cover
Contact Name
Dwi Sukma Donoriyanto
Contact Email
dwisukama.ti@upnjatim.ac.id
Phone
+6289672577797
Journal Mail Official
tekmapro@upnjatim.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Rungkut Madya no. 1 Gunung Anyar
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
TEKMAPRO Journal of Industrial Engineering and Management
ISSN : 19075146     EISSN : 26566109     DOI : https://doi.org/10.33005/tekmapro.v19i2
Journal of Industrial Engineering and Management, National University of Veterans Development, East Java is a journal that effectively bridges the gap between academics, policy makers, and practitioners and connects various Industrial Engineering and Management communities. While the focus of the publication of this journal on Industrial Engineering and Management research includes: · Reverse Logistics Management · Global Supply Chain Management · Human Factors Engineering/Industrial Ergonomics · Risk Management · Operation Research/Optimization/Metaheuristics · Production Planning and Scheduling · Sustainable Manufacturing Systems · Management of Technology and Innovation · Quality Control and Management · Product Design and Development · Service Design and Management · Healt and Safety management · Cost Analysis Management/Financial Engineering · Business Process Engineering · Facility Design and Layout · Transportation Management · Information Management and Technology · Warehouse Management · Customer Relation Management
Articles 328 Documents
ANALISIS PENGARUH FAKTOR LINGKUNGAN FISIK DAN NON FISIK TERHADAP STRESS KERJA PADA PT. INDO BALI DI KECAMATAN NEGARA, KABUPATEN JIMBARAN, BALI Susilo, Tri
JURNAL TEKMAPRO Vol 2, No 2 (2007): JURNAL TEKMAPRO
Publisher : JURNAL TEKMAPRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.877 KB)

Abstract

Abstrak Penelitian dilakukan untuk mengetahui pengaruh lingkungan fisik dan non fisik secara simultan dan parsial terhadap stress kerja karyawan serta mengetahui di antara kedua variabel tersebut yaitu lingkungan fisik dan lingkungan non fisik yang memiliki pengaruh dominan terhadap stress kerja karyawan non produksi pada PT. Indo Bali di Bali. Data yang dianalisis dalam penelitian ini adalah data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner. Sebelum dianalisis data uji validitas dan reliabilitasnya. Analisis dilakukan dengan menggunakan analisis regresi linier berganda, korelasi dan determinasi, dilanjutkan pada uji asumsi klasik, uji F dan uji t. Berdasarkan hasil analisis data yang telah dilakukan, teridentifikasi bahwa lingkungan kerja fisik dan lingkungan kerja non fisik berpengaruh negatif dan signifikan terhadap stress kerja karyawan. Besarnya kontribusi atau pengaruh lingkungan fisik dan lingkungan non fisik secara simultan terhadap stress kerja karyawan non produksi PT. Indo Bali di Bali termasuk dalam kategori tinggi yaitu sebesar 65,7%, sedangkan sisanya sebesar 34,3% dipengaruh faktor-faktor lain. Lingkungan kerja fisik secara parsial berpengaruh negatif signifikan terhadap stress kerja pada karyawan non produksi PT. Indo Bali. Sumbangan efektif dari variabel lingkungan kerja fisik pada PT. Indo Bali terhadap tingkat stress karyawan adalah sebesar 13,84%. Secara parsial berpengaruh negatif dan signifikan terhadap stres kerja. Sumbangan efektif dari variabel lingkungan kerja non fisik pada PT. Indo Bali terhadap tingkat stress karyawan adalah sebesar 10,30%. Kata Kunci : Lingkungan Kerja dan Stress Kerja
Perancangan Produk Sepatu Wanita Dewasa (Studi Kasus Home Industri Surabaya) Iksan, Mr.
JURNAL TEKMAPRO Vol 3, No 1 (2008): JURNAL TEKMAPRO
Publisher : JURNAL TEKMAPRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.838 KB)

