cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Administrasi Publik
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 25497456     EISSN : 25033867     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Administrasi Publik (JAP) merupakan jurnal elektronik online yang diterbitkan oleh Lembaga Penerbitan Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya. Tujuan penerbitan jurnal ini adalah salah satu sarana untuk mewadahi kebutuhan peningkatkan kuantitas dan kualitas karya ilmiah dalam rangka pengembangan keilmuan, serta menyebarluaskan kajian Administrasi Publik, sekaligus sebagai wahana komunikasi di antara cendekiawan, praktisi, mahasiswa dan pemerhati masalah dan praktik Administrasi Publik.
Arjuna Subject : -
Articles 2,676 Documents
IMPLEMENTASI PROGRAM SEKOLAH ADIWIYATA (Studi pada Sekolah Dasar Negeri Manukan Kulon III/540 Kota Surabaya) Yanti Dwi Rahmah
Jurnal Administrasi Publik Vol. 2 No. 4 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Implementation of Adiwiyata School Program (Studies in SDN Manukan Kulon III/540 Surabaya) This research based on SDN Manukan Kulon III/540 Surabaya which researcher used qualitative method with descriptive approaches. This research revealed the school was qualified on city phase selection but failed in the next around. The results showed that there are four programs were implemented, namely the composter; takakura; nursery and 4R program. Those programs based on components in Adiwiyata school program include environmental policy; implementation of environment-based curriculum; participative environmental activity and good environmental tools. The program also has good human resources as an internal supporting and the vision, mission, functions and good budget management. External support factors are all the students parents and granting BOSDA. But the school educators aren’t solid to work each other and external limiting factor is the school building renovation which can make this school fail in achieving Adiwiyata award. Keywords: Implementation, Elementary School, Adiwiyata.   Abstrak: Implementasi Program Sekolah Adiwiyata (Studi Pada SDN Manukan Kulon III/540 Kota Surabaya) Penelitian ini dilakukan atas dasar SDN Manukan Kulon III/540 kota Surabaya yang mana peneliti menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini menunjukkan bahwa sekolah tersebut lolos dalam seleksi tahap kota namun tahap selanjutnya mengalami ketidakberhasilan dalam mencapai penghargaan Adiwiyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat empat program yang diterapkan yaitu komposter; takakura; pembibitan dan program 4R. Program tersebut diterapkan berdasarkan komponen antara lain kebijakan berwawasan lingkungan; pelaksanaan kurikulum berbasis lingkungan; kegiatan lingkungan berbasis partisipatif dan pengelolaan sarana pendukung ramah lingkungan. Penerapan program tersebut terdapat faktor pendukung internal yakni SDM yang mumpuni dan adanya visi, misi, fungsi serta pengelolaan anggaran yang baik. Faktor pendukung eksternal adanya pihak wali murid dan pemberian BOSDA. Tetapi tenaga pendidik yang kurang kompak dan faktor penghambat eksternal adalah adanya renovasi gedung yang membuat ketidakberhasilan dalam mencapai penghargaan Adiwiyata.   Kata Kunci: Implementasi, Sekolah Dasar, Adiwiyata. 
