cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
juti.if@its.ac.id
Editorial Address
Gedung Teknik Informatika Lantai 2 Ruang IF-230, Jalan Teknik Kimia, Kampus ITS Sukolilo, Surabaya, 60111
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi
ISSN : 24068535     EISSN : 14126389     DOI : http://dx.doi.org/10.12962/j24068535
JUTI (Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi) is a scientific journal managed by Department of Informatics, ITS.
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 12, No 1, Januari 2014" : 9 Documents clear
PENYELESAIAN PENJADWALAN MATAKULIAH MENGGUNAKAN HIBRIDISASI ALGORITMA GENETIKA DAN ALGORITMA KOLONI SEMUT Anamisa, Devie Rosa; Djunaidy, Arif
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 12, No 1, Januari 2014
Publisher : Department of Informatics, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.201 KB) | DOI: 10.12962/j24068535.v12i1.a41

Abstract

Permasalahan penjadwalan matakuliah merupakan permasalahan yang kompleks. Penjadwalan dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti ketersediaan jadwal dosen, matakuliah, ketersedian ruang dan waktu yang ada. Dalam penyusunan jadwal sering terjadi bentrok baik bentrok terhadap jadwal dosen maupun bentrok ruang perkuliahan, sehingga diperlukan persyaratan untuk mengatasinya. Beberapa solusi terhadap penyelesaian permasalahan penjadwalan matakuliah telah banyak dilakukan. Namun, solusi tersebut belum memberikan keberhasilan yang memuaskan, sehingga berbagai upaya perbaikan perlu dilakukan. Dalam penelitian ini, penyelesaian permasalahan penjadwalan dimodelkan ke dalam ruang tiga dimensi. Ketiga dimensi tersebut berturut-turut merepresentasikan dimensi hari, dimensi ketersediaan ruang kuliah, dan dimensi waktu perkuliahan dalam setiap hari. Untuk menentukan urutan penempatan sel-sel ke dalam model ruang tiga dimensi digunakan hibridisasi algoritma genetika dan algoritma koloni semut (AG-AKS). Dalam proses hibridisasi, algoritma genetika (AG) digunakan untuk memaksimalkan pemenuhan batasan yang ada. Di lain pihak, algoritma koloni semut (AKS) digunakan untuk meminimalkan terjadikan bentrok jadwal mengajar dosen, bentrok penggunaan ruang kuliah, dan bentrok pembagian waktu matakuliah dengan bobot lebih dari tiga sks. Berbagai uji coba dilakukan untuk menentukan parameter AG-AKS (seperti jumlah generasi, jumlah populasi, alfa, dan beta) untuk memperoleh hasil penjadwalan yang optimal. Hasil ujicoba menunjukkan bahwa hibridisasi AG-AKS yang dikembangkan dalam penelitian ini mampu menyelesaikan persoalan penjadwalan matakuliah dengan hasil yang memuaskan. Tingkat keberhasilan pemenuhan penjadwalan matakuliah sebesar 82% sampai dengan 97% dapat diperoleh untuk pengujian menggunakan data penjadwalan beberapa semester pada perguruan tinggi negeri. Kualitas keberhasilan tersebut diperoleh menggunakan parameter jumlah generasi di atas 50, jumlah populasi di atas 20, serta nilai alfa dan beta masin-masing sebesar satu.
OPTIMASI OLSR ROUTING PROTOCOL PADA JARINGAN WIRELESS MESH DENGAN ADAPTIVE REFRESHING TIME INTERVAL DAN ENHANCE MULTI POINT RELAY SELECTING ALGORITHM Mapa, Faosan; Djanali, Supeno; Shiddiqi, Ary Mazharuddin
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 12, No 1, Januari 2014
Publisher : Department of Informatics, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (615.487 KB) | DOI: 10.12962/j24068535.v12i1.a46

Abstract

Wireless Mesh Network (WMN) adalah suatu konektivitas jaringan yang self-organized, self-configured dan multi-hop. Tujuan dari WMN adalah menawarkan pengguna suatu bentuk jaringan nirkabel yang dapat dengan mudah berkomunikasi dengan jaringan konvensional dengan kecepatan tinggi dan dengan cakupan yang lebih luas serta biaya awal yang minimal. Diperlukan suatu desain protokol routing yang efisien untuk WMN yang secara adaptif dapat mendukung mesh routers dan mesh clients. Dalam tulisan ini, diusulkan untuk mengoptimalkan protokol OLSR, yang merupakan protokol routing proaktif. Digunakan heuristik yang meningkatkan protokol OLSR melalui adaptive refreshing time interval dan memperbaiki metode MPR selecting algorithm. Suatu analisa dalam meningkatkan protokol OLSR melalui adaptive refreshing time interval dan memperbaiki algoritma pemilihan MPR menunjukkan kinerja yang signifikan dalam hal throughput jika dibandingkan dengan protokol OLSR yang asli. Akan tetapi, terdapat kenaikan dalam hal delay. Pada simulasi yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa OLSR dapat dioptimalkan dengan memodifikasi pemilihan node MPR berdasarkan cost effective dan penyesuaian waktu interval refreshing hello message sesuai dengan keadaan jaringan.
RANCANG BANGUN APLIKASI SINKRONISASI BIDIREKSIONAL ANTAR LEARNING MANAGEMENT SYSTEM BERBASIS MOODLE Ciptaningtyas, Henning Titi; Ijtihadie, Royyana Muslim; Lumayung, Panji Arya
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 12, No 1, Januari 2014
Publisher : Department of Informatics, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (835.952 KB) | DOI: 10.12962/j24068535.v12i1.a42

Abstract

Moodle merupakan LMS (Learning Management System) yang memiliki fungsi sebagai media pembelajaran virtual. Penggunaan Moodle sebagai media pembelajaran yang semakin berkembang belakangan ini mendorong berbagai lembaga pendidikan memanfaatkan Moodle untuk meningk atkan efektifitas dan fleksibilitas pembelajaran. Untuk memudahkan pengguna (pembuat kursus) dalam melakukan pertukaran data berupa berkas, maka dibangun aplikasi sinkronisasi bidireksional antar LMS sebagai media pertukaran yang dapat memenuhi kebutuhan dari proses tersebut. Proses pertukaran data yang dilakukan tidak hanya satu arah, melainkan dua arah. Hal tersebut memungkinkan setiap pembuat kursus dari masing-masing LMS untuk berkontribusi membangun suatu kursus dari LMS lain hanya dengan mengusulkan adanya perubahan kursus sehingga perubahan pada suatu kursus akan bersifat dinamis dan dapat dilakukan kapan saja. Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan, aplikasi telah dapat mengimplementasikan sinkronisasi bidireksional antar LMS Moodle dengan adanya proses tukar menukar dan manipulasi basis data dari LMS Moodle. Sedangkan pengimplementasian cara kerja Assembla SVN adalah dengan adanya version controlling sebagai media penanganan data yang akan disinkronkan.
FACEBOOK APPS "IBUKREATIF" SEBAGAI WAHANA PEMBELAJARAN JARAK JAUH UNTUK IBU RUMAH TANGGA Munif, Abdul; Candra, Vico Ade; Rochimah, Siti
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 12, No 1, Januari 2014
Publisher : Department of Informatics, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (631.632 KB) | DOI: 10.12962/j24068535.v12i1.a47

Abstract

Facebook Apps IbuKreatif adalah sebuah aplikasi yang berjalan di atas Facebook, yang digunakan oleh para ibu rumah tangga untuk berbagi ilmu. Artikel ini memfokuskan pada pengembangan modul penggunaan data yang disimpan dalam basis data Moodle. Modul penggunaan data dari basis data Moodle digunakan untuk mempermudah aplikasi dalam melakukan kategorisasi dan pengaturan konten. Metode yang digunakan dalam pembuatan modul ini adalah dengan menyimpan data-data dari video detil dan foto detil yang diunggah oleh pengguna ke dalam basis data Moodle. Sedangkan data fisik video disimpan di dalam basis data Facebook. Hal ini dilakukan untuk mempermudah pengguna lain yang ingin mempelajari dan mengunduh video yang tersimpan pada basis data aplikasi. Modul penggunaan data dari basis data pada Moodle telah berhasil diimplementasikan dan diuji kebenaran fungsionalitasnya, dengan melakukan pengujian terhadap pengunduhan data dan kepuasan pengguna terhadap konten dari Facebook Apps IbuKreatif. Dari pengujian unduh video, jenis peramban yang digunakan tidak mempengaruhi kecepatan dari aplikasi untuk mengirimkan data kepada pengguna. Nilai kepuasan pengguna didapatkan dari hasil penyebaran formulir, didapatkan nilai 72% untuk rancangan antarmuka Facebook Apps IbuKreatif, dan 76% untuk kemudahan pengguna dalam mendapatkan informasi dari Facebook Apps IbuKreatif.
TERM WEIGHTING BASED ON INDEX OF GENRE FOR WEB PAGE GENRE CLASSIFICATION Sugiyanto, Sugiyanto; Rozi, Nanang Fakhrur; Putri, Tesa Eranti; Arifin, Agus Zainal
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 12, No 1, Januari 2014
Publisher : Department of Informatics, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.086 KB) | DOI: 10.12962/j24068535.v12i1.a43

