cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
pto@umpwr.ac.id
Editorial Address
Universitas Muhammadiyah Purworejo
Location
Kab. purworejo,
Jawa tengah
INDONESIA
Autotech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo
ISSN : 23033738     EISSN : 26232502     DOI : 10.37729/auto tech
Auto Tech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo sebagai media penuangan hasil penelitian bidang pendidikan Teknik Otomotif. Terbit dua kali dalam setahun tiap bulan Januari dan Juni. Redaksi menerima artikel dari kalangan mahasiswa, guru, dosen maupun pemerhati pendidikan. Redaksi berhak mengubah naskah sepanjang tidak merubah substansi/isi tulisan. Tanggung jawab isi tulisan sepenuhnya ada pada penulis.
Articles 411 Documents
PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN AUDIO-VISUAL UNTUK MATERI SISTEM PEMINDAH TENAGA OTOMOTIF Suyitno Suyitno
Auto Tech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo Vol 5, No 2 (2015): Jurnal Autotech
Publisher : Pendidikan Teknik Otomotif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/autotech.v5i2.1893

Abstract

This reseach has aim to: 1)know the process of interactive media development for technicalmeasurment, 2)know the efectiveness of interactive media development for technicalmeasurment.This study is research and development. It is located on Faculty of Teacher Training and EducationSciences, majoring on Vocational Education Muhammadiyah University of Purworejo. This objectof the study is interactive media in learning technical measurment. I use some questionaires andtests for collecting the data. Then these are analized by quantitative method.The results are: 1)the process of making interactive includeson three steps, they are: a)The needsanalysis, b)product development, including index design, navigation and contents, andc)individual, small group test and last product implementation. 2)this product can be used as amedia for comprehending the technical measurment. The point of this study is interactive media ismore effective than conventional media in comprehending the technical measurement. we cananalyze them by the average difference between two classes; conventional class reaches 6,50 andexperiment class reaches 7, 80.Keywords: Media, Teaching and learning, power train system
EFEKTIFITAS PENERAPAN MULTIMEDIA INTERAKTIF TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATA DIKLAT PENGUKURAN TEKNIK PADA SISWA KELAS X SMK HASYIM ASY’ARI PURWOREJO TAHUN PELAJARAN 2013/2014 Syamsu Duha
Auto Tech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo Vol 5, No 2 (2015): Jurnal Autotech
Publisher : Pendidikan Teknik Otomotif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/autotech.v5i2.1894

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya Hasil belajar peserta didik terhadap matapelajaran produktif pengukuran teknik masih rendah, selain itu nilainya juga belum memenuhiKKM dan dalam penyampaian materi masih menggunakan menyampaikan materi di depankelas dengan sarana papan tulis dengan kapur ataupun spidol untuk memberikan contohatau gambaran kepada peserta didiknya, Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasibelajar dengan Efektifitas Penerapan Multimedia Interaktif.Jenis penelitian ini adalah PenelitianResearch and Development (R&D) Dengan 10 tahap Penelitian diantaranya, Tahap Potensi danMasalah, Pengumpulan data, Desain Produk, Validasi Desain, Ujicoba Pemakaian, Revisi Produk,Ujicoba produk, Revisi desain,Revisi Produk, dan Produksi Masa. Pengumpulan data dilakukandengan menggunakan metode observasi, metode tes, metode angket dan metode dokumentasi.Hasil pengujian kelayakan untuk media pembelajaran alat ukur teknik adalah meliputi aspekmateri pada kategori sangat layak dengan frekuensi relatif sebesar 61,1% dan kategori layaksebesar 38,9%. Aspek media pembelajaran pada kategori sangat layak dengan frekuensirelatif sebesar 50% dan kategori layak sebesar 50%. Aspek luaran/output pada kategori sangatlayak dengan frekuensi relatif sebesar 63,8% dan kategori layak sebesar 36,2%. Sedangkanpenilaian kelayakan media secara keseluruhan pada kategori sangat layak dengan frekuensirelatif sebesar 58,3% dan kategori layak sebesar 41,7%. Saran yang dapat diberikanberdasarkan hasil penelitian adalah Penerapan Multimedia Interaktif dapat digunakan kedepannya sebagai alternatif dalam pembelajaran yang mengupayakan peningkatankeaktifan belajar.Kata Kunci: Keaktifan, Multimedia Interaktif. Macromedia flash 8
KEEFEKTIVAN METODE PEMBELAJARAN CERAMAH DENGAN MEDIA ANIMASI DAN METODE DEMONSTRASI TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN MATA PELAJARAN TRASMISI MANUAL KELAS XI DI SMK TAMTAMA KROYA Taryono Taryono
Auto Tech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo Vol 5, No 2 (2015): Jurnal Autotech
Publisher : Pendidikan Teknik Otomotif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (602.239 KB) | DOI: 10.37729/autotech.v5i2.1895

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektivan metode pembelajaran ceramah denganmedia animasi dan metode demonstrasi pada mata pelajaran trasmisi manual kelas XI SMKTamtama Kroya Cilacap. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jeniseksperimen semu (Quasi experiment). Teknik sampling yang digunakan pada penelitian ini adalahrandom sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui metode tes. Teknik analisis data yangdilakukan adalah analisi deskriptif dan uji prasayarat analisis dengan uji normalitas, ujihomoginitas, serta uji hipotesis dengan Uji-T Sampel independen (independent t-Tes) dan Uji-TSampel Berkorelasi (piared t-Test). Hasil penelitian siswa kelas eksperimen sesudah menggunakanmetode pembelajaran ceramah dengan media animasi memperoleh nilai rata-rata 73.75 dansiswa kelas kontrol sesudah menggunakan metode demonstrasi memperoleh nilai rata-rata 67.88artinya ada perbedaan yang signifikan antara metode pembelajaran ceramah dengan mediaanimasi den metode demonstrasi, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa metodepembelajaran ceramah dengan media animasi lebih efektiv dibandingkan dengan metodedemonstrasi.Kata kunci : Keefektivan, Metode pembelajaran, Animasi, Demonstrasi.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PRAKTIK DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH (PROBLEM BASED LEARNING) PADA STANDAR KOMPETENSI SISTEM AC DI KELAS XI KOMPETENSI KEAHLIAN TEKNIK OTOTRONIK SMK TAMAN KARYA MADYA PERTAMBANGAN KEBUMEN Teguh Budiharyanto
Auto Tech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo Vol 5, No 2 (2015): Jurnal Autotech
Publisher : Pendidikan Teknik Otomotif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (626.774 KB) | DOI: 10.37729/autotech.v5i2.1896

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) Untuk mengetahui apakah ada peningkatan hasil belajar siswa melaluipenerapan model pembelajaran berbasis masalah (Problem Based Learning) pada standarkompetensi sistem AC di kelas XI kompetensi keahlian Teknik Ototronik SMK Taman Karya MadyaPertambangan Kebumen tahun pelajaran 2013/2014, (2) Untuk mengetahui seberapa besarpeningkatan hasil belajar siswa melalui penerapan pembelajaran berbasis masalah (ProblemBased Learning) pada standar kompetensi sistem AC di kelas XI kompetensi keahlian TeknikOtotronik SMK Taman Karya Madya Pertambangan Kebumen tahun pelajaran 2013/2014.Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Populasi yang digunakan dalampenelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI kompetensi keahlian Teknik Ototronik 3 SMK TamanKarya Madya Pertambangan Kebumen tahun pelajaran 2013/ 2014 yang berjumlah 40 siswa. Carapengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik Sampling Jenuh, yaitu teknikpengambilan sampel dimana seluruh populasi menjadi sampel penelitian. Sampel penelitian iniadalah kelas XI OTO 3. Pengumpulan data menggunakan metode tes. Teknik analisis datamenggunakan metode deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkanbahwa: Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah dapat meningkatkan hasil belajarpraktek siswa kelas XI OTO 3 SMK Taman Karya Madya Pertambangan Kebumen. Hal iti dapatdilihat dari peningkatan rata-rata nilai hasil belajar pada pra siklus sebesar 72.5, pada siklus 1sebesar 77.3 dan pada sisklus 2 sebesar 81.7. Selain itu juga dilihat dari peningkatan ketuntasanbelajar siswa pada pra siklus sebanyak 13 siswa (32.5%), pada siklus 1 sebanyak 25 siswa (62.5%)dan pada sisklus 2 sebanyak 40 siswa (100%)Kata Kunci: Hasil Praktik, Model Pembelajaran Berbasis Masalah
PENGARUH MOTIVASI DAN MODUL PRAKTIK TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS XI SMK MA’ARIF 9 KEBUMEN Teguh Supriyanto
Auto Tech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo Vol 5, No 2 (2015): Jurnal Autotech
Publisher : Pendidikan Teknik Otomotif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (479.337 KB) | DOI: 10.37729/autotech.v5i2.1897

