cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. purworejo,
Jawa tengah
INDONESIA
SURYA AGRITAMA - Fakultas Pertanian
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Arjuna Subject : -
Articles 17 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2015): SURYA AGRITAMA" : 17 Documents clear
BAHAN KERING DAN LEMAK KASAR DEDAK PADI PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG JAHE (Zingiber officinale var roscoe) roisu eny mudawaroch; hanung dhidhik arifin
Surya Agritama : Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol 4, No 1 (2015): SURYA AGRITAMA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (102.704 KB)

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengkaji sifat fisik dan kimia dedak padi yang disimpan dengan penambahan tepung jahe. Materi penelitian berupa dedak padi. Metode Rancangan Acak Lengkap Faktorial digunakan dalam penelitian ini dengan faktor 1 adalah level tepung jahe yaitu 0% dan 6%,  faktor 2 adalah lama simpan 4 minggu, 6 minggu, 8 minggu dan 10 minggu. Variabel yang diamati dalam penelitian ini yaitu bahan kering dan lemak. Data dianalisis menggunakan analisa statistik SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa level tepung jahe menghasilkan bahan kering dedak padi  berkisar 83,58% sampai 83,65%, lemak kasar berkisar 5,02% sampai 5,06%.  Lama simpan dedak padi pada 4, 6, 8 dan 10 minggu menghasilkan bahan kering yang semakin menurun (84,81% dan 84,38%, 83,74% dan 83, 70%, 83,73% dan 83,55%, 82,29% dan 82,70%). Lemak kasar mengalami fluktuasi yang berbeda (4,91% dan 4,39%, 6,42% dan 6,20%, 4,77% dan 4,61%, 4,15% dan 4,87%). Level tepung jahe tidak berpengaruh nyata (P>0.05) terhadap bahan kering maupun lemak kasar dedak padi. Faktor lama simpan berpengaruh nyata (P<0.05) terhadap bahan kering dan lemak kasar, dimana penyimpanan dedak padi tanpa tepung jahe maksimal 8 minggu, dengan adanya tepung jahe mampu mempertahankan bahan kering dan lemak kasar. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu perlakuan tepung jahe tidak  berpengaruh nyata (P>0.05) terhadap bahan kering dan  lemak dedak padi, tetapi lama simpan berpengaruh nyata (P,0.05) terhadap bahan kering dan lemak kasar dedak padi. Penyimpanan optimal dedak padi dalam mempertahankan bahan kering dan lemak kasar yaitu pada minggu ke 8.   Kata Kunci: dedak, tepung jahe, bahan kering, lemak kasar
NILAI pH DAN KEEMPUKAN DAGING AYAM BROILER PENGARUH PENAMBAHAN SARI KUNYIT (Curcumadomestica Val.) DAN JAHE (Zingiberofficinale Rocs) PADA AIR MINUM Irfan Teguh Raharjo; Roisu Eny Mudawaroch; Hanung Dhidhik Arifin
Surya Agritama : Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol 4, No 1 (2015): SURYA AGRITAMA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.521 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui manfaat penambahan sari kunyit (Curcuma domestica Val.) dan jahe (Zingiber officinale Rocs) pada air minum terhadap nilai pH dan keempukan daging ayam broiler. Hipotesis dari penelitian ini adalah penambahan sari kunyit (Curcuma domestica Val.) dan jahe (Zingiber officinale Rocs) pada air minum dapat memperbaiki pH dan meningkatkan keempukan daging ayam broiler. Materi dalam penelitian ini 100 ekor ayam broiler strain Abror Acres CP 707. Kandang yang digunakan adalah 20 petak kandang ayam. Tiap petak diisi 5 ekor ayam broiler, dan dipelihara selama 6 minggu. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan penelitian ini adalah T0 0% sari kunyit dan jahe, T1 5%  sari kunyit dan jahe, T2 10% sari kunyit dan jahe serta T3 15% sari kunyit dan jahe. Data penelitian yang diperoleh diolah dengan analisis statistik  ANOVA nilai pH dan keempukan daging. Jika dalam analisis tersebut terdapat perbedaan hasil perlakuan,  maka dilanjutkan dengan menggunakan metode Uji Jarak Berganda  Duncan (UJBD). Hasil penelitian menunjukkan perbedaan yang nyata pada nilai pH daging (P<0,05) untuk perlakuan T0, T1, T2 dan T3 masing-masing 5,551; 5,684; 5,649; dan 5,743. Penelitian juga menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan pada keempukan daging (P>0,05) untuk perlakuan T0, T1, T2 dan T3 masing-masing 3,1; 2,98; 2,88; dan 2,93. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penambahan sari kunyit (Curcuma domestica Val.) dan jahe (Zingiber officinale Rocs) pada air minum dengan berbagai macam dosis memberikan perubahan terhadap kualitas pH daging ayam broiler tetapi tidak memberikan perubahan terhadap keempukan daging ayam broiler.   Kata Kunci: Sari Jahe, Sari Kunyit, Kualitas Daging
ANALISIS FAKTOR PRODUKSI DAN PENDAPATAN USAHA TERNAK SAPI PERAH DESA HARGOBINANGUN KECAMATAN PAKEM KABUPATEN SLEMAN Agus - Sujarwo; - - Priyono; Hanung Dhidhik Arifin
Surya Agritama : Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol 4, No 1 (2015): SURYA AGRITAMA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (594.904 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pendapatan peternak, mengetahui pengaruh faktor produksi terhadap produksi susu sapi perah, dan mengetahui pengaruh biaya produksi terhadap pendapatan peternak sapi perah Desa Hargobinangun, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman. Materi yang digunakan pada penelitian ini adalah petani peternak sapi perah di Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman, dengan sampel sebanyak 42 peternak dari seluruh peternak yang ada. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode stratified random sampling. Data primer penelitian diperoleh melalui wawancara terstruktur menggunakan bantuan kuisioner. Data hasil penelitian diolah menggunakan bantuan software Microsoft Excel (MS Excel) dan Statistical  Program For Service Solution (SPSS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata tingkat pendapatan peternak sapi perah Desa Hargobinangun sebesar Rp 12.016.757,00/tahun dengan nilai R/C ratio sebesar 1,17. Faktor produksi secara simultan berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap produksi susu sapi perah. Secara parsial hanya variabel faktor produksi tenaga kerja dan jumlah sapi laktasi yang berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap produksi susu sapi perah. Ditinjau dari analisis finansial, biaya produksi  secara simultan berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap pendapatan peternak sapi perah.  Secara parsial hanya variabel biaya tenaga kerja yang berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap pendapatan peternak sapi perah. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa tingkat pendapatan peternak sapi perah termasuk tinggi dibandingkan UMK DIY yaitu sebesar Rp 900.000,00/bulan sedangkan rata-rata pendapatan perbulan di atas Rp 1.000.000,00. Faktor-faktor produksi memiliki pengaruh nyata terhadap produksi susu dan biaya produksi memiliki pengaruh nyata terhadap pendapatan peternak sapi perah Desa Hargobinangun. Kata Kunci : Faktor Produksi, Pendapatan
