalah jurnal yang didirikan oleh Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi. Jurnal ini pertama kali diterbitkan pada tahun 2012 yang berfokus pada publikasi ilmu dan praktik keperawatan. Jurnal ini juga menjadi wadah untuk bertukar dan berbagi informasi tentang perkembangan ilmu keperawatan di seluruh dunia yang menjadi representasi visual untuk proses pertukaran ilmu pengetahuan dalam praktik keperawatan berbasis bukti (Evidence Based Practice). Jurnal ini diterbitkan secara berkala dua kali dalam setahun yaitu periode Februari - Agustus. Jurnal Keperawatan mencakup semua bidang Keperawatan meliputi Penelitian Dasar Keperawatan, Keperawatan Manajemen, Keperawatan Gawat Darurat dan Kritis, Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Kesehatan Jiwa, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Anak, Keperawatan Gerontologi, Keperawatan Komunitas, Keperawatan Keluarga, Pendidikan Keperawatan, Pengobatan Komplementer dan alternatif dalam keperawatan. Jurnal ini menerima Artikel Penelitian Original, Literature Review, dan Case Study, yang menggunakan pendekatan kuantitatif, kualitatif, atau mix method.
Articles 724 Documents
GAYA PEMIMPIN KEPALA RUANGAN DENGAN KEPUASAAN PERAWAT Rumondor, Marlisa; Gannika, Lenny; Yolanda Bataha, Yolanda
JURNAL KEPERAWATAN Vol 7, No 2 (2019): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v7i2.24497

Abstract

Abstract: Job satisfaction is a pleasant or unpleasant emotional state where employees viewwork. Leadership style is a behavior pattern designed to integrate organizational goals withindividual goals, to achieve a goal. Objective: To analyze the relationship between theleadership style of the room's head and the satisfaction of nurses at Bhayangkara Hospital.Samples: taken with a total sampling technique, which amounted to 49 people. Researchdesign: analytic descriptive with cross sectional approach and sampling technique of 49people Univariate analysis aims to explain and describe each researcher variable. In general,this analysis only describes the distribution and percentage of each variable that will beanalyzed by univariate analysis. Bivariate analysis is an analysis carried out on two variablesthat are allegedly related or correlated, namely data analysis to see the independent variable(Head of the room leader style) and the dependent variable (Nurse satisfaction). The test usedis the Chi-square test (x ^ 2). Results: The Chisquare test obtained a value of p = <0.05 =0.008. Conclusion: there is a significant relationship between the leadership style of the headof the room and the job satisfaction of nurses in Bhayangkara Manado Hospital.Keywords: Leader Room Style, Nurse Satisfaction.Abstrak: Kepuasan kerja merupakan keadaan emosional yang menyenangkan atau tidakmenyenangkan dimana para karyawan memandang pekerjaan. Gaya kepemimpinanmerupakan pola tingkah laku yang dirancang untuk mengintegrasikan tujuan organisasidengan tujuan individu, untuk mencapai suatu tujuan. Tujuan: Menganalisis hubungan gayapemimpinan kepala ruangan dengan kepuasan perawat di Rumah Sakit Bhayangkara. Sampel:diambil dengan teknik pengambilan total sampel, yaitu berjumlah 49 orang. Desainpenelitian: deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional dan teknik pengambilansampel 49 orang. Analisa Univariat bertujuan untuk menjelaskan dan mendeskripsikan setiapvariabel peneliti. Pada umumnya dalam analisis ini hanya menjelaskan distribusi danpresentase dari setiap variabel. Variabel yang akan di analisa dengan anlisa univariat tingkatkepuasaan kerja perawat. Analisi Bivariat merupakan analisa yang dilakukan terhadap duavariabel yang diduga berhubungan atau berkolerasi yaitu analisa data untuk melihat variabelindependen (Gaya pemimpin Kepala ruangan) dan variabel dependen (Kepuasan perawat). Ujiyang digunakan adalah uji Chi-square (􀝔􀬶). Hasil penelitian: Uji Chisquare didapatkan nilaip= <0.05 =0.008. Kesimpulan: terdapat hubungan yang signifikan antara gaya kepemimpinankepala ruang dengan kepuasan kerja perawat di di Rumah Sakit Bhayangkara Manado.Kata Kunci: Gaya Pemimpin Kepala Ruangan, Kepuasan Perawat.
PERBEDAAN TINGKAT STRES MAHASISWA REGULER DENGAN MAHASISWA EKSTENSI DALAM PROSES BELAJAR DI PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNSRAT MANADO Bingku, Tyas Aprilia; Bidjuni, Hendro; Wowiling, Ferdinand
JURNAL KEPERAWATAN Vol 2, No 2 (2014): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v2i2.5227

