cover
Contact Name
Suwarsito
Contact Email
jurnal.sainteks@ump.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.sainteks@ump.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Purwokerto Jl. KH. Ahmad Dahlan, PO BOX 202, Purwokerto 53182 Kembaran, Banyumas, Jawa Tengah, Indonesia
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Sainteks
ISSN : 08521468     EISSN : 26860546     DOI : https://doi.org/10.30595/sainteks
Sainteks adalah jurnal yang menyajikan artikel hasil pemikiran dan penelitian di bidang sains dan teknologi. Sainteks merupakan jurnal peer reviewed dan open access. Sainteks diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Sainteks mengundang para peneliti, dosen, dan praktisi di seluruh dunia untuk bertukar dan memajukan keilmuan di sains dan teknologi. Dokumen yang dikirim harus dalam format Ms. Word dan ditulis sesuai dengan panduan. Sainteks terbit 2 kali dalam setahun pada bulan Maret dan Oktober. Namun mulai tahun 2019 Sainteks terbit di bulan April dan Oktober.
Articles 246 Documents
SELF MONITORING PEREMPUAN YANG BERCERAI DALAM PENYESUAIAN DIRI DI LINGKUNGAN Nur’aeni Nur’aeni
Sainteks Vol 8, No 2 (2011): SAINTEKS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v8i2.312

Abstract

The purpose of this research was to acquire image about the divorced female self-monitoring in self-adaptation of her sphere. This research used method by descriptive case study with qualitative approach. To get data was used indepth interview. Analyse data in this research applying for interactive analyzing model with three steps, presentation, reduction, and verification data. The research located in Purwokerto. The research informant was determined intentionally building on various judgement. There was 6 primary informants and 6 secondary informnat in this research. The result of this research shows cause of divorced female is husband propose to wife cease from work, dishonest husband, wife suffer materially and spiritually, husband is not worked, husband blackmail money’s wife, and household violence. Informants feeling after divorce were happiness, disappointed because they felt not gulty to her husband, more quiet and roomy. Most large of the female divorced could self-adapt in her sphere, despite of there were two informants feel no self-adaptation. Keywords: self-monitoring, female divorced
Perbedaan Antara Tingkat Kecemasan Pada Wanita Menopause Dan Wanita Usia Reproduktif Di Desa Pekunden Kecamatan Banyumas Kabupaten Banyumas Yenni Bahar; Retno Soesuliwati
Sainteks Vol 13, No 2 (2016): SAINTEKS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v13i2.1506

Abstract

Berdasarkan data World Health Organization (WHO) ledakan menopause pada tahun-tahun mendatang sulit sekali dibendung dan diperperkirakan pada tahun 2030 nanti akan ada 1,2 miliar wanita yang berusia diatas 50 tahun.. Penelitian ini dirancang untuk mengetahui adanya perbedaan tingkat kecemasan pada wanita usia menopause dengan wanita masa reproduksi. Metode penelitian observasional analitik dengan rancangan cross sectional. Penelitian ini mengambil sample dengan cara purposive sampling. Sedangkan teknik pemilihan subjek/ sampel dengan cara restriksi karena menggunakan kriteria inklusi dan eksklusi. Analisis data statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah: 1. Uji analisis yang digunakan adalah chi-square ( X²), untuk menguji hipotesis bila dalam populasi terdiri dari dua atau lebih klas, data berbentuk nominal dan sampelnya besar. Uji menggunakan program SPSS (Stastistical Product and Service Solution) 16.0 Production Facility. 2. Analisis regresi logistik untuk mengetahui pengaruh antara tingkat pendidikan, status pekerjaan, status perkawinan, pendapatan dengan tingkat kecemasan. Uji menggunakan program SPSS (Stastistical Product and Service Solution) 16.0 Production Facility. Dalam penelitian ini data yang didapat dianalisis dengan uji statistik chi square untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan kecemasan dan uji analisis regresi logistik untuk mengetahui pengaruh antara tingkat pendidikan, status pekerjaan, status perkawinan, pendapatan dengan tingkat kecemasan. Dari Uji Chi-Square didapatkan p value sebesar 0,006 dimana nilai ini kurang dari 0,05. Hal ini menunjukkan hasil yang signifikan yang menunjukkan bahwa terdapat perbedaan tingkat kecemasan antara wanita usia menopause dengan wanita usia reproduksi. Wanita usia menopause lebih cemas dari wanita usia reproduksi. Pada hasil uji Logistic Regression pada penelitian ini didapatkan bahwa pekerjaan mempunyai pengaruh paling besar terhadap kecemasan (OR=25.609; p=0.011). Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut: wanita usia menopause di desa Pekunden Kecamatan Banyumas Kabupaten Banyumas lebih cemas daripada wanita usia reproduksi di desa Pekunden Kecamatan Banyumas Kabupaten Banyumas( p=0,006). Kata Kunci : Tingkat kecemasan, wanita menopause, wanita usia reproduktif
Pengembangan Sistem Berbasis SMS Gateway sebagai Media Informasi Kegiatan di Kelurahan Purwokerto Timur Habib Wisnu Pratama; Hindayati Mustafidah
Sainteks Vol 15, No 1 (2018): Maret
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v15i1.6182

Abstract

Kelurahan Purwokerto Timur merupakan kelurahan yang terletak di daerah Purwokerto, Kecamatan Purwokerto Timur, Kabupaten Banyumas. Kelurahan Purwokerto Timur terdiri dari 38 RT, 11 RW, 10 staf kelurahan dan jumlah penduduk ±9528 orang. Banyaknya jumlah penduduk menjadi kendala utama dalam penyampaian informasi. Selain itu masyarakat di Kelurahan Purwokerto Wetan terutama ketua RT/RW dan staf kelurahan memiliki handphone. Oleh karena itu dibuatlah aplikasi SMS Gateway untuk menginformasikan kegiatan-kegiatan yang ada di kelurahan seperti kegiatan karang taruna, rapat staf, rapat kelurahan, rapat PKK dan rapat RT/RW. Tahapan pengembangan yang terdiri dari kebutuhan definisi (requirement definition),  desain sistem dan perangkat lunak (system and software design), implementasi dan pengujian unit (implementation and unit testing), integrasi dan pengujian sistem (integration and system testing), penerapan dan pemeliharaan (operation and maintenance). Hasil yang diperoleh yaitu aplikasi SMS Gateway yang dapat mengirimkan pesan dan membalas pesan secara otomatis kepada masyarakat Purwokerto Wetan, ketua RT/RW, ketua karang taruna serta staf kelurahan sehingga penyampaian informasi dapat lebih cepat dan efisien.Kata Kunci : SMS Gateway, Kelurahan Purwokerto Timur,  Informasi
ISOLASI, KARAKTERISASI, DAN IDENTIFIKASI BAKTERI PADA LELE DUMBO YANG TERSERANG PENYAKIT DI KABUPATEN BANYUMAS Dini Siswani Mulia; Heri Maryanto; Cahyono Purbomartono
Sainteks Vol 8, No 1 (2011): SAINTEKS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v8i1.299

Abstract

The aim of this research is to isolate, characterize, and identify bacteria on infected African catfish in Banyumas Regency. The researcher used survey method and purposive random sampling technique. Samples were infected African catfish. They were taken from three areas that had potential cultivation for African catfish in Banyumas, namely Rempoah, Kebanggan, and Singosari. In each area, the researcher chose two African catfish cultivating ponds randomly and each pond was taken randomly 3 fishes. Symptoms of the disease in African catfish sample were carefully observed, both externally and internally with surgically. External observation covered wounds and bleeding in some parts of the body, sores or ulcers on the body, protruding eyes, while the internal observation included kidney. Isolation of bacteria carried from the skin (scales), body sores, fin, and kidney. Characterization was done by observing the structure of macroscopic, microscopic, and biochemical tests. The results indicated that 130 isolates of bacteria, and identified to be genus Alcaligenes, Bacillus, Arachnia, Acidomonas, Aeromonas, Amphibacillus, Salmonella, Neisseria, Pseudomonas, Micrococcus, and Clostridium. Keywords: isolation, characterize, identify, bacterium, African catfish, Banyumas regency
Hubungan Antara Pemberian Asi Ekslusif Dengan Keteraturan Siklus Menstruasi Bagi Ibu-Ibu Menyusui Di Puskesmas Purwokerto Barat Banyumas Dyah Retnani Basuki; Yenni Bahar
Sainteks Vol 13, No 1 (2016): SAINTEKS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v13i1.1495

