cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL ILMU PERTANIAN
ISSN : 08521077     EISSN : 24427306     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Ilmu Pertanian "AGRIUM" adalah publikasi ilmiah yang diterbitkan dua kali dalam setahun untuk mengkomunikasikan hasil-hasil penelitian ataupun review yang dirancang sebagai sarana komunikasi untuk para ilmuwan/peneliti yang terkait dengan bidang pertanian.
Arjuna Subject : -
Articles 336 Documents
ANALYSIS THERMAL OF THERMOPLASTIC ELASTOMER WITH FILLER POWDER WASTE TIRE Eva Marlina Ginting; Nurdin Bukit; Khairina Fitri; Erna Frida
AGRIUM: Jurnal Ilmu Pertanian Vol 20, No 2 (2016)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.689 KB) | DOI: 10.30596/agrium.v20i2.629

Abstract

This study aims to determine the thermal properties of the thermoplastic elastomer with filler powders waste tires on the mixing of the rubber SIR-20 and polyethylene by using of Differential Thermal Analysis (DTA) and Termogravimetrik Analysis (TGA). The process of sample preparation is done in Internal Mixer with mixing polyethylene, rubber SIR-20, compatibilizer Polyethylene Maleic Anhydride (PEMA), sulfur and powder scrap tires 80 mesh with varying from (0, 10, 20, 30) phr, with a temperature of 180 ° C and rotor speed of 60 rpm for 15 minutes. DTA analysis results obtained by the temperature of the melting point and the highest reduction in heat flow without powder obtained in composition of scrap tires with a temperature that is equal to 160.3 0C microV -11.975. While the TGA test results obtained the highest mass reduction obtained on the composition without powder used tires is 18.59 mg or by 58 792% with a temperature of 502.6 0C.Keywords: powder waste tires, natural rubber, TGA, DTA
Keanekaragaman Komunitas Gulma Dalam Tanah Pada Tingkat Kedalaman dan Jarak Pengambilan Tanah Di Tanaman Kelapa Sawit Belum Menghasilkan Irna Syofia; Murni Radiah
AGRIUM: Jurnal Ilmu Pertanian Vol 21, No 2 (2018)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.569 KB) | DOI: 10.30596/agrium.v21i2.1878

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keragaman komunitas gulma dalam tanah pada  tingkat kedalaman dan jarak pengambilan tanah di tanaman  kelapa sawit belum menghasilkan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial yang terdiri dari dua Perlakuan yang diteliti yaitu Tingkat Kedalaman dan Jarak pengambilan Tanah. Untuk perlakuan tinkat kedalaman terdiri dari tiga taraf perlakuan, yaitu: M1 = 10 cm, M2= 20 cm, M3 = 30 cm, Sedangkan untuk perlakuan Jarak pengambilan tanah terdiri dari tiga taraf perlakuan, yaitu: R1 = 50 cm, R2 =100 cm, R3 = 150 cm. Terdapat 9 kombinasi perlakuan dengan tiga ulangan menghasilkan 9 polibeg dengan jumlah polibeg keseluruhan 27 polibeg dimana satu plot terdiri dari 9 polibeg dan semua merupakan sampel, Parameter yang diamati yaitu: Identifikasi Gulma sebelum pengambilan sampel tanah berupa ( Gulma dominan, Jumlah jenis Gulma) dan Identifikasi gulma setelah pemindahan tanah kedalampolibeg berupa ( Gulma dominan, jumlah jenis gulma, dan Komposisi Gulma).
ANALYSIS OF INTEGRATION OF CASSAVA AGRIBUSINESS SUBSYSTEM AT PANCUR BATU SUB-DISTRICT DELI SERDANG REGENCY Hotden L. Nainggolan; Johdikson Aritonang
AGRIUM: Jurnal Ilmu Pertanian Vol 20, No 3 (2017)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.49 KB) | DOI: 10.30596/agrium.v20i3.1050

