cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Perpustakaan Pertanian
Published by Kementerian Pertanian
ISSN : 08541078     EISSN : 25410814     DOI : -
Jurnal Perpustakaan Pertanian diterbitkan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian dengan frekuensi terbit 2 kali per tahun. Jurnal ini memuat hasil penelitian atau tinjauan/kajian tentang aktivitas pustakawan/perpustakaan dan ilmuwan informasi di Indonesia. Jurnal Perpustakaan Pertanian menerima tulisan pustakawan dan pemerhati perpustakaan/informasi bidang pertanian. Penerbitan jurnal diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan wawasan pustakawan dalam bidang keahliannya.
Arjuna Subject : -
Articles 115 Documents
KETERSEDIAAN SUMBER INFORMASI TEKNOLOGI PERTANIAN DI BEBERAPA KABUPATEN DI JAWA Etty Andriaty; Endang Setyorini
Jurnal Perpustakaan Pertanian Vol 21, No 1 (2012): April 2012
Publisher : Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/jpp.v21n1.2012.p%p

Abstract

Penerapan inovasi teknologi oleh petani ditentukan oleh beberapafaktor, yaitu potensi individu untuk menerapkan inovasi, ketersediaansumber informasi, proses diseminasi, dan karakteristik inovasi.Penelitian dilakukan untuk menganalisis ketersediaan sumberinformasi teknologi pertanian dalam rangka memenuhi kebutuhaninformasi petani. Penelitian dilaksanakan melalui survei pada bulanJuli-Agustus 2011 di Kabupaten Banjarnegara, Magelang, Malang,dan Pacitan terhadap 160 petani sebagai responden. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa informasi teknologi pertanian yang tersediamasih terbatas pada informasi tentang varietas unggul, pemupukan,alat dan mesin pertanian, serta cara pembuatan dan pemberian pakan.Untuk memenuhi kebutuhan akan informasi pertanian, sebagian besarresponden (74%) menyatakan bahwa kelembagaan komunikasitersedia hingga sangat tersedia di lokasi. Penyuluh merupakan sumberutama petani dalam memperoleh informasi pertanian. Persepsiresponden terhadap pertemuan dengan penyuluh formal (daripemerintah) sangat baik (90%). Sebanyak 66,88% respondenmenyatakan tersedia media pertemuan dengan penyuluh swadaya/nonformal, seperti kontak tani dan petugas dari perusahaan pestisidaatau benih. Media pertemuan dengan kelompok-kelompok produktifjuga tersedia hingga sangat tersedia, begitu pula kelompok sosialkeagamaan. Hampir semua responden (95%) mempersepsikanmemiliki telepon, terutama telepon genggam. Demikian pula radio/televisi, 85,01% responden mempersepsikannya tersedia hinggasangat tersedia. Namun, untuk sarana akses informasi seperti warnetdan perpustakaan desa, sebagian besar responden mempersepsikannyatidak tersedia, yaitu masing-masing 75,63% dan 73,75%. Separuhresponden menganggap komputer tidak tersedia. Media cetak darilembaga penelitian/pengkajian masih kurang tersedia. Media cetakyang tersedia di lokasi penelitian adalah tabloid Sinar Tani dan koranlokal. The adoption of agricultural technology innovation by farmers isdetermined by potential person to adopt the technology, availabilityof information source, dissemination process and characteristic ofinnovation. A study was conducted to identify the availability oftechnology information source to fulfill the information need of thefarmers. The study was conducted using survey method in July-August2011 at Banjarnegara, Magelang, Malang, and Pacitan Districtsand 160 farmers as respondents. The results showed that agriculturaltechnology information available in research locations had beenlimited to information on superior varieties, fertilizers, agriculturalmachinery, and feed processing. To meet the information needs ofagricultural technology, most respondents (74%) stated thatcommunication institutions were available in the locations. Extensionworker was a major source of farmers in obtaining agriculturalinformation. Farmers’ perceptions of formal meetings with theextension worker (of government) were very good (90%). As much as66.88% of respondents stated that the meetings with a counselor ofnon-formal organization such as pesticide or seed companies wereavailable. Almost all respondents (95%) perceived to have telephone,especially handphones. Similarly, 85.01% of respondents perceivedthat radio/television/VCD were available, but computers, internet cafe,and library were limited. Printed material from research instituteswas still limited. Printed media available for farmers in researchlocations were Sinar Tani and local newspaper.
Analisis Kepuasan Pengguna Katalog Induk Nasional Online Perpustakaan Nasional RI wiratna tritawirasta; Firman ardiansyah; Yuyu Yulia
Jurnal Perpustakaan Pertanian Vol 21, No 2 (2012): Oktober 2012
Publisher : Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/jpp.v21n2.2012.p%p