PENGARUH DOSIS DAN LAMA PERENDAMAN EKSTRAK BUAH NANAS (Ananas comosus L. Merr) TERHADAP KADAR PROTEIN DAN KUALITAS ORGANOLEPTIK DAGING PAHA AYAM PETELUR AFKIR DENGAN PENYIMPANAN DALAM REFRIGERATOR SELAMA 48 JAM Patria Wahyu Hartanto; Roisu Eny Mudawaroch; Hanung Dhidhik Arifin
Surya Agritama : Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol 4, No 1 (2015): SURYA AGRITAMA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.224 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengkaji pengaruh dosis dan lama perendaman daging ayam petelur afkir (Anas plathyrynchos) dalam ekstrak nanas terhadap kualitas organoleptik dan kualitas kadar protein daging. Bahan yang digunakan adalah daging ayam petelur afkir umur 36 minggu sebanyak 14 ekor dan buah nanas umur 60 hari sebanyak 14 buah. Sampel yang gunakan adalah daging bagian dada sebanyak 27 sampel.Rancangan penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Pola Faktorial 3 × 3, dengan faktor pertama penambahan ekstrak buah nanas (0, 20, 40%) dan faktor kedua waktu perendaman (0, 30, 60 menit) dan diulang sebanyak 3 kali. Hasil penelitian menunjukan terdapat interaksi antara penambahan ekstrak buah nanas dan waktu perendaman berpengaruh nyata terhadap kadar protein, bau, rasa dan tekstur tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap warna  daging paha ayam petelur afkir. Penambahan ekstrak buah nanas 20% dan waktu perendaman 30 menit menghasilkan kualitas daging ayam petelur afkir yang terbaik   Kata kunci : Dosis, Lama Perendaman, Ekstrak Nanas
PENGARUH DOSIS DAN LAMA PERENDAMAN EKSTRAK NANAS (Ananas comosus L. Merr) TERHADAP KUALITAS FISIK DAGING DADA AYAM PETELUR AFKIR Fatchol - Rohman; Roisu Eny Mudawaroch; Hanung Dhidhik Arifin
Surya Agritama : Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol 4, No 1 (2015): SURYA AGRITAMA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.3 KB)

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan ekstrak nanas (Ananas comosus L. Merr) yang mengandung bromelin, waktu perendaman dan interaksi antara kedua faktor terhadap keempukan, pH, daya ikat air (DIA), kadar air total, dan susut masak daging ayam petelur afkir. Bahan yang digunakan adalah daging ayam petelur afkir umur 36 minggu sebanyak 14 ekor dan buah nanas umur 60 hari sebanyak 14 buah. Sampel yang digunakan adalah daging bagian dada sebanyak 27 sampel. Rancangan penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Pola Faktorial 3 × 3, dengan faktor pertama penambahan ekstrak nanas (0, 20, 40%) dan faktor kedua waktu perendaman (0, 30, 60 menit) dan diulang sebanyak 3 kali. Hasil penelitian menunjukan terdapat interaksi antara konsentrasi ekstrak nanas dan lama perendaman terjadi pada pH (P<0,1), tetapi tidak pada keempukan, DIA, kadar air dan susut masak daging dada ayam petelur afkir. Penambahan ekstrak nanas 20% dan waktu perendaman 30 menit memberikan kualitas daging ayam petelur afkir yang terbaik. . Kata kunci : ekstrak nanas, lama perendaman, kualitas fisik
ANALISIS SIKAP KONSUMEN TERHADAP MINYAK KELAPA MEREK BOGAMAS DI KABUPATEN PURWOREJO Diah - Ratnasari; Dyah Panuntun Utami; Istiko Agus Wicaksono
