cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Karya Ilmiah S.1 Ilmu Keperawatan
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 78 Documents
Search results for , issue " Tahun 2014" : 78 Documents clear
PENGARUH PEMBERIAN SEDUHAN DAUN ALPUKAT TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI DI DUKUH PENITEN DAN SINOM DESA KARANGANOM Mega Kartika, Renika; Nuraeni, Asti; Supriyono, Mamat; Nurrahima, Artika
Karya Ilmiah S.1 Ilmu Keperawatan Tahun 2014
Publisher : STIKES Telogorejo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah salah satu penyakit paling sering menyerang lansia. Hipertensi merupakan salah satu penyebab kematian nomor satu secara global. Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2007 menunjukkan, sebagian besar kasus hipertensi di masyarakat belum terdiagnosis. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh seduhan daun alpukat terhadap penurunan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi Jenis penelitian ini adalah menggunakan rancangan penelitian quasi eksperimental dengan desain penelitian one group pretest-posttest.Uji statistic yang digunakan pada penelitian ini adalah ujiwilcoxon.Hasil penelitian menunjukkan. Hasil Paired Rank Test didapatkan hasil bahwa ada pengaruh pemberian seduhan daun alpukat terhadap penurunan tekanan darah hasil nilai p = 0,000 atau < 0,05 maka diartikan ada perbedaan tekanan darah sebelum dan sesudah pemberian seduhan daun alpukat pada lansia dengan hipertensi yang berarti ada pengaruh pemberian seduhan daun alpukat terhadap penurunan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi.   Kata kunci: alpukat, tekanan darah dan lansia
PENGARUH TERAPI SENAM AEROBIK TERHADAP KETERBUKAAN DIRI PADA PASIEN ISOLASI SOSIAL DI RSJD dr. AMINO GONDOHUTOMO SEMARANG Purnomo, Eko; Widy Astuti, Retno; Heppy Rochmawati, Dwi
Karya Ilmiah S.1 Ilmu Keperawatan Tahun 2014
Publisher : STIKES Telogorejo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Isolasi sosial merupakan proses pertahanan diri seseorang terhadap orang lain maupun lingkungan yang menyebabkan kecemasan pada diri sendiri dengan cara menarik diri secara fisik maupun psikis. Untuk mengetahui pengaruh terapi senam aerobik terhadap keterbukaan diri pada pasien isolasi sosial di Rumah Sakit Jiwa Daerah dr. Amino Gondohutomo Semarang. Desain penelitian ini adalah pre eksperiment, jumlah sampel 60 responden dengan teknik total sampling. Tingkat keterbukaan diri pasien isolasi sebelum dilakukan terapi senam aerobik 46 (76,7%), dan sesudah dilakukan terapi senam aerobik 60 (100%). Ada pengaruh keterbukaan diri pasien isolasi sosial  sebelum dan sesudah dilakukan terapi senam aerobik, terlihat dari hasil uji chi-square (ρ value = 0,000 < 0,05). Disarankan terapi senam aerobik digunakan sebagai terapi keperawatan dalam merawat pasien isolasi sosial.   Kata Kunci: isolasi sosial, keterbukaan diri, terapi senam aerobik
EFEKTIFITAS TERAPI MUSIK TERHADAP SKALA NYERI PADA PASIEN KANKER PAYUDARA DI RUMAH SAKIT UMUM Dr. H SOEWONDO KENDAL Wahyu Lestari, Puji; Machmudah, -; Elisa, -
Karya Ilmiah S.1 Ilmu Keperawatan Tahun 2014
Publisher : STIKES Telogorejo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Musik klasik dapat digunakan sebagai salah satu teknik distraksi yaitu teknik pengalihan dari fokus perhatian terhadap nyeri ke stimulasi yang lain. Mendengarkan musik klasik dapat berperngaruh terhadap derajat nyeri yang dirasakan. Ada berbagai jenis musik klasik diantaranya Pachelbel Canon In D Major ciptaan Mozart yang memiliki keunggulan akan kemurnian dan kesederhanaan bunyi, irama, melodi dan frekuensi yang tinggi.Untuk membuktikan pengaruh musik klasik Pachelbel Canon In D Major terhadap penurunan skala nyeri pada pasien kanker payudara di RSUD Dr. H. Soewondo.Disain penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan rancangan One Group Pre And Post Test Design. Sampel adalah 27 pasien kanker payudara di RSUD Dr. H. Soewondo Kendal. Uji Wilcoxon mendapatkan hasil p = 0,000 (p < 0,05). Sehingga terdapat pengaruh pemberian terapi musik Pachelbel Canon In D Major pada skala nyeri pasien kanker payudara di RSUD Dr. H. Soewondo Kendal Kata Kunci : skala nyeri, kanker payudara, terapi musik Pachelbel Canon In D Major  
