cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
IMAJI
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : 20893892     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal IMAJI (ISSN 2089-3892) ini adalah sebuah terbitan berkala yang bertujuan untuk mewadahi dan mendokumentasikan kreatifitas karya ilmiah desain dalam bidang arsitektur, terutama dosen dan mahasiswa dari lingkungan Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Undip.
Arjuna Subject : -
Articles 446 Documents
TAMAN REKREASI PENDIDIKAN DI SEMARANG Dimas Diseptyanto
IMAJI Vol 3, No 3 (2014): jurnal IMAJI - Juli 2014
Publisher : Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1380.581 KB)

Abstract

Salah satu jenis pariwisata yang mulai berkembang di Indonesia adalah wisata taman hiburan. Wisata taman hiburan ini termasuk jenis wisata yang berpengaruh di dalam sektor pariwisata karena dapat menjadi magnet untuk menambah jumlah wisatawan yang berkunjung. Dari setiap Taman Hiburan ini terbukti mampu meningkatkan jumlah wisatawan yang berkunjung, meskipun lokasi-lokasi Taman Hiburan ini sudah cukup menyebar dan relatif jauh jaraknya dari Jawa Tengah. Padahal di Provinsi Jawa Tengah ini merupakan provinsi yang tidak kalah potensialnya dengan provinsi lain di Indonesia pada umumnya dan di Pulau Jawa pada khususnya karena termasuk dalam Provinsi yang paling sering dikunjungi wisatawan. Di Jawa Tengah terdapat kota-kota besar yang berpengaruh dalam bidang budaya dan pariwisata di Indonesia.Hal ini menunjukkan bahwa Jawa Tengah memang setara dengan Provinsi besar lainnya di Indonesia. Kajian diawali dengan mempelajari pengertian dan karakteristik dari taman rekreasi pendidikan, tinjauan mengenai shopping mall, serta studi banding beberapa Taman Rekreasi yang telah ada di Indonesia. Dilakukan juga tinjauan mengenai persebaran Taman Rekreasi yang telah ada di Kota Semarang serta persebarannyadi Kota Semarang.Pendekatan perancngan arsitektural dilakukan dengan konsep Universal Desain.Selain itu dilakukan pendekatan fungsional, kinerja, teknis dan konstekstual.Pemilihan tapak dilakukan pada 3 alternatif lokasi dengan menggunakan matrik pembobotan. Sebagai kesimpulan, luaran program ruang yang diperlukan, serta gambar-gambar 2 dimensi dan 3 dimensi sebagai ilustrasi desain.
RELOKASI STADION LEBAK BULUS, JAKARTA Amalia Dwi; Edy Darmawan; Hermin Werdiningsih
IMAJI Vol 4, No 1 (2015): IMAJI Jurnal Desain Arsitektur
Publisher : Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.508 KB)

Abstract

Stadion Lebak Bulus sebagai salah satu stadion kebanggaan warga Jakarta, merupakan homebase dariklub Persija Jakarta.  Dahulu, stadion ini  sering dipakai  untuk  penyelenggaraan event olahraga sepakbolaseperti  ISL  tetangga. Namun, sejak tahun 2008, PT. Liga Indonesia memutuskan untuk tidak menggunakan Stadion LebakBulus karena kapasitasnya yang kurang memadai untuk menyelenggarakan pertandingan sepakbola tingkatregional, nasional, ataupun internasional. Dengan demikian, Stadion Lebak Bulus dianggap tidak memiliki nilaidaya jualnya kembali.Di lain sisi, terdapat kabar yang menyatakan bahwa Stadion Lebak Bulus akan digusur karena bangunantersebut terkena dampak pembangunan stasiun MRT Mengenai penggusurannya pun harus menaati Peraturan Menteri Pemuda dan Olahraga, bahwa untukmerobohkan sebuah stadion diperlukan sebuah stadion pengganti, sehingga nantinya Stadion Lebak  Bulusharus direlokasi. Wilayah Ulujami merupakan lokasi yang dinilai strategis karena para penggemar sepakboladiberikan kemudahan untuk mengakses  stadion,  tidak  hanya  lewat  jalan raya, namun bisa denganmenggunakan kereta. Selain itu, lokasinya tidak jauh dengan akses Tol Bintaro sehingga semakin mudah untukdijangkau.
AKADEMI DESAIN GRAFIS DAN ANIMASI DI SEMARANG Heny Noorhayati
IMAJI Vol 3, No 3 (2014): jurnal IMAJI - Juli 2014
Publisher : Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1784.708 KB)

