cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan
ISSN : 19793472     EISSN : 25805223     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 24 No 2 (2021): DECEMBER" : 15 Documents clear
DEVELOPING DEVICES FOR CURRICULUM DEVELOPMENT AND LEARNING BIOLOGY COURSE BASED ON LENTERA OF MOODLE LEARNING MANAGEMENT SYSTEM AT UIN ALAUDDIN MAKASSAR Muhammad Rapi; Ummul Hasanah; Nurul Sakinah Hijriah
Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Vol 24 No 2 (2021): DECEMBER
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/lp.2021v24n2i12.

Abstract

Abstract:This study aims to develop valid, practical, and effective lecture devices based on Lentera application of Moodle Learning Media System (LMS) for Curriculum Development and Learning course. The research type used was development research with the Plomp development model, consisting of phases 1) preliminary investigation, 2) design, 3) realization/construction, and 4) test, evaluation & revision. The research subjects were 29 students of the fourth semester of Biology Education Study Program (2019/2020). The instruments used in data collection are validation sheets, practicality questionnaires, and learning outcomes tests. The test results indicated valid, practical, and effective products. Therefore, the development product in this research can be used to accommodate students' learning in Curriculum Development and Learning Biology course.Abstrak:Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat perkuliahan berbasis aplikasi LMS Moodle Lentera pada matakuliah Pengembangan Kurikulum dan Pembelajaran yang valid, praktis, dan efektif. Jenis penelitian menggunakan model pengembangan Plomp, yang terdiri atas fase 1) preliminary investigation, 2) design, 3)realization/construction, dan 4) test, evaluation & revision. Subjek penelitiannya adalah 29 orang mahasiswa Prodi Pendidikan Biologi semester 4 (2019/2020). Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu lembar validasi, angket kepraktisan, dan tes hasil belajar. Hasil uji menghasilkan produk yang valid, praktis, dan efektif. Dengan demikian, produk pengembangan pada penelitian ini dapat digunakan dalam mengakomodasi pembelajaran mahasiswa pada matakuliah Pengembangan Kurikulum dan Pembelajaran Biologi.
التعليم الإسلامي التحويلي في موقع التكامل العلمي: منظور التربية الهيوتاغوجية Munawir K.; Amrah Kasim
Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Vol 24 No 2 (2021): DECEMBER
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/lp.2021v24n2i3

Abstract

ملخص:التربية الإسلامية التحويلية في موقع التكامل العلمي هي نموذج تعليمي قائم كبديل في تعزيز الإطار النموذجي والإجرائي والتنفيذي للتكامل العلمي الذي يتطلب بالتأكيد جوًا تعليميًا أكثر شمولاً من مختلف المكونات المشاركة فيه، وخاصة المدرسين والتلاميذ. تستخدم هذه الدراسة المنهج النوعي لمعرفة ماهية التربية الإسلامية التحويلية في سياق التكامل العلمي. الطريقة النوعية المستخدمة قد تمت باستخدام المصادر الثانوية أو البيانات الثانوية من خلال إجراء الدراسات المكتبية سواء المجلات أوالكتب المتعلقة بالموضوع، أي التربية الإسلامية التحويلية والتكامل العلمي باستخدام المنظور الهيوتاغوجية في الفحص عن العلاقة بين الاثنين اللذين قد سبق دراستهما. ويتم تحليل نتائج البيانات باستخدام تقنيات الوصف التحليلي، حيث يتم العثور على بعض المفاهيم المماثلة ثم تقسيمها وتحليلها والبحث عن علاقة بعضها ببعض. وفي منظور التربية الهيوتاغوجية، يجب تصميم استقلالية التلاميذ من خلال توفير مراجع منظمة ومقاسة فيما يتعلق بما يجب على التلاميذ تحقيقه في تطبيق التربية الإسلامية التحويلية في موقع التكامل العلمي.  :AbstrakPendidikan Islam transformatif dalam lokus integrasi keilmuan merupakan paradigma pendidikan yang ada sebagai alternatif dalam memperkuat kerangka paradigmatik, prosedural, dan implementatif dari integrasi keilmuan yang tentunya membutuhkan suasana belajar yang lebih inklusif dari berbagai komponen yang terlibat di dalamnya, khususnya tenaga pendidik dan peserta didik. Keduanya merupakan partner dalam proses pembelajaran yang saling menguatkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dalam memahami bagaimana pendidikan Islam transformatif dalam konteks integrasi keilmuan. Adapun metode kualitatif yang digunakan adalah dengan menggunakan secondary resource atau data sekunder dengan melakukan studi kepustakaan baik jurnal maupun buku terkait dengan topik yang sama yakni Pendidikan Islam Transformatif dan Integrasi Keilmuan dengan menggunakan Perspektif Heutagogis dalam mengkaji keterkaitan antara keduanya yang lebih dahulu dikaji. Dalam perspektif heutagogis, kemandirian peserta didik perlu dirancang dengan memberikan referensi yang terstruktur dan terukur terkait dengan apa yang harus dicapai peserta didik dalam penerapan pendidikan Islam transformatif dalam lokus integrasi keilmuan.
HUMANS AS PEDAGOGIC CREATURES: Islamic and Western View Muh. Akib D; Ridwan Idris
Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Vol 24 No 2 (2021): DECEMBER
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/lp.2020v24n2i13

