cover
Contact Name
M. Rikza Chamami
Contact Email
dimas@walisongo.ac.id
Phone
+6285281070111
Journal Mail Official
dimas@walisongo.ac.id
Editorial Address
Institute for Research and Community Services (LP2M) Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang Jl. Prof. Hamka - Rectorate Building, 3rd Floor Tambakaji Ngaliyan 50185 Semarang, Central Java, Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan
ISSN : 14119188     EISSN : 25029428     DOI : https://doi.org/10.21580/dms
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan is a social-religious research journal published by Institute for Research and Community Services (LP2M), UIN Walisongo Semarang. The focus of this journal is to disseminate research results based on community services, increasing the capacity of society and community empowerment, and innovations of community empowerment in all districts around Indonesia. This journal covers textual and fieldwork studies on those issues from various fields including law, economy, social, philosophy, history, mysticism, art, theology, and others.
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol. 14 No. 1 tahun 2014" : 20 Documents clear
PEMBERDAYAAN PETANI PEREMPUAN DALAM USAHA EKONOMI PRODUKTIF UNTUK MENGATASI PENGANGGURAN MUSIMAN DAN MENGURANGI KEMISKINAN DI DESA PUTAT PURWODADI GROBOGAN Arsini, Arsini
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol. 14 No. 1 tahun 2014
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (625.154 KB) | DOI: 10.21580/dms.2014.141.400

Abstract

Kegiatan Pengabdian pada Masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakanpetani perempuan melalui usaha ekonomi produktif agar memiliki pengetahuan,pemahaman, dan ketrampilan dalam pengelolaan dan manajemen usahasecara lebih mendalam. Meningkatnya kesadaran mengenai pembuatan rencanakerja yang terinci, pengorganisasian dan pembagian tugas yang jelas diantaraanggota, pentingnya pengarahan dan pemberian motivasi serta pengawasanterhadap jalannya organisasi akan membuat organisasi atau kelompokusaha dapat berkembang dan bertumbuh. Disamping itu pengetahuanmengenai perlunya perjanjian dalam proses jual beli atau pemesanan barang,mengelola dana simpan pinjam serta pembukuan transaksi keuangan jugamenjadikan pengelolaan usaha kelompok batik Tulis Sekar ini optimal. Pengembangan usaha melalui pemasaran dan promosi secara online juga sangatmembantu keberlangsungan usaha dari kelompok usaha bersama (KUB) batikTulis Sekar ini, yang sebelumnya pemasaran masih sebatas pesanan daripelanggan saja.Subyek dampingan pengabdian masyarakat ini adalah pengurus dan anggotakelompok kerajinan yang tergabung dalam Kelompok Usaha Bersama (KUB)Batik Tulis Sekar. Pemilihan subyek dampingan didasarkan pada beberapa pertimbangan yaitu (1) sebagian besar warga di desa Putat bermata pencaharian sebagai petani yang menjadi pengangguran saat musim kemarau tiba, (2) Rata-rata petani perempuan di Desa Putat tingkat ekonominya masihrendah, (3) Petani perempuan di desa Putat memiliki potensi yang bisa digali dan diberdayakan, serta memiliki komitmen dan kemauan keras dalam usaha meningkatkan ekonomi keluarga, (4) Lokasi subyek dampingan relatif dekat dari kampus IAIN Walisongo Semarang, (5) Petani perempuan di desa Putat yang tergabung dalam KUB Batik Tulis Sekar memiliki prospek yang baik untuk pertumbuhan sentra kewirausahaan karena lokasinya berdekatan dengan obyek wisata Api Abadi Mrapen.Dari hasil kegiatan pengabdian ini, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut: (1) Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dalam tiga tahap yaitu pelatihan yang diperuntukkan bagi pengurus kelompok, kedua adalah pelatihan yang diberikan secara umum kepada seluruh anggota kelompok dan yang ketiga adalah pelatihan yang diikuti oleh anak dari anggota kelompok. Partisipasi peserta sangat baik dilihat dari jumlah peserta yang hadir. (2) Peserta pengabdian merasa antusias dengan diadakannya kegiatan pengabdian dan meminta agar pengabdian serupa dilaksanakan berkesinambungan mengingat pelatihan manajemen usaha, pembukuan sederhana dan perluasan pasar dapat meningkatkan kinerja usaha di masa yang akan datang. (3) Adanya kesesuaian materi dengan kebutuhan kelompok dampingan, seperti pembuatan kontrak kerja serta pengelolaan simpan pinjam bagi anggota, pembukuan transaksi-transaksi keuangan secara sederhana dan pembuatan rencana usaha, adanya respon yang positif dari peserta yang ditunjukkan dengan pertanyaan dan tanggapan yang diberikan selama pelatihan. Disamping itu forum urun rembug setelah pelatihan sangat diharapkan dalam rangka optimalisasi pengelolaan usaha ekonomi produktif di masa yang akan datang.
UBAH SAMPAH MENJADI BERKAH: PENDAMPINGAN PEGAWAI TENAGA KEBERSIHAN DALAM PENGELOLAAN SAMPAH Armanda, Dian Triastari
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol. 14 No. 1 tahun 2014
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.76 KB) | DOI: 10.21580/dms.2014.141.391

Abstract

Sampah merupakan masalah yang klasik sekaligus masalah yang selalu aktual.Mitra dampingan yang dipilih dalam program pendampingan ini adalah pegawaitenaga kebersihan kampus IAIN Walisongo. Tujuan program ini adalahmerubah paradigma pegawai tenaga kebersihan kampus terhadap sampah,membekali mereka dengan pengetahuan dan ketrampilan pengelolaan sampah(terutama sampah organik) yang secara jangka panjang dapat berguna untukpengingkatan kesejahteraan mereka.Tahap-tahap yang ditempuh terdiri atas: pertama, kegiatan diskusi/sharingdan analisis SWOT mengenai teknik pengelolaan sampah, untuk merubah;kedua, pelatihan pengelolaan sampah dan wacana bisnis sampah; ketiga,penguatan komitmen berkarya; keempat, pendampingan langsung mitra dalampenerapan pengelolaan sampah (uji coba); kelima, evaluasi program olehmitra dampingan bersama pengabdi; dan keenam, penyusunan rencana keberlanjutan program.
PENGUATAN PENDIDIKAN DAN KEAGAMAAN MELALUI PENDIDIKAN NON FORMAL DI KELURAHAN KEDUNGPANI KECAMATAN MIJEN SEMARANG Purwaningsih, Sri
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol. 14 No. 1 tahun 2014
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (608.47 KB) | DOI: 10.21580/dms.2014.141.401

Abstract

KPD kali ini bertujuan untuk penguatan pendidikan dan keagamaan dikelurahan Kedungpani kecamatan Mijen Semarang. Yang melatarbelakangipemilihan lokasi dampingan ini (1)kesadaran orang tua dan masyarakatterhadap pendidikan keagamaan rendah bahkan tidak ada, (2)pengetahuantentang akidah, akhlak dan syariat yang dibutuhkan anak belum dipenuhi olehorang tuanya, (3)Kristenisasi di lokasi dampingan sangat memprihatinkan,dan (4)pelaksana merupakan warga lokasi dampingan, sehingga mempermudahmelakukan pendampingan secara intensif dan berkelanjutan denganpendekatan pemberdayaan. Kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan disamping untuk anak dan remaja, juga untuk orang tua maupun masyarakat.Karena diharapkan kesadaran orang tua dan masyarakat meningkat, sehinggadapat bekerjasama di lokasi dampingan. Di samping itu juga menggunakanpendekatan participatory. Orang tua dan masyarakat serta murid Madin Al-Junnah bukan obyek, namun subyek dampingan, yaitu dengan menghargaiperan serta orang tua dan masyarakat. Dengan pendekatan pemberdayaan danparticipatory ini, terbukti sangat mendukung keberhasilan penguatanpendidikan keagamaan di lokasi dampingan.
PELATIHAN PEMBUATAN ALAT-ALAT PRAKTIKUM IPA FISIKA BAGI GURU IPA SMP/MTs SWASTA SEKECAMATAN WINONG KAB PATI Anwar, Edi Daenuri
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol. 14 No. 1 tahun 2014
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (478.998 KB) | DOI: 10.21580/dms.2014.141.395

