cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa TEUB
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 5 (2014)" : 25 Documents clear
ANALISIS ARUS INRUSH SAAT SWITCHING KAPASITOR BANK DI GARDU INDUK (GI) MANISREJO MADIUN Mohamad Adif; n/a Soemarwanto; Mochammad Dhofir
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 2, No 5 (2014)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (672.866 KB)

Abstract

Gardu Induk (GI) Manisrejo Madiun sebagai penyuplai daya ke konsumen. Beban induktif di sisi beban harus memiliki faktor daya tidak kurang dari 0,85 yang telah ditetapkan oleh PLN. Untuk memenuhi persyaratan faktor daya tersebut, maka diperlukan sebuah kompensator daya reaktif yaitu berupa bank kapasitor. Pihak menejemen PLN memutuskan bahwa faktor daya yang diinginkan sebesar 0,85 lagging. Namun bila dua atau lebih susunan kapasitor (capacitor bank) yang diparalel pada suatu bus, back to back switching, dari kapasitor dapat menghasilkan nilai arus inrush, osilasi frekuensi dan lonjakan tegangan yang tinggi, ini dapat membahayakan peralatan listrik serta dapat memperpendek umur kapasitor. Setelah dilakukan analisa menggunakan standart ANSI/IEEE C37.012-2005 bahwa besarnya arus inrush pada susunan kapasitor bank Gardu Induk (GI) Manisrejo Madiun mencapai lebih dari 100 kali arus rms kapasitor yang terpasang sehingga dapat berbahaya. Nilai arus inrush tersebut berada diatas nilai yang diijinkan oleh publikasi IEC 70 sebesar 100 kali arus rms kapasitor (A.S. Pabla, 1989). Sehingga membutuh solusi untuk mereduksi arus inrush tersebut yaitu dengan menggunakan reaktor yang dipasang seri dengan kapasitor bank. Oleh karena itu dalam skripsi ini melakukan analisis arus inrush saat switching kapasitor bank di GI Manisrejo Madiun yang analisisnya dilakukan dengan menggunakan model rangkaian.Kata Kunci: arus inrush, kapasitor bank, faktor daya, switching, reaktor.
Auto Charger System Berbasis Solar Cell pada Robot Management Sampah Mudeng, V Vicky Vendy H.; Eka Maulana; Ponco Siwindarto
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 2, No 5 (2014)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (784.736 KB)

Abstract

Auto charger system dalam penelitian ini untuk memenuhi kebutuhan energi listrik pada robot management sampah. Robot management sampah yang kekurangan energi listrik secara otomatis akan menuju tempat pengisian energi listrik yang dilengkapi dengan solar cell. Energi listrik yang dihasilkan oleh solar cell akan disimpan di dalam accu, kemudian energi listrik pada accu akan digunakan untuk men-charge accu dan baterai pada robot management sampah. Intensitas cahaya matahari yang berubah-ubah dapat menyebabkan accu lebih cepat rusak karena tegangan yang masuk ke accu tidak konstan. Penelitian ini menggunakan topologi cuk converter yang dapat menaikkan dan menurunkan tegangan sumber dengan mengubah-ubah nilai duty cycle. Tegangan sumber akan turun jika nilai duty cycle cuk converter kurang dari 50% dan akan naik jika nilai duty cycle cuk converter lebih dari 50%. Charger dari accu ke accu dan dari accu ke baterai dirancang menggunakan boost converter yang didesain menggunakan IC XL6009. Pengujian cuk converter menghasilkan error rata-rata sebesar 8,68% dengan selisih antara teori dan praktek paling besar adalah 1,3V. Pengujian boost converter menghasilkan error rata-rata sebesar 2,52% dengan selisih antara teori dan praktek paling besar adalah 1,52V.Kata Kunci—Robot Management Sampah, Cuk Converter, Boost Converter, Solar Cell.
INDIKATOR BAHAN BAKAR MINYAK DIGITAL PADA SEPEDA MOTOR MENGGUNAKAN SENSOR TEKANAN FLUIDA BERBASIS MIKROKONTROLER Erwan Rizal Kurnianto; n/a Retnowati; Akhmad Zainuri
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 2, No 5 (2014)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1822.479 KB)

