cover
Contact Name
Yuliana Rakhmawati
Contact Email
jurnalkomunikasiutm@gmail.com
Phone
+628562991762
Journal Mail Official
jurnalkomunikasiutm@gmail.com
Editorial Address
Ilmu Komunikasi, Universitas Trunojoyo Madura
Location
Kab. bangkalan,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Komunikasi
ISSN : 19784597     EISSN : 25494902     DOI : https://doi.org/10.21107/komunikasi
Core Subject : Social,
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 15, No 2 (2021): September" : 6 Documents clear
Analisis Komunikasi Keluarga dalam Mentransformasikan Nilai-Nilai Budaya To Lotang di Kabupaten Sidrap Tuti Bahfiarti; Isfaiqatul Chotimah; Dhia Naufalina Ilmi; Anggriani Anggriani
Jurnal Komunikasi Vol 15, No 2 (2021): September
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi UTM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/ilkom.v15i2.12419

Abstract

Komunitas To Lotang memiliki spesifikasi keunikan dalam mentransformasi sistem budaya, nilai, kepercayaan dan keyakinan dari generasi ke generasi. Komunitas To Lotang konsisten mempertahankan identitas, kepercayaannya, dan nilai-nilai budayanya. Faktor orang tua berperan penting dalam mentransfer nilai-nilai budaya To Lotang dari terpaan modernisasi. Tujuan penelitian adalah menganalisis komunikasi keluarga dalam mentransformasi nilai-nilai budaya To Lotang di Kabupaten Sidrap. Metode penelitian adalah kualitatif, mengacu pada studi kasus yang secara spesifik mendeskripsikan perilaku subjek keluarga To Lotang dalam mendidik dan mentransformasi nilai-nilai budaya. Lokasi penelitian di Kecamatan Amparita, Kabupaten Sidrap, Provinsi Sulawesi Selatan sebagai tempat berdomisili komunitas To Lotang. Informan penelitian dipilih melalui purposive sampling dengan menentukan tujuh keluarga To Lotang yang konsisten mendidik anak-anak memahami budaya di lingkungannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses transformasi nilai-nilai budaya melalui tahapan melihat, membiasakan, dan menstimuli anak-anak dalam prosesi-prosesi ritual adat. Ketiga, tahap memberikan pemahaman dengan cara berkomunikasi melalui tudang sipulung (duduk bersama). Ketiga, tahapan keterlibatan aktif anak-anak dalam prosesi ritual mulai persiapan sampai pelaksanaannya. Keempat, tahap mengingatkan implementasi ajaran dari Uwa’ta atau orang yang dituakan. Kontribusinya pada pelestarian nilai-nilai budaya To Lotang sangat identic melalui organisasi terkecil, seperti lingkungan keluarga.
Pengaplikasian Elaborated Likelihood Model dalam Strategi Komunikasi Kampanye “Ingat Pesan Ibu” Alifa Nur Fitri; Kurnia Muhajarah
Jurnal Komunikasi Vol 15, No 2 (2021): September
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi UTM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/ilkom.v15i2.11471

Abstract

Pandemi akibat persebaran irus Covid 19 ditetapkan sebagai bencana nasional, Pemerintah melalui Satuan Tugas Covid 19 melakukan berbagai upaya mulai dari PSBB(Pembatasan Sosial Berskala Besar) sampai PPKM(Pemberlakuan Pembatasan Kegaitan Masyarakat) level empat. Usaha lain yang dilakukan adalah merubah perilaku masyarakat menuju New Normal melalui 3 M dan sekarang 5M. Beberapa upaya tersebut dilakukan dengan pendekatan himbauan, tidak hanya itu untuk merubah perilaku masyarakat dikalangan remaja Satuan Tugas Covid 19 bersama Padi Reborn membuat kampanye “ Ingat Pesan Ibu”. Tulisan ini akan menganalisis tentang   kampanye “Ingat Pesan Ibu” dengan metode penelitian deskriptif kualitatif. Teori yang digunakan dalam tulisan ini adalah ELM(Elaborated Likelihood Model). Hasil dari tulisan ini menunjukan bahwa pemrosesan informasi yang diharapkan dalam kampanye ini adalah dengan menggunakan jalur peripheral, menggunakan musik yang menarik, ketokohan Padi Reborn dan pesan yang singkat dan selaras sehingga mudah untuk diingat dan diterapkan.
Efektivitas Komunikasi Interpersonal Anak Jalanan Qoniah Nur Wijayani
Jurnal Komunikasi Vol 15, No 2 (2021): September
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi UTM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/ilkom.v15i2.13200

Abstract

Anak jalanan banyak menghabiskan hidupnya di jalanan dimana lebih banyak berkumpul dengan teman-temannya sesama anak jalanan. Hal tersebut pastilah banyak interaksi yang terjadi diantara mereka. Interaksi tersebut melahirkan komunikasi. Komunikasi adalah proses penyamaan makna. Terjadi penyamaan makna antar sesama anak jalanan. Terjadi komunikasi interpersonal yaitu komunikasi yang terjadi antara dua orang atau lebih dan menghasilkan feedback. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui komunikasi interpersonal antar sesama anak jalanan dan keefektivan komunikasi mereka yang terjalin. Metode penelitian ini yaitu kualitatif deskriptif yaitu penelitian yang berusaha mengambarkan, menganalisis mengenai efektivitas komunikasi interpersonal anak jalanan. Dari penelitian ini ditemukan adanya lima kategori evektifitas komunikasi yang terjalin sesama anak jalanan yaitu adanya keterbukaan, empati, dukungan, rasa positif dan kesetaraan.
Strategi Komunikasi Pemerintah Kabupaten Sampang dalam Merukunkan Penganut Sunni-Syiah Dwi Putri Robiatul Adawiyah; Moch. Choirul Arif
Jurnal Komunikasi Vol 15, No 2 (2021): September
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi UTM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/ilkom.v15i2.11477

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang strategi komunikasi yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Sampang dalam merukunkan penganut Sunni-Syi’ah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pendekatan fenomenologi berusaha memahami orang-orang dalam situasi tertentu yang ada kaitannya dengan suatu fenomena/peristiwa. Hasil penelitian menunjukkan Pemerintah Kabupaten Sampang menggunakan strategi persuasive dengan melibatkan berbagai pihak. Pihak-pihak yang dianggap memiliki kemampuan, pengaruh serta kredibilitas dalam menyelesaikan konflik ditunjuk sebagai mediator untuk merukunkan penganut Sunni-Syi’ah. Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam melakukan strategi komunikasi yakni mulai dari unsur komunikator, analisis kebutuhan khalayak, pesan, uji awal materi, efek sampai pada evaluasi yang dirancang untuk mencapai tujuan komunikasi yang optimal. Hendaknya strategi memiliki tujuan agar dapat memberikan informasi kepada pembacanya yang sekaligus mudah diperbarui oleh setiap manajemen puncak dan setiap anggota organisasi. Dalam melakukan strategi komunikasi tidak menutup kemungkinan adanya faktor pendukung dan penghambat. Beberapa faktor pendukung yakni, kredibilitas komunikator dalam menyelesaikan konflik, penerapan informasi, umpan balik langsung serta evaluasi pesan. Sedangkan faktor penghambatnya meliputi perbedaan latar belakang komunikan dan tingkat pendidikan komunikan yang rendah. Hal ini menyebabkan susahnya pesan yang akan disampaikan meskipun didukung oleh bukti dan alasan yang kuat dan benar.
Analisis Gaya Kepemimpinan Radio Komunitas SAKA FM di Yogyakarta Elok Kharismatul Ula
Jurnal Komunikasi Vol 15, No 2 (2021): September
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi UTM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/ilkom.v15i2.11491

