cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 13,824 Documents
Analisis Contagion Effect antar Pasar Modal pada saat Terjadinya Krisis Amerika Serikat 2008 (Studi Pada 16 Pasar Modal di Dunia) Kusuma, Pangestika Indah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 4 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui : (1) ada atau tidaknya contagion effect antar indeks komposit saham global dan (2) mengetahui dan menjelaskan pergerakan indeks saham yang memberikan kontribusi paling besar atau memiliki pengaruh yang dominan terhadap negara lain. Penelitian ini menggunakan return harian dari variabel indeks DJIA, JSX, KLCI, SET, PSEI, BSE, HSI, STI, KOSPI, SCI, NIKKEI 225, BOVESPA, FTSE 100, DAX 30, CAC 40 dan IBEX 35  yang diambil mulai dari Januari 2007-Oktober 2015. Penelitian ini menggunakan metode analisis Structural VAR (SVAR) dengan analisis yang difokuskan pada Impulse Response Function (IRF) dan Forecast Error Variance Decomposition (FEVD). Dari hasil penelitian ini diketahui bahwa (1) terdapat contagion effect antar indeks saham melalui interpretasi ekonomi dalam saluran perdagangan dan keuangan, dan (2) indeks Dow Jones merupakan indeks yang memberikan kontribusi paling besar terhadap indeks saham FTSE 100, DAX 30, CAC 40, IBEX 35, dan BOVESPA. Indeks saham Asia secara rata rata dapat membatasi dampak gejolak perekonomian dari negara lain.Kata kunci: Integrasi ekonomi, Contagion Effect, hubungan perdagangan, hubungan keuangan, SVAR jangka pendek.
Analisis Permintaan Kredit Pemilikan Rumah (Studi Kasus Bank Tabungan Negara) Dewi, Rr. Anggraini Puspa
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 4 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perbankan mempunyai peranan langsung untuk pembangunan Negara dan kredit perbankan memberikan sumbangan yang penting terhadap perputaran roda perekonomian Negara. Salah satu permasalahan penting yang dihadapi Indonesia saat ini adalah mengenai kepadatan pendudukan dan rumah tinggal. Bank Indonesia melakukan pencegahan dengan menerbitkan aturan LTV atau Loan to Value yang ditujukan bagi pengambilan KPR. Hasil survei pada awal tahun 2015 oleh Majalah Properti mengenai Perbankan penyalur Kredit Pemilikan Rumah dengan market share paling tinggi. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui variabel yang berpengaruh terhadap permintaan KPR. Metode analisis data yang digunakan ialah regresi linier berganda. Dengan hasil variabel suku bunga dan pertumbuhan ekonomi signifikan berpengaruh terhadap permintaan KPR. Sedangkan inflasi dan dummy LTV tidak signifikan berpengaruh terhadap permintaan KPR.Kata kunci:Permintaan KPR, suku bunga, inflasi, pertumbuhan ekonomi, loan to value
INTERBANK CONTAGIOUS: MENGUKUR PENGARUH RESIKO SISTEMIK ANTAR BANK DI INDONESIA STUDI KOMPARATIF SEBELUM DAN SESUDAH KRISIS GLOBAL TAHUN 2008. Rahman, Kresna Aditya
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 4 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui risiko eksternal pada masing-masing individu perbankan maupun risiko keterkaitan antar bank di Indonesia yang terjadi pada periode sebelum dan sesudah krisis keuangan global pada tahun 2008. Penelitian ini dilakukan dengan metode Value at Risk. Data yang digunakan pada penelitian ini diperoleh dari laporan triwulanan 10 Bank sebagai sampel penelitian  dari tahun 2003 sampai dengan tahun 2015 yang di peroleh dari  Otoritas Jasa Keuangan Indonesia. Metode analisis data menggunakan analisis Value at Risk untuk menilai resiko individu perbankan di Indonesia serta menggunakan parameter  Conditional Value at Risk (CoVaR) untuk menilai risiko keterkaitan individu perbankan dengan sistem perbankan secara keseluruhan. Besaran CoVaR ini sesungguhnya mencerminkan risiko sistemik dalam pengertian pengaruh suatu bank terhadap system perbankan secara keseluruhan. Secara teknis, estimasi CoVaR dilakukan dengan menggunakan koefisien hasil estimasi return sistem perbankan dan mensubstitusi hasil estimasi Value at Risk. Hasil dari pembahasan menunjukan bahwa terdapat kenaikan risiko individu pada bank sebesar -12,8 % pada periode sebelum dan-8,56%  pada periode setelah krisis global tahun 2008. Serta risiko keterkaitan individu bank dengan dengan sistem perbankan yang diukur menggunakan CoVaR meningkat dari 8,8% ke 1,85% pada periode setelah terjadi krisis global 2008.Kata Kunci: Bank, Risiko, Sistemik, Value at Risk, Krisis