Abstract

Analysis of User Satisfaction on Online Union Catalogof National Library of IndonesiaABSTRACTInternational Standard Organization (ISO) Technical Report (TR) -28118 in 2009 item A.2 mentioned that the national library of acountry should publish national bibliographies in a catalog as soonas in line with the publication of a new collection in the country. Itcan only be possible if the catalog is in electronic form, known asonline catalog. National Library of Indonesia has developed anonline union catalog (http://kin.pnri.go.id) since 2008. However, itshowed very low utilization. A study has been carried out to analyzeuser satisfaction on online union catalog based on user perception.The research method is a survey using a questionnaire containing 37questions. Data were collected in 33 provincial library institutionsinvolving users and the librarians. Measurement of the level of usersatisfaction was based on ISO 9241-11: Guidance on Usability. Thestudy results showed that the existence, use and understanding ofonline union catalog meets the basic needs of users and librarians onsearching information. Copy cataloging function in online unioncatalog has not yet used optimally. Over 80% of respondents respondedpositively to the improvement of features of online union catalog 2.0.
IMPLEMENTASI LITERASI INFORMASI HASIL PENELITIAN KEDELAI DALAM PENULISAN ARTIKEL ILMIAH POPULER Hermanto Hermanto
Jurnal Perpustakaan Pertanian Vol 22, No 2 (2013): Oktober 2013
Publisher : Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/jpp.v22n2.2013.p59-68

Abstract

Guna mendukung upaya pencapaian target swasembada kedelai, pustakawan dituntut berperan dalam menyediakan informasi inovasi kedelai bagi pengguna, terutama penentu kebijakan dan penyuluh pertanian. Dalam hal ini diperlukan penguasaan dan kemampuan literasi informasi. Pengkajian ini bertujuan untuk menyaring informasi hasil penelitian kedelai dan memanfaatkannya dalam bentuk artikel ilmiah populer yang dipublikasikan. Pengkajian dilakukan pada Juli 2012-Februari 2013 dengan metode kualitatif. Data dikumpulkan secara triangulasi (gabungan) dan analisis data bersifat induktif. Tahapan pengkajian adalah: (1) merumuskan masalah, (2) mengidentifikasi sumber informasi dan mengakses informasi, (3) mengevaluasi informasi, (4) menggunakan informasi, (5) membuat karya tulis, (6) mengevaluasi, dan (7) menarik kesimpulan dari artikel yang ditulis. Hasil pengkajian menunjukkan (1) literasi informasi berperan penting dalam menyaring dan memilah informasi yang diperlukan oleh pengguna tertentu, (2) melalui literasi informasi dapat ditulis artikel ilmiah populer yang mudah dipahami pengguna hasil penelitian, termasuk penentu kebijakan. Pustakawan di lingkungan Badan Litbang Pertanian dapat berperan sebagai penulis artikel ilmiah populer setelah melalui telaah informasi hasil penelitian.
PERSEPSI PEMUSTAKA TERHADAP KENYAMANAN RUANGAN PERPUSTAKAAN DI PUSAT PERPUSTAKAAN DAN PENYEBARAN TEKNOLOGI PERTANIAN Penny Ismiati Iskak; Juznia Andriani
Jurnal Perpustakaan Pertanian Vol 23, No 1 (2014): April 2014
Publisher : Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/jpp.v23n1.2014.p32-38

