cover
Contact Name
Aziz Salam
Contact Email
aziz_salam@ung.ac.id
Phone
+6285299819372
Journal Mail Official
jurnal_nike@ung.ac.id
Editorial Address
Jalan Jenderal Sudirman No.6 Kota Gorontalo 96128, Gorontalo, Indonesia.
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
NIKe Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan | Fisheries and Marine Scientific Journal
ISSN : 23032200     EISSN : 27225836     DOI : https://doi.org/10.37905/.v0i0.6885
Core Subject : Agriculture, Social,
The NIKe Journal is published by the Faculty of Fishery and Marine Sciences - Universitas Negeri Gorontalo. The NIKe Journal publish quarterly on March, June, September and December. Publishing research results in the fields of fisheries and marine science: management of aquatic resources; aquaculture; capture fisheries; and socio-economic-cultural affairs of coastal communities.
Articles 272 Documents
Identifikasi Bentuk Pertumbuhan dan Kondisi Terumbu Karang di Perairan Desa Molotabu Kabupaten Bone Bolango Provinsi Gorontalo Hiola, Akbar Hidayat; Hamzah, Sri Nuryatin; Kasim, Faizal
The NIKe Journal VOLUME 12 ISSUE 4 | DECEMBER 2024
Publisher : Fakultas Kelautan dan Teknologi Perikanan - Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/nj.v12i4.24789

Abstract

Terumbu karang memiliki peran penting bagi lingkungan perairan maupun manusia. Keberadaan ekosistem ini memberikan manfaat, baik secara ekologi maupun ekonomi. Namun, saat ini terjadi degradasi terumbu karang secara global. Di sisi lain, data mengenai kondisi terumbu karang masih minim, khusunya di Perairan Kabupaten Bone Bolango Provinsi Gorontalo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk pertumbuhan dan kondisi terumbu karang di perairan Desa Molotabu Kabupaten Bone Bolango Provinsi Gorontalo. Penelitian dilakukan pada bulan Februari sampai Maret 2023, menggunakan metode UPT (Underwater Photo Transect) atau Transek Foto Bawah Air pada kedalaman 3 dan 10 meter di tiga stasiun berbeda. Hasil foto bawah air kemudian di input ke dalam aplikasi Coral Point Count with Excel extensions (CPCe) 4.1 dan dianalisis untuk mendapatkan tutupan karang dan kondisi terumbu karang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk pertumbuhan karang di perairan Desa Molotabu di kedalaman 3 meter ditemukan kategori Acropora 5 bentuk pertumbuhan dan kategori Non-Acropora 8 bentuk pertumbuhan. Sedangkan pada kedalaman 10 meter ditemukan kategori Acropora 4 bentuk pertumbuhan dan kategori Non-Acropora 7 bentuk pertumbuhan. Bentuk pertumbuhan yang mendominasi dari kategori Acropora yaitu bentuk Acropora branching dan kategori Non-Acropora yaitu Coral massive. Hasil analisis tutupan karang menunjukkan bahwa kondisi terumbu karang berada pada kriteria baik untuk kedalaman 3 meter dan kriteria rusak sedang hingga baik untuk kedalaman 10 meter.
Saluran Pemasaran Ikan Cakalang Hasil Tangkapan Kapal Pole And Line di Pelabuhan Belang Kabupaten Minahasa Tenggara Kadir, Risman; Tuli, Munirah; Baruadi, Alfi Sahri Remi
The NIKe Journal VOLUME 13 ISSUE 2 | JUNE 2025
Publisher : Fakultas Kelautan dan Teknologi Perikanan - Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/nj.v13i1.32325

Abstract

This study aims to analyze the marketing chain of skipjack tuna (Katsuwonus pelamis) caught by pole and line vessels at Belang Port, Southeast Minahasa Regency. The research method used is a survey with a descriptive approach, involving fishers, middlemen, and retailers as respondents. Primary data were obtained through interviews, observations, and documentation, while secondary data were collected from relevant literature. The results show that the marketing chain of skipjack tuna involves three main channels: (1) zero-level channel (fishers directly to consumers), (2) first-level channel (fishers to retailers), and (3) second-level channel (fishers to middlemen and then to retailers). The highest marketing margin is received by retailers, while the lowest is received by fishers. Marketing efficiency is influenced by several factors, including limited capital, infrastructure, market information access, and the dependence of fishers on middlemen. This study recommends strengthening fisher institutions, improving market access, and providing training and empowerment in marketing to enhance efficiency and the welfare of fishers.
Kajian Jenis-jenis Kayu dan Perhitungan Volume Bahan Pembuatan Kapal Nelayan Tradisional di Kecamatan Bangkurung Kabupaten Banggai Laut Bidullah, Umi Kalsum; Salam, Azis; Fachrussyah, Zhulmaydin Chairil
The NIKe Journal VOLUME 13 ISSUE 1 | MARCH 2025
Publisher : Fakultas Kelautan dan Teknologi Perikanan - Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/nj.v13i1.31981

