cover
Contact Name
Arief Rahman
Contact Email
jaai.jurnaluii@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jaai.jurnaluii@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Akuntansi & Auditing Indonesia
ISSN : 14102420     EISSN : 25286528     DOI : -
Core Subject : Economy,
JURNAL AKUNTANSI & AUDITING INDONESIA (JAAI) is published by Accounting Department, Faculty of Economics, Islamic University of Indonesia and Supported by IAI-KAPd (Ikatan Akuntan Indonesia - Kompartemen Akuntan Pendidik). Published twice a year on June and December, JAAI is a media of communication and reply forum for scientific works especially concerning the field of the accounting and auditing studies of developing countries. Papers presented in JAAI are solely author's responsibility. The editorial board may edit without changing the substance of the papers.
Arjuna Subject : -
Articles 397 Documents
Manajemen Laba oleh Perusahaan Pengakuisisi sebelum Merger dan Akuisisi di Indonesia Hadri Kusuma; Wigiya Ayu Udiana Sari
Jurnal Akuntansi dan Auditing Indonesia Vol. 7 No. 1 (2003)
Publisher : Accounting Department, Faculty of Business and Economics, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The primary objective of this study is to investigate whether there is any manipulation of accounting earnings through discretionary accrual choices by acquiring firms in the period pre¬ceding the announcement and completion of mergers and acquisitions. The current study hy¬pothesised that the process of merger and acquisition may provide incentives for management of the company to make accounting choices that increase the earnings of the firm. The results in the current study provide evidence that in the years prior to the acquisition, acquiring firms do not manage accounting earnings through discretionary accruals. The result, however, indicates that acquiring firms in Indonesia manipulate accounting earnings through income smoothing.Keywords: mergers and acquisitions, discretionary accruals, earnings management, and income smoothing.
Penerapan sistem enterprise resource planning: dampak terhadap kinerja keuangan perusahaan Cornelia Endra Kristianti; Didi Achjari
Jurnal Akuntansi dan Auditing Indonesia Vol. 21 No. 1 (2017)
Publisher : Accounting Department, Faculty of Business and Economics, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/jaai.vol21.iss1.art1

Abstract

This study aims to investigate the impact of implementation of Enterprise Resource Planning (ERP) system toward  company’s financial performance. The company's financial performance is measured by the ratio of labor productivity (LP), Return on Assets (ROA), Net Profit Margin (NPM), Account Receivable Turnover (ART), and Inventory Turnover (IT). Sample used in this study are 34 public listed companies that have implemented ERP system in the period of 2002-2013. Data were analyzed by comparing the company's financial ratios for 3 years before and after ERP implementation. The results show that productivity, receivables and inventory management are improved after ERP implementation. Unfortunately, the current research fail to show that there is an increase in company’s profitability after the implementation.
Total Quality Management, Balanced Scorecard and Performance Mahfud Sholihin; Ayu Chairina Laksmi
Jurnal Akuntansi dan Auditing Indonesia Vol. 13 No. 1 (2009)
Publisher : Accounting Department, Faculty of Business and Economics, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines the relationship between Total Quality Management (TQM), Bal-anced Scorecard (BSC), and organizational performance. In particular, this study investigates whether TQM affects performance; and if so, whether the effect is influenced by BSC implementa-tion. In examining the relationship between TQM, BSC and performance, this study proposes two different models, namely intervening/mediating model and moerating model. This study employs the intervening model to test whether the effect of TQM on performance is mediated by BSC. On the other hand, this study uses the moderating model to examine whether BSC moderates the re-lationship between TQM and performance. The results of this study demonstrate that both TQM and BSC are positively and significantly associated with performance. The path analysis reveals that partially, BSC mediates the relationship between TQM and performance. The results of mod-erated regression analysis, however, indicate there is no moderating effect of BSC on the rela-tionship between TQM and performance. Thus, the results of this study provide support for the in-tervening model, but not for the moderating model. The results, however, should be interpreted cautiously due to the limitations contained in this study.Keywords: Balanced Scorecard, Total Quality Management, performance
Memahami akuntansi dalam konteks dimana Ia diterpakan: pendekatan paradigma bahasa Tjiptohadi Sawarjuwono
Jurnal Akuntansi dan Auditing Indonesia Vol 1, No 1 (1997)
Publisher : Accounting Department, Faculty of Business and Economics, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Praktik akuntansi dan pemikiran akuntansi (accountung thought) saling berkaitan. Praktik akuntansi, khususnya di Indonesia, sudah berkembang pesat. Namun sayangnya, perkembangan tersebut belum diikuti dengan pola perkembangan pemikirannya. Pemikiran akuntansi masih diliputi satu pandangan, yaitu konventional dan functionalist. Kelihatnya terhambatnya perkembangan pemikiran tersebut diakibatkan oleh homogenitas, sehingga perlu penyegaran dengan melihat kemungkinan aliran pemikiran akuntansi yang lain. Pola pemikiran yang lain akan menambah nuansa dan melebarkan wacana akuntansi. Salah satunya yaitu penggunaan paradigma bahasa.