PERBEDAAN EFEKTIFITAS ANTARA BALUTAN TRANSPARAN DAN BALUTAN KASA TERHADAP KEJADIAN PHLEBITIS DI RSUD KOTA SALATIGA Soraya, Rissa; Kristiyawati, Sri Puguh; Arif, Syamsul
Karya Ilmiah S.1 Ilmu Keperawatan Tahun 2014
Publisher : STIKES Telogorejo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terapi intravena merupakan metode yang efektif dan efisien untuk menyuplai kebutuhan cairan dan elektrolit tubuh. Salah satu komplikasinya adalah phlebitis. Phlebitis yaitu peradangan vena yang disebabkan karena iritasi kimia, bakteri, maupun kimia yang ditandai dengan nyeri, kemerahan dan kadang sampai timbul bengkak pada area penusukan. Kejadian phlebitis dapat dicegah dengan pemasangan balutan transparan dan balutan kasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perbedaan efektifitas antara balutan transparan dan balutan kasa terhadap kejadian phlebitis di RSUD Kota Salatiga. Desain penelitian ini adalah Static Group Comparison, jumlah sampel 32 responden, 16 responden balutan transparan dan 16 responden balutan kasa dengan teknik accidental sampling. Pengambilan data dengan menggunakan lembar observasi dan melakukan pemasangan balutan transparan dan balutan kasa, kemudian diuji kenormalan menggunakan uji Shapiro Wilk diperoleh 0.00 yang artinya data tidak berdistribusi normal sehingga menggunakan uji alternatif non parametrik Mann Whitney U Test. Hasil penelitian menunjukkan nilai p value sebesar 0.87 sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan efektifitas antara balutan transparan dan balutan kasa terhadap kejadian phlebitis di RSUD Kota Salatiga. Diharapkan perawat dapat mengurangi kejadian phlebitis pada saat pemberian terapi intravena dengan bekerja sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).   Kata Kunci : Balutan Transparan, Balutan Kasa, Kejadian Phlebitis
PENGARUH TEHNIK MENERAN TERHADAP LASERASI JALAN LAHIR PADA IBU INPARTU PRIMIGRAVIDA DI RUMAH BERSALIN SEMARANG Mujab, Saeful; Rusmiyati, -; Purnomo, -
Karya Ilmiah S.1 Ilmu Keperawatan Tahun 2014
Publisher : STIKES Telogorejo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Robekan jalan lahir sering terjadi pada persalinan dengan trauma. Pertolongan persalinan yang semakin manipulatif dan traumatik akan memudahkan robekan jalan lahir, karena itu dihindarkan memimpin persalinan pada saat pembukaan serviks belum lengkap, Sebanyak  85%  dari perempuan yang melahirkan pervaginam akan mengalami trauma pada perineum dan 3-12% akan mengenai otot sfingter ani. Mengetahui tentang adanya pengaruh tehnik meneran terhadap laserasi jalan lahir pada ibu inpartu primigravida di Rumah bersalin Semarang. Metode penelitian ini adalah Eksperimen Semu dengan pendekatan  pretest posttest design, jumlah sampel yang digunakan adalah sebanyak 34 responden dengan tehnik yang digunakan adalah total sampling. Berdasarkan hasil penelitian, menunjukkan bahwa hasil penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan, berdasarkan uji statistik Che-Square diketahui p value 0,005 <  α (0,05), dapat disimpulkan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak, berarti ada hubungan tehnik meneran terhadap laserasi jalan lahir pada ibu inpartu primigravida. Diketahui bahwa dari 34 responden, 17 (50%) mengalami laserasi perineum derajat I dan 17 (50%) mengalami laserasi perineum derajat II. Berdasarkan responden yang melakukan tehnik meneran adalah sebagian besar tehnik meneran salah sebesar 21 (61,8 %), dan sisanya tehnik meneran benar sebesar 13 (38,2 %). Rekomendasi hasil penelitian ini adalah untuk ibu setelah persalinan diharapkan dapat memenuhi nutrisi yang bergizi dan tidak pantang makanan, sehingga luka laserasi cepat kering.   Kata Kunci : Tehnik meneran, Laserasi jalan lahir