Abstract

Salah satu kegiatan untuk pendampiangan ke sekolah/Madrasah adalah denganPendampingan dalam pembelajaran dalam bentuk karya pengabdian dosen.Dalam pengabdian ini pengabdian yang di maksud adalah pendampingankepada guru-guru IPA Fisika SMP/MTs swasta se-Kecamatan tentangpembuatan alat-alat praktikum IPA FisikaBentuk pendampingan tersebut adalah diadakan workshop pembuatan alatalatpraktikum IPA fisika bagi guru IPA SMP/MTs swasta se-kecamatanwinong kab pati dilaksanakan di MTs Nahdlotusy Syubban Sarimulyo Winongdengan mengundang empat sekolah SMP/MTs swasta di Kec. Winong.Undanga tersebut dihadiri guru IPA Fisika dari tiga sekolahan yaitu MTs.Nahdlotusy Syubban Sarimulyo Winong, MTs. Roudlotusy Syubban TawangrejoWinog dan SMP PGRI 05 Winong.Antusiasme peserta tercermin dari banyaknya pertanyaan kepada narasumberatas berbagai masalah pembelajaran, materi, media dan eksperimen Fisika.Keingintahuan peserta karena selama ini belum pernah ada workshop, seminar,ataupun lokakarya yang mengundang guru-guru swasta ini. dan Danbahkan semua peserta meminta untuk di adakan kembali pada tahun-tahunyang akan datang.Hasil dari workshop ini peserta mempunyai pemahaman baru bagaimana caramembuat dan pengadaan alat-lat praktikum Fisika dengan biaya yang sangatterjangkau, manajemen laboratorium dan pengelolaan laboratorium. Sertapenggunaannya pada proses pembelajaran, sebagai media, peraga maupununtuk keperluan eksperiman.
PENGUATAN KAPASITAS SDM TA’MIR MASJID ATTAUBAH LEMBAGA PEMASYARAKATAN KLAS 1 SEMARANG DALAM UPAYA PENINGKATAN KUALITAS PEMBINAAN KEAGAMAAN BAGI NARAPIDANA Fauzi, Moh
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol. 14 No. 1 tahun 2014
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (647.155 KB) | DOI: 10.21580/dms.2014.141.402

Abstract

Narapidana sebagai manusia yang dirampas hak-hak kebebasannya selaludihinggapi perasaan suntuk dan gundah-gelisah. Namun Narapidana yangmenjadi Ta’mir Masjid At-Taubah di Lapas Klas 1 kedungpane dituntutmenjadi imam Shalat, pengajar Fasholatan, BTA, dan Madrasah Diniyyah.Kondisi di atas membutuhkan program pendampingan dengan menggunakanmodel Participatory Action Research (PAR) yang selalu memperhatikan siklusrencana-aksi–refleksi (plan-action-reflection cycle). Dalam implementasinya,pengabdi menggunakan strategi pembelajar orang dewasa yang menyenangkan,seperti pembuatan Buku Mimpi dan kegiatan out bound.Hasil pendampingan telah dapat menumbuhkan ”semangat hidup baru”untuk membuka ”lembaran baru” dari Mitra Dampingan, sehingga mempunyaimimpi luhur ”ingin menjadi murabbi yang sukses”. Mitra Dampingan juga menjadi lebih tahu dan dapat mempraktikkan bacaanbacaan gharibil qur’an dengan lebih fasih (benar dan tepat).
PELATIHAN PEMURNIAN MINYAK JELANTAH DENGAN KULIT PISANG KEPOK (Musa paradisiacal, Linn) UNTUK PEDAGANG MAKANAN DI PUJASERA NGALIYAN Suryandari, Ervin Tri
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol. 14 No. 1 tahun 2014
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (548.515 KB) | DOI: 10.21580/dms.2014.141.397

