cover
Contact Name
Prof. Wimpy Santosa, Ph.D
Contact Email
wimpy@unpar.ac.id
Phone
+62222042004
Journal Mail Official
fstpt7@unpar.ac.id
Editorial Address
Jl. Ciumbuleuit No. 94 Bandung 40141, Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Transportasi
ISSN : 14112442     EISSN : 26151146     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Transportasi adalah jurnal ilmiah di bidang ilmu transportasi yang diterbitkan tiga kali setahun oleh Forum Studi Transportasi antar-Perguruan Tinggi (FSTPT). Makalah-makalah yang dimuat di jurnal ini merupakan makalah-makalah terbaik dari Simposium FSTPT yang diadakan setiap tahun. Selain sebagai wadah komunikasi ilmiah, penerbitan Jurnal Transportasi juga bertujuan untuk menyebarluaskan hasil-hasil penelitian yang berkaitan dengan bidang ilmu transportasi. Jurnal Transportasi terakreditasi yang kedua kali berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Nasional Republik Indonesia, Nomor 51/DIKTI/ Kep/2010 tanggal 5 Juli 2010.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol. 14 No. 3 (2014)" : 11 Documents clear
PENGGUNAAN MODEL DINAMIKA SISTEM DALAM KEBIJAKAN KESELAMATAN TRANSPORTASI Elsa Tri Mukti; Ade Sjafruddin; Aine Kusumawati
Jurnal Transportasi Vol. 14 No. 3 (2014)
Publisher : Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi (FSTPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (114.792 KB) | DOI: 10.26593/jtrans.v14i3.1516.%p

Abstract

Abstract In a complex system, such as in the field of transportation safety, the problem is actually present in the basic structure of the system. Therefore, an analysis of the system is needed to solve the problems in a comprehensive manner. For this reason, a systems approach is highly demanded. The systems approach is not just a matter of theory but also the practical way of thinking and philosophy in solving a problem. System dynamics model presents a set of cohesive steps to be followed systematically by understanding the root or basic cause of any problems under consideration. By providing insight into the feedback process, system dynamics models provide a better understanding of the users of the system to understand the dynamic behavior of a system. Keywords: system dynamics, systems approach, model, transport safety  Abstrak Dalam suatu sistem yang kompleks, seperti dalam bidang keselamatan transportasi, permasalahan sebenarnya terdapat pada struktur dasar sistem tersebut. Oleh karena itu, analisis terhadap sistem dibutuhkan untuk dapat menyelesaikan permasalahan secara komprehensif atau diperlukan suatu bentuk penyelesaian yang menggunakan pendekatan sistem. Pendekatan sistem bukan hanya menyangkut masalah teori tetapi juga mengenai cara berpikir dan filsafat praktis dalam memecahkan suatu masalah. Model dinamika sistem menyajikan seperangkat langkah-langkah penyelesaian kohesif yang harus diikuti secara sistematis dengan memahami akar atau penyebab dasar setiap permasalahan yang dipertimbangkan. Dengan memberikan wawasan dalam proses umpan balik, model dinamika sistem memberikan pemahaman yang lebih baik kepada pengguna sistem untuk memahami perilaku dinamis suatu sistem. Kata-kata kunci: dinamika sistem, pendekatan sistem, model, keselamatan transportasi
Ucapan Terima Kasih Volume 14 Ucapan Terima Kasih
Jurnal Transportasi Vol. 14 No. 3 (2014)
Publisher : Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi (FSTPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7.112 KB) | DOI: 10.26593/jtrans.v14i3.2580.%p

Abstract

Ucapan Terima Kasih Volume 14
ARUS JENUH DAN PANJANG ANTRIAN PADA SIMPANG BERSINYAL ANGKATAN 66 KOTA PALEMBANG Rhaptyalyani .; Baru Monang Sitanggang; Joni Arliansyah
Jurnal Transportasi Vol. 14 No. 3 (2014)
Publisher : Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi (FSTPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.952 KB) | DOI: 10.26593/jtrans.v14i3.1512.%p