Abstract

Abstrack: The normal stres experienced by each individual and be a part unseparated in life. The responsibilities and demands of academic student life can become part of stress that usually experienced by college student. The purpose of this study was to determain the stress level difference of regular students and extension students in learning process. This study with descriptive analitic were conducted with cross sectional method, the sampling were use purposive sampling technic. Sample that are used were 50 respondents. The data were conducted with questionnaire. Analysis data with Mann-Whitney (α=0,05). The result showed 14 (56,0%) regular students with low stress level and 21 extension students with low stress level. The probability value of the stress level difference of regular students and extension students in learning process is 0,032. The conclusion of this study is there stress level difference of regular students and extension students in learning process in nursing science study program faculty of medicine university of sam ratulangi manado. The recommendation is to be able to manage an efficient learning system, thereby reducing the stressors that cause students stress. Keywords : Stress level, regular student, extension student. Abstrak: Stres normal dialami oleh setiap individu dan menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam kehidupan. Tanggung jawab dan tuntutan kehidupan akademik mahasiswa dapat menjadi bagian stres yang biasa dialami oleh mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat stres mahasiswa reguler dengan mahasiswa ekstensi dalam proses belajar. Penelitian deskriptif analitik ini dilaksanakan dengan metode cross sectional, pemilihan sampel dengan menggunakan purposive sampling. Jumlah sampel yang digunakan ada 50 responden. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Data dianalisis dengan uji Mann-Whitney (α=0,05). Hasil penelitian menunjukkan 14 (56,0%) mahasiswa reguler stres tingkat rendah dan 21 mahasiswa (84,0%) ekstensi stres tingkat rendah. Nilai probabilitas perbedaan tingkat stres mahasiswa reguler dengan mahasiswa ekstensi sebesar 0,032.Simpulan dari penelitian ini yaitu terdapat perbedaan tingkat stres mahasiswa reguler dengan mahasiswa ekstensi dalam proses belajar di Program Studi Ilmu Keperawatan FK UNSRAT Manado. Rekomendasi peneliti yaitu untuk mampu mengelolah sistem pembelajaran yang efisien sehingga mengurangi stressor yang menyebabkan mahasiswa stres. Kata kunci : Tingkat stres, mahasiswa reguler, mahasiswa ekstensi
HUBUNGAN KONDISI KERJA DENGAN STRES KERJA PERAWAT DIRUNGAN INTASALASI GAWAT DARURAT MEDIK RSUP PROF. DR. R. D. KANDOU MANADO Lumingkewas, Mega; Warouw, Herman; Hamel, Rivelino
JURNAL KEPERAWATAN Vol 3, No 3 (2015): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v3i3.8720

