cover
Contact Name
Retno Mumpuni
Contact Email
jurnalscan@upnjatim.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalscan@upnjatim.ac.id
Editorial Address
Program Studi Informatika, Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur. Jl. Raya Rungkut Madya, Gunung Anyar, Surabaya, Indonesia.
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Scan : Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi
ISSN : 19780087     EISSN : 26866099     DOI : https://doi.org/10.33005/scan
Core Subject : Science,
Articles 245 Documents
ANALISA PENDETEKSIAN SERANGAN BLACKHOLE PADA JARINGAN MANET (MOBILE AD-HOC NETWORK) MENGGUNAKAN METODE GENETIC ALGORITMA Borut, Kafi Ramadhani; Djanali, Supeno; Anggoro, Radityo
SCAN - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol 12, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/scan.v12i1.880

Abstract

Abstrak. MANET merupakan sebuah topologi baru dalam jaringan wireless yang sering digunakan dan dikembangkan untuk sebuah penelitian saat ini. MANET (Mobile Ad-hoc network) merupakan sebuah jaringan yang terdisentralisasi namun tidak tergantung oleh infrastruktur seperti router. Jaringan MANET ini juga tidak dapat dikatakan 100 % aman dari sisi keamanan jaringannya. Banyak serangan-serangan yang sering digunakan untuk membuat jaringan MANET ini down. Namun serangan yang sering digunakan dalam beberapa penelitian yang ada dalam jaringan MANET khususnya pada protokol routing AODV adalah serangan blackhole.Serangan blackhole ini mengadopsi kelemahan dalam jaringan MANET yaitu dari sisi Route Discovery atau pencarian rute. Pada proses Route Discovery dalam jaringan MANET dimana setiap node dalam jaringan mengirimkan RREQ (Route Request) dengan sistem broadcast untuk mencari sebuah rute jaringan dan mengenali node tetangganya. Masing-masing node akan menerima dan mengirim kembali broadcast dengan header Route Replay (RREP).Dalam penelitian ini, penulis ingin mengemukakan rancangan untuk mendeteksi dan mengklasifikasikan serangan blackhole dalam jaringan AODV menggunakan metode GA (Genetic Algorithm) Serta menganalisa dan mendeteksi pola serangan blackhole berdasarkan nilai throughput dan delay dari aktifitas jaringan masing-masing node ketika serangan blackhole tersebut terjadi.   Kata Kunci: Serangan Blackhole, Genetic Algoritma, SVM, Throughput, Delay
COLOR MATCHING UNTUK DETEKSI KANDUNGAN KLOROFIL MENGGUNAKAN DATA FOTO DAUN BERBASIS MOBILE (IDC-BASED ON LEAF IMAGE) Saputra, Wahyu S. J.; Puspaningrum, Eva Yulia; Sukendah, Sukendah
SCAN - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol 12, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/scan.v12i1.884

Abstract

Abstrak. Gambar merupakan sebuah data yang memberikan banyak informasi. Sebuah gambar dapat mengandung sebuah obyek atau lebih, tergantung dari jenis gambarnya. Data gambar sangat diperlukan dalam berbagai proses pengolahan data digital, seperti misalnya data gambar angkasa yang digunakan sebagai dasar pembuatan peta digital, maupun pemetaan sumberdaya alam. Data citra digital yang lebih spesifik digunakan sebagai dasar dari proses identifikasi, seperti misalnya proses pengenalan wajah maupun proses pengenalan sidik jari. Proses pengenalan obyek pada gambar digital dapat dilakukan dengan berbagai metode diantaranya adalah metode template matching. template matching yaitu metode untuk mencari bagian kecil dari sebuah obyek dengan membandingkan citra template. Pada penelitian ini proses pengenalan untuk mencari tingkat kesamaan obyek dilakukan dengan membandingkan fitur yang didapatkan dari citra uji dan citra template. Citra yang digunakan dalam penelitian ini adalah citra daun, dan fitur yang diekstraksi dari citra ruang warna hijau. Ruang warna hijau akan digunakan sebagai analisa histogram yang kemudian dibandingkan dengan analisa histogram pada dataset. Dataset merupakan data daun yang telah dilakukan uji kandungan klorofil dengan menggunakan spektofotometer. Nilai kandungan klorofil yang akan ditampilkan dari data uji adalah nilai rata-rata dari tiga dataset yang memiliki kemiripan nilai histogram paling tinggi. Proses evaluasi hasil dilakukan dengan cara membandingkan nilai yang didapatkan dari hasil uji system dengan nilai yang didapatkan dari hasil proses spektofotometer.   Kata Kunci: Color Matching, Klorofil, Citra, Ruang warna, Histogram
PENGEMBANGAN SISTEM PENGELOLAAN BORANG AKREDITASI PROGRAM STUDI (SIPBAP) Nugroho, Budi; Via, Yisti Vita
SCAN - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol 11, No 3 (2016)
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/scan.v11i3.874

