cover
Contact Name
Jaluanto.SPT
Contact Email
jurnalsamac@gmail.com
Phone
+6285291572378
Journal Mail Official
jaluanto@untagsmg.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) UNTAG Semarang Jl. Pawiyatan Luhur-Bendan Dhuwur Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Serat Acitya
ISSN : 23022752     EISSN : 27220494     DOI : -
Jurnal ini dikembangkan dari mulai terbit tahun 2012. Jurnal Ilmiah ini mempublikasikan naskah hasil penelitian lapangan atau penelitian pustaka yang berkaitan dengan bidang ilmu manajemen dan akuntansi. Ruang lingkup publikasi antara lain: Akuntansi Manajemen Akuntansi Keperilakuan Akuntansi Keuangan dan Biaya Sistem Informasi Akuntansi Sistem Informasi Manajemen Sistem Pengendalian Manajemen Audit Manajemen Perpajakan Penganggaran Manajemen Sumber Daya Manusia, termasuk Perilaku Organisasi Manajemen Keuangan Manajemen Pemasaran Manajemen Informasi Manajemen Umum lainnya
Articles 237 Documents
Membangun Kompetensi Kapabilitas dalam Meningkatkan Keunggulan Bersaing Sulistiyani Sulistiyani
Serat Acitya Vol 6, No 1 (2017): Sumber Daya Manusia adalah modal utama untuk pembangunan
Publisher : FEB UNTAG Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.924 KB)

