cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
pto@umpwr.ac.id
Editorial Address
Universitas Muhammadiyah Purworejo
Location
Kab. purworejo,
Jawa tengah
INDONESIA
Autotech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo
ISSN : 23033738     EISSN : 26232502     DOI : 10.37729/auto tech
Auto Tech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo sebagai media penuangan hasil penelitian bidang pendidikan Teknik Otomotif. Terbit dua kali dalam setahun tiap bulan Januari dan Juni. Redaksi menerima artikel dari kalangan mahasiswa, guru, dosen maupun pemerhati pendidikan. Redaksi berhak mengubah naskah sepanjang tidak merubah substansi/isi tulisan. Tanggung jawab isi tulisan sepenuhnya ada pada penulis.
Articles 411 Documents
UPAYA PENINGKATAN MOTIVASI DAN PEMAHAMAN SISWA KELAS X TEKNIK SEPEDA MOTOR DENGAN IMPLEMENTASI ALAT PERAGA MOTOR BAKAR DI SMK MUHAMMADIYAH KUTOWINANGUN TAHUN PELAJARAN 2015/2016 Taufik Sambudi Bambang Sudarsono
Auto Tech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo Vol 9, No 2 (2017): JURNAL AUTOTECH
Publisher : Pendidikan Teknik Otomotif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (975.31 KB) | DOI: 10.37729/autotech.v9i2.3400

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Bagaimana membuat media pembelajaran alat peraga untuk kompetensi motor bakar yang layak. 2) kelayakan alat peraga untuk kompetensi motor bakar, dan 3) seberapa besar peningkatan motivasi dan pemahaman siswa setelah menggunakan media alat peraga pembelajaran pada kompetensi motor bakar. Desain penelitian Research and Development (R & D). Subjek penelitian adalah kelas X TSM A sebagai kelas kontrol dan X TSM B sebagai kelas eksperimen. Pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Teknik pengambilan data menggunakan tes evaluasi dalam bentuk pilihan ganda dan kuisioner. Instrumen yang digunakan telah memenuhi syarat validitas dan reliabilitas. Teknik analisis data mengunakan prosentase kiteria intepretasi dan rata-rata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) pembuatan alat peraga motor bakar meliputi: mempersiapkan alat, proses pembongkaran dan pembersihan, desain dan pemotongan mesin (engine cutting), pengecetan dan perakitan (pemasangan) dan pengecekan atau pengtesan alat peraga. 2) Alat peraga motor bakar yang digunakan dinyatakan layak. Hal ini terlihat dari motivasi, pemahaman siswa dalam mengikuti pembelajaran dan tanggapan siswa tergolong baik. 3) Peningkatan hasil belajar menggunakan alat peraga motor bakar meningkat secara signifikan. Hal ini terlihat dari nilai rata rata dari kelas eksperimen sebesar 70,74 lebih baik daripada kelas kontrol sebesar 60,97.Kata kunci: motivasi, pemahaman siswa, alat peraga motor bakar, kelayakan
194 Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif_Universitas Muhammadiyah Purworejo EKSPERIMENTASI MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE DAN THINK TALK WRITE PADA KOMPETENSI GAMBAR TEKNIK TERHADAP PRESTASI BELAJAR DI SMK YPT PURWOREJO Iko Marjeni Suyitno
Auto Tech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo Vol 9, No 2 (2017): JURNAL AUTOTECH
Publisher : Pendidikan Teknik Otomotif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1191.598 KB) | DOI: 10.37729/autotech.v9i2.3401