Abstract

Kecurangan yang sering terjadi adalah volumeBBM yang diisikan kurang dari seharusnya.Berdasarkan hal tersebut dibutuhkan suatuteknologi untuk indikator bahan bakar padakendaraan bermotor yang dapat mengatasimasalah kecurangan pengisian BBM yangdirasakan oleh konsumen kendaraan bermotor.Penelitian ini menghasilkan inovasiteknologi yang mampu mendeteksi kecuranganpengisian bahan bakar minyak denganmenggunakan sensor tekanan fluida berbasismikrokontroler dan sistem digital. Sistem tersebutbekerja dengan mengkonversi tekanan yangdideteksi oleh sensor menjadi volume.Hasil konversi ditunjukkan secara digital berupaangka dalam satuan liter pada LCD yangmewakili volume bahan bakar yang ada dalamtangki.Indikator bahan bakar digital ini dapatmenunjukkan volume bahan bakar yang ada dalamtangki dengan ketelitian 100ml dan error 1.11%.Kata Kunci— Indikator, BBM, sensor tekananfluida, mikrokontroler.
DESAIN PERANGKAT LUNAK PENGUKURAN JARAK ANTARA BIDANG KAMERA DAN OBJEK TARGET MENGGUNAKAN METODE TRIANGULASI COMPUTER STEREO VISION Andri Bangun Raharjo; Muhammad Aswin; Ali Mustofa
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 2, No 5 (2014)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1102.549 KB)

Abstract

Keberadaan komputer telah banyak membantu manusia dalam menyelesaikan berbagai macam permasalahan.Pada saat ini hampir semua orang memiliki perangkat tersebut. Perkembangan ini pun diiringi dengan teknologi pengolahan citra digital sebagai pendukung supaya komputer mampu melihat citra seperti manusia menggunakan kamera. Suatu citra dapat dihasilkan dari kamera untuk diolah menjadi kode digital dan dianalisa sehingga komputerdan kamera layaknya otak dan mata manusia.Studi ini memiliki dua tujuan yang berkaitan. Pertama, untuk mendukug proyek akhir; kemudian kedua, adalah karena ini bidang futuristik maka bidang ini dapat dikembangkan lebih lanjut untuk keperluan yang berkaitan tentang robotika. Untuk tujuan khusus dalam penelitian ini adalah untuk mengukur jarak antara objek target dan bidang dua kamera yang disusun secara paralel.Dengan dikembangkannya penelitian mengenai pengukuran jarak dengan menggunakan Stereo Vision ini maka sensor – sensor dalam robot yang banyak dipakai dapat di-reduksi minimal sehingga robot lebih kompak dan lebih simple dan dapat mengurangi beban kerjanya terutama apabila dipakai dalam medan outdoor karena prinsip dari penelitian ini adalah mengenai kemiripan dengan mata Manusia.Skripsi ini membahas tentang bagaimana cara mengambil citra objek target berupa kubus hitam dari latar belakang putih dengan menggunakan webcam. Inisialisasi device kamera menggunakan Direct Show, yaitu komponen yang berperan untuk mengakses inti driver Windows Device Modul (WDM) kamera web. Selanjutnya, kamera web ini akan digunakan sebagai pendeteksi obyek berupa kubus hitam yang berlatar belakang putih.Kata kunci: kubus hitam, latar belakang putih, pengolahan citra, webcam, directshow
RANCANG BANGUN ANTENA PENYEARAH (RECTIFIER ANTENNA) UNTUK PEMANEN ENERGI ELEKTROMAGNETIK PADA FREKUENSI GSM 1800 MHz Dirton Ben Gurion Parubak Putra., Ben Gurion Parubak P.; Rudy Yuwono; Muhammad Fauzan Edy Purnomo
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 2, No 5 (2014)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1078.306 KB)