Abstract

Abstract The high saturation flow, long queues, and long delays at the signalized intersection are the factors causing traffic congestion at the intersection. This study discussed saturation flow analysis and long queues at the Angkatan 66 signalized intersection in Palembang City. The intersection legs at this intersection, namely Jln. Sukamto toward Jln. Basuki Rakhmat, Jln. Amphibi toward Jln. Angkatan 66, have high saturation flows and long queues, so that the intersection needs to be improved. There are 3 improvement alternatives, including the change in cycle time period, the change in intersection geometric, and the construction of flyover. Of the three alternatives, only the construction of fly over construction can reduce significantly the queue lengths. Keywords: signalized intersection, delay, queue, saturated flow, fly over  Abstrak Tingginya nilai arus jenuh, panjang antrian, dan tundaan pada simpang  bersinyal merupakan faktor penyebab kemacetan lalulintas di simpang. Pada penelitian ini dibahas analisis arus jenuh dan panjang antrian pada Simpang Bersinyal Angkatan 66 di Kota Palembang. Lengan simpang di simpang bersinyal ini, yaitu lengan Jln. Sukamto arah ke Jln. Basuki Rahmat dan lengan Jln. Amphibi arah ke Jln. Angkatan 66, memiliki arus jenuh dan panjang antrian yang tinggi, sehingga diperlukan perbaikan simpang. Terdapat 3 alternatif perbaikan, yaitu perubahan waktu siklus waktu, perubahan geometrik pada lengan simpang, dan pembangunan fly over. Dari ketiga alternatif yang didapat ternyata hanya pembangunan fly over yang dapat mengurangi panjang antrian secara signifikan. Kata-kata kunci: simpang bersinyal, tundaan, ajntrian, arus enuh, fly over
INVESTIGATING THE OPERATIONAL ISSUE AND POTENTIAL DEMAND OF AIRPORT BUS SERVICE AT MINANGKABAU INTERNATIONAL AIRPORT Gusri Yaldi
Jurnal Transportasi Vol. 14 No. 3 (2014)
Publisher : Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi (FSTPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.56 KB) | DOI: 10.26593/jtrans.v14i3.1517.%p

Abstract

Abstract Minangkabau International Airport (BIM) has been operating almost a decade and currently BIM can be visited using the airport bus provided by the City Government of Padang. Although the airport bus service is available, BIM visitors generally tend to choose private vehicles, such as cars or motorcycles. Considering the energy crisis and the negative impact of traffic, visitors are expected to shift to the airport bus, because the bus is more sustainable mode of transportation. However, this policy needs to be supported with sufficient information so that the target to be achieved can be realized. This study aimed to investigate factors that prevent visitors to use the airport bus and try to predict the potential demands. The results obtained from this study show that only 19 % of BIM visitors choose an airport bus as a mode of transportation. Other modes are selected because of some uncertainty on the airport bus service, which involves schedules and bus stop locations. In addition, a number of respondents did not even know of the existence of the airport bus service. If these problems can be solved, the potential airport bus users are predicted to reach 58 % of the total number of BIM visitors. Keywords: airport, airport bus, private vehicles, cars, motorcycles  Abstrak Bandara Internasional Minangkabau (BIM) telah beroperasi hampir satu dekade dan saat ini BIM dapat dikunjungi dengan menggunakan bis bandara yang disediakan oleh Pemerintah Kota Padang. Walaupun tersedia layanan bis bandara, pengunjung BIM umumnya cenderung memilih kendaraan pribadi, seperti mobil atau sepeda motor. Dengan memperhatikan krisis energi dan dampak negatif lalulintas, pengunjung BIM diharapkan dapat berpindah menggunaan bis bandara, karena bis merupakan moda transportasi yang lebih berkelanjutan. Namun kebijakan ini perlu didukung dengan informasi yang cukup sehingga target yang hendak dicapai dapat direalisasikan. Kajian ini bertujuan untuk menginvestigasi faktor-faktor yang menghambat pengunjung BIM untuk menggunakan bis bandara serta mencoba untuk memprediksi potensi kebutuhannya. Hasil yang diperoleh dari kajian ini adalah bahwa hanya 19 % pengunjung BIM memilih bis bandara sebagai moda transportasinya. Moda lain dipilih karena ketidakpastian pada pelayanan bis bandara, yang menyangkut jadwal dan lokasi halte. Selain itu sejumlah responden bahkan tidak mengetahui adanya layanan bis bandara. Jika permasalahan tersebut dapat diatasi, diprediksi potensi pengguna bis bandara dapat mencapai 58 % terhadap jumlah total pengunjung BIM. Kata-kata kunci: bandar udara, bis bandara, kendaraan pribadi, mobil, sepeda motor
PERHITUNGAN KEMAUAN UNTUK MEMBAYAR PADA PENETAPAN NILAI KESELAMATAN TRANSPORTASI JALAN UNTUK KELOMPOK PENGGUNA JALAN TERTENTU Tri Tjahjono; Pungkas Hendratmoko
Jurnal Transportasi Vol. 14 No. 3 (2014)
Publisher : Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi (FSTPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (130.006 KB) | DOI: 10.26593/jtrans.v14i3.1513.%p

