cover
Contact Name
Suwarsito
Contact Email
jurnal.sainteks@ump.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.sainteks@ump.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Purwokerto Jl. KH. Ahmad Dahlan, PO BOX 202, Purwokerto 53182 Kembaran, Banyumas, Jawa Tengah, Indonesia
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Sainteks
ISSN : 08521468     EISSN : 26860546     DOI : https://doi.org/10.30595/sainteks
Sainteks adalah jurnal yang menyajikan artikel hasil pemikiran dan penelitian di bidang sains dan teknologi. Sainteks merupakan jurnal peer reviewed dan open access. Sainteks diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Sainteks mengundang para peneliti, dosen, dan praktisi di seluruh dunia untuk bertukar dan memajukan keilmuan di sains dan teknologi. Dokumen yang dikirim harus dalam format Ms. Word dan ditulis sesuai dengan panduan. Sainteks terbit 2 kali dalam setahun pada bulan Maret dan Oktober. Namun mulai tahun 2019 Sainteks terbit di bulan April dan Oktober.
Articles 246 Documents
PENGETAHUAN, SIKAP DAN PERILAKU APOTEKER DALAM PEKERJAAN KEFARMASIAN DI RUMAH SAKIT DI WILAYAH KARESIDENAN BANYUMAS Yuni Asih Rustanti; Anjar Mahardian Kusuma
Sainteks Vol 11, No 2 (2014): SAINTEKS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v11i2.139

Abstract

Sebagai akibat dari perubahan orientasi obat ke pasien (Pharmaceutical Care), apoteker dituntut untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku dalam pelayanan kefarmasian. Sikap dan perilaku ini sangat menentukan keberhasilan dalam melakukan pekerjaan kefarmasian. Penelitian ini dilakukan untuk menggambarkan pengetahuan, sikap dan perilaku apoteker dalam pekerjaan kefarmasian di rumah sakit di wilayah Karesidenan Banyumas. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan desain penelitian cross-sectional. Data dikumpulkan menggunakan wawancara terstruktur, serta alat perekam suara dan alat perekam gambar (kamera) sebagai bukti atas jawaban yang diberikan oleh responden. Hasil dari penelitian ini, dari total 74 apoteker di rumah sakit di wilayah Karesidenan Banyumas hanya 32 apoteker yang bersedia menjadi responden yang didominasi oleh perempuan, berusia 20-40 tahun dan memiliki pengalaman kerja antara 1-20 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 100% apoteker di rumah sakit sudah mengetahui dan memahami tentang skrining resep dan pelayanan informasi obat, 78,125% apoteker mampu menjawab dengan benar definisi dari konseling dan 100% apoteker mampu memahami tujuan dari monitoring efek samping obat. 100% apoteker setuju dengan kewajiban melakukan skrining resep, pelayanan informasi obat, konseling dan monitoring efek samping obat. 87,5% apoteker sering melakukan pemeriksaan kesesuaian resep, 84,3% apoteker sering memberikan informasi obat ke setiap pasien, 3,1% apoteker yang sering melakukan konseling dan 12,5% apoteker kadang-kadang melakukan monitoring efek samping obat. Kesimpulan yang diperoleh dari hasil penelitian ini adalah sebagian besar apoteker di rumah sakit di wilayah Karesidenan Banyumas setuju dan sudah mengetahui serta memahami tentang skrining resep, pelayanan informasi obat, konseling dan monitoring efek samping obat. Skrining resep, pelayanan informasi obat sebagian besar sudah banyak dilakukan oleh apoteker di rumah sakit di wilayah Karesidenan Banyumas sedangkan konseling dan monitoring efek samping obat masih banyak yang belum melakukan. Kata Kunci: Pengetahuan, Sikap, Perilaku Apoteker, Pekerjaan Kefarmasian.
PENGARUH MOTIVASI BERPRESTASI, IKLIM SEKOLAH, DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KINERJA GURU SMP DI KOMWIL O2 KABUPATEN TEGAL Noor Choliq
Sainteks Vol 10, No 1 (2013): SAINTEKS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v10i1.222

Abstract

The aims of this research are: (1) to analyze influences of motivation for achievement, school climate, and job satisfaction partially toward Junior High School teachers performance in Komwil 02 Tegal Regency; and (2) to analyze the biggest effect factor among motivation for achievement, school climate, and job satisfaction in influencing the teachers performance. In this research, method which be used is survey with Proporsional Cluster Random Sampling. Data collecting method used questionnaire, documentation, and interview. Data analysis technique used double linear regressions. The results of this research showed that motivation for achievement, school climate, and job satisfaction partially gave positive efects to Junior High School teachers performance in Komwil 02 Tegal Regency, and motivation for achievement gave the biggest efect to teachers performance. The implication of this research is that the teacher motivation for achievement should be improved. School climate should be more conducive and job satisfaction should be created. Keywords : Motivation for achievement, school climate, job satisfaction, teachers performance
Analisis Kadar Vitamin C pada Buah Jeruk Menggunakan Metode Titrasi Iodometri Yolla Arinda Nur Fitriana; Ardhista Shabrina Fitri
Sainteks Vol 17, No 1 (2020): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v17i1.8530

Abstract

Vitamin C sebagai salah satu vitamin yang sangat penting bagi kesehatan tubuh banyak terdapat di berbagai macam buah segar khususnya buah jeruk. Buah jeruk yang sangat digemari masyarakat Indonesia adalah jeruk berastagi dan keprok. Selain warnanya yang cerah, kandungan vitamin C buah jeruk tergolong tinggi. Vitamin C atau asam askorbat adalah komponen berharga dalam makanan karena berguna sebagai antioksidan dan mengandung khasiat pengobatan. Karena peran vitamin C sangat penting, maka perlu diketahui kandungan vitamin C buah jeruk dengan harapan dapat dijadikan acuan dalam memilih buah jeruk sesuai kebutuhan dan selera. Dalam penelitian ini dilakukan analisis kadar vitamin C menggunakan metode titrasi iodometri. Sampel dalam penelitian ini adalah jeruk berastagi dan jeruk keprok. Hasil analisis diperoleh informasi bahwa kadar vitamin C jeruk berastagi lebih tinggi dibanding jeruk keprok dengan selisih 0.88%.
PENGARUH PERBANDINGAN AGREGAT KERIKIL KRISIK (SEMEN 90%-ASP 10%) TERHADAP BERAT JENIS DAN VOLUME RONGGA BETON RINGAN NON PASIR Ristiana Dyah Purwandari
Sainteks Vol 7, No 2 (2010): SAINTEKS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v7i2.317

Abstract

This research shows how natural Krisik split-rice hull ash (RHA) can affect the density and the volume of dry concrete or no fines concrete composite to make concrete block. The analysis showed that the physical properties of RHA consisted of water content 6.38%, density 1.23³ gr/cm³, density of saturated dry surface 1.50 gr/cm³, apparent density 1.678 gr/cm³, water absorption capacity 21.27%, silica content (SiO2) 45.36% (amorf structure), and Alumina content (Al2O3) 3.12%. The physical properties of natural aggregate of Logawa river consisted of aggregate gradation of 1 field (525 natural krisik split), water content of natural krisik split 1.83%, specific bulk gravity 2.41%, specific bulk gravity of saturated dry surface 2.46 gr/cm³, specific apparent gravity 2.55gr/cm³, water absorption capacity 2.34%, and abrasion 33.4%. The ratio of concrete composite by natural krisik split was (cement 0.9 – RHA 0.1) varying from 4, 6. 8 and 10, reducing the specific density gravity of no fines concrete. One day-aged-no fines concrete showed equation of polynomial y=-0.0235x² + 0.9291x + 1.764, R² = 0.92; seven day-aged showed y=-0.0051x² + 0.0237x + 1.7505, R²= 0.92; and twenty eight-aged showed y=-0.0006 x² - 0.0411x + 2.0106, R²= 0.9827. But that composite increasing porous volume, the equation of ratio 10:1 showed y=2.3625x² - 9.805x + 207.21, R²= 0.9435 (one day-aged) and y=2.125x² - 8.05x + 199.6, R²= 0.9433 (twenty eight-aged). Key words: Rice Hull Ash, no fines concrete, natural krisik split, density, volume
Model Pemberdayaan Keluarga Dengan Pendekatan Improvement Dan Berbasis Masalah Psikososial Anak Dari Keluarga Miskin Tri Naimah; Suwarti Suwarti
Sainteks Vol 13, No 1 (2016): SAINTEKS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v13i1.1551

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah 1) menguji efektifitas model pemberdayaan dengan pendekatan Improvement dan berbasis masalah psikososial anak, 2) Mengkaji faktor pendorong dan penghambat pelaksanaan model pemberdayaan keluarga dengan pendekatan Improvement dan berbasis masalah psikososial anak, dan 3) menyusun buku panduan pelaksanaan model pemberdayaan dengan pendekatan Improvement dan berbasis masalah psikososial anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian pengembangan. Pada tahap kedua ini uji coba model untuk mengetahui efektivitas model dilakukan dengan menggunakan desain quasi eksperiment. Untuk mengkaji faktor pendorong dan penghambat pelaksanaan model menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Lokasi penelitian ditetapkan secara purposive di kampung Sri Rahayu Kecamatan Purwokerto Selatan. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner, wawancara, observasi. Analisis data kuantitatif menggunakan t tes, sedangkan analisis data kualitatif menggunakan model analisis interaktif melalui tahapan reduksi data, sajian data dan verifikasi. Hasil penelitian yaitu : pertama, berdasarkan hasil ujicoba model menunjukkan rerata pre tes = 147,937 ; rerata post tes = 156,906 ; t = -2,759 ; df = 31 ; p = 0.010. Artinya, kemampuan parenting subjek bisa ditingkatkan melalui pelatihan parenting sehingga pemberdayaan keluarga miskin dapat dilakukan melalui model ini. Kedua, faktor pendukung pelaksanaan ujicoba model ini adalah : 1) Ketersediaan fasilitator dan co fasilitator yang kompeten, 2) Tingkat partisipasi peserta yang tinggi, 3) Beragamnya metode pelatihan yang diterapkan, dan 4) Proporsi materi yang bersifat praktis lebih banyak daripada yang bersifat teori. Adapun faktor penghambat pelaksanaan ujicoba model adalah : 1) Masih adanya pemahaman yang keliru tentang metode pengasuhan, antara lain yang berkaitan dengan metode penyelesaian masalah anak dan teknik menghukum, dan 2) Latar belakang pendidikan peserta yang rendah menyebabkan mereka sulit menerima materi yang bersifat konseptual. Kata Kunci : Pemberdayaan keluarga, pendekatan improvement, masalah psikososial
KAJIAN KUALITAS AIR MINUM YANG DIPRODUKSI DEPOT AIR MINUM ISI ULANG DI KABUPATEN BANJARNEGARA BERDASARKAN PERSYARATAN MIKROBIOLOGIS TAHUN 2014 Joko Malis Sunarno; Dwi Atin faidah
Sainteks Vol 12, No 1 (2015): SAINTEKS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v12i1.82

Abstract

Angka Coliform dijadikan sebagai parameter untuk mengetahui kualitas air minum secara mikrobiologis. Depot Air Minum Isi Ulang (DAMIU) merupakan unit usaha produsen air minum. Tujuan penelitian adalah mengetahui kualitas air minum yang diproduksi DAMIU di Kabupaten Banjarnegara berdasarkan persyaratan mikrobiologis. Obyek penelitian adalah DAMIU di Kabupaten Banjarnegara. Sejumlah 32 DAMIU diambil secara simple random sampling. Kuesioner digunakan untuk mengetahui gambaran sanitasi bangunan dan hygiene karyawan. Kualitas mikrobiologi air minum ditentukan dengan angka Coliform menggunakan metode MPN dan angka bakunya mengacu pada Permenkes RI Nomor 492/Per/IV/2010. Gambaran sanitasi bangunan DAMIU secara umum sudah memadai. Hygiene karyawan perlu diperhatikan dalam hal pemeriksaan kesehatan secara rutin, penggunaan pakaian kerja dan pelatihan operator. Air baku yang digunakan sebagian besar dari sumur gali yaitu 66% dan sisanya dari sumur bor, mata air dan PDAM. Kualitas air baku yang memenuhi syarat sebanyak 97% dan kualitas air produksi yang memenuhi syarat sebanyak 84,4%. Komponen alat pengolahan seperti: ultrafiltrasi, ozonisasi, UV dan RO memberikan kontribusi terhadap kualitas mikrobiologi air minum. Kesimpulan penelitian adalah kualitas mikrobiologis DAMIU di Kabupaten Banjarnegara secara umum aman dan layak untuk dikonsumsi masyarakat. Pengawasan dan perawatan tetap harus dilakukan secara rutin. Kata kunci: sanitasi DAMIU, hygiene karyawan, Coliform
Karakteristik Banjir Rob dan Penilaian Kerugian Petani Tambak di Kabupaten Brebes Mohammad Ardin Pahlevi; Esti Sarjanti; Suwarsito Suwarsito
Sainteks Vol 15, No 2 (2018): Oktober
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v15i2.6312

Abstract

Metode penelitian menggunakan metode survei dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Tehnik pengumpulan data menggunakan metode observasi dan wawancara. Populasi penelitian adalah petani tambak ikan bandeng dan rumput laut yang berjumlah 401 orang. Tehnik pengambilan sampel menggunakan purposive random sampling (10%) dengan mengambil 10% dari populasi berdasarkan wilayah yang terkena banjir dengan ketinggian >50 cm. Jumlah sempel sebanyak 40 petani terdiri dari 32 petani tambak ikan bandeng dan 8 petani rumput laut. Metode pengolahan data menggunakan persentase dan tabel frekuensi. Metode analisis data menggunakan deskripsi kuantitatif dan kualitatif serta penilaian kerugian.Hasil penelitian karakteristik banjir rob pada mangsa peteruan dan mangsa lanjar yang terjadi selama satu tahun, menunjukan bahwa mangsa peteruan dalam satu tahun terjadi selama 21 hari pada bulan Jumadil Akhir, Rajab dan Syaban dengan ketinggian banjir rata-rata 87 cm, terjadi pada pukul 03.00-06.00 dinihari dan  pukul 17.00-20.00 sorehari pada minggu I dan II sedangkan Mangsa Lanjar dalam satu tahun terjadi selama 10 hari pada bulan Muharam dan Safar dengan ketinggian banjir rata-rata 88 cm, terjadi pada pukul 02.00-03.00 dinihari dan pukul 17.00-18.00 sorehari pada minggu I dan III. Kerugian akibat banjir rob yang terjadi dari total 40 (100%), 32 (80%) petani tambak ikan bandeng sebelum terkena banjir rob dan 8 (20%) petani tambak rumput laut sebelum dan yang terkena banjir rob  tidak mengalami kerugian sedangkan 32  (80%) petani ikan bandeng yang terkena banjir rob mengalami kerugian. Kerugian yang paling besar Rp.5.352.000 dengan persentase kerugian (60%) sedangkan yang paling kecil kerugianya Rp.420.000 dengan persentase kerugian (10%) per satu tahun/ satu kali panen.Kata-kata kunci: Banjir rob, kerugian petani tambak ikan bandeng dan rumput laut
Peramalan Kejahatan Menggunakan Holt’s Double Exponential Smoothing Nurhaeni Nurhaeni
Sainteks Vol 16, No 2 (2019): Oktober
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v16i2.7129

Abstract

Keamanan suatu wilayah merupakan tanggungjawab bersama baik pemerintah maupun warga negara. Salah satu faktor yang mempengaruhi keamanan antara lain tercukupinya jumlah personil keamanan. Rasio penduduk per polisi belum memadai untuk mengatasi masalah tindak kejahatan di masyarakat. Data kejahatan yang dimiliki oleh kepolisian Kota Yogyakarta dari tahun 2012 hingga 2015 dapat dimanfaatkan untuk melakukan peramalan sehingga menghasilkan informasi yang dibutuhkan dalam merumuskan strategi pencegahan dan penindakan kejahatan yang efektif. Dengan demikian kepolisian dapat mengalokasikan petugas secara tepat guna sehingga perannya dalam mencegah terjadinya tindak kejahatan menjadi lebih optimal. Pola data kriminal pada umumnya memiliki trend (meningkat), sehingga pada penelitian ini bertujuan untuk meramalkan jumlah kejahatan menggunakan metode Holt’s Double Exponential Smoothing. Nilai persentase kesalahan peramalan menggunakan MAPE adalah 28,1%, sehingga akurasi hasil peramalan adalah 71,9%. Pemilihan konstanta pemulusan α dan γ sangat berpengaruh terhadap hasil peramalan tersebut. Hasil peramalan 3 bulan pertama di tahun 2016 tidak banyak berbeda dengan jumlah kejahatan di 3 bulan pertama pada tahun – tahun sebelumnya.Kata kunci: Peramalan, Double Exponential Smoothing, Kejahatan
PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR DAN MENUMBUHKEMBANGKAN MINAT KEWIRAUSAHAAN PADA SISWA KELAS III TP-4 SMK WIWOROTOMO MELALUI PEMBELAJARAN BERBASIS KOMPETENSI Susilo Susilo
Sainteks Vol 8, No 1 (2011): SAINTEKS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v8i1.308

Abstract

The aim of the classroom action research is to improve the learning achievement and entrepreneurship interests of the students of SMK majoring Mechanical engineering. This research was conducted at even semester of class III TP-4 students of Wiworotomo Vocational School of Purwokerto Central Java in the academic year 2009 - 2010. The result of the classroom action research are (1) the improvement of the students’learning achievement in Complex of turn-work. The mean of the result of activity in cycle I was 8,19 and in cycle II increased into 8,98. (2) the improvement of the students’ entrepreneurship interest was 30,29%. From the result of the questionaires in cycle I the students’ entrepreneurship interest was 3,04% and cycle II increase into 33,33%. Keywords: Complex of turn-work, Enthusiasm entrepreneurship, Study base on
Pengaruh Beban Kerja Berlebihan Terhadap Terjadinya Andropause Pada Pria Lansia Di Kabupaten Cilacap Soegimin Ardi Soewarno; Islimsyaf Anwar Salim
Sainteks Vol 13, No 2 (2016): SAINTEKS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v13i2.1501

Abstract

Andropause merupakan suatu sindrom pada pria lansia yang terdiri dari gejala fisik, seksual, dan psikologis, meliputi: kelemahan, kelelahan, pengurangan masa otot dan tulang, gangguan hematopoiesis, oligospermia, disfungsi seksual, despresi, kecemasan, iritabilitas, insomnia, gangguan memori dan penurunan fungsi kongnitif. Tujuan Penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh beban kerja berlebihan terhadap terjadinya andropause pada pria lansia di kabupaten Cilacap. Metode Penelitian ini adalah penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan terhadap 300 orang berumur 40-65 tahun yang memiliki pekerjaan.Teknik pengambilan sampel dilakukan secara proporsional dengan Purposive Random Sampling yaitu pemilihan subjek berdasarkan atas ciri-ciri atau sifat tertentu yang berkaitan dengan karakteristik populasi, secara proporsional menurut jumlah penduduk tiap kecamatan.Data diambil melalui kuesioner. Data akan dianalisis dengan metode analisis uji korelasi Lambda dan diolah dengan bantuan perangkat lunak SPSS 17.0 for windows. Hasil Penelitian ini adalah pengujian statistik dengan metode analisis uji korelasi Lambda, baik melalui penghitungan menggunakan rumus maupun dengan bantuan perangkat lunak SPSS 17.0 for Windows, didapatkan nilai r=0.408. Simpulan Penelitian adalah berdasarkan hasil uji korelasi Lambda tersebut, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh beban kerja berlebihan terhadap terjadinya andropause pada pria lansia di kabupaten Cilacap, dengan kekuatan korelasi sedang (r=0.408) dan arah korelasi positif yang berarti semakin meningkat derajat stres, semakin meningkat pula angka kejadian andropause. Kata kunci: andropause – Stres kerja