cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Perikanan dan Ilmu Kelautan
Published by Universitas Riau
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 2,919 Documents
FORTIFIKASI TEPUNG UDANG REBON (Acetes sp.) TERHADAP MIE UBI JALAR UNGU windy insani
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Perikanan dan Ilmu Kelautan Vol. 10 No. 2 (2023) Edisi 2 Juli s/d Desember 2023
Publisher : Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakMie basah adalah produk makanan yang dibuat dari tepung terigu dengan atau tanpapenambahan bahan makanan lain dan bahan tambahan yang diizinkan, berbentukkhas mie yang tidak dikeringkan. Produk mie umumnya digunakan sebagai sumberenergi karena memiliki karbohidrat cukup tinggi yaitu 14,0 g. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui pengaruh dan jumah fortifikasi tepung udang rebonpada mie ubi jalar ungu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalaheksperimen. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL)non faktorial, dengan 4 taraf perlakuan yaitu U0 (0%), U1 (5%), U2 (7,5%), U3(10%). Berdasarkan hasil penelitian bahwa fortifikasi tepung udang rebon pada mieubi jalar ungu berpengaruh nyata terhadap mutu organoleptik (rupa, aroma, tekstur,rasa), analisis proksimat (kadar air, kadar lemak, kadar protein), dan dayaelastisitas, serta perlakuan terbaik yaitu U2 (10% tepung udang rebon). Penelitianini menyimpulkan bahwa taraf perlakuan U2 memiliki nilai rupa 8,5 (rupa berwarnaungu, menarik, spesifik mie basah). Nilai aroma 8,4 yang menghasilkan (aromatidak amis dan tidak tengik). Nilai rasa 7,9 (rasa gurih, udang rebon terasa). Nilaitekstur 7,3 (tekstur cukup kenyal, kompak, cukup halus). Kadar air 60,89%, kadarlemak 1,83%, dan kadar protein 8,80%, serta daya elastisitas 8,41%Kata kunci: Mie basah, fortifikasi tepung udang rebon, ubi jalar ungu
STATUS MUTU MIKROBIOLOGIS DAN SENSORIS BEBERAPA IKAN OLAHAN YANG DIPASARKAN DI PASAR JODOH KOTA BATAM singgih siswoyo
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Perikanan dan Ilmu Kelautan Vol. 10 No. 2 (2023) Edisi 2 Juli s/d Desember 2023
Publisher : Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKIkan dan hasil perikanan merupakan produk pangan yang mudahmembusuk. Tanpa pengawetan atau pengolahan, ikan akan membusuk 6-8 jamsetelah mati. Penelitian ini ditujukan mengevaluasi mutu mikrobiologis dansensoris ikan kering asin, ikan kering tawar, dan ikan asap yang dipasarkan diPasar Jodoh, Kota Batam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalahmetoda survey, dan pengambilan sampel menggunakan metoda purposivesampling, Kadar air ikan kering asin berkisar antara 21,34% dan 25,73%, ikankering tawar antara 12,58%, dan 18,73%, ikan asap antara 18,53% dan 20,75%.Nilai ALT ikan kering asin antara 5,27 x 104 - 1,26 x 105 koloni/g dan ikankering tawar antara 6,88 x 104- 1,58 x 105 koloni/g sedangkan ikan asap berkisar6,04 x 104 - 1,94 x 105koloni/g . Nilai koliform ikan kering asin, ikan keringtawar dan ikan asap yang dipasarkan di Pasar Jodoh Batam berkisar antara 3,00APM/g hingga 3,30 APM/g. Koliform fekal yang negative ikan olahanmenunjukkan tidak terkontaminasi bakteria tinja atau Escherichia coli. Penilaiansensoris Ikan olahan yang berumur 2 minggu lebih rendah nilai sensorisnya dariikan olahan yang berumur 1 minggu, walaupun demikian, sebagian besar ikanolahan memiliki nilai di atas 7,00 sebagai standar SNI. Secara umum, ikan olahanyang dipasarkan di Pasar Jodoh, Batam memenuhi standard SNI, kecuali ikankerisi asin, ikan bulu ayam tawar dan ikan asap patin yang memiliki nilai bauyang sedikit di bawah standar SNI.Kata kunci: ikan kering asin, ikan kering tawar, ikan asap, mutu mikrobiologispenilaian sensoris.