Abstract

Perusahaan mengembangkan berbagai strategi pemasaran untuk meningkatkan profitabilitas perusahaan,. Inovasi adalah kegiatan  pekerjaan, yang berkaitan otoritas, prestasi serta tanggung jawab, sedang orientasi pasar adalah suatu aktivitas terdiri dari pengetahuan tentang pasar, penyebaran pengetahuan tentang pasar  serta pengambilan tindakan yang digolongkan berdasarkan orientasi kepada pelanggan dan pesaing dengan dituntun oleh mekanisme koordinasi yang menjamin agar aktivitas tersebut dijalankan dengan efektif dan efisien Kompetensi kapabilitas akan berjalan dengan baik bila mendapat dukungan dari kemampuan teknologi oleh karena itu dalam kemampuan teknologi pihak perusahaan harus menggunakan teknologi yang tepat dan cara –cara untuk yang benar.  Keunggulan bersaing, adalah keunggulan sumber daya yang terdiri dari keunggulan keahlian dan keunggulan dalam bahan baku. Kinerja atau performance adalah segala sistem yang berhubungan dengan aktifitas dengan hasil (outcome) yang diperoleh.Populasi yang digunakan dalam penelitian ini jumlahnya terbatas yaitu sebesar 132  usaha roti di jawa tengah.Metode analisis yang dipakai adalah pendekatan R and D penelitian diawali dengan survey kegiatan  inovasi yang dilakukan dengan pengembangan model kinerja pemasaran. Penelitian dilakukan  pada usaha roti di Jawa Tengah.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pada umumnya para pengusaha roti cukup mampu mengumpulkan informasi kebutuhan pelanggan, cukup mampu mengumpulkan informasi keunggulan pesaing dan cukup mampu melakukan koordinasi antar fungsi. Pengusaha roti dalam melaksanakan kompetensi rancang adalah mampu  meningkatkan kemampuan bekerja kearah yang lebih baik, cukup mampu meningkatkan ketrampilan berdasar pengetahuan, serta cukup mampu meningkatkan pengetahuan berdasar pengalaman. Sedang keunggulan bersaing adalah  perusahaan roti cukup mampu  membuat rasa roti yang berbeda , rasa roti yang unik / khas, serta Rasa Roti yang sulit ditiru
ANALISIS KARAKTERISTIK INDIVIDU DAN MOTIVASI INTRINSIK TERHADAP KOMITMEN ORGANISASI DENGAN KEPUASAN KERJA SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (Studi pada PDAM Tirta Mulia Kabupaten Pemalang) Eka Rosita Widya Sariningtyas; Sulistiyani Sulistiyani
Serat Acitya Vol 5, No 1 (2016): Berlaku seperti Hukumnya
Publisher : FEB UNTAG Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.717 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh karakteristik individu dan motivasi intrinsik terhadap kepuasan kerja untuk meningkatkan komitmen organisasi. Penelitian ini menggunakan karakteristik individu dan motivasi intrinsik sebagai variabel independen, penelitian ini juga menggunakan kepuasan kerja sebagai variabel intervening dan komitmen organisasi sebagai variabel dependen. Penelitian dilakukan di PDAM Tirta Mulia Kabupaten Pemalang. Dalam penelitian ini digunakan metode sensus yaitu dengan memberikan kuesioner pada seluruh populasi. Populasi ini berjumlah 135 responden. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis SEM (Structural Equation Modelling) yang dioperasikan melalui program AMOS 22. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa karakteristik individu dan motivasi intrinsik berpengaruh signifikan positif terhadap kepuasan kerja dan meningkatkan komitmen organisasi. Pengaruh karakteristik individu terhadap kepuasan kerja adalah positif yang signifikan. Pengaruh motivasi intrinsik terhadap kepuasan kerja adalah positif yang signifikan. Tapi, baik karakteristik individu dan motivasi intrinsik memiliki dampak positif tidak signifikan terhadap komitmen organisasi. Di sisi lain, pengaruh kepuasan kerja terhadap komitmen organisasi adalah positif yang signifikan.Kata kunci : Karakteristik Individu, Motivasi Intrinsik, Kepuasan Kerja, Komitmen Organisasi AbstractThe purpose of this research is to investigate the effects of individual characteristic and intrinsic motivation on job satisfaction to enhance organizational commitment. Individual characteristic and intrinsic motivation are used as the independent variables, this study is also uses job satisfaction as the intervening variable, and organizational commitment as the dependent variable. The study was conducted at PDAM Tirta Mulia Kabupaten Pemalang. Sensus method is used in this study by giving the questioners to all population. The population numbers are 135 respondents. The analysis data technique in this study use SEM (Structural Equation Modelling) analysis which is operate by AMOS 22 program. The results of this study show that individual characteristics and intrinsic motivation has positive significance effect on job satisfaction and increase organizational commitment. The effect of individual characteristic on job satisfaction is positive significant. The effect of intrinsic motivation on job satisfaction is positive significant. But, both  individual characteristics and intrinsic motivation has unsignificant positive impact to organizational commitment. In the other hand, the effect of job satisfaction on organizational commitment is positive significant.Keywords              :               Individual Characteristic, Intrinsic Motivation, Job Satisfaction, Organizational Commitment
Pengaruh Budaya Organisasi, Lingkungan Kerja, Kompensasi Terhadap Kinerja Melalui Kepuasan Kerja Pada Pegawai Sekretariat Daerah Kabupaten Blora (Study Empirik pada Pegawai Sekretaris Daerah Kabupaten Blora) Prihatin Tiyanto Priagung Hutomo
Serat Acitya Vol 7, No 1 (2018): Optimalisasi dan Pengendalian untuk Pengembangan
Publisher : FEB UNTAG Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (126.977 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh budaya organisasi, lingkungan kerja, kompensasi terhadap kinerja melalui kepuasan kerja pada pegawai Sekretariat Daerah Kabupaten Blora.(Study Empirik pada Pegawai Sekretariat Daerah Kabupaten Blora) . Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Data yang digunakan adalah data primer. Sampel dalam penelitian ini adalah 50 pegawai. Data diperoleh secara langsung dari hasil penyebaran kuesioner. Tehnik pengambilan sampel menggunakan metode sensus.. Alat analisis yang dipakai analisis jalur dan regresi dengan uji F, uji t,  dan Uji R2.Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi berpengaruh tidak signifikan terhadap kepuasan kerja. Lingkungan kerja berpengaruh  signifikan terhadap kepuasan kerja. Kompensasi berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja. Budaya organisasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. Lingkungan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. Kompensasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. Kepuasan kerja pegawai berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. Hasil uji secara serempak (Uji F) menunjukkan secara simultan variabel budaya organisasi, lingkungan kerja, kompensasi, kepuasan kerja pegawai berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Kesimpulan dari analisis jalur  menunjukkan bahwa penggunaan variabel intervening adalah efektif. Budaya organisasi. merupakan variabel yang paling efektif untuk meningkatkan kinerja pegawai, karena mempunyai pengaruh yang paling besar, positif dan signifikan.This study aimed is to examine the influence of organizational culture, work environment, compensation on performance through job satisfaction  employees  Local Development Planning Agency of Blora. This study is a quantitative analysis. The data are primary data. The sample in this study are 50 employees at Local Development Planning Agency of Blora.. Sampling techniques using census method. Data obtained directly from the results of questionnaires. The analysis tool used path analysis and regression with F test, t test,  and R2test.The results showed that organizational culture has not a significantly influence job satisfaction. The work environment has a significant effect on job satisfaction. Compensation has significant effect on job satisfaction. Organizational culture has a significant influence on employee performance. The work environment has a significant influence on employee performance. Compensation has a significant effect on employee performance. Employee satisfaction has a significantly influence employee performance. Employee motivation has a significant effect on employee performance. Test results simultaneously (F test) showed that organizational culture, work environment, compensation, job satisfaction have positive and significant impact on employee performance.. The conclusion of this pathway analysis showed that the use of an intervening variable is effective. Organizational culture. was most effective for improving employee performance, because it has the greatest impact, positive and significant.
Optimalisasi Komitmen Relational Melalui Citra Lembaga, Kepercayaan Dan Kualitas Layanan (Studi pada Mahasiswa Perguruan Tinggi Swasta di Jawa Tengah) S U P A R J O Suparjo
Serat Acitya Vol 6, No 1 (2017): Sumber Daya Manusia adalah modal utama untuk pembangunan
Publisher : FEB UNTAG Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.87 KB)