Abstract

Abstract Some research about the value of road safety has been widely practiced in many countries. One approach that is commonly used for the determination of the value of the safety of road transport is by asking directly to the public about the preferences or willingness to pay in order to improve the safety aspects. Human preferences in this model are built on the behavioral theory with economics perspective, which explains that human behavior is formed by preference. The basic premise of this theory states that every human being has a preference for a number of goods. The problem is that safety is included in the category of non-market goods that are not traded and often rrespondents refuse to answer questions directly related to willingness to pay. Therefore, in order to obtain objective answers from the respondents, the form of questions for the willingness to pay should be linked with other proxies. The purpose of this study was to calculate the willingness to pay on valuation of road safety for specific communities by designing the willingness to pay questions which is associated with the proxies of vehicle maintenance and health maintenance. Keywords: value of road safety, willingness to pay, vehicle maintenance, health maintenance  Abstrak Beberapa penelitian tentang nilai keselamatan jalan telah banyak dilakukan di berbagai negara. Salah satu pendekatan yang umumnya dipakai untuk menetapkan nilai keselamatan transportasi jalan adalah dengan cara menanyakan langsung kepada masyarakat tentang preferensi atau kemauannya untuk membayar dalam rangka peningkatan aspek keselamatan. Preferensi manusia pada model ini dibangun atas dasar teori perilaku berdasarkan perspektif ilmu ekonomi, yang menejelaskan bahwa perilaku manusia dibentuk berdasarkan preferensinya. Premis dasar teori ini menjelaskan bahwa setiap manusia memiliki preferensi atas sejumlah barang. Permasalahannya adalah bahwa keselamatan termasuk dalam kategori barang nonpasar yang sifatnya tidak diperdagangkan dan sering kali responden menolak untuk menjawab bentuk pertanyaan langsung tentang kemauannya untuk membayar. Oleh karena itu, untuk memperoleh jawaban yang obyektif dari responden, bentuk pertanyaan kemauan untuk membayar perlu dikaitkan dengan proxy lainnya. Pada studi ini dihitung kemauan untuk membayar nilai keselamatan transportasi jalan untuk kelompok masyarakat tertentu dengan mendesain pertanyaan kemauan untuk membayar yang dikaitkan dengan proxy pemeliharaan kendaraan dan pemeliharaan kesehatan. Kata-kata kunci: nilai keselamatan jalan, kemauan untuk membayar, pemeliharaan kendaraan, pemeliharaan kesehatan
Cover Kulit dan Daftar Isi 14-3 Cover Daftar Isi
Jurnal Transportasi Vol. 14 No. 3 (2014)
Publisher : Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi (FSTPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.918 KB) | DOI: 10.26593/jtrans.v14i3.2396.%p

Abstract

Cover Kulit dan Daftar Isi 14-3
PENGEMBANGAN METODE PENGUMPULAN DATA PERJALANAN BERBASIS AKTIVITAS DAN LOKASI Prayoga Luthfil Hadi; Tri Basuki Joewono
Jurnal Transportasi Vol. 14 No. 3 (2014)
Publisher : Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi (FSTPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.457 KB) | DOI: 10.26593/jtrans.v14i3.1518.%p

Abstract

Abstract Travel analyses based on activity and location has not been well established in Indonesia yet since its complexity in the process of data collection and the needed resources. Thus, it is needed an effort to develop a method of data collection to facilitate future research. This study aims to develop a method of data collection regarding travel based activity and location with limited resources for application in Indonesia. The result of this study shows that the proposed method is able to collect the needed data using limited technology and resources. Keywords: activity based transportation, travel data collection, travel location  Abstrak Analisis perjalanan berbasis aktivitas dan lokasi belum banyak dikembangkan di Indonesia karena rumitnya proses pengumpulan data dan sumber daya yang diperlukan. Untuk itu diperlukan upaya pengembangan metode pengumpulan data agar mempermudah penelitian sejenis di masa datang. Tujuan studi ini adalah mengembangkan metode pengumpulan data perjalanan berbasis aktivitas dan lokasi dengan sumber data yang terbatas untuk dilakukan di Indonesia. Hasil dari studi ini menunjukkan bahwa metode yang diusulkan dan dikembangkan melalui studi ini berhasil mengumpulkan data yang diinginkan dengan memanfaatkan teknologi dan sumber daya yang terbatas. Kata-kata kunci: transportasi berbasis aktivitas, pengumpulan data perjalanan, lokasi perjalanan
PROGRAM PEMELIHARAAN JALAN NASIONAL DI PROVINSI SUMATERA UTARA Andriyani Indah Sartika; Agus Taufik Mulyono
Jurnal Transportasi Vol. 14 No. 3 (2014)
Publisher : Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi (FSTPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.94 KB) | DOI: 10.26593/jtrans.v14i3.1514.%p

