cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa TEUB
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Vol. 14 No. 1 (2026)" : 25 Documents clear
ANALISIS PERBANDINGAN PARAMETER ANTENA MIKROSTRIP PATCH BINTANG 27 DENGAN ANTENA MIKROSTRIP TRUNCATED PATCH BINTANG 27 SERTA PERBANDINGAN KINERJA PADA MODEM CPE ROUTER LTE
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis mengenai kinerja antena mikrostrip patch bintang 27 dan antena mikrostriptruncated patch bintang 27 pada frekuensi 2,4 GHz pada modem CPE router LTE. Perancangan antenadilakukan menggunakan CST Studio Suite, dilanjutkan proses fabrikasi dan pengujian menggunakanARINST Vector Network Analyzer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa antena mikrostrip truncatedpatch memberikan peningkatan performansi yang signifikan, terutama pada bandwidth, gain, directivity,efisiensi, serta axial ratio. Antena truncated patch menghasilkan bandwidth 178,7 MHz, gain 2,17 dB,directivity 3,56 dB, efisiensi 72,72%, dan axial ratio 2,24, yang lebih baik dibandingkan antena mikrostripbintang 27. Secara keseluruhan, antena mikrostrip truncated patch terbukti meningkatkan performansiantena dibandingkan desain patch Bintang 27. Dengan nilai axial ratio ≤ 3 dB, desain truncated patchdinyatakan lebih sesuai untuk aplikasi yang membutuhkan polarisasi melingkar dan stabilitas radiasi tinggi,serta layak diterapkan pada perangkat komunikasi berbasis LTE dan WiFi 2,4 GHz.Kata Kunci: Antena mikrostrip, Truncated patch, CST Studio Suite, Polarisasi Melingkar, Frekuensi 2.4GHz, Modem CPE router LTE, RSRP, RSRQ, SNR.
PENGONTROLAN LEVEL DAN KEKERUHAN AIR PADA MINIATUR TANDON AIR BERBASIS IOT
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air bersih merupakan kebutuhan dasar manusia yang ketersediaannya harus dijaga baik dari segi kuantitas maupun kualitas.Permasalahan umum yang sering terjadi pada sistem tandon air adalah level air yang tidak terkontrol dan kualitas air yangmenurun akibat meningkatnya kekeruhan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistempengontrolan level dan kekeruhan air pada miniatur tandon air berbasis Internet of Things (IoT) yang mampu memantauserta memperbaiki kualitas air secara otomatis. Sistem dirancang menggunakan mikrokontroler ESP32 sebagai pusat kendaliyang terhubung dengan tiga sensor utama, yaitu sensor ultrasonik A02YYUW untuk pengukuran level air, sensor turbiditySEN0189 untuk kekeruhan, dan sensor TDS untuk memantau jumlah zat padat terlarut. Data dari sensor diolahmenggunakan logika berbasis threshold untuk mengaktifkan dua aktuator berupa pompa pengisian air dan pompa filtrasikarbon aktif secara otomatis. Seluruh parameter dipantau melalui aplikasi Blynk secara real-time, yang juga berfungsi untukpencatatan (data logging). Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem memiliki akurasi tinggi dengan rata-rata error relatifsensor ultrasonik sebesar 0,87%, sensor kekeruhan 2,82%, dan sensor TDS 0,91%. Sistem filtrasi mampu menurunkan nilaikekeruhan air dari 897,4 NTU menjadi 4,7 NTU dalam waktu 35 menit, dengan efektivitas reduksi sebesar 99,48%. Dengandemikian, sistem ini terbukti efektif dalam mengontrol level air dan meningkatkan kualitas air secara otomatis serta dapatmenjadi dasar pengembangan sistem pengelolaan air bersih berbasis IoT skala besar di masa depan.Kata kunci: IoT, pengontrolan level air, kekeruhan air, sensor ultrasonik, sensor turbidity, TDS, ESP32, Blynk.
RANCANG BANGUN SISTEM PARKIR TERINTEGRASI PADA AREA TERTUTUP
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Permasalahan keterbatasan lahan danmanajemen parkir menjadi isu penting dilingkungan kampus. Sistem parkir konvesionalyang masih manual dinilai tidak efisien,memakan waktu, serta memiliki tingkatkeamanan yang rendah. Penelitian ini bertujuanuntuk merancang dan mengimplementasikansistem parkir terintegrasi berbasis RFID danESP32 guna meningkatkan efisiensi manajemenparkir di Universitas Brawijaya. Sistem inimenggabungkan modul RFID-RC522 sebagaipembaca kartu, ESP32 sebagai mikrokontrolerdan penghubung ke server, serta MySQL sebagaibasis data lokal melalui XAMPP. Data yangdiperoleh dari RFID dikirim secara real-timemelalui jaringan WiFi dan disimpan dalamserver database. Hasil pengujian menunjukkanbahwa sistem bekerja secara responsif, akuratdalam membaca UID RFID, serta mampumenyimpan dan menampilkan data parkirdengan baik. Dengan fitur indentifikasi otomatisdan monitoring data, sistem ini mampumendukung program green campus melaluidigitalisasi sistem parkir.Kata Kunci: RFID, ESP32, Sistem Parkir, IoT,MySQL database 
Analisis Blank Spot di Gedung A Teknik Elektro Universitas Brawijaya dengan Metode Walk Test Menggunakan Software Nemo
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi jaringan seluler,khususnya 4G LTE, memberikan peningkatan signifikandalam kualitas layanan komunikasi data. Namun,permasalahan blank spot masih sering dijumpai, terutama didalam gedung bertingkat akibat adanya hambatan fisik yangmenghalangi propagasi sinyal. Penelitian ini bertujuan untukmenganalisis kualitas sinyal 4G operator XL di area indoorGedung A Fakultas Teknik Universitas Brawijaya denganmetode walk test. Pengukuran dilakukan menggunakanperangkat smartphone yang terintegrasi dengan perangkatlunak Nemo untuk memperoleh parameter Received SignalReferenced Power (RSRP), Received Signal Referenced Quality(RSRQ), Received Signal Strength Indicator (RSSI), dan Signalto Interference plus Noise Ratio (SINR). Data hasil pengukurankemudian diolah menggunakan software Nemo sehinggadiperoleh peta distribusi sinyal di area penelitian. Hasil analisismenunjukkan bahwa terdapat beberapa titik dengan nilaiRSSI yang rendah berdasarkan berdasarkan Key PerformanceIndikator (KPI) yang mengindikasikan adanya area blank spotpada lokasi tertentu di dalam gedung, terutama di area denganstruktur dinding tebal dan jauh dari jendela. Temuan inimemberikan gambaran bagi operator seluler dalammelakukan optimalisasi jaringan melalui penambahanrepeater, Distributed Antenna System (DAS), atau solusiteknologi lain agar kualitas layanan tetap terjaga. Dengandemikian, penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensidalam evaluasi kualitas jaringan indoor sekaligus mendukungpeningkatan pengalaman pengguna layanan seluler.Kata kunci: 4G LTE, walk test, Nemo, blank spot
OPTIMASI PENEMPATAN TITIK OPTICAL DISTRIBUTION POINT (ODP) PADA JARINGAN FIBER TO THE HOME (FTTH) DI PERUMAHAN GRAHA DEWATA MALANG MENGGUNAKAN ALGORITMA K-MEDOIDS CLUSTERING
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perencanaan penempatan Optical Distribution Point (ODP) yang tidak optimal pada jaringan Fiber ToThe Home (FTTH) dapat menyebabkan pemborosan panjang kabel, peningkatan redaman, sertamenurunnya efisiensi jaringan. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan penempatan ODP padajaringan FTTH di Perumahan Graha Dewata Malang dengan menggunakan algoritma K-Medoidsclustering berbasis data spasial pelanggan. Data penelitian terdiri dari 135 lokasi rumah pelanggan yangdiperoleh melalui pemetaan Google Earth dan diolah menggunakan QGIS. Penentuan jumlah clusterdidasarkan pada kapasitas standar splitter PT Telkom Indonesia dengan mempertimbangkan perhitunganpower link budget. Implementasi algoritma dilakukan menggunakan bahasa pemrograman Python untukmemperoleh titik medoid sebagai lokasi ODP yang optimal. Hasil penelitian menunjukkan bahwaalgoritma K-Medoids menghasilkan konfigurasi ODP yang lebih efisien dibandingkan metode manual,yang ditunjukkan oleh penurunan jarak rata-rata antara pelanggan dan ODP serta penghematan yangsignifikan pada panjang kabel distribusi. Selain itu, hasil evaluasi power link budget menunjukkan bahwaseluruh jalur jaringan berada dalam batas standar GPON Class B+, sehingga secara teknis layak untukdiimplementasikan. Dengan demikian, algoritma K-Medoids terbukti efektif sebagai metode optimasipenempatan ODP pada perancangan jaringan FTTH berbasis data spasial.Kata Kunci: Data Spasial, Fiber To The Home (FTTH), K-Medoids Clustering, Optical DistributionPoint (ODP), Optimasi Jaringan
PERANCANGAN KONTROLER PI PLUS RESONANSI PADA ARUS MOTOR INDUKSI TRAKSI KERETA CEPAT BERBASIS METODE MODULUS OPTIMUM UNTUK REDUKSI HARMONISA
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Motor induksi tiga fasa banyak digunakan pada sistem traksi kereta cepat karena karakteristiknya yangkuat, efisien, dan stabil. Namun, keberadaan harmonisa arus akibat switching inverter dapat menurunkan kualitasdaya dan kinerja pengendalian. Penelitian ini bertujuan merancang dan menganalisis pengendali PI plus resonansi(PIR) berbasis metode Modulus Optimum (MO) untuk meningkatkan performa kontrol arus dan mengurangiharmonisa. Parameter pengendali PI dan PIR ditentukan menggunakan pendekatan MO, sementara nilai gainresonansi ditetapkan melalui metode trial and error untuk menjaga stabilitas sistem. Simulasi dilakukanmenggunakan model motor induksi tiga fasa berbasis Field Oriented Control (FOC) pada Simulink Matlab. Hasilmenunjukkan bahwa pengendali PIR memberikan peningkatan performa dibanding PI, ditunjukkan oleh rise timeyang lebih cepat, settling time yang lebih singkat, serta penurunan overshoot flux dari 43,47% menjadi 30,39%.Pada sisi arus, PIR mampu sedikit menurunkan ripple dan amplitudo, serta menghasilkan THD yang lebih rendahdibanding PI, meskipun reduksi masih terbatas. Secara keseluruhan, pengendali PIR berbasis MO meningkatkanrespons dinamis dan kualitas arus, sehingga relevan diterapkan pada sistem traksi motor induksi yangmembutuhkan performa tinggi dan ketahanan terhadap gangguan harmonik.Kata kunci – Motor Induksi Traksi, PI Resonansi, Modulus Optimum, Harmonisa, THD.
Rancang Bangun Sistem Parkir Berbasis QR Code (Kode Respons Cepat)
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan jumlah kendaraan yangsemakin pesat menuntut sistem parkir yangefisien, aman, dan mudah digunakan. Penelitianini bertujuan untuk merancang dan membangunsistem parkir otomatis berbasis QR code sebagaiSolusi terhadap berbagai permasalahan sistemparkir konvensional yang masih menggunakanpencatatan manual dan minim otomatisasi.Sistem ini dikembangkan menggunakanRaspberry Pi 4 sebagai unit pemroses utama,kamera webcam Logitech C270 untukpemindaian QR code, serta modul relay sebagaipengontrol palang parkir otomatis. Penggunasistem cukup menunjukkan QR code yang telahterdaftar, dan sistem akan secara otomatismemverifikasi, mencatat data ke dalam databaseMySQL, serta mengaktifkan palang parkirsesuai status pengguna (MASUK/KELUAR).Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistemmampu membaca QR code dengan akurat danmerespons dengan cepat, baik untuk masukmaupun keluar area parkir. Implementasi sistemini juga mendukung pengelolaan data parkirsecara real-time dan efisien, serta mengurangiwaktu antrian pengguna. Dengan demikian,sistem ini terbukti efektif dalam meningkatkanefisiensi, akurasi, dan keamanan layanan parkir,khususnya di lingkungan Fakultas Ilmu BudayaUniversitas Brawijaya.Kata Kunci: sistem parkir, QR code, RaspberryPi, MySQL 
Pengaruh Penambahan Arang Ampas Tebu dan Frekuensi Arus Injeksi Terhadap Nilai Resistansi Pentanahan Rod Grounding
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem pentanahan berperan pentingdalam menyalurkan arus gangguan (termasuk surja petir) ketanah sehingga keselamatan manusia dan peralatan terjaga.Penelitian ini menganalisis pengaruh soil treatment berupapenambahan arang ampas tebu serta injeksi arus berfrekuensitinggi terhadap nilai resistansi/impedansi pentanahanelektroda batang (rod grounding) pada tanah berkerikil.Pengujian dilakukan pada 7–20 November 2025 di Merjosari,Kota Malang. Elektroda batang berdiameter 12 mm ditanampada kedalaman 70 cm, kemudian dibandingkan dua kondisi:tanah lokasi dan tanah dengan penambahan arang ampas tebuhalus kering dalam wadah aluminium (diameter 30 cm; tinggi70 cm; volume arang 0,049455 m³). Resistivitas tanah diukurdengan metode 4 titik konfigurasi Wenner dan diperoleh ρtanah sebesar 1425,052 Ω·cm. Pada resistivitas arang ampastebu didapatkan 979 Ω·cm. Resistansi/impedansi pentanahandiukur menggunakan metode 3 titik dengan injeksi frekuensi50 Hz, 500 Hz, 5 kHz, 10 kHz, dan 50 kHz. Hasil menunjukkanbahwa peningkatan frekuensi menurunkan nilai impedansiserta memunculkan karakteristik resistif (50–500 Hz),kapasitif (5–10 kHz), hingga induktif (50 kHz). Pada tanahlokasi, resistansi turun dari 110,1 Ω (50 Hz) menjadi 67,9 Ω (50kHz), dan dengan arang turun dari 85,4 Ω menjadi 20,5 Ω.Penambahan arang ampas tebu menurunkanresistansi/impedansi riil dibanding tanah lokasi pada seluruhfrekuensi dengan persentase penurunan 22,43%–69,81% danrata-rata 43,81%, dengan penurunan maksimum pada 50kHz. Hal ini membuktikan bahwa arang ampas tebu efektifsebagai material aditif soil treatment dan kinerja pentanahanbersifat dependen terhadap frekuensi, relevan untuk evaluasiproteksi gangguan berfrekuensi tinggi.Kata Kunci— arang ampas tebu, elektroda batang, injeksifrekuensi, pentanahan, resistansi pentanahan, soil treatment.
Pengaruh Penambahan Campuran Arang Kulit Kacang dan Sekam Padi Terhadap Penurunan Nilai Resistansi Pentanahan Rod Grounding
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem pentanahan pada praktiknyadiperuntukkan pada sistem kelistrikan agar melindungiperalatan listrik dan manusia yang berada di sekitar. Sistempentanahan yang baik adalah sistem pentanahan yangmempunyai nilai resistansi yang kecil. Nilai resistansipentanahan dipengaruhi oleh beberapa factor, yakni resistivitastanah dan jenis, bahan, ukuran, serta konfigurasi elektroda.Penelitian ini membahas perlakuan tanah (soil treatment)menggunakan campuran arang kulit kacang (AKK) dan arangsekam padi (SP) di sekitar elektroda batang untuk menurunkanresistansi pentanahan. Pengujian dilakukan pada elektrodatembaga berdiameter 12 mm dan panjang 1 m yang ditanamsedalam 70 cm. Nilai awal tanpa perlakuan tercatat 76,2 Ω. Tigakomposisi AKK:SP (75:25, 50:50, 25:75) diuji dalam kondisikering dan basah yang direkayasa dengan menambahkan 300 mlair ke dalam campuran arang, ukuran partikel arangdiseragamkan dan setiap variasi diukur tiga kali agar pengujianakurat. Pengukuran resistansi pentanahan menggunakanmetode 3 titik (fall-of-potential) sedangkan resistivitas tanahmenggunakan metode 4 titik konfigurasi Wenner. Hasilmenunjukkan seluruh campuran menurunkan resistansi secarasignifikan dibanding tanah murni: pada kondisi kering,rata-rata 24,8 Ω (67,3%), 26,7 Ω (64,8%), dan 21,3 Ω (71,7%).Sedangkan kondisi basah resistansi pentanahan adalah sebesar22,9 Ω, 20,7 Ω, dan 16,9 Ω yaitu turun sekitar 7,6–22,3% darikondisi kering. Komposisi 25:75 (AKK:SP) memberikan reduksiterbesar di kedua kondisi. Penelitian ini membuktikancampuran arang kulit kacang dan sekam padi berpotensidigunakan untuk menurunkan resistansi pentanahan dan salahsatu faktor untuk menurunkan resistansi pentanahan adalahkelembapan.Kata Kunci— Arang kulit kacang, arang sekam padi,kelembapan, resistansi pentanahan, soil treatment. 
OPTIMASI PENEMPATAN TITIK ODP PADA JARINGAN FTTH DI PERUMAHAN GRAHA DEWATA MALANG MENGGUNAKAN ALGORITMA K-MEANS CLUSTERING
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The increasing demand for high-speed internet accessdrives service providers to develop efficient and reliable Fiber to theHome (FTTH) networks. One of the key challenges in FTTH planningis the optimization of Optical Distribution Point (ODP) placement,since suboptimal positioning may cause unequal cable distributionbetween different Optical Network Terminals that are assigned to thesame ODP. This study proposes an approach to optimize ODPplacement using the K-means clustering algorithm, with the objectiveof identifying cluster centers that represent optimal ODP locations.The algorithm groups customer coordinates into clusters, whiledifferent values of K are tested to determine the configuration thatyields the most efficient and balanced ODP utilization. This approachaims to reduce the disparity of noise during transmission betweenONTs in the same cluster.Keywords: FTTH, ODP, K-means clustering

Page 2 of 3 | Total Record : 25


Filter by Year

2026 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 2 (2026) Vol. 14 No. 1 (2026) Vol. 13 No. 7 (2025) Vol. 13 No. 6 (2025) Vol. 13 No. 5 (2025) Vol. 13 No. 4 (2025) Vol. 13 No. 3 (2025) Vol. 13 No. 2 (2025) Vol. 13 No. 1 (2025) Vol. 12 No. 6 (2024) Vol. 12 No. 5 (2024) Vol. 12 No. 4 (2024) Vol. 12 No. 3 (2024) Vol. 12 No. 2 (2024) Vol. 12 No. 1 (2024) Vol. 11 No. 6 (2023) Vol. 11 No. 5 (2023) Vol. 11 No. 4 (2023) Vol. 11 No. 3 (2023) Vol. 11 No. 2 (2023) Vol. 11 No. 1 (2023) Vol. 10 No. 6 (2022) Vol. 10 No. 5 (2022) Vol. 10 No. 4 (2022) Vol. 10 No. 3 (2022): Vol. 10 No. 3 (2022) Vol. 10 No. 2 (2022) Vol 10, No 2 (2022) Vol 10, No 1 (2022) Vol 9, No 8 (2021) Vol 9, No 7 (2021) Vol 9, No 6 (2021) Vol 9, No 5 (2021) Vol 9, No 4 (2021) Vol 9, No 3 (2021) Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 5 (2020) Vol 8, No 4 (2020) Vol 8, No 3 (2020) Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol 7, No 7 (2019) Vol 7, No 6 (2019) Vol 7, No 5 (2019) Vol 7, No 4 (2019) Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019) Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 7 (2018) Vol 6, No 6 (2018) Vol 6, No 5 (2018) Vol 6, No 4 (2018) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 6 (2017) Vol 5, No 5 (2017) Vol 5, No 4 (2017) Vol 5, No 3 (2017) Vol 5, No 2 (2017) Vol 5, No 1 (2017) Vol 4, No 8 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol 3, No 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol 2, No 7 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol 1, No 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol 1, No 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue