cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 481 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 2" : 481 Documents clear
Pengaruh Kebijakan Suku Bunga Sertifikat Bank Indonesia (SBI) terhadap Fungsi Intermediasi Perbankan Melalui Suku Bunga Di Sektor Keuangan Oktavia, Rina; Hascaryani, Tyas Danarti
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 1 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research is to know the effect of interests rate policy of SBI towards the banks’  intermadiation  function  through  the  interest rates of credit and deposit variables. The objects in this research divided based on the bank’s ownership, which are the banks owned by the government, the banks owned by private, and the banks owned by local government. Thus will be known the bank’s response based on the bank’s ownership towards the central bank monetary policy using SBI instrument. This  research  using  path  analysis with  SBI’s,deposits,and  credits ( capital,  investment  and consumption) interest rates, and also the Loan to Deposit Ratio. Empirical studies showing that the SBI’s Interest rate policy gives more influence towads the government-owned banks. Furthermore,this research found that the composition of Third-party funds (DPK) has an influence to the banks  response and distribution of credit. Keywords: SBI’s interest rate, deposit interest rate, creditinterest rate, Loan to Deposit Ratio, Path Analysis
Peran Pembiayaan Bank Syariah dalam Pengembangan Sektor Riil (Studi Kasus pada Bank Jatim Syariah Cabang Surabaya) Faisal, Ryantiar Fahmi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 1 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam dunia perbankan syariah sudah menjadi paradigma umum bahwa bank syariah memiliki hakekat dalam meningkatkan sektor riil melalui kegiatan bagi hasil di pendanaan maupun pembiayaannya, selain sebagai lembaga keuangan alternatif yang bebas bunga bagi masyarakat. Meski begitu terdapat ketidaksesuaian  antara teori dengan realita, dimana bukanlah pembiayaan bagi hasil yang mendominasi kegiatan di bank syariah, melainkan pembiayaan berbasis jual beli (murabahah). Oleh karena itu dilakukanlah penelitian ini untuk meneliti pembiayaan apa saja yang dilakukan bank syariah untuk meningkatkan sektor riil dan strategi-strateginya. Penelitian ini menggunakan model kualitatif dengan pendekatan content analysis. Data yang didapat sebagian besar bersumber dari wawancara dengan pihak bank syariah dan nasabah dan beberapa data dari dokumentasi. Dalam realitasnya pembiayaan yang paling banyak dikeluarkan oleh  Bank Jatim Syariah  untuk membiayai kegiatan produktif adalah pembiayaan dengan akad jual beli (murabahah), namun tidak menutup kemungkinan bahwa  tedapat pembiayaan kegiatan produktif berbasis bagi hasil (mudharabah dan musyarakah).  Strategi yang dilakukan pun meliputi penyuluhan dan pelatihan bagi para pebisnis UMKM serta pemberian advice/penatausahaan bagi anggota mitranya. Ke depannya, apa yang dilakukan Bank Jatim Syariah dapat lebih mencirikan apa yang menjadi hakekat dari bank syariah, yaitu sebagai pengembang sektor riil dan sebagai mitra dari nasabah. Begitu juga dengan strategi-strategi yang dilakukannya, diharapkan kedepannya dapat mencakup sektor-sektor yang lebih luas lagi, seperti sektor pertanian dan perdagangan. Kata kunci: bank syariah, pembiayaan, profit & loss sharing, murabahah, qardh, strategi, sektor riil, mitra, analisis isi (content analysis)
ANALISIS PENGARUH VARIABEL MAKROEKONOMI TERHADAP INVESTASI ASING DI INDONESIA (TAHUN 2000:1 – 2011:4) Eliza, Messayu; Ismail, Munawar
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 1 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh dari variabel makroekonomi (produk domestik bruto, inflasi, kurs dan suku bunga SBI) terhadap investasi asing di Indonesia pada tahun 2000:1 – 2011:4, dengan menggunakan metode Error Correction Model (ECM). Investasi asing dalam penelitian ini dibedakan menjadi dua jenis, yaitu dalam bentuk investasi asing langsung dan investasi portofolio asing. Data penelitian yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari Bank Indonesia, International Financial Statistics dan CEIC Data. Hasil penelitian ini, menunjukkan bahwa variabel produk domestik bruto dan suku bunga SBI dapat mempengaruhi investasi asing langsung di Indonesia dalam jangka pendek maupun jangka panjang dengan pengaruh yang positif. Sedangkan variabel inflasi dan kurs tidak berpengaruh terhadap investasi asing langsung di Indonesia, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Hasil dalam penelitian ini juga menunjukkan bahwa hanya terdapat variabel produk domestik bruto yang dapat mempengaruhi investasi portofolio asing di Indonesia dalam jangka panjang dengan pengaruh yang positif. Sedangkan variabel inflasi, kurs dan suku bunga SBI tidak memiliki pengaruh, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.   Kata Kunci : Investasi Asing, Variabel Makroekonomi, Error Correction Model
ANALISIS PENGARUH TINGKAT SEWA MODAL, JUMLAH NASABAH, HARGA EMAS DAN TINGKAT INFLASI TERHADAP PENYALURAN KREDIT GADAI GOLONGAN C (STUDI PADA PT PEGADAIAN CABANG PROBOLINGGO) Aziz, Mukhlish Arifin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 1 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh variabel tingkat sewa modal, jumlah nasabah, harga emas dan tingkat inflasi terhadap penyaluran kredit gadai golongan C pada PT Pegadaian cabang Probolinggo. Pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi linier berganda dan pengujian asumsi klasik. Hasil penelitian ini adalah tingkat sewa modal tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap penyaluran kredit gadai golongan C. Jumlah nasabah mempengaruhi jumlah penyaluran kredit di PT Pegadaian Cabang Probolinggo. Harga emas mempengaruhi penyaluran kredit pada PT Pegadaian Cabang Probolinggo khususnya kredit gadai golongan C. Tingkat Inflasi yang terjadi di kota Probolinggo tidak memberikan pengaruh terhadap pergerakan usaha penyaluran kredit gadai khususnya kredit gadai golongan C pada PT Pegadaian Cabang Probolinggo. Dari keempat variabel bebas diketahui bahwa yang paling dominan pengaruhnya terhadap jumlah kredit gadai yang disalurkan adalah variabel harga emas karena memiliki nilai koefisien beta dan t hitung yang paling besar.   Kata kunci : Tingkat sewa modal, jumlah nasabah, harga emas, tingkat inflasi, penyaluran kredit gadai golongan C.
PENGARUH SIKLUS HIDUP DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP MANAJEMEN LABA (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2009-2011) Anggraini, Anggi Ratna
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 1 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is aimed to examine the effect of corporate life cycles (growth, mature, and stagnant) and firm size (small, medium, big) to earnings management. This earnings management differences were shown by the magnitude of earnings management in every life cycle stage and firm size. Small-sized firms and may have not sophisticated internal control system engage in more earnings management, as measured by discretionary accrual. Firm in mature and stagnant stage may have more sophisticated internal control system than firm in growth stage. The sample of the study was the manufacturing companies listed in the Indonesia Stock Exchange. The data observation period was 3 years (2009-2011). The data was collected using purposive sampling method. Total samples were 252 firms, consist of 84 corporate each year. Earnings management was indicated by the magnitude of discretionary accruals. The samples are classified into various life cycle using dividend payout, sales growth, and age. Firm size are classified by total assets. As predicted, the empirical results indicate firms in growth, mature, and stagnant stage are conducting earnings management. This research could found earnings management differences between firm size, but not between corporate life cycle. Next similar research should use more sample data in longer period and use four or five classification of corporate life cycle to get more powerful result and more detail to examine it’s effect on earnings management.   Keywords:  earnings management, corporate life cycle, growth, mature, stagnant, firm size, small, medium, big
PESEPSI SATUAN KERJA TERHADAP PENGGUNAAN DAN PEMANFAATAN ASET TETAP PEMERINTAH (Survei pada Satuan Kerja dalam Wilayah Kerja KPPN Malang) Raharjo, Titian
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 1 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Survei mengenai persepsi satuan kerja terhadap pelaksanaan penggunaan dan pemanfaatan aset tetap pemerintah pada lingkup satuan kerja dalam wilayah kerja KPPN Malang. Organisasi sektor publik memiliki aset tetap dalam jumlah yang signifikan. Mengingat jumlahnya yang besar, pengelolaan aset tetap membutuhkan perhatian yang serius dari para pengelola aset. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang persepsi pengelola aset satuan kerja terhadap pelaksanaan penggunaan dan pemanfaatan aset tetap berdasarkan kriteria kepatuhan, transparansi dan akuntabilitas, serta efektivitas dan efisiensi. Survei dilakukan pada satuan kerja yang berada dalam wilayah kerja KPPN Malang. Hasil survei dianalisa dengan statistik deskriptif untuk mengetahui kecenderungan persepsi satuan kerja. Kata kunci: persepsi, manajemen aset, aset tetap pemerintah.
PENGARUH KETIDAKPASTIAN TUGAS, EFEKTIVITAS PENGENDALIAN ANGGARAN DAN JOB RELEVANT INFORMATION TERHADAP KECENDERUNGAN MENCIPTAKAN BUDGETARY SLACK PADA ORGANISASI SEKTOR PUBLIK Nugroho, Setyo
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 1 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengaruh Ketidakpastian Tugas, Efektivitas Pengendalian Anggaran dan Job Relevant Information terhadap Kecenderungan Menciptakan Budgetary Slack Organisasi Sektor Publik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh ketidakpastian tugas, efektivitas pengendalian anggaran dan job relevant information terhadap kecenderungan menciptakan budgetary slack pada organisasi sektor publik lingkup pemerintah pusat. Penelitian dengan metode kuantitatif ini dilakukan terhadap responden para pejabat pengelola perbendaharaan dan bendaharawan pada satuan kerja diwilayah kerja KPPN Purwodadi. Data diuji menggunakan analisis regresi sederhana dan pengujian pengaruh mediasi menggunakan analisis jalur (path). Hasil pengujian menunjukkan bahwa ketidakpastian tugas, efektivitas pengendalian anggaran dan job relevant information tidak berpengaruh secara parsial terhadap kecenderungan menciptakan budgetary slack. Demikian pula dengan efektivitas pengendalian anggaran dan job relevant information dimana kedua faktor tersebut tidak berperan sebagai pemediasi hubungan antara ketidakpastian tugas dan kecenderungan menciptakan budgetary slack. Sementara itu, ketidakpastian tugas berpengaruh terhadap efektivitas pengendalian anggaran dan job relevant information. Ini menunjukkan bahwa pengendalian anggaran dibuat seefektif mungkin untuk mengurangi terjadinya ketidakpastian tugas dan informasi yang relevan dengan pekerjaan dipertimbangkan untuk dapat dipenuhi semaksimal mungkin sehingga mampu mengurangi ketidakpastian tugas. Kata Kunci: penganggaran sektor publik, ketidakpastian tugas, pengendalian anggaran, job relevant information, budgetary slack.
Kajian Analisis Standar Belanja Pemerintah Kota Batu Fatikhah Rokhimakhumullah, Dewi Noor
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 1 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to determine the costing and budgetary allocation to each unit of work efficiently and effectively in order to be a reference to any programs / activities of the same and get the Standard Model analysis of spending, according to the characteristics of the program / activity in Batu. This study produced 16 models of standard analysis of the overall expenditure SKPD. . From these results, it can be concluded that by using the ASB, Batu City Government can determine the reasonableness of spending to carry out an activity in accordance with task, principal, and function; minimize the expense of the less obvious inefficiencies resulting budgets, increase efficiency and effectiveness in the management of the Regional Finance, determination budget based on clear performance benchmarks, units get greater freedom to determine its own budget. Keywords: Analysis of Standard Spending, Financial Management, Government of Batu City
THE EFFECT OF TAX FAIRNESS, TAX KNOWLEDGE, AND TAX COMPLEXITY ON TAX COMPLIANCE: THE CASE OF SME ENTREPRENEURS’ TAXPAYERS IN MALANG Brainyyah, Mariah Qibthiyyah; Rusydi, M. Khoiru
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 1 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tax contribution is very important for the organization of a Country beside other revenues such as natural resources, profits of state-owned enterprises, fees, and other revenue sources. It can be said that taxes revenue is worth the largest domestic revenue. Without tax compliance from the taxpayers, tax revenue target would not be reached. There are economical and non-economical factors which are possible to influence the tax compliance. However, this study aims to determine and ensure the effect of perceived tax fairness, tax knowledge, and tax complexity in tax compliance decisions among SME entrepreneurs in Malang. To test the model, a questionnaire consisted questions related to the three variables and one dependent variable which is tax compliance was administered among 32 samples of SME entrepreneurs in Malang. The data was then analyzed by multiple regression method which was undertaken with SPSS 15.0 software. The findings revealed that simultaneously, perceived tax fairness, tax knowledge and tax complexity influence taxpayers’ compliance decision in order to meet their taxation obligations. While the partial test showed that both tax fairness and tax complexity affect the tax compliance among SMEs taxpayers in Malang while the tax knowledge did not give any significant effect on tax compliance.   Keyword: tax fairness, tax knowledge, tax complexity, tax compliance
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI PADA TENAGA KERJA (Studi Kasus CV. Mukkadimah Agro Medica Desa Sawahan Kecamatan Turen Kabupaten Malang) Ramadhan, Syaiful Rizal; silo, Su
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 1 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses produksi dapat diartikan sebagai cara, metode dan teknik untuk menciptakan atau menambah kegunaan suatu barang atau jasa dengan menggunakan sumber-sumber (tenaga kerja, mesin, bahan-bahan dan dana) yang ada. Dalam industri modern saat ini (yang berada dalam persaingan global yang amat kompetitif), aktivitas bukan hanya sekedar dipandang sebagai kegiatan mentransformasikan input menjadi output, tetapi dipandang sebagai penciptaan nilai tambah, dimana setiap aktivitas dalam proses produksi harus memberikan nilai tambah. Pemahaman terhadap nilai tambah ini penting agar setiap aktivitas produksi dapat menghindari pemborosan.   Menurut Gaspersz (1997:167), pemahaman terhadap konsep nilai tambah dan pemborosan adalah sangat penting dalam proses produksi, agar efisiensi yang merupakan tujuan utama dari setiap aktivitas berproduksi dapat tercapai dan dipahami secara rasional oleh pihak manajemen perusahaan. Dengan demikian, produksi dapat dikatakan sebagai suatu aktivitas dalam perusahaan industri berupa penciptaan atau menambah kegunaan suatu barang atau jasa dari input menjadi output secara efektif dan efisien. Tenaga kerja merupakan penduduk yang berada dalam usia kerja. Menurut UU No. 13 tahun 2003 Bab I pasal 1 ayat 2 disebutkan bahwa tenaga kerja adalah setiap orang yang mampu melakukan pekerjaan guna menghasilkan barang dan atau jasa baik untuk memenuhi kebutuhan sendiri maupun untuk masyarakat. Secara garis besar penduduk suatu negara dibedakan menjadi dua kelompok, yaitu tenaga kerja dan bukan tenaga kerja. Jam kerja adalah waktu yang diberikan suatu perusahaan untuk tenaga kerja  yang dipekerjakan agar berproduksi. Jam kerja yang diberikan harus sesuai dengan kebutuhan perusahaan agar dapat berproduksi dengan maksimal namun tidak mengabaikan kemampuan dari tenaga kerja. Di perusahaan ini jam kerja yang diberlakukan adalah selama 8  jam per hari. Namun untuk memenuhi target produksi per hari perusahan ini juga menerapkan jam lembur untuk tenaga kerja yang berkenan melakukan lembur. Tentu tenaga kerja yang melakukan lembur ini akan mendapattambahan upah yang sesuai dengan tambahan waktu lembur yang dilakukan. Upah adalah harga untuk balas jasa yang diberikan seseorang kepada orang lain. Pemberian upah kepada tenaga kerja dalam suatu kegiatan produksi pada dasarnya merupakan imbalan/balas jasa dari para produsen kepada tenaga kerja atas  prestasinya yang telah disumbangkan dalam kegiatan produksi. Dari pengertian ini menunjukan bahwa keberadaan upah di dalam suatu organisasi tidak dapat diabaikan begitu saja dan menjadi hal yang sangat penting. Karena menjadi faktor yang terkait untuk mencapai tujuan dari perusahaan. Jika perusahaan memberikan upah yang tidak sesuai dengan kinerja dari karyawannya maka hal ini tidak dapat dipertanggung jawabkan, baik secara kemanusiaan maupun kelangsungan perusahaan. Usia  dari tenaga kerja adalah usia produktif bagi setiap individu. Usia produktif  dimana setiap individu sudah mampu memberikan jasa bagi individu lain. Usia bagi tenaga kerja di perusahaan ini berada diantara 20 hingga 40 tahun. Usia ini dianggap sangat produktif bagi tenaga kerja.  Penelitian ini menggunakan regresi linier sederhana yang digunakan untuk mengetahui apakah terdapat variabel upah, jam kerja, dan usia, berpengaruh terhadap produksi pada tenaga kerja pada CV. Mukaddimah Argo Medica Desa Sawahan Kecamatan Turen Kabupaten Malang dan  variabel apakah yang paling dominan pengaruhnya terhadap produksi pada  tenaga kerja pada CV. Mukkadimah Agro Medica Desa Sawahan Kabupaten Malang. Kata Kunci: Produksi, Tenaga Kerja, Upah, Jam Kerja, Usia,  Regresi linier

Filter by Year

2012 2013


Filter By Issues
All Issue Vol. 10 No. 2 Vol 10, No 2: Semester Genap 2021/2022 Vol 10, No 1: Semester Ganjil 2021/2022 Vol. 10 No. 1 Vol. 9 No. 2 Vol 9, No 2: Semester Genap 2020/2021 Vol 9, No 1: Semester Ganjil 2020/2021 Vol. 9 No. 1 Vol. 8 No. 2 Vol 8, No 2: Semester Genap 2019/2020 Vol 8, No 1: Semester Ganjil 2019/2020 Vol. 8 No. 1 Vol. 7 No. 2 Vol 7, No 2: Semester Genap 2018/2019 Vol 7, No 1: Semester Ganjil 2018/2019 Vol. 7 No. 1 Vol. 6 No. 2 Vol 6, No 2: Semester Genap 2017/2018 Vol 6, No 2: Semester Genap 2017/2018 Vol 6, No 1: Semester Ganjil 2017/2018 Vol 6, No 1: Semester Ganjil 2017/2018 Vol. 6 No. 1 Vol. 5 No. 2 Vol 5, No 2: Semester Genap 2016/2017 Vol 5, No 2: Semester Genap 2016/2017 Vol 5, No 1: Semester Ganjil 2016/2017 Vol 5, No 1: Semester Ganjil 2016/2017 Vol. 5 No. 1 Vol. 4 No. 2 Vol. 3 No. 2 Vol 4, No 2 : Semester Genap 2015/2016 Vol 4, No 2 : Semester Genap 2015/2016 Vol 4, No 1: Semester Ganjil 2015/2016 Vol 4, No 1: Semester Ganjil 2015/2016 Vol. 4 No. 1 Vol 3, No 2: Semester Genap 2014/2015 Vol 3, No 2: Semester Genap 2014/2015 Vol 3, No 1: Semester Ganjil 2014/2015 Vol 3, No 1: Semester Ganjil 2014/2015 Vol. 3 No. 1 Vol. 2 No. 2 Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014 Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014 Vol 2, No 1: Semester Ganjil 2013/2014 Vol 2, No 1: Semester Ganjil 2013/2014 Vol. 2 No. 1 Vol. 1 No. 2 Vol 1, No 2: Semester Genap 2012/2013 Vol 1, No 2: Semester Genap 2012/2013 Vol 1, No 1: Semester Ganjil 2012/2013 Vol 1, No 1: Semester Ganjil 2012/2013 Vol. 1 No. 1 More Issue