Surya Agritama : Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol 4, No 1 (2015): SURYA AGRITAMA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (532.587 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui atribut yang memenuhi sifat ideal dan sikap konsumen, mengetahui sikap konsumen terhadap atribut minyak kelapa Bogamas serta faktor-faktor yang mempengaruhi konsumsi minyak kelapa Bogamas. Metode dasar penelitian menggunakan metode deskriptif analisis. Lokasi penelitian dilakukan secara purposive sampling pada 5 toko di Kabupaten Purworejo. Penentuan sampel dilakukan dengan metode accidental sampling, jumlah responden 100. Data primer dianalisis menggunakan Analisis Model Sikap Angka Ideal, Analisis Regresi Linier Berganda, uji F dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa atribut yang memenuhi sifat ideal menurut konsumen adalah atribut harga. Selisih nilai pada atribut harga yaitu 0,08. Nilai sikap konsumen terhadap minyak kelapa Bogamas adalah 3,42. Nilai tersebut berada pada range sangat baik. Semua atribut pada minyak kelapa Bogamas yaitu harga, warna, manfaat, dan kemasan produk dapat diterima konsumen dengan baik. Model analisis regresi Y = -6,418 + 1,453X1 – 0,418X2 – 0,227X3 + 0,457X4 – 0,068X5 – 0,134X6 + 0,104X7. Hasil uji F diketahui bahwa Fhitung > Ftabel (11,177 > 2,423). Berdasarkan hasil analisis faktor yang mempengaruhi konsumsi minyak Bogamas  yaitu faktor harga minyak Bogamas, harga minyak kelapa sawit, usia, jumlah anggota keluarga, pendidikan, pendapatan, pengambil keputusan secara bersama-sama mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap konsumsi minyak kelapa Bogamas. Hasil uji t pada faktor harga diketahui nilai thitung > ttabel (1,931 > 1,711) dan pada faktor jumlah anggota keluarga nilai thitung > ttabel (5,962 > 2,064). Faktor yang berpengaruh signifikan terhadap konsumsi minyak kelapa Bogamas adalah harga minyak Bogamas dan jumlah anggota keluarga.   Kata Kunci: Sikap Konsumen, Minyak kelapa Bogamas
ANALISIS SIKAP KONSUMEN DALAM MENGKONSUMSI SUSU KEDELAI MEREK ABC DAN SUSU SAPI MEREK FRISIAN FLAG DI KABUPATEN PURWOREJO Aviyanie Ayu N; Dyah Panuntun Utami; Istiko Agus Wicaksono
Surya Agritama : Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol 4, No 1 (2015): SURYA AGRITAMA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (533.924 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) deskripsi konsumen dalam mengkonsumsi susu kedelai merek ABC dan susu sapi merek FRISIAN FLAG, 2) atribut produk susu kedelai merek ABC dan susu sapi merek FRISIAN FLAG yang memenuhi sifat ideal bagi konsumen, 3) sikap konsumen terhadap berbagai atribut produk susu kedelai merek ABC dan susu sapi merek FRISIAN FLAG, dan 4) faktor-faktor yang mempengaruhi konsumen dalam mengkonsumsi susu kedelai merek ABC dan susu sapi merek FRISIAN FLAG. Metode dasar yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan lokasi penelitian dipilih karena Pasar Swalayan Laris adalah yang terbesar di Kabupaten Purworejo. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode accidental sampling, dengan jumlah responden 120 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa atribut yang memenuhi sifat ideal menurut konsumen susu kedelai merek ABC adalah rasa dan susu sapi merek FRISIAN FLAG adalah atribut kemasan. Nilai 5,98 untuk susu kedelai dan nilai 16,65 untuk susu sapi tersebut berada pada range sangat baik. Model analisis regresi susu kedelai merek ABC LN Y = -8139Y + 0,023X1 + 0,018X2 + 0,177X3 + 0,938X4 + 0,101X5 dan Model analisis regresi susu sapi merek LN Y = -7,729Y+0,045X1+0,009X2+0,113X3+0,915X4+0,022X5. Hasil uji F susu kedelai diketahui bahwa Fhitung > Ftabel (192,150 > 2,8661) dan hasil uji F susu sapi diketahui bahwa Fhitung > Ftabel (81,785 > 2,8661). Hasil uji t pada faktor pengeluaran diketahui nilai thitung > ttabel (5,450 > 2,861) dan pada faktor pengambil keputusan nilai thitung > ttabel (2,132 > 0,688). Faktor yang berpengaruh signifikan terhadap konsumsi susu kedelai merek ABC adalah pengeluaran dan pengambil keputusan. Hasil uji t pada faktor pengeluaran diketahui nilai thitung > ttabel (5,011 > 2,861). Faktor yang berpengaruh signifikan terhadap konsumsi susu sapi merek FRISIAN FLAG adalah pengeluaran.   Kata Kunci : Sikap Konsumen, Susu Kedelai, Susu Sapi