Abstract

Perkembangan teknologi komputer dibidang desain grafis dan animasi pada saat ini berjalan sangat cepat dalam berbagai bidang. Animasi begitu dikenal dalam bidang perfilman bahkan, sekarang animasi tidak hanya digunakan dalam dunia hiburan seperti pembuatan film dan permainan, tetapi juga dalam pembuatan desain web dan dunia pendidikan. Banyak animator yang kemampuannya tidak bisa dipandang remeh. Kondisi ini juga didukung dengan mulai banyaknya sekolah atau perguruan tinggi yang membuka jurusan animasi. Dunia informasi digital khususnya desain grafis dan animasi merupakan suatu lapangan pekerjaan baru yang sangat menjanjikan dan bergengsi yang makin diminati kaum muda saat ini karena peluang untuk bekerja begitu besar dengan gaji dan fasilitas yang baik, kesempatan berwirausaha pun terbuka luas. Teknologi komputer yang makin hebat dan canggih membuat dunia desain grafis dan animasi kian marak. Kondisi seperti ini diharapkan bisa menjadi pembuka jalan lebih baik untuk perkembangan animasi. Pemerintah pun sedikit demi sedikit mulai memperlihatkan dukungannya untuk memajukan bidang tersebut. Maka dari itu Akademi Desain Grafis dan Animasi sangat dibutuhkan pada era saat ini, terutama di Kota Semarang yang belum memiliki Lembaga pendidikan khusus Desain Grafis dan Animasi. Kajian diawali dengan mempelajari pengertian tentang Pendidikan, pengertian dan standar-standar mengenai Akademi, tinjauan mengenai Akademi Desain Grafis dan Animasi, serta studi banding ke beberapa Sekolah Animasi dan Desain Grafis yang telah ada. Dilakukan juga tinjauan mengenai Kota Semarang, perkembangan pendidikan di kota tersebut, serta program-program pemerintah yang mendukungnya. Pendekatan perancangan arsitektural dilakukan dengan konsep Sustainable Architecture atau Arsitektur yang Berkelanjutan. Selain itu dilakukan pendekatan fungsional, kinerja, teknis, dan konstekstual. Selain itu dilakukan pendekatan fungsional, kinerja, teknis, dan konstekstual. Pemilihan tapak dilakukan pada 2 alternatif tapak dengan melakukan penilaian terhadap tapak Sebagai kesimpulan, luaran program ruang yang diperlukan, serta gambar-gambar 2 dimensi dan 3 dimensi sebagai ilustrasi desain.
RUMAH SUSUN SEWA BURUH PABRIK DI KAWASAN INDUSTRI KECAMATAN PEDURUNGAN KOTA SEMARANG Ardha Ajiyunanta; Bambang Adji Murtomo; Dhanoe Iswanto
IMAJI Vol 1, No 2 (2012): IMAJI
Publisher : Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1081.604 KB)