Abstract

This research aims to; a) knowing the constraints of cassava agribusiness development in the District Pancur Batu, b) determine the condition of the relationship between sub-systems that play a role in agribusiness of cassava in District Pancur Batu, c) determine the condition of the marketing of cassava in  District Pancur Batu. This research was conducted in the District of Pancur Batu, with descriptive analysis method. Based on the research concluded; a) The condition of farm production of cassava in District Pancur Batu categorized quite good, but not yet showing the development of production. Cassava been farming community as an activity for easy maintenance process and does not require intensive care, b) the marketing conditions cassava is still modest and relatively fixed. Market chains are short so that share margin the biggest can be obtained by the manufacturer, c) Relationship between the subsystems of agribusiness cassava distinguished relationship is not tight and continuous on subsystem providers the means of production by farmers and relationships that continuously into sub systems production, marketing and processing because there is a relationship mutually beneficial. Based on the results suggested; a) government Deli Serdang undertake training and extension to farmers to increase farm production of cassava, b) the government of Deli Serdang provide incentives to farmers to stimulate an increase in farm production of cassava in District Pancur Batu, c) the government of Deli Serdang attention to marketing conditions cassava, by providing information and of action clear to the farmers market in the district of  Pancur Batu. Keywords: agriculture, agro-industry, cassava
SIGNIFIKANSI SKENARIO PEMBANGUNAN CHECK DAM DALAM MENAHAN LAJU SEDIMENTASI DI WADUK SEMPOR Hilda Julia
AGRIUM: Jurnal Ilmu Pertanian Vol 21, No 1 (2017)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (410.429 KB) | DOI: 10.30596/agrium.v21i1.1490

Abstract

Beberapa waduk di Indonesia sampai saat ini ada dalam kondisi kritis, salah satunya adalah Waduk Sempor. Berdasarkan data pengukuran sedimentasi Waduk Sempor tahun 1994, penurunan volume tampungan total Waduk Sempor akibat sedimentasi sebesar 12,04 juta m3 dalam kurun waktu 16 tahun (1978-1994) atau 752.500 m3/tahun. Kondisi ini berdampak buruk bagi semua pihak, diantaranya adalah peningkatan resiko terjadinya banjir, penurunan luas lahan irigasi dan bahkan dapat mengganggu jalannya operasi listrik tenaga air. Laju sedimentasi yang tinggi ini diharapkan dapat ditekan dengan adanya pembangunan check dam di sungai Sampang dan Kedungwringin yang bermuara ke waduk. Perhitungan signifikansi untuk melihat seberapa besar pengaruh check dam yang nantinya dibangun dalam menekan laju sedimentasi dihitung menggunakan persamaan regresi yang merupakan hubungan antara debit sungai dengan debit sedimen dan persamaan Meyer-Peter and Muller’s. Analisa data menggunakan program Microsoft Excel. Hasil penelitian menunjukkan skenario check dam di sungai ordo dua dan ordo tiga masing-masing dapat mengurangi laju sedimentasi sebesar 19.587,04 m3/tahun dan 60.319,79 m3/tahun (9,6% dan 29,6% dari potensi sedimen yang mengalir). Dari hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa laju sedimentasi setelah adanya simulasi masih jauh dari batas toleransi sebesar 12.878 m3/tahun.Kata Kunci : Sedimentasi, Check Dam, Waduk
DECISION SUPPORT SYSTEM FOR DETERMINING THE TYPES OF PLANTS IN AGRICULTURAL LAND BY USING SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING (SAW) Wilda Rina Hasibuan
AGRIUM: Jurnal Ilmu Pertanian Vol 20, No 2 (2016)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (435.134 KB) | DOI: 10.30596/agrium.v20i2.639

Abstract

The problem faced by every farmer in general, ie lack of knowledge to determine the exact species of plants and suitable for planting on a farm. Determination of the proper plant species in an area greatly affected agricultural production resulting from the land. Assessment of a farm seen from kessuaian land cover classes and characteristics of agricultural land suitability. On agricultural land characteristics specified criteria to support the assessment of a region. The criteria in question is rainfall, shape Territory / slope, soil texture, soil structure, drainage class, erodibility, soil fertility. Keputuan Support System is very useful in helping decision-makers in determining the best option. This is because the system is supported by a process of ranking the alternatives that will get the best of several alternatives. This system is presented with the Simple Additive weighting method (SAW) can complete the study by finding the weights for each attribute value then the best alternative available. The results of the assessment can be used to increase agricultural output.Keywords: Decision Support System, Simple Additive weighting, Determination Type Plants
Studi Pemanfaatan Limbah Salak Berdasarkan Analisis Nilai Tambah Dan Kelayakan Usaha Agribisnis Rafiqah Amanda; Lubisriski Baroroh
AGRIUM: Jurnal Ilmu Pertanian Vol 21, No 1 (2017)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.465 KB) | DOI: 10.30596/agrium.v21i1.1480

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai tambah dan kelayakan usaha dari pemanfaatan limbah salak. Penelitian ini  akan dilakukan di Desa Aek Nabara Derah Kecamatan Angkola Barat. Penelitian ini menggunakan analisis kuantitatif diantaranya analisis besar penerimaan, analisis kelayakan usaha (R/C) dan analisis nilai tambah pada hasil pengolahan limbah buah salak. Dari hasil analisis diperoleh Kopi salak  menunjukkan nilai rasio R/C sebesar 1.77 sehingga pengolahan biji salak menjadi kopi salak layak dilakukan. Besar penerimaan agroindustri pengolahan biji salak menjadi kopi salak adalah Rp. 6,000,000/produksi sedangkan pendapatan sebesar Rp. 2,605,322/produksi dan biaya agroindustri adalah sebesar Rp.3,394,678/produksi. Pengolahan biji salak menjadi kopi salak memiliki nilai tambah sebesar Rp. 34,237.63/kg dengan margin sebesar Rp. 79,500.00/kg dengan nilai keuntungan pengusaha sebeasar 35.99%. Kekuatan dalam menjalankan usahatani pengolahan biji salak menjadi kopi salak antara lain sertifikasi, manfaat bagi kesehatan, rantai tata niaga sederhana, manfaat sebagai oleh-oleh dan bahan baku yang melimpah. Kelemahan dalam pengolahan biji salak menjadi kopi salak antara lain sistem pengolahan sederhana, peralatan terbatas, promosi masih relatif minim terutama penggunaan internet, sikap tenaga kerja, varian, kemasan masih satu dan tata kelola.Kata Kunci : Limbah Salak,  Nilai Tambah, Kelayakan Usaha
FACTORS AFFECTING CONVERSION WETLAND INTO OIL PALM Rangkuti, Khairunnisa; Siregar, Sasmita; Lestari, Reni
AGRIUM: Jurnal Ilmu Pertanian Vol 20, No 3 (2017)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (19.732 KB) | DOI: 10.30596/agrium.v20i3.1055

Abstract

This study aimed to analyze the influence of income, agricultural risk, the selling price, cost of production and availability of water for the conversion of rice land into palm oil ,. The data used in this study are primary data and secondary data. The sampling method using Random Sampling is taking a random sample by strata. Data analysis method used is multiple linear analysis. The result is a coefficient of determination (R-Square) 0.91. This value indicates that simultaneously (synchronously) wetland conversion into oil palm plantations are affected by revenue, selling prices, agricultural risk, the cost of production and availability of water by 91% and the rest influenced by other factors beyond the variables that are not tested by 9%, Most variable production costs significantly affect wetland conversion to oil palm plantations. While the variable income, sales price, the risk of agriculture and availability of water does not significantly influence wetland conversion to oil palm plantations. Keywords: Land conversion, Palm land, rice land
Kajian Analisis Pelilinan Terhadap Sifat Fisik-Kimia Salak Sibakkua di Kabupaten Tapanuli Selatan Imelda Sari Harahap; Qorry Hilmiyah Harahap; Irwan Zulfikri Matondang
AGRIUM: Jurnal Ilmu Pertanian Vol 21, No 2 (2018)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.436 KB) | DOI: 10.30596/agrium.v21i2.1870

Abstract

Kajian penelitian ini dilakukan untuk menganalisis Pengaruh Pelilinan terhadap sifat fisik-kimia salak sibakkua. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Kimia Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan. Peubah yang diamati adalah  perubahan sifat fisik buah meliputi (tekstur, berat dan kecerahan buah), sifat kimia buah (kadar air buah) serta umur simpan buah. Data primer diperoleh secara langsung dengan metode eksperimen di Laboratorium Kimia Universitas Muhammdiyah Tapanuli Selatan. Data yang diamati antara lain tekstur buah, berat buah, warna buah, kadar air serta umur simpan buah pada suhu kamar. Untuk menganalisis pengaruh pelilinan terhadap sifat fisik-kimia buah salak sidimpuan dilakukan dengan analisis ANOVA yang disertai dengan standart deviasi dan diuji lanjut dengan menggunakna uji BNT taraf 5 %. Adapun yang menjadi luaran penelitian ini adalah Jurnal Ilmiah ber ISSN yang tidak terakreditasi.
EFFECT OF CONCENTRATION OF EXTRACT ONION (Allium Cepa L.) ON GROWTH CUTTINGS SHOOTS SOME ACID ORANGE (Citrus Sp.) Irna Syofia; Rahmi Zulhida; Muhammad Irfan
AGRIUM: Jurnal Ilmu Pertanian Vol 20, No 3 (2017)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.49 KB) | DOI: 10.30596/agrium.v20i3.1046

Abstract

This study used a randomized block design Factorial with two factors, namely the differences of some type sour orange (Citrus sp) (J) with 3 levels ie J1 citrus musk (Citrus mitis), J2 lime, J3 (Citrus hystrix). The second factor is the provision of onion extract concentration (B) with 3 traf, namely (B1) onion extract concentration of 25%, (B2) onion extract concentration of 50%, (B3) concentration of garlic extract merah75%. The results showed growth of shoot cuttings of lemon give the best effect against high Parameter shoots, number of leaves, number of shoot and root length. Onion extract with a concentration of 75% effect on age parameters appear shoots, shoot height, leaf number, number of shoot and root length. There is no interaction between several types of sour orange and red onion extract concentration levels on all parameters of observation.Keyword:  Concentration, Extrack Onion ,  Acid Orange
PENENTUAN SEKTOR UNGGULAN DALAM PEREKONOMIAN WILAYAH KABUPATEN LANGKAT PENDEKATAN SEKTOR PEMBENTUK PDRB Desi Novita; Hartono Gultom
AGRIUM: Jurnal Ilmu Pertanian Vol 21, No 1 (2017)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (440.417 KB) | DOI: 10.30596/agrium.v21i1.1486

Abstract

Penentuan Sektor Unggulan Perekonomian Wilayah Kabupaten Langkat Dengan Pendekatan Sektor Pembentuk PDRB. Pertumbuhan ekonomi dan prosesnya merupakan kondisi utama untuk menjaga pembangunan ekonomi wilayah. Untuk memacu laju pertumbuhan ekonomi wilayah serta meningkatkan kontribusinya terhadap pembentukan total Produk Domestik  Regional Brotu (PDRB), maka pembangunan sektor unggulan dapat dijadikan sebagai penggerak pembangunan ekonomi wilayah. Dengan pembangunan sektor unggulan daerah diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah itu sendiri. Fokus penelitian ini ialah kepada penentuan sektor unggulan ekonomi di Kabupaten Langkat sebagai pertimbangan dalam perencanaan pembangunan ekonomi. Analisis yang dipergunakan ialah Location quotient (LQ), Tipology klassen dan shife share. Analisis LQ untuk mengindikasikan sektor basis, analisis Typologi klassen digunakan untuk menentukan klasifikasi pertumbuhan sektor dan shife share digunakan untuk menetukan sektor unggulan yang competitive dan melihat seberapa besar kontribusi sektor unggulan kabupaten langkat dalam pembangunan ekonomi. Sektor unggulan di Kabupaten Langkat adalah Sektor Pertanian dan sektor listrik.Kata Kunci: Location Quotient (LQ), Tipology Klassen, Shife Share, Growth, Leading Sector