Abstract

This study aims to determine the types of wood used in making traditional boats and to determine the calculation of the volume of materials needed for making traditional fishing boats in Kalupapi Village and Bone-Bone Village, Bangkurung District, Banggai Laut Regency. The research method used a survey method applied in two ways, namely interviews using questionnaires and direct sample measurements. The results of this study indicate that traditional fishing boats in Kalupapi Village and Bone-Bone Village are made of wood, which not only provides strength and durability, but also supports environmental sustainability by utilizing natural resources available around the village. The types of wood used are meranti wood and ironwood. To calculate the estimated wood requirements in boat construction, which include the volume of boards and the length and diameter of the mahera, the board volume coefficient (Cp), the mahera length coefficient (Clm), and the mahera diameter coefficient (Cd) can be used. In this study, the results obtained are Cp 0.1604, Clm 9.300, and Cd 0.498.
Analisis Kerapatan jenis dan Tutupan Lamun di Perairan Teluk Tomini Desa Torosiaje Laut Kecamatan Popayato Kabupaten Pohuwato Idrus, Moh Fadli; Baruadi, Alfi Sahri; Panigoro, Citra; Umar, Olpin
The NIKe Journal VOLUME 13 ISSUE 3 | SEPTEMBER 2025
Publisher : Fakultas Kelautan dan Teknologi Perikanan - Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/nj.v13i3.35631

Abstract

Pemanfaatan ekosistem lamun menunjukkan bahwa profesi sebagai nelayan merupakan profesi yang diwariskan turun temurun sehingga adanya ketergantungan antara jasa ekosistem lamun dan aktivitas sosial. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi ekologi serta jenis biota yang bernilai ekonomi dari hasil tangkapan. Penelitian ini dilaksanaan pada bulan Juli sampai September 2024 bertempat di Desa Torosiaje Laut Kecamatan Popayato Kabupaten Pohuwato. Metode yang digunakan dalam pengambilan sampel lamun dengan metode line transect dengan menggunakan kuadran berukuran 50 x 50 cm dengan jarak antar kuadran lainnya 5 m. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis kerapatan dan persen tutupan lamun. Berdasarkan hasil penelitian jenis lamun yang ditemukan di perairan Desa Torosiaje Laut sebanyak empat jenis yaitu jenis lamun Cymodocea rotundata, Halodule uninervis, Thalasia hemprichi, Enhalus acoroides. Kerapatan jenis lamun tertinggi di perairan Desa Torosiaje Laut ialah Enhalus acoroides dengan nilai kerapatan 16.66 ind/m2, sedangkan jenis lamun Halodule uninervis memiliki nilai kerapatan lamun terendah dengan nilai 1,33 ind/m2. Persen tutupan lamun di perairan Desa Torosiaje Laut dalam kategori miskin.
Indeks Kemerataan dan Dominansi Gastropoda di Perairan Pesisir Pantai Moodulio Kabupaten Bone Bolango Provinsi Gorontalo Asama, Windi Deptianingsih; Kadim, Miftahul Khair; Nursinar, Sitti; Djunaidi, Sandrianto
The NIKe Journal VOLUME 13 ISSUE 3 | SEPTEMBER 2025
Publisher : Fakultas Kelautan dan Teknologi Perikanan - Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/nj.v13i3.32535

Abstract

Indonesia's marine biological diversity is exceptionally rich, encompassing all existing phyla. Among them, the class Gastropoda represents the largest group within the Phylum Mollusca. Organisms inhabiting hard substrates in intertidal zones exhibit remarkable adaptability to dynamic conditions. Gastropods, in particular, demonstrate a high capacity for adaptation, enabling their survival across various habitats. The level of gastropod species diversity in a given aquatic environment is influenced by several factors, including physical environmental conditions. This study investigates the impact of environmental parameters on the evenness and dominance of gastropods, as well as the effects of environmental changes on these community characteristics. Sampling was conducted at three stations along the coastal area of Bone Bolango Regency. An observational procedure employing a census method was used for sample collection, and purposive sampling determined the sampling points based on specific criteria. Gastropod specimens were collected using a hand-picking technique within a 150 m² transect area, observing the entire station's hard substrate. Water quality data were subsequently analyzed using a pollution index. A total of 422 gastropod individuals were recorded across all stations, representing eight families: Conidae, Cypraeidae, Muricidae, Turbinidae, Neritidae, Strombidae, Tegulidae, and Turbinellidae. Nineteen species were identified from the three research locations. The diversity indices calculated for the three locations are as follows: The Shannon-Wiener diversity index (H′) showed values less than four, indicating moderate diversity. The Simpson's dominance index (D) had values close to one, suggesting a high level of dominance. The Pielou's evenness index (J′) approached one, indicating high evenness within the gastropod community.
Nisbah Kelamin Ikan Gobi di Sungai Bone dan Sungai Bolango, Gorontalo Thalib, Sumitro U; Pasisingi, Nuralim; Habibie, Sitty Ainsyah; Kasim, Faizal
The NIKe Journal VOLUME 13 ISSUE 3 | SEPTEMBER 2025
Publisher : Fakultas Kelautan dan Teknologi Perikanan - Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/nj.v13i3.32473

Abstract

Gobi merupakan salah satu kelompok ikan yang berperan penting dalam ekosistem perairan dan tersebar luas di berbagai habitat air tawar di wilayah tropis, termasuk di Provinsi Gorontalo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nisbah kelamin ikan gobi di Sungai Bone dan Sungai Bolango. Pengambilan sampel dilakukan pada bulan Mei dan Juni 2025 menggunakan alat electrofishing. Identifikasi spesies dilakukan secara morfologis, sedangkan analisis nisbah kelamin ditelusuri melalui anatomi organ reproduksi setelah pembedahan. Uji chi-square dengan tingkat kepercayaan 95% digunakan untuk menentukan keseimbangan nisbah kelamin jantan dan betina. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa terdapat 4 spesies ikan gobi di Sungai Bone dan 6 spesies di Sungai Bolango. Sicyopterus longifilis merupakan spesies yang paling banyak ditemukan. Analisis nisbah kelamin menunjukkan bahwa beberapa spesies memiliki rasio jantan dan betina yang tidak seimbang, seperti S. longifilis dan Awaous ocellaris di Sungai Bone serta S. longifilis dan A. grammepomus di Sungai Bolango. Ketidakseimbangan ini kemungkinan dipengaruhi oleh faktor ekologis, biologis, dan antropogenik. Adapun beberapa spesies gobi lain, Belobranchus belobranchus, Belobranchus segura, Sicyopterus parvei yang menunjukkan rasio kelamin seimbang mengindikasikan potensi keberlanjutan reproduksi yang masih baik. Hasil penelitian ini dapat menjadi dasar pendukung dalam pengelolaan dan konservasi ikan gobi secara berkelanjutan di Gorontalo.
Indeks Ekologi Gastropoda di Kawasan Perairan Kecamatan Tilamuta Kabupaten Boalemo Nasaru, Faradila Putri; Kadim, Miftahul Khair; Habibie, Sitty Ainsyah; Djunaidi, Sandrianto
The NIKe Journal VOLUME 13 ISSUE 3 | SEPTEMBER 2025
Publisher : Fakultas Kelautan dan Teknologi Perikanan - Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/nj.v13i3.32466

Abstract

This study aimed to determine gastropod diversity and the current ecological conditions of the waters in Tilamuta District, Boalemo Regency. Sampling was conducted in April 2025, distributed across three stations. Samples were collected during low tide using a belt transect method covering an area of 150 m2. Identification results revealed a total of 2204 gastropod individuals, representing 12 families: Columbellidae, Cerithiidae, Conidae, Cypraeidae, Strombidae, Littorinidae, Turbinidae, Trochidae, Muricidae, Neritidae, Patellidae, and Vasidae, with a total of 21 species identified. The Shannon Diversity Index (H') indicated a low level of diversity (H' < 2) in the study area. Conversely, the dominance index for the study site ranged from 0.75 to 1.00, signifying a high level of dominance. Furthermore, evenness patterns, as indicated by the J' and Ep indices, all showed values below 1, suggesting an uneven distribution of gastropod species. The study results reveal that the aquatic environment of Tilamuta District, Boalemo Regency, shows signs of pollution, stemming from impaired environmental conditions in the waters, evidenced by low biodiversity.
Status Kesehatan Lamun di Perairan Desa Dulangeya Kecamatan Botumoito Kabupaten Boalemo, Indonesia Abudi, Abdul Rahman; Hamzah, Sri Nuryatin; Pasisingi, Nuralim
The NIKe Journal VOLUME 13 ISSUE 4 | DESEMBER 2025
Publisher : Fakultas Kelautan dan Teknologi Perikanan - Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/nj.v13i4.32019

Abstract

Ekosistem lamun memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas dan produktivitas perairan pesisir, namun menghadapi tekanan antropogenik yang dapat menurunkan kualitas dan keberlanjutannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis lamun dan mengevaluasi status kesehatannya berdasarkan persentase tutupan serta parameter kualitas perairan di Desa Dulangeya, Teluk Tomini. Metode yang digunakan meliputi identifikasi jenis secara visual pada lima stasiun pengamatan, pengukuran persentase tutupan lamun, serta analisis parameter kualitas perairan (suhu, pH, salinitas, nitrat, dan fosfat). Hasil penelitian menunjukkan terdapat sembilan jenis lamun, yaitu Cymodocea rotundata, Cymodocea serrulata, Enhalus acoroides, Halophila ovalis, Halodule pinifolia, Halodule uninervis, Syringodium isoetifolium, Thalassodendron ciliatum, dan Thalassia hemprichii. Rata-rata tutupan lamun sebesar 58,17% yang termasuk kategori kurang sehat berdasarkan Kepmen LH No. 200 Tahun 2004, dengan Enhalus acoroides sebagai spesies dominan. Parameter kualitas perairan berada dalam kisaran baku mutu yang mendukung pertumbuhan lamun. Hasil ini menunjukkan bahwa kondisi tutupan yang belum optimal diduga lebih dipengaruhi oleh tekanan fisik dan aktivitas antropogenik dibandingkan faktor kualitas air. Penelitian ini menegaskan pentingnya monitoring dan pengelolaan berkelanjutan untuk menjaga fungsi ekologis padang lamun di Teluk Tomini.
Analisis Kualitas Perairan untuk Pengembangan Budidaya Ikan Manggabai (Glossogobius giuris) di Danau Limboto Toolingo, Fikran; Koniyo, Yuniarti; Juliana, Juliana
The NIKe Journal VOLUME 13 ISSUE 4 | DESEMBER 2025
Publisher : Fakultas Kelautan dan Teknologi Perikanan - Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/nj.v13i4.36339

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui informasi mendasar mengenai beberapa aspek kualitas air dan dasar dalam upaya pengelolaan serta dalam upaya pelestarian dan pengembangannya dari Ikan Manggabai (Glossogobius Giuris). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data yang diperoleh melalui pengambilan sampel kualitas air yang berada pada 10 titik stasiun di Danau Limboto dengan parameter Suhu, Kedalaman, Substrat, pH air, DO, Nitrat, Amonia, dan Plankton. Hasil yang diperoleh menunjukan nilai beragam pada parameter Fisik dan Kimia yang disebabkan oleh lingkungan sekitar disetiap stasiun lokasi pengamatan yang berbeda. Dan untuk Plankton yang ditemukan pada setiap lokasi penelitian sebanyak 15 Genus dari 7 Class Phytoplankton dengan jumlah tertinggi yaitu dari genus Chlorella sebesar 34 Ind dan dapat ditemukan pada stasiun 2 sampai stasiun 9, dan jumlah terendah adalah dari genus Asterionella dan Gonatozygon sebesar 1 Ind yang hanya ditemukan pada stasiun 1. Pengembangan budidaya ikan manggabai dapat dilakukan dengan dukungan kualitas perairan di danau limboto.
Keanekaragaman dan Kerapatan Jenis Lamun di Desa Tontayuo Kecamatan Batudaa Pantai Teluk Tomini Anggraini, Rika; Kasim, Faizal; Panigoro, Citra
The NIKe Journal VOLUME 13 ISSUE 3 | SEPTEMBER 2025
Publisher : Fakultas Kelautan dan Teknologi Perikanan - Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/nj.v13i3.34461

Abstract

Seagrass ecosystem is one of the shallow marine ecosystems that plays an important role in supporting the life and development of organisms in shallow seas, namely as a primary producer, habitat for biota, capturing sediment and nutrients in the waters. This study aims to determine the diversity and density of seagrass species in the waters of Tontayuo Village. This research was conducted in April-August 2022. Observation of the diversity and density of seagrass species used the 1 x 1 meter sample plot method. The research location is divided into three stations based on the presence of seagrass. Data analysis includes density and diversity index. The observation results show that the area of seagrass is 1.2 Ha. Eight species of seagrass found in this area consist of Thalassia hemprichii, Cymodocea serrulata, Syringrodium isoetifolium, Halodule pinifolia, Halodule uninervis, Halophila minor, Halophila ovalis and Cymodocea rotundata. All of these seagrass species have a very dense density. However, the diversity of seagrass species in this area is low.