cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 13,824 Documents
PENGARUH PERSEPSI WAJIB PAJAK TERHADAP PENGGUNAAN E-FILING WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI PEGAWAI PT. PLN (PERSERO) DISTRIBUSI JAWA TIMUR ABDULLOH, OKTAVIAN DIANTO
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 7 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Undang-Undang  Nomor  7  Tahun  2007  menyatakan  setiap  wajib  pajak  harus  menyerahkan  Surat Pemberitahuan  (SPT)  untuk  melaporkan  pajak.  Adapun  e-Filing  merupakan  salah  satu  inovasi  dari Direktorat  Jenderal  Pajak  (DJP)  untuk  wajib  pajak  dalam  melaporkan  pajak  tanpa  harus  datang  ke Kantor  Pajak.  Penelitian  ini  bertujuan  untuk  menganalisis  faktor-faktor  yang  mempengaruhi penggunaan  e-Filing  seperti  persepsi  kegunaan,  persepsi  kemudahan,  persepsi  kesiapan  teknnologi informasi, dan norma-norma subjektif. Data penelitian ini dikumpulkan melalui kuesioner kepada 160 responden  pegawai  PT.  PLN  (Persero)  Distribusi  Jawa  Timur.  Pengujian  hipotesis  penelitian  ini menggunakan  SmartPLS.  Hasil  penelitian  menunjukkan  persepsi  kegunaan,  persepsi  kemudahan, persepsi  kesiapan  teknologi  informasi,  dan  norma-norma  subjektif  berpengaruh  positif  terhadap penggunaan  e-Filing  di  lingkungan  pegawai  PT.  PLN  (Persero)  Distribusi  Jawa  Timur.  Dari  hasil tersebut kemudian dapat disimpulkan bahwa dalam rangka pengoptimalan penggunaan  e-Filing oleh wajib  pajak  DJP  (Direktorat  Jenderal  Pajak)  harus  memperhatikan  aspek  kegunaan,  kemudahan, kesiapan teknologi informasi, serta norma-norma subjektif dalam implementasi pemanfaatan e-Filing.  Kata  kunci:  Persepsi  Kegunaan,  Persepsi  Kemudahan,  Persepsi  Kesiapan  Teknologi  Informasi,
THE INFLUENCE OF PROFESSIONAL SKEPTICISM, INDEPENDENCY, COMPETENCE, AND PERSONALITY TYPE OF AUDITORS ON THEIR ABILITY TO DETECT FRAUD AGUSTIN, LIA WIDAYANTI DWI
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 7 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The  objective  of  this  study  is  to  assess  the  influence  of  professional skepticism,  independency,  competence,  and  personality  type  on  auditor‟s  ability to  detect  fraud.  The  data  of  this  study  was  collected  through  questionnaires distributed  to  140  convenience  sampling-wise  selected  respondents,  all  of  which are  auditors  working  in  non-big  four  public  accounting  firms  in  East  Java, resulting in 108 processible data. The analysis was conducted using Partial Least Squares  (PLS),  finding  that  auditor‟s  ability  to  detect  fraud  is  influenced  by professional skepticism, independency, and personality type and that competence does not influence the fraud detection ability. Therefore, public accounting firms should  increase  the  ability  of  their  auditors  in  detecting  various  forms  of  fraud during the audit process. This study is expected to provide considerations for the firms in placing their auditors according to their unique qualifications in order to maintain their performance.Keywords: professional skepticism, independency, competence, personality type, ability to detect fraud
ANALISIS KESESUAIAN SIKLUS PENDAPATAN E-COMMERCE SHOPEE BERDASARKAN MODEL END USER COMPUTING SATISFACITON (EUCS) NABILLA, RANA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 7 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti empiris tentang kesesuaian siklus pendapatan e-commerce Shopee dengan menggunakan model End User Computing Satisfaction (EUCS). Model EUCS dikembangkan oleh Doll dan Torkzadeh pada tahun 1988. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode survei kuisioner untuk memperoleh data. Data dan hipotesis penelitian dianalisis menggunakan alat statistik Partial Least Square (PLS). Responden dari penelitian ini adalah 349 mahasiswa Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Brawijaya. Hasil pengujian menunjukkan bahwa ke kontsruk konten, akurasi, format, kemudahan pengguna, dan ketepatan waktu sesuai dengan kebutuhan pengguna siklus pendapatan e-commerce Shopee. Kata kunci:End User Computing Satisfaction (EUCS), Shopee, Akurasi, Konten, Format, Kemudahan Pengguna, Ketepatan Waktu, Kesesuaian.