Abstract

Pada penelitian ini penulis bertujuan untuk mengetahui gaya kepemimpinan yang digunakan oleh station manager Radio Komunitas SAKA FM. SAKA FM merupakan radio komunitas yang ada di Kauman, Ngupasan, Kecamatan Gondomanan, Yogyakarta. Berdiri sejak 1 April 2012, mengudara pada frekuensi 107.9 Mhz dan mempunyai sapaan untuk anggota yang ada di SAKA FM ini adalah Balaswara. Metodologi penelitian yang penulis gunakan ialah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Metodologi ini diyakini dapat menggambarkan gaya komunikasi dari station manager radio komunitas SAKA FM. Selanjutnya, untuk metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Pengumpulan data menggunakan pengumpulan data primer, berupa wawancara dengan manajer dan salah satu penyiar SAKA FM, serta untuk data sekunder dengan mengumpulkan dokumen-dokumen sejarah radio komunitas SAKA FM. Teknis analisis data kualitatif melalui Miles dan Huberman dengan tahapan antara lain, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa station manager mempunyai peran penting untuk mencapai tujuan suatu organisasi, baik mengelola sumber daya manusia dan produknya. Oleh karena itu gaya kepemimpinan sangatlah penting diterapkan oleh seorang pemimpin, gaya kepemimpinan yang digunakan oleh station manager SAKA FM adalah gaya tim (team style). Gaya ini dicirikan dengan manajer perhatian terhadap produk dan manusianya. Station Manager ini telah perhatian kepada penyiar, memantau perkembangan radio komunitasnya, menjaga interaksi, memberikan motivasi. Proses pengambilan keputusan pun juga berdasarkan pertimbangan atau masukan dari divisi lainnya.  
Citra Partai Keadilan Sejahtera Mengenai Perubahan Lambang Partai bagi Generasi Muda Vera Wijayanti Sutjipto; Maulina Larasati Putri; Marisa Puspita Sary; Fahira Novanra; Putri Dwi Rizni Ananda
Jurnal Komunikasi Vol 15, No 2 (2021): September
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi UTM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/ilkom.v15i2.11986

Abstract

 PKS kembali meluncurkan simbol partai barunya. Perubahan ini bukan kali pertama yang dilakukan oleh PKS. Perubahan lambang yang dilakukan dalam hal ini bertujuan untuk mendapatkan suara di kalangan generasi muda pada pemilu mendatang. Perubahan terakhir pada lambang PKS terletak pada bentuknya yang bulat dengan kombinasi warna oranye yang berarti kehangatan dan putih yang melambangkan ketulusan. Inti dari perubahan simbol ini adalah agar PKS tampil lebih segar, lebih dekat dan terbuka dengan berbagai kalangan, termasuk generasi muda. Untuk itu, penelitian ini ingin mengetahui bagaimana citra PKS terhadap perubahan simbol partai bagi generasi muda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Penelitian ini memiliki satu variabel yaitu citra perubahan simbol. Metode pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada 102 responden sesuai dengan kriteria penelitian yaitu generasi muda yang berusia antara 17 tahun sampai dengan 25 tahun. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa generasi muda mengetahui tentang perubahan simbol PKS melalui media sosial. Lambang baru PKS berwarna jingga ini, dinilai lebih segar dari lambang sebelumnya yang didominasi warna hitam sehingga terkesan kuno dan monoton. Perubahan lambang PKS berhasil mengubah citra positif partai bagi generasi muda. Generasi mdua beranggapan bahwa perubahan lambang menjadi salah satu upaya yang dilakukan PKS dalam melibatkan dan mewadahi aspirasi generasi muda di dunia politik kedepannya. Lambang baru PKS yang lebih sederhana dan fresh, lebih mudah dipahami generasi muda dan berhasil menciptakan citra opitimisme dan semagnat PKS dalam politik kedepannya. Generasi muda juga menilai tampilan baru PKS menampilkan visi dan misi partai dengan lebih jelas dan mudah dipahami generasi muda. Namun perubahan ini belum cukup untuk membuat generasi muda memilih PKS pada pemilu mendatang. Bagi generasi muda, perubahan lambang harus diimabngi dengan peningkatan kinerja partai.

Page 1 of 1 | Total Record : 6