Abstract

Antena Penyearah (rectifier antenna) adalah suatuantena yang dintegrasikan dengan sebuah rangkaian rectifieryang memiliki kemampuan untuk mengkonversi gelombangRF menjadi tegangan DC. Antena mikrostrip pada rectennadapat berfungsi untuk menangkap gelombangelektromagnetik kemudian diubah menjadi gelombang ACyang nantinya oleh rectifier akan di daur ulang lagi menjadigelombang DC. Konsep daur ulang gelombangelektromagnetik ini dapat diaplikasikan pada frekuensi GSM1800 MHz yang kemudian frekuensi tersebut nantinya akan direcycling sehingga menghasilkan gelombang DC yang dapatdiukur menjadi sebuah tegangan. Untuk membuat sebuahrectenna yang mampu bekerja pada frekuensi GSM 1800MHz, maka perlu dirancang sebuah antena mikrostrip danrangkaian rectifier yang mampu bekerja pada frekuensitersebut. Perancangan dimensi antena mikrostrip diperolehmelalui perhitungan dan optimasi serta dilakukan simulasi,dan perancangan komponen rangkaian rectifier diperolehmelalui simulasi rangkaian. Fabrikasi antena mikrostrip inimenggunakan bahan Phenolic White Paper – FR4 dengankonstanta dielektrik (εr) = 4,5. Hasil pengukuran rectennamenunjukkan bahwa rectenna tersebut mampu bekerja padafrekuensi GSM 1800 MHz dengan bandwidth sebesar 50 MHz.Dan nilai tegangan output hasil konversi terbaik dari rectennayaitu sebesar 0.4 mV, pada frekuensi GSM 1800 MHz.Kata Kunci: Rectenna, Antena, Rectifier, GSM
APLIKASI DAN IMPLEMENTASI SECRET SHARING MENGGUNAKAN KRIPTOGRAFI VISUAL PADA CITRA BINER Hakim, Luqman; Djuriatno, Waru; Aswin, Muhammad
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 2, No 5 (2014)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (632.883 KB)

Abstract

Secret sharing merupakan salah satu metode untuk mengamankan suatu rahasia dengan membagi atau mendistribusikan rahasia tersebut menjadi beberapa bagian yang disebut share, setiap bagian dari rahasia tersebut tidak memberikan informasi apa-apa mengenai rahasia yang dimaksud bila tidak digabungkan dengan bagian yang lainnya. Salah satu alasan adanya secret sharing adalah perlindungan terhadap ancaman kehilangan kunci kriptografi. Pada skripsi ini dibuat suatu program aplikasi secret sharing menggunakan algoritma kriptografi visual. Kriptografi visual adalah skema pembagian yang digunakan dalam distribusi gambar. Kriptografi visual merupakan salah satu perluasan dari secret sharing yang diimplementasikan untuk suatu citra. Seperti halnya teknik kriptografi yang lain, kriptografi visual memiliki persyaratan kerahasiaan, integritas data, dan otentikasi. Kriptografi visual yaitu teknik kriptografi data berupa gambar atau citra dengan membagi gambar tersebut menjadi beberapa bagian. Setiap bagian gambar tersebut merupakan subset dari gambar aslinya. Hasil dari proses aplikasi ini adalah citra rahasia yang berupa hasil enkripsi citra yaitu citra share 1 dan citra share 2 dan hasil dekripsi. Dari hasil enkripsi citra yang diujikan diperoleh prosentase keberhasilan dalam merahasiakan isi informasi dari citra aslinya.Dan pada hasil citra dekripsi menampilkan isi informasi dari citra asli. Prosentase keberhasilan pada citra share 1 dan share 2 menunjukkan kedua share tersebut 100% tidak menampilkan isi informasi pada citra aslinya.Kata kunci: Secret Sharing, kriptografi, kriptografi visual.
RANCANG BANGUN PEMANTAU BATERAI PADA BASE TRANSCEIVER STATION (BTS) MELALUI FASILITAS SMS Agwin Fahmi Fahanani; Ponco Siwindarto; Mochammad Rif'an
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 2, No 5 (2014)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1952.736 KB)

