cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 13,824 Documents
ANALISIS ATRIBUT ISLAM, FAKTOR PENDORONG DAN FAKTOR PENARIK TERHADAP MOTIVASI WISATAWAN MUSLIM BERKUNJUNG KE PROVINSI ACEH Sulistyono, Prasetyo Adi; Muljaningsih, Sri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 4 No. 1
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor dominan dari variabel faktor pendorong, faktor penarik dan atribut Islam terhadap motivasi wisatawan Muslim berkunjung ke Provinsi Aceh. Penelitian dilakukan kepada 100 responden wisatawan Muslim yang pernah berkunjung ke Aceh antara tahun 2013-2015. Alat analisis yang digunakan adalah exploratory factor analysis (EFA) untuk mengelompokkan item dari faktor pendorong, faktor  penarik  dan  atribut  Islam  dengan  karakteristik umum.  Software yang  digunakan  untuk melakukan analisis data yaitu SPSS 18.0. Hasil penelitian yang didapatkan yaitu dari 30 item pernyataan faktor pendorong didapatkan delapan faktor baru yang dominan. Selanjutnya, dari 32 item pernyataan faktor penarik didapatkan sembilan faktor baru yang dominan dan dari 18 item pernyataan atribut Islam ditemukan tiga faktor baru  yang  dominan.  Faktor  baru  yang  terbentuk  merupakan pengelompokkan item-item awal  pada  setiap variabel. Diharapkan dengan adanya penelitian ini, stakeholder pariwisata syariah di Aceh dapat memperhatikan faktor-faktor dominan dalam variabel faktor pendorong, faktor penarik dan atribut Islam sebagai sarana identifikasi keinginan dan kebutuhan wisatawan Muslim. Sehingga nantinya, pariwisata Aceh memiliki daya saing kompetitif yang baik dan mampu mewujudkan visi Aceh sebagai destinasi wisata syariah unggulan di Asia Tenggara 2017.   Kata Kunci: Atribut Islam, Faktor Penarik, Faktor Pendorong, Pariwisata Syariah, Provinsi Aceh
Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Tenaga Kerja Wanita Indonesia untuk Bekerja ke Luar Negeri (Studi Kasus di Kabupaten Banyuwangi) Syarifulloh, Firman; Hoetoro, Arief
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 4 No. 1
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah ekonomi dan sosial Indonesia yang belum teratasi dari dulu hingga saat ini yaitu tingkat pertumbuhan dan jumlah penduduk yang tinggi tetapi tidak dibarengi dengan kesempatan kerja yang memadai. Hal tersebut mendorong masyarakat yang tidak mempunyai kesempatan kerja untuk mencoba mencari pekerjaan di luar negeri dengan maksud mendapatkan kesempatan kerja dan pendapatan yang lebih tinggi. Permasalahan tersebut merupakan fenomena yang menarik untuk diteliti mengingat kebijakan yang di keluarkan oleh pemerintah saat ini masih belum mampu untuk mengatasi masalah   pengangguran   yang   masih   banyak  di   derita   oleh   penduduk Indonesia. Penelitian ini melalui data yang diperoleh secara langsung dengan menggunakan tujuh variabel diantaranya yaitu, umur, tingkat pendidikan, status pernikahan, jumlah beban tanggungan keluarga, perbandingan upah, kepemilikan  lahan,  dan  pendapatan  sebelumnya   dengan  menggunakan metode Binary Logistic. Hasil analisisnya adalah dari tujuh variabel yang diteliti, terdapat tiga variabel yang signifikan terhadap minat migrasi TKW ke luar negeri, variabel tersebut diantaranya umur, status pernikahan, dan jumlah tanggungan keluarga.     Kata  Kunci:  Migrasi  luar  negeri,  Tenaga  Kerja  Wanita  (TKW),  Binary  Logistic Regression Model.
