cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 391 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014" : 391 Documents clear
ANALISIS PENGARUH INPUT FAKTOR TERHADAP PRODUKSI MEBEL (STUDI KASUS PADA INDUSTRI MEBEL KAYU DI KELURAHAN TUNJUNGSEKAR KECAMATAN LOWOKWARU DAN INDUSTRI MEBEL ROTAN DI KELURAHAN BALEARJOSARI KECAMATAN BLIMBING KOTA MALANG) Riki Rahmawan; Iswan Noor
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.479 KB)

Abstract

Penelitian yang berjudul Analisis Pengaruh Input Faktor Terhadap Produksi Mebel (Studi Kasus Pada Industri Mebel Kayu Di Kelurahan Tunjungsekar Kecamatan Lowokwaru Dan Industri Mebel Rotan Di Kelurahan Balearjosari Kecamatan Blimbing Kota Malang) ini dilakukan pada dua perusahan yang berbeda yaitu perusahaan mebel kayu Kusuma Jaya dan perusahaan mebel rotan Cindy Rotan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh variable perlengkapan, tenaga kerja dan bahan baku terhadap tingkat produksi mebel di kedua perusahaan. Penelitian ini menggunakan data selama kurun waktu 36 bulan pada masing-masing perusahaan. Untuk analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan bantuan program  IBM SPSS Statistic  for Windows. Variable  indenpenden yang digunakan adalah modal, tenaga kerja, dan bahan baku sedangkan variabel dependennya adalah tingkat produksi.Hasil analisis yang diperoleh dari penelitian ini adalah pada perusahaan Kusuma Jaya dan Cindy Rotan, input faktor pada kedua perusahaan semuanya mempunyai pengaruh yang signifikan pada tingkat produksi.  Dari hasil penelitian yang telah dilakukan juga diperoleh hasil yang menunjukkan bahwa variable bahan baku  mempunyai pengaruh yang dominan pada tingkat produksi di mebel Kusuma Jaya. Sedangkan pada mebel Cindy Rotan juga menunjukkan bahwa bahan baku mempunyai pengaruh yang dominan pada tingkat produksi.   Kata Kunci: Produksi, Perlengkapan, Tenaga Kerja, Bahan Baku.
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Nelayan (Studi Nelayan Desa Klampis, Kec. Klampis, Kab. Bangkalan) Badrul Jamal; Multi fiah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.852 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan nelayan desa Klampis Kabupaten Bangkalan.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan model regresi linear berganda.Semua uji statistik yang dilakukan pada penelitian ini menggunakan software eviews 6.0. Penelitian ini menggunakan data cross section dan jumlah sampel yang digunakan sebanyak 40 Nelayan. Teknik sampling yang digunakan yaitu Incidental Sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel modal, umur, curahan jam kerja, pengalaman kerja, harga dan hasil tangkapan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap pendapatan nelayan Desa Klampis. Selanjutnya secara parsial variabel-variabel yang signifikan mempengaruhi pendapatan nelayan Desa Klampis antara lain curahan jam kerja, pengalaman kerja, harga, dan hasil tangkapan ikan. Sedangkan variabel modal dan umur secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap pendapatan nelayan Desa Klampis. Kata Kunci: Pendapatan Nelayan, Desa Klampis, 40 Nelayan.
Pemberdayaan Kelompok Tani dalam Meningkatkan Pendapatan Usahatani Bawang Merah (Studi Kasus di Kelurahan Sukomoro Kecamatan Sukomoro Kabupaten Nganjuk) Shita Anggun Lowisada
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (108.662 KB)