Abstract

Baterai pada BTS adalah salah satu bagianterpenting dalam di dalam perangkat BTS. Baterai digunakanuntuk cadangan energi apabila sumber dari PLN mati. Makadari itu maintenance dan pemantauan pada BTS jugamencakup pengecekan baterai. Pemantauan mengharuskandatang ke BTS untuk mengecek baterai masih dapat berfungsidengan baik atau tidak, belum lagi masalah yang ditimbulkanketika letas BTS jauh dari kantor pusat. Untuk mengatasimasalah yang ada terkait pengecekan baterai, makadiperlukan suatu alat dengan sistem pemantauan baterai jarakjauh yaitu dengan memanfaatkan fasilitas SMS. Dengan alattersebut kita bisa memantau kondisi tegangan suatu bateraitanpa harus datang ke BTS. Selain itu, dengan alat tersebutbisa mendeteksi baterai yang mengalami gangguan sejakdini.Alat ini juga dapat memantau tegangan baterai saatdischarge secara periodik. Perancangan alat menggunakanrangkaian pembagi tegangan sebagai sensor tegangan yangnantinya masuk pada ADC mikrokontroler sebagai pengolahdata. Alat ini juga menggunakan Modem GSM WavecomFastrack sebagai modul komunikasi seluler GSM. Hasilpengujian keseluruhan sistem menunjukkan bahwa sistemdapat mengirimkan peringatan bahaya apabila teganganbaterai kurang dari 11V. Sistem juga dapat mengirimkan datakondisi tegangan baterai melalui pesan SMS kepada user.Selain itu sistem juga dapat memantau tegangan bateraiselama discharge secara periodik setiap 10 menit selama satujam.Kata Kunci—Baterai, BTS, Pemantauan, SMS
ANALISIS PENGARUH PERUBAHAN KECEPATAN KOMUNIKASI DATA PEER-TO-PEER DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA PLASTIC OPTICAL FIBER Ira Ayu Martasari M., Ayu Martasari M.; Sholeh Hadi Pramono; Sapriesty Nainy Sari
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 2, No 5 (2014)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (603.78 KB)

Abstract

Komunikasi data telah menjadi kebutuhan untuk bertukar data antar pengguna dalam suatu jaringan komputer. Dengan menggunakan Plastic Optical Fiber (POF) sebagai media transmisi data, diharapkan tundaan waktu dalam bertukar data menjadi semakin kecil dan reabilitas jaringan komputer juga terjamin. POF dipilih karena kemudahan dalam proses instalasi dan terminasinya. POF membutuhkan perangkat transceiver agar dapat digunakan pada jaringan komputer. Transceiver optik dapat menggunakan berbagai jenis antar muka, salah satunya RS232. Antar muka RS232 dapat digunakan untuk membentuk jaringan peer-to-peer. Pada penelitian ini akan dilakukan kajian secara eksperimen tentang pengaruh kecepatan dan besarnya data yang dikirim terhadap performansi jaringan peer-to-peer dengan media POF. Berdasarkan hasil penelitian, kecepatan yang digunakan memberikan pengaruh terhadap delay, thoughput, dan parameter eye pattern. Dengan semakin tingginya kecepatan yang digunakan, nilai delay semakin turun dari 836 detik ke 24 detik, nilai throughput semakin naik dari 1.196 bps ke 29.412 bps, nilai noise margin semakin turun dari 89,505% ke 81,248%, nilai timing jitter naik dari 1,654% ke 48,580%, dan nilai bit rate naik dari 1.196 bps ke 37.369 bps.Kata Kunci — Kecepatan, throughput, RS232, dan POF.
ANALISIS PERUBAHAN JUMLAH KANAL DAN VARIASI NOISE TERHADAP PERFORMANSI SISTEM TIME DIVISION MULTIPLEXING (TDM) DENGAN MEDIA TRANSMISI PLASTIC OPTICAL FIBER (POF) Imam Junaedi; Sholeh Hadi Pramono; Sapriesty Nainy Sari
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 2, No 5 (2014)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (624.274 KB)