PENGARUH METODE LATIHAN MENGGOSOK GIGI DENGAN KEMANDIRIAN MENGGOSOK GIGI ANAK RETARDASI MENTAL USIA SEKOLAH Pujiyasari, Septiani; Mardi Asih, Sri Hartini; Nurullita, Ulfa
Karya Ilmiah S.1 Ilmu Keperawatan Tahun 2014
Publisher : STIKES Telogorejo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Retardasi mental merupakan gangguan ketidakmampuan beradaptasi dan tingkat kemandirian yang kurang pada seorang individu. Pendidikan khusus untuk anak retardasi mental dikenal dengan bina diri. Merawat diri merupakan salah satu pendidikan yang harus dikuasai oleh anak, namun masih banyak anak retardasi mental yang kurang mandiri dalam menggosok gigi. Kemandirian menggosok gigi anak retardasi mental dapat ditingatkan dengan berbagai cara, salah satunya dengan memberikan pembelajaran latihan menggosok gigi. Tujuan dilakukan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh metode latihan menggosok gigi dengan kemandirian menggosok gigi anak retardasi mental usia sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu, dengan pendekatan one group preterst posttest. Tehnik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, didapatkan jumlah anak yang menjadi responden sebanyak 32 anak. Berdasarkan karakteristik responden, didapatkan hasil sebanyak 18 anak (56,2%) laki-laki mendominasi penelitian ini. Hasil penilaian kemandirian anak sebelum dilakukan latihan menunjukan dari 32 anak yang mengikuti penelitian ini 15 anak (46,9%) tidak mandiri dalam menggosok gigi. Setelah dilakukan latihan menggosok gigi sebanyak 4 kali dalam 2 minggu, anak yang mandiri dalam menggosok gigi menjadi 23 anak (71,9%). Berdasarkan hasil uji wilcoxon didapatkan hasil p value=0.000, maka ada pengaruh metode latihan menggosok gigi dengan kemandirian menggosok gigi anak retardasi mental usia sekolah. Kata kunci:Anak retardasi mental, Kemandirian menggosok gigi, Metode Latihan
PENGARUH TERAPI BERMAIN MENYUSUN MENARA DONAT TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN MOTORIK ANAK DOWN SYNDROME USIA SEKOLAH DI SLB NEGERI SEMARANG Dekayati, Silviana; Mardi Asih, Sri Hartini; Nurullita, Ulfa
Karya Ilmiah S.1 Ilmu Keperawatan Tahun 2014
Publisher : STIKES Telogorejo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Angka kejadian down syndrome rata-rata di seluruh dunia adalah 1 pada setiap 700 kelahiran. Menurut catatan Indonesia Centre for Biodiversity dan Biotechnology (ICBB) Bogor, di Indonesia terdapat lebih dari 300 ribu anak pengidap down syndrome. Kemampuan anak down syndrome sangat lambat di bandingkan dengan anak normal, karena itu anak down syndrome membutuhkan rangsangan untuk dapat meningkatkan kemampuan motoriknya salah satunya dengan bermain menggunakan menara donat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh terapi bermain menyusun menara donat terhadap peningkatan kemampuan motorik anak down syndrome usia sekolah di SLB Negeri Semarang. Desain penelitian ini adalah descriptive. Menggunakan teknik total sampling dengan sampel sebanyak  30 responden, pengambilan data dengan menggunakan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukan kemampuan motorik anak down syndrome sebelum diberikan intervensi terapi bermain menyusun menara donat 21 anak (70%) tidak mampu, dan 9 anak (30%) mampu. Kemudian setelah diberikan intervensi hasil meningkat sebanyak 14 anak (46,7%) tidak mampu, dan 16 anak (53,3%) mampu. Rekomendasi hasil penelitian ini adalah perlu dikembangkan terapi bermain yang berbeda-beda untuk anak down syndrome agar kemampuan motoriknya dapat meningkat lagi.   Kata kunci       : terapi menyusun menara donat, kemampuan motorik, down syndrome usia sekolah.
PERBEDAAN PRESTASI BELAJAR ANAK SEKOLAH DASAR YANG TINGGAL DI DAERAH TERKENA ROB DAN TIDAK TERKENA ROB DI SDN BANDARHARJO 02 Nora, Siti; Mubin, Fatkhul; Targunawan, -
Karya Ilmiah S.1 Ilmu Keperawatan Tahun 2014
Publisher : STIKES Telogorejo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Secara langsung maupun tidak langsung keadaan lingkungan tempat tinggal, suasana sekitar dan iklim secara psikologis sangat penting dalam mempengaruhi minat dan motivasi belajar anak. Lingkungan yang sering terkena banjir misalnya, akan mempengaruhi kesehatan siswa dan fasilitas sekolah yang akhirnya menurunkan minat dan motivasi dalam sekolah dan rendahnya prestasi seperti di SDN Bandarharjo 02 Semarang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui prestasi belajar anak sekolah dasar kelas 5 dan 6 yang tinggal di daerah rob dan selain daerah rob di SDN Bandarharjo 02 wilayah Semarang Utara. Penelitian menggunakan desain deskriptif komparatif. Sampel diambil secara sampling jenuh. Alat penelitian menggunakan hasil proses belajar mengajar dalam raport kelas yang ditunjukkan dengan nilai rata –rata raport kelas semester 1. Kemudian data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan Chi-Squre. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat perbedaan prestasi belajar anak sekolah dasar yang tinggal di daerah terkena rob dan tidak terkena rob di SDN Bandarharjo 02 Semarang Utara (nilai p=0,000). Orang tua murid sebaiknya selalu memberikan sebuah dorongan dan perhatian dalam kegiatan belajar anaknya sebagai motivasi kepada anaknya tersebut meski dalam kondisi lingkungan rob. Kata kunci : Banjir Rob, Prestasi Belajar
PENGARUH TERAPI HERBAL AIR KELAPA MUDA TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI DESA TAMBAHREJO KECAMATAN BANDAR KABUPATEN BATANG Fahriza, Thaariq; Suhadi, -; Maryati, -
Karya Ilmiah S.1 Ilmu Keperawatan Tahun 2014
Publisher : STIKES Telogorejo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air kelapa muda merupakan terapi herbal yang mempunyai banyak kandungan. Air kelapa muda mengandung mineral kalium yang dapat menjaga dinding pembuluh darah tetap elastis, mengurangi penyempitan pembuluh darah sehingga pembuluh darah menjadi lebar, mengurangi sekresi renin, menurunya aldosteron dan mempunyai efek dalam pompa Na-K yaitu kalium dipompa dari cairan ekstraseluler ke dalam sel, dan natrium dipompa keluar. Sehingga kalium dapat menurunkan tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh terapi herbal air kelapa muda terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi di Desa Tambahrejo Kecamatan Bandar Kabupaten Batang. Desain penelitian ini adalah Quasy experiment, jumlah sampel 32 responden dengan tekhnik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada pengaruh terapi herbal air kelapa muda terhadap penurunan tekanan darah pada kategori dewasa dengan sitole p value 0,389 dan diastole p value 0,783.Ada pengaruh pada kategori pra lansia dengan p value 0,043 dan diastole p value 0,047. Ada pengaruh pada kategori lansia dengan sistole p value 0,000 dan diastole p value 0,048. karakteristik responden usia dewasa sebanyak 8 responden (25%), pra lansia sebanyak 16 responden (50%) dan lansia sebanyak 8 responden (25%). Jenis kelamin perempuan sebanyak 23 responden (71.9%) dan Jenis kelamin laki-laki sebanyak 9 responden (28.1%). Rekomendasi penelitian ini adalah menjadikan terapi herbal air kelapa muda sebagai salah satu alternatif menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Kata Kunci : Air kelapa muda, Pengaruh dan Hipertensi.
PERBEDAAN TERAPI MUSIK KLASIK DAN MUSIK YANG DISUKAI TERHADAP TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI DI RSUD DR. H. SOEWONDO KENDAL Yuli Finasari, Tri; Setyawan, Dody; Meikawati, Wulandari
Karya Ilmiah S.1 Ilmu Keperawatan Tahun 2014
Publisher : STIKES Telogorejo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit kardiovaskuler, khususnya hipertensi adalah penyakit yang disebabkan oleh tekanan darah yang melewati tekanan darah (TD) normal (TD sistolik ≥ 140 mmHg dan TD diastolik ≥ 90 mmHg).Terapi musik adalah salah satu terapi alternatif untuk menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan terapi musik untuk menurunkan tekanan darah pada pasien dengan hipertensi.Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen semu (Quasi Experiment) dengan menggunakan rancangan Pretest – Post Test Design.Metode pengambilan sampel dengan menggunakan puposive sampling yang melibatkan 34 responden. Hasil uji perbedaan rerata tekanan sistolik akhir dan tekanan darah diastolik akhir dengan uji Mann Whitney pada terapi musik klasik dan musik yang disukai didapatkan p value 0.014 (<0.05) untuk sitolik dan p value 0.032 (<0.05) untuk diastolik, untuk diastolik, maka Ho ditolak dan Ha diterima yang artinya ada perbedaan penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik pada pasien hipertensi, akan tetapi penggunaan terapi musik klasik lebih efektif dalam menurunkan tekanan darah dibandingkan dengan terapi musik yang disukai. Hasil penelitian ini dapat menjadi masukan sebagai terapi alternatif untuk menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi.   Kata kunci: hipertensi, tekanan darah, terapi musik klasik, terapi musik yang disukai