cover
Contact Name
Muh. Sudirman
Contact Email
muh.sudirman@unm.ac.id
Phone
+6281355035326
Journal Mail Official
tomalebbi@unm.ac.id
Editorial Address
Jurusan PPKn dan Hukum FIS-H UNM, Gedung FIS UNM Lt. 1 Jalan Raya Pendidikan No. 1 Kampus UNM Gunungsari Baru, Makassar 90222
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
TOMALEBBI: Jurnal Pemikiran, Penelitian Hukum, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)
ISSN : 23556439     EISSN : 29623685     DOI : https://doi.org/10.56680/jt.v12i4
Core Subject : Humanities, Social,
Jurnal Tomalebbi merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) dan Hukum dengan fokus dan ruang lingkup kajian adalah pemikiran dan hasil penelitian hukum yang berkaitan dengan Ilmu Hukum, Hukum Adat, Hukum Islam, Hukum Ekonomi, Hukum Tata Negara, Perbandingan Hukum, Hukum Pidana, Hukum Perdata, Ilmu Pendidikan, Teknologi pendidikan dan pemebelajaran, Manajemen Pendidikan, Media pembelajaran, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Volume 11, Nomor 1 (Maret 2024)" : 10 Documents clear
Pengaruh Korean Wave terhadap Identitas Nasional di Kalangan Remaja Indonesia Aftino Daffa Habibi; Amelya Nurlitta Kencana; Anggita Khoirunnissa; Ashilah Nahdah Junaedi; Delverosa Diko Crysan Azahra; Suryo Ediyono
Jurnal Tomalebbi Volume 11, Nomor 1 (Maret 2024)
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budaya populer Korea yang disebut "Korean Wave" atau sederhananya "K-Wave" telah menjangkau seluruh dunia, khususnya Indonesia. Media cetak regional dan nasional menyebarkan Korean wave baik online maupun offline. Pembaca disuguhi artikel tentang musik Korea, film, fashion, selebriti, budaya, perjalanan atau masakan (Ese Dani, 2012). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur. Studi literatur dilakukan untuk memperkuat permasalahan yang dikaji dan menjadi dasar dalam memberikan pemahaman mengenai memperkokoh identitas nasional pada kalangan remaja di era digital. Fenomena K-Wave di Indonesia merupakan salah contoh nyata dari globalisasi, khususnya globalisasi budaya. Peristiwa Korean Wave ini bagus untuk dipelajari dan dicermati oleh kaum muda Indonesia namun akan memiliki dampak negatif apabila dibiarkan dan tidak disaring oleh generasi muda Indonesia sehingga dapat mengancam ketahanan nasional. Apabila kebudayaan Indonesia berkurang atau luntur maka rasa nasionalisme dan kebanggan yang dimiliki kaum muda akan nasionalisme akan luntur termakan oleh budaya asing. Dalam studi kasus yang dilakukan, penulis menemukan adanya sisi negatif dan sisi positif dari masuknya kebudayaan korea ke dalam masyarakat Indonesia.
IMPLEMENTASI NILAI KEBANGSAAN KURIKULUM MERDEKA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DI SMP NEGERI 9 MAKASSAR Manan Sailan; Andi Kasmawati; Nur Sakinah I.Rahman
Jurnal Tomalebbi Volume 11, Nomor 1 (Maret 2024)
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study aims to determine (1) the implementation of the national values of the merdeka curriculum in the subject of Pancasila education at SMP Negeri 9 Makassar. (2) the role of national values in the independent curriculum in Civics subjects can realize the profile of Pancasila students at SMP Negeri 9 Makassar. This research was conducted at SMP Negeri 9 Makassar. The research method used is a type of qualitative research used primary and secondary data sources. The results of this study concluded 2 things, namely, (1) The implementation of the national values of the merdeka curriculum in the subject of Pancasila education at SMP Negeri 9 Makassar was realized according to what was expected. (2) The profile of Pancasila students as the main goal of implementing the national values of the merdeka curriculum in the subject of Pancasila education at SMP Negeri 9 Makassar, is sufficient to say that it has been implemented well. Keywords: National Values, Independent Curriculum, Pancasila Education Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) implementasi nilai kebangsaan kurikulum merdeka dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila di SMP Negeri 9 Makassar. (2) peran nilai kebangsaan kurikulum merdeka dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila dapat mewujudkan profil pelajar Pancasila di SMP Negeri 9 Makassar. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 9 Makassar. Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan sumber data primer dan sekunder. Hasil penelitian ini menyimpulkan 2 hal yaitu, (1) Implementasi nilai kebangsaan kurikulum merdeka dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila di SMP Negeri 9 Makassar terealisasi sesuai dengan apa yang diharapkan. (2) Profil pelajar Pancasila sebagai tujuan utama pengimplementasian nilai kebangsaan kurikulum merdeka dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila di SMP Negeri 9 Makassar, cukup untuk dapat dikatakan terlaksana dengan baik. Kata Kunci: Nilai Kebangsaan, Kurikulum Merdeka, Pendidikan Pancasila
EFEK DESTRUCTIVE FISHING OLEH NELAYAN DI KELURAHAN KODINGARENG KECAMATAN SANGKARRANG KOTA MAKASSAR Suyitno, Iman; Agus, Andi Aco; May Sarah, Huria
Jurnal Tomalebbi Volume 11, Nomor 1 (Maret 2024)
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to determine, (1) the form of fishing activities categorized as destructive fishing by fishermen in Kodingareng village, (2) to determine the effects caused by destructive fishing by fishermen in Kodingareng village, (3) to find out about prevention and handling efforts related to government agencies’ response to destructive fishing by fishermen in Kodingareng village. This research is a qualitative research and the type of reaserch descriptive . The typesa and sources of data used in this study are primary data sources and secondary data sources. Data collection techniques through interviews and documentation. Data obtained interviews with 6 fishermen, 1 subdistrict secretary and 1 head of the resource supervision and control section marine and fisheries from the Mamminasata Maritime Service Branch. The research used was an interview guide, camera, recording equipment and documentation form. The analysis used is in the form of data collection and reduction data. Presenting data and drawing conckusions.The research results show that (1) the form of fishing activities which is categorized as destructive fishing in Kodingareng village are fishing activities using baraccung (fish bomb explosives), anesthesia and Ghost Fishing. (2) the effects resulting from destructive fishing in Kodingareng village, namely: declain in fish population, (b) destroying reefs coral, (c) decline in the community’s economy, (d) treatens life safety of fishermen. (3) prevention efforts, handling, and institution management government regarding destructive fishing, namely: (a) conducting outreach, (b) patrol integrated, (c) collaboration with Pokmaswas, (d) presents fish houses. Besides there also factors that become obtacles in the government’s efforts tackling destructive fishing activities: destructive fishing raw materials that are sold freely, (b) lack of awarnes of fishermencarriying out destructive fishing
PELAKSANAAN KURIKULUM MERDEKA PADA MATA PELAJARAN PPKN DI SMA NEGERI 2 GOWA Bakhtiar, Bakhtiar; Agus, Andi Aco; Hilmi, Ulfa
Jurnal Tomalebbi Volume 11, Nomor 1 (Maret 2024)
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the readiness of teachers fot the implementation of the independent curriculum in Civics subjects at SMA Negeri 2 Gowa. To find out the supporting factors and inhibiting factors when implementing the independent curriculum at SMA Negeri 2 Gowa. This research uses a qualitative approach with the type of research that is descriptive research. The data sourcess used are primary data sources and secondary data sources. The research procedure begins with direct observation in the Gowa 2 Public High School environment, after which it conducts interviews and takes documentation. The collected data will be analyzed using data grouping, data reduction and data presentation techniques. The results of the study showed that: (1) Teacher readiness in the Independent Curriculum In Civics subjects at SMA Negeri 2 Gowa it can be said that they are not sufficiently prepared because they have not prepared the components of teaching materials such as annual programs, semester programs, effective weekly details, time allocations, guidelines assessment, criteria for achieving learning objectives, and projects to strengthen Pancasila student profiles. There are still many preparations that must be made both from the teacher and from the school itself. The independent curriculum education system really needs to be considered in schools so that equity and effectiveness of learning can run in accordance with the ideals of the nation-state, namely educating the life of the nation. (2) There are still many supporting factors and inhibiting factors in implementing the independent curriculum at SMA Negeri 2 Gowa that need to be addressed, one of which is expanding teachers' understanding of the independent curriculum and mastery of technology must also be developed according to the needs of the independent curriculum system. These supporting and inhibiting factors are the initial capital for schools and teachers so that the implementation of the independent curriculum can be carried out perfectly and the learning process can be more effective.
INTEGRASI PENDIDIKAN ANTI NARKOBA DALAM MATA PELAJARAN PPKn DI SMP NEGERI 1 RANTEPAO KABUPATEN TORAJA UTARA Aco Agus, Andi; Suyitno, Imam; Mesalayuk, Elsa Osing
Jurnal Tomalebbi Volume 11, Nomor 1 (Maret 2024)
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract : This study aims to determine (1) the efforts and strategies of anti-drug education in Civics subjects, (2) supporting factors and inhibiting factors of data through observation, interviews and documentation. The data obtained from the research were collected and processed with qualitative data analysis. The results showed that (1) the efforts and strategies of anti-drug education in Civics subjects are the first to carry out drug counseling in this case the school cooperates with the BNN in conducting counseling on the dangers of drug use. The second is to carry out socialization related to the dangers of drug use carried out by Civics teachers in the learning process and the third is the provision of information or appeals such as posters, paintings related to the dangers of drug use. (2) Supporting factors in anti-drug education are adequate facilities such as a room for drug counseling, a library with a collection of books and materials related to drugs and interactive teaching methods. The inhibiting factors in anti-drug education are the influence of cellphones, unhealthy relationships and limited learning time.
PERAN GURU DALAM MENINGKATKAN PENDIDIKAN KARAKTER SISWA DI UPT SMAN 1 SOPPENG Andi Kasmawati; Muh. Sudirman; Salsabila Syamsul Rizal
Jurnal Tomalebbi Volume 11, Nomor 1 (Maret 2024)
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Untuk mengetahui peran guru sebagai pendidik dan pengajar dalam meningkatkan pendidikan karakter siswa di UPT SMAN 1 Ssoppeng. (2) Untuk mengetahui metode yang digunakan guru dalam meningkatkan pendidikan karakter siswa di UPT SMAN 1 Soppeng. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa: 1) Peran guru dalam meningkatkan Pendidikan karakter siswa di UPT SMAN 1 Soppeng dalam hal ini diketahui dari hasil penelitian tersebut adalah peran guru dalam memberikan nilai karakter yang tercantum dalam RPP sudah diberikan kepada siswa di dalam kelas. Di mana guru telah mampu memunculkan nilai-nilai karakter dari delapan belas karakter di dalam kelas. Dengan demikian, seorang guru mempunyai peran dalam pencapaian prestasi belajar siswa dan membentuk karakter-karakter siswa di sekolah. 2) Metode yang digunakan guru dalam meningkatkan pendidikan karakter siswa di UPT SMAN 1 Soppeng dari hasil penelitian diatas bahwa guru dalam meningkatkan pendidikan karakter tidak hanya terlihat pada saat proses pembelajaran berlangsung di kelas, namun saat di luar jam pelajaran guru juga senantiasa menjalankan peranannya terhadap Pendidikan karakter siswa. Guru sudah menunjukkan sebagai teladan bagi siswanya seperti datang tepat waktu di kelas, berpakaian sopan dan rapi, bertanggung jawab dalam melaksanakan kewajibannya sebagai seorang guru maupun sebagai wali kelas.
Keamanan Sibernetika dan Tantangan Geopolitik di Era Digital Dwi Maharani, Anindia; Luthfitasari, Aulia Ryndha; Alif Rachman, Bagas; Rahman, Aditya; Ediyono, Suryo
Jurnal Tomalebbi Volume 11, Nomor 1 (Maret 2024)
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehidupan manusia senantiasa mengalami perubahan dan peningkatan akibat kemajuan peradaban yang terjadi akibat munculnya penemuan-penemuan oleh para ilmuwan. internet merupakan salah satu penemuan terbesar dalam sejarah peradaban manusia yang memberikan banyak kemudahan sekaligus tantangan. Hal tersebut harus disikapi secara bijaksana sehingga perubahan yang ada dapat membawa kemajuan bangsa. Namun apabila tidak dapat disikapi dengan baik akan membawa dampak negatif khususnya bagi pertahanan negara. Salah satu dampak perubahan tersebut adalah saat ini siber dianggap sebagai salah satu masalah penting yang menjadi fokus pemerintah. Peran pemerintah dalam memberantas kejahatan siber ini sangat diperlukan supaya tidak ada lagi kebocoran data seperti kebocoran data BPJS. Artikel ini bertujuan menyelidiki dinamika serangan siber terhadap sekitar. Artikel ini juga mengusulkan beberapa rekomendasi yang dapat dilakukan untuk keamanan nasional Indonesia dalam menanggapi ancaman cybercrime.
PERSEPSI GURU PPKN TENTANG PERUBAHAN KURIKULUM 2013 MENUJU KURIKULUM MERDEKA DI MTSN 1 WATAMPONE Mustaring Mustaring; Muh. Sudirman; Aderiza Cahya Ayu Restina Idrus
Jurnal Tomalebbi Volume 11, Nomor 1 (Maret 2024)
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Civics Teachers' Perceptions of the 2013 Curriculum Changes Towards an Independent Curriculum at MTs Negeri 1 Watampone. Thesis. Pancasila Citizenship Education Study Program, Department of Law and Citizenship, Faculty of Social and Legal Sciences, Makassar State University. (Supervised by Mustaring and Muh. Sudirman). This research was conducted with the aim of finding out: 1) PPKn Teachers' Knowledge about the 2013 Curriculum Changes Towards an Independent Curriculum at MTs Negeri 1 Watampone, and 2) PPKn Teachers' Readiness regarding the 2013 Curriculum Changes Towards an Independent Curriculum at MTs Negeri 1 Watampone. This type of research is qualitative research using a descriptive approach, therefore, in order to achieve a research objective, data collection techniques are used, namely observation, interviews, documentation. The informants for this research were 3 PPKn teachers. The results show that: 1. PPKn teachers' knowledge about curriculum changes at MTsN 1 Watampone is from several aspects of assessment regarding the concepts and principles of the independent curriculum, it can be seen that the teacher has understood and knows the concepts and principles in the independent curriculum 2. The readiness of PPKn teachers regarding curriculum changes at MTsN 1 Watampone can be categorized as ready, this is proven by fulfilling the assessment aspects, namely having teaching tools, assessment tools, adapting learning methods, as well as attending training or workshops related to the independent curriculum. 
Peran Masyarakat dalam Pemilu sebagai Wujud Penerapan Demokrasi di Indonesia Suprapto, Ameliawati; Afif, Aninda Khoyrul; Abednego, Andrian Abib; Mudhakir, Muhammad Amin Khoirul; Ediyono, Suryo
Jurnal Tomalebbi Volume 11, Nomor 1 (Maret 2024)
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPemilu dapat terwujud secara demokratis apabila dilihat dari masyarakatnya yang berperan aktif di dalam proses berjalannya pemilu dari awal sampai akhir. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui bagaimana peran masyarakat untuk berpartisipasi dalam penyelenggaraan pemilu. Metode penelitian yang dipakai adalah kualitatif dan kepustakaan. Data yang didapat berupa deskriptif dan analisis permasalahan berdasarkan jurnal dan literatur. Hasil yang didapat dari penelitian ini adalah permasalahan sengketa, administrasi, kurang adanya sosialisasi pemilu kepada masyarakat serta adanya permasalahan dari pihak caleg mengenai penggunaan dana reses dalam kampanye. Kesimpulannya adalah Masyarakat memiliki peranan yang penting dalam penyelenggaraan pemilihan umum, karena menjadi faktor utama suksesnya pemilu.Kata kunci : pemilu; masyarakat; demokrasi
Peran KPU Kota Makassar Dalam Mendorong Partisipasi Masyarakat Pada Pilkada Dhahri, Irsyad Dhahri; Herman, Herman Herman; Jamaluddin, Nur Aisyah
Jurnal Tomalebbi Volume 11, Nomor 1 (Maret 2024)
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT: This research aims to determine: (1) The role of the Makassar City KPU in carrying out activities to increase community participation to encourage the public to participate in the 2020 Pilkada, (2) The obstacles that the Makassar City KPU faces in carrying out activities to increase community participation to encourage the public to participate in the 2020 Pilkada. The research method used is a qualitative method with a descriptive approach. Data collection techniques include interviews and documentation using research instruments in the form of interview guidelines as documentation tools. Triangulation is used as a data checking procedure. As well as using data reduction, data presentation and drawing conclusions as data analysis techniques.               The results of this research prove that (1) the Makassar KPU has carried out activities to increase community participation that are very proactive and committed to encouraging the community to participate in the regional elections through intensive socialization, maximizing the work of the PPK, PPS, PPDP chain and establishing collaboration with various communities and community groups. , local government, and schools as well as the KPU collaborated with two well-known Makassar influencers Tumming-Abu. The KPU also evaluates and monitors efforts to encourage community participation in regional elections. (2) The obstacles faced, namely, community political awareness, selectivity in choosing associations, permits and involvement of other agencies are obstacles and the risk of negative stigma or negative assumptions. ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Peran KPU Kota Makassar dalam melaksanakan kegiatan peningkatan partisipasi masyarakat untuk mendorong masyarakat berpartisipasi pada Pilkada, (2) Kendala yang KPU Kota Makassar hadapi dalam melaksanakan kegiatan peningkatan partisipasi masyarakat untuk mendorong masyarakat berpartisipasi pada Pilkada. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data berupa wawancara dan dokumentasi dengan menggunakan instrumen penelitian berupa pedoman wawancara alat dokumentasi. Adapun triangulasi digunakan sebagai prosedur pengecekkan data. Serta menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan sebagai teknik analisi data.Hasil penelitian ini membuktikan bahwa (1) KPU makassar telah melaksanakan kegiatan peningkatan partisipasi masyarakat yang sangat proaktif dan berkomitmen dalam  mendorong  masyarakat berpartisipasi pada pilkada dengan melalui sosialisasi secara intensif, memaksimalkan kerja rantai PPK, PPS, PPDP dan menjalin kolaborasi dengan berbagai komunitas, kelompok masyarakat, pemerintah setempat,dan sekolah serta KPU menggandeng dua influencer kenamaan Makassar Tumming-Abu sebagai brand ambassador KPU Makassar. KPU juga melakukan evaluasi dan monitoring terhadap upaya dalam mendorong partisipasi masyarakat pada pilkada. (2) Kendala yang dihadapi yaitu , kesadaran politik masyarakat, selektivitas dalam memilih perkumpulan, izin dan keterlibatan instansi lain menjadi kendala dan risiko stigma negatif atau asumsi negatif. Kata Kunci: KPU Kota Makassar, Partisipasi Masyarakat, Pilkada 2020

Page 1 of 1 | Total Record : 10