Abstract

Time Division Multiplexing (TDM) merupakan sebuah proses pentransmisian beberapa sinyal informasi yang hanya melalui satu kanal transmisi dengan masing-masing sinyal di transmisikan pada periode waktu tertentu. Pada sistem TDM terdapat beberapa faktor yang dapat mempegaruhi performansi sistem, salah satunya adalah karakteristik kanal yang digunakan. Pada penelitian ini akan dikaji pengaruh banyaknya jumlah kanal yang digunakan dan variasi noise terhadap kinerja sistem TDM dengan media transimisi Plastic Optical Fiber (POF). Parameter kinerja yang diamati adalah Bit Error Rate (BER) dan Eye Pattern. Metode peniltian yang digunakan meliputi penentuan jenis dan cara pengambilan data, variabel dan cara analisis data, serta kerangka solusi masalah. Data yang diperlukan dalam penelitian ini ada dua, yaitu data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari hasil eksperimen, sedangkan data sekunder diperoleh dari referensi. Eksperimen dilakukan dengan menggunakan Advance Fiber Optic Communication Lab dari Falcon Electro-Tek. Hasil penelitian ini adalah semakin banyaknya kanal yang digunakan dan semakin rendah nilai SNR, mengakibatkan semakin besar nilai BER yang terjadi. BER mulai muncul pada 1 kanal dengan SNR 5,937523dB dengan nilai 5,468x10-6. Nilai BER tertinggi adalah 4,33594 x 10-5 yang terjadi pada 6 kanal dengan SNR sebesar 4,069095 dB. Semakin banyak kanal yang digunakan dan semakin rendah nilai SNR, mengakibatkan semakin rendah nilai noise margin. Nilai noise margin terendah yang dapat terbaca adalah 49,09952607% yang terjadi pada 6 kanal dengan SNR sebesar 8,929856 dB, sedangkan nilai noise margin tertinggi yang dapat terbaca adalah 85,82240161% pada penggunaan 1 kanal dengan SNR 26,73931dB. Semakin banyak kanal yang digunakan dan semakin rendah nilai SNR, maka semakin besar nilai timing jitter. Nilai timing jitter terbesar yang dapat terbaca adalah 9,973396091% yang terjadi pada 6 kanal dengan SNR sebesar 10,16804 dB, sedangkan nilai timing jitter terendah yang dapat terbaca adalah 5,390361199% pada penggunaan 1 kanal dengan SNR 26,73931 dB. Nilai SNR eye pattern lebih besar jika dibandingkan dengan nilai SNR perhitungan. Hal ini dikarenakan pada sistem TDM sinyal informasi lebih tahan terhadap noise. SNR terkecil pada 6 kanal yang terbaca pada eye pattern adalah 7,182690089 dB sedangkan SNR hasil perhitungan adalah 4,4649 dB.Kata Kunci — TDM, POF, noise, kanal
ANALISIS PENGARUH MACROBENDING LOSSES TERHADAP PERFORMANSI SISTEM TIME DIVISION MULTIPLEXING DENGAN MEDIA TRANSMISI PLASTIC OPTICAL FIBER Mahendra Wishnu Buwana; Sholeh Hadi Pramono; Sapriesty Nainy Sari
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 2, No 5 (2014)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (590.717 KB)

Abstract

Time Division Multiplexing (TDM) sering digunakan pada sistem komunikasi serat optik karena sinyal informasi disajikan secara digital, sehingga efisiensi bandwidth dan kualitas sinyal menjadi lebih baik. Dengan pengunaan serat optik jenis Plastic Optical Fiber (POF) maka sistem dapat diimplementasikan dengan biaya rendah karena seluruh pengolahan data dilakukan dalam rangkaian terpadu. Salah satu permasalahan yang tidak dapat dicegah pada jaringan serat optik adalah adanya macrobending. Macrobending menyebabkan perubahan penjalarahan cahaya di dalam serat optik dan memberikan dampak terhadap performansi sistem komunikasi optik dengan TDM. Pada penelitian ini dilakukan kajian secara eksperimen tentang pengaruh macrobending losses terhadap Bit Error Rate (BER) dan eye pattern pada sistem TDM dengan media transmisi POF. Besar macrobending losses dipengaruhi oleh diameter dan jumlah bengkokan yang tersusun dalam bentuk lilitan. Pada penelitian ini digunakan 1 sampai 6 channel sumber sinyal informasi. Hasil penelitian menunjukkan pada 1 sampai 6 channel macrobending tidak berpengaruh secara signifikan. Pengaruh macrobending pada 6 channel dengan diameter bengkokan 12 mm adalah rendah, yaitu nilai macrobending losses adalah 1,0523 dB, nilai BER adalah 3,08x10-5, noise margin sekitar 62%, timing jitter sekitar 11,5%, dan SNR sekitar 14,528 dB. Hal ini disebabkan pada sistem TDM terdapat modulasi, yang memungkinkan sinyal informasi akan lebih tahan terhadap noise, sehingga penjalaran cahaya tidak terpengaruh secara signifikan oleh macrobending.Kata Kunci—TDM, POF, Macrobending Losses

Page 2 of 3 | Total Record : 25


Filter by Year

2014 2014


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 1 (2026) Vol. 13 No. 7 (2025) Vol. 13 No. 6 (2025) Vol. 13 No. 5 (2025) Vol. 13 No. 4 (2025) Vol. 13 No. 3 (2025) Vol. 13 No. 2 (2025) Vol. 13 No. 1 (2025) Vol. 12 No. 6 (2024) Vol. 12 No. 5 (2024) Vol. 12 No. 4 (2024) Vol. 12 No. 3 (2024) Vol. 12 No. 2 (2024) Vol. 12 No. 1 (2024) Vol. 11 No. 6 (2023) Vol. 11 No. 5 (2023) Vol. 11 No. 4 (2023) Vol. 11 No. 3 (2023) Vol. 11 No. 2 (2023) Vol. 11 No. 1 (2023) Vol. 10 No. 6 (2022) Vol. 10 No. 5 (2022) Vol. 10 No. 4 (2022) Vol. 10 No. 3 (2022) Vol. 10 No. 3 (2022): Vol. 10 No. 2 (2022) Vol 10, No 2 (2022) Vol 10, No 1 (2022) Vol 9, No 8 (2021) Vol 9, No 7 (2021) Vol 9, No 6 (2021) Vol 9, No 5 (2021) Vol 9, No 4 (2021) Vol 9, No 3 (2021) Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 5 (2020) Vol 8, No 4 (2020) Vol 8, No 3 (2020) Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol 7, No 7 (2019) Vol 7, No 6 (2019) Vol 7, No 5 (2019) Vol 7, No 4 (2019) Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019) Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 7 (2018) Vol 6, No 6 (2018) Vol 6, No 5 (2018) Vol 6, No 4 (2018) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 6 (2017) Vol 5, No 5 (2017) Vol 5, No 4 (2017) Vol 5, No 3 (2017) Vol 5, No 2 (2017) Vol 5, No 1 (2017) Vol 4, No 8 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol 3, No 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol 2, No 7 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol 1, No 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol 1, No 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue