cover
Contact Name
Dr. Ir. Toto Rusianto, M.T
Contact Email
-
Phone
0274-563029 Psw. 113
Journal Mail Official
jurtek@akprind.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknologi Industri, Institut Sains & Teknologi AKPRIND Jl. Kalisahak 28 Kompleks Balapan, Yogyakarta, 55222
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Teknologi
ISSN : 19793405     EISSN : 23386711     DOI : https://doi.org/10.34151/jurtek
Jurnal Teknologi adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Fakultas Teknologi Industri Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta sebagai wahana publikasi karya ilmiah/penelitian di bidang sains dan teknologi. Jurnal Teknologi menerbitkan dua terbitan per tahun (Juni dan Desember). Tujuan Jurnal Teknologi adalah untuk menerbitkan artikel penelitian yang berkualitas yang didedikasikan untuk semua aspek perkembangan terkini di bidang teknologi industri.
Articles 397 Documents
ANALISIS THROUGHPUT TRAFIK DATA MENGGUNAKAN MODEL SISTEM SHARING Astuti, Yenni
Jurnal Teknologi Vol 9 No 2 (2016): Jurnal Teknologi
Publisher : Jurnal Teknologi, Fakultas Teknologi Industri, Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan penggunaan internet memberi dampak pada laju trafik internet. Untuk memperoleh trafik yang baik, dibutuhkan kapasitas sistem yang memadai, beban trafik yang wajar, dan kualitas layanan yang baik. Penelitian ini mengamati trafik data di instansi pendidikan, yakni STTA Yogyakarta, menganalisis data tersebut, dan menghitung nilai kualitas layanannya yang dinyatakan dalam bentuk throughput dan loss. Model sistem yang digunakan untuk melakukan analisis adalah model teletrafik sistem berbagi. Hasil dari penelitian ini berupa model sistem, langkah analisis, serta nilai throughput dan loss. Nilai throughput dan loss dari penelitian ini, berturut – turut, adalah 93.200.000 bit per detik dan 0,068 persen.
ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI KEGIATAN SANTRI PERSADA BERBASIS ANDROID Al-Anshori, Faqihuddin; Sunardi, Sunardi; Fadlil, Abdul
Jurnal Teknologi Vol 9 No 2 (2016): Jurnal Teknologi
Publisher : Jurnal Teknologi, Fakultas Teknologi Industri, Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Intisari Sebuah lembaga sangat membutuhkan sistem informasi yang terstruktur dengan baik dan memiliki keunggulan pada era globalisasi seperti saat ini. Penyajian informasi secara cepat dan akurat mutlak dibutuhkan. Kondisi itu juga berlaku bagi Pondok Pesantren Ahmad Dahlan (Persada) Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Berdasarkan hasil observasi, berbagai permasalahan terjadi akibat sistem penyampaian informasi yang masih manual. Sistem informasi manual terbukti sudah tidak relevan. Persada UAD membutuhkan sebuah sistem terpadu yang lebih komprehensif agar informasi dapat diakses pada santri secara efektif dan efisien. Mereka diharapkan tidak perlu lagi ke kantor Persada untuk sekedar melakukan update informasi. Penulis menilai pembuatan aplikasi berbasis android dapat menjadi alternatif solusi. Hal itu karena android merupakan platform yang lengkap, mulai dari sistem informasi, aplikasi, developing tool atau alat pengembang, pasar aplikasi, serta dukungan vendor industri telepon seluler dan komunitas open system.
PENGENALAN TUTUR VOKAL BAHASA INDONESIA MENGGUNAKAN METODE MULTI LAYER PERCEPTRON Yuliantari, Risky Via; Hidayat, Risanuri; Wahyunggoro, Oyas; Nugroho, Anan
Jurnal Teknologi Vol 9 No 2 (2016): Jurnal Teknologi
Publisher : Jurnal Teknologi, Fakultas Teknologi Industri, Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahasa Indonesia merupakan bahasa nasional bangsa Indonesia yang dapat diartikan sebagai lambang bunyi yang digunakan sebagai alat komunikasi. Dalam proses komunikasi tersebut dapat diperoleh sebuah informasi berupa isyarat. Banyak penelitian tentang isyarat tutur Indonesia. Pada penelitian ini dikembangkan otomatisasi pengenalan isyarat vokal Indonesia dengan Multi Layer Perceptron untuk meningkatkan akurasi, sensitifitas, spesifitas dan presisi. Pengenalan dilakukan dengan Discrete Wavelet Transform pada 100 orang penutur menghasilkan 500 data ciri untuk training dan testing. Proses klasifikasi menghasilkan akurasi sebesar 95,9%, sensitifitas 90,2%, spesifitas 97,5%, dan presisi 89,8%.
SISTEM INFORMASI ARAH KIBLAT DAN JADWAL WAKTU SHALAT BERBASIS ANDROID Darajat, Muhammad Nashiruddin; Fadlil, Abdul; Sunardi, Sunardi
Jurnal Teknologi Vol 9 No 2 (2016): Jurnal Teknologi
Publisher : Jurnal Teknologi, Fakultas Teknologi Industri, Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jadwal waktu shalat adalah jadwal waktu yang tersusun dari lima waktu shalat Zuhur, Ashar, Mahgrib, Isya’, dan Subuh. Jadwal waktu shalat sangat penting bagi umat Islam untuk dipergunakan sebagai pedoman sehari-hari dalam menentukan awal waktu shalat. Jadwal waktu shalat dapat dibuat secara praktis dan sederhana dengan program kalkulator atau komputer untuk memberi kemudahan penggunaannya setiap hari bagi para pengurus takmir masjid dan umat Islam. Perhitungan jadwal awal waktu shalat ditentukan oleh posisi perjalanan matahari yang terlihat dari suatu tempat di permukaan bumi. Penentuan arah kiblat masjid adalah pengukuran letak geografis tempat dimana arah kiblat masjid ditentukan oleh perhitungan arah/azimut kiblat dengan menggunakan alat hitung kalkulator atau komputer. Sedangkan metode pengukurannya dengan menggunakan alat kompas, GPS, atau theodolit. Penentuan arah kiblat masjid sangat penting bagi para takmir masjid dan umat Islam, karena menghadap arah kiblat dalam shalat merupakan salah satu syarat sahnya shalat. Pada aplikasi pengingat shalat dan arah kiblat atau yang diberi nama AQ-Shalat, diharapkan umat muslim yang menggunakan perangkat handphone berbasiskan sistem operasi Android dapat terbantu untuk tetap melaksanakan ibadah tepat waktu dan sesuai dengan arah kiblat yang benar.
UJI BEDA PELANGGARAN TRAFFIC LIGHT BERDASARKAN JENIS PELANGGARAN LALU LINTAS Ridayati, Ridayati
Jurnal Teknologi Vol 9 No 2 (2016): Jurnal Teknologi
Publisher : Jurnal Teknologi, Fakultas Teknologi Industri, Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banyaknya pelanggaran lalu lintas menjadi penyebab utama terjadinya kemacetan dan kecelakaan di beberapa lokasi di wilayah kota Klaten, salah satunya di perempatan Bendogantungan Klaten Selatan. Tujuan dari tulisan ini adalah untuk mengetahui beda pelanggaran lalu lintas berdasarkan jenis pelanggarannya menggunakan uji independen t test.Hasil analisis menggunakan SPSS 15 menyatakan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara pelanggaran lalu lintas arah lurus dan belok kanan di jalan jogja solo arah barat.
PENGARUH PENCAHAYAAN, POSISI KERJA DAN GENDER TERHADAP PRODUKTIVITAS VISUAL INSPECTION TASK Pasmawati, Yanti; Kusmindari, Christofora Desi; Sukapto, Paulus; Renny, Johanna
Jurnal Teknologi Vol 9 No 2 (2016): Jurnal Teknologi
Publisher : Jurnal Teknologi, Fakultas Teknologi Industri, Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Visual inspection task merupakan aktivitas inspeksi suatu produk dengan posisi mata terpusat melalui konveyor yang bergerak, semakin cepat produk diproduksi maka semakin kritis waktu dari operator pemeriksaan. Kondisi tersebut dalam jangka waktu lama akan berdampak pada penurunan produktivitas (Manuaba, 1992). Tujuan penelitian yang ingin dicapai, antara lain: (1) Menentukan tingkat produktivitas yang optimal berdasarkan studi ukuran kinerja pemeriksaan pada desain eksperimen di setiap visual inspection task minuman kemasan cup “Panther”. (2) Mengetahui pengaruh pencahayaan, posisi kerja dan gender terhadap produktivitas visual inspection task pada minuman kemasan. Objek penelitian adalah operator bagian pemeriksaan pada minuman kemasan cup “panther”. Operator berjumlah 10 orang yang memiliki nilai IQ 90-120 yang berusia 20 – 25 tahun. Metode penelitian adalah metode eksperimen. Variabel independen terdiri dari tingkat pencahayaan, posisi kerja, dan gender. Variabel dimanipulasi menjadi 12 kelompok desain eksperimen. Pengolahan data dilakukan dengan pendekatan ukuran kinerja pemeriksaan. Analisis data penelitian menggunakan Analysis of Variance (ANOVA), dan produktivitas. Hasil penelitian menyatakan bahwa: (1) Produktivitas kerja tertinggi yaitu desain eksperimen LkB200 (Laki-laki, posisi kerja berdiri, tingkat pencahayaan 200 Lux) sebesar 0.833. Namun produktivitas semua desain eksperimen belum mencapai produktivitas kerja yang optimal, (2) Faktor interaksi yang berbeda pada desain eksperimen adalah faktor tingkat pencahayaan dengan posisi kerja. Faktor tersebut mempengaruhi jumlah cacat terdeteksi dan produktivitas kerja.