ANALISIS PENGARUH SOSIAL EKONOMI TERHADAP PENGELUARAN KONSUMSI KELUARGA MISKIN (STUDI PADA MASYARAKAT PESISIR DI DESA GISIKCEMANDI DAN DESA TAMBAKCEMANDI KECAMATAN SEDATI KABUPATEN SIDOARJO) Ananda, Fathia Rizky
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 4 No. 1
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam meningkatkan kesejahteraan hidup masyarakat dapat digambarkan melalui pendapatan nyata perkapita, sedangkan mutu kehidupan tercermin dari pengeluaran konsumsi dengan  tujuan  mempertahankan derajat hidup  manusia secara  wajar.  Pendapatan perkapita merupakan rata-rata pendapatan untuk setiap individu. Individu-individu akan mempergunakan pendapatannya untuk menkonsumsi berbagai barang dan jasa. Pada umumnya, kesejahteraan akan dicapai apabila seseorang dapat memenuhi kebutuhan diri sendiri dan keluarga dengan pendapatan yang dihasilkan. Pengeluaran konsumsi merupakan salah satu instrumen dalam menetapkan garis kemiskinan. Menurut BPS, Garis Kemiskinan (GK) merupakan penjumlahan dari Garis Kemiskinan Makanan (GKM) dan Garis Kemiskinan Non Makanan (GKNM).   Penduduk yang memiliki rata-rata pengeluaran perkapita per bulan dibawah Garis Kemiskinan dikategorikan sebagai penduduk miskin. Kemudian terjadinya konsumsi dipengaruhi oleh berbagai macam faktor diantaranya faktor ekonomi dan faktor sosial. Dari segi ekonomi, konsumsi secara langsung dapat dipengaruhi oleh pendapatan. Semakin tinggi pendapat kepala keluarga maka akan meningkatkan konsumsi keluarganya. Sedangkan dari segi sosial, konsumsi dapat dipengaruhi oleh jumlah anggota keluarga, pendidikan, dan jam kerja. Apabila suatu keluarga memiliki banyak anggota keluarga yang tertanggung maka akan semakin tinggi pula kebutuhan yang harus terpenuhi. Kemudian apabila   memiliki   tingkat   pendidikan   yang   tinggi   maka   seseorang   akan   lebih   memilih meningkatkan konsumsi non pangan daripada konsumsi pangan yang merupakan cerminan kesejahteraan. Sedangkan dari segi jam kerja, apabila seseorang memiliki jam kerja tinggi maka semakin besar beban kerja yang diterima yang secara langsung akan mempengaruhi konsumsi pangan maupun non pangan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh sosial ekonomi terhadap pengeluaran konsumsi keluarga miskin. Dalam penelitian ini  yang  menjadi sampel adalah kepala keluarga miskin di Desa Gisikcemandi dan Desa Tambakcemandi Kecamatan Sedati Kabupaten Sidoarjo, dimana secara wiayah dan karakteristik penduduknya masuk dalam indikator  kemiskinan.  Penelitian  ini  menggunakan  pendekatan  kuantitatif  deskriptif  dengan metode  analisis  regresi  berganda. Hasil  penelitian  menunjukkan bahwa  pendapatan, jumlah anggota keluarga, pendidikan, dan jam kerja mempengaruhi pengeluaran konsumsi  keluarga miskin. Kata kunci: Pengeluaran Konsumsi, Pendapatan, Jumlah Anggota Keluarga, Pendidikan, Jam Kerja.  
ANALISIS PREFERENSI PENGGUNAAN UANG ELEKTRONIK PADA KERETA API COMMUTER JABODETABEK Handayani, Lia
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 4 No. 1
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini ingin mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi preferensi penggunaan uang elektronik sebagai pilihan alat bayar tiket di kereta api commuter Jabodetabek. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu variabel pendapatan, harga, kualitas produk, biaya, kemudahan,  dan  informasi  yang  diperoleh.  Penelitian  menggunakan  alat  analisis  regresi berganda   dengan   metode   pengumpulan  data   primer   berupa   kuisioner.   Hasil   penelitian menunjukan bahwa variabel harga, kualitas produk, dan kemudahan memiliki pengaruh positif signifikan terhadap preferensi penggunaan uang elektronik untuk membeli tiket kereta api commuter Jabodetabek. Sedangkan untuk variabel pendapatan, biaya, dan informasi yang diperoleh tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap preferensi konsumen. Hasil penelitian juga menunjukan bahwa masyarakat lebih puas menggunakan uang elektronik untuk membeli tiket dibandingkan menggunakan uang tunai. Kepuasan ini nantinya mampu meningkatkan volume transaksi uang elektronik yang akan berpengaruh terhadap peningkatan transaksi non tunai. Peningkatan transaksi non tunai ini akan menciptakan suatu keadaan less cash society yang akan berdampak pada percepatan perputaran aktivitas ekonomi, dan menciptakan sistem pembayaran yang cepat, aman, dan efisien.     Kata  Kunci  :  Perkembangan  Uang  Elektronik,  Penerapan  di  KA  commuter  Jabodetabek, Preferensi, less cash society.