Abstract

Abstract:The essence of human creation in Islamic perspective refers to the text of the Koran in terms of khalaqa (creating) and ja’ala (making). Both elements can grow through the educational process. This perspective points that humans are naturally pedagogical beings with the potential for education. This paper aims at elaborating the essence of humans as pedagogic creatures, both in Islamic and Western views. This study relied on library research for its findings. The information was gathered from a variety of books and papers on the subject. In the Islamic view, the level of education development, along with the pedagogical process that initiates it, involves informal, formal, and non-formal education. However, in the Western view, there are two categories, namely navitism and behaviorism.Abstrak:Hakekat penciptaan manusia dalam perspektif Islam dengan merujuk pada nash Alquran pada istilah khalaqa (menciptakan) dan  ja’ala (menjadikan). Kedua unsur itu dapat berkembang melalui proses pendidikan. Perspektif ini menyatakan bahwa manusia secara fithrawi disebut sebagai makhluk paedagogiek dengan potensi untuk dapat dididik dan dapat mendidik. Artikel ini bertujuan untuk memaparkan hakekat penciptaan manusia sebagai makhluk paedagogiek, baik dalam pandangan Islam maupun Barat. Penelitian ini menggunakan penelitian kepustakaan. Data pada penelitian ini diambil dari berbagai buku dan artikel yang berkaitan dengan topik tersebut. Dalam pandangan Islam, tingkat perkembangan pendidikan manusia, seiring dengan proses paedagogis yang mengintarinya meliputi pendidikan informal, formal, dan non formal. Sedangkan dalam pandangan Barat, ditemukan dua kategori yaitu paham navitisme dan paham behaviorisme.
THE EFFECT OF OUTDOOR LEARNING ON STUDENTS’ STORYTELLING ABILITY R.Andi Ahmad Gunadi; Maesaroh Lubis
Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Vol 24 No 2 (2021): DECEMBER
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/lp.2021v24n2i15

Abstract

Abstract:Learning outside the classroom is carried out by teachers to improve students’ competences in a particular subject. In this study, learning outside the classroom is conducted to complete the assignment of Indonesian subjects with the topic "Students' Storytelling Ability". This study aims to determine whether learning outside the classroom is effective in improving students' storytelling ability. The method used in this research is expost-facto by using an instrument for assessing students' storytelling ability. The study was conducted in Elementary School Cluster 2 Iwal in the 5th grade of 24 students. The results showed an increase in the average score of students in terms of storytelling ability after the learning outside the classroom compared to the existing learning (classroom learning) before outside learning activities were carried out.Abstrak:Pembelajaran luar kelas dilakukan guru kelas untuk meningkatkan kompetensi siswa pada suatu mata pelajaran tertentu. Pembelajaran luar kelas pada penelitian ini untuk melengkapi tugas mata pelajaran Bahasa Indonesia dengan materi “Kemampuan Bercerita Siswa”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah pembelajaran di luar kelas efektif dalam meningkatkan kemampuan bercerita siswa. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah expost-facto dengan menggunakan instrumen penilaian kemampuan bercerita siswa. Penelitian ini dilakukan di SD 2 Iwul kelas 5 yang terdiri dari 24 siswa. Hasil penelitian menunjukkan terjadi kenaikan nilai rata-rata siswa dalam hal kemampuan bercerita pada pembelajaran luar kelas dibandingkan pada pembelajaran konvensional (pembelajaran dalam kelas) sebelum kegiatan  pembelajaran luar kelas dilakukan.
THE MEMORIZE-SPEAK UP-HABITUATION METHOD AS AN EFFORT TO IMPROVE THE MASTERY OF FOREIGN LANGUAGE SKILLS Abd. Hamid Wahid; Fathor Rozi; Hasan Baharun; Santi Laili Safitri
Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Vol 24 No 2 (2021): DECEMBER
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/lp.2021v24n2i14

Abstract

Abstract:This study aimed to analyze and examine the MSH (Memorize-Speak Up-Habituation) method on foreign language mastery skills, especially English. This research used a descriptive qualitative approach with case study research at the LIPs (Language Intensive Program of Boarding Junior High School of Nurul Jadid) Paiton, Probolinggo. The instruments used were observation, in-depth interviews, and documentation to support the completeness of the data. The data analysis technique was carried out through the stages of data collection, data reduction, data presentation, and conclusion of research results. The findings indicated that the MSH method was applied with the stages of Memorizing new vocabulary and pronunciation, Speak Up, or integrating the use of new vocabulary in speaking activities, and habituation of foreign language activities. This study shows the implication that with the MSH method, LIPs members can master 4 English skills (listening, writing, reading, and speaking) correctly even though it requires high discipline.Abstrak:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis serta mengkaji penggunaan metode MSH (Memorize-Speak Up-Habituation) terhadap keterampilan penguasaan berbahasa asing, khususnya bahasa Inggris. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian studi kasus di lembaga LIPs (Language Intensive Program of SMP Nurul Jadid) Paiton, Probolinggo. Instrumen dalam penelitian ini mengunakan observasi dan wawancara mendalam serta dokumentasi untuk mendukung kelengkapan data. Teknik analisis data pada penelitian ini dilakukan dengan tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penyimpulan hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode MSH diterapkan dengan tahapan Memorize (mengingat) kosakata baru serta pelafalannya; Speak Up (berbicara) atau mengintegrasikan penggunaan kosakata baru dalam kegiatan speaking (berbicara); dan Habituation (pembiasaan) kegiatan berbahasa asing. Penelitian ini menunjukkan implikasi bahwa dengan metode MSH, anggota LIPs dapat menguasai 4 kompetensi bahasa Inggris (listening, writing, reading, speaking) dengan tepat walau membutuhkan kedisiplinan tinggi.

Page 2 of 2 | Total Record : 15