Abstract

Pemberdayaan kelompok tani merupakan suatu hal yang penting ditengah permasalahan pertanian serta ketidakberdayaan petani dalam pengembangan usahataninya. Adanya pemberdayaan diharapkan mampu meningkatkan potensi yang dimiliki oleh petani, terutama dalam mengatasi permasalahan seperti daya tawar yang cenderung lemah, akses permodalan yang masih terbatas serta tingkat pendidikan petani yang masih rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pemberdayaan kelompok tani dalam meningkatkan pendapatan usahatani bawang merah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus.Hasil dari penelitian ini, yaitu eksistensi dan pemberdayaan kelompok tani memberikan kontribusi pada pendapatan usahatani melalui penyediaan sarana produksi pupuk subsidi, menambah pengetahuan mengenai teknik pertanian dan pengangulangan hama bawang merah, akses permodalandari Gapoktan dan KUD, kemudahan informasi mengenai sawah lelang dengan harga lebih rendah dibanding sawah yang dijual secara umum, mudahnya informasi mengenai bantuan pemerintah baik permodalan maupun saranaproduksi. Namun pemberdayaan masih belum optimal terkait belum ada kolektivitas pemasaran yang mampu meningkatkan pendapatan petani khususnya ketika harga mengalami penurunan pasca panen.Kata kunci: Pemberdayaan, Kelompok Tani, Pendapatan, Bawang Merah
TELAAH KRITIS PEMISAHAN WEWENANG PENGAWASAN BANK PADA MASA TRANSISI BANK INDONESIA DAN OTORITAS JASA KEUANGAN Fauza Dwi Annisa; Farah Wulandari Pangestuty
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.544 KB)

Abstract

Krisis perekonomian di tahun 1997, krisis ekonomi dan keuangan global di tahun 2008 dan kasus Bank Century di tahun 2008 merupakan beberapa  permasalahan  yang  menunjukan bahwa efektifitas Bank Indonesia dalam melaksanakan tanggung jawabnya terutama sebagai pengatur dan pengawas bank dinilai gagal.  Akibat kegagalan  tersebut, pemerintah Indonesia memberikan perhatiannya dengan membentuk suatu sistem pengawasan baru yang independen yang bertujuan untuk melindungi konsumen dan meningkatkan efisiensi lembaga keuangan. Lembaga pengawasan independen ini adalah Otoritas Jasa Keuangan yang selanjutnya disebut OJK. Adanya OJK  secara otomatis memisahkan wewenang pengawasan secara makro (makroprudensial) dan pengawasan secara mikro (mikroprudensial). Peneliti akan mengamati apa implikasi dari adanya pemisahan wewenang pengawasan bank pada masa transisi Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan. Dengan menggunakan analisis kualitatif dan pendekatan  kualitatif fenomenologis sehingga dapat menjawab rumusan masalah pada penelitian. Dari hasil penelitian ini, diketahui bahwa  pemisahan wewenang pengawasan bank menimbulkan banyak kekhawatiran diantaranya munculnya konflik kepentingan antar lembaga, resiko sistemmik sabilitas keuangan dan kesulitan dalam melaksanakan survey lembaga keuangan. Namun dibalik kekhawatiran potensi konflik tersebut, pemisahan lembaga pengawasan menjadi perlu bila melihat perkembangan pesat sistem keuangan dan teknologi informasi serta inovasi finansial yang mampu membuat sistem keuangan yang semakin kompleks, dinamis, dan saling terkait satu sama lain antar subsektor keuangan dan lembaga keuangan serta melihat tingginya jumlah konglomerasi keuangan di Indonesia.   Kata kunci: Wewenang pengawasan bank, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan
ANALISIS FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA PADA HOME INDUSTRI SEPATU KOTA SURABAYA (STUDI KASUS TENAGA KERJA BAGIAN PRODUKSI UKM HOME INDUSTRI SEPATU UD.PERKASA SURABAYA) Rendy Akhmad Andrianto; Supar tono
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.623 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dari pemberian upah, , masa kerja, usia dan beban tanggungan terhadap produktivitas kerja karyawan UD Perkasa Surabaya, sehingga diperoleh hasil apakah keempat variabel tersebut yang telah diberikan selama ini bisa meningkatkan produktivitas kerja karyawan atau tidak. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif yang bertujuan untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui 2 (dua) cara, yaitu wawancara terhadap narasumber dan kuesioner. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 30 responden. Analisis data yang digunakan adalah uji asumsi klasik dan analisis regresi linier berganda, dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh upah, masa kerja, usia dan beban tanggungan  terhadap produktivitas kerja karyawan di UD Perkasa Surabaya. Variabel  independen dalam penelitian ini adalah usia (X1), masa kerja (X2), beban tanggungan  (X3) dan upah(X) , sedangkan variabel dependen adalah produktivitas kerja karyawan (Y). Hasil dari penelitian ini berdasarkan analisis data dan pengujian hipotesis yang dilakukan, yaitu variable upah (X4) berpengaruh signifikan terhadap variabel produktivitas kerja karyawan (Y), selain itu variabel independen yang memberikan pengaruh dominan terhadap variabel dependen adalah upah (X4). Hal ini berarti bahwa masa kerja, usia,beban tanggungan dan upah karyawan memberikan dampak yang cukup besar dalam meningkatkan produktivitas kerja karyawan yang semakin menyempurnakan kualitas produk sepatu UD Perkasa Surabaya, namun berdasarkan penelitian faktor upah lah yang paling utama   Kata kunci : Usia, Masa Kerja, Beban Tanggungan, Upah, Produktivitas Kerja Karyawan.
Analisis Pengaruh Desentralisasi Fiskal Terhadap Kualitas Pemerintahan dan Kinerja Ekonomi Di Daerah Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Timur Sri Andayani; Ferry Prasetya
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.508 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh desentralisasi fiskal terhadap kualitas pemerintahan dan kinerja ekonomi di daerah Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Timur tahun 2011, apakah desentralisasi fiskal mampu memperbaiki kualitas pemerintahan dan kinerja ekonomi secara langsung atau tidak secara langsung. Melalui penggunaan metode Partial Least Squares (PLS), penelitian ini menunjukkan bahwa desentralisasi fiskal mempengaruhi kualitas pemerintahan secara negatif dan signifikan secara langsung sedangkan mempengaruhi kinerja ekonomi secara postif dan signifikan secara langsung. Penelitian ini menyimpulkan bahwa desentralisasi fiskal belum mampu memperbaiki kualitas pemerintahan akan tetapi telah meningkatkan kinerja ekonomi di daerah kabupaten/kota provinsi Jawa Timur. Kata Kunci : Desentralisasi fiskal, kualitas pemerintahan, kinerja ekonomi dan PLS (Partial Least Squares)
Analisis Pengaruh Variabel Ekonomi Moneter dalam Upaya Menjaga Stabilitas Harga (Inflasi) dan Mengatasi Pengangguran di Indonesia Halim Burhani; Ghozali Maski
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.325 KB)