Abstract

Perkembangan pada sektor industri di Semarang semakin meningkat seiring dengan perkembangankota. Salah satunya di Kecamatan Pedurungan, Semarang. Dalam kebijakan dan rencana strategispembangunan Rumah Susun di kawasan perkotaan tahun 2007-2011 dikatakan bahwa pada perkotaan dengankompleksitas permasalahan yang ada ditambah laju urbanisasi yang mencapai 4,4% per tahun membuat lahandan ruang terbuka semakin berkurang, untuk itu perlu adanya permukiman yang berbasis kebersamaan dandibangun secara vertikal guna mengatasi problematika tersebut. Kajian diawali dengan mempelajaripengertian dan hal-hal mendasar mengenai rumah susun dan buruh pabrik, standar-standar mengenai tataruang dalam rumah susun, studi banding pada rumah susun sewa dan rumah susun hunian. Dilakukan jugatinjauan mengenai lokasi perencanaan perletakan rumah susun sewa dan pembahasan konsep perancangandengan penekanan desain arsitektur tropis. Tapak yang digunakan terletak di Jalan Plamongan Sari, PenggaronKidul, Pedurungan, Semarang. Selain itu juga dibahas mengenai tata massa dan ruang bangunan, penampilanbangunan, struktur, serta utilitas yang dipakai dalam perancangan “Rumah Susun Sewa Buruh Pabrik diKawasan Industri Kecamatan Pedurungan Kota Semarang”. Konsep perancangan ditekankan pada arsitekturtropis, guna mendukung penghematan energi pada bangunan.
KURSUS MUSIK MODERN DI SEMARANG elza danieryanto; edy darmawan; hermin werdiningsih
IMAJI Vol 3, No 4 (2014): jurnal IMAJI - Oktober 2014
Publisher : Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (136.53 KB)

Abstract

Kursus Musik Modern di Semarang adalah sebuah tempat pendidikan musik non formaluntuk anak-anak ( usia prasekolah sampai usia SD ) yang terletak di kota Semarang sebagaisarana penyaluran dan pengembangan bakat anak dalam bermusik denganmempertimbangkan psikologi perkembangan dan perilaku anak untuk menciptakan suasanayang nyaman dan efektif dalam kegiatan belajar dan mengajar musik. Kajian diawali dengan mempelajari pengertian tentang Musik, kursus music, bangunan sekolah music, pengertian dan cirri-ciri Arsitektur Post Modern dan Green Architcture. Sebagai kesimpulan, luasan program ruang yang diperlukan, serta gambar-gambar 2 dimensi sebagai ilustrasi desain.
YAMAHA MUSIK DI SEMARANG Faizal Bachtiar Effendi; Dhanoe Iswanto; Bambang Adji Murtomo
IMAJI Vol 1, No 3 (2012): IMAJI
Publisher : Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1205.893 KB)

Abstract

Salah satu bentuk hiburan yang paling digemari di Kota Semarang adalah musik. Sebagai salah satu cabang seni paling universal, musik telah menjadi komoditi yang berkembang cukup pesat di Kota Semarang. Perkembangan masyarakat baru ini perlu mendapat perhatian karena nilai-nilai dan pengaruh hiburan tersebut banyak menentukan arah dan sifat perkembangan masyarakat. Hal ini ditandai dengan seringnya Semarang menjadi ajang pentas musisi-musisi terkenal baik yang berskala internasional, nasional, maupun lokal. Di Semarang sebenarnya hanya terdapat sedikit lembaga yang menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan musik. Namun lembaga–lembaga tersebut tidak mempunyai fasilitas yang lengkap untuk menunjang perkembangan musik di Semarang. Dengan makin bertambahnya jumlah pecinta musik dan makin tingginya tingkat aktivitas warganya, maka dibutuhkan desain Sekolah musik yang berskala lebih besar.Kajian diawali dengan mempelajari pengertian dan hal-hal mendasar mengenai Yamaha Musik, studi banding beberapa Sekolah Yamaha Musik di Semarang dan Yamaha Musik Modern di dunia. Dilakukan juga tinjauan mengenai lokasi Yamaha Musik Semarang dan pembahasan konsep perancangan dengan penekanan desain Arsitektur Modern. Tapak yang digunakan adalah tapak yang telah terpilih sesuai kebutuhan yang ada. Yaitu di jalan Perintis Kemerdekaan Banyumanik. Selain itu juga dibahas mengenai tata massa dan ruang bangunan, penampilan bangunan, struktur, serta utilitas yang dipakai dalam perancangan “Yamaha Musik di Semarang”.Konsep perancangan ditekankan desain Arsitektur Modern konsep yang berhubungan dengan hubungan manusia dengan lingkungan sekitarnya di jaman modern. Untuk bangunan Yamaha Musik itu sendiri, dirancang dengan konsep tampilan bangunan seperti alat musik piano. Dengan tujuan dapat menarik minat para pecinta musik yang sedang melintasi daerah tersebut.
BOUTIQUE HOSTEL DI SOLO nurinda khusnul; resza riskiyanto; djoko indrosaptono
IMAJI Vol 3, No 4 (2014): jurnal IMAJI - Oktober 2014
Publisher : Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6389.772 KB)

