cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Administrasi Publik
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 25497456     EISSN : 25033867     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Administrasi Publik (JAP) merupakan jurnal elektronik online yang diterbitkan oleh Lembaga Penerbitan Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya. Tujuan penerbitan jurnal ini adalah salah satu sarana untuk mewadahi kebutuhan peningkatkan kuantitas dan kualitas karya ilmiah dalam rangka pengembangan keilmuan, serta menyebarluaskan kajian Administrasi Publik, sekaligus sebagai wahana komunikasi di antara cendekiawan, praktisi, mahasiswa dan pemerhati masalah dan praktik Administrasi Publik.
Arjuna Subject : -
Articles 2,676 Documents
Implementasi Program Penataan Lingkungan Permukiman Berbasis Komunitas (PLP BK) dalam Upaya Pemberdayaan Masyarakat (Studi di Kawasan Wisata Tani Kelurahan Temas Kota Batu) Grace Yunieta Emonnia Pratiwi
Jurnal Administrasi Publik Vol. 4 No. 3 (2016)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract:Implementation Of The Penataan Lingkungan Permukiman Permukiman Berbasis Komunitas Program (PLP BK) in an Effort For Community Empowerment (Study in Kawasan Wisata Tani Kelurahan Temas Batu City). Kelurahan Temas is the Centre of Temas economy because there is a market and is also a transportatio, so the environment looks so shabby and fruitless. The study purposed to describe and analyze the implementation of PLP BK program as an effort for community empowerment in Temas Batu city. This research use descriptive research with qualitative approach and analyze data Robert K Yin model. The result are implementation of PLP BK program have 4 phases : preparation, participatory planning, marketing program and development who used the funds BLM given by government and funds gathered by BKM. The empowerment effort applied are integrating the planning and managing society settlement. The results are farm tourism area and the arrangement environment in Temas. Motivation factor are the support and partisipation of communities and government and hampers factors are the changing management and lacking of experts in managing farm tourism area. Keywords:Settlement Environmental Development, Community Empowerment Abstrak:Implementasi Program Penataan Lingkungan Permukiman Berbasis Komunitas (PLP BK) dalam Upaya Pemberdayaan Masyarakat (Studi di Kawasan Wisata Tani Kelurahan Temas Kota Batu). Kelurahan Temas Kota Batu merupakan pusat perekonomian (terdapat pasar induk) dan juga merupakan pusat transportasi (terminal) yang mana lingkungannya terlihat kumuh dan tak teratur. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis implementasi program PLP BK dalam upaya pemberdayaan masyarakat di Kelurahan Temas Kota Batu. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang merinci keadaan dan gejala dengan menggunakan pendekatan kualitatif, analisis data model Robert K. Yin. Hasil dari penelitian ini yaitu dalam implementasi program PLP BK Kelurahan Temas ada 4 tahap yaitu tahap persiapan, perencanaan partisipatif, pemasaran dan pelaksanaan pembangunan yang didanai oleh pemerintah (BLM) dan dana swadaya BKM Temas. Bentuk pemberdayaannya yaitu mengintegrasikan perencanaan dan pengelolaan pemukiman masyarakat ke dalam perencanaan pembangunan yang berbasis masyarakat. Hasil dari adanya program PLP BK adalah Kawasan Wisata Tani serta pembangunan penataan lingkungan Kelurahan Temas. Faktor pendorongnya adalah adanya dukungan dari masyarakat dan pemerintah, penghambatnya yaitu adanya pergantian kepengurusan dan kurangnya tenaga ahli.   Kata Kunci:Pembangunan Lingkungan Permukiman, Pemberdayaan Masyarakat 
Pengelolaan Potensi Kawasan Karst Untuk Pendapatan Pemerintah Desa (Studi Pada Desa Banjarejo, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang) Zakaria Firmanda
Jurnal Administrasi Publik Vol. 4 No. 3 (2016)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Potential Management Area Karst Topography  For Government Revenue Village (Study In Desa Banjarejo, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang). In the management of the area karst topography that still less than they thought it was cause dependence village to the internal regional income. The revenue were still few felt management of natural resources and human resources. Thus, the management areas karst topography malang should need to be developed by human resources around and the government malang regency considering many issues that came out are related to the sustainable natural resources, but up to now it is still has not been realized and the benefits from the government to area management karst topography. Using the area karst topography ekonmi was not only high-but in the other side of the area can be managed fully with economic value, and see the ecological environment saw what you get. This research aims to know village potential banjarejo and government role in the utilization and rural areas as well as management is based on ecological environment for government revenue village sustainably.   