Abstract

Automating the identification of the genre of web pages becomes an important area in web pages classification, as it can be used to improve the quality of the web search result and to reduce search time. To index the terms used in classification, generally the selected type of weighting is the document-based TF-IDF. However, this method does not consider genre, whereas web page documents have a type of categorization called genre. With the existence of genre, the term appearing often in a genre should be more significant in document indexing compared to the term appearing frequently in many genres despites its high TF-IDF value. We proposed a new weighting method for web page documents indexing called inverse genre frequency (IGF). This method is based on genre, a manual categorization done semantically from previous research. Experimental results show that the term weighting based on index of genre (TF-IGF) performed better compared to term weighting based on index of document (TF-IDF), with the highest value of accuracy, precision, recall, and F-measure in case of excluding the genre-specific keywords were 78%, 80.2%, 78%, and 77.4% respectively, and in case of including the genre-specific keywords were 78.9%, 78.7%, 78.9%, and 78.1% respectively.
SELEKSI FITUR MENGGUNAKAN EKSTRAKSI FITUR BENTUK, WARNA, DAN TEKSTUR DALAM SISTEM TEMU KEMBALI CITRA DAUN Sari, Yuita Arum; Dewi, Ratih Kartika; Fatichah, Chastine
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 12, No 1, Januari 2014
Publisher : Department of Informatics, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1003.264 KB) | DOI: 10.12962/j24068535.v12i1.a39

Abstract

Fitur yang digunakan untuk mengenali jenis daun meliputi bentuk, warna, dan tekstur. Tidak semua jenis fitur perlu digunakan untuk melakukan komputasi hasil ektra ksi, namun perlu diseleksi beberapa fitur yang paling berpengarauh dalam sistem temu kembali citra daun. Teknik seleksi fitur Correlation based Featured Selection (CFS) digunakan untuk melakukan pemilihan fitur berdasarkan korelasi antar fitur, sehingga dapat meningkatkan performa dari sistem temu kembali citra daun. Jenis seleksi fitur yang digunakan diantaranya menggunaka CFS, CFS dengan Genetic Search (GS), dan chi square. Analisis keterkaitan korelasi antar fitur melalui seleksi fitur juga dikombinasikan dengan penggunaan kedekatan dalam menghitung similaritas pada sistem temu kembali. Penggunaan kedekatan dengan Lp norm, ma nhattan, euclidean, cosine, dan mahalanobis. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai temu kembali paling tinggi ketika menggunakan seleksi fitur CFS dengan pengukuran kedekatan mahalanobis.
PROMOTER ACCOUNT DETECTION IN TWITTER Syidada, Shofiya; Azzahra, Noor Fitria; Puspaningrum, Eva Yulia
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 12, No 1, Januari 2014
Publisher : Department of Informatics, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.427 KB) | DOI: 10.12962/j24068535.v12i1.a44

