cover
Contact Name
Dwi Sukma Donoriyanto
Contact Email
dwisukama.ti@upnjatim.ac.id
Phone
+6289672577797
Journal Mail Official
tekmapro@upnjatim.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Rungkut Madya no. 1 Gunung Anyar
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
TEKMAPRO Journal of Industrial Engineering and Management
ISSN : 19075146     EISSN : 26566109     DOI : https://doi.org/10.33005/tekmapro.v19i2
Journal of Industrial Engineering and Management, National University of Veterans Development, East Java is a journal that effectively bridges the gap between academics, policy makers, and practitioners and connects various Industrial Engineering and Management communities. While the focus of the publication of this journal on Industrial Engineering and Management research includes: · Reverse Logistics Management · Global Supply Chain Management · Human Factors Engineering/Industrial Ergonomics · Risk Management · Operation Research/Optimization/Metaheuristics · Production Planning and Scheduling · Sustainable Manufacturing Systems · Management of Technology and Innovation · Quality Control and Management · Product Design and Development · Service Design and Management · Healt and Safety management · Cost Analysis Management/Financial Engineering · Business Process Engineering · Facility Design and Layout · Transportation Management · Information Management and Technology · Warehouse Management · Customer Relation Management
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 15 No 1 (2020): TEKMAPRO" : 10 Documents clear
ANALISIS KEPUASAN PELANGGAN TERHADAP PENYEDIA JASA GAME MENGGUNAKAN GAME THEORY DAN IPA Muhammad Febriyanto; Evi Yuliawati
Tekmapro : Journal of Industrial Engineering and Management Vol 15 No 1 (2020): TEKMAPRO
Publisher : UPN Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/tekmapro.v15i1.121

Abstract

Kepuasan pelanggan merupakan tujuan utama dari setiap perusahaan penyedia jasa game. Dengan tujuan ini akan menjadi kunci utama dalam mempertahankan keberadaan industri game. Tujuan penelitian ini adalah membandingkan antara Mobile Game dan Console Game pada sisi kualitas layanannya. Sedangkan pengumpulan data dalam penelitian ini dengan menyebarkan kuesioner yang dibagkan kepada 50 responden. Terdapat 3 macam kuesioner yang akan dibagikan pada penelitian ini. Kuesioner pertama dan kedua merupakan kuesioner terbuka dan tertutup yang digunakan untuk pengerjaan pada Metode Game Theory, Kuesioner ketiga merupakan kuesioner kualitas layanan yang akan digunakan pada Metode Importance Performance Analysis. Pengambilan sampling responden dilakukan secara online dan secara langsung kepada mahasiswa ITATS. Pada tahap pertama digunakan metode Game Theory untuk mengetahui pihak mana yang lebih unggul. Pada persaingan ini, Mobile Game menggunakan 11 strategi dan Console Game menggunakan 10 strategi. Nilai yang diperoleh pada metode Game Theory ialah 0.13 artinya kemenangan untuk pemain baris yaitu Mobile Game. Tahap kedua ialah dengan mengidentifikasi atribut-atribut yang ada pada setiap layanan pihak yang kalah dalam hal ini ialah Console Game. Kemudian digunakan metode Importance Performance Analysis untuk mengetahui prioritas perbaikan dari 18 atribut yang digunakan. Atribut yang menjadi prioritas perbaikan manajemen Console Game untuk dapat bersaing dengan Mobile Game adalah (1) Software game yang disdiakan. (2) Karyawan yang secara konsisten bersikap sopan. (3) Keamanan kendaraan yang diparkir.Kata Kunci: Game Theory, Importance Performance Analysis, Kepuasan Pelanggan,
ANALISIS WASTE PADA AKTIVITAS LINI PRODUKSI DENGAN MENGGUNAKAN LEAN MANUFACTURING DI PT ABC Dwi Sukma Donoriyanto; Yusron Falah; Mochamad Faizal Azhar
Tekmapro : Journal of Industrial Engineering and Management Vol 15 No 1 (2020): TEKMAPRO
Publisher : UPN Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/tekmapro.v15i1.129