Key words: Management, the potential for the region Karst topography, Desa Banjarejo   Abstrak : Pengelolaan Potensi Kawasan Karst Untuk Pendapatan Pemerintah Desa (Studi Pada Desa Banjarejo, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang). Dalam Pengelolaan kawasan karst yang masih kurang dirasa menyebabkan ketergantungan desa terhadap pendapatan asli daerah. Pendapatan yang masih minim dirasa karena pengelolaan sumberdaya alam dan sumberdaya manusia yang masih belum terkelola. Oleh karena itu, pengelolaan kawasan karst malang hendaknya perlu dikembangkan oleh sumberdaya manusia sekitar serta pemerintah kabupaten malang mengingat banyak problema terkait dalam kelestarian sumberdaya alam, namun hingga kini masih belum terealisasi dan manfaat dari fungsi pemerintahan terhadap pengelolaan kawasan karst. Pemanfaatan kawasan karst ini tidak hanya bernilai ekonmi tinggi namun disisi lain pemanfaatan kawasan dapat dikelola secara maksimal dengan melihat nilai ekonomi tinggi serta melihat sisi ekologi lingkungan yang didapat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi desa banjarejo serta peran pemerintah desa dan daerah dalam pemanfaatan serta pengelolaan yang berdasarkan ekologi lingkungan untuk pendapatan pemerintah desa secara lestari.   Kata kunci: Pengelolaan, Potensi Kawasan Karst, Desa Banjarejo  
Pengembangan Kecamatan Kangoro Sebagai Kawasan Agropolitan William Wijaya
Jurnal Administrasi Publik Vol. 4 No. 4 (2016)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The Implementation of The Program To Develop Kanigoro District into An Agropolitan Area. Agropolitan is extensively by the central government then technically implemented by the local government. The concept and program set out in The Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2011-2016 Kabupaten Blitar. The result of the study indicated that the implementation processes of agropolitan based empowement of the rural society, starting from planning, socialization, and program implementation were successfully done. The program that had been done since 2007 gave positive impacts to the rural society. It improved the human resources of the rural agricultural institution and agropolitan program partnership. The inhibiting factors were the availability of experts in agriculture and hubandary, the technology skill, and the lack of financial support provided by the government. Meanwhile, the supporting factors were  the skills of the society, the availability of the infrastructure, and the abundance of assistance program. Keywords: area development, agropolitan Abstrak: Pengembangan Kecamatan Kangoro Sebagai Kawasan Agropolitan. Agropolitan merupakan sebuah konsep pembangunan baru yang berbasis pertanian dalam arti luas, dikembangkan oleh pemerintah pusat dan selanjutnya secara teknis dilakukan oleh pemerintah daerah. Konsep dan program tersebut tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2011-2016 Kabupaten Blitar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pelaksanaan pemberdayaan masyarakat desa berbasis agropolitan yang dimulai dari tahap perencanaan, sosialisasi, dan pelaksanaan program dapat dikatakan berhasil. Program agropolitan yang dilaksanakan sejak tahun 2007 sampai sekarang ini telah berdampak positif bagi masyarakat perdesaan, diantaranya semakin berkembangnya sumber daya manusia kelembagaan pertanian perdesaan, dan pengembangan kemitraan dalam program yang semakin terarah. Dalam pelaksanaan program agropolitan ini terdapat juga faktor penghambat dan pendorong program, faktor penghambat dalam pelaksanaan program agropolitan adalah  ketersediaan tenaga ahli di bidang pertanian dan peternakan, penguasaan teknologi, kurangnya program permodalan yang disediakan oleh pemerintah. Disamping itu faktor pendukung dalam kelancaran program agropolitan diantaranya adalah: keterampilan masyarakat, sarana dan prasarana yang lengkap, banyaknya program bantuan Kata Kunci: pengembangan kawasan, agropolitan 
Strategi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Dalam Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Putri Tanjung Sari Kusuma
Jurnal Administrasi Publik Vol. 4 No. 3 (2016)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Strategy of Social Health Security Agency (BPJS) in the Implementation of Nasional Health Insurance Program JKN) The National Health Insurance Program BPJS carried synchronously throughout Indonesia on January 1, 2014 with universal scope in 2019. To optimize policies in all health development activities, much needed analyze strategy, supporting factors and inhibitors BPJS to implement the work program are appropriate and well targeted using qualitative methods.With the quite a lot of BPJS Klok Sidoarjo participants, then BPJS Health has several strategies studied through four focus, that is ; (1) socialization strategy through direct socialization and dissemination through the media, (2) the strategy of cooperation with health facilities through the terms and assessment, (3) human resource management strategy organization through SMKPBK and Management of talent, (4) financial management strategy through asset BPJS and contributory health. In practice the need for synergy by all stakeholders to participate in supporting roles BPJS. Keywords: Strategy, Program, BPJS Health and Health Insurance Abstrak: Strategi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Dalam Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Program Jaminan Kesehatan Nasional BPJS yang dilaksanakan serempak di seluruh Indonesia pada 1 Januari 2014 dengan cangkupan semesta pada 2019. Untuk mengoptimalisasikan kebijakan dalam segala kegiatan pembangunan kesehatan, perlunya menganalisa strategi dan faktor Pendukung serta Penghambat BPJS Kesehatan dalam pelaksanaan program JKN sebagai suatu cara untuk melaksanakan program kerja yang sesuai dan tepat sasaran dengan menggunakan metode kualitatif. Dengan jumlah peserta BPJS Kesehatan KLOK Sidoarjo yang cukup banyak, maka BPJS Kesehatan memiliki beberapa strategi yang diteliti melalui empat fokus yaitu; (1) strategi sosialisasi melalui sosialisasi langsung dan melalui media, (2) strategi kerjasama dengan fasilitas kesehatan melalui persyaratan dan penilaian, (3) strategi pengelolaan sumberdaya manusia organisasi melalui SMKPBK dan manajement talent, (4) strategi pengelolaan keuangan melalui aset BPJS dan iuran kesehatan. Dalam prakteknya perlunya sinergi oleh seluruh stakeholder untuk ikut serta dalam mendukung peningkatan peran BPJS. Kata Kunci : Strategi, Program, BPJS Kesehatan, dan Jaminan Kesehatan
Pembangunan Waduk Bendo Ponorogo Dalam Mewujudkan Pembangunan Berkelanjutan (Studi Kasus pada Kelurahan Ngindeng Kecamatan Sawoo Kabupaten Ponorogo) Alun Anggraeni
Jurnal Administrasi Publik Vol. 4 No. 3 (2016)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Construction of Bendo Reservoir to Bring About Sustainable Development (Studi Kasus Pada Kelurahan Ngindeng Kecamatan Sawoo Kabupaten Ponorogo.) The purpose of this study to determine, analyze, describe the development of Reservoir Bendo in realizing sustainable development and to know, analyze, describe, supporting factors and obstacles to the construction of reservoirs Bendo in achieving sustainable development. The result of this study is that construction of reservoirs Bendo at Ngindeng Village, district of Ponorogo. Basically, the river as water resources be an important tools to improve the well-being of communities around the river. The happen of flooding in the watershed Ngideng on the rainy season and drought in the dry season show yet optimal management and utilization of water resources in the river basin. Keywords: Sustainable development, Bendo Reservoir, Ngindeng Village   Abstrak: Pembangunan Waduk Bendo dalam Mewujudkan Pembangunan Berkelanjutan. (Studi Kasus Pada Kelurahan Ngindeng Kecamatan Sawoo Kabupaten Ponorogo). Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui, menganalisis, mendiskripsikan pembangunan Waduk Bendo dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan dan untuk mengetahui, menganalisis, mendiskripsikan, faktor pendukung dan penghambat pada pembangunan Waduk Bendo dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Hasil dari penelitian ini bahwa pembangunan waduk Bendo di Desa Ngindeng Kabupaten Ponorogo dilakukan yang pada dasarnya sungai sebagai sumber daya air menjadi sarana yang sangat penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar sungai. Terjadinya banjir pada daerah aliran sungai Ngindeng di musim penghujan dan terjadi kekeringan di musim kemarau menunjukkan belum optimalnya pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya air pada daerah aliran sungai tersebut.   Kata Kunci: Pembangunan berkelanjutan, Waduk Bendo, Desa Ngindeng
Pelaksanaan Program Bantuan Siswa Miskin (BSM) Tingkat Sekolah Dasar (SD) untuk Meningkatkan Kesempatan Pendidikan (Studi Pada Kantor Dinas Pendidikan Kota Malang) Devi Prahara Putri
Jurnal Administrasi Publik Vol. 4 No. 3 (2016)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Implementation of Bantuan SiswaMiskin (BSM) program of Elementary School Level To Improve an Education Chance (Study at Education Agency Office of Malang City). The development of science and technology in the era of globalization is essential for improving the quality of human beings. Education is a way for humans to be able to improve the quality of knowledge. Therefore, education is an important factor in the development of the country. Currently the education still have problems with the distribution of education especially for the poor, so as to help the poor access to schools, the government made the program Bantuan Siswa Miskin (BSM). BSM is a relief in the form of money for students from poor families. BSM implementation is also carried out in the city of Malang, especially the elementary level where the implementation of BSM-SD program still has many obstacles. Imprecision goal to be an issue that is still common. This is because less maximal dissemination activities undertaken by the Dinas Pendidikan of Malang who is in charge BSM program in Malang. In addition, the use of Kartu Perlindungan Sosial (KPS) is still less efficient to determine the candidates. Keywords : Bantuan Siswa Miskin (BSM), Dinas Pendidikan of Malang City Abstrak: Pelaksanaan Program Bantuan Siswa Miskin (BSM) Tingkat Sekolah Dasar (SD) untuk Meningkatkan Kesempatan Pendidikan (Studi Pada Kantor Dinas Pendidikan Kota Malang). Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi pada era globalisasi seperti saat ini penting bagi peningkatan kualitas manusia. Pendidikan menjadi jalan bagi manusia untuk dapat meningkatkan kualitas pengetahuannya. Oleh karena itu, pendidikan merupakan faktor penting dalam pembangunan negara. Saat ini pendidikan masih memiliki masalah dengan pemerataan pendidikan khususnya bagi masyarakat miskin, sehingga untuk membantu masyarakat miskin mengakses sekolah maka pemerintah membuat program Bantuan Siswa Miskin (BSM). BSM merupakan bantuan berupa uang bagi siswa dari keluarga miskin. Pelaksanaan BSM juga dilaksanakan di Kota Malang khusunya tingkat SD yang mana pelaksanaan program BSM-SD masih mengalami banyak kendala. Ketidaktepatan sasaran menjadi maslah yang hingga saat ini masih sering terjadi. Hal ini dikarenakan kurang maksimalnya kegiatan sosialisasi yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan Kota Malang selaku penanggungjawab program BSM di Kota Malang. Selain itu, Penggunaan Kartu Perlindungan Sosial (KPS) masih kurang efisien untuk menentukan calon penerima. Kata kunci: Bantuan Siswa Miskin (BSM), Dinas Pendidikan Kota Malang  
Kemitraan Pemerintah dengan Kelompok Masyarakat dalam Pemanfaatan Hutan Mangrove (Berbasis Pembangunan Berkelanjutan) (Studi Pada Dinas Pertanian, Kehutanan, Kelautan Dan Perikanan Kota Pasuruan) Suhasa Firman Syah
Jurnal Administrasi Publik Vol. 4 No. 3 (2016)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Government and Society Partnership in The Advantage Of Mangrove Forest Based On The Development Continuity (Studies on Dinas Pertanian, Kehutanan, Kelautan Dan Perikanan Kota Pasuruan) This study aimed to describe the partnership that exists between the government (Department of Agriculture, Forestry, Maritime Affairs and Fisheries in Pasuruan city) with community groups (Independent Farmers Group and mangrove Pearls Group ) in the utilization of mangrove forests based on sustainable development. The survey results revealed that the partnership that exists between the government and community groups has been going pretty well. Judging from the economic aspect of the people who participate in these activities or even people who were around the mangrove forests or coastal states that with this government's program the public economy began to increase. And judging by the social aspects / culture, society initially not concerned with the existence of this mangrove forest after a program of the government in terms of socialization/education, training and coaching people to understand the functions and benefits to change the mindset of society the importance of mangrove forests for their subsistence and reviewed from the aspecs of mangrove forest enviromentasl or the coastal states itself which was at first look untreated, not touched even the destruction of mangrove forest ecosystems with the activities of the partnership of government and society is increasingly looks good, and the preservation of forest environment mangrove area can be maintained and protected. This is the purpose and the objectification of sustainable development. Key word: Good Governance, Partnership, Mangrove Abstrak: Kemitraan Pemerintah dengan Kelompok Masyarakat dalam Pemanfaatan Hutan Mangrove (Berbasis Pembangunan Berkelanjutan) (Studi Pada Dinas Pertanian, Kehutanan, Kelautan Dan Perikanan Kota