DETERMINAN KEPATUHAN WAJIB PAJAK UMKM DENGAN VARIABEL PREFERENSI RESIKO DAN VARIABEL KONDISI KEUANGAN SEBAGAI VARIABEL MODERASI (STUDI PADA WAJIB PAJAK UMKM DI KOTA MALANG) UTOMO, FATHUR RAHMAN
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 7 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This  study  aims  to  examine the influence  of  subjective  norms,  the  attitude  of  not supporting  tax  evasion,  and  perception  of  the  quality  of  tax  service  on  the compliance of SMEs taxpayer, and the influence moderation of risk preference on the perception relation of the tax service quality with  taxpayer compliance, and the influence  of  the  moderation  of  the  financial  condition  tax  service  and  taxpayer compliance. The object of this research  is taxpayers who have SMEs in Malang. This study used the Theory of Planned Behavior (TPB) model, Theory of Prospect (TP), and Alabede et al. (2011). A total of 197 data were collected using survey data  with  non  probability  sampling  technique.  Metohed  of  data  analysis  using partial least square in application PLS. Test results show that subjective norm and attitude does not support tax evasion have a positive effect on taxpayer compliance, The effect of moderating risk preference has been shown to improve the relationship between attitude not supporting tax evasion with tax compliance. Meanwhile, the perception  of  the  quality  of    tax  service  has  a  negative  effect  on  taxpayer compliance,  so  that  the  condition  to  test  the  effect  of  moderation  of  financial condition was lost. The implication of this research is  the government should pay more attention to the financial condition of the taxpayer who has SMEs so as to minimize the occurrence of tax evasion, it has the possibility of influence over the subjective norm of the taxpayer so that it becomes obedient to the tax regulations.Keywords: taxpayer compliance, Theory of Planned Behavior, moderation of risk preference, moderation of financial condition
THE INFLUENCE OF PERCEIVED USEFULNESS, EASE OF USE, TRUST, AND RISK TOWARDS GOJEK ACTUAL USAGE WITH BEHAVIORAL INTENTION TO USE AS INTERVENING VARIABEL ALIFIARDI, ARRIZKY AZHAR
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 7 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study is to explain and to predict the influence of perceived usefulness, ease of use, risk, and trust in behavioral intentions to use and behavioral intentions to use against the actual use of GO-JEK applications. This type of research is quantitative explanatory research and data is collected using survey methods, namely questionnaires. Respondents in this study were 581 active students in the accounting department of the Faculty of Economics and Business, Brawijaya University 2015 and 2016. Academic data and hypothesis data were analyzed using structural equation models (SEM) based on Partial Least Squares (PLS). The results showed that the behavioral intention to use GOJEK was influenced significantly and positively by perceived usefulness, perceived ease of use, perception of trust, and perceived risk. So that it can be concluded that the higher the perceived usefulness, perceived ease of use, perception of trust, and perceived risk, the higher the behavioral intention to use GOJEK. This study also shows that GOJEK's actual use is significantly and positively influenced by the behavioral intention to use GOJEK. It can be concluded that the higher the behavioral intention to use GOJEK, the higher the actual use of GOJEK applications.Keywords: Perceived of Usefulness, Perceived Ease of Use, Perceived of Risk, Perceived of Trust, Behavior Intention to Use, Actual Usage, Go-Jek
DETERMINAN PENGANGGURAN TERSELUBUNG DI JAWA TIMUR RAKASIWI, ELINGGA GILANG