Abstract

PT.ABC merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak pada bidang produksi kertas. Perusahaan ini memproduksi jenis kertas karton ivory (Ivory Coated Board) dengan kapasitas produksi mencapai 411 ton/hari atau 150.000 ton/tahun. Walaupun termasuk perusahaan yang menghasilkan produk berkelas dunia tentu tidak bisa terlepas dari permasalahan-permasalahan dalam kegiatan produksi. Dalam memproduksi kertas karton ivory, PT. ABC pada proses produksinya masih terdapat pemborosan (waste) di area lantai produksi, seperti defect, waiting, excess processing. Penelitihan ini bertujuan untuk memberikan rekomendasi perbaikan dalam menangani terjadinya waste tersebut dengan menggunakan metode Lean Manufacturing. Berdasarkan pembobotan pemborosan yang terjadi pada proses produksi kertas karton ivory adalah Defect dengan bobot sebesar 7,7, Waiting dengan bobot sebesar 6,4, Excess Processing dengan bobot sebesar 6,2, Inventory dengan bobot sebesar 4,8, dan Overproduction dengan bobot sebesar 4,5. Rekomendasi usulan yang kritis diketahui dengan jumlah Risk Priority Number tertinggi. Rekomendasi yang diusulkan antara lain membutuhkan alat pengukur temperature yang dapat diganti berkala, memberikan pengawasan secara ketat terhadap operator terkait pengontrolan temperature, melihat kondisi mesin secara menyeluruh, pengecekkan yang lebih ketat pada bahan baku kimia, memberikan pelatihan untuk penyegaran Standard Operating Procedure
ANALISA PENGENDALIAN PERSEDIAAN PLAT BAJA DENGAN METODE CONTINUOUS REVIEW (Q) DAN PERIODIC REVIEW (P) DI CV. TDSA Enny Aryanny; Faisal Fahmi Fasya
Tekmapro : Journal of Industrial Engineering and Management Vol 15 No 1 (2020): TEKMAPRO
Publisher : UPN Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/tekmapro.v15i1.130

Abstract

Persediaan adalah sumber daya yang disimpan untuk memenuhi permintaan saat ini dan mendatang. CV. TDSA merupakan sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang persediaan, perdagangan eceran dan layanan jasa reparasi atau pemeliharaan kapal. Salah satu material metal yang menjadi bahan pembentuk kapal adalah metal jenis plat baja. Perusahaan ini mempunyai permasalahan dalam pengendalian persediaan plat baja yang disebabkan oleh tinggi rendahnya permintaan konsumen yang fluktuatif (probabilistik) sehingga terjadi kekurangan persediaan yang mengakibatkan permintaan konsumen tidak terpenuhi dan kelebihan persediaan yang akan mengakibatkan tingginya biaya persediaan. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan pengendalian persediaan plat baja dengan permintaan yang fluktuatif sehingga dapat meminimumkan biaya persediaan. Pengendalian persediaan dilakukan dengan metode continuous review (Q) dan periodic review (P) lostsales yang akan dibandingkan dengan metode perusahaan dan dipilih metode terbaik dengan total biaya paling minimum. Hasil perhitungan didapatkan total biaya persediaan minimum adalah dengan metode continuous review (Q) lost sales sebesar Rp. 2.024.742.100 dengan metode perusahaan sebesar Rp. 2.264.569.500 sehingga didapatkan penghematan biaya sebesar Rp. 239.827.400 dan efisiensi sebesar 10,59%. Jumlah pemesanan per pesan bulan Oktober 2019 – September 2020, sebesar 11 lbr dengan total biaya persediaan sebesar Rp. 2.421.361.800. Kata Kunci: Continuous, Periodi Review, Persediaan, Probabilistik. ABSTRACT Inventories are resources that are stored to meet current and future demand. CV. TDSA is a company engaged in the supply, retail trade and ship repair or maintenance services. One of the metal materials that form a ship is a steel plate type metal. This company has problems in controlling steel plate inventory caused by high and low fluctuating (probabilistic) consumer demand so that there is a shortage of inventory that results in unmet consumer demand and inventory oversight which will result in high inventory costs. The purpose of this study is to control steel plate inventory with fluctuating demand so as to minimize inventory costs. Inventory control is carried out by the continuous review (Q) and periodic review (P) lost sales methods which will be compared with the company method and the best method is chosen with the minimum total cost. The calculation result shows that the minimum total inventory cost is the continuous sales (Q) lost sales method of Rp. 2,024,742,100 with the company method of Rp. 2,264,569,500 so that a cost savings of Rp. 239,827,400 and efficiency of 10.59%. The number of orders per message in October 2019 - September 2020, is 11 lbr with a total inventory cost of Rp. 2,421,361,800. Keywords: Continuous, Inventory, Period Review, Probabilistic.
ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN SUKU CADANG HOUSING GOWL FOR GRAVEL PUMP WARMAN DENGAN METODE PERIODIC REVIEW DAN CONTINUOUS REVIEW DI PT. XYZ Enny Aryanny; Yusuf Drajat Kurniawan
Tekmapro : Journal of Industrial Engineering and Management Vol 15 No 1 (2020): TEKMAPRO
Publisher : UPN Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/tekmapro.v15i1.131