Pasuruan) Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemitraan yang terjalin antara pemerintah (Dinas Pertanian, Kehutanan, Kelautan Dan Perikanan Kota Pasuruan) dengan kelompok masyarakat (Kelompok Tani Mandiri dan Kelompok Mutiara Mangrove) dalam pemanfaatan hutan mangrove berbasis pembangunan berkelanjutan. Dari hasil penelitian diketahui bahwa kemitraan yang terjalin antar pemerintah dengan kelompok masyarakat sudah berjalan cukup baik.Ditinjau dari aspek ekonomi masyarakat yang ikut dalam kegiatan ini atau pun masyarakat yang berada disekitar hutan mangrove atau pesisir menyatakan bahwa dengan adanya program dari pemerintah ini perekonomian masyarakat mulai meningkat. Dan dilihat aspek sosial/budaya, masyarakat yang awalnya tidak peduli dengan keberadaan hutan mangrove ini setelah ada program dari pemerintah dalam hal sosialisasi/penyuluhan, pelatihan dan pembinaan masyarakat dapat mengerti fungsi dan manfaat sehingga merubah pola pikir masyarakat hutan mangrove betapa pentingnya untuk pengidupan mereka. Dan ditinjau dari aspek lingkungan kawasan hutan mangrove ataupun pesisir sendiri di awal yang terlihat tidak terawat, tidak tersentuh bahkan rusaknya ekosistem hutan mangrove dengan adanya kegiatan kemitraan dari pemerintah dengan masyarakat ini semakin terlihat baik, dan kawasan lingkungan hutan mangrovepun terus terjaga dan terlindungi kelestariannya. Hal inilah yang merupakan tujuan dan perwujutan dari pembangunan berkelanjutan. Kata Kunci: Pemerintahan yang baik, Kemitraan, Mangrove 
Implementasi Sistem Manajemen Mutu Berbasis ISO 9001:2008 dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Pendidikan (Studi di SMK Negeri 3 dan SMK Negeri 4 Kota Malang) Bintang Aldini Wadib Nurkasih
Jurnal Administrasi Publik Vol. 4 No. 3 (2016)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The Implementation of Quality Management System ISO 9001:2008 to Improve the Quality of Education Services (A Study in SMK Negeri 3 and SMK Negeri 4 Kota Malang). The implementation of Quality Management System based on ISO 9001:2008 in SMKN 3 and SMKN 4 Malang is a way for the schools to upgrade their quality of education services. The implementation of QMS based on ISO 9001:2008 in SMKN 3 and SMKN 4 Malang can improve the quality of education services. This is supported explanatorily by the standards about the implementation of QMS based on ISO 9001:2008, good commitment between the holders, the attitudes of the implementers involving communication so that information can be conveyed properly, and the external environments includes customer satisfaction where the service is quite satisfactory. There are constraints from the internal and external schools that delay the implementation of QMS based on ISO 9001:2008 in SMKN 3 and SMKN 4 Malang. The researcher suggests to conduct a socialization about QMS based on ISO 9001:2008 every month, cultivate and analysis the data on customers satisfactory with concrete measurement and indicator form through questionnaire to the teachers, students, and parents every new academic year, and also conduct a monitoring and evaluating the service every three month. Keywords: education service, implementation, quality management system, ISO 9001:2008.   Abstrak: Implementasi Sistem Manajemen Mutu Berbasis ISO 9001:2008 dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Pendidikan (Studi di SMK Negeri 3 dan SMK Negeri 4 Kota Malang). Implementasi Sistem Manajemen Mutu Berbasis ISO 9001:2008 SMKN 3 Malang dan SMKN 4 Malang merupakan salah satu cara agar sekolah dapat meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan. Implementasi SMM berbasis ISO 9001:2008 di SMKN 3 Malang dan SMKN 4 Malang dapat meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan. Hal ini didukung oleh standar dan tujuan mengenai implementasi SMM berbasis ISO 9001:2008 yang sudah jelas, komitmen antar pemegang proses implementasi yang cukup bagus, sikap para pelaksana yang melibatkan komunikasi dan informasi dapat tersampaikan dengan baik, dan lingkungan eksternal yaitu meliputi kepuasan pelanggan yang dalam pelayanannya sudah cukup memuaskan. Terdapat kendala dari dalam dan kendala dari luar sekolah yang menghambat proses implementasi SMM berbasis ISO 9001:2008 di SMKN 3 Malang dan di SMKN 4 Malang. Saran yang diberikan yaitu mengadakan sosialisasi yang mengenai SMM berbasis ISO 9001:2008 yang dilaksanakan minimal satu bulan sekali, mengolah dan menganalisis data atas kepuasan pelanggan dengan format indikator dan pengukuran yang jelas melalui hasil angket dan kuesioner yang dilakukan setiap tahun ajaran baru, dan melakukan pengawasan atau monitoring dan evaluasi pelayanan setiap tiga bulan.   Kata kunci: pelayanan pendidikan, implementasi, sistem manajemen mutu, ISO 9001:2008.