Abstract

Dalam kehidupan sehari-hari kita tidak bisa lepas dari penggunaan minyak goreng, bahkan tidak dapat dihindari dann tidak kita sengaja kita mengkonsumsimakanan yang di olah menggunakan bahkan minyak bekas pakai (minyakjelantah) yang seperti kita tau akan berakibat fatal pada kesehatan kita. Upayauntuk menanggulangi masalah ini adalah dengan pemurnian minyak jelantahbagi khususnya bagi para pedagang makanan di Pujasera Ngaliyan dan masyarakat umumnya. Pemurnian dilakukan dengan menggunakan atau memanfaatkan limbah yaitu kulit pisang kepok (Musa paradisiacal, Linn) terbukti bisa meningkatkan performa dari minyak jelantah yag dibuktikan dengan warna berubah menjadi lebih jernih, kekentalan berkurang dan bau tengik juga berkurang. Hasil yang baik ini disambut baik oleh para pedagang, yang bisa melakukan penghematan khususnya dalam hal penggunaan minyak goreng sehingga bisa meningkatkan perekonomian para pedagang di Pujasera Ngaliyan dan terciptanya suatu pusat jajanan yang menyediakan masakan sehat.
POLA STRATEGI DAKWAH KOMUNITAS HABAIB DI KAMPUNG MELAYU SEMARANG Susanto, Dedy
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol. 14 No. 1 tahun 2014
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (783.873 KB) | DOI: 10.21580/dms.2014.141.403

Abstract

Dakwah merupakan bagian integral dari ajaran Islam yang wajib dilaksanakanoleh setiap muslim. Kewajiban ini tercermin dari konsep amar ma’ruf dan nahimunkar, yakni perintah untuk mengajak masyarakat melakukan perilaku positif-konstruktif sekaligus mengajak mereka untuk meninggalkan dan menjauhkandiri dari perilaku negatif-destruktif. Dalam melaksanakan kegiatan dakwahsekelompok aktivis dakwah haruslah menggunakan pola strategi dakwah yangsesuai dengan latar belakang dan kondisi sosiologi maupun psikologi mad’u.Menurut K. Andrew dikutip Mudrajat Kuncoro mengatakan bahwa strategiadalah pola sasaran, tujuan, dan kebijakan umum untuk meraih tujuan yangtelah ditetapkan (Kuncoro, 2005: 1). Tradisis lisan di Kalangan Kaum Habibdi Kampung Melayu Semarang merupakan sebuah tradisi turun-menurunyang biasa tumbuh dan berkembang di kalangan pondok pesantren ataumasyarakat nahdiyin yang ada di Indonesia. Tradisi yang mereka lakukansecara turun menurun sangat mendapatkan dukungan dari masyarakatKampung Melayu Semarang dan keberadaannyapun sangat berarti bagimereka. Aktivitas inilah yang dijadikan pola strategi dakwah di KalanganKaum Habib dengan pendekatan adaptif.
PEMBERDAYAAN EKONOMI TUNANETRA KOMUNITAS SAHABAT MATA DESA JATISARI KECAMATAN MIJEN SEMARANG Noor, Afif
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol. 14 No. 1 tahun 2014
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (578.088 KB) | DOI: 10.21580/dms.2014.141.388