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 7 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor usia, pendidikan, upah, jenis kelamin, status rumah tangga, dan lapangan pekerjaan terhadap pengangguran terselubung di Provinsi Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan metode analisis probit dengan menggunakan program STATA. Penelitian berfokus pada kondisi fenomena pengangguran terselubung di Jawa Timur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor usia berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengangguran terselubung dimana semakin meningkat usia probablitas menjadi pengangguran terselubung meningkat. Pada faktor pendidikan menunjukkan bahwa tingkat pengangguran terselubung terbesar ada pada tingkat pendidikan SMP, dan akan menurun jika semakin tinggi tingkat pendidikan. Faktor upah berpengaruh negatif dan signifikan dimana semakin tinggi tingkat upah maka probablitas menjadi pengangguran terselubung semakin kecil. Faktor jenis kelamin menunjukkan bahwa perempuan memiliki probabilitas menjadi pengangguran terselubung lebih besar daripada laki-laki karena adanya diskriminasi, hambatan sosial, dll yang dialami oleh perempuan. Hasil dari faktor status rumah tangga menunjukkan bahwa kepala rumah tangga berpeluang menjadi pengangguran teselubung lebih kecil daripada anggota rumah tangga, hal ini dikarenakan adanya perbedaan peran yaitu kepala rumah tangga sebagai breadwinners dalam keluarganya. Pada faktor lapangan pekerjaan menunjukkan bahwa probabilitas menjadi pengangguran terselubung terbesar ada pada sektor pertanian. Kata kunci: pengangguran terselubung, usia, pendidikan, upah, jenis kelamin, status rumah tangga, dan lapangan pekerjaan
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENYERAPAN TENAGA KERJA PADA INDUSTRI KECIL DI KOTA BLITAR (STUDI KASUS INDUSTRI KECIL KENDANG JIMBE Putri, Christine Dewi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 7 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Hasil dari hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini, kelima variabel berpengaruh signifikan terhadap variabel dependen. Variabel modal awal berpengaruh signifikan dan positif terhadap penyerapan tenaga kerja di industri kecil menengah Kendang Jimbe di Kota Blitar, variabel permintaan berpengaruh signifikan dan positif terhadap penyerapan tenaga kerja di industri kecil menengah Kendang Jimbe diKota Blitar, variabel upah total berpengaruh signifikan dan positif terhadap penyerapan tenaga kerja di industri kecil menengah Kendang Jimbe di Kota Blitar, variabel lama usaha berpengaruh signifikan dan positif terhadap penyerapan tenaga kerja di industri kecil menengah Kendang Jimbe di Kota Blitar, dan variabel usia berpengaruh signifikan dan positif terhadap penyerapan tenaga kerja di industrikecil menengah Kendang Jimbe di Kota Blitar.Kata kunci: Penyerapan Tenaga Kerja, Modal Awal, Permintaan, Upah Total, LamaUsaha, Usia
ANALISIS PENGARUH LITERASI DAN INKLUSI KEUANGAN TERHADAP KINERJA PELAKU USAHA KECIL DAN MENENGAH (UKM) (STUDI KASUS PELAKU USAHA KECIL DAN MENENGAH KOTA MALANG) Putri, Hanifah Kustia
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 7 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Permasalahan rendahnya literasi dan inklusi keuangan pada sektor UKM menggambarkan bahwa sumber daya pelaku UKM perlu ditingkatkan  kompetensinya,  padahal  sektor t ersebut  menjadi  sektor  unggulan nasional yang memiliki kontribusi cukup tinggi untuk PDB dan kesempatan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis  bagaimana  pengaruh literasi dan inklusi keuangan yang dimiliki oleh pelaku UKM terhadap kinerja usaha tersebut. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif deskriptif dengan variabel independen  pada model pertama adalah keterampilan  keuangan  dan informasi  (FIRS) sedangkan variabel dependen yang digunakan adalah pemahaman tentang sumber pendanaan (FL). Model kedua  menggunakan  variabel  independen  keterampilan  keuangan  dan  informasi  (FIRS)  dan  variabel dependen yang digunakan adalah akses keuangan (FI). Model ketiga variabel independen yang digunakan adalah pemahaman tentang sumber pendanaan (FL) dan akses keuangan (FI) serta variabel dependen yang digunakan adalah kinerja UKM (PERF). Melalui penggunaan metode Partial Least Square (PLS), peneliti mengolah data yang diperoleh dari 53 responden pelaku UKM unggulan di Kota Malang dengan hasil penelitian yang menunjukkan variabel independen pada model pertama berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel dependennya.  Model kedua pun menunjukkan  hasil bahwa variabel independen  yang digunakan  berpengaruh   positif   dan   signifikan   terhadap   variabel   dependennya  dan   model   ketiga menunjukkan  bahwa seluruh variabel independen  berpengaruh  positif dan signifikan  terhadap variabel dependennya.  Penelitian ini menyimpulkan  bahwa semakin tinggi keterampilan  keuangan dan informasi maka akan meningkatkan pemahaman tentang sumber pendanaan dan akses keuangan sehingga semakin tingginya literasi dan inklusi keuangan mampu membantu meningkatkan kinerja pelaku UKM. Kata kunci: literasi keuangan, inklusi keuangan, pelaku UKM, kinerja.  
“PENGARUH IMBALAN DAN HUKUMAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN (STUDI PADA JAWA TIMUR PARK 1 KOTA BATU)” Mardiono, Ryan Aprillian
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 7 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dari variabel imbalan dan hukuman terhadap kinerja karyawan pada Jawa Timur Park 1 Kota Batu. Data  didapatkan melalui penyebaran kuesioner kepada 97 karyawan. Metode analisis yang digunakan adalah dengan menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil pengujian hipotesis diketahui Sig. F≤α (0,000≤0,05) menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan secara simultan dari variabel imbalan dan hukuman terhadap kinerja karyawan. Nilai Adjusted R square sebesar 0,189 atau 18,9% yang berarti bahwa variabel imbalan dan hukuman karyawan memberikan kontribusi sebesar 18,9% sedangkan sisanya sebesar 81,1% variabel kinerja karyawan dipengaruhi oleh variabel-variabel lain yang tidak dibahas dalam penelitian ini. Hal ini menunjukkan imbalan dan hukuman saja belum cukup untuk mempengaruhi kinerja karyawan. Kata Kunci: Imbalan, Hukuman, Kinerja Karyawan ABSTRAKThis study aims to analyze the effect of variable reward and punishment on employee performance in Jawa Timur 1 of Batu City. This data obtained through questionnaires given to 97 employees. This study used a multiple linear regression analysis method. Based on the results of testing the hypothesis it’s known that Sig. F≤α (0,000≤0,05) it shows that there is a simultaneous significant effect of variable reward and punishment on employee performance. Results of Adjusted R Square amounting to 0,189 or 18,9% which is amounting 18.9% means that the variable reward and punishment contributes 18.9% of employees performance, while the remaining 81.1% variable employee performance is influenced by other variables not discussed in this study. Based on this, it shows that reward and punishment are not enough to influence employee performance.  Keywords: Reward, Punishment, Employee Performance  
ANALISIS PRIORITAS MONITORING DAN EVALUASI PELAKSANAAN ANGGARAN KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA BERDASARKAN MODEL ANALITYC HIERARCHY PROCESS Yalisman, Febrian
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 7 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Budget implementation monitoring and evaluation activities should be carried out systematically and standardly focusing on certain areas or departments that carry high risks. This study aims to develop a model for prioritizing ministry and agency to be monitored and evaluated intensively by the Directorate of Budget Implementation in the ministry and agency budget implementation evaluation activities. The model was established using a multicriteria approach developed through library research and interviews with practitioners. The Analytic Hierarchy Process (AHP) method was used as an analytical tool to help decision-makers solve problems that are multicriteria in nature. The results show that budget implementation performance is the most important criteria with the highest priority weight of 0.347, followed by national priority (0.330), previous evaluation results (0.197), and the complexity of ministry and agency (0.126). Keywords: monitoring and evaluation, budget implementation, multicriteria, AnalyticHierarchy Process.   ABSTRAK Aktivitas monitoring dan evaluasi pelaksanaan anggaran hendaknya dilakukan secara sistematis dan terstandardisasi dengan fokus pada area atau departemen tertentu yang memiliki risiko tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun model penentuan prioritas Kementerian Negara/Lembaga yang akan dimonitor dan dievaluasi secara internsif oleh Direktorat PA dalam kegiatan Evaluasi Pelaksanaan Anggaran K/L. Model disusun dengan pendekatan multikriteria yang dikembangkan melalui studi literatur dan wawancara dengan praktisi. Metode Analytic Hierarchy Process (AHP) digunakan sebagai alat analisis untuk membantu pengambil keputusan dalam menyelesaikan permasalahan yang bersifat multikriteria. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kriteria Kinerja Pelaksanaan Anggaran merupakan kriteria terpenting dengan bobot prioritas tertinggi dengan bobot prioritas sebesar 0,347, disusul kriteria Prioritas Nasional (0,330), kriteria Hasil Evaluasi Sebelumnya (0,197) dan kriteria Kompleksitas K/L (0,126).  Kata kunci: monitoring dan evaluasi, pelaksanaan anggaran, multikriteria, AnalyticHierarchy Process.

Filter by Year

2010 2022


Filter By Issues
All Issue Vol. 10 No. 2 Vol 10, No 2: Semester Genap 2021/2022 Vol 10, No 1: Semester Ganjil 2021/2022 Vol. 10 No. 1 Vol. 9 No. 2 Vol 9, No 2: Semester Genap 2020/2021 Vol 9, No 1: Semester Ganjil 2020/2021 Vol. 9 No. 1 Vol. 8 No. 2 Vol 8, No 2: Semester Genap 2019/2020 Vol 8, No 1: Semester Ganjil 2019/2020 Vol. 8 No. 1 Vol. 7 No. 2 Vol 7, No 2: Semester Genap 2018/2019 Vol 7, No 1: Semester Ganjil 2018/2019 Vol. 7 No. 1 Vol. 6 No. 2 Vol 6, No 2: Semester Genap 2017/2018 Vol 6, No 2: Semester Genap 2017/2018 Vol 6, No 1: Semester Ganjil 2017/2018 Vol 6, No 1: Semester Ganjil 2017/2018 Vol. 6 No. 1 Vol. 5 No. 2 Vol 5, No 2: Semester Genap 2016/2017 Vol 5, No 2: Semester Genap 2016/2017 Vol 5, No 1: Semester Ganjil 2016/2017 Vol 5, No 1: Semester Ganjil 2016/2017 Vol. 5 No. 1 Vol. 4 No. 2 Vol. 3 No. 2 Vol 4, No 2 : Semester Genap 2015/2016 Vol 4, No 2 : Semester Genap 2015/2016 Vol 4, No 1: Semester Ganjil 2015/2016 Vol 4, No 1: Semester Ganjil 2015/2016 Vol. 4 No. 1 Vol 3, No 2: Semester Genap 2014/2015 Vol 3, No 2: Semester Genap 2014/2015 Vol 3, No 1: Semester Ganjil 2014/2015 Vol 3, No 1: Semester Ganjil 2014/2015 Vol. 3 No. 1 Vol. 2 No. 2 Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014 Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014 Vol 2, No 1: Semester Ganjil 2013/2014 Vol 2, No 1: Semester Ganjil 2013/2014 Vol. 2 No. 1 Vol. 1 No. 2 Vol 1, No 2: Semester Genap 2012/2013 Vol 1, No 2: Semester Genap 2012/2013 Vol 1, No 1: Semester Ganjil 2012/2013 Vol 1, No 1: Semester Ganjil 2012/2013 Vol. 1 No. 1 More Issue