Kemitraan Pemerintah Swasta dan Masyarakat dalam Mewujudkan Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Petani (Studi Pada Kemitraan PT. Pertani (Persero) dan Petani Mitra di Desa Tulungrejo Kecamatan Ngantang Kabupaten Malang Redy Puja Kesuma
Jurnal Administrasi Publik Vol. 2 No. 5 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Partnership of Government Privat and Society in Realize Food Security and Farmer Welfare (Studies in PT. Pertani (Persero) and Farmers Partnership at Village Tulungrejo Ngantang Malang). Welfare of farmers and food security are two important things that should be embodied in the organization of civic life. To achieve this goal, the Ministry of SOEs issued a programmatic solution, the partnership program Improved Movement-Based Food Production Corporation, where the program involves the government, state-owned companies, and the public. From the results of research, it is known that the partnership that exists between the Government, PT. Pertani (Persero) and farmers in the village of Tulungrejo has reaped positive results, it can be seen from the increase in agricultural production, which increased the company's sales gains, as well as the achievement of the government in meeting targets food supply. But despite the success of this GP3K program, there are also factors that must be considered by every actor executor, that may impede the process of partnership, so that the implementation of the program can be run better. Keywords: community development partnership program, improvement movement corporations based food production program, food security and welfare of farmers Abstrak: Kemitraan Pemerintah Swasta dan Masyarakat dalam Mewujudkankan Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Petani (Studi Pada Kemitraan PT. Pertani (Pesero) dan Petani Mitra di Desa Tulungrejo Kecamatan Ngantang Kabupaten Malang). Kesejahteraan petani dan ketahanan pangan nasional merupakan dua hal penting yang harus terwujud dalam penyelenggaraan kehidupan bernegara, terlebih Indonesia merupakan negara agraris dengan mayoritas penduduknya bekerja di sektor pertanian. Untuk mewujudkan hal tersebut, Kementrian BUMN mengeluarkan sebuah solusi program, yakni program kemitraan Gerakan Peningkatan Produksi Pangan Berbasis Korporasi (GP3K), dimana program ini melibatkan pemerintah, perusahaan BUMN, dan masyarakat. Dari hasil penelitian di lapangan, diketahui bahwa kemitraan yang terjalin antara Pemerintah melalui Dinas Pertanian, PT. Pertani (Persero) selaku BUMN sektor pertanian dan petani di Desa Tulungrejo Kecamatan Ngantang Kabupaten Malang telah menuai hasil yang positif, hal tersebut dapat terlihat dari peningkatan produksi pertanian, keuntungan penjualan perusahaan yang meningkat, serta tercapainya target pemerintah dalam pemenuhan pasokan pangan. Namun disamping keberhasilan program GP3K ini, terdapat pula faktor yang harus diperhatikan oleh setiap aktor pelaksana, baik berupa faktor internal maupun eksternal yang dapat menghambat proses kemitraan, agar implementasi program dapat berjalan lebih baik lagi. Kata kunci: program kemitraan bina lingkungan, program gerakan peningkatan produksi pangan berbasis korporasi, ketahanan pangan dan kesejahteraan petani
INOVASI LAYANAN (Studi Kasus Call Center SPGDT 119 sebagai Layanan Gawat Darurat pada Dinas Kesehatan Provinisi DKI Jakarta) Maulana Arief Prawira
Jurnal Administrasi Publik Vol. 2 No. 4 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Service Innovation (Case Studies Call Center SPGDT 119 as Emergency Services at Health Department Province DKI Jakarta). In improving the quality of health care, Jakarta Provincial Government launched the service innovation Call Center SPGDT 119. This study aims to analyze the innovation and the quality of Call Center SPGDT 119 service. This study used a qualitative-descriptive approach with an interactive model. The results showed that the Call Center SPGDT 119 is an innovation in emergency services to the public because it provides new ways of delivering it services. This service has a good quality. In addition, this service has advantages compared to other services, namely ease of access to the service by calling directly to the number 119 and the process of service delivery 24 hours for 7 days. Advice given is the need to make the Call Center SPGDT 119 as a national emergency system by cooperating with the Police and Fire Department, and maintain the quality of services through performance evaluation once every two weeks. Keywords: Service Innovation, Quality of Services, Call Center SPGDT 119 Abstrak: Inovasi Layanan (Studi Kasus Call Center SPGDT 119 sebagai Layanan Gawat Darurat pada Dinas Kesehatan Provinisi DKI Jakarta). Dalam meningkatkan kualitas pelayanan di bidang kesehatan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meluncurkan inovasi layanan Call Center SPGDT 119. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa inovasi dan kualitas layanan Call Center SPGDT 119. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Call Center SPGDT 119 adalah inovasi proses pemberian layanan kegawatdaruratan kepada masyarakat karena memberikan cara baru dalam pelayanannya. Layanan ini berkualitas baik. Selain itu layanan ini memiliki kelebihan dibandingkan dengan layanan lainnya, yaitu kemudahan akses layanan dengan menelepon secara langsung ke nomor 119 serta proses pemberian layanan 24 jam selama 7 hari. Saran yang diberikan adalah perlunya menjadikan Call Center SPGDT 119 sebagai sistem gawat darurat secara nasional dengan bekerja sama dengan Pihak Kepolisian dan Pemadam Kebakaran, dan menjaga kualitas layanan melalui evaluasi kinerja setiap dua pekan sekali. Kata kunci: Inovasi Layanan, Kualitas Layanan, Call Center SPGDT 119
SUSTAINABLE DEVELOPMENT DALAM RENCANA TATA RUANG WILAYAH (Studi di BAPPEDA dan Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Mojokerto) Putri Eka Miyanti
Jurnal Administrasi Publik Vol. 2 No. 5 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Sustainable Development in Urban Planning (Study at BAPPEDA and DKP Mojokerto City). Discussion about sustainable development actually is not only focus on economic aspect but also related to social, culture as well as ecology. In order to realize a sustainable development, Urban Planning is the most important aspect that have to be attention. Therefore, national or region Urban Planning need a planning process through green open space development in order to keep and protect preservation of ecology. This research concluded that green open space development Mojokerto City especially in conducting spatial order has not been fulfilled city green open space standardization which is determined that is 30% of total area. In addition, there are many inhibitory factors became consideration in the activity of green open space development based sustainable development in this Mojokerto City. Keywords: The Local Government Effort’s, Increasing Institusional Capacity Abstrak: Sustainable Development dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (Studi di BAPPEDA dan Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Mojokerto). Pembahasan mengenai pembangunan berkelanjutan (sustainable development) sebenarnya bukan hanya menyangkut aspek ekonomi saja akan tetapi juga menyangkut aspek sosial, budaya maupun lingkungan hidup. Di dalam mewujudkan suatu pembangunan berkelanjutan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) merupakan aspek paling penting yang harus diperhatikan. Oleh karena itu, RTRW nasional maupun RTRW daerah memerlukan suatu proses perencanaan melalui pengembangan Ruang Terbuka Hijau (RTH) agar dapat menjaga dan melindungi kelestarian lingkungan hidup. Hasil dari penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan RTH Kota Mojokerto khususnya di dalam pelaksanaan penataan ruang masih belum memenuhi standar RTH kota yang telah ditentukan yaitu sebesar 30% dari luas wilayah kota. Di sisi lain, terdapat beberapa faktor penghambat baik secara internal maupun eksternal yang menjadi pertimbangan di dalam kegiatan pengembangan RTH berbasis sustainable development di Kota Mojokerto ini. Kata kunci : Ruang Terbuka Hijau, Sustainable Development
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PERENCANAAN PEMBANGUNAN DESA MELALUI MUSRENBANGDES (Studi Perbandingan di Desa Candimulyo Kecamatan Jombang, Desa Mojojejer Kecamatan Mojowarno, dan Desa Bendungan Kecamatan Kudu Kabupaten Jombang) Balinda Citra Pratiwi