PENGARUH PENAMBAHAN SARI KUNYIT (Curcuma Domestica Val) DAN JAHE (Zingeber Officinal Rocs) PADA AIR MINUM TERHADAP PERTAMBAHAN BOBOT BADAN DAN PERSENTASE BERAT KARKAS AYAM BROILER Hendri - Trinanto; Hanung Dhidhik Arifin; Roisu Eny Mudawaroch
Surya Agritama : Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol 4, No 1 (2015): SURYA AGRITAMA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.313 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan sari kunyit (Curcuma Domestica Val) dan jahe (Zingeber Officinale Rocs) pada air minum terhadap pertambahan berat badan dan persentase berat karkas ayam broiler. Materi yang digunakan meliputi 100 ekor ayam broiler umur satu minggu dengan jenis kelamin campuran dari strain Abror Acres CP 707, yang dibagi menjadi empat perlakuan dan lima kali ulangan yaitu 0 gr, 5 gr, 10 gr, 15 gr sari kunyit dan jahe/500 ml air minum. Parameter yang diamati meliputi pertambahan berat badan dan persentase berat karkas. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dan dilanjut dengan uji Duncan`s New Multiple Range Test (DMRT). Hasil penelitian menunjukan bahwa penambahan sari kunyit dan jahe berbeda nyata (P<0,01) terhadap pertambahan berat badan ayam broiler. Rerata pertambahan berat badan pada  perlakuan T0 (63,21) gram, T1 (71,37) gram, T2 (72,57) gram,  T3 (72,85) gram. Pada perlakuan penambahan sari kunyit dan jahe terendah T0 (tanpa kunyit dan jahe) yaitu sebesar 63, 21 dan yang tertinggi pada perlakuan T3 (kunyit dan jahe 15 gr) yaitu sebesar 72, 854. Hasil penelitian menunjukkan tidak berbeda nyata (P<0,05) terhadap persentase karkas. Rerata persentase berat karkas pada perlakuan T0 (61,55) gram, T1 (65,24) gram, T2 (65,71) gram, T3 (66,63) gram. Rerata presentase karkas terendah pada T0 (tanpa  penambahan  kunyit dan jahe 0 gr) yaitu sebesar 61, 55 dan yang tertinggi pada perlakuan T3 (kunyit dan jahe   15 gr) yaitu sebesar  66,63. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penambahan sari kunyit dan jahe pada air minum berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan bobot badan dan tidak berpengaruh nyata terhadap persentase berat karkas.   Kata Kunci : Ayam Broiler, Kunyit, Jahe, Pertumbuhan, Karkas
EFISIENSI PENGGUNAAN FAKTOR-FAKTOR PRODUKSI USAHATANI PADI (Oryza sativa L.)JAJAR LEGOWO DI KECAMATAN KUTOWINANGUN KABUPATEN KEBUMEN Pancer - Widodo; Zulfanita - -; Istiko Agus Wicaksono
Surya Agritama : Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol 4, No 1 (2015): SURYA AGRITAMA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (499.003 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) faktor-faktor produksi yang mempengaruhi usahatani padi jajar legowo di Desa Pekunden, 2) biaya, penerimaan, pendapatan dan keuntungan petani dari usahatani padi jajar legowo di Desa Pekunden, dan 3) kelayakan usahatani padi jajar legowo di Desa Pekunden, dan 4) efisiensi alokatif usahatani padi jajar legowo di Desa Pekunden. Metode dasar yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan lokasi penelitian dipilih Desa Pekunden Kecamatan Kutowinangun karena Desa tersebut merupakan Desa yang memproduksi Padi jajar legowo terbesar di Kecamatan Kutowinangun. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode stratified propotional random sampling sehingga diperoleh 35 petani sampel. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa faktor-faktor produksi yang berpengaruh nyata terhadap produksi padi jajar legowo adalah luas lahan dan pupuk urea. Sedangkan faktor produksi yang tidak berpengaruh nyata terhadap produksi padi jajar legowo adalah benih, tenaga kerja, pupuk SP 36, pupuk phonska dan pestisida. Usahatani padi jajar legowo di Desa Pekunden dengan luas lahan 0,55 ha, total  biaya yang dibutuhkan sebesar Rp 4.051.945,26, penerimaan total sebesar Rp 16.639.000, pendapatan sebesar Rp 14.067.925,43, keuntungan sebesar Rp 12.587.054,74 per musim tanam. Hasil analisis efisiensi alokatif, diketahui luas lahan, benih,pupuk urea, pupuk SP 36, pupuk phonska penggunaannya belum efisien. Benih dan tenaga kerja penggunaannya tidak efisien.   Kata Kunci : Padi Jajar Legowo, Faktor Produksi, Efisiensi
PENGARUH PERBEDAAN RASIO EM4 DAN TETES TEBU PADA SILASE DAUN KETELA KARET (Manihot glaziovii) TERHADAP KADAR PROTEIN, SERAT KASAR, DAN LEMAK Hidup Putra Santosa; Hanung Dhidhik Arifin; Roisu Eny Mudawaroch
Surya Agritama : Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol 4, No 1 (2015): SURYA AGRITAMA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.11 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui rasio dan dosis EM4 dan tetes tebu yang tepat dalam pembuatan silase, 2) mengetahui pengaruh tetes tebu dan EM4 terhadap kadar protein kasar, serat kasar, lemak kasar silase daun ketela karet. Materi yang digunakan adalah daun ketela karet, tetes tebu (Molases), dan EM4. Penelitian ini dilaksanakan di desa Seren Kecamatan Gebang Kabupaten Purworejo. Peralatan yang digunakan terdiri dari: 2 buah parang, 1 botol tetes tebu dan 1 botol EM4, dan 1 buah timbangan kapasitas 5 kg, serta kantong plastik. Rancangan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (Completely Randomized Design) dengan empat perlakuan. Keempat macam perlakuan tersebut adalah: T1: silase dengan penambahan tetes tebu dan EM4 dengan rasio 6:4, T2 : rasio tetes tebu dan EM4 5:5, T3: rasio tetes tebu dan EM4 4:6, dan T4 : rasio tetes tebu dan EM4 3:7. Data dianalisis dengan Analisis Ragam (Analisis of Varience), jika berbeda nyata dilanjutkan dengan uji Duncan’s. Parameter yang diamati adalah kadar protein, kadar, serat kasar, lemak kasar silase daun ketela karet. Pengujian kandungan nutrisi dilakukan dengan analisis proksimat di Laboratorium Ilmu Nutrisi dan Makanan Ternak, UNDIP. Hasil penelitian menunjukan bahwa: rata-rata kadar air T1=8,91%, T2=9,22%, T3=9,66%, dan T4=8,90%. Penambahan tetes tebu dan EM 4 pada silase daun ketela karet menunjukkan pengaruh yang tidak berbeda nyata (P>0,05) terhadap kadar air. Rata-rata serat kasar T1=12,25%, T2=13,17%, T3=13,01%, dan T4=12,81%. Penambahan tetes tebu dan EM 4 pada silase daun ketela karet menunjukkan pengaruh yang tidak berbeda nyata (P>0,05) terhadap serat kasar. Rata-rata lemak kasar dengan T1=31,62%, T2=33,75%, T3=34,55%, dan T4=33,12%. Penambahan tetes tebu dan EM 4 pada silase daun ketela karet menunjukkan pengaruh yang tidak berbeda nyata (P>0,05) terhadap serat kasar. Rasio pemberian silase pada T1, T2, T3, dan T4 memberikan hasil yang sama baik.     Kata kunci : Silase Daun Ketela Karet, Molases, EM4  

Page 1 of 2 | Total Record : 17