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pembelajaran dengan model pembelajaran Think Pair Share (TPS) dan model pembelajaran Think Talk Write (TTW) Pada Kompetensi Gambar Teknik terhadap Prestasi Belajar di SMK YPT Purworejo.Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen semu (Quasi experiment) dengan menggunakan dua kelompok dengan perlakuan yang berbeda. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas X Teknik Kendaraan Ringan (TKR) SMK YPT Purworejo. Sampel dalam penelitian ini adalah sampel populasi. Kelas X TKR-A sebagai kelas yang menggunakan model pembelajaran Think Pair Share (TPS) dan kelas X TKR-B sebagai kelas yang menggunakan model pembelajaran Think Talk Write (TTW). Data penelitian dikumpulkan menggunakan soal pre-test dan post-test. Analisis data menggunakan uji t.Hasil perhitungan dengan uji t diperoleh nilai thitung = 2,543 sedangkan ttabel = 1,960. Karena thitung > ttabel yaitu 2,543 > 1,960, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Hasil dari post-test adalah terdapat perbedaan atau tidak sama. Dengan hasil akhir rata-rata siswa, dimana Mean ± SD dengan model pembelajaran Think Pair Share (TPS) adalah (84,286 ± 8,498) sedangkan Mean ± SD dengan model pembelajaran Think Talk Write (TTW) adalah (78,615 ± 7,834). Hal tersebut menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran Think Pair Share (TPS) lebih efektif dibandingkan dengan model pembelajaran Think Talk Write (TTW).Kata kunci : Model Think Pair Share, Model Think Talk Write, Prestasi Belajar.
PERAN GURU PROFESIONAL DAN ALAT PRAKTIK SMK TEKNIK KENDARAAN RINGAN TERHADAP KESIAPAN KERJA SISWA DI DUNIA INDUSTRI OTOMOTIF Dwi Jatmoko
Auto Tech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo Vol 9, No 2 (2017): JURNAL AUTOTECH
Publisher : Pendidikan Teknik Otomotif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1069.436 KB) | DOI: 10.37729/autotech.v9i2.3403

Abstract

Kontribusi guru SMK Teknik Kendaraan Ringan dalam pencapaian kompetensi siswa SMK TKR menjadi hal utama dalam menyiapkan lulusan sekolah untuk menjadi calon tenaga kerja yang kompeten. Untuk mencapai tujuan diatas diperlukan guru yang profesional dan sarana prasarana di SMK yang memadai. Profesionalitas berkaitan erat dengan kompetensi, kualitas, dan pemahaman dalam bidang pekerjaan yang dijalani. Hal nyata yang terjadi di SMK TKR menunjukkan bahwa kurangnya profesionalitas guru dan sarana prasarana SMK program keahlian TKR masih belum mencukupi. Penelitian ini merupakan evaluasi yang harus dilakukan dalam menyiapkan guru profesional dan memberikan sarana prasarana siswa yang baik di SMK TKR. Guru yang kompeten disiapkan sejak dini dengan diklat secara disiplin, fokus, dan berkala serta memberikan pembinaan guru saat berada di SMK sebagai pengembangan profesionalitas. Pengembangan profesionalitas guru dapat juga dilakukan dengan pemagangan di Dunia Kerja Otomotif. Sedangkan dalam hal sarana prasarana SMK harus melakukan kerja sama mitra dengan dunia industri melalui praktik industri, Forum Guide Discussion dalam pembuatan kurikulum SMK, dan kerjasama hibah produk oleh Mitra Industri SMK.Kata Kunci: Guru Profesional, Alat Praktik, Kesiapan Kerja
IBM KELOMPOK PEDAGANG PANTAI WEDIOMBO GUNUNGKIDUL YANG MENGHADAPI KRISIS LISTRIK Suyitno Bambang Sudarsono
Auto Tech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo Vol 9, No 2 (2017): JURNAL AUTOTECH
Publisher : Pendidikan Teknik Otomotif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1229.667 KB) | DOI: 10.37729/autotech.v9i2.3404