Abstract

Perpustakaan dituntut untuk terus meningkatkan kualitas layanan perpustakaan, diantaranya perbaikan sarana dan prasarana perpustakaan, termasuk ruangan perpustakaan. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi pemustaka terhadap kenyamanan ruang perpustakaan di PUSTAKA. Survei dengan menggunakan kuesioner dilaksanakan pada bulan Juni sampai November 2013 dengan responden sebanyak 97 orang. Variabel yang dikaji meliputi karakteristik responden, kebutuhan ruangan, ketersediaan ruangan, serta kenyamanan ruangan perpustakaan. Analisis difokuskan pada persepsi pemustaka terhadap kondisi saat ini (kondisi yang dirasakan pada saat berkunjung ke perpustakaan) dan harapan pemustaka terhadap kondisi fisik ruangan perpustakaan. Kesenjangan antara keduanya merupakan kualitas. Hasil kajian menunjukkan bahwa ruangan perpustakaan yang paling dibutuhkan pemustaka adalahruangan akses internet, diikuti ruangan baca, ruangan multi media, ruangan meja informasi, ruangan diskusi, ruangan baca personal, dan kid corner. Ruangan tersebut telah disediakan dengan baik oleh PUSTAKA, walaupun belum sesuai harapan pemustaka. Pemustaka merasa nyaman selama berada di ruang perpustakaan, namun masih belum sesuai dengan yang diharapkan pemustaka. Kebutuhan ruangan, ketersediaan ruangan, dan kualitas ruangan memberikan kontribusi terhadap prediksi kenyamanan yang dirasakan pemustaka. Kajian lanjutan perlu dilakukan dengan menyertakan variabel pengetahuan, sikap dan kemampuan pustakawan dalam memberikan layanan perpustakaan kepada pemustaka.
ANALISIS KEPUASAN PENGGUNA LAYANAN REFERENSI MELALUI E-MAIL DI PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS SURABAYA Lasi .; Eko Setiawan
Jurnal Perpustakaan Pertanian Vol 21, No 1 (2012): April 2012
Publisher : Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/jpp.v21n1.2012.p%p

Abstract

Perkembangan teknologi informasi memberikan peluang kepadapustakawan layanan referensi untuk meningkatkan kinerja layananperpustakaan. Penelitian kepuasaan pengguna layanan referensi telahdilakukan pada bulan Juli-Desember 2010 untuk mengetahui tingkatkepuasan pengguna terhadap layanan referensi melalui e-mail.Penelitian dilaksanakan dengan metode survei. Pengumpulan datadilakukan dengan menggunakan kuesioner yang dikirim ke responden,yaitu sivitas akademika Universitas Surabaya (UBAYA), melalui emailpustaka@ubaya.ac.id. Hasil pengkajian menunjukkan bahwalayanan referensi melalui e-mail di perpustakaan UBAYA telah berjalandengan efektif. Hal ini ditunjukkan oleh tingkat kepuasan penggunayang tinggi (91,6%) dilihat dari waktu respons, kualitas respons,kemudahan akses, pengetahuan pustakawan, dan kualitas petunjuk/informasi. Sebanyak 90,3% responden menyatakan puas terhadapwaktu respons yang tidak lebih dari 3 hari. Respons yang diperolehpengguna dari layanan referensi melalui e-mail sangat bermanfaatdalam memenuhi kebutuhan informasi pengguna secara cepat. Halini menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi informasi dalamlayanan referensi memberikan peluang kepada pustakawan untukmerespons lebih cepat permintaan pengguna dalam memenuhikebutuhan informasi, sehingga memengaruhi tingkat kepuasanpengguna terhadap kualitas layanan referensi melalui e-mail.Penggunaan e-mail juga lebih efektif untuk memperoleh umpan balikdari pengguna dalam rangka meningkatkan kualitas layanan referensimelalui e-mail. The development of information technology provides an opportunityfor reference services librarian to enhance library servicesperformance. The reference services librarians of Surabaya University(UBAYA) carried out a survey in July to December 2010 on userswho had used the services. The purpose of the study was to determinethe users' satisfaction on reference services via e-mail in fulfillingtheir information needs. A survey method was applied in the studyand used questionnaire which were distributed to UBAYA’s civitasacademica as respondents via e-mail pustaka@ubaya.ac.id. The resultshowed that reference services via e-mail in UBAYA’s library hadbeen effective, indicated by time of response, quality of response,accessibility, librarian knowledge, and quality of instruction. As muchas 90.3% respondents were satisfied on time of response of less than3 days. The response obtained by users from the reference service viae-mail was highly useful in fulfilling users’ information need fast.This indicated that the use of information technology in referenceservices enabled librarian to give quick response to meet user’s need,and it reflected on users’ satisfaction of the quality of reference servicevia e-mail. The use of e-mail was an effective method to obtainfeedback from users to improve the performance of reference servicevia e-mail.
KAJIAN PROFIL ARTIKEL DAN PRODUKTIVITAS PENULIS PADA BULETIN KEBUN RAYA Sutarsyah Sutarsyah; Vivit Wardah Rufaidah
Jurnal Perpustakaan Pertanian Vol 22, No 1 (2013): April 2013
Publisher : Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/jpp.v22n1.2013.p30-34

Abstract

Pengkajian mengenai publikasi Buletin Kebun Raya bertujuan untuk melihat profil artikel yang dimuat pada Buletin Kebun Raya, yang mencakup subjek artikel, kolaborasi penulis, dan produktivitas penulis. Pengkajian dilakukan dengan menggunakan pendekatan bibliometrik. Pengumpulan data dilakukan dengan menganalisis artikel Buletin Kebun Raya yang diterbitkan pada tahun 1975-2013. Hasil kajian menunjukkan bahwa dalam kurun waktu 1973-2013, Buletin Kebun Raya memuat 306 artikel. Subjek artikel yang paling banyak ditulis adalah mengenai biologi, disusul ulasan umum mengenai varietas tumbuhan tertentu, konservasi, dan perkebunrayaan. Mayoritas penulis berasal dari internal, yaitu peneliti Pusat Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Bogor-LIPI (PKT-KRB) dan Balai Penelitian dan Pengembangan Botani Puslitbang Biologi LIPI. Artikel yang ditulis oleh penulis tunggal (individu) berjumlah 209artikel (68,30%), sedangkan yang ditulis secara berkolaborasi dengan penulis lain berjumlah 97 artikel (31,70%). Tingkat kolaborasi penulis artikel Buletin Kebun Raya yaitu 0,32%. Produktivitas penulis artikel pada Buletin Kebun Raya cenderung tidak merata dan masih rendah. Produktivitas peneliti PKT-KRBpada Buletin Kebun Raya sebesar 0,19. Terdapat 13 penulis yang berkontribusi lebih dari empat artikel dan satu orang penulis menyumbangkan delapan artikel selama kurun waktu 35 tahun sejak Buletin Kebun Raya diterbitkan. Penulis yang paling banyak berkontribusi dalam Buletin Kebun Raya adalah peneliti dari PKTKRB LIPI.
PEMANFAATAN BAHAN PUSTAKA OLEH SISWA: KASUS PADA PERPUSTAKAAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN PERTANIAN PEMBANGUNAN NEGERI KUPANG Widaryono Widaryono
Jurnal Perpustakaan Pertanian Vol 23, No 1 (2014): April 2014
Publisher : Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/jpp.v23n1.2014.p1-10

Abstract

Pengkajian bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan bahan pustaka oleh para siswa di perpustakaan Sekolah Menengah Kejuruan Pertanian Pembangunan (SMK-PP) Negeri Kupangsebagai sumber informasi sesuai dengan tujuan pembelajaran. Pengkajian menggunakan metode survei. Responden dalam pengkajian ini adalah 43 siswa yang ditetapkan denganmenggunakan incidental sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Data yang telah diperoleh kemudian diolah secara deskriptif dan dilakukan penarikan kesimpulan yang berdasarkan nilai persentase. Variabel yang dikaji mencakup pemanfaatan bahan pustaka, kebutuhan bahan pustaka, kondisi dan kualitas bahan pustaka, dan ketersediaan sarana penelusuran informasi. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa pemanfaatan bahan pustaka oleh siswa SMK-PP Negeri Kupang cukup tinggi. Bahan pustaka dimanfaatkan terutama untuk menambah wawasan dan pengetahuan serta untuk menyelesaikan tugas akhir. Buku teks, koleksi referens dan laporan praktek kerja merupakan bahan pustaka yang dibutuhkan siswa. Bahan pustaka yang dimiliki perpustakaan SMK-PP Negeri Kupang berkualitas, beragam, sesuai dengan kebutuhan, tersedia pada saat dibutuhkan, namun jumlah eksemplarnya kurang dan kurang mutakhir.Informasi mudah ditemukan dan sesuai dengan kebutuhan, serta akses informasi cepat dengan menggunakan sarana OPAC, walaupun pemanfaatannya belum optimal.
Pengelolaan Literatur Kelabu (Grey Literatur) di Perpustakaan lingkup Badan Litbang Pertanian Etty Andriaty; Tuti Sri Sundari
Jurnal Perpustakaan Pertanian Vol 21, No 2 (2012): Oktober 2012
Publisher : Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/jpp.v21n2.2012.p%p

Abstract

Management of Grey Literature in Libraries within Indonesian Agencyfor Agricultural Research and DevelopmentGrey literature is the most current research information source andis the intellectual property of an organization, government agenciesand other science and technology assessment agencies, unpublishedcommercially, and official documents issued in limited copies. Thestudy aimed to find out the management of grey literature in librarieswithin the Indonesian Agency for Agricultural Research andDevelopment (IAARD), which was conducted in April-May 2012 ina descriptive survey. Respondents were 54 IAARD librarians/librarymanagers. The results showed that most of the librarians/librarymanagers knew kinds of library collection of grey literature. Mostlibraries collected grey literature from gifts and of their institutes ownpublications. Registration, cataloging and classification were doneby most libraries. Almost all respondents use the UDC for classification,AGROVOC Thesaurus to determine keywords, and data entry weredone electronically. More than half of respondents had digitized greyliterature. Most of grey literature’s collection were kept separatingfrom other collections. Circulation of the grey literature was the mostservices provided by the respondents.
ANALISIS KUALITAS RUANGAN PERPUSTAKAAN: STUDI KASUS PADA PUSAT PERPUSTAKAAN DAN PENYEBARAN TEKNOLOGI PERTANIAN Penny Ismiati Iskak; Juznia Andriani
Jurnal Perpustakaan Pertanian Vol 22, No 2 (2013): Oktober 2013
Publisher : Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/jpp.v22n2.2013.p69-79

Abstract

Layanan perpustakaan yang prima memerlukan dukungan sarana dan prasarana yang berkualitas. Untuk mengetahui persepsi pengguna terhadap kualitas perpustakaan dan faktor-faktor yang mempengaruhinya, dilakukan kajian analisis kualitas ruang perpustakaan di Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian (PUSTAKA). Survei dengan menggunakan kuesioner dilakukan pada bulan Mei sampai Agustus 2013. Responden pada kajian ini sebanyak 97 orang. Metode yang digunakan untuk pengukuran kualitas ruangan adalah analisis kesenjangan (gap analysis) antara persepsi pengguna terhadap kenyataan yang diterima pada saat berkunjung dengan harapan pengguna terhadap kualitas sarana dan prasarana yang diinginkan. Kriteria kualitas ruangan mengikuti metode top ten qualities of good library space dari McDonalds (2006), yaitu 1) fungsional, 2) mudah beradaptasi, 3) mudah diakses, 4) bervariasi, 5) interaktif, 6) kondusif, 7) sesuai lingkungan, 8) aman dan terjamin, 9) efisien, dan 10) sesuai perkembangan teknologi informasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa persepsi responden terhadap kualitas ruangan perpustakaan secara umum dapat dikategorikan baik, namun belum memenuhistandar yang diharapkan pengguna (nilai kesenjangan = -0,735). Berdasarkan hasil kajian dapat direkomendasikan bahwa redesain/ renovasi ruang perpustakaan perlu dilakukan agar kualitas ruang sesuai dengan standar yang diharapkan pengguna. Perencanaan renovasi ruangan disarankan memperhatikan 10 kriteria dengan prioritas pada indikator kualitas ruangan yang memiliki kesenjangan negatif yang bernilai besar, yaitu kriteria kondusif mudah diakses, aman dan terjamin.
PEMANFAATAN TELECENTER BALAI INFORMASI MASYARAKAT OLEH PETANI TANAMAN HIAS (KASUS DESA CIHIDEUNG) Acep Muslim
Jurnal Perpustakaan Pertanian Vol 22, No 1 (2013): April 2013
Publisher : Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/jpp.v22n1.2013.p1-7

Abstract

Program penyediaan akses internet di pedesaan telah dilakukan oleh berbagai pihak sejak tahun 2000. Keberadaan fasilitas internet melalui program Balai Informasi Masyarakat (BIM) tidak saja sebagai salah satu sumber informasi bagi masyarakat pedesaan, tetapi juga merupakan media untuk kegiatan pengembangan masyarakat desa. Pengkajian dilakukan untuk melihat pola komunikasi dan mengetahui pemanfaatan telecenter BIM di Desa Cihideung, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, dalam pemenuhan kebutuhan informasi para petani tanaman hias. Pengkajian dilaksanakan dengan metode kualitatif. Analisis data didasarkan pada hasil wawancara dengan para petani, pengurus BIM, dan pengamatan aktivitas di BIM. Hasil kajian menunjukkan bahwa pola komunikasi dalam pemenuhan kebutuhan informasi yang dilakukan oleh para petani Cihideung adalah komunikasi secara langsung, interpersonal, dengan sumber-sumber informasi yang bersifat personal dan tidak termediasi. Telecenter BIM sebagai media komunikasi dan sumber informasi belum dimanfaatkan secara optimal oleh para petani tanaman hias.

Page 8 of 12 | Total Record : 115