Implementasi Kebijakan Grand Design Reformasi Birokrasi dalam Upaya Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik ( Studi Implementasi Peraturan Presiden Nomor 81 Tahun 2010 di Pemerintah Kota Malang ) Rindya Agustin
Jurnal Administrasi Publik Vol. 4 No. 3 (2016)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The Implementation Grand Design of Beureaucracy Reform In Improving Quality of Public Services (Implementation In Peraturan Presiden Nomor 81 Tahun 2010 di Pemerintah Kota Malang). This study aimed to describe and analyze the process of policy implementation grand design of bureaucracy reform, knowing the factors that support and hinder the implementation of the grand design of bureaucracy reform in an effort to improve the quality of public services in the Pemerintah Kota Malang. Public services have a very important contribution to the economic and political environment. Public service is the most important element in improving the quality of social life in any society. The result showed that one of preparedness should be appreciated is significant coordination between the municipal government bodies established by the grand design in improving the quality of public services such as city government coordination with the Regional Secretariat of the Organization section Malang in charge of improving the quality of public services in the city of Malang. Keywords: public service, bureaucracy reform, public policy Abstrak: Implementasi Kebijakan Grand Design Reformasi Birokrasi dalam Upaya Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik (Studi Implementasi Peraturan Presiden Nomor 81 Tahun 2010 di Pemerintah Kota Malang). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis proses implementasi kebijakan grand design reformasi birokrasi, mengetahui faktor yang mendukung dan menghambat dalam implementasi grand design reformasi birokrasi dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan publik di Pemerintah Kota Malang. Pelayanan publik mempunyai  andil yang sangat penting pada lingkungan ekonomi dan politik. Pelayanan publik ialah unsur paling utama dalam  meningkatkan kualitas hidup sosial di dalam  masyarakat mana saja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa salah satu kesiapan yang patut diapresiasi adalah koordinasi yang signifikan antara pemerintah kota dengan badan – badan dinas yang dibentuk pemerintah dalam mengatur segala bentuk kebijakan grand design reformasi birokrasi dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan publik seperti koordinasi pemerintah kota dengan Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kota Malang dalam mengurusi peningkatan kualitas pelayanan publik di Kota Malang. Kata kunci: pelayanan publik, reformasi birokrasi, kebijakan publik
Strategi Peningkatan Kualitas Pelayanan Perizinan Terpadu melalui Sistem Manajemen ISO 9001:2008 (Studi Pada Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu Kabupaten Magetan) Ratna Juwita Putri Rochmatara
Jurnal Administrasi Publik Vol. 4 No. 4 (2016)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The Strategy Quality Improvement Licensing Intergrated Services Through Management System ISO 9001:2008 (Study of Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu Kabupaten Magetan). Management system iso 9001: 2008 constituting a standard for international management system the quality effective and efficient and improvement sustainably. This research using the kind of research descriptive with qualitative approach. implementation of the strategy improve the quality of integrated permit services through management system iso 9001: 2008 in kppt magetan  overall  have fulfill components to the requirements the iso standard 9001: 2008 namely management responsibility, resources management, the realization products, and measurement of, analysis and increase, but there are still a number of problems which can hinder the implementation of the strategy iso 9001: 2008 to improve the quality of services that is a mistake requirements data the applicant at the file and the recommendations from SKPD department. Based on the research done, advice that can be given is requisite awareness of the a proposer and employees to be more pedantry in completing and file correct licensing requirement, and it is necessary to the commitment from the relevant SKPD to understand and support the performance and procedures developed by KPPT Magetan. Keywords:Quality management system ISO 9001:2008, quality improvement service licensing integrated Abstrak: Strategi Peningkatan Kualitas Pelayanan Perizinan Terpadu melalui Sistem Manajemen ISO 9001:2008 (Studi Pada Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu Kabupaten Magetan). Sistem manajemen ISO 9001:2008 merupakan standar internasional untuk sistem manajemen kualitas yang efektif dan efisien serta adanya perbaikan secara berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pelaksanaan strategi peningkatan kualitas pelayanan perizinan terpadu melalui sistem manajemen ISO 9001:2008 di KPPT Magetan secara keseluruhan telah memenuhi komponen pada persyaratan standar ISO 9001:2008 yaitu Tanggung Jawab Manajemen, Manajemen Sumber Daya, Realisasi Produk, dan Pengukuran, Analisis dan Peningkatan, akan tetapi masih ada beberapa kendala yang dapat menghambat pelaksanaan strategi ISO 9001:2008 untuk peningkatan kualitas pelayanan yaitu kesalahan persyaratan data pemohon saat penyerahan berkas dan keterlambatan rekomendasi dari SKPD terkait. Berdasarkan hasil penelitian, saran yang dapat diberikan adalah diperlukan kesadaran bagi para pengusul dan pegawai untuk lebih teliti dan cermat dalam melengkapi dan mengoreksi kelengkapan persyaratan berkas perizinan, serta perlu adanya komitmen dari SKPD terkait untuk memahami dan mendukung kinerja dan prosedur yang telah ditetapkan oleh KPPT Magetan. Kata kunci:Sistem manajemen ISO 9001:2008, peningkatan kualitas pelayanan perizinan terpadu

Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 4 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 3 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 7 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 6 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 5 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 4 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 3 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 5 No. 7 (2022): DESEMBER 2022 Vol. 5 No. 6 (2022): November 2022 Vol. 5 No. 5 (2022): OKTOBER 2022 Vol. 5 No. 4 (2022): JAP: SEPTEMBER 2022 Vol. 5 No. 3 (2022): JAP: AGUSTUS 2022 Vol. 5 No. 2 (2022): JULI 2022 Vol 5, No 1 (2017): April Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol. 4 No. 12 (2016) Vol 4, No 12 (2016) Vol 4, No 11 (2016) Vol. 4 No. 11 (2016) Vol 4, No 10 (2016) Vol. 4 No. 10 (2016) Vol. 4 No. 9 (2016) Vol 4, No 9 (2016) Vol 4, No 8 (2016) Vol. 4 No. 8 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol. 4 No. 7 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol. 4 No. 6 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol. 4 No. 5 (2016) Vol. 4 No. 4 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol. 4 No. 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol. 4 No. 1 (2016) Vol. 3 No. 12 (2015) Vol 3, No 12 (2015) Vol 3, No 11 (2015) Vol. 3 No. 11 (2015) Vol 3, No 10 (2015) Vol. 3 No. 10 (2015) Vol 3, No 9 (2015) Vol. 3 No. 9 (2015) Vol 3, No 8 (2015) Vol. 3 No. 8 (2015) Vol 3, No 7 (2015) Vol. 3 No. 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol. 3 No. 6 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol. 3 No. 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol. 3 No. 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol. 3 No. 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol. 3 No. 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 2, No 12 (2014) Vol. 2 No. 12 (2014) Vol 2, No 11 (2014) Vol. 2 No. 11 (2014) Vol 2, No 10 (2014) Vol. 2 No. 10 (2014) Vol. 2 No. 9 (2014) Vol 2, No 9 (2014) Vol 2, No 8 (2014) Vol. 2 No. 8 (2014) Vol 2, No 7 (2014) Vol. 2 No. 7 (2014) Vol. 2 No. 6 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol. 2 No. 5 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol. 2 No. 4 (2014) Vol. 2 No. 3 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol. 2 No. 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol. 2 No. 1 (2014) Vol. 1 No. 10 (2013) Vol 1, No 10 (2013) Vol 1, No 9 (2013) Vol. 1 No. 9 (2013) Vol. 1 No. 8 (2013) Vol 1, No 8 (2013) Vol. 1 No. 7 (2013) Vol 1, No 7 (2013) Vol 1, No 6 (2013) Vol. 1 No. 6 (2013) Vol 1, No 5 (2013) Vol. 1 No. 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol. 1 No. 4 (2013) Vol. 1 No. 3 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol. 1 No. 2 (2013) Vol 1, No 1 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) More Issue