cover
Contact Name
Rangga Bayu Kusuma Haris
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
perikanan.pgri@gmail.com
Editorial Address
9 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, Kota Palembang, Sumatera Selatan 30116
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Ilmu-Ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan
ISSN : 16936442     EISSN : 26204622     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Ilmu-Ilmu Perikanan dan Budidaya Perikanan ber ISSN 1693-6442 diterbitkan oleh Jurnal Fakultas Perikanan Universitas PGRI Palembang dengan focus bidang Perikanan, Budidaya Perikanan, pengolahan hasil perikanan dan sumberdaya perairan.
Articles 19 Documents
Search results for , issue "Vol 12, No 2 (2017)" : 19 Documents clear
UJI TOKSISITAS GINSENG KIYANPI PADA BENIH IKAN GURAMI (Osphronemus goramy LAC) Prasetyo, Agus Dwi; Marmaini, Marmaini; Fitriyanti, Reno
Jurnal Ilmu-Ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Vol 12, No 2 (2017)
Publisher : Faculty of Fisheries

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (136.457 KB)

Abstract

Abstrak               Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan nilai LC50 ginseng kiyanpi pada benih ikan gurami. Penelitian ini dilaksanakan mulai bulan Juli 2016. Penelitian ini dilaksanakan di Jln. Merdeka No.708 RT 008 Kel. Talang semut Kec. Bukit Kecil Palembang. Metode penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), terdiri dari 1 kontrol, 5 taraf perlakuan dan 3 kali ulangan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa semakin tinggi konsentrasi ginseng kiyanpi maka semakin banyak hewan uji yang mati dengan kematian hingga 100 % sudah dapat dicapai pada perlakuan P5 dengan 0,50 g/20 g dan kematian terendah 10% terjadi pada perlakuan P1 dengan 0,10 g/20 g sedangkan pada perlakuan kontrol 0 g/20 g tidak terjadi kematian dan nilai LC50 96 jam diperoleh nilai tengah sebesar 0,30 g/20 g. Nilai kualitas air tiap perlakuan yaitu suhu berkisar antara 25-260 C dan pH 6,0-7,0 masih dalam batas toleransi untuk tumbuh kembang benih Ikan gurami. Kata Kunci  :   Gurami, Ginseng Kiyanpi, LC50 96 Jam, Kelangsungan Hidup, Mortalitas.
PENGARUH PEMBERIAN HASIL FERMENTASI DEDAKDENGANRAGI ROTI TERHADAP PARAMETER FISIKA DAN KIMIA AIR SERTA PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGANHIDUP BENIH IKAN LELE SANGKURIANG (Clarias sp) Nugraha, Sujaka
Jurnal Ilmu-Ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Vol 12, No 2 (2017)
Publisher : Faculty of Fisheries

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (583.37 KB)

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pemberian hasil dari fermentasi dedak dengan ragi roti ke media air pemeliharaan terhadap parameter fisika dan kimia air serta pertumbuhan dan kelangsungan hidupikan lele sangkuriang (Clarias sp). Kegiatan penelitian dilaksanakan 5 Januari 2016 s/d 10 Februari 2016 di Kampus C, Universitas PGRI Palembang, Sematang Borang, Palembang. Hasil analisa proksimat dedak yang belum di fermentasi menunjukan karbohidrat 11,06 %, protein 5,68 %, kadar air 6,85 %, kadar abu 13,44 %, dan lemak 0,82 %. Dan dedak sudah di fermentasi menunjukan karbohidrat 10,54 %, protein 6,48 %, kadar air 64,94 %, kadar abu 4,91 %, dan lemak 0,60 %. Suhu air selama penelitian yaitu 27-29OC, pH berkisar antara 7,8-8,6, DO berkisar 1,57-3,90 mg/L, dan amonia berkisar antara 0,00-1,04 mg/L. Hasil uji BNT pada taraf uji 5%, perlakuan F2 yang terbaik (2,11cm) dilanjutkan F3 (2,08cm) memberikan pertumbuhan panjang yang terbaik, dari F0 (1,32 cm) dan F1 (1,55cm). Hasil uji BNT pada taraf uji 1%, pertumbuhan berat benih ikan lele sangkuriang (Clarias sp) tertinggi dengan perlakuan F3 (1,44gram) dari F0 (0,67gram), F1 (0,8 gram), dan F2 (1,03 gram). Tingkat kelangsungan hidup ikan lele sangkuriang (Clarias sp)setiap perlakuan yaitu F0 (53,33%), F1 (65,33%), F2 (53,33%), dan F3 (62,67%).  Kata Kunci : Ikan Lele Sangkuriang, Fermentasi, Pertumbuhan.
DAYA HAMBAT MINIMUM EKSTRAK DAUN JENGKOL UNTUK BAKTERI Streptococcus iniae DAN LC50NYA PADA IKAN NILA GIFT (Oreochromis niloticus) Mulyani, Rahma; Prayogo, Sugeng; Azhar, M. Hanif
Jurnal Ilmu-Ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Vol 12, No 2 (2017)
Publisher : Faculty of Fisheries

