Articles
264 Documents
Rekayasa Ulang Proses Bisnis Produksi Dodol di Perusahaan Dagang Sagura
Rina Kurniawati
Jurnal Kalibrasi Vol 15 No 2 (2017): Jurnal Kalibrasi
Publisher : Institut Teknologi Garut
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33364/kalibrasi/v.15-2.523
Rekayasa ulang proses bisnis adalah proses berpikir kembali dan mendesain dari dasaruntuk mencapai perbaiakan dalan suatu perusahaan. Seiring dengan perkembangan pasar yangmenjadi kompetitif dan persaingan bisnis semakin kompleks, menimbulkan tantangan baru bagiperusahaan. Persaingan pasar dan munculnya perusahaan baru yang memproduksi produk yangsama menjadikan efektifitas dan efesiensi proses bisnis menjadi masalah yang patut diperhatikanyaitu bagaimana cara perusahaan menumbuhkan nilai kompetitif perusahaan agar produk yangdiproduksi dapat bersaing dipasaran. Beberapa hal yang menjadi masalah perusahaan saat iniadalah tenaga kerja, hasil produksi dan fasilitas tempat produksi. Untuk mengidentifikasipermasalahan yang muncul pada perusahaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendesainproduk yang memenuhi permintaan dalam hal kualitas, ketahanan, fungsi dan meminimalkan biayaproduksi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif yang berdasarkan 5tahapan yaitu, mengangkat permasalahan, memunculkan pertanyaan penelitian, mengumpulkan datayang relevan, melakukan analisis data dan menjawab pertanyaan penelitan. Hasil yang didapatdengan adanya penelitian ini adalah meningkatnya kualitas dari produk yang dihasilkan.
Strategi Business Plan Usaha Kecil Menengah Studi Kasus Hijab Shop
Rina Kurniawati
Jurnal Kalibrasi Vol 16 No 1 (2018): Jurnal Kalibrasi
Publisher : Institut Teknologi Garut
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33364/kalibrasi/v.16-1.524
Penelitian ini bertujuan untuk membantu mengembangkan rencana bisnis pada usaha kecildan menengah yang ada di Kabupaten Garut. Hijab merupakan tren yang terus berkembang di dalamfashion kerudung muslim, penggunaan hijab dalam pandangan orang awam terlihat tidak praktis,oleh karena itu sekarang banyak sekali berkembang jenis-jenis hijab yang lebih praktis untuk dipakaisehari-hari maupun ke kantor. Di dalam penelitian ini menggunakan dua jenis data yaitu data primerdan sekunder. Data primer merupakan data yang di dapatkan langsung dari observasi ke lokasipenelitian sedangkan data sekunder merupakan data yang di dapatkan dari kajian pustaka. analisismetode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif. Dimana hal ini berkaitandengan hambatan yang dikeluhkan usaha kecil dan menengah juga bagaimana strategi untukmengatasi permasalahan tersebut. Hasil dari penelitian ini adalah strategi perencanaan bisnis untukusaha kecil dan menengah khususnya di bidang hijab shop.
Pengaruh Knowledge Sharing Pada Organisasi Kemahasiswaan Dalam Meningkatkan Kemampuan Menyerap Pengetahuan Mahasiswa
Dini Riska Anggraeni;
Hilmi Aulawi
Jurnal Kalibrasi Vol 16 No 1 (2018): Jurnal Kalibrasi
Publisher : Institut Teknologi Garut
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33364/kalibrasi/v.16-1.525
Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah terdapat pengaruh dari aktifitas knowledge sharing yang dilakukan pada organisasi kemahasiswaan dalam meningkatkan kemampuan menyerap pengetahuan para anggotanya di Sekolah Tinggi Teknologi Garut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu mix methods concurrent embedded dan menggunakan alat statistika metode regresi linier untuk mengetahui tingkat hubungan diantara kedua variabel. Hasil dari penelitian tersebut menunjukkan bahwa aktifitas knowledge sharing yang dapat meningkatkan kemampuan mahasiswaanya atau anggotanya dalam meningkatkan kemampuan menyerap pengetahuanya yaitu dengan adanya berbagi pengalaman dan hasil pengujian menggunakan regresi linier menunjukkan bahwa terdapat pengaruh antara knowledge sharing dalam meningkatkan kemampuan menyerap pengetahuan dengan tingkat hubungan yang kuat.
Perancangan Kemasan Kerupuk Ranginang di PD. DANIAH
Yusep Senjani;
Hilmi Aulawi
Jurnal Kalibrasi Vol 16 No 1 (2018): Jurnal Kalibrasi
Publisher : Institut Teknologi Garut
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33364/kalibrasi/v.16-1.526
Penelitian ini bertujuan untuk mempertahankan dan mengembangkan sebuah PD.Daniah yang bergerak di bidang produksi kerupuk ranginang dalam menyaingiperusahaan-perusahan yang sejenis, terdapat sembilan pesaing yang menjadi bahan acuan oleh PD.Daniah untuk mempertahankan perusahaan dan mengembangkan produknya sehingga konsumen menjadi puas. Analisis yang dilakukan yaitu merancang desain kemasan PD.Daniah agar lebih menarik terhadap produk yang di hasilkan dan konsumen menjadi puas yang pada dasarnya PD.Daniah masih menggunakan kemasan sederhana . Model analisis yang dilakukan yaitu menggunakan model Quality Function Deployment yaitu dengan cara melakukan bainstrongming, pembobotan, pengembangan alternatif, evaluasi alternatif dan perancangan desain. Pengumpulan data yang dilakukan dengan kuesioner yang disebarkan langsung ke 100 responden (pelanggan tetap) untuk mengetahui kebutuhan dan kepuasan konsumen terhadap kemasan yang akan dirancang, pengumpulan data ini diolah mengunakan uji statistik dimulai dari kecukupan data responden, pengujian validitas data terhadap kuesioner yang telah dilakukan, pengujian reabilitas dan normalitas kuesioner. Hasil penelitian ini untuk melihat penilaian konsumen terhadap kemasan yang ada di PD.Daniah dan merancang kemasan baru berdasarkan keinginan konsumen untuk meningkatkan nilai jual suatu produk yang mengutamakan kepuasan pelanggan dari segi kemasan.
Environmental Management Accounting dan dampaknya terhadap Inovasi Produk
Novie Susanti Suseno
Jurnal Kalibrasi Vol 16 No 2 (2018): Jurnal Kalibrasi
Publisher : Institut Teknologi Garut
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33364/kalibrasi/v.16-2.527
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Environmental Management Accounting (EMA) terhadap inovasi produk. Metode penelitian yang digunakan adalah metode asosiatif. Lokasi penelitian di lakukan di PT Coca Cola Bottling Indonesia. Metode pengumpulan data di lakukan adalah pendekatan survey dengan menyebarkan kuesioner kepada 30 orang sampel. Teknik analisis data yang digunakan adalah model regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh Environmental Management Accounting (EMA) terhadap inovasi produk. Model ini telah memberikan bukti untuk mendukung gagasan bahwa dengan dikembangkannya Environmental Management Accounting (EMA) dapat meningkatkan performa perusahaan melalui inovasi yang dilakukan oleh perusahaan. Dengan demikian, ini memberikan indikasi yang jelas bahwa mekanisme Environmental Management Accounting (EMA) dapat menciptakan dampak yang cocok untuk meningkatkan keunggulan kompetitif.