Abstract

Di kawasan pantai wediombo, Gunungkidul, Yogyakarta hampir setiap hari ramai dipenuhi wisatawan, namun sayang disana belum ada listrik yang mengalir dari PLN. Selama ini hanya mengandalkan penerangan konvensional berupa lilin atau penerangan lain. Di pantai wediombo sangat potensi untuk pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Selain lahan yang masih luas untuk pemasangan sel surya, kelompok pedagang yang tergabung dalam mitra masyarakat sangat menginginkan adanya listrik untuk keperluan sehari-hari. Sehubungan dengan permasalahan yang dihadapi oleh kelompok pedagang kawasan pantai wediombo di desa jepitu,Girisubo Gunungkidul tersebut, pengusul Universitas Muhammadiyah Purworejo membantu mencarikan solusi yaitu 1) memberi penyuluhan dan pelatihan pembangkit lisrik tenaga surya, 2) merancang pembangkit listrik tenaga surya serta merakit pembangkit listrik tenaga surya untuk keperluan pedagang kawasan pantai wediombo sehingga dapat meningkatkan hasil perekonomian pedagang setempat. Alat dan bahan yang digunakan pembangkit listrik tenaga surya antara lain: unit panel surya, unit electric box system ( ebs), kabel listrik instalasi, lampu led, lampu pijar dan klem kabel & fuse cadangan. Dengan adanya beberapa komponen ini akan jadi pembangkit listrik tenaga surya yang dapat digunakan untuk keperluan sehari-hari oleh pedagang dan masyarakat di kawasan pantai wediombo. Hasil pengabdian ini dapat melakukan sosialisasi dan penyuluhan akan pentingnya PLTS serta dapat merancang dan membuat PLTS bersama masyarakat dan akhirya dapat meningkatkan perekonomian pedagang di kawasan pantai wediombo, gunungkidul.Kata Kunci :Wediombo, Pedagang, Listrik, Tenaga, Surya
HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN KELUARGA DAN ASAL SEKOLAH TERHADAP MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA PENDIDIKAN TEKNIK MESIN DI UNTIRTA SERANG Muhammad Nurtanto
Auto Tech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo Vol 9, No 2 (2017): JURNAL AUTOTECH
Publisher : Pendidikan Teknik Otomotif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (981.714 KB) | DOI: 10.37729/autotech.v9i2.3405

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dari: (1) pendidikan keluarga terhadap motivasi belajar mahasiswa Pendidikan Teknik Mesin (PTM) Untirta; (2) asal sekolah terhadap motivasi belajar mahasiswa Pendidikan Teknik Mesin (PTM) Untirta; dan (3) lingkungan keluarga da nasal sekolah secara bersama-sama terhadap motivasi belajar mahasiswa Pendidikan Teknik Mesin (PTM) Untirta.Penelitian ini merupakan jenis penelitian ex-post facto dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner atau angket dan dokumentasi. Teknik uji coba instrument dilaksanakan pada 62 responden. Uji validitas instrument menggunakan formula product moment sedangkan uji reliabilitas menggunakan crobach alpha. Uji prasyarat analisis terdiri dari uji normalitas, uji linieritas dan uji multikolonieritas, uji hipotesis menggunakan analisis korelasi sederhanan dan analisis korelasi ganda dengan tingkat signifikansi 5%.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) tidak terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara tingkat pendidikan keluarga dengan motivasi belajar mahasiswa PTM; (2) terdapat hubungan yang positif antara asal sekolah terhadap motivasi belajar mahasiswa PTM dengan korelasi sebesar 0.224 atau 22.4%; dan (3) keduanya secara bersama-sama memiliki pengaruh sebesar 4% yang artinya 96% dipengaruhi oleh factor lain.Kata kunci: Tingkat pendidikan keluarga, Asal sekolah, dan Motivasi belajar
EKSPERIMENTASI MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE DAN THINK TALK WRITE PADA KOMPETENSI GAMBAR TEKNIK TERHADAP PRESTASI BELAJAR DI SMK YPT PURWOREJO Suyitno Iko Marjeni
Auto Tech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo Vol 9, No 2 (2017): JURNAL AUTOTECH
Publisher : Pendidikan Teknik Otomotif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1191.598 KB) | DOI: 10.37729/autotech.v9i2.3406