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kegiatan Penyakit streptococcosis ini merupakan salah satu permasalahan dalam usaha budidaya Ikan Nila. Penyakit streptococcosis dapat menyebabkan kematian ikan lebih dari 50% populasi dalam 1 minggu. Penggunaan bahan-bahan kimia seperti antibiotik, saat ini dibatasi dan tidak dianjurkan untuk penanggulangan.  Maka, perlu dikembangkan bahan alternatif yang berfungsi sebagai antibakteri, Ekstrak Daun Jengkol dapat berpotensi sebagai antibakteri. Maka dilakukan penelitian untuk mengetahui LC50 pada benih ikan nila gift dan daya hambatnya untuk bakteri Streptococcus iniae. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari 2015 dan bertempat di Balai Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Kelas II Palembang dan di Kampus C Fakultas Perikanan UPGRI Palembang, dengan menggunkan metode eksperimental laboratoris  dan menggunakan metode percobaan Rancangan Acak Lengkap (RAL) untuk uji efektivitas antibakteri dan LC50. Jumlah perlakuan  uji MIC (Minimum Inhibitory Concentration) ekstrak daun jengkol terhadap bakteri Streptococcus iniae sebanyak 6 perlakuan dan diulang sebanyak 3 kali, sedangkan uji LC50  terhadap ikan nila gift sebanyak 7 perlakuan dan diulang sebanyak 3 kali. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, nilai MIC pada  konsentrasi tertinggi yaitu 10% yang mengandung 100 mg ekstrak per ml  akuades (100 mg/ml) yang memiliki diameter zona hambat 17,6 mm yang aktivitas antibakterinya tergolong kuat. Sedangkan konsentrasi  0,001 tidak menunjukkan zona hambat (0 mm),maka Konsentrasi 0,01 % dapat digunakan sebagai konsentrasi minimum (mininum inhibitory concentration) yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri Streptococcus inae. Sedangkan pada uji LC50 memperoleh hasil bahwa tingkat mortalitas dengan dilakukan uji BNT menghasilkan bahwa P6 (0,04%) berpengaruh nyata terhadap perlakuan P5 (0,032%), P4 (0,016%), P3 (0,008%), P2 (0,004%), P1 (0,002%) dan P0 (0%).Kata Kunci : Ekstrak daun jengkol, LC50, dan MIC.
ANALISIS KIMIA BURGER IKAN DENGAN PENAMBAHAN SURIMI IKAN LELE DUMBO (Clarias gariepinus) DAN TEPUNG TERIGU DENGAN KOMPOSISI YANG BERBEDA Jaya, Fitra Mulia; Sari, Dwi Inda
Jurnal Ilmu-Ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Vol 12, No 2 (2017)
Publisher : Faculty of Fisheries

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (562.712 KB)

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kimia meliputi : kadar air, kadar abu, kadar protein, kadar lemak dan kadar karbohidrat. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei sampai dengan Juni 2014 di Workshop Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan (WSTPHP) Fakultas Perikanan Universitas PGRI Palembang dan di Laboratorium Kimia Hasil Pertanian Jurusan Teknologi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Sriwijaya Indralaya. Perlakuan pada penelitian ini berupa penambahan surimi ikan Lele Dumbo dan tepung terigu pada pengolahan burger ikan dengan berbagai komposisi (B/B) yaitu : (surimi 85 % dan tepung terigu 15 %), (surimi 80 % dan tepung terigu 20 %), (surimi 75 % dan tepung terigu 25 %), (surimi 70 % dan tepung terigu 30 %), (surimi 65 % dan tepung terigu 35 %). Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa : dilihat dari mutu kimia perlakuan terbaik terdapat pada perlakuan B5 (surimi 65% dan tepung terigu 35%) dengan kadar lemak 1,19 % dan kadar protein 12,02 %, kadar abu 1,29 %, kadar air 69,76 %, kadar karbohidrat 15,74 %. Kata Kunci : Ikan Lele Dumbo, surimi ikan Lele Dumbo , tepung terigu, Burger Ikan.
KAJIAN MUTU HEDONIK PEMPEK CERIA DENGAN PEWARNA NABATI Widayatsih, Tri; Jaya, Fitra Mulia
Jurnal Ilmu-Ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Vol 12, No 2 (2017)
Publisher : Faculty of Fisheries