Abstract

ABSTRAK   Produk sepatu yang dihasilkan oleh home industri di Surabaya dewasa ini mengalami perkembangan yang sangat pesat dan digunakan dalam berbagai kegiatan. Perancangan yang paling ergonomis dari suatu produk menjadi bagian yang sangat penting baik ditinjau dari segi kenyamanan maupun dari segi pandangan konsumen. Faktor kekuatan, kenyamanan dan gaya menjadi suatu yang harus dipertimbangkan dalam perancangan suatu produk sepatu agar mampuh bersaing.. Untuk mendapatkan hasil penelitihan, dipergunakan data kontur kaki dan anthropometrinya dan data –data tersebut kemudian dilakukan pengujian dengan menggunakan uji keseragaman data, uji kecukupan data dan penghitungan percentilnya. Dari hasil perincian pengukuran dapat diperoleh model model prototype sepatu formil wanita sebanyak 8 buah potongan, antara lain: bagian depan sepatu, lidah sepatu, bagian atas depan, bagian samping sepatu, karet pengikat, bagian belakang sepatu, potongan sponan dan kulit pengikat. Kata Kunci : Perancangan, kontur kaki, anthropometri, percentile, sepatu formil wanita, ergonomic
Aplikasi Gugus Kendali Mutu (Quality Control Circle) Dengan Menggunakan Deming Prize Untuk Mengendalikan Dan Meningkatkan Mutu Produk Di Koperasi Intako Susilo, Tri
JURNAL TEKMAPRO Vol 2, No 1 (2007): JURNAL TEKMAPRO
Publisher : JURNAL TEKMAPRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.571 KB)

Abstract

ABSTRAK   Koperasi INTAKO adalah lembaga usaha swasta yang  bergerak dalam bidang perdagangan dan industri tas dan koper dengan wilayah pemasaran hasil produksi meliputi dalam dan luar negeri. Penelitian ini dilakukan pada salah satu bagian produksi Instrumen Case untuk memenuhi paskan PT Yamaha Musical Product Indonesia. Penelitian difokuskan pada pengawasan kualitas produk tipe TRC 403 karena pada bidang ini memiliki tingkat kerusakan yang paling tinggi. Kerusakan tersebut terdistribusi ke dalam beragam tipe cacat seperti pada pemotongan (40 unit), pelipatan (18 unit), pengeleman (27 unit), assembly (14 unit), dan jahit (11 unit). Penelitian ditujukan untuk mengurangi cacat pada bagian yang paling besar, yaitu pada proses pemotongan. Dengan menggunakan Deming Prize dan Tujuh Alat Bantu yang diaplikasikan pada Gugus Kendali Mutu yang ada, sehingga penyebab kerusakan tersebut dapat diidentifikasi jenis kerusakan yang dominan pada proses pemotongan sebesr 36% dan dapat menurunkan jumlah produk cacat akibat pemotongan sebesar 87.4% menjadi 12.5% jumlah produk cacat dari jumlah semula yaitu 40 menurun jadi 5 unit.   Kata Kunci : Qualiti Control Circle, Deming Prize, Tujuh Alat Bantu
PENENTUAN HARGA POKOK PRODUKSI MENGGUNAKAN METODE ABC DI PT TMG. SURABAYA Fachroji, Anang
JURNAL TEKMAPRO Vol 3, No 2 (2008): JURNAL TEKMAPRO
Publisher : JURNAL TEKMAPRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.276 KB)