Abstract

Abstract  Existing condition of national roads in the Province of North Sumatera at the end of 2014 has not been fully optimized, with the proportion of road conditions that fall into either good and medium categories still had a significant decrease each year. In addition, the width of pavement is still dominated by the class of small roads (less than 7 m). This study aimed to evaluate the effectiveness of the national road maintenance program in the Province of North Sumatera from 2012 until 2014. The effectiveness was evaluated by using the modified Importance Performance and the Customer Satisfaction Index. This results indicates that the outputs generated by the road handling in this study is somewhat different compared to those implemented by the Directorate General of Highways, especially in the handling of capacity expansion. Key words: road conditions, road maintenance, road width, capacity expansion  Abstrak Kondisi existing jalan nasional di Provinsi Sumatera Utara akhir tahun 2014 belum sepenuhnya optimal, dengan proporsi kondisi jalan berkategori baik dan sedang masih mengalami penurunan yang signifikan setiap tahunnya. Selain itu lebar perkerasan jalan masih didominasi oleh kelas jalan kecil (kurang dari 7 m). Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program pemeliharaan jalan nasional di Provinsi Sumatera Utara yang telah berjalan mulai tahun 2012 hingga tahun 2014. Efektivitas dievaluasi dengan menggunakan metode Importance Performance Analysis (IPA) dan Customer Satisfaction Index (CSI) yang dimodifikasi. Hasil studi ini menunjukkan bahwa output jenis penanganan yang dihasilkan studi ini agak berbeda dengan program yang dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Bina Marga, khususnya pada penanganan penambahan kapasitas jalan. Kata-kata kunci: kondisi jalan, pemeliharaan jalan, lebar jalan, penambahan kapasitas
KELAYAKAN PENGEMBANGAN JARINGAN JALAN UNTUK MENDUKUNG INDUSTRI PERTANIAN DI KABUPATEN SUMBAWA BARAT Agita Risty Serena
Jurnal Transportasi Vol. 14 No. 3 (2014)
Publisher : Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi (FSTPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.674 KB) | DOI: 10.26593/jtrans.v14i3.1515.%p

Abstract

Abstract Transportation is one of the main points in fulfilling daily necessities of goods and services by using existing infrastructures for a particular purpose. Regency road is road that connected regencies or cities with the center of activities in an area. Development of regency road expected to gives contribution for development and equity of construction in that area. This study aims to analyze the feasibility of regency road network to support agricultural sector and to determine Net Present Value (NPV) and Benefit Cost Ratio (BCR) value of the eastern and southern ring roads of West Sumbawa Regency. Data used in this study is road length, population, and Gross Domestic Product of each production sector from 2008 until 2011. The methods used in this study are the Producer Surplus Method, NPV, and BCR. The analysis shows that eastern and southern ring roads that support agricultural sector in West Sumbawa Regency have a positive NPV value and BCR value is greater than 1, meaning that the road development is feasible. Keywords: regency road, Gross Domestic Product, producer surplus, agricultural sector  Abstrak Transportasi merupakan tulang punggung dalam memenuhi kebutuhan barang dan jasa sehari-hari dengan menggunakan sarana dan prasarana yang ada untuk tujuan tertentu. Jalan kabupaten merupakan ruas yang menghubungkan kabupaten/kota dengan pusat-pusat kegiatan di suatu wilayah. Pengembangan jaringan jalan kabupaten diharapkan dapat memberikan kontribusi untuk pengembangan dan pemerataan pembangunan di wilayah tersebut. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kelayakan jaringan jalan kabupaten untuk mendukung sektor pertanian serta menentukan nilai Net Present Value (NPV) dan Benefit Cost Ratio (BCR) di jalan lintas timur dan jalan lintas selatan Kabupaten Sumbawa Barat. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah panjang jalan, jumlah penduduk, dan Produk Domestik Regional Bruto setiap sektor produksi dari tahun 2008 sampai tahun 2011. Metode yang digunakan adalah metode produsen surplus, NPV, dan BCR. Hasil analisis menunjukkan bahwa jalan lintas timur dan jalan lintas selatan yang mendukung sektor pertanian di Kabupaten Sumbawa Barat mempunyai nilai NPV positif dan BCR lebih besar dari 1 sehingga jalan tersebut layak untuk dilaksanakan. Kata-kata kunci: jalan kabupaten, Produk Domestik Regional Bruto, produsen surplus, sektor pertanian
Indeks Pengarang Volume 14 Indeks Pengarang
Jurnal Transportasi Vol. 14 No. 3 (2014)
Publisher : Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi (FSTPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (18.924 KB) | DOI: 10.26593/jtrans.v14i3.2579.%p

