cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa TEUB
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 2,164 Documents
Analisis Degradasi Kinerja Elektris Isolator Polyethylene Tipe C di Bawah Paparan Polutan Semen Syani, Aditya Rahmatullah; Wijono, n/a; Utomo, Teguh
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 14 No. 3 (2026)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Isolator polimer tipe polyethylene (PE) banyak digunakan karena memiliki massa yang ringan, sifat mekanis yang baik, dan karakter permukaan yang hidrofobik. Namun, kinerjanya tetap rentan mengalami degradasi akibat paparan polutan industri yang bersifat higroskopis dan konduktif, seperti debu semen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis degradasi kinerja elektris isolator PE tipe C akibat kontaminasi polutan semen, yaitu Semen Gresik, Semen Padang, dan Semen Putih, dengan variasi tingkat kontaminasi ringan sebesar 7 gram dan berat sebesar 15 gram. Pengujian eksperimental dilakukan di Laboratorium Tegangan Tinggi melalui pengukuran arus bocor, tegangan flashover, sudut kontak, resistansi permukaan, dan rugi daya listrik pada kondisi bersih-kering, bersih-basah, serta kondisi terkontaminasi polutan semen. Hasil pengujian menunjukkan bahwa arus bocor meningkat seiring bertambahnya tegangan uji dan tingkat kontaminasi polutan, dengan nilai tertinggi terjadi pada kondisi Semen Gresik berat sebesar 7,93 µA pada tegangan 20 kV. Sebaliknya, tegangan flashover cenderung menurun ketika permukaan isolator berada dalam kondisi basah atau terkontaminasi, dengan nilai terendah pada kondisi bersih-basah sebesar 83,78 kV. Pengujian sudut kontak menunjukkan bahwa isolator PE tipe C pada kondisi bersih masih bersifat hidrofobik dengan nilai sudut kontak sebesar 93,86°. Namun, pada seluruh kondisi terkontaminasi semen, sudut kontak tidak dapat diukur karena tetesan air langsung terserap oleh lapisan polutan yang telah mengering. Selain itu, resistansi permukaan terendah diperoleh pada kondisi Semen Gresik berat sebesar 2,52 GΩ, sedangkan rugi daya listrik tertinggi mencapai 0,1587 W pada tegangan 20 kV. Secara keseluruhan, kontaminasi polutan semen terbukti menurunkan performa elektris isolator polyethylene tipe C melalui peningkatan arus bocor dan rugi daya listrik, penurunan tegangan flashover dan resistansi permukaan, serta tertutupnya sifat hidrofobik permukaan oleh lapisan polutan semen. Kata Kunci: isolator polyethylene, polutan semen, arus bocor, tegangan flashover, degradasi isolator 
DESAIN FUZZY LOGIC CONTROLLER MENGGUNAKAN PARTICLE SWARM OPTIMIZATION  PADA TWO LEVEL DCDC BOOST CONVERTER Rozaq, Yasir Abdur; Muslim, Muhammad Aziz; Nusantoro, Goegoes Dwi
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 14 No. 3 (2026)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemajuan teknologi elektronika daya menuntut sistem pengaturan tegangan yang handal untuk aplikasi seperti sistem tenaga surya dan kendaraan listrik. Tantangan utama pada DC-DC Boost Converter terletak pada karakteristik dinamisnya yang bersifat non-linear, yang seringkali mengakibatkan lonjakan tegangan (overshoot) ekstrem serta durasi transien yang lama. Penelitian ini merancang sistem kendali tegangan pada Two Level DC-DC Boost Converter dengan mengimplementasikan Fuzzy Logic Controller (FLC) yang dioptimasi menggunakan algoritma Particle Swarm Optimization (PSO) dengan fungsi biaya Integral Time of Absolute Error (ITAE) untuk meminimalkan error dan mempercepat respons sistem. Pengujian dilakukan melalui simulasi MATLAB/Simulink dengan membandingkan empat skenario: open loop, FLC konvensional, FLC-PSO unconstrained, dan FLC-PSO constrained. Hasil menunjukkan bahwa sistem open loop menghasilkan overshoot sebesar 79,669% dengan tegangan puncak 359,333 V. FLC konvensional meredam overshoot menjadi 35,513%, namun tegangan keluaran berosilasi persisten di rentang 188,5 V hingga 223,826 V. Skenario FLC-PSO unconstrained menekan steadystate error hingga 0,0007%, tetapi overshoot masih mencapai 32,33%. FLC-PSO constrained terbukti paling efektif dengan overshoot 16,935%, steady-state error 0,29%, dan settling time tercepat 0,51 ms. Penerapan PSO dengan batasan ruang pencarian terbukti meningkatkan stabilitas dan akurasi pengendalian tegangan secara signifikan pada konverter daya dua tingkat yang bersifat non-linear. Kata Kunci—Fuzzy Logic Controller, Particle Swarm Optimization, Two-Level DC-DC Boost Converter, Integral Time Absolute Error (ITAE), Respon Transien. 
Task Offloading Adaptif dan Pembagian Sumber Daya dalam Jaringan Cloud-Edge Menggunakan Deep Reinforcement Learning Khoyudia, William; Kuswiradyo, Primatar; Rahmadwati, n/a
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 14 No. 3 (2026)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proliferasi perangkat Internet of Things (IoT) dan kemajuan perangkat seluler cerdas menghasilkan lonjakan permintaan aplikasi seluler yang padat komputasi dan sensitif terhadap latensi, seperti Augmented Reality, pemrosesan industri real-time, dan kota pintar. Arsitektur komputasi awan tradisional yang tersentralisasi tidak lagi memadai untuk memenuhi persyaratan tersebut, karena jarak geografis yang jauh dari pengguna akhir menimbulkan latensi dan konsumsi energi yang tinggi. Makalah ini mengusulkan kerangka pengambilan keputusan berbasis Deep Reinforcement Learning untuk masalah task offloading adaptif dan pembagian sumber daya dalam jaringan cloud-edge dua tingkat. Jaringan dimodelkan dengan satu node cloud berkapasitas tinggi dan beberapa node edge berlatensi rendah yang terhubung secara vertikal maupun horizontal, dengan latensi komputasi dan komunikasi dimodelkan menggunakan teori antrian M/M/1. Masalah minimasi latensi rata-rata sistem diformulasikan sebagai Markov Decision Process dengan ruang aksi kontinu yang mencakup fraksi offloading beban kerja antar node dan jumlah server aktif. Kami mengusulkan algoritma Twin Delayed Deep Deterministic Policy Gradient yang diperluas dengan mekanisme warm-up Weighted Action, yang memandu eksplorasi awal berdasarkan kapasitas node guna menghasilkan transisi berkualitas lebih tinggi dalam replay buffer dan mempercepat konvergensi. Sebagai pembanding, Simulated Annealing diimplementasikan sebagai baseline mendekati optimal. Pendekatan yang diusulkan mempelajari kebijakan offloading mendekati optimal secara online tanpa memerlukan pengetahuan eksplisit tentang statistik sistem, sekaligus mempertahankan kepatuhan terhadap batasan kapasitas dan latensi yang ditetapkan. Index Terms—Deep Reinforcement Learning, Jaringan Cloud-Edge, Mobile Edge Computing, Task Offloading, Optimasi Latensi, Pembagian Sumber Daya
DESAIN SISTEM KONTROL SIKAP LONGITUDINAL PESAWAT UAV LONG ENDURANCE LOW ALTITUDE DENGAN MENGGUNAKAN KONTROL LOGIKA FUZZY Susanto, Joshua Ryan; Muslim, Muhammad Aziz; Siswojo, Bambang
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 14 No. 3 (2026)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan wahana udara nirawak (Unmanned Aerial Vehicle/UAV) tipe Long Endurance Low Altitude (LELA) menghadapi tantangan signifikan pada aspek kestabilan longitudinal, terutama ketika wahana mengalami perubahan beban selama penerbangan. Penelitian ini bertujuan merancang sistem kendali sikap longitudinal berbasis logika fuzzy serta mengevaluasi kinerjanya secara komparatif terhadap kontroller PID konvensional. Pemodelan dinamika longitudinal pesawat direpresentasikan dalam bentuk state-space orde empat. Kontroler fuzzy dirancang dengan dua masukan error sudut pitch dan delta error serta tujuh himpunan keanggotaan linguistik pada masing-masing masukan dan keluaran. Sistem inferensi menggunakan metode Mamdani dengan defuzzifikasi titik berat (centroid). Kontroller PID disetel melalui PID Tuner dan disempurnakan secara manual. Arsitektur kendali kaskade diterapkan dengan lingkar dalam untuk laju pitch dan lingkar luar untuk sudut pitch. Pengujian dilakukan melalui simulasi MATLAB/Simulink pada tiga skenario utama yaitu nominal, variasi beban, dan gangguan dengan total 30 konfigurasi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa pada kondisi nominal, kontroler fuzzy mencatatkan rise time 1,45 detik, settling time 3,87 detik, dan overshoot 0,46%, sementara PID mencatatkan 1,97 detik, 7,86 detik, dan 6,20%. Pada variasi beban, settling time fuzzy hanya berubah 0,17 detik dari kondisi nominal ke beban berat (+20%), sementara PID berubah 0,38 detik dan melampaui batas spesifikasi 8 detik pada beban terberat. Terhadap impuls 10 N, fuzzy pulih dalam 4,16 detik dengan overshoot 0,45%, sedangkan PID memerlukan 7,98 detik dengan overshoot 6,21%. Pada gangguan derau putih, PID justru lebih unggul dengan overshoot 8,62% dan control effort 0,12494, dibandingkan fuzzy yang mencatat overshoot 12,12% dan control effort 0,30151. Secara statistik dari 30 simulasi, fuzzy menghasilkan rata-rata settling time 37,5% lebih rendah dan rata-rata overshoot 81,2% lebih kecil daripada PID, namun dengan variabilitas performa yang lebih tinggi. Temuan ini menegaskan bahwa kontroler logika fuzzy memberikan keunggulan dalam kecepatan respons dan ketahanan terhadap impuls serta variasi beban, namun lebih boros energi dan kurang efektif pada derau kontinu dibandingkan PID. Kata kunci: UAV LELA, kontrol logika fuzzy, PID, sikap longitudinal, state-space, variasi bebas

Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 3 (2026) Vol. 14 No. 2 (2026) Vol. 14 No. 1 (2026) Vol. 13 No. 7 (2025) Vol. 13 No. 6 (2025) Vol. 13 No. 5 (2025) Vol. 13 No. 4 (2025) Vol. 13 No. 3 (2025) Vol. 13 No. 2 (2025) Vol. 13 No. 1 (2025) Vol. 12 No. 6 (2024) Vol. 12 No. 5 (2024) Vol. 12 No. 4 (2024) Vol. 12 No. 3 (2024) Vol. 12 No. 2 (2024) Vol. 12 No. 1 (2024) Vol. 11 No. 6 (2023) Vol. 11 No. 5 (2023) Vol. 11 No. 4 (2023) Vol. 11 No. 3 (2023) Vol. 11 No. 2 (2023) Vol. 11 No. 1 (2023) Vol. 10 No. 6 (2022) Vol. 10 No. 5 (2022) Vol. 10 No. 4 (2022) Vol. 10 No. 3 (2022): Vol. 10 No. 3 (2022) Vol. 10 No. 2 (2022) Vol 10, No 2 (2022) Vol 10, No 1 (2022) Vol 9, No 8 (2021) Vol 9, No 7 (2021) Vol 9, No 6 (2021) Vol 9, No 5 (2021) Vol 9, No 4 (2021) Vol 9, No 3 (2021) Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 5 (2020) Vol 8, No 4 (2020) Vol 8, No 3 (2020) Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol 7, No 7 (2019) Vol 7, No 6 (2019) Vol 7, No 5 (2019) Vol 7, No 4 (2019) Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019) Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 7 (2018) Vol 6, No 6 (2018) Vol 6, No 5 (2018) Vol 6, No 4 (2018) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 6 (2017) Vol 5, No 5 (2017) Vol 5, No 4 (2017) Vol 5, No 3 (2017) Vol 5, No 2 (2017) Vol 5, No 1 (2017) Vol 4, No 8 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol 3, No 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol 2, No 7 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol 1, No 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol 1, No 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue