cover
Contact Name
Eko Setyadi Kurniawan M.Pd.Si.
Contact Email
radiasi@umpwr.ac.id
Phone
+62895429888884
Journal Mail Official
radiasi@umpwr.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. purworejo,
Jawa tengah
INDONESIA
RADIASI: Jurnal Berkala Pendidikan Fisika
ISSN : 23016111     EISSN : 25490826     DOI : 10.37729/radiasi
Core Subject : Science, Education,
Radiasi: Jurnal Berkala Pendidikan Fisika (known as Radiasi) is a peer-reviewed journal published by Universitas Muhammadiyah Purworejo. Radiasi is an integrated forum for communicating scientific advances in the field of physics and education physics. The journal reports significant new findings related to physics and education physics, including learning media development, learning methods development, learning methods implementation, and application of physics. Radiasi publishes comprehensive research articles and invited reviews by leading experts in the field. Papers will be selected that high scientific merit, impart important new knowledge, and are of high interest to physics and education physics community
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 2 (2015)" : 10 Documents clear
Identifikasi Sifat Dielektrik Pisang Pada Tingkat Kematangan Berbeda Dengan Rangkaian RLC Natalia Diyaning Gulita; Suryasatria Trihandaru; Made Rai Suci Santi
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 6 No. 2 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produk pertanian pada umumnya bersifat mudah rusak. Rusak tidaknya suatu produk atau baik dan buruknya dapat mempengaruhi kualitas yaitu tingkat keunggulan produk tersebut. Kematangan buah merupakan salah satu masalah yang penting untuk diketahui dalam menentukan keunggulan produk pertanian. Pengukuran sifat dielektrik yang meliputi kapasitansi dan konstanta dielektrik merupakan salah satu metode yang dapat digunakan untuk identifikasi kematangan dan kualitas produk. Oleh karena itu dilakukan penelitian ini dengan tujuan untuk mengukur kapasitansi dan konstanta dielektrik buah pisang mentah dan matang layak konsumsi. Metode yang digunakan adalah dengan memanfaatkan rangkaian RLC sehingga didapatkan grafik redaman kapasitor. Grafik redaman disimpan dalam komputer untuk kemudian dibaca menggunakan program sehingga didapatkan nilai kapasitansinya, setelah itu data dianalisa untuk mendapatkan nilai konstanta dielektrik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan metode pengukuran sifat dielektrik dapat digunakan sebagai identifikasi kematangan buah pisang. Dari penelitian ini menunjukkan bahwa semakin matang buah pisang, maka nilai kapasitansi dan konstanta dielektrik akan semakin besar. Melalui pengolahan data didapatkan nilai konstanta dielektrik pisang ambon mentah 8,8 dan matang 20,3; pisang susu mentah 11,8 dan matang 12,2; sedangkan pisang kepok mentah sebesar 11,3 dan matang 15,5.
Peningkatan Minat Belajar Siswa Dengan Metode Jigsaw Pada Pembelajaan IPA di SMP Negeri 2 Ambal Kebumen Tahun Pelajaran 2013/2014 Sutarjo Sutarjo; Ashari Ashari; Siska Desy Fatmaryanti
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 6 No. 2 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar siswa dengan metode Jigsaw pada pembelajaran IPA di SMP Negeri 2 Ambal. Pembelajaran IPA dirasa sulit oleh siswa SMP Negeri 2 Ambal sehingga siswa tidak memiliki minat tuntuk belajar. Subyek dari penelitian ini adalah siswa kelas VIII F SMP N 2 Ambal yang berjumlah 30siswa, 15 siswa perempuan, 15 siswa laki-laki. Data yang diperoleh berupa data kuantitatif. Instrumen pengambilan data menggunakan lembar observasi aktivitas siswa dan angket minatsiswa. Analisis data menggunakan analisis deskriptif persentase. Hasil dari penelitian ini dapat menunjukkan bahwa Penerapan metode pembelajaran jigsaw pada pembelajaran IPA, dapat meningkatkan minat belajar siswa.Hal ini ditandai dengan meningkatnya minat belajar siswa pada prasiklus yang dengan persentase 57% meningkat menjadi 69% pada siklus I dan meningkat menjadi 81% pada siklus II. Serta dapat meningkatkan aktivitas siswa pada Pra Siklus dengan persentase 60% meningkat menjadi 77% pada siklus I dan meningkat menjadi 85% pada siklus II. Selain meningkatkan minat dan aktivitas siswa, hasil belajar siswa juga meningkat. Pada prasiklus nilai rata-rata IPA 64,5, meningkat pada siklus I menjadi 74 dan pada siklus II menjadi 79,5.