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pembelajaran dengan model pembelajaran Think Pair Share (TPS) dan model pembelajaran Think Talk Write (TTW) Pada Kompetensi Gambar Teknik terhadap Prestasi Belajar di SMK YPT Purworejo.Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen semu (Quasi experiment) dengan menggunakan dua kelompok dengan perlakuan yang berbeda. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas X Teknik Kendaraan Ringan (TKR) SMK YPT Purworejo. Sampel dalam penelitian ini adalah sampel populasi. Kelas X TKR-A sebagai kelas yang menggunakan model pembelajaran Think Pair Share (TPS) dan kelas X TKR-B sebagai kelas yang menggunakan model pembelajaran Think Talk Write (TTW). Data penelitian dikumpulkan menggunakan soal pre-test dan post-test. Analisis data menggunakan uji t.Hasil perhitungan dengan uji t diperoleh nilai thitung = 2,543 sedangkan ttabel = 1,960. Karena thitung > ttabel yaitu 2,543 > 1,960, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Hasil dari post-test adalah terdapat perbedaan atau tidak sama. Dengan hasil akhir rata-rata siswa, dimana Mean ± SD dengan model pembelajaran Think Pair Share (TPS) adalah (84,286 ± 8,498) sedangkan Mean ± SD dengan model pembelajaran Think Talk Write (TTW) adalah (78,615 ± 7,834). Hal tersebut menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran Think Pair Share (TPS) lebih efektif dibandingkan dengan model pembelajaran Think Talk Write (TTW).Kata kunci : Model Think Pair Share, Model Think Talk Write, Prestasi Belajar
KESIAPAN PENYELENGGARAAN MATAKULIAH MODIFIKASI SEPEDA MOTOR DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM 2014 JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK OTOMOTIF FT UNY Bambang Sulistyo
Auto Tech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo Vol 9, No 2 (2017): JURNAL AUTOTECH
Publisher : Pendidikan Teknik Otomotif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1137.025 KB) | DOI: 10.37729/autotech.v9i2.3437

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi (1) persepsi bengkelumum sepeda motor terhadap prinsip modifikasi, (2) kompetensi modifikasisepeda motor, (3) sarana dan prasarana yang dibutuhkan untuk modifikasisepeda motor dan (4) model pembelajaran yang relevan untuk pembelajaranmatakuliah Modifikasi Sepeda Motor di jurusan Pendidikan Teknik Otomotif FTUNY. Metode penelitian ini adalah survey. Instrumen penelitian berupa lembarobservasi, angket dan pedoman wawancara. Hasil penelitian menunjukkanbahwa sebagian besar (70%) responden tidak mengetahui UU dan PP mengenaimodifikasi kendaraan. Kompetensi dalam Modifikasi Sepeda Motor adalah (1)kompetensi penggunaan alat ukur presisi; (2) menggunakan Mesin produksi; (3)pengelasan (listrik dan gas); (4) pengecatan (penggunaan pen brush/air brush);(5)Bending plat dan pipa; (6) kompetensi membaca diagram kelistrikan; (7)pengukuran komponen sistem kelistrikan. Berdasarkan komparasi denganperalatan di bengkel modifikasi, diketahui bahwa sarana pembelajaran dibengkel jurusan Pendidikan Teknik Otomotif masih belum siap, karena masihbelum relevan dengan peralatan modifikasi sepeda motor. Model pembelajaranProblem Base Learning (PBL), Reverse Engineering dan Project Based Leasrningadalah model yang relevan dengan pola modifikasi sepeda motor.Kata kunci: modifikasi sepeda motor, kompetensi, peralatan modifikasi, modelpembelajaran
ANALISIS KEBUTUHAN KONSEPTUAL MODEL PENGEMBANGAN KEPROFESIONALAN GURU KEJURUAN SMK Muksin Muksin
Auto Tech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo Vol 9, No 2 (2017): JURNAL AUTOTECH
Publisher : Pendidikan Teknik Otomotif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (79.365 KB) | DOI: 10.37729/autotech.v9i2.3454