ANALISIS PENGARUH PENDAPATAN DAN BIAYA PERJALANAN TERHADAP TINGKAT KUNJUNGAN WISATAWAN KE KOTA BATU Sholicha, Frida Nidiatus
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 4 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Memasuki   abad   ke-21,   pariwisata   menjadi   sektor   yang   strategis   dalam peningkatan pendapatan suatu negara ataupun daerah. Dengan diberlakukannya UU No. 32 Tahun 2004 dan UU No.33 Tahun 2004 yang memberikan kewenangan lebih luas pada Pemerintah Daerah untuk  mengelola wilayahnya,  memberi  tanggung  jawab  dan tuntutan  yang  lebih  besar  untuk menggali dan mengembangkan seluruh potensi sumber daya yang dimiliki demi pembangunan di daerah. Melalui “Shining Batu”, Kota Batu berusaha  untuk  mewujudkan  harapan  besar  yaitu  sebagai    daerah    tujuan    wisata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh pendapatan dan biaya perjalanan terhadap tingkat kunjungan wisatawan ke kota Batu. Variabel bebas yang dipakai  dalam  penelitian  ini  adalaha  pendapatan  (X1)  dan  biaya  perjalanan  X2), sedangkan variabel terikatnya yaitu tingkat kunjungan wisatawan (Y). Penelitian ini dilakukan di objek wisata Kota Batu, denang sampel penelitian sebanyak 57 pedagang. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif yang bertujuan untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan. Data yang dipergunakan diperoleh melalui observasi  dan  metode  kuesioner.  Analisis  data  yang  digunakan  dalam  penelitian  ini adalah uji asumsi klasik dan analisis regresi linier berganda. Hasil yang diperoleh dari hasil persamaan uji regresi linier berganda: Log Y = -1,094 + 0,504 logx1 – 0,453 logx2 + e. Berdasarkan hasil yang didapat diperoleh bahwa pandapatan dan biaya perjalanan signifikan terhadap tingkat kunjungan wisatawan.Kata kunci: Pariwisata, Pendapatan, Biaya Perjalanan, Tingkat Kunjungan
PENGARUH UPAH, INVESTASI DAN PDRB TERHADAP PENYERAPAN TENAGA KERJA (STUDI KASUS KABUPATEN PASURUAN) Ilham, Mohammad
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 4 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketenagakerjaan merupakan masalah yang selalu menjadi perhatian utama pemerintah dari masa ke masa. Permasalahan ini menjadi penting mengingat erat kaitannya dengan pengangguran baik secara langsung maupun tidak langsung. Kabupaten Pasuruan sebagai salah satu daerah Industri di Jawa Timur yang memiliki potensi besar dalam penyerapan tenaga kerja, melihat di mana sejak beberapa tahun terakhir mesin utama penggerak pembangunan di Jawa Timur telah bergeser dari sektor pertanian ke sektor Industri. Namun dari sisi ketenagakerjaannya Kabupaten Pasuruan masih mengalami kendala, walaupun beberapa hal di atas yang sudah di jelaskan sangat mendukung dalam mengatasi masalah tenaga kerja. Penelitian ini meniliti bagaimana pengaruh upah, investasi dan PDRB terhadap penyerapan tenaga kerja di Kabupaten Pasuruan. Dalam penelitian ini pengelolaan data yang dipakai menggunakan pendekatan elastisitas E = x  . Berdasarkan hasil penelitian peningkatan upah di Kabupaten Pasuruan tidak membuat perusahaan-perusahaan yang ada banyak memangkas tenaga kerjanya, dibuktikan dari nilai elastisitas antara pengaruh upah terhadap penyerapan tenaga kerja yang memiliki rata-rata 5,75, yang berarti >1 yang artinya terdapat pengaruh yang signifikant antara keduanya. Nilai investasi terhadap tenaga kerja didapatkan nilai sebesar 1,17 dimana nilai rata-rata yang didapatkan berpengaruh terhadap penyerapan tenaga kerja. Berdasarkan nilai rata-rata untuk nilai PRDB didapatkan nilai sebesar 7,10 maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh positif antara PDRB terhadap penyerapan tenaga kerja berdasarkan rata-rata elastisitas antara 2005-2014 diketahui bahwa elastisits sebesar 7,10. Artinya apabila PDRB naik 1% akan diikuti kenaikan penyerapan tenaga kerja sebesar 7,10%.Kata Kunci : Elastisitas, Upah, Investasi, PDRB, Tenaga Kerja
Analisis Sektor Usaha Kecil Dan Menengah Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja (Studi Kasus Kelompok Usaha Asosiasi Pengrajin Manik-Manik Dan Aksesoris Di Desa Plumbon Gambang Kecamatan Gudo Kabupaten Jombang) Tama, Yosa El
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 4 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi penyerapan tenaga kerja pada UMKM kelompok usaha asosiasi pengrajin manik-manik dan aksesoris (APMA) di Desa Plumbon Gambang Kecamatan Gudo Kabupaten Jombang. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah penyerapan tenaga kerja dalam satu siklus produksi. Sementara, yang menjadi variabel independen dalam penelitian ini adalah jumlah output, modal, tingkat upah, dan mitra kerja. Sampel yang digunakan adalah sejumlah 32 sampel yang diambil dari keseluruhan anggota kelompok usaha manik-manik di Desa Plumbon Gambang. Hasil analisis regresi OLS menunjukkan bahwa pada derajat keyakinan 97 persen, jumlah output, modal dan mitra kerja mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja. Sedangkan tingkat upah tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja.Kata Kunci: UMKM, Jumlah Output, Modal, Tingkat Upah, Mitra kerja, Kelompok usaha, Penyerapan Tenaga Kerja
ANALISIS PENGARUH MODAL USAHA, JAM KERJA, DAN TINGKAT PENDIDIKAN TERHADAP PENDAPATAN PEDAGANG (Studi Kasus Pada Pedagang Buku Di Pasar Buku Wilis Kota Malang) Assyahroni, Mochamad Firsta
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 4 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh modal usaha, jam kerja, dan tingkat pendidikan terhadap pendapatan pedagang buku di Pasar Buku Willis Kota Malang. Variabel bebas yang dipakai dalam penelitian ini adalaha modal usaha (X1), jam kerja (X2), dan tingkat pendidikan (X3), sedangkan variabel terikatnya yaitu pendapatan (Y). Penelitian ini dilakukan di Pasar Buku Wilis Kota Malang, denan sampel penelitian sebanyak 58 pedagang. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif yang bertujuan untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan. Data yang dipergunakan diperoleh melalui observasi dan metode kuesioner.Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji asumsi klasik dan analisis regresi linier berganda, dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh modal usaha, jam kerja, dan tingkat pendidikan terhadap pendapatan pedagang buku di Pasar Buku Wilis. Hasil yang diperoleh dari hasil persamaan uji regresi linier berganda: Y = -941092,346 + 0,860 X1 + 162202,125 X2 + 54513,271 X3 + e. Hasil penelitian yang diperoleh setelah melalui proses analisis data dan pengujian hipotesis menunjukkan bahwa variabel modal usaha (X1) dan jam kerja (X2) berpengaruh secara signifikan terhadap pendapatan, sedangkan tingkat pendidikan (X3) tidak berpengaruh secara signifikan terhadap pendapatan. Ketiga variabel bebas secara simultan berpengaruh signifikan terhadap pendapatan.Kata kunci: modal usaha, jam kerja, tingkat pendidikan, pendapatan.
Analisis Pengaruh Indikator Inflasi, Kurs, Indeks Saham Amerika Serikat, dan Indeks Saham Regional Terhadap Indeks Harga Saham Gabungan pada Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode 2009-2015 Larasati, Nadya Larasati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 4 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh inflasi, kurs, KLSE, PSE, STI terhadap IHSG. Data yang digunakan merupakan data sekunder dimana populasi dalam penelitian ini adalah Indikator Makro Ekonomi yaitu: inflasi, kurs, serta Indeks saham Amerika Serikat dan saham regional yakni : Dow Jones Industrial Average (DJIA), Kuala Lumpur Stock Exchange (KLSE), Philippine Stock Exchange (PSE) dan Strait Times Index (STI)  dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia periode Januari 2009 hingga Desember 2015. Sampel yang digunakan adalah indikator makroekonomi (inflasi, kurs), Dow Jones Industrial Average (DJIA), Kuala Lumpur Stock Exchange (KLSE), Philippine Stock Exchange (PSE) dan Strait Times Index (STI)  dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia periode Januari 2009 hingga Desember 2015 yang digunakan dalam penelitian ini. Pengolahan data menggunakan software eviews 8.0  serta teknik analisis data yang digunakan adalah analisis error correrction model untuk mengetahui seberapa besar pengaruh DJIA, KLSE, STI, PSE, inflasi, dan kurs terhadap IHSG. Hasil analisis untuk model ini menunjukkan KLSE, PSE, KURS berpengaruh terhadap IHSG dalam jangka pendek maupun jangka panjang, sedangkan STI hanya berpengaruh dalam jangka pendek dan DJIA beserta inflasi tidak berpengaruh terhadap IHSG.Kata kunci : Inflasi, Kurs, DJIA, KLSE, PSE, STI, Error Correction Model.
Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Masuknya Foreign Direct Investment (FDI) Negara Berkembang di Kawasan ASEAN (Indonesia, Malaysia, Thailand, Kamboja dan Vietnam) Periode 1995-2014 Rahajeng, Lutfi Rahmawati Margaining
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 4 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor GDP, Suku Bunga, Inflasi dan Utang Luar Negeri terhadap Foreign Direct Investment (FDI) negara berkembang di Kawasan ASEAN pada periode 1995 hingga 2014. Data yang digunakan merupakan data sekunder, yang merupakan data yang diperoleh dari situs resmi atau website. Berdasarkan tujuan tersebut, metode analisis yang digunkan adalah analisis regresi data panel dengan model fixed effect model. Pengelolaan data dengan menggunakan software Eviews 9. Dari hasil estimasi dan uji statistik diperoleh bahwa faktor GDP berpengaruh positif dan signifikan terhadap FDI negara berkembang di Kawasan ASEAN. Dan faktor Suku Bunga, Inflasi dan Utang Luar Negeri berpengaruh negatif dan signifikan terhadap FDI negara berkembang di Kawasan ASEAN.Kata Kunci : FDI, GDP, Inflasi, Suku Bunga, Utang Luar Negeri, data panel, fixed effect model
Analisis Model Taylor Rule dalam Penerapan Inflation Targeting Framework di Indonesia Arisandy, Devy Annisa
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 4 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh jangka pendek dan jangka panjang model Taylor Rule di Indonesia. Indonesia sebagai negara penganut Inflation Targeting Framework (ITF) menggunakan BI Rate sebagai instrumen kebijakan utama untuk dapat mencapai sasaran akhir kebijakan moneter berupa kestabilan harga (inflasi). Penelitian ini menggunakan metode Error Correction Model (ECM) dengan menggunakan pendekatan Taylor Rule. Dalam pendekatan ini, inflasi dan output sebagai faktor penentu besaran suku bunga. Dari hasil pengujian menunjukkan bahwa inflation gap berpengaruh dalam penetapan suku bunga acuan (BI Rate) dalam jangka panjang maupun jangka pendek. Namun, output gap hanya berpengaruh dalam jangka panjang saja. Sehingga perlu ada kebijakan dalam mengontrol laju inflasi melalui  instrument kebijakan utamanya yaitu suku bunga (BI Rate) agar target inflasi dapat tercapai.Kata Kunci : Taylor Rule, BI Rate, Inflasi, Output

Page 974 of 1383 | Total Record : 13824


Filter by Year

2010 2022


Filter By Issues
All Issue Vol. 10 No. 2 Vol 10, No 2: Semester Genap 2021/2022 Vol 10, No 1: Semester Ganjil 2021/2022 Vol. 10 No. 1 Vol. 9 No. 2 Vol 9, No 2: Semester Genap 2020/2021 Vol 9, No 1: Semester Ganjil 2020/2021 Vol. 9 No. 1 Vol. 8 No. 2 Vol 8, No 2: Semester Genap 2019/2020 Vol 8, No 1: Semester Ganjil 2019/2020 Vol. 8 No. 1 Vol. 7 No. 2 Vol 7, No 2: Semester Genap 2018/2019 Vol 7, No 1: Semester Ganjil 2018/2019 Vol. 7 No. 1 Vol. 6 No. 2 Vol 6, No 2: Semester Genap 2017/2018 Vol 6, No 2: Semester Genap 2017/2018 Vol 6, No 1: Semester Ganjil 2017/2018 Vol 6, No 1: Semester Ganjil 2017/2018 Vol. 6 No. 1 Vol. 5 No. 2 Vol 5, No 2: Semester Genap 2016/2017 Vol 5, No 2: Semester Genap 2016/2017 Vol 5, No 1: Semester Ganjil 2016/2017 Vol 5, No 1: Semester Ganjil 2016/2017 Vol. 5 No. 1 Vol. 4 No. 2 Vol. 3 No. 2 Vol 4, No 2 : Semester Genap 2015/2016 Vol 4, No 2 : Semester Genap 2015/2016 Vol 4, No 1: Semester Ganjil 2015/2016 Vol 4, No 1: Semester Ganjil 2015/2016 Vol. 4 No. 1 Vol 3, No 2: Semester Genap 2014/2015 Vol 3, No 2: Semester Genap 2014/2015 Vol 3, No 1: Semester Ganjil 2014/2015 Vol 3, No 1: Semester Ganjil 2014/2015 Vol. 3 No. 1 Vol. 2 No. 2 Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014 Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014 Vol 2, No 1: Semester Ganjil 2013/2014 Vol 2, No 1: Semester Ganjil 2013/2014 Vol. 2 No. 1 Vol. 1 No. 2 Vol 1, No 2: Semester Genap 2012/2013 Vol 1, No 2: Semester Genap 2012/2013 Vol 1, No 1: Semester Ganjil 2012/2013 Vol 1, No 1: Semester Ganjil 2012/2013 Vol. 1 No. 1 More Issue