Abstract

Twitter is an online social network and micro-blog that becomes an alternative media for sharing and getting information. In the political area, Twitter provides various features as a media to promote campaign and get a good imaging for political party or contestant. In order to get a good opinion from other users, the contestant can manipulate their success with a massive promotion. This promotion activity could lead to public opinion that is not consistent with the facts. So that, we need to determine whether this is promoter account or not. In this paper, we propose a new framework for promoter account detection. This framework based on twitter content to detect promoter account according to their existence in topic of promotion. This framework employs k-means approach in order to cluster topic of promotion based on twitter’s content. From each cluster, we evaluate the existence of promoter account. With very simple approach, the results obtained on experiment show that this framework is effective for promoter account detection.
MENGGALI METRIK YANG PENTING DALAM RANGKAIAN AKTIVITAS PERUBAHAN PERANGKAT LUNAK UNTUK MEMPREDIKSI BUG DENGAN ATURAN ASOSIASI Arwan, Achmad; Rochimah, Siti
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 12, No 1, Januari 2014
Publisher : Department of Informatics, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (856.389 KB) | DOI: 10.12962/j24068535.v12i1.a40

Abstract

Dalam evolusi perangkat lunak terdapat rangkaian aktivitas proses perubahan yang kemudian oleh Nachiapan diformulasikan menjadi metrik-metrik yang mampu memprediksi bug secara presisi. Akan tetapi secara spesifik belum ditemukan seberapa besar pengaruh masing-masing metrik tersebut terhadap hasil prediksi sebuah bug. Penelitian ini mengusulkan pengukuran jumlah kemunculan metrik dengan kemunculan bug pada proyek eclipse. Sehingga dengan penelitian ini dapat diketahui metrik -metrik mana yang penting dalam prediksi kemunculan bug. Aturan asosiasi dalam penggalian data telah dipergunakan secara luas untuk menggali variabel-variabel saling terkait dalam sampel data. Metrik-metrik dalam proyek eclipse kemudian digali dengan aturan asosiasi untuk mendapatkan metrik yang muncul bersama bug. Hasil pengujian menunjukkan bahwa metrik Numberofchangeslate rata-rata kemunculannya sebesar 46,9%, sedangkan metrik Peopletotal muncul bersama bug rata-rata sebesar 43,57% dan metrik Numberofchangesearly memiliki kemunculan rata-rata 14% sehingga ketiga metrik tersebut merupakan metrik yang penting dalam memprediksi bug.
STUDI PUSTAKA UNTUK MENEMUKAN HUBUNGAN ANTARA EVOLUSI PERANGKAT LUNAK DENGAN FRAMEWORK COBIT 4.1 Prathama, Novan Satya; Sari, Yulia Pamungkas
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 12, No 1, Januari 2014
Publisher : Department of Informatics, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.418 KB) | DOI: 10.12962/j24068535.v12i1.a45

Abstract

Perkembangan Teknologi Informasi (TI) telah mengalami kemajuan yang begitu pesat sekarang ini. Dengan adanya kemajuan di bidang TI ini maka setiap orang dapat mengakses data atau informasi dengan mudah dan cepat. Sudah banyak perusahaan yang menjadikan TI sebagai salah satu aset penting di dalamnya. Namun aspek TI sendiri tidak akan selamanya berwujud sama dari waktu ke waktu. Perubahan diperlukan guna memenuhi kebutuhan yang diperlukan seiring berjalannya waktu atau berdasarkan faktor penyebab lain. Pengembangan strategi bisnis selalu dikaitkan dengan pengembangan strategi TI. Namun terkadang dalam pelaksanaannya tidak sesuai dengan sumber daya TI yang digunakan. COBIT (Control Obejctive for Information and Related Technology) adalah standar control SI yang sifatnya umum serta dapat diterima dan diterapkan oleh organisasi. Evaluasi dilakukan dengan menggunakan framework COBIT 4.1 untuk menyusun dan menerapkan audit sistem informasi dengan tujuan untuk memberi masukan dan rekomendasi bagi pihak manajemen perusahaan untuk perbaikan sistem nantinya. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan studi pustaka dan analisa terhadap framework COBIT 4.1 dengan evolusi perangkat lunak. Sehingga diperoleh sub domain yang tepat yang dapat digunakan untuk mengev aluasi suatu evolusi terhadap perangkat lunak. Berdasarkan hasil analisa dan survey yang dilakukan, diperoleh hasil bahwa keterkaitan antara framework COBIT dengan evolusi perangkat lunak berada pada tingkatan medium.

Page 1 of 1 | Total Record : 9