Abstract

Abstrak. Proses pengelolaan borang akreditasi program studi selama ini sebagian besar masih berlangsung secara manual, berbasis kertas, serta bentuk komunikasi dan koordinasi secara fisik antar pihak. Kondisi sistem yang berjalan manual seperti ini dapat mengakibatkan sejumlah kesulitan dan permasalahan. Melalui Penelitian ini, nantinya akan dibuat aplikasi Sistem Pengelolaan Borang Akreditasi Program Studi untuk melakukan digitalisasi (mengubah bentuk manual ke bentuk digital) terhadap isi borang akreditasi dengan menyediakan fasilitas pencarian secara cepat, simulasi penilaian, dan dapat menampilkan secara otomatis klasifikasi bagian borang yang memerlukan tindakan perbaikan berdasarkan skala prioritas. Penelitian ini akan mengambil studi kasus di Program Studi Teknik Informatika UPN Veteran Jawa Timur, yang ke depannya dapat digunakan secara umum (pada semua Program Studi dan Perguruan Tinggi). Dalam penelitian ini, sistem perangkat lunak berbasis web yang dikembangkan dapat mengelola Borang Akreditasi Program Studi secara lebih efisien, dimana semua orang di lingkungan Program Studi dapat mengakses isi Borang secara lebih mudah, dapat melakukan pencarian terhadap isi Borang, melakukan simulasi penilaian, serta mengetahui secara otomatis skala prioritas perbaikan yang perlu dilakukan. Melalui hasil penelitian ini, memberikan kemudahan dalam pengelolaan borang akreditasi program studi, yang tentunya sangat bermanfaat khususnya bagi pimpinan program studi, fakultas, universitas, maupun pihak penjaminan mutu. Kemudahan pengelolaan borang ini tidak hanya memindahkan bentuk borang yang manual ke bentuk digital, tapi juga berkaitan dengan upaya perbaikan yang dapat dilakukan berdasarkan informasi yang disediaan secara otomatis oleh sistem yang dibangun melalui penelitian ini.   Kata Kunci: Borang Akreditasi Program Studi, Sistem Berbasis Web, Efisiensi
EKSTRAKSI FITUR WARNA UNTUK IDENTIFIKASI PENYAKIT PADA DAUN TEBU DENGAN COLOR MOMENTS PADA RUANG WARNA LAB Dewi, Ratih Kartika; Ginardi, R.V. Hari
SCAN - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol 9, No 3 (2014)
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/scan.v9i3.862

Abstract

Abstrak. Tebu merupakan salah satu komoditas Indonesia. Teknologi informasi untuk deteksipenyakit tebu diperlukan dalam menunjang peningkatan produksi tebu yang dapat menghasilkanpanen optimal. Penelitian yang berkembang mengenai identifikasi penyakit tanaman melaluiidentifikasi citra digital daun belum ada yang khusus membahas tebu, tetapi mengenai penyakittanaman secara umum. Ekstraksi fitur warna merupakan salah satu komponen untuk menunjangekstraksi fitur dalam identifikasi penyakit pada daun tebu karena terdapat perbedaan warna antaradaun tebu normal dan daun tebu berpenyakit. Pada penelitian ini penyakit tebu yang akan ditelitiadalah karat dan mosaik. Pada penelitian mengenai identifikasi penyakit tanaman secara umum,ekstraksi fitur warna dilakukan dengan histogram frekuensi dan grey level. Histogram memilikikekurangan tidak bisa menangkap hubungan spasial dari region warna sehingga kurang dapatmembedakan perbedaan warna antara citra. Oleh karena itu penelitian ini mengusulkan ekstraksifitur warna dengan color moments karena dapat mengkombinasikan korelasi spasial dari regionwarna (lokal) maupun distribusi global dari warna sehingga bisa menangkap hubungan spasial dariregion warna dan dapat membedakan perbedaan warna antara citra. Ekstraksi fitur warnadilakukan dengan metode color moments 1, 2 dan 3 dengan ruang warna LAB. Ekstraksi fitur warnapada penelitian ini menghasilkan akurasi 96 % untuk identifikasi penyakit pada daun tebu.Kata kunci: tebu, identifikasi penyakit, klasifikasi, ekstraksi fitur warna dan daun.
STEGANOGRAFI VIDEO MENGGUNAKAN METODE END OF FILE (EOF) Maharani, Septya; Maula, Ismiatul; Arifin, Zainal
SCAN - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol 11, No 3 (2016)
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/scan.v11i3.871

Abstract

Abstrak. Steganografi adalah ilmu untuk menyembunyikan pesan atau informasi dalam suatu media, seperti teks, gambar, audio ataupun video yang bertujuan untuk menghindari kecurigaan dari orang yang tidak berhak. Untuk itu diperlukan sebuah perangkat lunak yang dapat menyembunyikan informasi yang bersifat rahasia pada sebuah media yaitu video.Metode End of file  (EOF) merupakan salah satu teknik yang dapat digunakan untuk menyembunyikan informasi atau pesan rahasia yang dikirimkan pada orang lain. Penerapan metode EOF pada video dilakukan dengan menyisipkan pesan pada akhir file dengan menambahkan kunci pada proses encoding dan decoding.Hal ini bertujuan untuk mengamankan informasi rahasia yang telah disembunyikan pada video agar dapat terjaga dan hanya dapat dibuka oleh pengguna yang memiliki kunci dan aplikasi steganografi tersebut.   Kata Kunci: Steganografi, Video, Encoding, Decoding, EOF
ANALISIS SISTEM INFORMASI PENDAFTARAN BEASISWA BERDASARKAN ISO 9126 (STUDI KASUS: BAGIAN KESEJAHTERAAN RAKYAT SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN PASER) Alit, Ronggo; Sugiarto, Sugiarto; Nurcholis, Achmad
SCAN - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol 12, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/scan.v12i1.882

Abstract

Abstrak. Sebuah Sistem informasi dapat dikatakan baik jika sudah diuji, pengujian tidak hanya untuk mendapatkan program yang benar, namun juga memastikan program tersebut bebas dari kesalahan-kesalahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalis kualitas akhir dari sistem informasi pendaftaran beasiswa Paser Berkilau, agar diketahui kelayakan darinya untuk digunakan oleh pengguna akhir, aspek yang kualitas yang diteliti berdasarkan kaidah software quality ISO 9126 khususnya pada aspek functionality. Hasil yang didapatkan dari analisis kelayakan sistem informasi pendaftaran beasiswa Paser Berkilau menggunakan standart ISO 9126. Analisis dan pengujian pada aspek functionality yang menggunakan angket yang disebarkan terhadap pegawai bagian Kesejahteraan Rakyat adalah 85%, sedangkan yang diberikan terhadap mahasiswa adalah 100%, yang memiliki arti bahwa kualitas sistem informasi pendaftaran beasiswa Paser Berkilau  sudah sesuai dengan atribut dari aspek functionality dan memiliki skala sangat layak. Namun diharapkan ada perbaikan terhadap sistem yang pada halaman-halamannya masij memiliki kesalahan (error).   Kata Kunci: Sistem Informasi, ISO 9126, Functionality
SISTEM PAKAR UNTUK MENDIAGNOSA KERUSAKAN HARDWARE BLACKBERRY BERBASIS WEB Arifin, Zainal; Nurhardianto, Feri
SCAN - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol 9, No 3 (2014)
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/scan.v9i3.864

Abstract

Abstrak. Blackberry adalah perangkat genggam nirkabel yang memiliki kemampuan layanan pushemail, telepon seluler, pesan singkat, faksimili internet, menjelajah internet dan berbagaikemampuan nirkabel lainnya.Sekarang ini sudah banyak sekali pengguna blackberry, hampir darisetiap golongan masyarakat sudah menggunakan ponsel ini. Tetapi masih banyak penggunablackberry yang tidak tahu menggunakan beberapa fitur di blackberry khususnya orang awam yanghanya mengandalkan blackberry messenger sebagai fitur andalannya, sehingga apabila terjadikerusakan/error pengguna harus mengeluarkan biaya yang sangat mahal kepada tenaga ahli.Tujuan penelitian yaitu membuat dan menghasilkan sistem pakar dengan menerapkan teoremabayes kedalam sistemnya yang dapat memberikan informasi, pengetahuan serta solusi tentangkerusakan blackberry dan dapat memudahkan dalam memperbaiki blackberry tanpa jasa tenagaahli. Teorema Bayes menerangkan hubungan antara probabilitas terjadinya peristiwa A dengansyarat peristiwa B telah terjadi dan probabilitas terjadinya peristiwa B dengan syarat peristiwa Atelah terjadi. Hasil dari penelitian berupa sistem pakar yang dapat membantu para penggunablackberry mendeteksi jenis kerusakan hardware blackberry-nya serta memberikan informasi danpengetahuan berupa solusi kerusakan blackberry yang dialaminya.Kata kunci : Sistem Pakar, Blackberry, Teorema Bayes
OPTIMASI PEMILIHAN CLUSTER HEAD DENGAN ANT-BEHAVIOR PADA LINGKUNGAN MANET Permatasari, Desy Intan; Wibisono, Waskitho
SCAN - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol 9, No 3 (2014)
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/scan.v9i3.861

Abstract

Abstrak. Pergerakan node secara dinamis di dalam lingkungan MANET (mobile ad-hoc network)merupakan tantangan utama hingga saat ini. Pemilihan metode yang paling sesuai untuk mengirimkanpesan pada layer routing harus diterapkan untuk mengurangi service discovery delay. Service discoverydi lingkungan jaringan mobile ad-hoc network merupakan isu yang masih diteliti hingga saat ini,karena pada lingkungan mobile ad-hoc network tidak terdapat titik pusat administrasi yang mengaturnode di jaringan. Untuk mengurangi service discovery delay, mekanisme cluster diterapkan padalingkungan mobile ad-hoc network. Node dibagi dalam beberapa daerah yang disebut cluster, dimanasetiap cluster memiliki cluster head yang bertugas mengkoordinasikan pergerakan node dalam clustertersebut. Permasalahan yang muncul adalah bagaimana menentukan cluster head yang tepat. Pemilihancluster head yang tidak tepat dapat menyebabkan menurunnya performa efisiensi di jaringan. Padapenelitian ini, penulis mengemukakan usulan untuk melakukan optimasi pada pemilihan cluster headdengan mengadopsi perilaku semut dalam menemukan jalur ke sumber makanan. Pada koloni semut,terdapat istilah zat pheromone. Pheromone adalah petunjuk bagi semut untuk menemukan sumbermakanan, karena semut akan meninggalkan zat pheromone pada jalur yang dilaluinya apabila sudahmenemukan sumber makanan. Dengan mengadopsi perilaku semut ini, maka parameter yang dapatdigunakan untuk pemilihan cluster head pada penelitian ini adalah jumlah node tetangga dan jumlahterpilihnya node menjadi cluster head. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pemilihan clusterhead dengan mengadaptasi perilaku semut untuk service discovery mampu mengurangi servicediscovery delay hingga sebesar 33,22 ms dan meningkatkan service success rate sebesar 8,57%. Kata kunci: Service Discovery, Cluster Formation, Cluster Head Selection, JiST/SWANS
MONITORING KEGIATAN TIM GEMASTIK BERBASIS WEB DI JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA UNESA Nudin, Salamun Rohman; Prismana, I Gusti Lanang Putra Eka
SCAN - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol 12, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/scan.v12i1.878

Abstract

Abstrak. Pada Gemastik ke 8 tahun 2015, Mahasiswa Jurusan Teknik Informatika baru mulai ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Proses bimbingan ditingkat jurusan dilakukan berdasarkan kategori masing – masing bidang kepada dosen pembimbing yang sudah ditunjuk oleh Jurusan. Setiap kelompok wajib membuat laporan perkembangan proyek yang dibuat. Pelaporan kegiatan tersebut masih bersifat manual, sehingga memperlambat informasi kepada dosen pembimbing di masing – masing bidang kategori. Pada penelitian ini dikembangkan sebuah sistem informasi monitoring kegiatan tim gemastik berbasis web di Jurusan Teknik Informatika Unesa. Hasil pengembangan sistem informasi ini diharapkan dapat mempermudah proses monitoring kegiatan tim Gemastik di tingkat jurusan. Sehingga dapat mempercepat proses evaluasi yang dilakukan dosen pembimbing dalam memberikan saran yang lebih baik.   Kata Kunci: Sistem Informasi, Monitoring, Gemastik, Web
MODEL DAN SIMULASI JARINGAN MULTI PROTOKOL LABEL SWICTHING (MPLS) PADA VOIP DI UPN “VETERAN” JAWA TIMUR Muttaqin, Faisal; Junaidi, Achmad; PW, Benar Setya
SCAN - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol 11, No 3 (2016)
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/scan.v11i3.875

Abstract

Abstrak. Penelitian ini menjelaskan pemodelan dan simulasi jaringan Multi Protokol Label Swicthing (MPLS). MPLS merupakan teknik menggabungkan manajemen swicthing yang ada dalam teknologi ATM dengan fleksibilitas network layer yang dimiliki teknologi IP. Fungsi label pada MPLS adalah sebagai proses penyabungan dan pencarian jalur dalam jaringan komputer. MPLS menggabungkan teknologi swicthing di layer 2 dan teknologi routing di layer 3 sehingga menjadi solusi jaringan terbaik dalam menyelesaikan masalah kecepatan, scalability, QOS, dan rekayasa trafik. Tidak seperti ATM yang memecah paket-paket IP, MPLS hanya melakukan enkapsulasi paket IP, dengan memasang header MPLS. Dalam penelitian ini, jaringan MPLS dan jaringan Non MPLS disimulasikan menggunakan Graphical Network Simulator (GNS3). Pengujian dilakukan pada trafik pengiriman data dan trafik Voice over Internet Protokol (VOIP) dengan parameter delay dan jitter. Perbedaan kedua jaringan yang diuji mempengaruhi hasil dari trafik pengiriman file dan trafik VOIP. Perbedaan trafik juga mempengaruhi standart QOS merujuk TYPHON sehingga delay dan jitter trafik VOIP harus lebih kecil dari trafik biasa, karena trafik VOIP membutuhkan kualitas layanan yang lebih baik. Hasil analisa yang dilakukan menunjukkan bahwa perbedaan jaringan memiliki pengaruh yang berbeda terhadap nilai parameter delay dan jitter. Pada trafik transfer file, MPLS lebih unggul dari Non MPLS dengan nilai delay sebesar 1.35 ms dibanding nilai delay Non MPLS sebesar 1.71 ms dan nilai jitter MPLS sebesar -0.0008742 ms dibanding nilai jitter Non MPLS sebesar 0.000015  ms. Untuk trafik VOIP MPLS lebih unggul dengan nilai delay sebesar 10.01426 ms dibanding delay Non MPLS dengan nilai sebesar 10.14867 ms dan jitter trafik VOIP Non MPLS lebih unggul dengan nilai sebesar -0.002620 ms, dibanding jitter MPLS dengan nilai sebesar -0.002425 ms.   Kata Kunci: MPLS, Non MPLS, GNS3, VirtualBox, Delay, Jitter

Page 9 of 25 | Total Record : 245