Abstract

For service firms, relationship commitment and relationship outcomes have been essential for successful long-term relationship. This study is purposed to identify the impact of corporate  image,  service quality, students’  trust  towards students’ relational commitment in University of 17 Agustus 1945 Semarang. Two-step approach to structural equation modeling was used to test the proposed model. The sample used in this study is 300 respondents. It was taken by applying proportional random sampling. There are several findings from this study: (1) the first hypothesis is accepted, which means that there is a significant and positive influence between service quality towards students’trust ; (2) the second hypothesis is accepted indicating that there is a significant and positive influence between corporate image towards students’ trust; (3) the third hypothesis is accepted which shows that there is a significant and positive influence between service quality towards  students’ relational commitment ; (4) the fourth hypothesis is accepted meaning that there is a significant and positive influence between corporate  image  towards  students’ relational commitment); and (5) the fifth hypothesis is accepted, which means that there is a significant and positive influence between students’ trust   towards students’ relational commitment.
Tinjauan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 78 Tahun 2015 Tentang Pengupahan Dalam Mencapai Kebutuhan Hidup Layak (KHL) Di Kota Semarang Widayanti Widayanti
Serat Acitya Vol 7, No 2 (2018): Determinan dan Transaksi dalam Masyarakat
Publisher : FEB UNTAG Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.334 KB)