Abstract

Indeks Pengarang Volume 14

Page 1 of 2 | Total Record : 11


Filter by Year

2014 2014


Filter By Issues
All Issue Vol. 24 No. 3 (2024): Jurnal Transportasi Vol. 24 No. 2 (2024): Jurnal Transportasi Vol. 24 No. 1 (2024): Jurnal Transportasi Vol. 23 No. 3 (2023): Jurnal Transportasi Vol. 23 No. 2 (2023): Jurnal Transportasi Vol. 23 No. 1 (2023): Jurnal Transportasi Vol. 22 No. 3 (2022) Vol. 22 No. 2 (2022) Vol. 22 No. 1 (2022) Vol. 21 No. 3 (2021) Vol. 21 No. 2 (2021) Vol. 21 No. 1 (2021) Vol. 20 No. 3 (2020) Vol. 20 No. 2 (2020) Vol. 20 No. 1 (2020) Vol. 19 No. 3 (2019) Vol. 19 No. 2 (2019) Vol. 19 No. 1 (2019) Vol. 18 No. 3 (2018) Vol 18, No 2 (2018) Vol. 18 No. 2 (2018) Vol. 18 No. 1 (2018) Vol 18, No 1 (2018) Vol 17, No 3 (2017) Vol. 17 No. 3 (2017) Vol 17, No 2 (2017) Vol. 17 No. 2 (2017) Vol. 17 No. 1 (2017) Vol 17, No 1 (2017) Vol. 16 No. 3 (2016) Vol 16, No 3 (2016) Vol. 16 No. 2 (2016) Vol 16, No 2 (2016) Vol 16, No 1 (2016) Vol. 16 No. 1 (2016) Vol 15, No 3 (2015) Vol. 15 No. 3 (2015) Vol. 15 No. 2 (2015) Vol 15, No 2 (2015) Vol. 15 No. 1 (2015) Vol 15, No 1 (2015) Vol. 14 No. 3 (2014) Vol 14, No 3 (2014) Vol 14, No 2 (2014) Vol. 14 No. 2 (2014) Vol 14, No 1 (2014) Vol. 14 No. 1 (2014) Vol 13, No 3 (2013) Vol. 13 No. 3 (2013) Vol 13, No 2 (2013) Vol. 13 No. 2 (2013) Vol. 13 No. 1 (2013) Vol 13, No 1 (2013) Vol 12, No 3 (2012) Vol. 12 No. 3 (2012) Vol. 12 No. 2 (2012) Vol 12, No 2 (2012) Vol. 12 No. 1 (2012) Vol 12, No 1 (2012) Vol. 11 No. 3 (2011) Vol 11, No 3 (2011) Vol. 11 No. 2 (2011) Vol 11, No 2 (2011) Vol 11, No 1 (2011) Vol. 11 No. 1 (2011) Vol. 10 No. 3 (2010) Vol 10, No 3 (2010) Vol 10, No 2 (2010) Vol. 10 No. 2 (2010) Vol 10, No 1 (2010) Vol. 10 No. 1 (2010) Vol. 9 No. 2 (2009) Vol 9, No 2 (2009) Vol. 9 No. 1 (2009) Vol 9, No 1 (2009) Vol 8, No 2 (2008) Vol. 8 No. 2 (2008) Vol 8, No 1 (2008) Vol. 8 No. 1 (2008) Vol 7, No 2 (2007) Vol. 7 No. 2 (2007) Vol. 7 No. 1 (2007) Vol 7, No 1 (2007) Vol 6, No 2 (2006) Vol. 6 No. 2 (2006) Vol. 6 No. 1 (2006) Vol 6, No 1 (2006) Vol 5, No 2 (2005) Vol. 5 No. 2 (2005) Vol 5, No 1 (2005) Vol. 5 No. 1 (2005) Vol 4, No 2 (2004) Vol. 4 No. 2 (2004) Vol 4, No 1 (2004) Vol. 4 No. 1 (2004) More Issue