: ANALISIS PARTISIPASI KERJA PENDUDUK LANJUT USIA DI INDONESIA Sumarsono, Fathin Safirah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 4 No. 1
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kecenderungan penduduk lanjut usia di Indonesia untuk bekerja dan tidak bekerja serta kecenderungan pekerja lanjut  usia di Indonesia untuk bekerja  full-time dan bekerja part-time, berdasarkan karakteristik demografi dan ekonomi yang meliputi umur, pendidikan, pengeluaran rumah tangga, jenis kelamin, kesehatan, status kawin, status dalam rumah tangga, daerah tempat tinggal, dan bidang pekerjaan. Penelitian ini menggunakan data sekunder SUSENAS tahun 2011. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah  analisis regresi respon kualitatif yaitu probit. Jumlah populasi yang di gunakan dalam penelit ian ini adalah sesuai dengan jumlah responden Susenas 2011 sejumlah 1.118.239 penduduk,  selanjutnya peneliti mengunakan  jumlah sampel dalam  penelitian  ini  sesuai  dengan  responden  Susenas  2011  yang  berumur  60  tahun  keatas sejumlah 87.905 penduduk dan pekerja lanjut usia sejumlah 42.123 penduduk. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji regresi probit. Dengan menggunakan dua model probit, variabel dependen pada model pertama adalah bekerja dan tidak  bekerja. Sedangkan variabel dependen pada model kedua bekerja full-time dan part-time Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kecenderungan penduduk lanjut usia untuk bekerja lebih besar pada penduduk lansia laki-laki, penduduk lansia dengan status menikah, penduduk lansia dengan tingkat kesehatan yang relatif baik, dan penduduk lansia bersatus sebagai kepala rumah tangga. Sedangkan kecenderungan penduduk lanjut usia untuk tidak bekerja lebih besar pada penduduk lansia yang semakin tua, penduduk lansia dengan tingkat pendidikan yang semakin tinggi, Penduduk  lansia dengan pengeluaran rumah tangga yang  besar, Penduduk  lansia yang tinggal di daerah perkotaan. Pada model kedua, kecenderungan pekerja lanjut usia bekerja full- time lebih besar pada pekerja lansia laki-laki, pekerja lansia dengan status menikah, pekerja lansia dengan tingkat kesehatan pekerja lansia yang relatif baik, pekerja lansia bersatus sebagai kepala rumah tangga, dan pekerja lansia yang tinggal didaerah Perkotaan. Sedangkan kecenderungan pekerja lanjut usia bekerja part-time lebih besar pada pekerja lansia yang umurnya semakin tua.   Kata kunci: Partisipasi Kerja Penduduk Lanjut Usia, bekerja, tidak bekerja, full-time (≥ 35 jam perminggu), part-time (< 35 jam perminggu)
PERAN KOPERASI DALAM PENINGKATAN PENDAPATAN ANGGOTA (Studi Kasus Koperasi Wanita “Kartika Candra” Desa Karangjati Kecamatan Pandaan Kabupaten Pasuruan) Fajri, Muhammad Yanuar
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 4 No. 1
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Koperasi merupakan organisasi yang dicanangkan dan didukung oleh pemerintah dengan tujuan kesejahteraan masyarakat. Kabupaten Pasuruan sebagai salah satu kabupaten yang terdapat di provinsi Jawa Timur memiliki potensi secara ekonomi yang perlu diperhitungkan. Sama halnya dengan kabupaten/kota di seluruh Indonesia keberadaan koperasi di Kabupaten Pasuruan dalam pengembangan dan pembangunan ekonomi rakyat diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat dengan peningkatan pendapatan. Salah satu Koperasi primer di Kabupaten Pasuruan dengan bentuk KOPWAN yang mampu bertahan dari tahun 1981 hingga saat ini dan mampu menjadi KOPWAN terbaik no 1 se-Kabupaten Pasuruan pada tahun 2014 yakni KOPWAN “Kartika Candra” di Kecamatan. KOPWAN “Kartika Candra” merupakan KOPWAN yang dapat dikatakan maju karena sejak berdiri pada tahun 1981 hingga saat ini masih berjalan serta mengukir prestasi dengan memiliki jumlah unit yang banyak, dan SHU yang terus meningkat dari tahun ketahun. Dengan majunya KOPWAN “Kartika Candra” diharapkan juga mampu berperan dalam meningkatkan pendapatan anggotanya. Penelitian ini merupakan kualitatif serta menggunakan teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif karena penelitian ini bermaksud menemukan, memahami, menjelaskan dan memperoleh gambaran tentang peran KOPWAN “Kartika Candra” dalam peningkatan pendapatan anggota Kecamatan Pandaan Kabupaten Pasuruan. Penentuan informan dilakukan berdasarkan design sample agar mampu mewakili seluruh anggota KOPWAN”Kartika Candra” maka ditentukan 8 responden. Setelah itu dilakukan analisis pendapatan melalui jumlah pendapatan rata-rata per tahun selama lima tahun terakhir yaitu mulai dari tahun 2010 hingga 2014. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa KOPWAN “Kartika Candra” memiliki peran positif terhadap peningkatan pendapatan anggota serta keberadaannya memberi manfaat bagi anggota. Hal  tersebut terlihat dari analisis pendapatan responden serta pernyataan dari responden secara langsung. Dari pernyataan yang diberikan masing-masing responden bahwa responden merasakan terjadi peningkatan pada pendapatan mereka walapun tidak secara kontinue tiap tahun, serta responden merasakan bahwa dengan adanya KOPWAN “Kartika Candra” khususnya Unit Simpan Pinjam dan pelatihan khusus anggota sangat berperan dalam permodalan usaha untuk tetap berjalan dan bahkan usaha lebih maju. Meskipun terdapat banyak lembaga keuangan di Kecamatan Pandaan para responden merasa tetap lebih menguntungkan menjadi nasabah dan anggota KOPWAN “Kartika Candra”. Selain itu responden juga merasa manfaat dengan adanya unit-unit usaha yang dikelolakan KOPWAN “Kartika Candra” karena mampu memenuhi kebutuhan anggota sehingga KOPWAN “Kartika Candra” mendapatkan kepercayaan dari para anggota. Kepercayaan dari anggota tentunya ditanggapi oleh KOPWAN “Kartika Candra” dengan melakukan pelayanan terbaik agar anggota merasa nyaman dan sejahtera. Kata Kunci : Koperasi, Peran, KOPWAN “Kartika Candra”
DETERMINAN RISIKO KREDIT BANK MILIK NEGARA (STUDI KASUS PADA 4 BANK PERSERO MILIK NEGARA PERIODE 2008:1-2015:3) Anugerah, Andhika
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 4 No. 1
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterkaitan variabel CAR, LDR, NIM, Inflasi, dan Pertumbuhan Ekonomi terhadap terjadinya kredit bermasalah (NPL) pada BPD Jawa Timur dan Jawa Barat tahun 2006-2013. Dalam penelitian ini juga membandingkan keterkaitan variabel yang mempengaruhi terjadinya kredit bermasalah antara BPD Jawa Timur dan BPD Jawa Barat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis regresi berganda yang digunakan untuk menguji keterkaitan variabel tersebut. Kemudian hasil dari regresi tersebut digunakan untuk membandingkan pengaruh dari variabel yang mempengaruhi kredit bermasalah antara kedua daerah BPD tersebut. Hasil dari penelitian ini adalah walaupun kedua BPD tersebut memiliki tingkat NPL yang relatif hampir sama dana juga keadaan perekonomian kedua daerah BPD tersebut memiliki tinkat perekonomian yang hampir serupa tetapi penyebab faktor yang mempengaruhi terjadinya kredit bermasalah  berbeda. Pada BPD Jawa Timur variabel CAR, LDR, NIM, dan inflasi memiliki pengaruh signifikan terhadap terjadinya NPL dan variabel pertumbuhan ekonomi tidak memiliki pengaruh terhadap terjadinya NPL. Sedangkan pada BPD Jawa Barat variabel CAR, NIM, inflasi dan pertumbuhan ekonomi memiliki pengaruh signifikan terhadap terjadinya NPL dan variabel LDR tidak memiliki pengaruh terhadap terjadinya kredit bermasalah ( NPL).  Kata Kunci: Kredit Bermasalah, Inflasi, BI Rate, Kurs, LDR, CAR, NIM, BOPO  
ANALISIS PERBANDINGAN TINGKAT KESEHATAN BANK ANTARA BANK NASIONAL, BANK CAMPURAN DAN BANK ASING DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN RGEC (STUDI PADA BANK UMUM DENGAN MODAL INTI DIATAS 5 TRILIUN RUPIAH) Sari, Asri Karnita
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 4 No. 1