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh motivasi terhadap prestasi belajar sistemrem, (2) pengaruh modul praktik terhadap prestasi belajar sistem rem, (3) pengaruh motivasibelajar dan modul praktik terhadap prestasi belajar sistem rem siswa kelas XI SMK Ma’arif 9Kebumen.Populasi dalam penelitian ini 134 siswa, jumlah sampel 100 siswa. Penentuan jumlahsampel ditentukan berdasarkan tabel penentuan yang dikembangkan oleh Issac dan Michel.Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Pengumpulan datamenggunakan angket dan dokumentasi. Uji validitas menggunakan validitas konstruk danreliabilitas dengan alpha cronbach. Metode analisis data menggunakan analisis deskriptif dananalisis kuantitatif. Berdasarkan analisis deskriptif menunjukan bahwa motivasi belajar siswa padakategori cukup sebesar 59%, modul praktik pada kategori cukup sebesar 59%, berdasarkananalisis kuantitatif menunjukkan bahhwa motivasi belajar siswa mempengaruhi prestasi belajar (r= 0,272 sig = 0,000 < 0,05. modul praktik mempengaruhi pencapaian prestasi belajar siswa (r =0,697 sig = 0,000 < 0,05). Artinya hipotesis ke dua diterima karena hasilnya positif. Hasil regresiganda diperoleh koefisien (R) sebesar 0,760 ( F = 66,489 sig = 0,000 < 0,05 berarti ada pengaruhyang positif dan signifikan antara motivasi belajar siswa dan modul praktik secara bersama-samaterhadap pencapaian hasil belajar siswa. Persamaan regresi Y= 40,223 + 0,373X1+ 0,931X2, daridata di atas dapat disimpulkan bahwa motivasi belajar mempengaruhi prestasi sebesar 0,272 dansig sebesar 0,000 lebih kecil dari 0,05, sedangkan modul praktik mempengaruhi presasi belajarsiswa sebesar 0,697 dan sig sebesar 0,000 lebih kecil dari 0,05, sedangkan hasl regresi ganda yaitupengaruh motivasi dan modul praktik bersma-sama menunjukan F hitung sebesar 66,489 sedangkansig sebesar 0,000 lebih kecil dari 0,05.Kata kunci: modul praktik, motivasi, prestasi
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN TUNE UP SEPEDA MOTOR UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN KEMANDIRIAN SISWA DI SMK CIPTA KARYA PREMBUN Unggul Setiaji
Auto Tech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo Vol 5, No 2 (2015): Jurnal Autotech
Publisher : Pendidikan Teknik Otomotif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (602.239 KB) | DOI: 10.37729/autotech.v5i2.1898

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosedur pembelajaran tune up sepeda motormenggunakan media video dan pengaruh media pembelajaran tune upsepeda motor terhadapaktivitas dan kemandirian siswa di SMK Cipta Karya Prembun pada siswa kelas XI SMK cipta KaryaPrembun tahun ajaran 2013/2014, yang mendapatkan materi tune up yaitu kelas XI TKRyangterdiri dari 400 siswa. Kelas XI TKR B sebagai kelas kontrol yang menggunakan metode ceramahdan kelas XI TKR F sebagai kelas eksperimen yang menggunakan media pembelajaran tune up.Cara menentukan kelas eksperimen dan kelas kontrol yaitu dengan cara mengundi menggunakankoin. Instrumen pengumpulan data menggunakan angket dan lembar observasi. Analisis datameliputi kriteria interpretasi data dan pengolahan data. Hasil analisis data hasil evaluasi kelaskontrol dan kelas eksperimen diperoleh nilai rerata kelas kontrol 56,18 dan nilai rerata kelaseksperimen 64,80. Terdapat selisih antara kelas kontrol dengan kelas eksperimen sebesar 8,62.Dari analisis data tersebut terdapat perbedaan yang signifikan antara siswa yang belummenggunakan media pembelajaran dan siswa yang sudah menggunakan menggunakan mediapembelajaran. Dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran tune upsepeda motor dapatdigunakan untuk meningkatkan aktivitas dan kemandirian belajar siswa di SMK Cipta KaryaPrembun.Kata kunci: Media Pembelajaran, Meningkatkan, Aktivitas dan Kemandirian Belajar.
PENERAPAN PEMBELAJARAN AUTOCAD 2008 PADA MATA PELAJARAN GAMBAR TEKNIK OTOMOTIF DASAR (GTOD) Wahyu Alam Moris
Auto Tech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo Vol 5, No 2 (2015): Jurnal Autotech
Publisher : Pendidikan Teknik Otomotif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (769.331 KB) | DOI: 10.37729/autotech.v5i2.1899