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (523.105 KB)

Abstract

Abstrak Pempek merupakan makanan khas Sumatera Selatan dan telah menjadi salah satu makanan kesukaan di semua lapisan masyarakat Indonesia. Kandungan gizi yang dimiliki pempek pun sangat bermanfaat bagi tubuh manusia. Pempek mengandung protein hewani yang sangat baik karena berbahan dasar ikan. Sedangkan karbohidrat sebagai sumber tenaga yang dimiliki oleh pempek berasal dari sagu (tepung tapioka). Namun, kandungan gizi pada pempek hanya terdapat protein dan karbohidrat. Pempek ceria, adalah inovasi baru dengan khas Palembang yang mengandung empat sehat lima sempurna yakni dari sayur-sayuran sehingga dapat menambah daya tarik terhadap  penampilan dengan warna ceria dan cita rasa  yang agak berbeda. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Kampus C, Fakultas Perikanan, Universitas PGRI Palembang. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2016-Januari 2017. Pembuatan pempek dengan bahan dasar ikan gabus dan tepung tapioka, dengan penambahan, masing-masing:  daun singkong, wortel, tomat, dan kunyit   Data uji sensoris dengan uji hedonik dianalisa dengan menggunakan uji model Friedman-Conover. Hasil uji kesukaan terhadap pempek ceria menunjukkan bahwa nilai rata-rata kesukaan terhadap warna pempek ceria adalah PHj 3,5, POr  3,8, PMr 3,75, dan PKn 3,65, aroma  adalah, PHj 3,2, POr 3,35, PMr 3,70, dan PKn 3,58, tekstur pempek dengan perlakuan yang berbeda berkisar antara 3,23 sampai 3,40, rasa pempek dengan perlakuan yang berbeda berkisar antara 3,55 sampai 3,90. Nilai tertinggi terdapat pada perlakuan P.Kn (pempek ceria dari kunyit) dan nilai terendah terdapat pada perlakuan P.Mr (pempek ceria dari tomat).  Kata Kunci : Ikan Gabus, Penambahan Daun Singkong, Wortel, Tomat, Kunyit
TINGKAT SERANGAN EKTOPARASIT PADA IKAN PATIN (Pangasius hypopthalmus) YANG DIBUDIDAYAKAN DALAM KERAMBA JARING APUNG DI SUNGAI MUSI PALEMBANG Yuli, Saefudin; Harris, Helmi; yusanti, Indah Anggraini
Jurnal Ilmu-Ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Vol 12, No 2 (2017)
Publisher : Faculty of Fisheries

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.522 KB)

Abstract

Abstrak Penyakit ikan merupakan masalah serius yang dihadapi dalam pengembangan usaha budidaya perikanan. Salah satu jenis penyakit yang menyerang yaitu parasit. Parasit dapat didefinisikan sebagai organisme yang hidup pada organisme lain yang disebut inang dan mendapat keuntungan dari inang yang ditempatinya hidup, sedangkan inang menderita kerugian. Penelitian tentang tingkat serangan ektoparasit pada pada ikan Patin Siam (Pangasius hypopthalmus) yang dibudidayakan dalam keramba jaring apung di Sungai Musi Palembang, telah dilaksanakan pada bulan Agustus 2017 - September 2017. Bertempat di keramba jaring apung Sungai Musi Palembang, sedangkan untuk pengamatan ektoparasit dilakukan di Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM)  Kelas II Palembang. Tujuan penelitian mengidentifikasi jenis ektoparasit, menentukan nilai prevalensi dan nilai intensitas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu bersifat survei lapangan dan penentuan stasiun dilakukan secara purposive random sampling sebanyak 3 stasiun yaitu Kelurahan Pulokerto, Kelurahan Karang Anyar dan Kelurahan Bagus Sekuning. Hasil pengamatan selama penelitian mengenai tingkat serangan ektoparasit pada ikan Patin Siam (Pangasius hypopthalmus) yang dibudidayakan pada setiap stasiun keramba jaring apung (KJA) Sungai Musi Palembang hanya ditemukan satu jenis ektoparasit yaitu Dactylogyrus sp. Nilai prevalensi parasit pada ikan Patin Siam (Pangasius hypopthalmus) yang dibudidayakan di stasiun I  Pulokerto adalah 90 % , stasiun II Karang Anyar adalah 90 % dan stasiun III Bagus Sekuning adalah 100 %.  Sedangkan nilai intensitas serangan parasit pada masing-masing lokasi adalah stasiun I Pulokerto 11,3 ind/ekor, stasiun I Karang Anyar 11,77 ind/ekor dan stasiun I Bagus Sekuning 16,8 ind/ekor. Kata kunci : Ektoparasit, Ikan Patin Siam, Keramba Jaring Apung, Sungai Musi
ANALISA PRODUKSI BUDIDAYA IKAN KONSUMSI KELOMPOK BUDIDAYA IKAN (POKDAKAN) KECAMATAN GANDUS KOTA PALEMBANG Anwar, Syaeful; Utpalasari, Rih Laksmi
Jurnal Ilmu-Ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Vol 12, No 2 (2017)
Publisher : Faculty Fisheries Departement Fisheries

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (26.133 KB)

Abstract

Abstrak Sumatera Selatan adalah salah satu wilayah yang sebagian besar merupakan perairan. Produksi perikanan di Sumatera Selatan untuk jenis usaha budidaya ikan air tawar di berbagai daerah berpotensi untuk dikembangkan termasuk di Kota Palembang. Sumbangan produksi perikanan dapat dihasilkan dari setiap daerah di wilayah propinsi Sumatera Selatan dengan potensi perairan umum yang luas, selain rawa juga dialiri oleh sungai Musi. Produksi perikanan yang banyak dibudidayakan adalah ikan lele, ikan nila, ikan gurame, ikan patin, dan ikan mas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui berapa besar produksi budidaya ikan konsumsi Kelompok Budidaya Ikan (POKDAKAN) Kecamatan Gandus Kota Palembang. Waktu penelitian ini adalah pada bulan Juli – Agustus 2017 di 7 POKDAKAN yang berada di 3 Kelurahan, Kecamatan Gandus, Kota Palembang. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah survei. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara purposive random sampling. Analisa data menggunakan regresi linier sederhana dan deskriptif. Hasil penelitian menunjukan Total produksi ikan dalam satu tahun adalah 89.200 kg yang terdiri dari 4 (empat) jenis ikan diantaranya ikan nila 8%, ikan patin 22 %, ikan lele, 62 %, dan ikan gurami 8 %. Untuk ikan nila, patin dan guramih hanya bisa 1 (satu) kali panen dalam setahun sementara ikan lele bisa sampai 3(tiga) kali panen. Hasil analisis regresi linier sederhana untuk mengetahui pengaruh jumlah anggota, umur pembudidaya, tingkat pendidikan, dan luas lahan yang digunakan terhadap jumlah produksi ikan didapatkan hanya umur yang berpengaruh nyata terhadap jumlah produksi ikan pada taraf 5%, sementara yang lain tidak berpengaruh nyata. Kata Kunci : Pokdakan, Ikan Konsumsi, Gandus
INVENTARISASI EKTOPARASIT PADA IKAN PATIN (Pangasius hypophthalmus) YANG DIBERI PAKAN DAY OLD CHICK DI SUNGAI KELEKAR DESA SEGAYAM Islami, Hidayatul; Prayogo, Sugeng; Triyanto, Triyanto
Jurnal Ilmu-Ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Vol 12, No 2 (2017)
Publisher : Faculty of Fisheries

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (447.657 KB)

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis, prevalensi, intensitas dan dominasi ektoparasit pada Ikan Patin (Pangasius hypophthalmus) yang diberi pakan DOC di Sungai Kelekar Desa Segayam. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret sampai April 2014. Sampel Ikan Patin diambil dari tiga lokasi budidaya Ikan Patin yaitu dibagian hulu, tengah dan hilir Desa Segayam.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dengan mengambil sampel secara acak maupun gejala klinis sebanyak 60 ekor.  Analisis data jenis parasit, prevalensi, intensitas dan dominasi parasit pada Ikan Patin di analisis secara deskriptif. Parasit yang teridentifikasi selama penelitian ini yaitu Dactylogyrus sp dengan nilai prevalensi 20%, intensitas 1,38 ind/ekor, dominasi 37,4%; Ichtyophthirius multifiliis dengan nilai prevalensi 15% intensitas 1,19 ind/ekor, dominasi 23,3% dan Trichodina sp dengan nilai prevalensi 16,7% intensitas 1,75 ind/ekor, dominasi 38,9%. Frekuensi kejadian parasit tergolong often (sedang).  Kualitas air selama penelitian yaitu suhu 27-29 0C, pH 6-6,5, DO 3,89-4,10 mg/l dan amoniak 0,14-0,27 mg/l. kisaran tersebut masih dalam batas toleransi untuk kehidupan Ikan Patin (Pangasius hypophthalmus). Kata Kunci : Ektoparasit, Ikan Patin (Pangasius hypophthalmus), DOC
ANALISIS PEMBESARAN IKAN PATIN SIAM (Pangasius hypophthalmus) SUNGAI KOMERING DI KECAMATAN SIRAH PULAU PADANG Sumantriyadi, Sumantriyadi; Sari, Yulia Puspita; Sari, Lia Perwita
Jurnal Ilmu-Ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Vol 12, No 2 (2017)
Publisher : Faculty of Fisheries

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Potensi sumberdaya perikanan budidaya pada perairan sungai merupakan peluang besar untuk pengembangan budidaya ikan dalam keramba. Pemeliharaan ikan dalam keramba di sungai jika tidak dilaksanakan dengan prinsip berkelanjutan (sustainability) akan menimbulkan dampak penurunan mutu perairan yang digunakan dan tidak dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan. Penelitian dilakukan bulan Mei  2017 di sungai Komering pada Desa Ulak Jermun, Mangun Jaya dan Terusan Menang Kecamatan Sirah Pulau Padang kabupaten Ogan Komering Ilir. Analisis SWOT jumlah total skor pembobotan variabel internal yaitu 5,66 dalam posisi unggul dalam persaingan dan nilai total faktor eksternal sebesar 5,64 bahwa posisi dominan berkembang dan usaha ideal. Berdasarkan faktor strategi internal dan eksternal hasil pembobotan dan rating dilakukan pembuatan strategi didasarkan atas besarnya jumlah skor dari faktor internal dan eksternal adalah sebagai berikut : Strategi S – O =  2,86 + 3,00  = 5,86, meningkatkan jumlah produksi budidaya ikan patin agar dapat memenuhi permintaan pasar yang cenderung meningkatkan tiap tahunnya; meningkatkan koordinasi dengan lembaga-lembaga pemerintah dan memanfaatkan potensi SDM yang ada; terus melakukan inovasi dan penggunaan teknologi mutakhir untuk menunjang kualitas budidaya perikanan yang lebih baik.Kata Kunci : Ikan Patin, Keramba, Analisis SWOTAbstrak Potensi sumberdaya perikanan budidaya pada perairan sungai merupakan peluang besar untuk pengembangan budidaya ikan dalam keramba. Pemeliharaan ikan dalam keramba di sungai jika tidak dilaksanakan dengan prinsip berkelanjutan (sustainability) akan menimbulkan dampak penurunan mutu perairan yang digunakan dan tidak dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan. Penelitian dilakukan bulan Mei  2017 di sungai Komering pada Desa Ulak Jermun, Mangun Jaya dan Terusan Menang Kecamatan Sirah Pulau Padang kabupaten Ogan Komering Ilir. Analisis SWOT jumlah total skor pembobotan variabel internal yaitu 5,66 dalam posisi unggul dalam persaingan dan nilai total faktor eksternal sebesar 5,64 bahwa posisi dominan berkembang dan usaha ideal. Berdasarkan faktor strategi internal dan eksternal 513 hasil pembobotan dan rating dilakukan pembuatan strategi didasarkan atas besarnya jumlah skor dari faktor internal dan eksternal adalah sebagai berikut : Strategi S – O =  2,86 + 3,00  = 5,86, meningkatkan jumlah produksi budidaya ikan patin agar dapat memenuhi permintaan pasar yang cenderung meningkatkan tiap tahunnya; meningkatkan koordinasi dengan lembaga-lembaga pemerintah dan memanfaatkan potensi SDM yang ada; terus melakukan inovasi dan penggunaan teknologi mutakhir untuk menunjang kualitas budidaya perikanan yang lebih baik.  Kata Kunci : Ikan Patin, Keramba, Analisis SWOT
ANALISIS PEMBESARAN IKAN PATIN SIAM (PANGASIUS HYPOPHTHALMUS) TERHADAP KUALITAS AIR SUNGAI KOMERING DI KECAMATAN SIRAH PULAU PADANG Sumantriyadi, Sumantriyadi; Wildayana, Elisa; Syaifudin, Mochamad
Jurnal Ilmu-Ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Vol 12, No 2 (2017)
Publisher : Faculty of Fisheries

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan : Menganalisis kualitas air diperairan  sekitar budidaya ikan patin siam dalam keramba sebagai upaya pengelolaan perairan Sungai Komering di Sirah Pulau Padang. Penelitian dilakukan di Kecamatan Sirah Pulau Padang Kabupaten Ogan Komering Ilir Sumatera Selatan yang banyak budidaya ikan dalam keramba bulan Mei 2017. Lokasi pengambilan sampel ditentukan sebanyak  3 stasiun pengambilan sampel yang dianggap mewakili lokasi penelitian yaitu stasiun 1 (Ulak Jermun) berjarak 100 m sebelum lokasi budidaya, stasiun 2 (Desa Mangun Jaya) pada lokasi budidaya dan stasiun 3 (Desa Terusan Menang) berjarak 100 m setelah lokasi budidaya ikan dalam keramba. Sampling dilakukan 3 hari sekali. Titik pengambilan sampel pada setiap stasiun sebanyak 3 kali pengambilan dengan stasiun pengambilan sampel.Berdasarkan hasil pengukuran nilai  kualitas air, suhu berkisar 27,3-28,0 oC, kecerahan 40-42,44 cm, oksigen terlarut berkisar 3,31-4,18 mg/l, pH berkisar 6,5-6,6, karbondioksida 3,83-3,85 mg/l, amonia berkisar 0,178-0,244 mg/l, fosfat berkisar 0,21-0,22 mg/l dan nitrat sebesar 0,112-0,158 mg/l , maka kualitas air perairan sungai Komering Kecamatan Sirah Pulau Padang masih baik untuk peruntukan perikanan. Kata Kunci : Ikan Patin, Kualitas Air, Sungai Komering

Page 1 of 2 | Total Record : 19


Filter by Year

2017 2017


Filter By Issues
All Issue Vol. 20 No. 1 (2025): Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Vol. 19 No. 2 (2024): Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Vol. 19 No. 1 (2024): Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Vol. 18 No. 2 (2023): Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Vol. 18 No. 1 (2023): Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Vol. 17 No. 2 (2022): Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Vol 17, No 1 (2022): Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Vol 16, No 2 (2021): Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Vol 16, No 1 (2021): Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Vol 15, No 2 (2020): Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Vol 15, No 1 (2020): Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Vol 14, No 2 (2019): Jurnal Ilmu - Ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Vol 14, No 2 (2019): Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Vol 14, No 1 (2019): Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Vol 14, No 1 (2019): Jurnal Ilmu - Ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Vol 13, No 2 (2018): Jurnal Ilmu - Ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Vol 13, No 2 (2018): Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Vol 13, No 1 (2018): Jurnal Ilmu - Ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Vol 13, No 1 (2018): Jurnal Ilmu - Ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Vol 13, No 1 (2018): Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Vol 12, No 2 (2017) Vol 12, No 2 (2017): Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Vol 12, No 2 (2017) Vol 12, No 1 (2017) Vol 12, No 1 (2017): Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Vol 9, No 1 (2014): JURNAL ILMU - ILMU PERIKANAN DAN BUDIDAYA VOL. 9 NO.1 DESEMBER 2014 Vol 9, No 1 (2014): Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Vol 6, No 1 (2011): Jurnal Ilmu - ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Desember 2011 Vol 6, No 1 (2011): Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan JURNAL ILMU PERIKANAN VOLUME 6 TH 2011 Vol 2, No 1 (2004): Jurnal Ilmu - ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Juni 2004 Vol 2, No 1 (2004): Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Vol 1, No 1 (2003): Jurnal Ilmu - ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Desember 2003 Vol 1, No 1 (2003): Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan More Issue