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sektor  perbankan  merupakan  industri  yang  mendapat  perhatian  besar  dari  pemerintah, karena sektor perbankan dapat mempengaruhi kesejahteraan rakyat dan laju pertumbuhan ekonomi suatu negara. Oleh karena itu akan sangat penting bagi perbankan untuk menjaga kinerja dan kesehatan bank. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan tingkat kesehatan bank antara bank nasional, bank campuran dan bank asing. Penilaian terhadap tingkat kesehatan bank menggunakan pendekatan berbasis risiko yaitu pendekatan RGEC. Faktor penilaian yang dianalisis adalah Faktor Risk Profile, Earning dan Capital. Variabel yang digunakan adalah NPL, LDR dan PDN yaitu untuk mengukur faktor Risk Profile, ROA dan NIM untuk mengukur faktor Earning dan CAR untuk mengukur faktor Capital. Pengujian statistik juga dilakukan yaitu dengan melakukan uji beda terhadap hasil rata-rata kelompok bank dengan melakukan uji One- Way Anova. Periode penelitian ini dari tahun 2010-2014 dengan sample bank dengan modal inti ditas 5 triliun rupiah. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa penilaian ketiga kelompok bank menunjukan hasil yang baik dengan predikat bank sehat. Hal tersebut ditunjukan dengan penilaian faktor Risk Profile, Earning dan Capital. Sedangkan untuk hasil penilaian tingkat kesehatan yang paling baik adalah kelompok bank nasional. Dimana kelompok bank nasional memiliki hasil akhir peringkat komposit 1, sedangkan untuk kelompok bank asing dan campuran memiliki hasil peringkat komposit 2.   Kata kunci: Tingkat Kesehatan Bank, Pendekatan RGEC, Uji Beda, One-Way Anova  
Analisis Efisiensi Usahatani dan Pendapatan Pertani Usahatani Padi (Kasus Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur) Wicaksono, Dwiki; Suman, Agus
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 4 No. 1
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian adalah (1) mengetahui pengaruh faktor produksi (tenaga kerja, benih, pupuk Urea, pupuk phonska, pupuk ZA, herbisida, dan insektisida & fungisida) terhadap produksi usahatani padi di tingkat petani; (2) mengetahui efisiensi alokasi penggunaan faktor produksi pada usahatani padi di tingkat petani; (3) mengetahui pendapatan petani padi jika dibandingkan dengan UMR (Upah Minimum Regional). Penelitian ini dilakukan dengan metode survei, mulai bulan September hingga November  2015  di  Kabupaten  Malang.  Pengambilan  sampel  dari  tingkat  kecamatan hingga tingkat petani dilakukan secara purposive dan jumlah petani sampel sebanyak 90 petani.  Model  analisis  yang  digunakan  :  (1)  hubungan  masukan  dengan  produksi dianalisis melalui model fungsi produksi Cobb-Douglass, (2) tingkat efisiensi alokasi penggunaan masukan dianalisis menggunakan indeks efisiensi alokasi (ki), (3) tingkat pendapatan petani dianalisis menggunakan analisis tabulasi dan R/C ratio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis faktor produksi pupuk urea, pupuk ZA, dan insektisida & fungisida kuantitas penggunaannya berpengaruh terhadap produksi padi pada musim hujan (MH), sedangkan pada musim kemarau (MK) disamping keempat jenis faktor produksi tersebut, faktor produksi tenaga kerja juga berpengaruh terhadap produksi, sehingga penambahan keempat jenis masukan tersebut dapat   meningkatkan produksi padi. Ditinjau dari efisiensi alokasi pada MH maupun MK, semua jenis masukan yang masih dapat ditambahkan seperti tersebut diatas belum efisien. Pendapatan petani dari usahatani padi dibanding UMR Kabupaten Malang setiap bulannya menunjukkan bahwa pada musim hujan (MH) petani dengan luas usahatani 0,5 ha; 1 ha; dan >2 ha mampu mencapai pendapatan yang lebih tinggi dibanding UMR masing-masing sebesar 16,4%; 137,53%; dan 980,2%. Sedangkan pada musim kemarau (MK) pendapatannya lebih produktif lagi dibanding UMR, yang mana pada luas usahatani 0,375 ha; 1 ha; dan >2 ha masing-masing melebihi UMR sebesar 11,9%; 187,6%; dan 1154,1%.   Keywords : production of rice in the rainy season (MH), production of rice in the dry season (MK), production elasticity, the level of efficiency of the allocation of inputs, the income of the farmer compared to UMR.      
ANALISIS PENGARUH CAPITAL ADEQUACY RATIO (CAR), LOAN TO DEPOSIT RATIO (LDR), BIAYA OPERASIONAL PENDAPATAN OPERASIONAL (BOPO), DAN CADANGAN PENGHAPUSAN KREDIT TERHADAP KREDIT BERMASALAH (NON PERFORMING LOAN) BANK UMUM di INDONESIA 2009-2015: ANALISIS DATA Wandadari, Dyah Ayu
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 4 No. 1
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bank is a part of financial institutions which have intermediation function which is collecting fund from people and distribute it back into loan. Loan which distribute by bank have potentially make non performing loan, because the more loan being distributed the more credit problem will be held by the bank. This research have purpose to know how the influence of CAR, LDR,BOPO, and also proposal of Eliminating non performing Loans in ordinary bank in indonesia. This research sample is using 5 bank that have highest asset and method that use panel data methods. Independent variable which is used in this research is CAR, LDR,  BOPO and proposal of Elimination of non performing loans. The disscussion result of this research show that simultantly , independent variable affect significantly to Non performing loans. The Result partialy test showed that CAR, LDR, BOPO and the proposal of elimination of non performing loans affected significantly and positively into Non performing loans  Kata Kunci: Non Performing Loan, CAR, LDR, BOPO, the proposal of elimination of non performing loans (PPAP)

Page 906 of 1383 | Total Record : 13824


Filter by Year

2010 2022


Filter By Issues
All Issue Vol. 10 No. 2 Vol 10, No 2: Semester Genap 2021/2022 Vol 10, No 1: Semester Ganjil 2021/2022 Vol. 10 No. 1 Vol. 9 No. 2 Vol 9, No 2: Semester Genap 2020/2021 Vol 9, No 1: Semester Ganjil 2020/2021 Vol. 9 No. 1 Vol. 8 No. 2 Vol 8, No 2: Semester Genap 2019/2020 Vol 8, No 1: Semester Ganjil 2019/2020 Vol. 8 No. 1 Vol. 7 No. 2 Vol 7, No 2: Semester Genap 2018/2019 Vol 7, No 1: Semester Ganjil 2018/2019 Vol. 7 No. 1 Vol. 6 No. 2 Vol 6, No 2: Semester Genap 2017/2018 Vol 6, No 2: Semester Genap 2017/2018 Vol 6, No 1: Semester Ganjil 2017/2018 Vol 6, No 1: Semester Ganjil 2017/2018 Vol. 6 No. 1 Vol. 5 No. 2 Vol 5, No 2: Semester Genap 2016/2017 Vol 5, No 2: Semester Genap 2016/2017 Vol 5, No 1: Semester Ganjil 2016/2017 Vol 5, No 1: Semester Ganjil 2016/2017 Vol. 5 No. 1 Vol. 4 No. 2 Vol. 3 No. 2 Vol 4, No 2 : Semester Genap 2015/2016 Vol 4, No 2 : Semester Genap 2015/2016 Vol 4, No 1: Semester Ganjil 2015/2016 Vol 4, No 1: Semester Ganjil 2015/2016 Vol. 4 No. 1 Vol 3, No 2: Semester Genap 2014/2015 Vol 3, No 2: Semester Genap 2014/2015 Vol 3, No 1: Semester Ganjil 2014/2015 Vol 3, No 1: Semester Ganjil 2014/2015 Vol. 3 No. 1 Vol. 2 No. 2 Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014 Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014 Vol 2, No 1: Semester Ganjil 2013/2014 Vol 2, No 1: Semester Ganjil 2013/2014 Vol. 2 No. 1 Vol. 1 No. 2 Vol 1, No 2: Semester Genap 2012/2013 Vol 1, No 2: Semester Genap 2012/2013 Vol 1, No 1: Semester Ganjil 2012/2013 Vol 1, No 1: Semester Ganjil 2012/2013 Vol. 1 No. 1 More Issue