Jurnal Administrasi Publik Vol. 2 No. 5 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Community Participation in Rural Development Planning Through Musrenbangdes (Comparative studies in Jombang District of Candimulyo village, subdistrict Mojowarno Mojojejer Village, and the Village Bendungan District of Kudu). Community participation is one indicator that can be used to determine the level of success that has been achieved by the development of a region. This study was conducted to determine musrenbangdes community participation in the study at three sites. The results showed that people's participation in activities musrenbangdes in both villages namely Mojojejer District of Mojowarno and Bendungan Village District of Kudu already quite high, while the Village Candimulyo Jombang District of participation remains low. In the implementation of the program musrenbangdes are contributing factors, among others: The existence of legal protection (Regulations) are adequate, clear organizational structure, and mentoring. While inhibiting factor is the lack of transparency in the implementation musrenbangdes can be seen from the priority list submitted proposals to musrenbangcam and development financing. Keywords: musrenbangdes, public participation, Jombang regencyAbstrak: Partisipasi Masyarakat dalam Perencanaan Pembangunan Desa Melalui Musrenbangdes (Studi perbandingan di Desa Candimulyo Kecamatan Jombang, Desa Mojojejer Kecamatan Mojowarno, dan Desa Bendungan Kecamatan Kudu Kabupaten Jombang). Partisipasi masyarakat merupakan salah satu indikator yang dapat digunakan untuk mengetahui tingkat keberhasilan pembangunan yang telah dicapai oleh suatu wilayah. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui partisipasi masyarakat dalam musrenbangdes di tiga situs penelitian tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat dalam kegiatan musrenbangdes di kedua desa yaitu Desa Mojojejer Kecamatan Mojowarno dan Desa Bendungan Kecamatan Kudu sudah cukup tinggi, sedangkan Desa Candimulyo Kecamatan Jombang partisipasinya masih rendah. Dalam pelaksanaan program musrenbangdes tersebut terdapat faktor pendukung antara lain : Adanya payung hukum (Peraturan) yang memadai, Struktur organisasi yang jelas, dan pendampingan. Sedangkan faktor penghambatnya adalah kurangnya transparansi dalam pelaksanaan musrenbangdes yang dapat dilihat dari daftar prioritas usulan yang diajukan ke musrenbangcam dan pembiayaan pembangunan. Kata Kunci: Musrenbangdes, partisipasi masyarakat, Kabupaten Jombang
Pelaksanaan Pelayanan Urusan Pemerintahan Daerah Bidang Perhubungan Laut di Kabupaten Lamongan (Studi di Dinas Perhubungan Kabupaten Lamongan) Linda Rizqy
Jurnal Administrasi Publik Vol. 2 No. 4 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The Implementation of Local Government Affair Service for Sea Communication Sector in Lamongan District (Study at Dinas Perhubungan, Lamongan District). Lamongan district is an autonomous region with a predominantly job as a fisherman. The implementation of sea communication cannot be separated with problems faced by the local government whith  affects the quality of service given by them. Service of Pas Kecil and Sertifikat Kesempurnaan Kapal do not always follow standartd operational procedures because of limited supporting facilities. As an autonomous region whith has independency and authority it should be balanced with adequate resources Keyword: local government, sea communication sector, Dinas Perhubungan Abstract: Pelaksanaan Pelayanan Urusan Pemerintahan Daerah Bidang Perhubungan Laut Di Kabupaten Lamongan (Studi Di Dinas Perhubungan Kabupaten Lamongan). Kabupaten Lamongan merupakan daerah otonom dengan mayoritas penduduknya bekerja sebagai nelayan. Pelaksanaan pelayanan perhubungan laut tidak lepas dari suatu permasalahan yang dihadapi oleh pemerintah daerah sebagai pelaksana pelayanan. Sehingga pengaruhnya berdampak pada hasil pelayanan yang diberikan. Pelaksanaan pelayanan penerbitan Pas Kecil dan Sertifikat Kesempurnaan Kapal tidak selalu dapat dilakukan berdasarkan standar operasional prosedur karena keterbatasan suatu fasilitas pendukung. Seharusnya sebagai daerah otonom dengan kemandirian dan kewenangannya harusnya diimbangi dengan ketercukupinya suatu sumber daya. Kata kunci: pemerintahan daerah, bidang perhubungan laut, Dinas Perhubungan
IMPLEMENTASI PROGRAM DESA SEJAHTERA TERPADU (PDST) DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN SOSIAL (Studi pada Desa Labuhan Kidul, Kecamatan Sluke Kabupaten Rembang) Intan Permatasari
Jurnal Administrasi Publik Vol. 2 No. 5 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Implementation Of The Integrated Prosperous Village Programme (PDST) to Increasing Social Welfare(Study in Labuhan Kidul village, Sub-district Sluke, District Rembang).Based on the condition of social welfare people (PMKS) apprehensive especially in areas left behind,  Kemensos RI  make the integrated prosperous village programme(PDST) as acceleration increase of social welfare and justice areas left behind. One of the areas that received priority the implementation of the program, is Labuhan Kidul village, in Sluke sub-district  Rembang district. The result  of researchshowed  by implemented of PDST, PMKS type of a family poor in the Labuhan Kidul village can be empowered through joint business group ( KUBE ) and venture capital for gristle women in social economy ( WRSE) . In addition, PDST in Labuhan Kidul village, can  decrease acts of violence parents to their children, stealing case, and capable of reviving the mutual and the attainment of social institutions that help handle PMKS.But that being alimiting factorare  lack of  human resources that competent in operating the computer,  difficulty to coordinate social house manager to attend the meeting, and mindset of social house manager  who want to work if there is a reward. Keywords: PDST, PMKS, KUBE, WRSE, social house manager Abstrak: Implementasi Program Desa Sejahtera Terpadu (PDST) Dalam Meningatkan Kesejahteraan Sosial ( Studi di Desa Labuhan Kidul, Kecamatan Sluke Kabupaten Rembang) Berdasarkankondisi Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) yang memprihatinkan terutama di daerah tertinggal, Kemensos RImenyusun Program Desa Sejahtera Terpadu (PDST) sebagai upaya percepatan peningkatan kesejahteraan sosial dan keadilan daerah tertinggal. Salah satu daerah yang memperoleh prioritas pelaksanaan program tersebut yaitu Desa Labuhan Kidul,Kecamatan Sluke Kabupaten Rembang. Hasil penelitian menunjukkan dengan implementasi PDST, PMKS jenis keluarga fakir miskin di Desa Labuhan Kidul dapat diberdayakan melalui Kelompok Usaha Bersama (KUBE) dan modal usaha untuk Wanita Rawan Sosial Ekonomi (WRSE).Selain itu, PDST di Desa Labuhan Kidul, mampu mengurangi tindak kekerasan orang tua kepada anak, kasus pencurian, dan mampu menghidupkan kembali gotong royong serta terwujudnya berbagai lembaga sosial yang membantu menangani PMKS. Namun yang menjadi faktor penghambat ialah kurangnya sumberdaya manusia yang berkompeten dalam mengoperasikan komputer, sulitnya mengkoordinasi Pengelola Rumah Sosial untuk menghadiri rapat, dan mindset Pengelola Rumah Sosial yang mau bekerja jika ada upahnya.   Kata Kunci : PDST, PMKS, KUBE, WRSE, Pengelola Rumah Sosial
Kontribusi Retribusi Pasar Wisata dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (Studi pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata dan Pedagang Pasar Minggu Kota Malang) Cantika Bella
Jurnal Administrasi Publik Vol. 2 No. 4 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Contributions Levy Travel Market in Increasing Revenue (Studies in the Department of Culture and the Sunday Market Malang) levy under Article 1 of Law Number. 28 of 2009 is a local charges as payment for specific services or special permits provided and / or administered by the local government for personal gain or weight. Unlike the central taxes such as Income Tax and Value Added Tax which is managed by the Directorate General of Taxes, Levies which can be described as managed by the Local Tax Revenue Office (Revenue). Department of Culture and Tourism of Malang has the main task to implement the regional authority in the field of tourism and culture tourism markets which are held or market week had legal institutions. The focus of the study (1) Contribution Levies tourism market increase regional income, (2) supporting and inhibiting factors affecting the tourism market in Malang increase regional income Using qualitative research with a descriptive approach, this study aims to determine, describe and How Contributions Levy analyze Malang Travel Market in Increasing Local Revenue.   Keywords: Levies Market, Market Travel, Local Revenue Abstrak: Kontribusi Retribusi Pasar Wisata dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (Studi Pada Dinas Kebudayaan dan Pasar Minggu Kota Malang) Retribusi menurut Undang Undang Pasal 1 Nomor. 28 tahun 2009 adalah pungutan daerah sebagai pembayaran atas jasa atau pemberian izin tertentu yang khusus disediakan dan/atau diberikan oleh pemerintah daerah untuk kepentingan pribadi atau badan. Berbeda dengan pajak pusat seperti Pajak Penghasilan dan Pajak Pertambahan Nilai yang dikelola oleh Direktorat Jenderal Pajak, Retribusi yang dapat di sebut sebagai Pajak Daerah dikelola oleh Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda). Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Malang mempunyai tugas pokok melaksanakan kewenangan daerah di bidang kepariwisataan dan kebudayaan diantaranya adalah mengadakan pasar wisata atau pasar minggu yang memiliki lembaga hukum. Fokus penelitian (1) Kontribusi Retribusi pasar wisata dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah, (2) Faktor penghambat dan pendukung yang mempengaruhi pasar wisata Kota Malang dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah. Dengan menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, mendeskripsikan dan menganalisis Bagaimana Kontribusi Retribusi Pasar Wisata Kota Malang dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah. Kata kunci: Retribusi Pasar, Pasar Wisata, Pendapatan Asli Daerah
Perencanaan Pembangunan Ruang Publik untuk Kebutuhan Anak (Studi di Kecamatan Pare Kabupaten Kediri) Dwi Ratna Pamungkas
Jurnal Administrasi Publik Vol. 2 No. 4 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: PLANNING FOR PUBLIC SPACE NEEDS FOR CHILDREN. (Studies in Subdistrict Pare Kediri). Development planning is now considered less attention to aspects of the child's needs, such as lack of recreational park for children. Children need a safe playground and convenient to develop aspects of the mind and body by focusing on physical, social, economic and environmental. To merencanaan development of public space as a playground facilities for children, the Government of Kediri Regency instrumental in providing a playground for children. This requires a spatial planning in accordance with the physical characteristics, social and cultural communities. Spatial planning is in conformity with the Regional Spatial Plan (Spatial) Kediri 2010-2030. The implementation includes the use of spatial planning, control of space and spatial planning of urban areas. Supervision spatial arrangement consisting of action monitoring, evaluation and reporting. The process of planning a public space for the needs of children has involved a range of stakeholders such as governments, private and public. There are construction (Green Open Space) green space of the park which has been synchronized with the city (Spatial Plan) Spatial. Keywords: Planning, Public Space, Children, Kediri Abstrak: PERENCANAAN PEMBANGUNAN RUANG PUBLIK UNTUK KEBUTUHAN ANAK (Studi di Kecamatan Pare Kabupaten Kediri). Perencanaan pembangunan sekarang ini dinilai kurang memperhatikan aspek kebutuhan anak, seperti minimnya taman rekreasi bagi anak-anak. Anak-anak membutuhkan taman bermain yang aman dan nyaman untuk mengembangkan aspek jiwa dan raga dengan memperhatikan aspek fisik, sosial, ekonomi dan lingkungan. Untuk merencanaan pembangunan ruang publik sebagai sarana taman bermain bagi anak-anak, Pemerintah Kabupaten Kediri berperan penting dalam penyediaan taman bermain bagi anak-anak. Untuk itu diperlukan suatu perencanaan penataan ruang yang sesuai dengan karakteristik fisik, sosial dan budaya masyarakat setempat.  Perencanaan tata ruang wilayah sudah sesuai dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Kediri 2010-2030. Pelaksanaan penataan ruang meliputi pemanfaatan, pengendalian ruang dan penataan ruang kawasan perkotaan. Pengawasan penataan ruang terdiri atas tindakan pemantauan, evaluasi dan pelaporan. Proses perencanaan pembangunan ruang publik untuk kebutuhan anak telah melibatkan berbagai pihak seperti pemerintah, swasta dan masyarakat. Terdapat pembangunan (Ruang Terbuka Hijau) RTH berupa taman kota yang telah tersinkron dengan (Rencana Tata Ruang Wilayah) RTRW. Kata Kunci: Perencanaan, Ruang Publik, Anak, Kediri
Efektifitas Dana Pembangunan Fisik Desa Pucangro Kecamatan Gudo Kabupaten Jombang Amelyana Agustin
Jurnal Administrasi Publik Vol. 2 No. 4 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Effectiveness of Physical Rural Development Fund Pucangro District Gudo of Jombang. Effectiveness of physical development funds sourced from funds ADD is used 30% of funds for personnel and operational expenditures Village Government and 70% for shopping community empowerment. This type of research used in this study is a descriptive study using a qualitative approach. The purpose of this study was to determine the effectiveness of physical development funds in the Village District of Pucangro Gudo Jombang. The results of this study that the physical construction of village funds eektifitas Pucangro Jombang District of Gudo said to be effective because it targets and the realization of the funds that have been determined not undergo development, but not efficient because it does not meet the power quality for the physical development of the community less benefit from the development does not meet the fairly long period of not more than one year the road is damaged. It is necessary to the district superintendent that the inspectorate that physical development in the Village Pucangro further enhanced and cared for by the village authorities. Keywords: Effectiveness, Village Fund Allocation.   Abstrak: Efektifitas Dana Pembangunan Fisik Desa Pucangro Kecamatan Gudo Kabupaten Jombang. Efektifitas dana pembangunan fisik yang bersumber dari dana ADD merupakan dana yang digunakan 30% untuk belanja aparatur dan operasional Pemerintah Desa dan 70% untuk belanja pemberdayaan masyarakat. Jenis penelitian yang dipakai dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas dana pembangunan fisik di Desa Pucangro Kecamatan Gudo Kabupaten Jombang. Hasil dari penelitian ini bahwa efektifitas dana pembangunan fisik Desa Pucangro Kecamatan Gudo Kabupaten Jombang dikatakan efektif karena target dan realisasi dana yang sudah ditentukan tidak mengalami pengembangan, akan tetapi tidak efesien karena tidak memenuhi kualitas daya guna pembangunan fisik tersebut masyarakat kurang merasakan manfaat dari hasil pembangunan yang tidak memenuhi masa yang cukup panjang tidak lebih dari satu tahun jalan tersebut rusak. Hal ini perlu adanya pihak pengawas Kabupaten yaitu inspektorat agar pembangunan fisik di Desa Pucangro lebih ditingkatkan dan diperhatikan oleh pihak instansi desa.   Kata kunci : Efektifitas, Alokasi Dana Desa 

Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 4 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 3 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 7 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 6 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 5 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 4 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 3 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 5 No. 7 (2022): DESEMBER 2022 Vol. 5 No. 6 (2022): November 2022 Vol. 5 No. 5 (2022): OKTOBER 2022 Vol. 5 No. 4 (2022): JAP: SEPTEMBER 2022 Vol. 5 No. 3 (2022): JAP: AGUSTUS 2022 Vol. 5 No. 2 (2022): JULI 2022 Vol 5, No 1 (2017): April Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol. 4 No. 12 (2016) Vol 4, No 12 (2016) Vol 4, No 11 (2016) Vol. 4 No. 11 (2016) Vol 4, No 10 (2016) Vol. 4 No. 10 (2016) Vol. 4 No. 9 (2016) Vol 4, No 9 (2016) Vol. 4 No. 8 (2016) Vol 4, No 8 (2016) Vol. 4 No. 7 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol. 4 No. 6 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol. 4 No. 5 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol. 4 No. 4 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol. 4 No. 3 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol. 4 No. 1 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol 3, No 12 (2015) Vol. 3 No. 12 (2015) Vol. 3 No. 11 (2015) Vol 3, No 11 (2015) Vol. 3 No. 10 (2015) Vol 3, No 10 (2015) Vol. 3 No. 9 (2015) Vol 3, No 9 (2015) Vol. 3 No. 8 (2015) Vol 3, No 8 (2015) Vol. 3 No. 7 (2015) Vol 3, No 7 (2015) Vol. 3 No. 6 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol. 3 No. 5 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol. 3 No. 4 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol. 3 No. 3 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol. 3 No. 2 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 2, No 12 (2014) Vol. 2 No. 12 (2014) Vol. 2 No. 11 (2014) Vol 2, No 11 (2014) Vol 2, No 10 (2014) Vol. 2 No. 10 (2014) Vol. 2 No. 9 (2014) Vol 2, No 9 (2014) Vol 2, No 8 (2014) Vol. 2 No. 8 (2014) Vol. 2 No. 7 (2014) Vol 2, No 7 (2014) Vol. 2 No. 6 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol. 2 No. 5 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol. 2 No. 4 (2014) Vol. 2 No. 3 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol. 2 No. 2 (2014) Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol. 1 No. 10 (2013) Vol 1, No 10 (2013) Vol 1, No 9 (2013) Vol. 1 No. 9 (2013) Vol. 1 No. 8 (2013) Vol 1, No 8 (2013) Vol 1, No 7 (2013) Vol. 1 No. 7 (2013) Vol 1, No 6 (2013) Vol. 1 No. 6 (2013) Vol 1, No 5 (2013) Vol. 1 No. 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol. 1 No. 4 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol. 1 No. 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol. 1 No. 2 (2013) Vol 1, No 1 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) More Issue