Abstract

Artikel ini membahas tentang penerapan pembelajaran AutoCAD 2008 mengenai kelayakanpembelajaran AutoCad 2008 dan mengetahui ada atau tidaknya peningkatan prestasi siswa kelasX Teknik Otomotif SMK Wongsorejo Gombong pada pembelajaran mata diklat Gambar TeknikOtomotif Dasar yang menggunakan program AutoCad 2008. Penelitian ini merupakan jenispenelitian pengembangan (Research and Development). Pengumpulan data dilakukan denganmenggunakan kuesioner (angket) dan soal (pretest-posttest). Teknik analisis data dilakukandengan deskriptif kuantitatif dan membandingkan hasil uji penerapan pretest-posttest antarakelas tidak menggunakan AutoCad 2008 dan kelas yang tidak menggunakan pembelajaranAutoCad 2008.Kata kunci: Menerapkan pembelajaran AutoCad 2008, Gambar Teknik Otomotif Dasar
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBER HEAD TOGETHER UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN, KERJA SAMA DAN PEMAHAMAN SISWA PADA MATA DIKLAT K3 KELAS X OTO SMK KERABAT KITA BUMIAYU’’ Wargono Wargono
Auto Tech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo Vol 5, No 2 (2015): Jurnal Autotech
Publisher : Pendidikan Teknik Otomotif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (600.49 KB) | DOI: 10.37729/autotech.v5i2.1900

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap: tingkat prestasi dan dalam meningkatkan keaktifan,kerja sama dan pemahaman siswa pada mata diklat K3 kelas X TO SMK Kerabat Kita Bumiayu.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research) yangdimaksudkan untuk mengatasi permasalahan yang ada di kelas dengan memanfaatkan tindakannyata kemudian melakukan refleksi terhadap hasil tindakan.Penelitian ini berlangsung dalam duasiklus.Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu planning (perencanaan), action (pelaksanaantindakan), observation (pengamatan) dan reflecting (refleksi). Subyek penelitian ini adalah siswakelas X TO SMK Kerabat Kita Bumiayu di SMK sebanyak 36 siswa. Metode pengumpulan datayang digunakan adalah observasi, tes, wawancara, dokumentasi.Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran denganmenggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Number Head Together pada mata diklat K3dapat meningkatkan keaktifan, kerja sama dan pemahaman siswa. Hal ini dapat dilihat darikeaktifan siswa dari siklus 1 sebesar 70,41% mengalami peningkatan menjadi 81,11% pada siklus2. Kerja sama siswa dari siklus 1 sebesar 66,11% mengalami peningkatan menjadi 78,61% padasiklus 2. Pemahaman siswa terlihat dari nilai rata-rata kelas pada siklus 1 77,91 dan meningkatpada siklus 2 rata-rata kelas yaitu 80,69.Kata kunci : Pembelajaran kooperatif, Number Head Together, Keaktifan , kerja sama.
PELAKSANAAN SISTEM MANAJEMEN MUTU (SMM) ISO 9001: 2008 DI SMK NEGERI 2 PENGASIH KULON PROGO TAHUN 2014 Sujad Purnama Aji
Auto Tech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo Vol 5, No 2 (2015): Jurnal Autotech
Publisher : Pendidikan Teknik Otomotif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2725.725 KB) | DOI: 10.37729/autotech.v5i2.1901