Abstract

Makalah ini disusun untuk menggambarkan proses analisis dalam merancang model pengembangan keprofesionalan guru kejuruan SMK. Pengembangan model Pengembangan keprofesionalan guru SMK harus sejalan dengan peran dan kompetensi guru SMK saat ini dan yang akan datang. Karena peran dan kompetensi guru SMK yang akan datang memiliki peran dengan tantangan yang sangat kompleks, sehingga Guru SMK harus siap menghadapi tuntutan dan tantangan tersebut untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas. Upaya peningkatan kinerja, kompetensi dan keprofesionalan guru SMK  serta kualitas lulusan SMK merupakan tantangan bagi SMK untuk memenuhi dan mempersiapkan tenaga kerja yang memiliki kualifikasi dan kompetensi yang sesuai dengan permintaan pasar kerja. Oleh karena itu, pengetahuan, keahlian, keterampilan, kompetensi dan profesionalitas guru SMK menjadi sangat penting dalam turut andil melahirkan lulusan SMK berkualitas. Profesionalitas guru SMK dapat diwujudkan dengan merancang model pengembangan keprofesionala guru melalui hasil dari analisis kebutuhan, observasi dan survai ke SMK.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Quiz Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Kompetensi Pengisian Siswa Kelas XI Teknik Otomotif SMK Bhinneka Karya Simo Boyolali Tahun Pelajaran 2014/2015. Budiyanto Arif Susanto
Auto Tech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo Vol 10, No 01 (2017): JURNAL AUTOTECH
Publisher : Pendidikan Teknik Otomotif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1098.69 KB) | DOI: 10.37729/autotech.v10i01.3912

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah 1) untuk mengetahui peningkatan prestasi belajar siswa. Prestasi belajar yang dimaksud adalah hasil belajar siswa dari setiap pembelajaran yang dibuktikan dengan data data nilai setelah evaluasi dilakukan. 2). Untuk mengetahui perbedaan hasil antara pembelajaran dengan menggunakan ekperiman ataukah cara konvensional.Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas XI Teknik Otomotif TKR SMK Bhinneka Karya Simo Boyolali, yang berjumlah 34 siswa yang terdiri dari siswa laki-laki. Faktor pengambilan data yang diteliti yaitu hasil belajar siswa. Data yang diperoleh berupa data kuantitatif dalam bentuk persentase.Hasil dari penelitian ini terdapat peningkatan persentase keberhasilan belajar siswa dari presentase hasil belajar siswa dari kondisi awal sebesar 65 %, pada siklus I menjadi 68 %, dan pada siklus II menjadi 74%, sehingga dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan metode team quiz ini dapat meningkatkan hasil belajar siswaKata Kunci : Hasil belajar, Model Pembelajaran Tipe Team Quiz
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN EXPLICIT INTRUCTION UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR PERAWATAN BATERAI SISWA KELAS X TKR SMK TARUNA NEGARA WONOSOBO Hartono Suyitno
Auto Tech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo Vol 10, No 01 (2017): JURNAL AUTOTECH
Publisher : Pendidikan Teknik Otomotif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (955.296 KB) | DOI: 10.37729/autotech.v10i01.3913

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar siswa pada pembelajaran perawatan baterai melalui pembelajaran Explicit Instruction (EI) siswa kelas X Teknik Kendaraan Ringan SMK Taruna Negara Wonosobo.Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas X TKR 2 siswa SMK Taruna Negara Wonosobo yang berjumlah 34 siswa. Instrumen penelitian ini menggunakan soal tes berbentuk pilihan ganda pada tiap siklus. Teknik analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif.Hasil penelitian ini mengalami peningkatan yaitu pada kondisi awal, siklus I dan siklus II. Nilai rata-rata siswa tuntas pada observasi awal yaitu 41%, nilai pada siklus I menjadi 65%, dan pada siklus II menjadi 82%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Explicit Instruction dapat meningkatkan prestasi belajar siswa kelas X TKR 2 SMK Taruna Negara Wonosobo dengan ditandai meningkatnya hasil pembelajaran.Kata Kunci : Prestasi belajar, Perawatan baterai, Model PembelajaranExplicit Instruction