Abstract

Dalam beberapa waktu terakhir, tren generasi muda untuk berwisata secara backpacking semakin meningkat. Kota Solo termasuk salah satu kota yang sering dijadikan destinasi bagi para backpacker. Selama di Solo tentunya para backpacker akan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mengunjungi berbagai tempat wisata, sehingga diperlukan tempat menginap yang layak dengan biaya terjangkau. Tempat menginap yang paling cocok untuk para backpacker adalah hostel. Hostel adalah tempat penginapan yang berupa dormitory di mana satu kamar terdiri dari beberapa tempat tidur, yang biasanya berupa tempat tidur bertingkat (bunk bed). Hostel tidak lagi hanya sekedar tren. Hostel berkembang di seluruh dunia karena banyaknya wisatawan yang mencari fasilitas penginapan yang menggabungkan kekuatan dari hotel dan hostel. Hostel menjadi sebuah tempat menginap dengan gaya dan desain yang trendi. Tipe hostel yang berfokus pada interior dengan kualitas yang lebih ini lebih umum disebut dengan Boutique Hostel.
RELOKASI DEALER DAN BENGKEL RESMI YAMAHA MATARAM SAKTI DI PURWODADI ariestian nugroho
IMAJI Vol 3, No 3 (2014): jurnal IMAJI - Juli 2014
Publisher : Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (837.399 KB)

Abstract

Dealer dan Bengkel Resmi merupakan bagian dari perusahaan otomotif di Indonesia guna menjamin kualitas produknya kepada konsumennya. Untuk pabrikan sepeda motor Yamaha di Purwodadi termasuk yang digemari masyarakat karena menyajikan design sepeda motor yang selaras dengan konsumen yang berjiwa muda yang membuat banyak menyukai produk dari Yamaha. Tag line Yamaha yaitu “Semakin di Depan “ menjadi tujuan utama Yamaha dalam pelayanan produk dan jasanya untuk para konsumen sehingga selalu diadakan inovasi. Dalam hal inovasi produk, memang dapat diakui Yamaha memiliki design inovatif dan terkini namun berbandiing terbalik dengan unit pelayanannya seperti dealer dan bengkel resmi Yamaha Mataram Sakti di Purwodadi yang masih banyak kekurangan sehingga kurang menarik minat dari konsumen. Pada kenyataan dilapangan dealer selalu dibangun diarea ruko sehingga banyak permasalahan yang terjadi yang tentunya akan berdampak buruk untuk marketing Yamaha di bidang jasanya. Kajian dimulai dengan mempelajari pengertian tentang Sepeda Motor , pengertian dan standar-standar mengenai Dealer dan Bengkel Resmi Yamaha Mataram Sakti, serta studi banding beberapa Dealer dan Bengkel Resmi yang telah ada. Dilakukan juga tinjauan mengenai Kota Purwodadi, perkembangan dealer dan bengkel resmi Yamaha di kota tersebut, serta program-program pemerintah yang mendukungnya. Pendekatan perancangan arsitektural dilakukan dengan konsep hi-tech arsitektur oleh arsitek Charles Jank dan David Colin. Selain itu dilakukan pendekatan fungsional, kinerja, teknis, dan konstekstual. Pemilihan tapak dilakukan pada 2 alternatif lokasi dengan menggunakan matriks pembobotan. Sebagai kesimpulan, rencana program ruang yang diperlukan, serta gambar-gambar 2 dimensi dan 3 dimensi sebagai ilustrasi desain.
SKATEPARK ARENA INDOOR DAN OUTDOOR DI KOTA SEMARANG Reangga Perkasa; R. Siti Rukayah; Titien Woro Murtini
IMAJI Vol 4, No 1 (2015): IMAJI Jurnal Desain Arsitektur
Publisher : Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1278.849 KB)