Abstract

ABSTRAK Dalam proses penerapan konsep industri 4.0, optimalisasi harus dicapai dalam segala aspek di industri. Proses pengadaan suku cadang peralatan produksi dapat mempengaruhi proses optimalisasi perusahaan. PT. XYZ merupakan produsen dan eksportir logam timah. Salah satu kegiatan utama dari PT. XYZ adalah pengadaan Suku Cadang mesin produksi lepas pantai, Housing Bowl for Gravel Pump Warman yang termasuk dalam suku cadang level A. Pada kondisi rill, suku cadang ini sering mengalami kelebihan persediaan dengan permintaan yang fluktuatif (probabilistik). Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengendalian persediaan Suku Cadang Housing Bowl for Gravel Pump Warman setiap tahun untuk meminimumkan biaya persediaan. Metode pengendalian persediaan yang digunakan Periodic review (R,S), Periodic Review (R,s,S), Continuous Review (s,Q) dan Continuous Review (s,S). Ke empat metode ini dibandingkan dengan metode perusahaan dan dipilih metode dengan total biaya yang minimum. Berdasarkan hasil analisa didapatkan Metode Continuous Review (s,Q) dipilih dengan penghematan total biaya pengendalian persediaan sebesar Rp. 56.001.160.670,- atau sebesar 6,99%. Setelah dilakukan peramalan untuk tahun 2020 maka total biaya pengendalian persediaan sebesar Rp. 54.917.824.070,- dengan lot pemesanan sebesar 17 unit dan titik pemesanan kembali pada 45 unit. Kata Kunci: Continuous, Pemesanan, Persediaan, Periodic, Probabilistik ABSTRACT In the process of applying industry concept 4.0, optimization must be achieved in all aspects of the industry. The process of procuring parts for production equipment can affect the company's optimization process. PT. XYZ is a producer and exporter of tin metal. One of the main activities of PT. XYZ is the procurement of offshore production machinery Parts, Warman Housing Bowl for Gravel Pump which is included in level A spare parts. In real conditions, these parts often experience excess supply with fluctuating (probabilistic) demand. This study aims to determine the inventory control of Warman Housing Bowl Parts for Gravel Pump every year to minimize inventory costs. Inventory control methods used are Periodic review (R, S), Periodic Review (R, s, S), Continuous Review (s, Q) and Continuous Review (s, S). These four methods are compared with the company method and the method chosen with a minimum total cost. Based on the analysis results obtained Continuous Review Method (s, Q) was chosen with a total savings in inventory control costs of IDR 56.001.160.670,- or 6.99%. After forecasting for 2020, the total cost of inventory control is IDR 54,917,824,070,- with an order lot of 17 units and a reorder point at 45 units. Keywords: Continuous, Inventory, Ordering, Periodic, Probabilistic
MODEL PERSEDIAAN UNTUK PEMBELIAN MULTI-ITEM PADA SUPPLIER TUNGGAL MELALUI PURCHASING CONSORTIUM PADA PENGELOLA TAMBAK Nur Rahmawati
Tekmapro : Journal of Industrial Engineering and Management Vol 15 No 1 (2020): TEKMAPRO
Publisher : UPN Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/tekmapro.v15i1.134

Abstract

Purchasing Consortium (PC) adalah bergabungnya dua atau lebih organisasi dengan badan hukum terpisah baik secara sendiri, maupun melalui pihak ketiga melalui pembagian dan atau penyatuan volume pembelian, informasi, dan resources yang dimiliki. Tujuan dari penggabungan tersebut adalah untuk dapat meningkatkan bargaining power, sehingga diperoleh harga beli barang atau jasa yang lebih murah dari supplier. Penelitian ini mencoba melakukan permodelan untuk dapat meminimumkan total biaya tahunan, pada beberapa buyer yang melakukan pembelian multi item melalui PC pada supplier tunggal yang menawarkan skema diskon tetap. Dalam penelitian ini digunakan metode analitis untuk menyelesaikan permasalahan dengan menggunakan pendekatan optimasi. Dari hasil percobaan numerik diperoleh hasil bahwa dengan melakukan pembelian melalui PC, total biaya yang dihasilkan lebih baik bila dibandingkan dengan pembelian tanpa melalui PC.
ANALISIS DAMPAK PENERAPAN KEBIJAKAN GLOBAL SULPHUR CAP 2020 PADA PELAYARAN TANKER DAN PETIKEMAS DI INDONESIA Siti Dwi Lazuardi; Setyo Nugroho; Elsa E. N. Faida
Tekmapro : Journal of Industrial Engineering and Management Vol 15 No 1 (2020): TEKMAPRO
Publisher : UPN Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/tekmapro.v15i1.135

