cover
Contact Name
Aziz Salam
Contact Email
aziz_salam@ung.ac.id
Phone
+6285299819372
Journal Mail Official
jurnal_nike@ung.ac.id
Editorial Address
Jalan Jenderal Sudirman No.6 Kota Gorontalo 96128, Gorontalo, Indonesia.
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
NIKe Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan | Fisheries and Marine Scientific Journal
ISSN : 23032200     EISSN : 27225836     DOI : https://doi.org/10.37905/.v0i0.6885
Core Subject : Agriculture, Social,
The NIKe Journal is published by the Faculty of Fishery and Marine Sciences - Universitas Negeri Gorontalo. The NIKe Journal publish quarterly on March, June, September and December. Publishing research results in the fields of fisheries and marine science: management of aquatic resources; aquaculture; capture fisheries; and socio-economic-cultural affairs of coastal communities.
Articles 272 Documents
Distribusi Hasil Tangkapan Ikan Cakalang (Katsuwonus pelamis) Di Pelabuhan Perikanan Nusantara Kwandang Kabupaten Gorontalo Utara Baruadi, Aulia Mutmainnah; Baruadi, Alfi Sahri Remi; Nursinar, Siti
The NIKe Journal VOLUME 13 ISSUE 4 | DESEMBER 2025
Publisher : Fakultas Kelautan dan Teknologi Perikanan - Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/nj.v13i4.33913

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis alur distribusi, persentase wilayah pemasaran, margin pemasaran, serta efisiensi distribusi ikan cakalang (Katsuwonus pelamis) di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Kwandang, Kabupaten Gorontalo Utara. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi dari 74 responden yang terdiri dari nelayan, pengepul, pedagang besar, dan pengecer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga jalur utama distribusi ikan, dengan pengepul memperoleh margin pemasaran tertinggi sebesar Rp 8.500 per kilogram. Persentase distribusi wilayah terbesar terjadi di Kecamatan Paguyaman (26,7%) dan Gentuma (22,03%) untuk wilayah lokal, serta Bitung (52,38%) dan Manado (47,62%) untuk distribusi luar daerah. Efisiensi distribusi ditentukan oleh panjang jalur pemasaran, biaya operasional, dan fasilitas pendukung seperti alat pendingin dan transportasi. Distribusi yang lebih singkat memberikan dampak positif terhadap pendapatan nelayan dan kestabilan harga di pasar. Temuan ini menegaskan pentingnya pengelolaan distribusi secara optimal guna mendukung keberlanjutan usaha perikanan tangkap di wilayah pesisir.
Analisis Produksi dan Nilai Manfaat Langsung Perikanan Ikan Nike Menggunakan Alat Tangkap Tagahu di Perairan Bilato, Teluk Tomini, Gorontalo Potale, Dion; Sahami, Femy M.; Habibie, Sitty Ainsyah
The NIKe Journal VOLUME 13 ISSUE 4 | DESEMBER 2025
Publisher : Fakultas Kelautan dan Teknologi Perikanan - Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/nj.v13i4.34489

Abstract

Perikanan ikan nike di perairan Desa Bilato, Kabupaten Gorontalo, merupakan salah satu sumber pendapatan penting bagi masyarakat pesisir di wilayah Teluk Tomini. Aktivitas penangkapan dilakukan menggunakan alat tangkap tagahu yang dioperasikan secara berkelompok pada saat musim kemunculan ikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui produksi ikan nike menggunakan alat tangkap tagahu serta menghitung nilai manfaat langsung yang diperoleh nelayan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni hingga Agustus 2024 di Desa Bilato, Kecamatan Bilato, Kabupaten Gorontalo dengan menggunakan pendekatan kombinasi kualitatif dan kuantitatif melalui metode survei, observasi partisipatif, dan wawancara mendalam terhadap nelayan pengguna tagahu. Data dianalisis secara deskriptif, sedangkan nilai manfaat langsung dihitung berdasarkan hasil tangkapan per trip dikalikan harga jual dan dikurangi biaya operasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi ikan nike bersifat musiman dengan fluktuasi yang signifikan. Total produksi pada musim pertama sebesar 3.450 kg dengan nilai Rp49.150.000,-, menurun pada musim kedua menjadi 1.775 kg dengan nilai Rp30.650.000,-, dan meningkat pada musim ketiga menjadi 4.900 kg dengan nilai Rp68.700.000,-. Rata-rata produksi per nelayan tertinggi terjadi pada musim ketiga (612,50 kg), sedangkan terendah pada musim kedua (221,88 kg). Nilai manfaat langsung juga menunjukkan variasi antar nelayan, dengan kisaran Rp1.350.000,- hingga Rp16.300.000,- per musim. Perbedaan tersebut dipengaruhi oleh kapasitas alat tangkap, jumlah armada, serta intensitas penangkapan. Secara keseluruhan, perikanan nike di Desa Bilato memberikan kontribusi ekonomi yang nyata, namun distribusi manfaatnya belum merata. Oleh karena itu, diperlukan pengelolaan yang mempertimbangkan pengaturan kapasitas usaha, efisiensi operasional, serta kondisi lingkungan estuari untuk menjaga stabilitas produksi dan pendapatan nelayan.