Abstract

Perkembangan dunia skateboard di Indonesia saat ini sudah semakin dikenal dan tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia sendiri. Skateboard sangat kental kaitannya dengan kehidupan bersosial di tengah masyarakat kita ini, dimulai dari anak-anak sampai dengan orang tua mengenal skateboard dan tertarik dengan adanya skateboard. Keberadaan skateboard juga tidak jauh dengan adanya sebuah permasalahan. Hal ini disebabkan karena kurang adanya sarana prasarana dalam memenuhi kebutuhan bermain skateboard. Banyak skateboarder yang bermain menggunakan fasilitas umum, sehingga mengguna pengguna fasilitas umum seharusnya. Dengan adanya sebuah permasalahan ini maka muncul sebuah tuntutan untuk memenuhi kebutuhan skateboarder yaitu membuat sebuah arena bermain skateboard berupa skatepark. Dengan adanya sebuah skatepark yang memenuhi standar internasional maka pemenuhan akan kebutuhan yang terjadi akibat adanya sebuah permasalahan dapat teratasi dengan baik. skatepark yang ada pada saat ini di Kota Semarang provinsi Jawa Tengah adalah skatepark taman KB yang dimiliki pemerintah kota semarang. Keadaan eksisiting skatepark ini sangat tidak memenuhi persyaratan standar sebuah skatepark dan luas areanya sangat kecil sehingga tidak mencakup jumlah skateboarder yang ada di Kota Semarang. Pertumbuhan jumlah skateboarder di Kota Semarang sangat pesat dan mulai banyak kompetisi yang berlangsung namun fasilitas yang ada kurang memenuhi sehingga penyelenggara harus membawa alat portable  dan kembali lagi harus menggunakan area yang luas pada fasilitas umum. Dengan adanya sebuah skatepark yang memiliki standar internasional dengan arena khusus kompetisi indoor dan arena bermain bebas pada bagian outdoor diharapkan skateboarder tidak menggunakan fasilitas umum lagi sebagai arena bermain dan animo masyarakat akan skateboard semakin meningkat serta menjalin kesinambungan yang baik diantara mereka.
REDESAIN RUMAH SAKIT PANTI WILASA DR. CIPTO SEMARANG Paula Wardani
IMAJI Vol 3, No 3 (2014): jurnal IMAJI - Juli 2014
Publisher : Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1098.052 KB)

Abstract

Rumah Sakit Panti Wilasa Dr. Cipto merupakan sebuah rumah sakit swasta kelas C atau Madya di Kota Semarang. Saat ini jenis pelayanan kesehatan di RS Panti Wilasa Dr.Cipto baik yang berupa pelayanan medik umum, medik khusus, perawatan, dan penunjang tersedia cukup lengkap dan berpotensi untuk dikembangkan. Namun sarana prasarana yang dimiliki saat ini memiliki beberapa masalah antara lain zonasi, tata massa, tata sirkulasi, dan tata infrastruktur yang kurang terencana sehingga berkembang secara acak dan mengakibatkan ketidakefisienan kinerja dalam rumah sakit. Kualitas fisik sarana dan prasarana rumah sakit yang kurang tertata dengan baik akan berdampak pada turunnya kualitas pelayanan yang diberikan oleh tenaga rumah sakit. Hal ini bertolak belakang dengan visi rumah sakit yaitu “Rumah Sakit Bermutu Pilihan Masyarakat” yang berarti mampu memberikan pelayanan yang tanggap, cepat, dan profesional serta nyaman dan terjangkau bagi masyarakat. Karena itu diperlukan suatu penataan ulang atau re-desain sarana prasarana RS Panti Wilasa Dr. Cipto supaya dapat mewadahi kegiatan pelayanan di dalamnya dengan lebih efisien serta potensi pengembangan ke depan lebih terencana. Pendekatan perancangan arsitektural dilakukan dengan menekankan efisiensi sirkulasi dan energi, serta desain kekinian yang dapat diterima oleh tiap lapisan masyarakat. Kajian berisi tentang pengertian dan standar-standar rumah sakit umum dan rumah sakit tipe C yang dikeluarkan oleh DepKes RI, serta terdapat kajian mengenai kota Semarang dan lokasi rumah sakit secara khusus. Program ruang yang diperlukan serta gambar-gambar kerja turut dilampirkan sebagai ilustrasi desain.