Desain Pembelajaran Ipa Terpadu Dengan Topik Sistem Kapilaritas Membantu Proses Fotosintesis Pada Tumbuhan Anggelina Christi; Marmi Sudarmi; Debora Natalia Sudjito
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 6 No. 2 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ada banyak kendala yang dialami guru akibat diberlakukannya pembelajaran IPA Terpadu pada kurikulum 2013, diantaranya yaitu guru harus menguasai bidang lain yang selama ini tidak dipelajari, dan guru harus memadukan ketiga mata pelajaran menjadi satu topik yang terpadu. Penelitian bertujuan membuat contoh RPP IPA Terpadu “Sistem Kapilaritas Membantu Proses Fotosintesis Pada Tumbuhan” dan mengetahui hasil pembelajaran IPA pada siswa jika disampaikan dengan pembelajaran IPA Terpadu. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas tipe guru sebagai peneliti, dengan sampel sebanyak 24 siswa kelas VII. Setelah instrumen yaitu RPP, soal evaluasi, lembar observasi, dan kuisioner dibuat, kemudian dijalankan dalam pembelajaran di kelas, dan dibantu oleh seorang observer untuk mengisi lembar observasi. Setelah kegiatan pembelajaran selesai, siswa diberi soal evaluasi dan kuisioner untuk diisi. Lembar observasi dan kuisioner dianalisa secara deskriptif kualitatif, sedangkan hasil tes evaluasi siswa dianalisa secara deskriptif kuantitatif. Berdasarkan data yang diperoleh, desain pembelajaran IPA Terpadu dengan topik Sistem Kapilaritas Membantu Proses Fotosintesis Tumbuhan yang dibuat dapat dijalankan dalam pembelajaran di kelas dan berhasil membantu siswa memahami materi pembelajaran cukup baik. Sebanyak 83% siswa mendapat nilai minimal 70 dan lebih dari 70% siswa terlibat aktif dalam proses pembelajaran. Selain itu juga antara materi fisika, kimia dan biologinya benar-benar terpadu, sehingga pergantian antar mata pelajaran pun tidak membuat siswa kesulitan.
Desain Pembelajaran IPA Terpadu Pada Topik Jantung Sebagai Pemompa Darah Margaretha T. Weru; Marmi Sudarmi; Diane Noviandini
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 6 No. 2 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurikulum 2013 untuk SMP menuntut pembelajaran IPA Terpadu, suatu topik kajian IPA dibahas dari sudut pandang fisika, biologi, dan kimia sekaligus tidak lagi terpisah-pisah. Permasalahannya sebagian besar guru IPA berlatarbelakang pendidikan spesifik (fisika/biologi/kimia) dan terbiasa mengajar satu bidang ilmu saja. Hal ini menimbulkan kesulitan mengajar bidang ilmu lainnya, terlebih memadukan dua bidang ilmu untuk memecahkan satu masalah. Penelitian ini bertujuan : 1) membuat RPP IPA Terpadu pada topik jantung sebagai pemompa darah dengan pendekatan saintifik, 2) mengimplementasikan RPP yang dibuat dalam KBM di kelas untuk menguji keberhasilannya. Alat pengumpulan data yang digunakan yaitu soal evaluasi, lembar observasi, dan lembar kuisioner. Data dianalisis secara deskriptif-kualitatif. Dari hasil penelitian, lebih dari 70% siswa terlibat aktif dan tertarik mengikuti pembelajaran serta berhasil membantu para siswa memahami pembelajaran dengan baik tanpa kesulitan. Hal ini terbukti dari hasil tes yang dilakukan 84% siswa mendapat nilai di atas 70. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa desain pembelajaran IPA Terpadu ini dapat diimplementasikan dalam pembelajaran di kelas.
Penerapan Model Pembelajaran Student Facilitator and Explaining untuk Meningkatkan Minat dan Motivasi Belajar Fisika Siswa Kelas X SMA Negeri 10 Purworejo Tahun Pelajaran 2013/2014 Abdul Aziz; Ashari Ashari; Arif Maftukhin
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 6 No. 2 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah kurangnya minat dan motivasi belajar fisika siswa kelas X SMA Negeri 10 Purworejo. Model belajar yang digunakan oleh guru dalam proses pembelajaran di kelas yang kurang menyenangkan merupakan salah satu penyebab minat dan motivasi belajar fisika pada siswa menjadi rendah. Penjelasan materi yang hanya didapatkan dari guru saja dan sedikit sekali dari teman juga turut menjadi penyebab minatdan motivasi belajar fisika pada siswa menjadi rendah. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan untuk meningkatkan minat dan motivasi belajar fisika dengan menggunakan penerapan model belajar student facilitatorand explaining. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X-4 SMA Negeri 10 Purworejo yang berjumlah 33 siswa yang terdiri dari 12 siswa laki-laki dan 21 siswa perempuan. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi, metode tes siklus, dan metode angket.Pengolahan data dilakukan dengan teknik persentase. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dengan menggunakan penerapan model belajar student facilitator and explaining pada proses pembelajaran fisika dapat meningkatkan minat belajar fisika siswa kelas X SMA Negeri 10 Purworejo. Minat dan motivasibelajar fisika siswa pada tahap pra siklus adalah 53,03%, meningkat menjadi 68,18% setelah diberi tindakan pada siklus I, dan meningkat lagi menjadi 96,36% setelah diberi tindakan pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian pembelajaran menggunakan penerapan model belajar student facilitator and explaining dapat digunakan sebagai model belajar yang dapat meningkatkan minat dan motivasi belajar fisika siswa pada mata pelajaran fisika.
Penerapan Stad Untuk Peningkatan Interpersonal Skill Siswa Kelas VII Semester Genap MTs Al-Fatah Sidomoro Buluspesantren Kebumen Tahun Pelajaran 2013/2014 Siti Asroriyatun; Arif Maftukhin; Siska Desy Fatmaryanti
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 6 No. 2 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk mengetahui peningkatan interpersonal skill melalui pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa MTs Al-Fatah Sidomoro, Buluspesantren, Kebumen Tahun Pelajaran 2013/2014. Penelitian dilakukan di MTs Al-Fatah Sidomoro, Buluspesantren, Kebumen. Metode pengumpulan data menggunakan metode observasi dan test. Teknik analisis data menggunakan analisis deskripsi persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran STAD dapat meningkatkan interpersonal skill siswa sehingga meningkatkan prestasi belajar siswa pada kelas VII A MTs Al Fatah Sidomoro. Hal ini ditunjukkan dari hasil observasi interpersonal skill siswa yang diperoleh persentase rata-rata 55% pada pra siklus, 64% pada siklus I, dan 71% pada siklus II. Prestasi belajar siswa kelas VII A juga meningkat dilihat dari nilai rata-rata 59,20 pada prasiklus, menjadi 67,50 pada siklus I, dan menjadi 75,28 pada siklus II. Nilai KKM yang ditetapkan sekolah adalah 75 serta persentase kelulusan adalah 66,67%
Pengaruh Kecerdasan Emosional dan Kebiasaan Belajar terhadap Prestasi Belajar Fisika Kelas XI.IPA Semester II SMA se-Kabupaten Kebumen Tahun Pelajaran 2013/2014 Umi Mukhiyatun Khasanah; Eko Setyadi Kurniawan; Sriyono Sriyono
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 6 No. 2 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh kecerdasan emosional dan kebiasaan belajar terhadap prestasi belajar fisika siswa kelas XI.IPA Smester II SMA se-Kabupaten Kebumen. Penelitian dilakukan di SMA di Kabupaten Kebumen dengan startified random sampling, sempel berjumlah 243 siswa kelas XI.IPA SMA se-Kabupaten Kebumen Tahun Pelajaran 2013/2014. Metode pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi dan angket. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif, uji prasyarat dan uji hipotesis.Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh kecerdasan emosional terhadap prestasi belajar fisika dengan nilai sign. perhitungan (0,517 > 0,005), terdapat pengaruh kebiasaan belajar terhadap prestasi belajar fisika dengn sumbangan mandiri 2,8%, terdapat pengaruh kebiasaan belajar terhadap kecerdasan emosional dengan sumbangan mandiri 33,9% dan terdpat pengaruh kecerdasan emosional dan kebiasaan belajar terhadap prestasi belajar fisika siswa kelas XI.IPA SMA se-Kabupaten Kebumen tahun pelajaran 2013/2014
Upaya Peningkatan Pemahaman Siswa pada Topik Pembiasan Cahaya Melalui Analisis Pencemaran Air dengan Metode Percobaan Indeks Bias Fajar Nur Wakhid; Eko Setyadi Kurniawan; Siska Desy Fatmaryanti
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 6 No. 2 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian guna meningkatkan pemahaman siswa pada topik pembiasan cahaya melalui analisis pencemaran air. Sebagai subjek penelitian seluruh siswa kelas X.4 SMA Negeri 1 Buluspesantren berjumlah 30 orang. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yaitu penelitian tindakan (action research). Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Buluspesantren Desa Waluya Kecamatan Buluspesantren, Kabupaten Kebumen. Subyek yang diteliti dalam penelitian ini adalah siswa kelas X.4 SMA Negeri 1 Buluspesantren semester 2 tahun pelajaran 2013/2014 berjumlah 30 siswa terdiri dari 22 perempuan dan 8 laki-laki. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah metode observasi, tes dan angket. Teknik analisis data yang digunakan adalah persentase. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata total dari observer 1 dan observer 2 pada siklus I adalah 2,055555 dengan kriteria cukup baik dan rata-rata total dari observer 1 dan observer 2 pada siklus II adalah 3,055556 dengan kriteria baik. Pada siklus I, nilai terendah adalah 25 dengan jumlah total adalah 1620 sedangkan pada siklus II nilai terendah adalah 50 dan jumlah total 2240. Nilai rata-rata kelas pada siklus I adalah 54 dan nilai rata-rata pada siklus II adalah 74,67. Siswa lebih tertarik dan lebih paham dalam mempelajari materi fisika tentang pembiasan cahaya setelah dilakukan percobaan indeks bias. Hal ini terbukti dari unsur kesenangan siswa yang mencapai 96%, unsur kesadaran perasaan yang mencapai 75% dan unsur kemauan yang mencapai 80%.
Penerapan Pendekatan Probing Prompting Termodifikasi untuk Meningkatkan Minat dan Hasil Belajar Siswa Kelas XI.MOA SMK Purnama 2 Gombong Tahun Pelajaran 2014/2015 Alan Romadloni; Eko Setyadi Kurniawan; Sriyono Sriyono
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 6 No. 2 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian tindakan kelas (PTK) guna mengetahui apakah penerapan pendekatan probing prompting termodifikasi dapat meningkatkan minat dan hasil belajar siswa kelas XI.MOA SMK Purnama 2 Gombong tahun pelajaran 2014/2015. Sebagai subjek dalam penelitian tindakan kelas ini adalah siswa kelas XI.MOA SMK Purnama 2 Gombong Tahun Pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 32 siswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode observasi, metode tes, metode angket dan metode dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data yang dilakukan, penerapan pembelajaran Probing Prompting Termodifikasi dapat meningkatkan minat dan hasil belajar siswa dengan indikator keberhasilan dalam penelitian ini adalah sebesar 25% siswa mengalami peningkatan minat dan hasil belajar. Hal ini ditandai dengan meningkatnya rata-rata persentase minat dan hasil belajar siswa pada setiap siklus. Sebelum digunakan pendekatan Probing Prompting Termodifikasi persentase minat dan hasil belajar siswa 21,92% dan 37,5%. Setelah menerapkan pendekatan Probing Prompting Termodifikasi pada siklus I meningkat menjadi 40,04% dan 56,25%. Dan pada siklus II meningkat menjadi 73,12% dan 87,5%. Sehingga pendekatan pembelajaran Probing Prompting Termodifikasi dapat digunakan sebagai salah satu alat bantu dalam proses pembelajaran guna meningkatkan minat dan hasil belajar siswa.
Alat Perekam Aktivitas Jantung dengan Mic Kondensor dan PC-Link USB Smart I/O Wasis Pandu Prawira; Jodelin Muninggar; Made Rai Suci Santi
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 6 No. 2 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gangguan organ jantung dapat diidentifikasi dari suara jantung yang tidak normal,mulai dari frekuensi, irama ,dan kekuatan denyutannya. Stetoskop biasa tidak dapat mendengarkan suara jantung yang lemah dan tidak terdapat fasilitas penampil dan perekam aktivitas jantung. Oleh karena itu dibutuhkan sebuah alat yang dapat menguatkan suara jantung, menampilkan aktivitas jantung dan menghitung jumlah denyut jantung manusia per menit secara otomatis. Mic kondensor dapat dipakai untuk menangkap sinyal suara jantung. PC link adalah sebuah alat yang dapat mengkomunikan sinyal dari mic kondensor ke PC sehingga informasi yang diperoleh dapat diolah oleh PC dan dapat menghitung jumlah detak jantung per menit.

Page 1 of 1 | Total Record : 10