cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
AL-Fikr
ISSN : 14112140     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Jurnal Al-Fikr diterbitkan oleh Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Alauddin Makassar. Al-Fikr diterbitkan pertama kali bulan juni 1996 dengan nama jurnal al Fikr : World Journal for Islamic Studies kemudian berubah pada tahun 2002 dengan nama al-Fikr : Jurnal Pendidikan Islam. Al-Fikr adalah jurnal terakreditasi nasional melalui Surat Keputusan Direktorat Pendidikan Tinggi Kemendiknas RI. Nomor 51/DIKTI/Kep/2010 tanggal 5 Juli 2010
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "2025: Proceeding 2nd UIN Alauddin Makassar International Conference" : 5 Documents clear
Interreligious Encounters and the Making of the Nusantara Civilization: A Comparative Reflection on Indonesia and Malaysia Rafika Syahdina
Jurnal Ushuluddin: Media Dialog Pemikiran Islam 2025: Proceeding 2nd UIN Alauddin Makassar International Conference
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Filsafat Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This paper examines how interreligious encounters shaped the Nusantara civilization through dialogue and adaptation of Islam with the beliefs that have existed before it. This research uses a qualitative and comparative approach, by studying how syncretism of religious values and cultural practices produced a pattern of religiosity which are moderate, inclusive, and related to local wisdom. This paper analyses two countries, Indonesia and Malaysia, as two inheritors of the same civilizational legacy even though they both use different ways in practicing pluralism. While Indonesia manages pluralism through Pancasila, Malaysia applied pluralism by integrating Islam in its constitution. The results show that the spirit of pluralism and religious moderation in the region is not an influence from external sources but it is an original expression of the Nusantara’s civilizational heritage which uses dialogue and humanity in their daily interaction.
Integrating Local Wisdom in the Practice of Farmland Pawn: A Narrative Literature Review Using the Maqasid al-Shariah Approach Sapinah; Muslimin H. Kara; Rahman Ambo Masse; Abdul Wahid Haddade
Jurnal Ushuluddin: Media Dialog Pemikiran Islam 2025: Proceeding 2nd UIN Alauddin Makassar International Conference
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Filsafat Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study analyzes how farmland pawning has evolved in Indonesian agrarian communities by integrating local wisdom and the evaluative framework of maqāṣid al-sharī‘ah. Adopting a narrative literature review, it brings together findings from Islamic economics, rural anthropology, and legal analyses. The study traces the shift in farmland pawning from a solidarity-based to a more commercialized system. This change raises ethical concerns. These concerns include unequal benefit distribution, ambiguous contractual terms, prolonged pawning, and the potential rise of riba and gharar—contrary to Islamic principles of property protection and justice. The findings show that local wisdom values such as mutual cooperation (gotong royong), communal trust, and deliberation (musyawarah) remain strategically important for harmonizing customary practices with Islamic economic principles. The bay‘ al-wafā’ model emerges as an alternative more aligned with maqāṣid al-sharī‘ah. It clarifies contracts, ensures redemption, and reduces exploitation. This study offers a conceptual framework linking local culture with Islamic law. It provides recommendations for creating a fair, ethical, and sustainable method of farmland pawning in the modern rural economy.
Kritik Filsafat atas Spiritualitas Temporal di Era Kontemporer Muh. Irfan Rusli; Muhammad Takbir
Jurnal Ushuluddin: Media Dialog Pemikiran Islam 2025: Proceeding 2nd UIN Alauddin Makassar International Conference
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Filsafat Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini menganalisis fenomena spiritualitas temporal yang berkembang pesat di tengah masyarakat kontemporer melalui kacamata kritik filsafat. Dengan mengadopsi metode tinjauan literatur naratif, penelitian ini mensintesis berbagai pemikiran filosofis untuk mengevaluasi pergeseran makna spiritualitas dari pencarian hakikat yang transenden menuju pemuasan kebutuhan emosional sesaat (temporal). Studi ini menelusuri bagaimana modernitas, konsumerisme, dan digitalisasi telah mengubah praktik spiritual menjadi komoditas yang bersifat dangkal. Temuan menunjukkan bahwa spiritualitas temporal cenderung mengabaikan dimensi etis dan asketis, sehingga gagal memberikan ketenangan jiwa yang substantif. Sebagai alternatif, studi ini menawarkan kerangka integrasi antara nilai-nilai tradisi hikmah (perennial) dengan dinamika kehidupan modern untuk mengembalikan fungsi spiritualitas sebagai alat pembebasan manusia dari belenggu keduniawian yang semu.
Integrasi Nilai Siri’ Na Pacce dan Tazkiyatun Nafs Sebagai Solutif Terhadap Degradasi Moral Digital Remaja di Kota Makassar Isma Alwiyah
Jurnal Ushuluddin: Media Dialog Pemikiran Islam 2025: Proceeding 2nd UIN Alauddin Makassar International Conference
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Filsafat Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini menganalisis transformasi pendekatan psikospiritual yang berkembang di era digital dengan mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal dan kerangka evaluatif maqāṣid al-sharī‘ah. Dengan mengadopsi desain tinjauan literatur naratif, penelitian ini mensintesis temuan dari bidang psikologi Islam, sosiologi digital, dan hukum Islam. Studi ini menelusuri pergeseran praktik psikospiritual dari bimbingan tatap muka yang tradisional ke platform digital yang lebih komersial dan instan. Perubahan ini menimbulkan keprihatinan etis terkait privasi data, validitas bimbingan, dan potensi distorsi spiritualitas yang bertentangan dengan prinsip perlindungan jiwa dan agama. Temuan menunjukkan bahwa nilai-nilai kearifan lokal seperti sipakatau (saling menghormati) dan kepercayaan komunal tetap strategis untuk mengharmonisasikan praktik digital dengan prinsip ekonomi dan etika Islam. Model integratif yang diusulkan menekankan pada transparansi kontrak bimbingan dan perlindungan hak pengguna untuk menciptakan ekosistem psikospiritual digital yang adil dan berkelanjutan.
Transformasi Pendekatan Psikospiritual Melalui Digitalisasi: Meningkatkan Efektivitas Terapi Berbasis Ḥuḍur dan Taro Ada Taro Gau Jusman; Andi Ulfa Wulandari
Jurnal Ushuluddin: Media Dialog Pemikiran Islam 2025: Proceeding 2nd UIN Alauddin Makassar International Conference
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Filsafat Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini menganalisis transformasi pendekatan psikospiritual yang berkembang di era digital dengan mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal dan kerangka evaluatif maqāṣid al-sharī‘ah. Dengan mengadopsi desain tinjauan literatur naratif, penelitian ini mensintesis temuan dari bidang psikologi Islam, sosiologi digital, dan hukum Islam. Studi ini menelusuri pergeseran praktik psikospiritual dari bimbingan tatap muka yang tradisional ke platform digital yang lebih komersial dan instan. Perubahan ini menimbulkan keprihatinan etis terkait privasi data, validitas bimbingan, dan potensi distorsi spiritualitas yang bertentangan dengan prinsip perlindungan jiwa dan agama. Temuan menunjukkan bahwa nilai-nilai kearifan lokal seperti sipakatau (saling menghormati) dan kepercayaan komunal tetap strategis untuk mengharmonisasikan praktik digital dengan prinsip ekonomi dan etika Islam. Model integratif yang diusulkan menekankan pada transparansi kontrak bimbingan dan perlindungan hak pengguna untuk menciptakan ekosistem psikospiritual digital yang adil dan berkelanjutan.

Page 1 of 1 | Total Record : 5