Abstract

Global Sulphur Cap 2020 adalah kebijakan yang mengatur pembatasan kadar sulfur dalam bahan bakar kapal agar sesuai standar global sebesar 0,5% mulai tanggal 1 Januari 2020. Dalam penerapannya, International Maritime Organization (IMO) memberikan 3 (tiga) alternatif cara untuk memenuhi batas kadar sulfur sebesar 0,5 % yaitu dengan menggunakan scrubber (sistem pembersih gas buang), beralih menggunakan bahan bakar berkadar sulfur rendah (low sulphur fuel) di bawah atau sama dengan 0,5 % atau dengan menggunakan bahan bakar LNG (Liquefied Natural Gas). Penerapan masing-masing alternatif kebijakan tentu berdampak bagi perusahaan pelayaran baik dari segi ekonomi terkait penambahan biaya transportasi laut maupun dampak teknis terkait konsekuensi yang harus dipertimbangkan sebelum menerapkan alternatif yang ditawarkan. Oleh karena itu, pada penelitian ini akan dilakukan analisis terkait dampak teknis maupun ekonomis pada penerapan kebijakan Global Sulphur Cap 2020. Metode yang digunakan meliputi Cost Benefit Analysis (CBA) untuk mengetahui kelayakan investasi dari tiap alternatif yang ada pada 2 (dua) skenario kondisi dan metode Multi Attribute Utility Theory (MAUT) sebagai pengambilan keputusan terkait alternatif terpilih dari masing-masing skenario. Dari hasil penelitian dengan mempertimbangkan pemilihan alternatif sesuai area pelayaran Emission Control Area (ECA), larangan discharge washwater maupun area bebas, diperoleh hasil pada kapal tanker dengan DWT 2.000-10.000 ton menggunakan alternatif penggantian bahan bakar menjadi MGO dengan tingkat emisi 0,004% dan pemasangan hybrid, closed loop maupun open loop scrubber dengan tingkat emisi 0,102%. Sementara untuk kapal petikemas dengan DWT 10.000-15.000 ton menggunakan alternatif penggantian bahan bakar menjadi LNG (dual fuel) dengan tingkat emisi 0%.
PENGEMBANGAN BOX KUE YANG ERGONOMIS DAN INOVATIF DENGAN METODE KANSEI ENGINEERING DAN MODEL KANO (Studi Kasus : Pedagang Kue Basah di Wilayah Surabaya) Enny Aryanny; Candra Puspita Alfalis Saputri
Tekmapro : Journal of Industrial Engineering and Management Vol 15 No 1 (2020): TEKMAPRO
Publisher : UPN Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/tekmapro.v15i1.136