Abstract

Upah minimum memegang peranan penting khususnya pada pekerja/buruh dan pengusaha, pemerintah sendiri juga telah ikut serta dalam menangani masalah upah, salah satunya yang telah ditetapkan oleh Gubernur No. 560 Tahun 2017 tentang Ketetapan Upah Minimum pada 35 Kota/Kabupaten di Jawa Tengah dengan UMK tertinggi ditempati oleh semarang sebesar Rp. 2.310.087 akan tetapi hal tersebut tidak membuat pekerja/buruh di kota Semarang puas akan kebijakan dari gubernur,oleh karena itu untuk mengatasi masalah tersebut pekerja sebaiknya mengetahui mengenai faktor yang mempengaruhi,baik itu faktor yang pendukung atau penghambat dan cara melindungi pekerja/buruh tersebut. Berdasarkan dari pembahasan didapat faktor penghambat antara lain rendahnya aktivitas ekonomi, tingginya angka pengangguran dan biaya operasional yang tinggi sedangkan untuk faktor pendukung antara lain adanya kerjasama antara dinasker dan perusahaan, penetapan UMK oleh Gubernur,dsb. Untuk perlindungan pekerja terhadap pemberlakuan UMK antara lain perlindungan terhadap pekerja wanita, tunjangan, dan kewajaran upah.Kata kunci: Upah Minimum, KHLMinimum wage plays an important role especially for workers / laborers and employers, the government itself has also participated in handling wage issues, one of which has been determined by the Governor. 560 Year 2017 on the Minimum Wages Provision in 35 Cities / Regencies in Central Java with the highest MSE is occupied by Semarang Rp. 2.310.087 but it does not make the workers / laborers in the city of Semarang satisfied with the policy of the governor, therefore to overcome the problem workers should know about the factors that affect, whether the supporting factors or obstacles and how to protect the workers . Based on the discussion, the inhibiting factors are low economic activity, high unemployment rate and high operational cost, while for supporting factors such as cooperation between dinasker and company, determination of MSE by Governor, For the protection of workers against the implementation of MSEs, among others, protection of women workers, benefits, and fairness of wages.Keywords: Labor, Minimum Wage, KHL
Pengaruh Rasio Substitusi Kacang Merah (Phaseolus Vulgaris.L) Dan Jenis Bahan Penggumpal Terhadap Sifat Fisik, Kimia Dan Organoleptik Tahu Press (The effect of Red Bean As Soybean Subtitute and Coagulant Agent to the Physical, Chemical and Organoleptic Protein Precipitation Indonesian Press Risa Priherlista; Diah Kartikawati; Dyah Ilminingtyas
Serat Acitya Vol 6, No 2 (2017): Optimalisasi Pangan demi Kemakmuran
Publisher : FEB UNTAG Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.009 KB)

Abstract

Tahu adalah makanan berprotein tinggi yang berbentuk gel yang dibuat dari protein  larut air dari kedelai dengan penambahan koagulan pada susu kedelai yang dipanaskan. Tahu press atau preseed tofu merupakan jenis tahu yang dibuat melalui proses pengepresan yang kuat, sehingga dihasilkan tahu dengan sifat yang kompak dan kenyal. Komponen utama tahu terdiri dari protein yang terekstrak disamping air, vitamin, dan mineral.Pada penelitian, tahu dibuat dengan substitusi kacang merah (Phaseolus vulgaris .L) dengan rasio 0%, 20% dan 30% dengan menggunakan penggumpal asam cuka (1,6%) dan batu tahu (10%). Proses pembuatan tahu press meliputi sortasi, perendaman, pengiilingan, penyaringan, pemanasan, penggumpalan dan pencetakan/pengepressan.Parameter yang dianalisis pada penelitian adalah rendemen, tekstur, warna, kadar air, kadar protein, kadar abu, kadar serat dan pH whey serta uji  organoleptik (tingkat kesukaan yang diikuti 25 panelis semi terlatih).Hasil penelitian diketahui rendemen curd tahu 16,01% - 19,35%, tekstur, 322,05 gf - 716,21 gf, warna 84,24 - 85,3;  kadar air 71,74% - 78,12%; kadar protein 12,69 % - 19,13 %; kadar abu 1% - 1,94%, kadar serat 2,04% - 3,34%. Uji  kesukaan panelis terhadap rasa tahu press yang dihasilkan substitusi 20%KM skor 2,94 “ agak suka”, aroma tahu substitusi 20% KM skor 3,30 “Netral/biasa”, warna tahu substitusi 0%KM skor 3,08 “ agak suka” dan tekstur tahu substitusi 20%KM skor 3,08 “agak suka”.        Kata kunci : Tahu press, substitusi, bahan penggumpal Abstract Tofu is a gel-shaped high-protein food made from water soluble protein from soy with the addition of coagulant to heated soy milk. Know the press or preseed tofu is a type of tofu that is made through a strong pressing process, so the resulting tofu with a compact and chewy nature. The main components of tofu consist of extracted proteins in addition to water, vitamins, and minerals.  In the study, the tofu was made with red bean substitution (Phaseolus vulgaris .L) with a ratio of 0%, 20% and 30% using vinegar clumps (1.6%) and tofu (10%). The process of making the tofu press includes sorting, soaking, grinding, filtering, heating, clotting and printing / pressing.  Parameters analyzed in the study were rendement, texture, color, moisture content, protein content, ash content, fiber content and pH of whey and organoleptic test (favorite level followed by 25 semi trained panelists). The result of the research is known that curd yield of 16.01% - 19.35%, texture, 322,05 gf - 716,21 gf, color 84,24 - 85,3; moisture content 71.74% - 78.12%; protein content 12,69% - 19,13%; ash content 1% - 1.94%, fiber content 2.04% - 3.34%. The panelist favorite test of the subconscious tofu press produced by substitution 20% KM score 2.94 "rather like", the aroma know 20% substitution KM score 3.30 "Neutral / ordinary", the color know substitution 0% KM score 3.08 "kinda likes "and the texture know 20% substitution KM score 3.08" kinda like "
Optimalisasi Pelaksanaan Izin Edar Produk PIRT Melalui Pengembangan Sistem Keamanan Pangan Yang Berkelanjutan Bambang Hermanu; Saryana Saryana
Serat Acitya Vol 6, No 2 (2017): Optimalisasi Pangan demi Kemakmuran
Publisher : FEB UNTAG Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.361 KB)