Abstract

AbstrakTujuan dalam penelitian ini adalah untuk menerapkan sistem Activity Based Costing (ABC) dalam menghitung biaya produk untuk mendapatkan harga pokok produksi (HPP) dan membandingkan dengan sistem perhitungan perusahaan (tradisional) untuk mengetahui distorsi (Undercosting maupun Overcosting). Sistem Activity Based Costing (ABC) merupakan sistem biaya yang didasarkan pada aktivitas. Sistem ini menelusuri biaya pada berbagai aktivitas kemudian ke berbagai produk, sehingga akan dapat diketahui suatu produk didukung oleh aktivitas apa saja dan berapa biaya untuk setiap aktivitas yang mendukungnya. Dengan prosedur inilah, sistem ABC mampu memberikan informasi biaya yang lebih akurat. Hasil penelitian menunjukkan pembebanan biaya overhead pabrik ke produk dengan menggunakan metode tradisional terjadi penyimpangan biaya terhadap penentuan harga pokok produksi tiap produk. Penyimpangan biaya ini ditunjukkan dengan menggunakan metode Activity Based Costing. Untuk majalah Hidayatullah terjadi kenaikan harga sebesar Rp. 4.204,50 atau 0,85 %dari Rp. 25.012,26 menjadi Rp. 25.227,05. Sedangkan untuk majalah Al falah mengalami penurunan harga sebesar Rp. 2.646,44 atau 2,91 % dari Rp. 16.341,34 menjadi Rp. 15.878,68. Dan untuk majalah Nikah mengalami kenaikan harga sebesar Rp. 2.365,77 atau 4,03 % dari Rp. 13.621,81 menjadi Rp. 14.194,66.   Kata Kunci : Overhead, Activity Based Costing (ABC), Overcosting dan Undercosting
Analisis Kualitas Layanan dengan Metode Servqual dan AHP di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil di Surabaya Purnamawati, Erlina
JURNAL TEKMAPRO Vol 3, No 1 (2008): JURNAL TEKMAPRO
Publisher : JURNAL TEKMAPRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.211 KB)

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui indikator kualitas layanan yang menjadi prioritas untuk ditingkatkan kualitas layanannya dan mengetahui tingkat segmentasi pelanggan dengan menggunakan metode Servqual yang meliputi 5 dimensi utama yaitu Tangibles, Reliability, Responsiveness, Assurance dan Emphaty dan Analytic Hierarchy Process Berdasarkan tingkat segmentasi pelanggan diperoleh hasil bahwa rata-rata tingkat harapan cluster 2 lebih tinggi dari cluster 1. Dari hasil analisis Servqual terbobot diketahui indikator yang harus ditingkatkan kualitas layanannya adalah Lay Out / tata letak ruangan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Luas ruangan yang memadai , Jumlah loket yang tersedia, Fasilitas ruang tunggu yang nyaman, Keramahan. Kesopanan, dan rasa bersahabat pihak Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil terhadap pelanggan, Karyawan dapat mengenali pelanggan dengan baik, Karyawan dapat memahami dan mengantisipasi kebutuhan khusus pelanggan Kata Kunci: Kualitas Layanan,  Servqual, Analytic Hierarchy Process
ANALISA PENJADWALAN PRODUKSI DENGAN MENGGUNAKAN METODE AMPBELL DUDECK SMITH, PALMER, DAN DANNENBRING DI PT.LOKA REFRAKTORIS SURABAYA Masruroh, Nisa
JURNAL TEKMAPRO Vol 3, No 2 (2008): JURNAL TEKMAPRO
Publisher : JURNAL TEKMAPRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.276 KB)

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini membahas mengenai  alternatif penjadwalan produksi yang optimal dengan menggunakan metode CDS, Palmer, dan Dannenbring yang bertujuan untuk mengetahui penjadwalan di Loka Refraktoris. Penelitian ini diawali dengan menghitung masing-masing waktu proses tiap stasiun kerja, dilakukan penjadwalan dengan ketiga metode dan dibuat peta penjadwalannya. Berdasarkan perhitungan diatas menunjukkan bahwa metode CDS dan Dannenbring yang memberikan hasil yang optimal dengan keempat kategori yaitu data permintaan, waktu proses , faktor peyesuaian dan faktor kelonggaran yang menghasilkan waktu pengerjaan job selama 30 hari 4 jam  lebih kecil dibandingkan dengan metode yang digunakan perusahaan selama ini yaitu 39 hari 8 jam dengan variasi urutan job tergantung dari perhitungan tiap periode sehingga dapat menghemat waktu sebesar 9 hari 4 jam atau 23.84%   Kata kunci : CDS, Dannenbring, Job, Penjadwalan.
Analisis Produktivitas dengan Menggunakan Metode Parsial POSPAC dan Total David J. Sumanth di PT.Yudhistira Ghalia Surabaya Sutiyono, Mr.
JURNAL TEKMAPRO Vol 3, No 1 (2008): JURNAL TEKMAPRO
Publisher : JURNAL TEKMAPRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (88.536 KB)