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) pelaksanaan Sistem Manajemen Mutu (SMM) ISO 9001: 2008 di SMK Negeri 2 Pengasih Kulon Progo, (2) faktor-faktor yang mendukung pelaksanaan Sistem Manajemen Mutu (SMM) ISO 9001: 2008 di SMK Negeri 2 Pengasih Kulon Progo, dan (3) faktor-faktor yang menghambat pelaksanaan Sistem Manajemen Mutu (SMM) ISO 9001: 2008 di SMK Negeri 2 Pengasih Kulon Progo. Desain penelitian ini adalah penelitian evaluasi yang menggunakan model context, input, process, dan product (CIPP). Penelitian ini dilakukan di SMK Negeri 2 Pengasih Kulon Progo. Sumber data dalam penelitian ini adalah Kepala Sekolah, Wakil Manajemen Mutu, Koordinator Bimbingan Konseling, Kepala Tata Usaha, Koordinator Perpustakaan, dan siswa. Instrumen penelitian adalah angket, wawancara, dan dokumen. Teknik pemeriksaan keabsahan data menggunakan triangulasi yakni triangulasi data, situasional, dan metode pengumpulan data. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data kualitatif mengikuti konsep yang diberikan Miles and Huberman dan Spradley yakni analisis data dengan komponen data reduction, data display, dan conclusion drawing/verification. Hasil penelitian menunjukkan (1) pelaksanaan Sistem Manajemen Mutu (SMM) ISO 9001: 2008 di SMK Negeri 2 Pengasih KulonProgo sudah berhasil. Hal ini dapat diketahui dari pencapaian sasaran mutu sekolah yang tergolong berhasil. Selain itu, pelaksanaan Sistem Manajemen Mutu (SMM) ISO 9001: 2008 untuk masing-masing komponen juga menunjukkan pencapaian yang tinggi, rata-rata di atas 90%; (2) faktor pendukung pelaksanaan Sistem Manajemen Mutu (SMM) ISO 9001: 2008 di SMK Negeri 2 Pengasih Kulon Progo meliputi Sumber Daya Manusia,bantuan dana dari program CI-BI, sarana dan prasarana, minat baca siswa yang tinggi, dan adanya pengadaan majalah dan buku yang relevan bagisiswa; dan (3) faktor-faktor penghambat pelaksanaan Sistem Manajemen Mutu (SMM) ISO 9001: 2008 di SMK Negeri 2 Pengasih KulonProgo antara lain keterbatasan dana, pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan oleh siswa, kurangnya sosialisasi pelaksanaan Sistem Manajemen Mutu (SMM) ISO 9001: 2008 di SMK Negeri 2 Pengasih KulonProgo, penulisan dokumen-dokumen di unit kerja yang belum sesuai dengan apa yang diinginkan pada Sistem Manajemen Mutu (SMM) ISO 9001: 2008, beban pekerjaan yang banyak, adanya pergantian personil yang mendadak, dan luas lahan yang belum tercukupi.Kata kunci: Sistem, Manajemen, Mutu, SMK
PENGGUNAAN METODE GROUP DISCUSSION UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN POWER TRAIN KELAS X TKR 3 SMK PANCASILA I KUTOARJO Agus Ristiyanto
Auto Tech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo Vol 6, No 1 (2015): Jurnal Autotech
Publisher : Pendidikan Teknik Otomotif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (558.518 KB) | DOI: 10.37729/autotech.v6i1.2285

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya pemahamann siswa pada mata pelajaran PowerTrain SMK Pancasila I Kutoarjo. Guru kurang menekankan pada konsep dasar sehingga terasa sulituntuk siswa. Kurangnya variasi pengajaran dan pembiasaan kemandirian siswa yang dapatmembuat siswa aktif dan turut terlibat dalam pembelajaran sehingga siswa dituntut untukberpikir aktif akan memperjelas gambaran siswa tentang materi yang dipelajari. Penelitian inibertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa melalui penerapan metode Group Discussion.Penelitian ini bertujuan untuk meneliti peningkatan pemahaman siswa kelas X TKR 3 SMKPancasila I Kutoarjo dengan penerapan metode Group DiscussionPenelitian ini dibatasi pada ranah kognitif yaitu tentang aspek pemahaman. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa melalui metode Group Discussion dalam mata pelajaran power train dapatmeningkatkan pemahaman siswa kelas X TKR 3 SMK Pancasila I Kutoarjo. Hal ini ditunjukkandengan meningkatnya rata-rata nilai hasil belajar siswa pada pra sikklus sebesar 52.17 % siswayang tuntas KKM menjadi 56.521% siswa tuntas pada siklus I dan meningkat lagi pada akhir siklusII sebesar 73.91% siswa tuntas KKM yaitu dengan nilai rata-rata 70. Dan juga aktifitas siswa dapatmeningkat selama kegiatan belajar mengajar dengan menggunakan Group Discussion dalam matapelajaran power train di kelas X TKR 3 SMK Pancasila I Kutoarjo dilihat dari kekompakankelompok yang meningkat, ketingkat yang baik dan kemampuan kelompok dalam menyelesaikantugas.