Abstract

Penelitian ini mengkaji permasalahan efektivitas implementasi izin edar produk PIRT sebagai perwujudan sistem keamanan pangan berkelanjutan yang masih perlu untuk dikembangkan, guna lebih menyempurnakan kebijakan tersebut menuju pada tingkat optimalisasi dan efektivitas yang diharapkan, yang antara lain tercermin dari indikator terwujudnya peningkatan standar keamanan pangan menurut Undang-undang No. 18 Tahun 2012 tentang Pangan. Berdasarkan hasil penelitian sebelumnya menunjukkan, bahwa secara umum SKPT dalam pelaksanaannya mengalami kelemahan sinergis antar jaringan yang dibentuk, dan secara nyata cenderung berpengaruh pada tingkat efektivitasnya. Metode penelitian yang dipergunakan adalah penelitian yuridis sosiologis, guna melihat fakta empirik yang terjadi di masyarakat dengan melakukan observasi dalam bentuk komunikasi interaktif secara mendalam dengan para stakeholder terkait serta para produsen dan konsumen PIRT, melalui pendekatan penerapan rancangan model pengembangan SKPT yang telah dirumuskan. Dari hasil penelitian lanjutan ini,  setidak-tidaknya dapat lebih memberikan solusi alternatif dalam rangka membangun sinergi yang terintegrasi guna meningkatkan efektivitas dan optimalisasi pelaksanaan ketentuan izin edar produk pangan industri rumah tangga (PIRT). Dengan demikian,  dari keseluruhan rangkaian kegiatan penelitian ini, diharapkan dapat menumbuhkan tingkat kesadaran bersama akan pentingnya keamanan pangan, guna lebih meningkatkan kualitas perlindungan konsumen pangan dari banyaknya peredaran produk pangan industri rumah tangga yang tidak berizin edar. Kata Kunci : Izin edar,  PIRT,  SKPT,  Stakeholder ABSTRACTThis study examines the problems of effective implementation of the distribution permits of products PIRT as the embodiment of the system of integrated food safety still need to be developed, in order to further refine the policy towards the level of optimization and effectiveness is expected, among other things reflected in the indicators of the realization of improved standards of food safety according to Law No. 18 Year 2012 on Food. Based on the results of previous studies have shown, that in general SKPT experienced weakness in its implementation synergy between networks are formed, and significantly tend to influence the level of effectiveness. The research method used is the juridical sociological research, in order to see the empirical facts that occurred in the community by making observations in the form of in-depth interactive communication with the relevant stakeholders as well as the producers and consumers PIRT, through the adoption of the draft approach SKPT development model has been formulated. From the results of this further research, at least can be provided alternative solutions in order to build an integrated synergy to enhance the effectiveness and optimization of the implementation of the provisions of the marketing authorization of food products of domestic industry (PIRT). Thus, on the whole range of research activities, is expected to raise the level of mutual awareness of the importance of food safety, in order to further improve the quality of consumer protection circulation of food from many food products industry household unauthorized distribution.
Determinan Audit Delay (Studi Empiris pada Perusahaan yang Tergabung dalam Indeks LQ-45 di Bursa Efek Indonesia Periode Februari 2012 – Januari 2017 ) Sartim Sartim; Suroto Suroto
Serat Acitya Vol 7, No 2 (2018): Determinan dan Transaksi dalam Masyarakat
Publisher : FEB UNTAG Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.413 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji faktor-faktor yang mempengaruhi  audit delay pada perusahaan yang tergabung dalam indek LQ-45 yang tercatat di bursa efek Indonesia periode februari 2012 – januari 2017. Populasi penelitian ini adalah seluruh perusahaan yang  sahamnya konsisten tergabung dalam indeks LQ 45 dan terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode februari 2012 – januari 2017 sebanyak 24 perusahaan.  Data yang digunakan adalah data sekunder berupa laporan keuangan tahunan. Uji statistik yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah regresi data panel dengan random effect model.Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa ukuran perusahaan berpengaruh  negatif dan signifikan terhadap audit delay, sedangkan profitabilitas, ukuran kantor akuntan publik dan opini auditor berpengaruh negatif tidak signifikan terhadap audit delay. Kata Kunci : audit delay, ukuran perusahaan, profitabilitas, ukurann akuntan publik , opini auditor.This study aims to examine the factors that affect audit delay in companies incorporated in the LQ-45 index listed on the Indonesian stock exchange period February 2012 - januari 2017. The population of this study are all companies whose shares are consistently incorporated in the LQ 45 index and listed in Indonesia Stock Exchange period February 2012 - januari 2017 as many as 24 companies. The data used are secondary data in the form of annual financial statements. The statistical test used to test the hypothesis is panel data regression with random effect model.The result of hypothesis test shows that firm size has negative and significant effect on audit delay, while profitability, size of public accountant office and auditor opinion have negative effect not significant to audit delay.Keywords: audit delay, firm size, profitability, public accountant size, auditor's opinion.
Karakteristik Sirup Jahe Merah (Zingiber Officinale Roscoe Var.Rubrum) Yang Dihasilkan Dari Tiga Jenis Proses Pengolahan Rolando Correia Galucho Rosa Dos Santos; Diah Kartikawati
Serat Acitya Vol 6, No 2 (2017): Optimalisasi Pangan demi Kemakmuran
Publisher : FEB UNTAG Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.202 KB)

Abstract

Red ginger (Zingiber officinale Roscoe var. Rubrum) is a tropical plant that is easy to grow in Indonesia. One of the beneficial properties containing oleoresin is to cure colds and boost immunity. Diversification of processed red ginger syrup product is expected to increase the added value. Red ginger syrup is a refreshing drink that is processed with the addition of sugar into the porridge red ginger. This study aims to determine the characteristic of the red ginger syrup produced from three types of processing to test the properties of the chemical properties, physical properties and determine the level of acceptance A-panelists on red ginger syrup. This research has been carried out in the laboratory of Faculty of Agricultural Technology of 17 Agustus 1945 University Semarang.  The study design used is RAK (Random Group) with 3 treatment   (PA= with three treatments and three replications.          The treatments were performed in this study were treated with extraction (PA = extraction precipitation three times, PB = extraction and precipitation one time PC = extraction without precipitation). The results of the data obtained were analyzed using ANOVA (Analysis of Variance). Treatment precipitation extraction three times (PA), extraction precipitation of one times (PB) and extraction without precipitatin (PC) to produce a total value of pH, total acid titration, total sugar brix, water content and the highest antioxidant activity, respectively amounted to 6,33 %, 1,681 %, 56,67 brix, 40,24 % and 72,02 %. While the value of total dissolved solids and high viscosity that is equal to 44,67 mg/L and 104,78 mPa.s. The results of the sensory test analysis favored red ginger syrup is a favorite flavor = 5,73 (rather preffered), aroma= 5,76 (rather preffered) and color= 5,73 (rather preffered).
Pengaruh Perendaman Larutan Kalsium Klorida Terhadap Sifat Fisik Dan Tingkat Kesukaan French Fries Labu Kuning (Cucurbita moschata Durch) (Effect of Calcium Chloride Solution Immersion on Physical Characteristic and Hedonic Scale of Pumpkin French Fries (Cucurbita moschata L.) Diah Kartikawati; Dyah Ilminingtyas; Nurtekto Nurtekto
Serat Acitya Vol 6, No 2 (2017): Optimalisasi Pangan demi Kemakmuran
Publisher : FEB UNTAG Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.318 KB)

Abstract

Pumpkin contains nutrients that are complete enough with carbohydrates, protein, some minerals such as calcium, phosphorus, iron, and vitamins are vitamin B and C and fiber. Yellow or orange flesh indicated very high carotenoid content and had potential to be processed into one kind of food product frozen french fries. The purpose of this study was to determine the optimum concentration of CaCl2 to produce french fries pumpkins. The study design was completely randomized with 4 treatments CaCl2 concentration,  0%, 0.5%, 1% and 1.5%. The test was done on the physical properties of texture and color, and organoleptic properties include taste, color and aroma. The results showed that the use of a solution of 1% and 1.5 CaCl2 generate texture higher than 0.5% CaCl2; The highest brightness and color value in the treatment without the addition of CaCl2. Keywords: pumpkin french fries, blanching, CaCl2

Filter by Year

2012 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 12, No 1 (2023): Bisnis dengan berketuhanan Vol 11, No 2 (2022): Keadilan sosial dalam bisnis Vol 11, No 1 (2022): Kerakyatan dalam bisnis Vol 10, No 2 (2021): Persatuan dalam Keragaman Bisnis Vol 10, No 1 (2021): Keindahan dalam Keragaman Bisnis Vol 9, No 2 (2020): Kinerja Bersama Menuju Keadilan Sosial Vol 9, No 1 (2020): Kapabilitas Kegiatan untuk Kemaslahatan Bersama Vol 2, No 1 (2013): April - Aksi dan Reaksi Partikel Kehidupan di Sekitar Kita Vol 8, No 2 (2019): Akuntabilitas Kegiatan untuk Kemaslahatan Bersama Vol 8, No 1 (2019): Mengelola Kegiatan untuk Kemaslahatan Masyarakat Vol 7, No 3 (2018): Dinamika dalam Bisnis Vol 7, No 2 (2018): Determinan dan Transaksi dalam Masyarakat Vol 7, No 1 (2018): Optimalisasi dan Pengendalian untuk Pengembangan Vol 6, No 2 (2017): Optimalisasi Pangan demi Kemakmuran Vol 6, No 1 (2017): Sumber Daya Manusia adalah modal utama untuk pembangunan Vol 5, No 2 (2016): Pemanfaatan Rasio untuk menyelesaikan Kasus dan mewujudkan Program Kehidupan Vol 5, No 1 (2016): Berlaku seperti Hukumnya Vol 4, No 3 (2015): faktor-faktor keberhasilan dalam kehidupan Vol 4, No 2 (2015): Perjuangan untuk Perbaikan Vol 4, No 1 (2015): Pemberdayaan Sumber Daya bagi Kehidupan Vol 3, No 2 (2014): (Oktober 2014) etika dan relasi dalam kehidupan Vol 3, No 2 (2014): (Oktober 2014) etika dan relasi dalam kehidupan Vol 3, No 1 (2014): HARGA SEBUAH KEHIDUPAN DALAM BERMASYARAKAT Vol 2, No 3 (2013): November - Strategi Investasi Kehidupan Bermasyarakat Vol 2, No 2 (2013): Juli - Pengembangan Sumber Daya Alam, Manusia dan Sosial Vol 1, No 2 (2012): Masyarakat, Bisnis dan Lingkungan Vol 1, No 1 (2012): Peradaban Kehidupan Masa Kini More Issue