ANALYSIS CHEMICAL COMPOSITION OF SEA URCHIN SHELL (Diadema setosum) yusri munthe; Mirna Ilza; Rahman Karnila
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Perikanan dan Ilmu Kelautan Vol. 10 No. 2 (2023) Edisi 2 Juli s/d Desember 2023
Publisher : Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Diadema setosum or sea urchin is a marine biota that has high economic value. This study aims to determine the chemical composition of sea urchin shells. This research phase consisted of flouring sea urchin shells and the observations made were chemical composition tests. The results of this study indicate that the sea urchin shell has a chemical composition such as a moisture content of 1.47 ± 0.42%, an ash content of 82.31 ± 1.10%, a fat content of 1.15 ± 0.19% and a protein content of 6.84 ± 0.26%.                
ANALISIS KOMPOSISI KIMIA CANGKANG BULU BABI (Diadema setosum) nurul aslamadita
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Perikanan dan Ilmu Kelautan Vol. 10 No. 2 (2023) Edisi 2 Juli s/d Desember 2023
Publisher : Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

BSTRAK Bulu babi (Diadema setosum) merupakan salah satu biota laut yang memiliki cangkang yang keras. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai komposisi kimia dari tepung cangkang bulu babi. Tahap penelitian ini terdiri dari penepungan dan pengamatan komposisi kimia terhadap tepung cangkang bulu babi. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Parameter yang diamati adalah kadar air, abu, protein, lemak, dan karbohidrat (by difference). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai dari kadar air, abu, protein, lemak, dan karbohidrat (by difference) masing-masing sebesar 0,28%, 85,13%, 7,11%, 2,04%, dan 5,44%.
FORTIFIKASI HIDROLISAT PROTEIN UDANG REBON (Acetes sp) PADA NUGGET TEPUNG BUAH NIPAH (Nypa fruticans Wurmb) fajri hidayah
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Perikanan dan Ilmu Kelautan Vol. 10 No. 2 (2023) Edisi 2 Juli s/d Desember 2023
Publisher : Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nugget merupakan olahan pangan yang sering ditemukan di pasaran. Namun, jenisnugget yang ada saat ini masih didominasi pada bahan baku hewan darat. Nugget berbahanbaku tepung buah nipah yang ditambahkan hidrolisat protein udang rebon dapat menjaditerobosan dalam menciptakan varian nugget yang baru. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui pengaruh penambahan hidrolisat protein udang rebon terhadap mutu nuggettepung buah nipah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen melakukanpenambahan hidrolisat protein udang rebon pada nugget tepung buah nipah. Penelitian inimenggunakan rancangan acak lengkap (RAL) non faktorial dengan, 4 taraf perlakuan, tanpapemberian hidrolisat protein udang rebon (N0), hidrolisat protein udang rebon 10% (N1),hidrolisat protein udang rebon 20% (N2), dan hidrolisat protein udang rebon 30% (N3) dengan3 kali ulangan sehingga jumlah satuan percobaan sebanyak 12 unit. Parameter yang diamatiyaitu organoleptik, uji lipat, dan analisis kimia. Hasil penelitian menunjukkan penambahanhidrolisat protein udang rebon pada nugget tepung buah nipah berpengaruh nyata pada nilairupa, aroma, rasa, tekstur, uji lipat, kadar air, kadar abu, kadar protein, kadar lemak, dan kadarserat kasar. Nugget tepung buah nipah dengan penambahan hidolisat protein udang rebon yangbermutu baik pada perlakuan N3, dengan karaktristik rupa lapisan tepung roti kering,cemerlang nugget buah nipah, aroma kuat nugget buah nipah, rasa kuat nugget buah nipah,tekstur padat dan kompak, uji lipat tidak retak bila dilipat dua kali dan mutu kimia telahmemenuhi Standar Nasional Indonesia dengan kadar air 41,72, kadar abu 2,09, kadar protein19,05, kadar lemak 0,80, dan serat kasar 0,49.
PENGARUH NILAI SENSORI EKSTRAK ANGGUR LAUT (Caulerpa lentillifera) SEBAGAI BAHAN SEDIAAN BODY LOTION Novyanna, gress
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Perikanan dan Ilmu Kelautan Vol. 10 No. 2 (2023) Edisi 2 Juli s/d Desember 2023
Publisher : Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PENGARUH NILAI SENSORI  EKSTRAK ANGGUR LAUT (Caulerpa lentillifera) SEBAGAI BAHAN SEDIAAN BODY LOTION Oleh:Gress Novyanna1), Mery Sukmiwati2), Rahman Karnila3)Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universitas RiauEmail: gress.novyanna4149@student.unri.ac.id ABSTRAKAnggur laut (Caulerpa lentillifera) mengandung vitamin A, C, dan E yang dapat menangkal radikal bebas yang berperan untuk melembabkan, serta melindungi kulit dari kerusakan akibat  sinar matahari  dan mencegah penuaan dini. Salah satu jenis kosmetik adalah body lotion. Penelitian ini melakukan inovasi sediaan body lotion dengan tetap menggunakan bahan alami untuk melembabkan kulit. Tujuan penelitian ini untuk menentukan karakteristik sensori (warna, aroma, tekstur) body lotion dengan penambahan ekstrak C. lentillifera dengan berbeda. Metode penelitian yaitu eksperimen dengan menggunakan konsentrasi ekstrak C.lentillifera berbeda pada body lotion. Tujuan penelitian ini untuk membuat suatu sediaan kosmetik atau perawatan kulit pada body lotion dengan berbahan dasar anggur laut (C.lentillifera), adapun tujuan khusus penelitian ini untuk menentukan karakteristik sensori (warna, aroma dan tekstur) body lotion dengan penambahan ekstrak C. lentillifera dengan berbeda. Pemilihan body lotion terbaik dilihat berdasarkan sifat fisik (pH, homogenitas, daya sebar dan viskositas) body lotion dengan penambahan ekstrak C. lentillifera berbeda. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen yaitu penggunaan konsentrasi C. lentillifera berbeda pada body lotion. Data penelitian dianalisis menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) non faktorial yang terdiri dari 4 taraf perlakuan ekstrak C. lentillifera yaitu (0%, 3%, 5% dan 7%). Parameter uji terdiri dari analisis sensori (aroma, tekstur, dan warna). Hasil anava menunjukan bahwa setiap formulasi body lotion dengan penambahan ekstrak C. lentillifera berbeda berpengaruh nyata antar perlakuan terhadap nilai (aroma, tekstur, dan warna).
KARAKTERISTIK MUTU PADA CILOK DENGAN PENAMBAHAN IKAN LOMEK (Harpodon nehereus) febiyanti, nia
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Perikanan dan Ilmu Kelautan Vol. 10 No. 2 (2023) Edisi 2 Juli s/d Desember 2023
Publisher : Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

KARAKTERISTIK MUTU PADA CILOK DENGANPENAMBAHAN IKAN LOMEK (Harpodon nehereus)Oleh:Nia Febiyanti1), Dewita2), Sumarto2)Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universitas RiauEmail: nia.febiyanti1213@student.unri.ac.idABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik mutu cilokdengan penambahan ikan lomek (Harpodon nehereus) yang dilihat dari hasil ujiorganoleptik dan proksimat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalaheksperimen pembuatan cilok dengan penambahan ikan lomek. Data penelitiandianalisis menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) non faktorial yang terdiridari 4 taraf perlakuan yaitu P0 (0% ikan lomek), P1 (20% ikan lomek), P2 (30%ikan lomek), P3 (40% ikan lomek). Parameter uji yang dilakukan adalah analisisorganoleptik (kenampakan, warna, aroma, tekstur dan rasa) dan proksimat (kadar air,abu, lemak, protein dan karbohidrat). Hasil penelitian menunjukkan bahwa cilok ikanlomek memberikan pengaruh nyata terhadap nilai organoleptik dan nilai prokimat.Penambahan ikan lomek 30% merupakan perlakuan terbaik dengan karakteristikyaitu: kenampakan rapi dan menarik, warna putih keabuan dan buram, aroma tidakamis dan spesifik cilok ikan, rasa gurih dan terasa ikan, tekstur kompak dan kenyal.Nilai proksimat kadar air 61,95%; kadar abu 0,38%; lemak 2,24%; protein 4,01%dan karbohidrat 31,41%.Kata kunci: cilok, ikan lomek, karakteristik, mutu.
FORTIFIKASI TEPUNG IKAN BIANG (Ilisha elongata) TERHADAP MUTU MAKARONI desi nuryana
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Perikanan dan Ilmu Kelautan Vol. 10 No. 2 (2023) Edisi 2 Juli s/d Desember 2023
Publisher : Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh fortifikasi dan konsentrasi terbaik tepung ikan biang terhadap mutu makaroni yang dihasilkan. Metode yang digunakan dalam penetilian ini adalah eksperimen pembuatan makaroni dengan fortifikasi tepung ikan biang. Data penelitian dianalisis menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) non faktorial yang terdiri dari 4 taraf perlakuan yaitu M0 (0% tepung ikan biang), M1 (2% tepung ikan biang), M2 (4% tepung ikan biang), M3 (6% tepung ikan biang), M4 (8% tepung ikan biang). Parameter uji yang dilakukan adalah analisis organoleptik (rupa, aroma, tekstur, dan rasa) dan proksimat (kadar air, abu, lemak, protein, karbohidrat, dan kalsium). Hasil penelitian menunjukkan bahwa fortifikasi tepung ikan biang memberikan pengaruh nyata terhadap nilai organoleptik, sedangkan nilai proksimat berpengaruh nyata terhadap kadar abu, protein, karbohidrat dan kalsium. Penggunaan konsentrasi tepung ikan biang 8% merupakan perlakuan terbaik dengan karakteristik yaitu: warna krem kekuningan, nyata tercium aroma ikan biang, citarasa ikan biang yang khas serta tekstur rapuh, keras, dan permukaan kasar. Nilai proksimat kadar air 5,48%; kadar abu 1,13%; lemak 2,47%; protein 31,93%; karbohidrat 58,67% dan kadar kalsium 23,97%.
KARAKTERISTIK CENCALUK UDANG REBON (Acetes eryhraeus) SELAMA PROSES FERMENTASI cheria ayuni putri
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Perikanan dan Ilmu Kelautan Vol. 10 No. 2 (2023) Edisi 2 Juli s/d Desember 2023
Publisher : Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKUdang rebon merupakan udang yang berukuran kecil yang merupakan salah satu hasilperikanan yang ada di provinsi Riau. Udang rebon memiliki kandungan protein yangtinggi sehingga mudah mengalami kebusukan. Salah satu cara menghindari kebusukandengan pengolahan dengan cara fermentasi. Fermentasi adalah cara pengolahan produksecara tradisional yaitu proses yang memerlukan mikroorganisme atau enzim untukmengubah bahan-bahan organik yang komplek menjadi lebih sederhana. Cencalukmerupakan produk fermentasi perikanan khas tradisional yang terbuat dari bahan bakuudang rebon, pembuatan cencaluk udang rebon dengan penambahan gulaa 18% dangaram 12% kemudian difernentasi selama 1 sampai 2 minggu dalam wadah tertutup.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mutu dari cencaluk udang rebon yangdifermentasi selama 3, 5, 7, 14, 21 dan 28 hari. Pada penelitian ini menggunakanmetode deskriptif dan perlakuan pada penelitian ini adalah waktu fermentaasi berbedayaitu 3, 5, 7, 14, 21, dan 28 hari dengan 3 kali pengulangan. Nilai organoleptik padacencaluk yang banyak disukai panelis adalah pada H21 dengan nilai rupa 7,4; nilaiaroma 7,6; nilai tekstur 7,2; nilai rasa 7,3 dengan karakteristik cencaluk memiliki warnamerah muda muda sedikit orange, aroma udang dan bau asam yang khas fermentasi,memiliki tekstur udang yang lembut dan berair, dan memiliki rasa asin asam fermentasicencaluk.Kata kunci: Fermentasi, organoleptic,udang rebon