Faktor-Faktor dalam Diri Auditor dan Kualitas Audit: Studi Pada Kap ‘Big Four’ di Indonesia Icuk Rangga Bawono; Elisha Muliani Singgih
Jurnal Akuntansi dan Auditing Indonesia Vol. 14 No. 2 (2010)
Publisher : Accounting Department, Faculty of Business and Economics, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan pengembangan dari dua penelitian sebelumnya (Aji, 2009 dan Rahman, 2009), mengenai bagaimana independensi, pengalaman, due professional care dan akuntabilitas mempengaruhi kualitas audit. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode survei dengan kuesioner. Populasi penelitian ini adalah semua auditor yang bekerja pada Kantor Akuntan Publik (KAP) “Big Four” Indonesia. Penelitian ini menggunakan random sampling sederhana yang dilakukan dengan penentuan jumlah sampel yang dihitung dengan menggunakan rumus Slovin formula sehingga hanya 125 kuesioner yang dapat diproses. Analisis data dilakukan dengan menggunakan model regresi ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa independensi, pengalaman, due professional care dan akuntabilitas mempengaruhi kualitas audit secara berkelanjutan. Selain itu, penelitian ini membuktikan bahwa independensi, due professional care dan akuntabilitas secara parsial mempengaruhi kualitas audit akan tetapi pengalaman tidak berpengaruh pada kualitas audit. Penelitian ini juga membuktikan bahwa independensi merupakan faktor dominan yang berpengaruh pada kualitas audit. Untuk penelitian di masa yang akan datang, penelitian ini menyarankan pengembangan cakupan wilayah survei dan penambahan lebih banyak variabel yang dapat mempengaruhi kualitas audit.Kata kunci: independensi, pengalaman, due professional care, akuntabilitas, kualitas audit
Beberapa aspek tentang black-scholes option pricing model Zaenal Arifin
Jurnal Akuntansi dan Auditing Indonesia Vol 2, No 2 (1998)
Publisher : Accounting Department, Faculty of Business and Economics, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nobel Ekonomi 1997 diberikan kepada Myron Scholes dan Robert Merton. Myron Scholes bersama Fisher Black memberi landasan yang sangat penting dalam teori sekuritas derivatif dengan menemukan model penilaian opsi Black-Scholes Option Pricing Model (OPM). Robert Merton menyempurnakan model tersebut dengan melonggarkan beberapa asumsi yang kurang realistis.Menurut Black-Scholes OPM, nilai suatu opsi merupakan fungsi dari harga sekarang dari Underlying assetnya, exercise price, jatuh tempo opsi, tingkat suku bunga bebas risiko, dan varian return Underlying assetnya. Beberapa penulis sudah mengembangkan Black-Scholes OPM ini dan beberapa penulis juga telah menguji apakan model ini memang dapat digunakan untuk menilai opsi dengan akurat. 
Persistensi Kinerja Reksa Dana Saham di Bursa Efek Indonesia Waelan Waelan
Jurnal Akuntansi dan Auditing Indonesia Vol. 13 No. 2 (2009)
Publisher : Accounting Department, Faculty of Business and Economics, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this article is to analyze performance persistence of equity mutual fund in Indonesian Stock Exchange (IDX) from January 1st 2002 to December 31st 2007 by applying single factor performance model (Jensen Model) for performance measurement and Pearson correlation for persistence measurement. There are performance persistence for monthly, quarterly, semi annually, annually, every two years, and three years. Short-term performance proved a little use to predicting respective performance. Long-term performance can be useful to predicting respective performance.Keywords:    Equity mutual fund, performance persistence, Jensen model, and Pearson correlation.
Pengaruh variabel - variabel keuangan dan signaling terhadap penentuan harga pasar saham di Bursa Efek Jakarta Payamta Payamta
Jurnal Akuntansi dan Auditing Indonesia Vol 4, No 2 (2000)
Publisher : Accounting Department, Faculty of Business and Economics, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan unluk menguji apakah variabel-vaIiabel keuangan dan signaling yang disajikan dalam prospektus penawaran saham berpengaruh secara signifikan terhadap penentuan harga pasar saham perusahaan sesudah penawaran umum perdana (IPO). Penelitian ini dilakukan terhadap data sekunder. Populasinya adalah perusahaan go public yang telah tercatat di Bursa Efek Jakarta (BEJ) tahun 1994-1996. Dengan teknik purposif sampling, diperoleh sebanyak 55 perusahaan sebagai anggota sampel. Penelitian ini penting dilakukan, mengingat bahwa studi empiris tentang peranan informasi pada prospektus terhadap penentuan harga pasar saham (return saham) di Indonesia belum banyak di lakukan, dan hasilnya tidak selalu konsisten.Adapun masalah yang akan diteliti adalah bagaimana pengaruh variabel keuangan dan signaling mempengaruhi penentuan harga pasar saham. Berdasarkan permasalahan dan kerangka pikir itu, peneliti menguji hipotesis. Hipotesis altematif (HA) dirumuskan: 'VaIiabel-variabel keuangan dan signaling baik secara individu maupun secara serentak berpengaruh signifikan dalam menentukan harga pasar saham perusahaan yang melakukan IPO. Uji regresi linier berganda digunakan untuk menguji hipotesis ini dengan bantuan program Micro Statistic. Uji T untuk menguji pengaruh veriabel independen secara individu terhadap variabel dependennya (Ha1 – Ha8), sedangkan Uji F digunakan untuk menguji pengaruh variabel-vaIiabel independen Secara simultan terhadap variabel dependen (HA).
AUDIT QUALIFICATIONS AND GOVERNANCE CHARACTERISTICS: AUSTRALIAN EVIDENCE Rusmin Rusmin
Jurnal Akuntansi dan Auditing Indonesia Vol. 16 No. 1 (2012)
Publisher : Accounting Department, Faculty of Business and Economics, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini memperluas penelitian sebelumnya yang menyelidiki hubungan antara mekanisme pemantauan tata kelola internal dan probabilitas menerima laporan audit yang berkualitas. Elemen tata kelola perusahaan yang dikaji diukur dengan menggunakan lima proksi yaitu: ukuran dewan direksi, independensi dewan direksi, ukuran komite audit, independensi komite audit dan frekuensi pertemuan komite audit. Analisis regresi logistik dilakukan untuk menguji hipotesis yang diajukan untuk penelitian ini. Menggunakan sampel dari 121 perusahaan manufaktur Australia yang terdaftar di Bursa Efek Australia (ASX), studi ini menambah semakin banyak literatur yang mendokumentasikan pentingnya dewan komisaris dan peran komite audit dalam pemantauan perilaku manajemen. Studi ini menemukan ukuran dewan komisaris yang lebih kecil tampaknya lebih efektif daripada ukuran dewan komisaris besar. Selain itu, independensi komite audit meningkatkan kualitas pelaporan keuangan untuk menerima opini audit yang jelas. Dalam kaitan dengan variabel kontrol, penelitian ini memberikan bukti bahwa Leverage dan ROI adalah variabel penting dalam menjelaskan kecenderungan auditor untuk memenuhi pendapat mereka. Khususnya, studi ini menemukan hubungan positif (negatif) dan sangat signifikan (pada p <0,01) antara kedua leverage (ROI) dan kemungkinan menerima laporan audit yang berkualitas. Hal ini memiliki implikasi yang signifikan bagi perusahaan yang bergerak menuju struktur tata kelola perusahaan untuk lebih meningkatkan kualitas pelaporan keuangan.Kata kunci: Opini audit yang berkualitas, mekanisme pengawasan tata kelola internal, perusahaan di Australia.
Pengaruh Kualitas Corporate Governance terhadap Kinerja Perusahaan Publik (Studi Kasus Peringkat 10 Besar CGPI Tahun 2003, 2004, 2005) Nur Sayidah
Jurnal Akuntansi dan Auditing Indonesia Vol. 11 No. 1 (2007)
Publisher : Accounting Department, Faculty of Business and Economics, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Purpose of this research is to examine the effect between corporate governance implementation quality and corporate performance. The samples of this re¬search is non banking companies which include the top ten of CGPI (Corporate Governance Perception Index) score in 2003, 2004 and 2005. The number of samples are 22 companies. A measure of corporate governance implementation quality is CGPI score by IICG (Indonesian Institute of Corporate Governance). A measure of corporate performance is profit margin (PM), ROA, ROE and ROI. The result of regression analysis shows significantly there are no effect between CGPI score and PM, ROA, ROE and ROI. It means that there are no effect between corporate gov¬ernance quality implementation and corporate performance. This result consistent with report of Hampel Committee (Short et.al, 1999) but controverse with findings of Klapper dan Love (2002) and Darmawati et. al (2005).Keywords: corporate governance, corporate performance, PM, ROA, ROE, ROI

Page 10 of 40 | Total Record : 397