Abstract

Sasaran dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah anggota komunitas Sahabat Mata khususnya mereka yang belum pernah mendapatkan pelatihan pijat dan mereka yang merasa memerlukan pengembangan terhadap kemampuan pijatnya. Berdasarkan pelatihan diperoleh hasil bahwa mereka yang belum pernah mendapatkan pelatihan pemijatan masih memerlukan bimbinganlebih lanjut untuk kemudian dapat disalurkan pada panti-panti yang sudah ada, sedangkan mereka yang sudah pernah mengikuti pelatihan sebelumnya sudah dapat disalurkan pada panti pijat-panti pijat atau sudah memiliki keberanian untuk berpraktek. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa proses pelatihan/pengabdian masyarakat dalam bentuk pelatihan pijat ini dapatdikatakan berhasil memberikan pengetahuan dan keterampilan bagi para tunanetrakhususnya mereka yang bernaung dibawah Yayasan Komunitas Sahabat Mata.
PENGUATAN PROPHETIC PARENTING DI MAJLIS TAKLIM ‘KHAIRUN-NISA’ KEL. TAMBAKREJO, KEC. GAYAMSARI, SEMARANG Sulaiman, Sulaiman
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol. 14 No. 1 tahun 2014
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (628.358 KB) | DOI: 10.21580/dms.2014.141.399

Abstract

Pengabdian masyarakat ini diselenggarakan di Majlis Taklim Khairun-NisaTambakrejo, Gayamsari, Semarang, Jawa tengah dan memfokuskan pada penerapan prophetic parenting untuk anggota ibu-ibu dari majlis tersebut. Persoalan utamanya adalah ‘“Menjadikan ibu-ibu Majlis Taklim Khairun-Nisa yang mampu mengasuh dan mendidik anak-anak mereka sehingga menjadi generasi Muslim yang berakhlak mulia dan kepribadian yang toleran.” Untuk menjawab persoalan ini saya berpartisipasi langsung di majlis taklim itu dan pada waktu yang sama saya telah membuat modil yang berisi tentang propheticparenting dan membagikannya kepada jemaah majlis tersebut. Dengan memegang modul tersebut, mereka bisa membaca dan mempelajari semua tema di dalamnya. Sementara itu saya mempunyai tugas untuk menjelaskan modul tersebut dan mengajak mereka mendiskusikannya. Dan untuk menambahpengetahuan keagamaan mereka, saya mengundang seorang kyai untuk berpartisipasi dalam proyek saya.Setelah saya melakukan pengabdian ini selama dua bulan, saya bisa menjelaskan bahwa semua jemaah majlis taklim telah memperoleh pengetahuan yang baik (kognisi) tentang prophetic parenting. Indikatornya adalah perolehan nilai ‘80’ untuk hasil ujian mereka. Tentu saja ini baru menyentuh aspek kognisi saja. Bagaimana mereka mempraktikkan prophetic parenting dalam kehidupan sehari-hari mereka setelah proyek pengabdian ini? Menurut saya, saya harus melanjutkan proyek ini untuk mengetahui bagaimana jemaah majlis taklim tersebut akan menerapkan modul saya dalam kehidupan mereka. 
PENANAMAN BUDAYA DAMAI VIA PENDIDIKAN Vita, Yan
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol. 14 No. 1 tahun 2014
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (588.487 KB) | DOI: 10.21580/dms.2014.141.389

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendiskusikan proyek penanaman budaya damailewat pendidikan. Pentingnya disksui ini berangkat dari pandangan bahwapendidikan merupakan pilar utama bagi transforrnasi nilai-nilai dan pembentukan karakter. Demikian juga nilai-nilai dan kebudayaan damai serta pribadi yang berkarakter mencintai dan berperilaku damai semestinya bisa dibentuk lewat pendidikan. Namun demikian pada kenyataannya pendidikan seringkali memiliki hubungan tarik menarik dengan lingkungan soaial, politk, ekonomi dam keagamaan. Kekerasan yang ada dalam lingkungan\-lingkungan tersebut juga akan sangat berpengaruh dengan proses pendidikan. Dalam konteks semacam itu maka tidak menutup kemungkinan pendidikan juga menjadi salah satu penyangga budaya kekerasan. Proses pendidikan yang seharusnya menjadi pilar bagi syi’ar perdamaianpun bisa sebaliknya menjadi pilar syi’ar kebencian. Dari sinilah urgensi penanaman budaya damai via pendidikan. 

Page 1 of 2 | Total Record : 20