Abstract

Abstract: Condition of job cover environmental variable of physical like office hours distribution, existing condition of physical goodness in the form of noise, demand and regulation, and also social relation, temperature, workplace architecture marking and lighting of voice. Target of this Research is Relations between Job’s Conditions and Nurse’s Working Stress Room Installation Serious Condition Emergency Sis of RSUP. Prof. Dr R. D. Kandou Manado. This Design Research is Analytic Survey with approach of Cross sectional. All nurses on Emergency Medic Room RSUP. Prof. DR R. D. Kandou Manado. With the number of nurses are 31 people with Intake of sample in this research use Total technique of Sampling, instrument used is used by data analysis and questioner is bivariate and univariate with test of Chi-Square. The Result of this research there are very real relations between Job’s Conditions and Nurse’s Working Stress (p=0.001). Pursuant to result of research, hence Conclusion that Job’s Conditions reside in balmy category counted 22 (71%) responder, and Working Stress mostly the included in Light category that is 25 (80.6 %) responder, hence from that better the condition of job adapted for leeway and schedule which enough in order not to happened stress in work. Keyword: Job’s Condition, Nurse’s Working Stress Abstrak: Kondisi kerja meliputi variabel lingkungan fisik seperti distribusi jam kerja, kondisi yang ada baik fisik berupa kebisingan, peraturan dan tuntutan, serta hubungan sosial, suhu, penerangan,suara dan ciri-ciri arsitektur tempat kerja. Tujuan Penelitian ini ialah Hubungan Kondisi Kerja Dengan Stres Kerja Perawat Di Ruangan Instalasi Gawat Darurat Medik RSUP. Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Desain penelitian ini adalah Survei Analitik dengan pendekatan Cross sectional. Seluruh perawat IGDM RSUP. Prof. DR. R. D. Kandou Manado. Dengan jumlah perawat ada 31 orang dengan Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik Total Sampling, instrument yang digunakan ialah kuesioner dan analisa data yang digunakan univariat dan bivariat dengan uji Chi-square. Hasil penelitian terdapat hubungan yang sangat nyata antara Kondisi Kerja Dengan Stres Kerja Perawat (p=0.001). Berdasarkan hasil penelitian, maka Kesimpulan bahwa Kondisi Kerja berada pada kategori nyaman sebanyak 22 (71%) responden, dan Stres Kerja yang sebagian besar termasuk dalam kategori Ringan yaitu 25 (80.6 %) responden, maka dari itu sebaiknya kondisi kerja disesuaikan dengan jadwal dan waktu luang yang cukup agar tidak terjadi stres dalam pekerjaan. Kata Kunci : kondis kerja dan stress kerja perawat
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA BAYI DI PUSKESMAS RANOTANA WERU Mamangkey, Suharti J.F; Rompas, Sefti; Masi, Gresty
JURNAL KEPERAWATAN Vol 6, No 1 (2018): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v6i1.19472

Abstract

Abstract : Breast Milk is the best food for babies, because the content of very special and perfectits nutrition value, as well as in accoordance with the needs of the growing baby flower. Duringbreast feeding mothers need support one family support. During breast feeding mothers needsupport on a family support. Familly support is a major external factors affect the success ofExclusive breast milk. The Purpose of the research is known to support the family relationshipwith exclusive breast feeding on infants in Clinic Ranotana Weru. Design Research isdescriptive research of correlative with the approach of Cross Sectional. Samples in thisresearch is the mother who has a baby aged 6-12 months as much as 103 respondents in themethod of is simple random sampling. The Result of the Research using statistical test of Chi-Square with a confidence level of 95% (α=0,05%) obtained value p=0,000 < (α) 0,05%.Research Findings of this study showed that there is a significant relationship between familysupport with exclusive breast feeding on infants in Clinic Ranotana Weru.Keywords : Family support, Exclusive breast milkAbstrak : Air Susu Ibu (ASI) adalah makanan terbaik untuk bayi, karena kandungan gizinyasangat khusus dan sempurna serta sesuai dengan kebutuhan tumbuh kembang bayi. Selama Ibumenyusui ibu membutuhkan dukungan salah satunya dukungan keluarga. Dukungan keluargamerupakan faktor eksternal yang paling besar pengaruhnya terhadap keberhasilan ASIEksklusif. Tujuan Penelitian diketahui hubungan dukungan keluarga dengan pemberian asieksklusif pada bayi di Puskesmas Ranotana Weru. Desain Penelitian merupakan penelitiandeskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel pada penelitian ini adalah ibuyang mempunyai bayi berusia 6-12 bulan sebanyak 103 responden secara metode simplerandom sampling. Hasil Penelitian menggunakan uji statistik Chi-Square dengan tingkatkepercayaan 95% (α=0,05%), didapatkan nilai p-value=0,000 < (α) 0,05%. Simpulan hasilpenelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara dukungan keluargadengan pemberian ASI eksklusif pada bayi di Puskesmas Ranotana Weru.Kata Kunci : Dukungan keluarga, Asi eksklusif
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA IBU MENYUSUI DI PUSKESMAS BAHU KOTA MANADO Wowor, Mariane; Laoh, Joice M.; Pangemanan, Damajanty H.C.
JURNAL KEPERAWATAN Vol 1, No 1 (1): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v1i1.2199