Analisis Beban Kerja Untuk Menetukan Jumlah Kebutuhan Tenaga Kerja Divisi Administrasi Umum di PT.Indonesia Power Unit PLTP Darajat
Yogi Teguh Herdiansyah;
Hilmi Aulawi
Jurnal Kalibrasi Vol 16 No 2 (2018): Jurnal Kalibrasi
Publisher : Institut Teknologi Garut
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33364/kalibrasi/v.16-2.528
Analisis beban kerja merupakan suatu proses yang begitu penting dalam menentukan jumlah kebutuhan tenaga kerja. Berdasarkan hal tersebut maka jumlah tenaga kerja tentunya perlu sesuai dengan beban kerja yang dimiliki oleh suatu divisi kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah kebutuhan tenaga kerja yang sesuai dengan beban kerja yang dimiliki oleh divisi administrasi umum PT.Indonesia Power Unit PLTP Darajat. Penelitian dilakukan menggunakan metode work sampling untuk mengetahui pola kegiatan pemakaian waktu kerja, selanjutnya menggunakan metode WISN (Worload Indicator Staff Need) untuk mengetahui jumlah kebutuhan tenaga kerja yang sesuai dengan beban kerja. Penelitian dilakukan pada karyawan divisi administrasi umum PT.IndonesiaPower Unit PLTP Darajat selama 5 hari kerja dengan interval waktu pengamatan 1 menit. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitiatif dengan cara observasi, wawancara, dan telaah dokumen. Hasil penelitian berdasarkan work sampling menujukkan bahwa pemakaian waktu kerja untuk produktivitas tetinggi terjadi pada pengamatan hari kerja kedua dan ketiga senilai 92,7%. Rata-rata presentase waktu produkif tersebut adalah 92,4%, yang berarti jika kisaran pekerja kantoran 20% maka karyawan divisi tersebut telah bekerja dengan baik karena sudah memanfaatkan waktu aktivitas produktifnya diatas 80%. Hasil perhitunganberdasarkan WISN (Workload Indicator Staff Need) diketahui jumlah kebutuhan tenaga kerja divisi tersebut adalah 1 orang, jumlah tersebut sama dengan jumlah karyawan yang ada saat ini, hal tersebut berarti jumlah tenaga kerja saat ini telah sesuai dengan beban kerja yang dimiliki divisi tersebut.
Pengembangan Usaha Di Rumah Konveksi Garut (RKG)
Rinrin Rubianti;
Hilmi Aulawi
Jurnal Kalibrasi Vol 16 No 2 (2018): Jurnal Kalibrasi
Publisher : Institut Teknologi Garut
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33364/kalibrasi/v.16-2.530
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi alternatif dalam pengembangan usaha Rumah Konveksi Garut (RKG). Metode yang digunakan survey dengan analisis SWOT dan analisis QSPM (Quantitative Strategic Planning Matriks). Hasil menunjukan bahwa total nilai yang diperoleh dari tabel IFAS adalah 3,62 (rata- rata 0.91) dengan skor kekuatan 2,86 dan skor kelemahan sebesar 0,76, ini menunjukkan bahwa faktor kekuatan usaha Rumah Konveksi Garut (RKG) lebih besar dari faktor kelemahan, sedangkan total nilai EFAS yaitu sebesar 3,55 (rata- rata 0.70). Skor peluang 2,80 dan skor ancaman sebesar 0,75. Artinya faktor peluang yang dimiliki lebih besar dari faktor ancaman. Strategi alternatif yang tepat adalah strategi SO. Strategi SO adalah strategi yang menggunakan kekuatan untuk memanfaatkan peluang yang ada. Hasil dari enam strategi yang diperoleh, maka dipilih satu strategi yang paling diprioritaskan dengan menggunakan analisis QSPM (Quantitative Strategic Planning Matriks), berdasarkan dari total nilai daya tarik (TAS) yang nilainya paling besar yaitu meningkatkan promosi dengan memiliki nilai total daya tarik (TAS) sebesar 5,71.
Pemilihan Supplier Bahan Baku Rangining Singkong Dengan Pendekatan Metode Analitycal Hierarchy Process dan Topsis
Habib Muharam;
Ujang Cahyadi;
Dedi Sa’dudin Taptajani
Jurnal Kalibrasi Vol 17 No 2 (2019): Jurnal Kalibrasi
Publisher : Institut Teknologi Garut
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33364/kalibrasi/v.17-2.672
Tujuan dalam penelitian ini yaitu memilih supplier bahan baku singkong dengan kriteria-kriteria yang baik. Masalah yang sering terjadi di UMK Pusaka Kurnia keterlambatan dalam pengiriman bahan baku, kualitas bahan baku kurang baik, harga tidak sesuai dengan kualitas dan ketersediaan bahan baku sering mengalami kendala. Penelitian ini menggunakan metode AHP dalam menentukan kriteria kemudian dibuatkan sebuah hirarki keputusan. Sedangkan metode TOPSIS digunakan untuk menentukan urutan alternatif supplier singkong. Hasil yang didapat bahwa kriteria Kualitas memiliki bobot yang tinggi kemudian dengan metode TOPSIS menghasilkan urutan alternatf supplier yang akan dipilih. Berdasarkan hasil perhitungan bahwa alternatif B menjadi rekomendasi supplier singkong yang terbaik untuk dipilih.
Analisis Kapasitas Produksi di PT XYZ
Akmal Akhimuloh;
Yusuf Mauluddin
Jurnal Kalibrasi Vol 17 No 1 (2019): Jurnal Kalibrasi
Publisher : Institut Teknologi Garut
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33364/kalibrasi/v.17-1.674
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah produk yang harus di produksi untuk periode berikutnya dan mengetahui kapasitas produksi perusahaan. Pendekatan masalah yang digunakan yaitu menggunakan Material Requirement Planning (MRP) dengan metode perencanaan agregat, jadwal induk produksi dan Rought Cut Capacity Planning (RCCP). Hasil penelitian menunjukan bahwa pada stasiun 1 dan stasiun 2 adanya perubahan pada kapasitas produksi. Untuk stasiun 1 kapasitas produksi masih belum mencukupi, sedangakan pada stasiun 2 kapasitas produksi berlebih sehingga akan mengakibatkan terjadinya waktu pekerja yang menganggur. Untuk mengefisiensikan waktu dan biaya, maka dari itu dilakukan perpindahan pekerja dari stasiun 2 dipindahkan ke stasiun 1
Evaluasi dan Pengembangan Strategi Bisnis Perusahaan Menggunakan Balanced Scorecard
Ryan Ardianto;
Rina Kurniawati
Jurnal Kalibrasi Vol 17 No 1 (2019): Jurnal Kalibrasi
Publisher : Institut Teknologi Garut
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33364/kalibrasi/v.17-1.676
Tujuan dari penelitian ini untuk mengevaluasi, membuat rancangan strategi agar dapat bersaing secara berkelanjutan serta menentukan ukuran keberhasilan kinerja perusahaan. Objek penelitian ialah PD. Anggia yang merupakan sebuah perusahaan yang bergerak di industri makanan yaitu molen kering mini. Teknik dalam penelitian ini adalah dengan mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman yang dimiliki oleh perusahaan dengan Matrik Internal Factor Evaluation (IFE) dan Matrik External Factor Evaluation (EFE). Kemudian menentukan posisi perusahaan saat ini untuk mencari alternatif strategi dengan Matrik Boston Consulting Group (BCG), Setelah alternatif strategi diketahui disusunlah strategi perusahaan menggunakan Balanced Scorecard (BSC). Dari salah satu perspektif teknik yang digunakan adalah dengan menyebarkan kuesioner kepada 150 responden dan 14 pernyataan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa kemampuan perusahaan dalam lingkungan internal external berada pada sel II yang disebut strategi pertahankan dan pelihara, darihasil matrik BCG diketahui bahwa PD. Anggia berada pada kuadran II (Star) yang berarti PD. Anggi berada pada posisi yang sangat kuat sebagai pemimpin dalam bisnis molen kering. Karena peluangnya sangat besar, maka pilihan terbaik bagi perusahaan adalah melaksanakan ekpansi dan meningkatkan kepuasan pelanggan terhadap citra produk serta peningkatan kemampuan kinerja karyawan terhadap perusahaan, sehingga strategi perusahaan dapat dikatakan sangat baik.