Abstract

Kemajuan teknologi yang semakin berkembang saat ini, mengakibatkan banyak produk inovasi yang memiliki nilai kegunaan yang lebih banyak dari produk yang sudah ada di pasaran. Produk inovasi yang dirancang saat ini memiliki nilai ergonomis dan tingkat efisiensi yang lebih tinggi dari produk yang sudah ada di pasaran. Selain itu, penggunaan produk inovasi bagi penjual kue menjadi lebih praktis dan efisien. Saat ini, banyak penjual kue yang menjajakan dagangannya dengan berbagai cara, diantaranya menggunakan box kue. Para penjual kue sering mengalami kesulitan dalam berdagang karena memiliki tempat yang sangat terbatas untuk meletakan jualannya sehingga penjual kue tidak bisa membawa berbagai jenis kue basah yang diinginan oleh konsumen dan juga para penjual kue mengalami kesulitan dalam memindahkan makanan dari box ke meja sehingga tidak efisien dari segi tempat dan waktu. Desain box kue inovasi mempunyai kriteria nilai sangat puas dan puas yang paling banyak dipilih oleh penjual kue, sehingga dapat disimpulkan bahwa box kue lebih ergonomis dan inovatif, sehingga cocok digunakan bagi para penjual kue untuk berdagang. Box kue inovasi mempunyai ukuran yang lebih besar dengan kapasitas 400 pcs kue, memiliki roda yang dapat didorong saat penjual kue menjajakan dagangannya, box kue bersusun sehingga memudahkan penjual kue dalam membawa kue dengan berbagai variasi kue dan memiliki kaki yang dapat diatur ketimggiannya sesuai keinginan para penjual kue sehingga lebih ergonomis. Kata Kunci: Desain, Efisien, Ergonomis, Inovatif Advances in technology are developing currently, resulting in many innovative products that have more usability value than products that are already on the market. Innovative products that are currently designed have an ergonomic value and a higher level of efficiency than products that are already on the market. In addition, the use of innovative products for cake sellers is more practical and efficient. Currently, many cake sellers are selling their wares in various ways, including using cake boxes. Cake sellers often have difficulty in trading because they have a very limited place to put their sales so that cake sellers cannot carry the various types of wet cakes desired by consumers and also cake sellers have difficulty in moving food from the box to the table making it inefficient in terms of place and time. Innovation cake box design has very satisfied and satisfied value criteria which are most chosen by cake sellers, so it can be concluded that cake boxes are more ergonomic and innovative, making it suitable for cake sellers to trade. Innovation cake box has a larger size with a capacity of 400 pcs of cakes, has wheels that can be pushed when the cake seller peddles his wares, a stacked cake box making it easier for cake sellers to carry cakes with a variety of cakes and has adjustable feet according to the desires of the sellers so that the cake is more ergonomic. Keywords: Design, Efficient, Ergonomic, Innovative
ANALISA KEBIJAKAN SISTEM PENGGANTIAN CUTTING TOOL DENGAN METODE RELIABILITY, AVAILABILITY, MAINTAINABILITY(RAM) DAN MAINTENANCE VALUE STREAM MAPPING (MVSM) DI AREA MACHINING NR CRANKSHAFT PADA PT MMN Irwan Sukendar; Nurwidiana Nurwidiana; Mochammad Muyammamun Nafi
Tekmapro : Journal of Industrial Engineering and Management Vol 15 No 1 (2020): TEKMAPRO
Publisher : UPN Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/tekmapro.v15i1.139

Abstract

PT MMN merupakan sebuah perusahaan otomotif yang memproduksi engine mobil. Permasalahan yang ada yaitu downtime yang diakibatkan oleh penggantian cutting tool cukup tinggi, sehingga perlu dilakukan perbaikan untuk mengurangi bahkan menghilangkan downtime akibat penggantian cutting tool tersebut. Metode yang digunakan adalah reliability, maintainability dan availability (RAM) dan cost of unreliability (COUR) untuk menghitung waktu penggantian cutting tool yang optimum dengan biaya yang terendah dan maintenance value stream mapping (MVSM) untuk meningkatkan efisiensi dengan mengeliminasi kegiatan yang tidak mempunyai nilai tambah. Hasil Penelitian ini rata – rata nilai reliability pada MTBF cukup rendah yaitu sebesar 46,95%. Rata – rata availability mencapai target yaitu 95% untuk nilai inherent availability (Ai) sebesar 98,60%, achieved availability (Ai) sebesar 98,64%dan operational availability (Ai) sebesar 94,91% (cutting tool OP030 T1, T2, T3 dan T4 tidak tercapai tingkat availabilitynya) serta nilai maintainability didapatkan hasil yang sangat rendah yaitu sebesar 5,212%. Sedangkan biaya ketidakhandalan penggantian cutting tool change ini cukup tinggi dengan rata - rata biaya ketidakhandalan akibat korektif sebesar Rp 39.645.551,958 dan rata – rata biaya ketidakhandalan yang disebabkan oleh downtime sebesar Rp 60.096.209,958. Hasil perbaikan pada MVSM maka didapatkan nilai VA (MTTR) sebesar 4,05 menit dengan presentase 39,74% atau sama dengan nilai dari presentase efisiensi maintenance. Sedangkan nila NVA (MTTO + MTTY) sebesar 6,14 menit dengan presentase 60,26%. Sehingga nilai future state Mapping yang lebih baik, hal ini dapat dilihat dari pengurangan NVA sebesar 30,02 menit yaitu dari 36,16 menit (90,43%) menjadi 6,14 menit (60,26%) serta naikknya presentase efisiensi perawatan dari 9,57% menjadi 39,74% atau lebih dari 3 kali efisiensi awal
PERANCANGAN ALAT PEMBERI MAKAN IKAN OTOMATIS BAGI PETERNAK IKAN DITAMBAK DENGAN METODE DESIGN FOR MANUFACTURING AND ASSEMBLY (DFMA) Rusindiyanto Rusindiyanto; Nur Rahmawati; M Fayshal Ferdiansyah
Tekmapro : Journal of Industrial Engineering and Management Vol 15 No 1 (2020): TEKMAPRO
Publisher : UPN Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/tekmapro.v15i1.140