Abstract

Tercapainya stabilitas inflasi merupakan hal penting dalam perekonomian suatu negara. Dengan stabilnya tingkat inflasi diharapkan mampu membawa iklim positif bagi perekonomian terutama dalam hal menjaga kondisi iklim usaha tetap kondusif, sehingga pengangguran dapat ditanggulangi.Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk menjaga stabilitas inflasi ialah melalui kebijakan moneter dengan menggunakan variabel atau instrument ekonomi moneter seperti suku bunga SBI, jumlah uang beredar, dan nilai tukar mata uang (KURS).Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variabel ekonomi moneter seperti suku bunga SBI, jumlah uang beredar, dan nilai tukar terhadap inflasi dan pengangguran. Adapun penelitian ini menggunakan alat analisis vector auto correlation model (VECM) dengan pengujian lanjutan impulse response dan variance decomposition. Impulse response digunakan untuk melihat pengaruh akibat goncangan yang terjadi pada suatu variabel terhadap variabel lain sedangkan variance decomposition untuk mengetahui dominasi variabel dalam memengaruhi variabel lain. Dengan ruang lingkup penelitian tahun 2000 kuartal I s/d 2012 kuartal IV, diperoleh hasil bahwa suku bunga SBI , JUB, dan nilai KURS memiliki pengaruh yang negative terhadap inflasi CPI dan pengaruh positif terhadap pengangguran. Sementara itu, inflasi CPI sendiri memiliki pengaruh positif terhadap pengangguran yang membuktikan tidak ada trade-off antara keduanya di Indonesia.Selain itu, suku bunga SBI merupakan variabel moneter yang paling dominan dalam memengaruhi inflasi CPI dibandingkan jumlah uang beredar dan nilai tukar (kurs), sedangkan jumlah uang beredar merupakan variabel ekonomi moneter yang paling dominan dalam memengaruhi pengangguran Kata kunci: inflasi, pengangguran, suku bunga SBI, nilai tukar mata uang, jumlah uang beredar
EVALUASI KEBERHASILAN KINERJA KEUANGAN DAERAH DAN PELAYANAN PUBLIK PADA SEKTOR PENDIDIKAN DAN KESEHATAN DI PROVINSI JAWA TIMUR ( Studi Kasus Empat Kabupaten Di Provinsi Jawa Timur Tahun 2008-2012) M.Aziz Irwanto; Moh. Khusaini
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.151 KB)

Abstract

Dalam mengevaluasi tentang kinerja keuangan daerah dan pelayanan publik. Kabupaten Tulungagung dan Jombang merupakan kabupaten yang diteliti karena daerah tersebut merupakan daerah yang berprestasi dalam menyelenggarakan pemerintah daerah. Sedangkan Kabupaten Situbondo dan Probolinggo sebagai daerah pembanding karena daerah tersebut merupakan daerah dengan berpendapatan rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendiskripsikan tingkat kinerja keuangan daerah yang diteliti dan daerah pembanding tahun 2008-2012 dan mengetahui serta mendiskripsikan tingkat kualitas pelayanan publik pada bidang pendidikan dan kesehatan anatar daerah yang diteliti dan derah pembanding tahun 2008-2012. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kuantitatif deskriftip. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik kepustakaan. Setelah data terkumpul dianalisis menggunakan indeks kinerja keuangan daerah dan indeks kinerja pelayanan publik. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa kinerja keuangan daerah tertinggi yaitu Kabupaten situbondo dengan prosentase sebesar 47,72%, Kabupaten Tulungagung dengan tingkat prosentase sebesar 44,46% berada pada urutan kedua, Kabupaten Jombang pada urutan ketiga dengan prosentase sebesar 44,03% dan pada urutan terendah Kabupaten Probolinggo dengan prosentase sebesar 41,51%. Pada kinerja pelayanan publik urutan pertama dengan prosentase sebesar 33,89% adalah Kabupaten Situbondo, pada urutan yang kedua yaitu Kabupaten Tulungagung dengan prosentase sebesar 33,46%, diurutan yang ketiga terdapat Kabupaten Probolinggo dengan prosentase sebesar 33,31% dan Kabupaten Jombang adalah kabupaten terendah dengan prosentase sebesar 33,26%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disarankan untuk pengembangan pada sektor ekonomi untuk mengurangi dependensi fiskal, meningkatkan dalam pengelolaan belanja daerah sehingga akan meningkatakn dalam belanja modal dan melakukan pengembangan dalam program inovatif setiap daerah. Kata kunci : Kinerja Keuangan Daerah dan Kinerja Pelayanan Publik
ANALISIS EFISIENSI DAN EFEKTIVITAS BELANJA PENDIDIKAN (Studi Kasus: 12 Kabupaten/Kota di Jawa Timur Tahun 2012) Pratama Arief Widodo; Moh. Khusaini
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.013 KB)

Abstract

Penelitian ini menganalisis efisiensi dan efektivitas dari belanja pendidikan di 12 daerah di jawa timur yang termasuk dalam 6 daerah belanja pendidikan tertinggi dan terendah pada tahun 2012. Alat analisis yang digunakan untuk melihat efisiensi adalah (DEA) Data Envelopment Analysis yaitu analysis frontier yang mengacu pada efisiensi teknis, variabel yang digunakan adalah (belanja pendidikan) sebagai input dan (jumlah sekolah SD, SMP, dan SMA serta jumlah guru SD, SMP, dan SMA) sebagai output. Sedangkan untuk melihat efektivitas dari belanja pendidikan adalah dengan melihat APS (Angka Partisipasi Sekolah) sebagai outcomes dari belanja pendidikan. Hasil ini menuunjukkan bahwa yang mendapatkan nilai efisien dan efektif hanya 3 daerah yaitu Kota Mojokerto, Kabupaten Sidoarjo, dan kota Surabaya. Daerah lainnya yang belum efisien dan efektiv cenderung mengalami pemborosan belanja pendidikan yang terlalu tinggi namun output yang ada masih belum optimum serta penyerapan penduduk usia sekolah juga masih rendah. Kata kunci: Efisiensi, Efektivitas, Belanja Pendidikan, Jumlah Sekolah, Jumlah Guru, Data Envelopment Analysis, Angka Partisipasi Sekolah, Input, Output, Outcomes
ANALISIS PENGARUH TIMBAL BALIK EKSPOR, IMPOR, DENGAN PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA TAHUN 1982 – 2012 Barianto Nurasri Sudarmawan; Muna war
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.218 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah melihat hubungan antara ekspor dengan pertumbuhan (export led growth hypothesis) dan menguji hubungan antara pertumbuhan ekonomi dengan impor (growth led import hypothesis). Objek penelitian ini adalah Indonesia dengan variabel ekspor, impor dan GDP selama rentang waktu 1982 – 2012. Teknik yang digunakan pada penelitian ini adalah uji unit root dengan uji Augment – Dickey Fuller (ADF) untuk melihat stasionaritas data. Uji kointegrasi dengan uji Johansen untuk melihat hubungan jangka panjang. Terakhir, penelitian ini Uji kausalitas Granger untuk melihat arah hubungan variabel.   Hasil dari penlitian ini menunjukkan bahwa data ekspor, impor dengan GDP stasioner pada derajat first difference. Hasil uji kointegrasi menyatakan bahwa nilai trace statistic lebih besar daripada critical value-nya (26.65910 > 15.49471) artinya terdapat hubungan jangka panjang antara variabel ekspor dengan GDP. Begitu juga dengan impor dengan GDP ditunjukkan dengan nilai trace statistic lebih besar daripada critical value-nya  (26.53685 > 15.49471) artinya impor dengan GDP juga memiliki hubungan jangka panjang. Hasil uji kaualitas granger menunjukkan bahwa hanya terdapat satu arah dari GDP ke ekspor. Hal ini ditunjukkan oleh nilai F statistik sebesar 17.2365. Pada sisi impor, hubungan antara impor dengan GDP hanya memiliki hubungan satu arah saja yaitu dari GDP ke impor. Hal ini ditunjukkan dengan nilai F statistik sebesar 19.4476. Berdasarkan hasil uji kausalitas granger penelitian ini mendukung growth led export hypothesis dan growth led import hypothesis.   Kata kunci: ekspor, impor, GDP, Augment Dickey Fuller (ADF) – uji unit root, Johansen – uji kointegrasi, uji kausalitas Granger, Indonesia

Page 8 of 40 | Total Record : 391


Filter by Year

2013 2014


Filter By Issues
All Issue Vol. 10 No. 2 Vol 10, No 2: Semester Genap 2021/2022 Vol 10, No 1: Semester Ganjil 2021/2022 Vol. 10 No. 1 Vol. 9 No. 2 Vol 9, No 2: Semester Genap 2020/2021 Vol 9, No 1: Semester Ganjil 2020/2021 Vol. 9 No. 1 Vol. 8 No. 2 Vol 8, No 2: Semester Genap 2019/2020 Vol 8, No 1: Semester Ganjil 2019/2020 Vol. 8 No. 1 Vol. 7 No. 2 Vol 7, No 2: Semester Genap 2018/2019 Vol 7, No 1: Semester Ganjil 2018/2019 Vol. 7 No. 1 Vol. 6 No. 2 Vol 6, No 2: Semester Genap 2017/2018 Vol 6, No 2: Semester Genap 2017/2018 Vol 6, No 1: Semester Ganjil 2017/2018 Vol 6, No 1: Semester Ganjil 2017/2018 Vol. 6 No. 1 Vol. 5 No. 2 Vol 5, No 2: Semester Genap 2016/2017 Vol 5, No 2: Semester Genap 2016/2017 Vol 5, No 1: Semester Ganjil 2016/2017 Vol 5, No 1: Semester Ganjil 2016/2017 Vol. 5 No. 1 Vol. 4 No. 2 Vol. 3 No. 2 Vol 4, No 2 : Semester Genap 2015/2016 Vol 4, No 2 : Semester Genap 2015/2016 Vol 4, No 1: Semester Ganjil 2015/2016 Vol 4, No 1: Semester Ganjil 2015/2016 Vol. 4 No. 1 Vol 3, No 2: Semester Genap 2014/2015 Vol 3, No 2: Semester Genap 2014/2015 Vol 3, No 1: Semester Ganjil 2014/2015 Vol 3, No 1: Semester Ganjil 2014/2015 Vol. 3 No. 1 Vol. 2 No. 2 Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014 Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014 Vol 2, No 1: Semester Ganjil 2013/2014 Vol 2, No 1: Semester Ganjil 2013/2014 Vol. 2 No. 1 Vol. 1 No. 2 Vol 1, No 2: Semester Genap 2012/2013 Vol 1, No 2: Semester Genap 2012/2013 Vol 1, No 1: Semester Ganjil 2012/2013 Vol 1, No 1: Semester Ganjil 2012/2013 Vol. 1 No. 1 More Issue