PENGEMBANGAN SISTEM PENGERING KELOM GEULIS BERBASIS MIKROKONTROLER DENGAN DUA SISI BERPEMANAS PIPA Priatna, Edvin; Maftuh, Ade; Sujudi, Sujudi
Jurnal Teknologi Vol 9 No 2 (2016): Jurnal Teknologi
Publisher : Jurnal Teknologi, Fakultas Teknologi Industri, Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri kerajinan kelom geulis atau sandal kayu cantik sudah sejak lama ditekuni oleh sebagian penduduk di Tasikmalaya, Jawa Barat. Kelom geulis terbuat dari bahan baku kayu dan diproduksi sebagai industri rumah tangga (home industry). Saat ini, permintaan pasar domestik dan ekspor untuk kelom geulis meningkat, tetapi produksi kerajinan kelom geulis tidak dapat dipenuhi oleh persediaan bahan baku kayu kering (bodasan) siap pakai yang sudah dipola dan dibentuk, karena proses pengeringan bodasan di tingkat pengrajin memerlukan waktu yang cukup lama. Untuk itu perlu dikembangkan sistem pengering kelom geulis dengan sistem otomatis dimana mikrokontroler digunakan sebagai pengontrol temperatur. Sistem pengering kelom geulis telah dikembangkan dengan dua sisi berpemanas pipa dan tersusun atas lima komponen utama yaitu ruang pembakaran, ruang pengeringan, pipa pemanas, ruang pengeluaran asap dan ruang kontrol suhu dan waktu. Ruang rak pengering berukuran 80 cm x 80 cm x 90 cm dengan tiap lapisan rak tersusun berjarak 12 cm. Ruang tungku pemanas yang berada di bagian kiri dan kanan rak pengering berukuran 20 cm x 80 cm x 40 cm. Ruang pipa pemanas berukuran 20 cm x 80 cm x 90 cm. Pipa pemanas berukuran diameter 1 cm dan berjumlah masing-masing 64 buah yang terpasang pada ruang pipa pemanas sebelah kiri dan kanan rak pemanas. Ruang pengeluaran asap berukuran 120 cm x 80 cm x 15 cm dilengkapi dengan pipa pengeluaran asap berukuran diameter 8 cm berjumlah 2 buah dengan tinggi 20 cm. Sistem pengering ini telah berhasil didemontrasikan. Pengujian temperatur dilakukan pada rak bagian atas, tengah dan bawah. Itu menunjukkan bahwa waktu pemanasan berbanding lurus dengan temperatur pemanasan. Sistem ini telah diuji pada rentang temperatur dari 30oC sampai 85oC selama 120 menit. Terdapat perbedaan temperatur pada masing-masing rak, dimana rak bagian atas mempunyai temperatur lebih tinggi dibandingkan dengan bagian rak tengah dan bawah.
BIOGAS ENCENGGONDOK DAN FESSES SAPI SEBAGAI ENERGI ALTERNATIF Renilaili, Renilaili; Pasmawati, Yanti
Jurnal Teknologi Vol 9 No 2 (2016): Jurnal Teknologi
Publisher : Jurnal Teknologi, Fakultas Teknologi Industri, Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tumbuhan Enceng gondok mengandung sellulose dan hemi sellulose pada kadar tinggi (sekitar 60%) serta kandungan lignin yang rendah sangat potensial untuk digunakan sebagai bahan baku produksi biogas (Winarni, Panggih, 2010). Dalam penelitian ini menggunakan bahan baku encenggondok dengan fesses sapi sebagai starter. Ada 3 macam eksperimen yang dilakukan, dengan perbandingan (1:1:3) untuk encenggondok, fesses sapi dan air, digunakan kapur untuk meningkatkan kualitas biogas. Pengadukan dilakukan untuk mendapatkan campuran yang homogen, kemudian di fermentasi secara anaerob selama 60 hari, pengamatan dilakukan terhadap temperatur, tekanan dan pH. Selain nilai kalor, kualitas biogas bisa dilihat dari warna nyala yang ditimbulkan dari pembakaran biogas tersebut, warna nyala api sangat biru ini menandakan bahwa biogas banyak mengandung gas methan, tetapi apabila warna nyala api biru kemerahan ini berarti bahwa gas tersebut masih banyak mengandung gas-gas lain selain gas methana.
RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI GEOSAINS (ILMU KEBUMIAN) BERBASIS ANDROID Sulaiman, Sulaiman; Harmastuti, Harmastuti; Setyowati, Dwi
Jurnal Teknologi Vol 10 No 1 (2017): Jurnal Teknologi
Publisher : Jurnal Teknologi, Fakultas Teknologi Industri, Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada saat ini perkembangan sistem informasi berbasis mobile sangat pesat, seperti informasi pembelajaran yang menyampaikan modul pembelajaran dari berbagai disipilin ilmu seperti matematika, fisika, penggunanaan sofware, juga wisata, perbelanjaan online dan masih banyak lagi. Dari modul-modul pembelajaran tersebut dapat juga memberi informasi tentang geosains yang dapat menginformasikan ilmu kebumian.Penelitian aplikasi mobile berbasis android ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang ilmu Kebumian (Geosains) kepada seluruh masyarakat luas. Geosains terdiri dari beberapa disiplin ilmu seperti Geologi, Klimatologi, Hidrologi, dan Astronomi, yang dapat dioperasikan pada gadget dengan OS android. Dalam pembuatan sistem digunakan MIT App Inventor 2 dengan dukungan software desain grafis Corel Draw X4 dan Adobe Photoshop CS6. Secara garis besar penelitian ini dilakukan pada empat tahap utama, yaitu analisa kebutuhan, desain (perancangan), pembuatan (implementasi), dan pengujian (test). Namun disamping itu, tetap dilakukan support atau pemeliharaan (maintenance) aplikasi dan akan diperbarui (update) secara berkala untuk pengembangannya.Hasil yang didapatkan bahwa aplikasi mampu berjalan dihampir semua versi android dari versi 4.0 Ice Cream Sandwich hingga 6.0 Marsmallow, meskipun pada android Kitkat dan Lollipop terdapat sedikit trouble berupa berubahnya posisi button dan teks pada tampilan aplikasi, namun hal ini tidak mempengaruhi performa sistem. Untuk memdapatkan tampilan terbaik direkomendasikan menggunakan android versi Jelly Bean dan Marsmallow. Hasil akhir aplikasi (file apk) dapat diunduh melalui layanan penyedia aplikasi secara online dan bersifat gratis.
ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA DAN KUALITAS LAYANAN ANTARA FIRMWARE DEFAULT DAN FIRMWARE OPENWRT PADA ACCESS POINT TP-LINK MR3020 Iswahyudi, Catur; Setiawan, Dedi
Jurnal Teknologi Vol 10 No 1 (2017): Jurnal Teknologi
Publisher : Jurnal Teknologi, Fakultas Teknologi Industri, Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Access point berfungsi sebagai pusat pemancar dan penerima sinyal radio pada jaringan nirkabel. Kinerja access point tidak hanya ditentukan oleh spesifikasi perangkat keras dalam access point tersebut, tetapi juga oleh firmware. Firmware bawaan dalam access point TP-LINK TL-MR3020 masih memiliki banyak kekurangan. Kekurangan yang paling mendasar adalah proses identifikasi usb dongle modem yang lama, sekitar 2 hingga 3 menit. Kekurangan lainnya adalah koneksi yang tidak stabil dan panas yang berlebihan. Salah satu solusi mengatasi kekurangan tersebut adalah mengupgrade firmware asli dengan firmware OpenWRT. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kinerja dan kualitas layanan antara firmware asli dan firmware OpenWRT pada perangkat Access Point TP-LINK MR3020. Pengujian dilakukan dengan cara membandingkan kinerja acces point antara firmware default dan firmware OpenWRT menggunakan parameter througput, delay, jitter, dan packet loss. Dengan hasil pengujian tersebut, dapat diberikan rekomendasi untuk upgrade firmware perangkat access point.Hasil pengujian pada parameter throughput menunjukkan bahwa kualitas bandwidth aktual menggunakan firmware openWRT memiliki kinerja yang lebih baik dibandingkan firmware default dengan selisih rata-rata 26.9%. Sedangkan pada parameter delay diketahui bahwa waktu yang dibutuhkan untuk menempuh jarak dari titik asal ke titik tujuan menggunakan firmware openWRT lebih cepat dibandingkan AP dengan firmware default dengan rata-rata selisih 22.9ms. Pada pengujian parameter Jitter diketahui bahwa variasi kedatangan paket lebih rendah firmware openWRT dibandingkan dengan access point firmware default dengan rata-rata selisih 0.31ms. Pada pengujian parameter packet loss diketahui bahwa jumlah paket yang hilang lebih rendah pada firmware default dibandingkan firmware OpenWRT dengan rata-rata selisih 1.6%. Secara umum dapat disimpulkan bahwa firmware OpenWRT lebih unggul pada parameter throughput, delay, dan jitter, sedangkan firmware default unggul pada parameter packet loss.