Abstract

Konsumsi ikan yang besar di Indonesia mendorong petani untuk dapat meningkatkan hasil produksi pertaniannya terutama dalam hal ini petani tambak. Studi terkait pengelolaan tambak yang baik telah banyak dilakukan. Berbagai alat yang dapat membantu meningkatkan hasil produksi pertanian terutama tambak juga telah banyak dibuat. Ada beberapa masalah utama yang dihadapi oleh para petani yang sampai saat ini beberapa masih belum dapat dipecahkan. Diantaranya jumlah kebutuhan pakan ikan yang dibutuhkan agar ikan yang dikelola dapat tumbuh dengan baik. oleh karena itu pada penelitian ini dilakukan pendesignan alat pemberian ikan otomatis. Alat pemberian makan ikan otomatis hasil perancangan dalam penelitian ini dilengkapi komponen bahan galon plastik memiliki fungsi sebagai tempat untuk menampung pakan ikan dengan kapasitas 10kg, Akrilik, 2 dinamo untuk penggerakan otomatis digerakan dengan tenaga listrik yang berfungsi sebagai mengatur keluarnya pakan ikan, 1 alat pelontar alat bantu yang berfungsi sebagai melontarkan pakan ikan mampu mengeluarkan makan ikan seberat 500gram dalam waktu 2 menit dengan jarak sekitar 8m yang diputar menggunakan tenaga dinamo dengan kecepatan 3000rpm/menit dan rangkaian penyangganya di buwat dengan bahan pipa paralon. Dengan alat ini diharapkan ikan akan mendapatkan makanan secara teratur dengan jumlah porsi yang mencukupi dan tidak berebut sehingga ikan dapat hidup dengan sehat, cepat besar dan berbobot serta pada waktu panenan ikan akan mendapatkan hasil yang memuaskan.
SISTEM MODEL FATIQUE PENYEBAB KECACATAN PADA PROSES PRODUK GENTENG KERAMIK Joumil Aidil Saifuddin
Tekmapro : Journal of Industrial Engineering and Management Vol 15 No 1 (2020): TEKMAPRO
Publisher : UPN Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/tekmapro.v15i1.141

Abstract

Pekerjaan yang memiliki beban berat serta perancangan tata letak fasilitas yang tidak ergonomis akan mengakibatkan pengerahan tenaga kerja yang berlebihan dan postur tubuh yang salah. Selain mengakibatkan kelelahan dini pada pekerja, dapat juga menimbulkan penyakit serta kecelakaan kerja yang mengakibatkan cacat bahkan kematian. Pekerjaan dengan beban berat dan masalah tersebut lazim dialami para pekerja yang melakukan gerakan yang sama dan berulang secara terus-menerus. Pada penelitian ini analisis postur kerja akan menggunakan metode Rapid Upper Limb Assessment (RULA) yakni suatu metode penilaian postur untuk menginvestigasi gangguan pada anggota badan bagian atas. Metode ini digunakan untuk mendeteksi posisi kerja berisiko dan melakukan perbaikan sesegera mungkin untuk meningkatkan performa kerja manusia dan juga meningkatkan keselamatan, kesehatan, kenyamanan dan kepuasan kerja. Dari Hasil skoring menggunakan Metode RULA, operator forming mendapat skor kategori 4, operator glazing mendapat skor kategori 3 dan operator sorting packaging mendapat skor kategori 3 dimana ketiganya memiliki level resiko kecil dan perlu tindakan dalam beberapa waktu kedepan. Terdapat perbedaan hasil skoring Metode RULA antara perhitungan manual dan software MIRTH RULA pada bagian sorting packaging dimana total grand score pada perhitungan manual lebih rendah yaitu 3, sedangkan pada software MIRTH RULA menunjukkan hasil lebih tinggi yaitu 4. Karena operator bekerja selama 8 jam perhari, setidaknya diperlukan waktu peregangan otot selama 1 menit setiap 1 jam bekerja. Manajemen perusahaan melakukan rotasi setiap 3 bulan sekali pada operator bagian Forming, Glazing dan Sorting Packaging agar operator tidak merasa jenuh.

Page 1 of 1 | Total Record : 10