Abstract

Abstrak   Pengukuran produktivitas itu penting untuk dilakukan karena dapat memberikan suatu informasi untuk menilai efisiensi dan efektifitas pelaksanaan suatu program usaha, yang dapat dijadikan sebagai dasar dalam melakukan langkah-langkah meningkatkan produktivitas dimasa yang akan datang. Berdasarkan dari pengamatan dari data-data yang tersedia maka pengukuran yang akan diterapkan diperusahaan adalah model parsial POSPAC  dan Total Sumanth. Pengukuran produktivitas dilakukan pada tahun 2005 sampai tahun 2007. Selain pengukuran juga dilakukan evaluasi, perencanaan dan perbaikan produktivitas. Dari hasil pengukuran tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa tingkat produktivitas perusahaan menunjukkan fluktuasi baik secara parsial maupun total. Untuk indeks produktivitas parsial tertinggi dicapai oleh produktivitas organisasi pada tahun 2007 dengan indeks produktivitasnya sebesar 101,32%. Sedangkan yang terendah dialami oleh produktivitas produk dengan indeks produktivitasnya terendahnya pada tahun 2007 sebesar 53,88 % sedang Produktivitas total tertinggi terjadi tahun 2006 dengan angka indeks 101,05. Untuk produktivitas total tertinggi dicapai tahun 2007 dengan angka indeks 103,23 % dan produktivitas total terendah dialami pada tahun 2005 dengan angka indeks 100 % (periode dasar).   Kata Kunci : Pengukuran Produktuvitas, produktivitas parsial, Produktivitas total.
AKSES JARAK JAUH LAYANAN INTRANET MELALUI LAYANAN VIRTUAL PRIVATE NETWORK Fauzi, Akhmad
JURNAL TEKMAPRO Vol 3, No 2 (2008): JURNAL TEKMAPRO
Publisher : JURNAL TEKMAPRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (469.27 KB)

Abstract

ABSTRAK Jaringan virtual yang Kumpulan beberapa komputer bahkan jutaan komputer, disebut dengan jaringan komputer bisa berupa jaringan lokal maupun interlokal, jaringan lokal atau disebut dengan LAN (Lokal Area Network) dan jaringan interlokal atau disebut dengan internet. Layanan internet merupakan fasilitas yang tidak akan bisa lepas dari kehidupan manusia sehingga diperlukan suatu cara untuk memanfaatkan internet dengan maksimal. Virtual Private Network (VPN) merupakan suatu cara untuk membuat sebuah jaringan bersifat “private” dan aman dengan menggunakan jaringan publik misalnya internet. VPN dapat mengirim data antara dua komputer yang melewati jaringan publik sehingga seolah-olah terhubung secara point to point. Data dienkapsulasi (dibungkus) dengan header yang berisi informasi routing untuk mendapatkan koneksi point to point sehingga data dapat melewati jaringan publik dan dapat mencapai akhir tujuan. Sedangkan untuk mendapatkan koneksi private, data yang dikirimkan harus di enkripsi terlebih dahulu untuk menjaga kerahasiaannya sehingga paket yang tertangkap ketika melewati jaringan publik tidak terbaca karena harus melewati proses dekripsi. Proses enkapsulasi data sering disebut “tunneling”. Server yang berada dikantor bisa diakses melalui VPN dimanapun, kapanpun dengan aman, meskipun menggunakan infrastruktur jaringan internet dalam penggunaannya. Menurut pandangan user, kneksi VPN merupakan koneksi point to point antara user komputer dengan server korporasi dan data terkirim diatas jaringan “dedicated”, padahal tidak demikian kenyataannya. keywords : Virtual Private Network, Jaringan komputer, Tunneling, Point to point
ANALISIS KINERJA INDUSTRI KECIL SANDAL DAN SEPATU DI SENTRA INDUSTRI KECIL WEDORO SIDOARJO Safirin, MT
JURNAL TEKMAPRO Vol 3, No 2 (2008): JURNAL TEKMAPRO
Publisher : JURNAL TEKMAPRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.706 KB)

Abstract

ABSTRAKSalah satu permasalahan di Sentra Industri Kecil Wedoro dan industri lainnya adalah pengukuran kinerjanya hanya didasarkan pada aspek keuangan.  Pengukuran kinerja dari aspek keuangan memang penting, tetapi masih ada aspek-aspek lain  juga penting dan perlu diperhatikan karena berpengaruh terhadap kinerja industri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengukuran kinerja perusahaan menggunakan metode Balanced Scorecard (BSC), Analytical Hierarchy Process (AHP) dari aspek pelanggan (pasar),  proses bisnis internal dan proses pembelajaran dan pertumbuhan. Metode yang digunakan adalah BSC, untuk mengukur kinerja bisnis / industri dengan 4 perspektif, yaitu perspektif keuangan, pelanggan, proses bisnis dalam perusahaan, dan  proses pembelajaran dan pertumbuhan. Metode AHP digunakan untuk membobot masing-masing perspektif dan masing-masing Faktor Keberhasilan Kritis. Hasil Penelitian menujukkan bahwa Rata-rata kinerja Industri kecil yang diteliti menunjukkan sebesar 2.06 (kategori cukup), bobot tertinggi adalah aspek keuangan 0,40, aspek bisnis  0,22, aspek pertumbuhan dan pembelajaran 0,20, dan aspek terkecil adalah aspek pelanggan 0,18. Faktor-faktor  keberhasilan kritis yang banyak mempengaruhi rendahnya kinerja industri kecil adalah : TATO. Kata Kunci : Balanced Scorecard,  Critical Succes Factors, Analytical Hierarchy Process
ANALISA KUALITAS PRODUK KANTONG KRAFT LEM AKIBAT KESALAHAN MANUSIA DI PT. X TUBAN Soejanto, Irwan
JURNAL TEKMAPRO Vol 3, No 2 (2008): JURNAL TEKMAPRO
Publisher : JURNAL TEKMAPRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.611 KB)

Abstract

AbstrakPersaingan antara industri yang satu dengan industri yang lain sangat ketat sekali untuk menghasilkan produk yang diinginkan pasar. Keberadaan kualitas suatu produk menjadi sangat penting agar produk diterima dipasar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kesalahan manusia yang mempengaruhi ketidaksesuaian kualitas produk dan faktor – faktor penyebab terjadinya kesalahan manusia (human error) pada bagian  kantong kraft lem (pasted bags). Metode Human Reliability Assessment (HRA), sebuah metode pengukuran kinerja yang bertujuan untuk mengetahui keandalan manusia dalam menangani tugas yang diberikan padanya. Dalam metode Task Analysis untuk menganalisa tugas yang dilakukan oleh operator dalam mengoperasikan mesin Bottomer dan mesin Tubber. Untuk mengidentifikasi dan klasifikasi human error dengan Fault Tree Diagram yang bertujuan mengetahui bagaimana cacat produk terjadi karena kesalahan manusia dan analisa menggunakan Cut and Path Set untuk mengetahui apakah setiap basic even sudah mampu menghasilkan produk cacat. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor dominan yang perlu diperhatikan oleh perusahaan adalah ketersediaan ruang gerak untuk bekerja yang ditunjukkan oleh nilai Normalized Raw Weight tertinggi 0,0613354, sedangkan faktor terendah yang berpengaruh pada kinerja operator dengan nilai Normalized Raw Weight: 0,0326744 yaitu shift kerja yang disediakan. Disamping itu, warna tinta supplier memiliki nilai Probability Of Failure (POF) tertinggi 0,2745 dan terendah dengan nilai 0,2745 adalah penyetingan mesin. Kata Kunci : Kualitas produk, Human error, Human Reliability Assessment.

Page 4 of 33 | Total Record : 328