Abstract

Abstract: Exclusive breastfeeding is breastfeeding without supplemental food and other beverages such as infant formula, juice, honey, water, tea, water. According to data taken in 2010 from the Health Research Association, the percentage of infants who are breastfed exclusively in Indonesia is 15.3%. This is because of the mother's lack of knowledge, lack of support from environmental and health practitioners, provision of food and drinks too early, and widespread promotion of infant formulas. This study was conducted to determine the relationship of knowledge and attitudes to breastfeeding mothers at comunity health center Bahu in 2013. Design research is an analytical survey of the cross-sectional design, the population of lactating mothers of infants aged 0-6 months who came to visit at the health center shoulder. The study sample 38 respondents obtained using purposive sampling technique.The research instrument used a questionnaire that consists of 3 parts: knowledge, attitude and observation sheet breastfeeding. The results showed 33 respondents (86.8%) had good knowledge. Having performed statistical tests using Spearman's rho test showed p = 0.000 < 0,05 so, there is showed relationship knowledge of the breastfeeding. For attitudes to breastfeeding relationship is obtained with a value of p = 0.036 < 0,05 indicates that there is a relationship between attitudes to breastfeeding. Suggestions for health care workers, should further improve counseling and an introduction to the benefits of exclusive breastfeeding because it will help provide encouragement and motivation in breastfeeding mothers for provide care to their children. Keywords: knowledge, attitude, Exclusive Breastfeeding Abstrak : ASI Eksklusif adalah pemberian ASI tanpa tambahan makanan dan minuman lain baik susu formula, jeruk, madu, air, teh, air putih. Menururt data pada tahun 2010 yang diambil dari Riset Kesehatan Dasar, persentase bayi yang mendapat ASI ekslusif di Indonesia adalah 15,3%. Kendala ini disebabkan karena kurangnya pengetahuan ibu, kurangnya dukungan dari lingkungan dan praktisi kesehatan, pemberian makanan dan minuman terlalu dini, serta maraknya promosi susu formula untuk bayi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap dengan pemberian ASI pada ibu menyusui di Puskesmas Bahu tahun 2013. Desain penelitian yaitu survei analitik dengan rancangan cross sectional, populasi yaitu ibu menyusui bayi usia 0-6 bulan yang datang berkunjung di Puskesmas Bahu. Sampel penelitian ini 38 responden yang didapat dengan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan berupa kuesioner yang terdiri dari 3 bagian yaitu pengetahuan, sikap dan lembar observasi pemberian ASI. Hasil penelitian menunjukan 33 responden (86,8%) memiliki pengetahuan baik. Setelah dilakukan uji statistik dengan menggunakan uji spearman’s rho didapatkan hasil p = 0,000 < 0,05 sehingga ada hubungan pengetahuan dengan pemberian ASI. Untuk hubungan sikap dengan pemberian ASI didapatkan hasil p = 0,036 < 0,05 menunjukan bahwa ada hubungan antara sikap dengan pemberian ASI. Saran untuk petugas kesehatan, sebaiknya lebih meningkatkan penyuluhan dan pengenalan tentang manfaat pemberian ASI Eksklusif karena akan sangat membantu memberikan dorongan dan motivasi ibu dalam memberikan ASI pada anaknya. Kata kunci : pengetahuan, sikap, ASI Eksklusif
HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN, PEKERJAAN, STATUS EKONOMI DENGAN PARITAS DI PUSKESMAS BAHU MANADO Budiman, Elheart; Kundre, Rina; Lolong, Jill
JURNAL KEPERAWATAN Vol 5, No 1 (2017): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v5i1.14815

Abstract

ABTRACT: Phenomenon in the society found that 65% of pregnant women had four too risky in pregnancy, are too young, too old, too often and too much. Total parity is too much, meaning that more and more pregnant women will be at risk of adverse pregnancy outcomes obtained. It should be lowered with adequate prenatal care that is focused on the health and reduction in risk factors, so that the condition can improve the outcome of pregnancy (Indriyani, 2013). The purpose of this study is identify the relationship between the level of education, employment and economic status with the parity in the health center Manado Bahu. The study design used is observational approach with cross sectional design. Samples were taken by accidental sampling with research instruments such as observation sheet with a sample of 50 pregnant women Conclusion Overview age majority (40%) aged pregnant women <21 years, parity (54%) multiparas, level of education (44%) is high school, status employment (76%) Housewife, and socioeconomic status (76%) income below the minimum wage. Chi Square analysis of a significant relationship between the level of education and parity with the outcome (p = 0.015 <á = 0.05), no significant correlation between job with parity with the outcome (p = 0.015> á = 0.05) and there is no significant relationship between economic status to parity with the outcome (p = 0.015 <á = 0.05). Keywords : Education, job, economic and parity ABSTRAK: Fenomena dalam masyarakat ditemukan, bahwa 65% ibu hamil memiliki empat terlalu yang beresiko tinggi pada kehamilan, yaitu terlalu muda, terlalu tua, terlalu sering dan terlalu banyak. Jumlah paritas yang terlalu banyak, mengandung makna, bahwa semakin banyak wanita hamil akan beresiko memperoleh hasil kehamilan yang buruk. Hal tersebut seharusnya dapat diturunkan dengan perawatan prenatal yang adekuat yang berfokus pada kesehatan dan penurunan faktor resiko, sehingga kondisi tersebut dapat memperbaiki hasil dari kehamilan (Indriyani, 2013).Tujuan Penelitian ini adalah Mengidentifikasi hubungan tingkat pendidikan, pekerjaan, dan status ekonomi dengan paritas di Puskesmas Bahu Manado. Desain Penelitianyang digunakan adalah pendekatan Observasional dengan rancangan cross sectional. Sampel dilakukan secara accidental sampling dengan instrumen penelitian berupa lembar observasi dengan jumlah sampel 50 ibu hamil Kesimpulan Gambaran umur sebagian besar (40%) umur ibu hamil < 21 tahun, paritas (54%) multipara, Tingkat pendidikan (44%) adalah SMA, status pekerjaan (76%) Ibu Rumah Tangga, dan status sosial ekonomi (76%) berpendapatan dibawah upah minimum pekerja. Dari analisis Chi Square terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pendidikan dengan paritas dengan hasil (p = 0,015 < á = 0,05), tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pekerjaan dengan paritas dengan hasil (p = 0,015 > á = 0,05) dan tidak terdapat hubungan yang siginifikan antara status ekonomi dengan paritas dengan hasil(p = 0,015 < á = 0,05). Kata Kunci : pendidikan, pekerjaan, status ekonomi dan paritas
PENGARUH PEMBERIAN NEBULISASI TERHADAP FREKUENSI PERNAFASAN PADA PASIEN GANGGUAN SALURAN PERNAFASAN Sondakh, Syutrika A.; Onibala, Franly; Nurmansyah, Muhamad
JURNAL KEPERAWATAN Vol 8, No 1 (2020): E-JOURNAL KEPERAWATAN
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v8i1.28414

Abstract

Abstrack : Background Giving nebulisation in patients with respiratory disorders is very influential on the frequency of respiration, giving nebulizer causes direct medical at the location or target of action such as the lung, drug delivery through the nebulizer is very fast, so the action is faster. This research method used a quasi experimental one group pretest-posttest research design with a population of patients with respiratory disorders. The sample consisted of 16 respondents using purposive sampling techniques. Data collection used observation sheets. Data analysis used Wilcoxon signed ranks test. The Results of this study revealed p-value= 0,000 which is less than the significant value of 0.05. The average respiratory frequency decreased from 26.50% to 18%. after delivering nebulisation. The conclusion of this study there was an effect of nebulisation on the respiratory frequency on patients with respiratory disorders at GMIM General Hospital Pancaran Kasih Manado.Keywoards : Nebulisation, Respiratory Frequency, Respiratory Distrubances Abstrak : Latar Belakang Pemberian nebulisasi pada pasien dengan gangguan pernapasan sangat berpengaruh pada frekuensi respirasi, pemberian nebulizer menyebabkan medikasi langsung di lokasi atau target tindakan seperti paru-paru, pemberian obat melalui nebulizer sangat cepat, sehingga tindakan lebih cepat. Metode penelitian ini menggunakan quasi eksperimental satu kelompok desain penelitian pretest-posttest dengan sampel pasien gangguan pernapasan. Menunjukkan sampel terdiri dari 16 responden menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi frekuensi pernafasan. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian ini mengungkapkan p-value = 0,000 yang kurang dari nilai signifikan 0,05. Frekuensi pernapasan rata-rata menurun dari 26,50% menjadi 18%. setelah melakukan nebulisasi. Kesimpulan dari penelitian ini ada efek nebulisasi pada frekuensi pernapasan pada pasien dengan gangguan pernapasan di Rumah Sakit Umum GMIM Pancaran Kasih Manado.Kata Kunci : Nebulisasi, Frekuensi Pernafasan, Gangguan Saluran Pernafasan
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL PRIMIGRAVIDA TRIMESTER III DENGAN TINGKAT KECEMASAN IBU MENGHADAPI PERSALINANDI POLI KIA PUSKESMAS TUMINTING Walangadi, Nindya Nadilah; Kundre, Rina; Silolonga, Wico
JURNAL KEPERAWATAN Vol 2, No 2 (2014): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v2i2.5608

Abstract

woman to facing childbirth. The anxiety is situaton state of feeling concerns, feeling restless, ignorance, or fear of reality or perception ofthreat. The objective of this research is for to know relationship between knowledge of pregnant women primigravida trimester III with mother anxiety levels to face childbirth in poli KIA health centers at tuminting.The methods in this study was using cross sectional.The sampling technique according to inclusion criteria with purposive sampling This research use 36 sample. Instrumen research have used questionnaire HARS ( Hamilton Ancyetas Rate Scale) as 14 question and 10 knowledge question with have usedStatistical testchi square with significance level 95 %, á = 0,05 p= < 0,05.The Study resultshows that knowledgeof pregnant women primigravida trimester III with mother anxiety levels to face childbirthobtained value p = 0,000. The conclusion is there a relationship between knowledge of pregnant women primigravida trimester III with mother anxiety levels to face childbirth in poli KIA health centers at tuminting at tuminting with value of (p = 0,000 á 0,05).Keywords : Knowledge, levels of anxietyBibliography : 24 books + 16 journal (2002 – 2014).Abstrak:Pengetahuan persalinan mempunyai peranan penting dengan persiapan ibu hamil dalam menghadapi persalinan. Kecemasan adalah keadaan perasaan keprihatinan, rasa gelisah, ketidaktentuan, atau takut dari kenyataan atau persepsi ancaman. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan pengetahuan ibu hamil primigravida trimester III dengan tingkat kecemasan ibu menghadapi persalinan di poli KIA Puskesmas Tuminting. Metode penelitian menggunakan metode potong lintang.Teknik pengambilan sampel yaitu sesuai kriteria inklusi secara Purposive Samplingini meenggunakan 36 sampel. Instrumen penelitian menggunakan kuisioner HARS ( Hamilton Ancyetas Rate Scale) sebanyak 14 soal dan 10 soal pengetahuan dengan menggunakan Uji statistikchi squaredengan tingkat kemaknaan 95 %, á = 0,05 p= < 0,05.Hasil penelitian menunjukan bahwa pengetahuan ibu hamil primigravida dengan tingkat kecemasan ibu menghadapi persalinan mendapatkan nilai p = 0,000. Kesimpulan adalah ada hubungan antara pengetahuan ibu hamil primigravida trimester III dengan tingkat kecemasan ibu menghadapi persalinan di poli KIA Puskesmas Tuminting dengan nilai yang diperoleh (p = 0,000 á 0,05).Kata Kunci :Pengetahuan, Tingkat Kecemasan.Daftar Pustaka :24 buku+ 16 jurnal ( 2002 – 2014).
HUBUNGAN POLA ASUH IBU DENGAN PERILAKU SULIT MAKAN PADA ANAK USIA PRASEKOLAH (3-5 TAHUN) DI TAMAN KANAK-KANAK DESA PALELON KEC. MODOINDING MINAHASA SELATAN Karaki, Karlie Bellafilly; Kundre, Rina; Karundeng, Michael
JURNAL KEPERAWATAN Vol 4, No 1 (2016): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v4i1.10797

Abstract

Abstract: Preschool children are those aged between 3-6 years. At this time the child undergo a process of changing diets in which children generally find it difficult to eat. Difficulty eating is defined as the behavior of children with eating disorders such as refusal to eat, not eating, long time to eat up more than 30 minutes, and just want to eat certain foods. Parenting is one of the factors significantly helped to build the character of the child. The aim of research to reveal the mother’s parenting, trouble eating behavior picture to preschoolers, and analyze the relationship between maternal parenting behavior is difficult to eat in preschool children. The research was observasional/analytical, with cross-sectional, the population is taken from kindergarten palelon village with samples taken using total sampling technique that amounted to 30 respondents. Result of research on the analysis using chi square ( ) obtained p-value = 0,000 < á ( 0,05). The conclusion of this research that there is a relationship with the mother’s parenting behavior is difficult to eat at preschoolers. Suggestions can be used as information to the respondent to pay more attention parenting apply to the child. Keywords : Mother’s parenting, preschool children Abstrak: Anak prasekolah adalah mereka yang berusia antara 3-6 tahun. Pada masa ini anak mengalami proses perubahan pola makan dimana anak pada umumnya mengalami kesulitan untuk makan. Kesulitan makan didefinisikan sebagai perilaku anak yang mengalami gangguan makan berupa penolakan makan, tidak mau makan, lama waktu makan hingga lebih dari 30 menit, dan hanya mau makan makanan tertentu saja. Pola Asuh adalah salah satu faktor yang secara signifikan turut membentuk karakter anak. Tujuanpenelitian untuk mengetahui gambaran pola asuh ibu, gambaran perilaku sulit makan pada anak usia prasekolah, dan menganalisis hubungan pola asuh ibu dengan perilaku sulit makan pada anak prasekolah. Metode penelitian adalah observasional/analitik, dengan pendekatan cross-sectiona, populasi diambil dari Taman Kanak- Kanak Desa Palelon dengansampel diambil menggunakan teknik Total Sampling yang berjumlah 35 responden. Hasil penelitian pada analisis tersebut menggunakan uji chi square ( )didapatkan nilai p-value = 0,000 < á ( 0,05). Simpulanpada penelitian ini yaitu terdapat hubungan pola asuh ibu dengan perilaku sulit makan pada anak usia prasekolah. Saran dapat digunakan sebagai informasi kepada responden untuk lebih memperhatikan pola asuh yang diterapkan pada anak. Kata Kunci : Pola Asuh, Sulit Makan
HUBUNGAN VERBAL ABUSE ORANG TUA DENGAN PERKEMBANGAN KOGNITIF PADA ANAK USIA SEKOLAH DI SD INPRES TEMPOK KECAMATAN TOMPASO Mamesah, Angle; Rompas, Sefti; Katuuk, Mario
JURNAL KEPERAWATAN Vol 6, No 2 (2018): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v6i2.21572

Abstract

Abstract: Verbal abuse is an expression or performance action that causes adverse emotional consequences. The objective :This study aims to determine the correlation of parents' verbal abuse with cognitive development in school aged at SD Inpres Tempok. The design : This type of research uses quantitative research with descriptive studies. The number of samples is 31 people using total sampling technique. Data processing tools in the form of questionnaires. Theresult : The results showed that most children received mild verbal abuse from parents (76.7%), most of the children who experienced cognitive development (56.7%) and where the P> 0.05 was P = 0.025. Conclusion :there was a significant relationship between verbal abuse and cognitive development in school-aged at SD Inpres Tempok. So parents are expected in parenting does not do verbal abuse. So that can support cognitive development children good. This study can be used as a follow up tu further research on the relationship of the trigger factors of verbal abuse and cognitive development of children. Keywords :Verbal abuse, cognitive development, school-aged Abstrak :Verbal abuse adalah tindakan lisan atau perilaku yang menimbulkan konsekuensi emosional yang merugikan dan dapat berpengaruh atau mengganggu pertumbuhan termasuk perkembangan kognitif anak.Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan verbal abuse orang tua dengan perkembangan kognitif pada anak usia sekolah di SD Inpres Tempok. Desain Penelitian : Jenis penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan studi deskriptif korelasi. Jumlah sampel 31 orang dengan menggunakan teknik total sampling. Alat pengumpulan data berupa kuesioner.Hasil penelitian : didapatkan bahwa sebagian besar anak mendapatkan verbal abuse ringan dari orang tua (76,7%), sebagian besar anak memiliki perkembangan kognitif sesuai (56,7%) dan dimana P value>0,05 adalah P = 0,025. Kesimpulan : terdapat hubungan yang signifikan antara verbal abuse dengan perkembangan kognitif pada anak usia sekolah di SD Inpres Tempok. Jadi orang tua diharapkan dalam pengasuhan tidak melakukan pelecehan verbal. sehingga dapat mendukung perkembangan kognitif yang baik. penelitian ini dapat digunakan sebagai tindak lanjut untuk penelitian lebih lanjut tentang hubungan faktor pemicu pelecehan verbal dan perkembangan kognitif anak-anak. Kata Kunci :Verbal abuse, perkembangan kognitif, usia sekolah