cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
PROSIDING : Seminar Nasional Fisika dan Pendidikan Fisika
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue " Vol 1, No 1 (2012)" : 5 Documents clear
UJI EFEKTIVITAS KOLOM FRAKSINASI DAN PEMVAKUMAN PADA PROTOTYPE TEKNOLOGI DESTILASI BIOETANOL TERHADAP PENINGKATAN KADAR ETANOL Kamas Utomo, Dewanto; P, Dyah; N. Q, Latifah; Harjunowibowo, Dewanto
PROSIDING : Seminar Nasional Fisika dan Pendidikan Fisika Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : PROSIDING : Seminar Nasional Fisika dan Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (96.919 KB)

Abstract

Bioetanol merupakan sumber energi alternatif terbarukan hasil fermentasi zat pati yang ramah lingkungan. Telah dilakukan penelitian untuk merancang bangun alat destilasi fraksinasi vakum skala rumah tangga untuk meningkatkan kadar bioetanol serta menguji efektivitas jumlah kolom terhadap peningkatan kadar etanol dan pengaruh vakumisasi terhadap efisiensi energi. Penelitian ini dilakukan dengan alat destilasi fraksinasi vakum 0,4 bar dan menggunakan dehidrator 100 gram zeolit alam. Dehidrasi dilakukan dengan melewatkan uap hasil evaporasi pada adsorben zeolit alam. Destilasi dilakukan dengan variasi jumlah kolom.Variabel penelitian meliputi tekanan, jumlah kolom, kadar etanol, volume destilat, dan penampung destilasi. Setiap pengambilan data, 1 liter bioetanol didestilasi selama 2 jam dengan mengontrol suhu kolom pada 31,2 oC.Hasil penelitian ini adalah alat destilasi vakum berkapasitas 5 liter bioetanol, kolom fraksinasi setinggi 190 cm dari pipa stainless steel, pipa adsorben zeolit kapasitas 500 gram, kondensor dengan sistem cooler, penampung destilat berbahan pyrex kapasitas 300 mL, dan pompa vakum modifikasi pompa air. Destilasi paling efektif menggunakan 5 kolom fraksinasi dengan kadar 95%, debit 65 mL/jam. Vakumisasi memberikan keunggulan pada proses destilasi yaitu konsumsi energi (kalor) yang kecil karena dapat dilakukan pada suhu yang rendah. Kata kunci :  bioetanol, destilasi fraksinasi, vakum, azeotrop, kadar etanol.
PERANGKAT SISTEM PENGUKURAN KONSENTRASI GAS METANA (CH4) PADA BIOGAS DARI HASIL FERMENTASI ENCENG GONDOK (EICHORNIA CRASSIPES) BERBASIS SENSOR TGS 2611 Choirul Anwar, Sidiq; Agung Rakhmadi, Frida; Rahmawati, Retno
PROSIDING : Seminar Nasional Fisika dan Pendidikan Fisika Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : PROSIDING : Seminar Nasional Fisika dan Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2455.659 KB)

Abstract

Telah berhasil dibuat seperangkat sistem pengukuran konsentrasi gas metana (CH4) pada biogas dari hasil fermentasi enceng gondok (Eichornia Crasipes) dengan menggunakan sensor TGS 2611. Sistem sensor ini mampu mendeteksi dan mengukur konsentrasi gas metana (CH4) yang ditampilkan pada LCD. Sistem sensor yang telah dibuat ini kemudian dilakukan karakterisasi agar layak digunakan sebagai alat ukur konsentrasi gas metana (CH4). Karakterisasi yang dilakukan secara statis, meliputi: linieritas, sensitivitas, jangkauan pengukuran, dan repeatabilitas. Hasil pengukuran yang ditampilkan melalui LCD dalam satuan ppm dan Volt. Perancangan sistem pengukuran ini menggunakan mikrokontroler ATmega8 sebagai pengontrol dari sinyal masukan dan keluaran. Hasil akuisisi data dari karakterisasi sensor yang telah diperoleh menunjukkan bahwa sistem sensor ini mempunyai linieritas dengan nilai korelasi antar variabel sebesar R2= 0.998, nilai sensitivitas sebesar 0.0004 Volt/ppm, zero of set sebesar 0.64 Volt, jangkauan pengukuran mencapai 0-4700 ppm, dan besarnya nilai error repeatability adalah 5.56%. Kata Kunci: Gas metana (CH4), Sensor TGS 2611, LCD, dan Mikrokontroler ATmega8
KARAKTERISASI GaAs DENGAN PHOTOLUMINESCENCE LASER ARGON Surantoro, Surantoro
PROSIDING : Seminar Nasional Fisika dan Pendidikan Fisika Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : PROSIDING : Seminar Nasional Fisika dan Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3305.005 KB)

Abstract

Penelitian tentang karaterisasi GaAs dengan photoluminescence Laser Argon ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Besarnya panjang gelombang cahaya photoluminescence yang dihasilkan oleh GaAs yang disinari dengan Laser Argon. (2) Besarnya energi gap bahan GaAs pada suhu kamar. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimen, sebagai sampel penelitian adalah bahan semikonduktor GaAs; sedangkan analisis data dengan metode grafik dan persamaan differensial parsial. Berdasarkan analisis data dan pembahasan diperoleh kesimpulan bahwa: (1) Besarnya panjang gelombang cahaya photoluminescence yang dihasilkan oleh GaAs yang disinari dengan Laser Argon adalah 873,211 nm dan 874,601 nm. (2) Besarnya energi gap bahan GaAs pada suhu kamar adalah Eg = 1,42 eV. Kata kunci: karakterisasi, GaAs, photoluminescence, laser Argon.
PENGARUH PERUBAHAN SUHU SINTERING PADA SINTESIS SUPERKONDUKTOR Pb2Ba2Ca2Cu3O9 Teguh Rahardjo, Dwi; Budiawanti, Sri; Rahmasari, Lita
PROSIDING : Seminar Nasional Fisika dan Pendidikan Fisika Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : PROSIDING : Seminar Nasional Fisika dan Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (481.469 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu menyelidiki pengaruh perubahan suhu sintering padasintesis superkonduktor Pb2Ba2Ca2Cu3O9berdasarkan struktur Planar Weight Disparity (PWD).  Metode yang digunakan untuk membuat bahan superkonduktor Pb2Ba2Ca2Cu3O9 adalah metode reaksi padatan. Karakterisasi bahan untuk menentukan apakah bahan yang dibuat sudah menjadi bahan superkonduktor, digunakan metode efek Meissner dan untuk menentukan fraksi volume bahan superkonduktor Pb2Ba2Ca2Cu3O9 digunakan profil hasil XRD.Suhu kalsinasi pada sintesis superkonduktor Pb2Ba2Ca2Cu3O9yaitu 800 ⁰C dan suhu sintering 810 ⁰C, 815⁰C, 820 ⁰C, 825⁰C, 830 ⁰C selama 24 jam. Hasil perhitungan fraksi volume Pb2Ba2Ca2Cu3O9 maksimum diperoleh pada suhu sintering 820 ⁰C dengan nilai fraksi volume 82,8 %.Kata kunci : Pb2Ba2Ca2Cu3O9 , metode reaksi padatan, dan sintering
SISTEM PROTEKSI TANAMAN PADI DARI SERANGAN HAMA WERENG MENGGUNAKAN GELOMBANG ULTRASONIK DAN PENUNJUK ARAH ANGIN Agusdian, Rian; Agung Rakhmadi, Frida; Widayanti, Widayanti
PROSIDING : Seminar Nasional Fisika dan Pendidikan Fisika Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : PROSIDING : Seminar Nasional Fisika dan Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.097 KB)

Abstract

Telah berhasil dibuat seperangkat sistemproteksi tanaman padi dari serangan hamawereng menggunakan gelombang ultrasonik dan penunjuk arahangin. Tujuan penelitian ini menentukan frekuensi dari sistem proteksi yang telah dibuat yang berpengaruh terhadap perubahan pola reaksi hama wereng,serta menentukan waktu yang dipelukan untuk perubahan pola reaksi hama wereng tersebut. Sistem proteksi ini mampu mendeteksi serangan hama wereng melalui media angin dan memproduksi gelombang ultrasonik yang frekuensi keluarannya ditampilkan pada LCD. Sistem proteksi yang telah dibuat ini terdiri dari sub-sistem osilator gelombang ultrasonik dan sub-sistem penunjuk arah angin. Kemudian pada sub-sistem dilakukan pengujian dan dipadukan agar dapat diimplementasikan terhadap hamawereng ,sehingga menjadi  sebuah sistem proteksi tanaman padi. Implementasi yang dilakukan meliputi pengujian keseluruhan sistem proteksi terhadap hama wereng, pengujian pengaruh frekuensi terhadapreaksihamawereng,sertapengujian pengaruh waktupemaparangelombang ultrasonik. Hasil pengujian keseluruhan sistem menunjukkan bahwa hamawereng terbang mengikuti arah angin dan sistem mampu  membaca arah angin datang. Hasil pengaruh frekuensi terhadap reaksi hamawereng didapat frekuensi gelombang ultrasonik yang berpengaruh perubahan pola reaksi gerak hamawereng 40KHz, frekuensi tersebut telah mampu menimbulkan reaksi gerak pasif (melambat) bagi hama wereng. Hasil pengaruh waktu pemancaran gelombang ultrasonik terhadap perubahan efek yang ditimbulkan hama wereng didapat waktu pemancaran sebesar 180 menit, waktu tersebut telah mampu menimbulkan efek terhadap hama wereng yaitu hama wereng menjadi mati. Kata Kunci: Hamawereng, gerakpasif,  Osilator, Penunjukarahangin, LCD, ATMega32

Page 1 of 1 | Total Record : 5