Abstract

ASI eksklusif adalah pemberian ASI secara eksklusif pada bayi sejak lahir hingga bayi berumur enam bulan dan dianjurkan dilanjutkan sampai anak berusia 2 tahun. Pemberian ASI eksklusif pada bayi, akan meningkatkan involusi rahim, sehingga mengurangi komplikasi masa nifas. Hal ini bisa menurunkan angka kesakitan dan kematian ibu pasca melahirkan. Pola pemberian ASI berhubungan erat dengan kembalinya kesuburan yang dapat diukur salah satunya dengan kembalinya menstruasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pemberian ASI Ekslusif dengan siklus menstruasi bagi ibu menyusui di Puskesmas Purwokerto Barat Banyumas. Metode dalam penelitian ini menggunakan observasi dengan rancangan Cross Sectional. Penelitian ini di laksanakan di Puskesmas Purwokerto Barat Banyumas pada tanggal 15 Februari – 15 Agustus 2016. Sampel dalam penelitian ini 72 responden yang terdiri dari 36 kelompok ibu memberikan ASI Ekslusif, dan 36 kelompok ibu non ASI Ekslusif. Hasil dalam penelitian ini bahwa dari 36 kelompok ibu yang memberikan ASI eksklusif 12 (33,33%) orang yang mengalami siklus menstruasi teratur dan 24 (66,67%), orang yang mengalami siklus menstruasi tidak teratur . Pada kelompok ibu yang Non ASI Ekslusif dari 36 orang, 27 (75,00%) orang yang mengalami siklus menstruasi teratur dan 9 (25,00%) yang mengalami siklus mentruasi tidak teratur. Hasil perhitungan dengan metode Kai Kuadrat (X2) hitung = 8,187. Sedangkan X2 tabel (0,05 ; 1) = 4,851. Jadi X2 hitung lebih besar dari X2 tabel (0,05 ; 1) atau p kurang dari (0,05 ; 1). Dari hasil perhitungan tersebut juga didapatkan Od Ratio sebesar 8,476 dengan nilai probabilitas 0,008 kurang dari 0,05. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa pemberian ASI eksklusif secara signifikan berhubungan dengan keteraturan siklus menstruasi pada ibu menyusui. Kata kunci: pemberian ASI ekslusif, siklus menstruasi, ibu menyusui
Studi Komparatif Kejadian Celah Orofasial Menurut Tingkat Konsumsi Suplemen Asam Folat Tri Kunjana; Agus Zuliyanto
Sainteks Vol 14, No 2 (2017): SAINTEKS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v14i2.4264

Abstract

Celah orofasial merupakan kelainan kongenital yang memiliki angka morbiditas dan mortalitas yang tinggi. Faktor-faktor yang dapat menyebabkan terjadinya celah orofasial adalah faktor genetik dan faktor lingkungan. Faktor lingkungan itu dapat berupa defisiensi nutrisi seperti asam folat, vitamin dan zinc, serta paparan zat teratogen saat kehamilan. Asam folat merupakan salah satu zat yang berperan penting dalam terjadinya celah orofasial. Untuk mengetahui perbandingan kejadian celah orofasial menurut tingkat konsumsi suplemen asam folat di wilayah kabupaten Banyumas. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitaif analitik observasional dengan metode case control yang dilengkapi dengan wawancara. Subjek yang digunakan pada penelitian ini terbagi menjadi 2 kelompok. Kelompok kasus terdiri dari 30 orang ibu yang anaknya memiliki kelainan celah orofasial dan kelompok kontrol terdiri dari 32 orang ibu yang anaknya tidak memiliki kelainan celah orofasial. Setiap subjek pada masing-masing kelompok diamati kecukupan konsumsi suplemen asam folat selama kehamilannya dahulu. Konsumsi suplemen asam folat dikatakan cukup apabila subjek mengkonsumsi ≥ 400 mcg/hari. Data yang diamati kemudian dianalisis dengan menggunakan Chi-square. Terdapat perbedaan kejadian celah orofasial yang bermakna menurut tingkat konsumsi suplemen asam folat di wilayah kabupaten Banyumas (p < 0,05).  Konsumsi suplemen asam folat pada trimester pertama kehamilan dapat menurunkan angka kejadian celah orofasial. Selain itu, didapatkan juga odds ratio sebesar 13,154. Artinya, seorang ibu yang mengalami defisiensi asam folat pada trimester pertama maka memiliki risiko 13,154 kali lebih besar untuk mrmiliki anak dengan kelainan celah orofasial. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang bermakna kejadian celah orofasial pada anak balita menurut tingkat konsumsi suplemen asam folat pada ibu hamil di wilayah kabupaten Banyumas.Kata-kata Kunci: Celah orofasial, suplementasi asam folat, defisiensi asam folat, kelainan kongenital, kehamilan
STUDI MIKROBIOLOGI DAN SIFAT KIMIA MIKROORGANISME LOKAL (MOL) YANG DIGUNAKAN PADA BUDIDAYA PADI METODE SRI (System of Rice Intensification) Arum Asriyanti Suhastyo; Iswandi Anas; Dwi Andreas Santosa; Yulin Lestari
Sainteks Vol 10, No 2 (2013): SAINTEKS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v10i2.148

Abstract

Penggunaan larutan mikroorganisme lokal (MOL) dalam metode SRI budidaya padi yang dikembangkan di Indonesia dimulai awal sejak persiapan bibit fase vegetatif, pembentukan malai dan pengisian bulir padi. MOL adalah cairan yang dapat dibuat dari bahan yang tersedia di sekitar kita seperti sisa sayuran, rebung, keong mas, buah maja, daun gamal, bonggol pisang, nasi, urine kelinci, dan lain-lain. Cairan umumnya diberikan 10, 20, 30, 40 dan 60 hari setelah tanam (HST ) atau sesuai kebutuhan. Penelitian ini menggunakan larutan MOL yang terbuat dari bonggol pisang, keong mas dan urin kelinci. Tujuan penelitian adalah untuk menentukan mikrobaa, identifikasi mikrobaa dan sifat kimia dalam MOL bonggol pisang, keong mas dan urin kelinci. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Bioteknologi Tanah IPB. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan satu faktor (waktu) dan tiga kali pengulangan. Hasil penelitian menunjukkan MOL bonggol pisang memiliki rata-rata nilai pH terendah (4,2-4,5) dan nilai EC tertinggi (10,44-12,82 mikrodetik/cm) selama proses fermentasi. MOL keong emas memiliki rata-rata pH tertinggi (4,5-6,55) dan dan yang paling oksidatif - reduktif nilai Eh [ 269-(-381) mV ] selama proses fermentasi. MOL urin kelinci memiliki nilai rata-rata terendah dari EC (2,18-2,23 mikrodetik/cm) dan mengandung lebih banyak unsur K, Ca, Mg, Cu, Zn, Fe dan Mg dari kedua jenis MOL lainnya. Selanjutnya, Bacillus sp., Aeromonas sp. dan Aspergillus niger diidentifikasi dalam MOL dari bonggol pisang. MOL dari keong mas mengandung Staphylococcus sp. dan Aspergillus niger, sedangkan MOL urin kelinci memiliki Bacillus sp. , Rhizobium sp. , Pseudomonas sp. , Aspergillus niger dan Verticillium sp. Kata kunci : SRI, MOL, sifat kimia MOL, identifikasi mikrobaa
PENINGKATAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA ANIMASI PADA MATA PELAJARAN KONSTRUKSI BETON DI PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK KONSTRUKSI BATU BETON SMK NEGERI 2 PURWOKERTO Karsukmia Nandja
Sainteks Vol 9, No 2 (2012): SAINTEKS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v9i2.271

Abstract

Classroom Action Research aims to improve learning outcomes of students through the use of three-dimensional animation media in direct learning. The subject of this study is 32 Class XI students of SMK Negeri 2 Purwokerto Semester I Year Lessons2011/2012. Implementation of this study consisted of two cycles, each cycle consists of phases: planning (planning), implementation (acting); observation (observing), reflections (reflecting). The data collected in the form of learning outcomes of students were analyzed using descriptive statistical analysis, while data in the form of learner activity collected using observation sheets were analyzed qualitatively. The results of data analysis are as follows: (1) Concrete Construction Percentage learning outcomes are grouped into five categories after the cycle I are both very good 29,03%, good 32,25%, sufficient 26,82%, and less 12,90%, with an average value 69,35, score the highest 88,45, the lowest value 50,25, standard deviation 11,752, and exhaustiveness class 58,06%. (2) Percentage of Concrete Construction learning outcomes are grouped into five categories after the second cycle is 43,750% excellent, good 53,125%, enough 03,125%, with an average value 80,82, the highest score 96,65, lowest score 65,00, standard deviation 9,018, and exhaustiveness class 90.63%. From the results of this study can be concluded that the use of three-dimensional animation media can improve learning outcomes learners Concrete Construction TKBB class XI-1 SMK Negeri 2 Purwokerto, from the average value 69,35becomes 80,82. Keywords :Three-Dimensional Animation Media, Learning Outcomes.
Pengaruh Indeks Massa Tubuh (IMT) Dan Rasio Lingkar Pinggang Pinggul Terhadap Kadar Gula Darah Puasa Di Kelurahan Ajibarang Kulon Banyumas Prima Maharani Putri
Sainteks Vol 12, No 2 (2015): SAINTEKS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v12i2.1486

Abstract

Overweight dan obesitas merupakan masalah utama kesehatan baik di negara-negara maju maupun negara-negara berkembang. Obesitas yang menjadi permasalahan di seluruh dunia, karena kecenderungan meningkat dari tahun ketahunnya. Antropometri merupakan salah satu metode untuk mengukur status gizi masyarakat. Beberapa indeks antropometri antara lain Indeks Massa Tubuh (IMT), berat badan terhadap umur, tinggi badan terhadap umur, berat badan terhadap tinggi badan, lingkar lengan atas, tebal lemak bawah kulit menurut umur dan Rasio Lingkar Pinggang Pinggul (RLPP). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh IMT dan Rasio Lingkar Pinggang Pinggul terhadap kadar gula darah puasa di Kelurahan Ajibarang Kulon Banyumas. Metode penelitian ini bersifat observasional analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Kelurahan Ajibarang Kulon Banyumas pada bulan Maret 2015. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik consecutive non random sampling sehingga di dapatkan sampel dalam penelitian ini 64 responden. Data diolah dengan program SPSS 20.0 for windows dengan uji statistik uji t tidak berpasangan dan uji korelasi Pearson. Hasil analisis uji t tidak berpasangan menunjukkan bahwa IMT tidak berpengaruh terhadap kadar gula darah puasa yang secara statistik ditunjukkan dengan p>0,05. Sedangkan RLPP berpengaruh terhadap kadar gula darah puasa yang bermakna secara statistik dengan p
Aplikasi Sistem Pakar untuk Mengidentifikasi Penyakit Hamster (Cricetinae) dan Saran Pengobatannya Menggunakan Metode Backward Chaining Susi Kurniasih; Dwi Aryanto; Agung Purwo Wicaksono; Hindayati Mustafidah
Sainteks Vol 14, No 1 (2017): SAINTEKS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v14i1.4201

Abstract

Sistem pakar adalah program komputer yang dapat mereplikasi proses berpikir dan pengetahuan pakar untuk memecahkan masalah tertentu. Dalam hal ini, sistem pakar digunakan oleh peternak dan pecinta hamster untuk mendeteksi penyakit yang biasanya menginfeksi hamster. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membangun sistem pakar sebagai alat untuk mengidentifikasi dan memberikan saran tentang pengobatan penyakit hamster yang tepat. Sistem pakar dibuat dengan metode inferensi backward chaining dan dirancang menggunakan PHP sebagai bahasa pemrograman. Proses kerja dari sistem pakar ini adalah pencarian pengguna berdasarkan gejala yang terlihat dan pada akhirnya pengguna akan mendapatkan nama yang melacak penyakit dan saran pengobatannya. Dengan sistem pakar, pengguna, khususnya pecinta hamster, diharapkan dapat menghemat biaya dan waktu, dalam hal ini biaya dokter hewan untuk mendiagnosis dan mengobati penyakit hamster.Kata kunci: sistem pakar, backward chaining, penyakit hamster