cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Administrasi Publik
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 25497456     EISSN : 25033867     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Administrasi Publik (JAP) merupakan jurnal elektronik online yang diterbitkan oleh Lembaga Penerbitan Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya. Tujuan penerbitan jurnal ini adalah salah satu sarana untuk mewadahi kebutuhan peningkatkan kuantitas dan kualitas karya ilmiah dalam rangka pengembangan keilmuan, serta menyebarluaskan kajian Administrasi Publik, sekaligus sebagai wahana komunikasi di antara cendekiawan, praktisi, mahasiswa dan pemerhati masalah dan praktik Administrasi Publik.
Arjuna Subject : -
Articles 2,676 Documents
STRATEGI KAMPANYE PASANGAN WALIKOTA - WAKIL WALIKOTA PADA PEMILUKADA KOTA MALANG TAHUN 2013 (Studi Perbandingan Terhadap Strategi Kampanye Tim Sukses Pasangan M. Anton - Sutiaji dan Sri Rahayu - RB. Priyatmoko) Adyana, Septea Andre
Jurnal Administrasi Publik Vol 2, No 8 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrac: The Campaign Strategy of The Partner for Mayor-Vice Mayor on Election  of Kota Malang 2013 (Comparative Study a Campaign Strategy by Successful Team’s for The Partner M.Anton-Sutiaji and Sri Rahayu-RB Priyatmoko). The great  name of a party is not necessarily can give good results in elections. So the campaign  strategy in elections is very important to do by successful team’s candidates for the mayor-vice mayor  for won a democratic party. This study compares a successful team’s for M.Anton-Sutiaji and Sri Rahayu-Priyatmoko. The result showed that the campaign strategy was presented is almost  same is about education and health. But the difference is in terms of political marketing and political communication from M.Anton –Sutiaji team’s is more better than the team’s of Sri Rahayu-Priyatmoko. The good strategy from successful team’s M.Anton-Sutiaji is pilgrimage to the Wali Limo and gymnastics healthy with umrah prizes. The key is a successful team must have a political marketing and political communication in terms of activities, media, finance, and campaign directly to the peoples. Keywords: campaign strategy, political marketing, political communication Abstrak: Strategi Kampanye Pasangan Walikota-Wakil Walikota pada Pemilukada Kota Malang Tahun 2013 (Studi perbandingan terhadap Strategi kampanye Tim Sukses M.Anton-Sutiaji dan Sri Rahayu-RB Priyatmoko). Nama besar sebuah partai belum tentu memberikan efek yang berbanding lurus dengan calon yang diusung dalam Pemilukada. Sehingga strategi kampanye dalam Pemilukada  merupakan hal yang sangat penting dilakukan oleh tim sukses pasangan calon Walikota-Wakil Walikota untuk memenangkan sebuah pesta demokrasi. Penelitian ini membandingkan strategi tim sukses M.Anton-Sutiaji dan Sri Rahayu-Priyatmoko. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi kampanye yang disampaikan relatif sama tentang pendidikan dan  kesehatan. Tetapi yang membedakan adalah dari segi marketing politik dan komunikasi politik tim M.Anton-Sutiaji itu lebih unggul dibanding tim Sri Rahayu-Priyatmoko. Strategi yang baik dari tim sukses M.Anton-Sutiaji adalah ziarah Wali Limo dan jalan sehat berhadiah umroh.  Kuncinya adalah  tim sukses harus punya marketing politik  dan  komunikasi politik yang baik dari segi kegiatan, media, pendanaan, dan kampanye langsung ke masyarakat. Kata Kunci: strategi kampanye, marketing politik, komunikasi politik
Transparansi Informasi DPRD Kota Batu Lelliezzia, Phutry
Jurnal Administrasi Publik Vol 2, No 8 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Transparency Information Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Batu City. The study was conducted on the basis of the many problems related to transparency of information. Transparency is one indicator of the formation of good governance. Related to the transparency of the emerging problems faced is related to how the transparency of  information of  DPRD Batu City. The number of complaints from people who said that during this parliament lacked transparency. This type of research used in this research is descriptive qualitative method using a case study approach. The results of this study, that the DPRD Batu City seeks to meet the transparency of information. This is shown by the activities carried out as a public test. On the other side of DPRD Batu City has not been  to maximize public access to the internet. DPRD of Batu city should maximize the function of the web so that people easily get information Batu City l activities. DPRD Batu city must aggressively in providing information to the public directly. Provision of such information not only through the web but can be through means such as billboards were installed in the area around Batu.   Keyword: Transparency, information, good governance.   Abstrak: Transparansi Informasi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Batu. Penelitian dilakukan atas banyaknya permasalahan terkait transparansi informasi. Transparansi merupakan indikator terbentuknya pemerintahan yang baik. Aspek transparansi muncul karena permasalahan yang dihadapi  yaitu bagaimana transparansi informasi di DPRD Kota Batu. Banyaknya keluhan dari masyarakat yang mengatakan bahwa selama ini DPRD kurang transparan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan menggunakan pendekatan studi kasus. Hasil dari penelitian, bahwa DPRD Kota Batu berusaha untuk memenuhi aspek transparansi informasi. Hal ini ditunjukkan dengan adanya kegiatan yang dilakukan seperti uji publik. Disisi lain DPRD Kota Batu belum memaksimalkan akses kepada masyarakat seperti internet. DPRD Kota Batu seharusnya memaksimalkan fungsi web agar masyarakat mudah mendapatkan informasi kegiatan DPRD Kota Batu. DPRD Kota Batu harus gencar dalam memberikan informasi kepada masyarakat secara langsung. Pemberian informasi tersebut tidak hanya melalui web namun dapat melalui caraseperti baliho yang dipasang di daerah sekitar Kota Batu.   Kata kunci: transparansi, informasi, good governance.
Pengembangan Kapasitas Aparatur Pemerintah Desa Dalam Upaya Mewujudkan Good Governance (Studi pada Balai Besar Pemberdayaan Masyarakat dan Desa di Malang) Nugroho, Setyo
Jurnal Administrasi Publik Vol 2, No 8 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Capacity Building village government apparatus in the effort Provide Good Governance (Study in Balai Besar Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Malang). Government Policy to determine the direction governance toward good governance and reforming the bureaucracy governance, is rational choice (rational choice).Balai Besar Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Malang (BBPMD) that is under the auspices of the Ministry of the land have a duty and responsibility in capacity building apparatus village government through training. This was as Permendagri No. 21 of 2006. in accordance the principles of Good Governance,BBPMD Malang do various training which was supported by improving and theincrease modult training and material through study public square. With the growing quality the participants in the training after taking part in the training in BBPMD Malang, village government apparatus is expected to be able to provide Good Governance in their respective regions. Keywords: Good Governance, capacity building apparatus, BBPMD Malang. Abstrak: Pengembangan Kapasitas Aparatur Pemerintah Desa dalam Upaya Mewujudkan Good Governance (Studi pada Balai Besar Pemberdayaan Masyarakat dan Desa di Malang). Kebijakan pemerintah menetapkan arah pengelolaan pemerintahan menuju tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) dan reformasi birokrasi,merupakan pilihan yang rasional (rational choice). Balai Besar Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (BBPMD) Malang yang berada di bawah Kementerian Dalam Negeri memiliki tugas dan tanggungjawab dalam pengembangan kapasitas aparatur pemerintah desa melalui pelatihan. Hal tersebut sebagaimana Permendagri No.21 Tahun 2006 tentang Organisasi dan Tata Kerja Balai Besar Pemberdayaan Masyaraka dan Desa di Malang. Dalam upaya mewujudkan aparatur desa yang mampu melaksanakan pemerintahan yang baik sesuai prinsip-prinsip good governance, BBPMD Malang melakukan berbagai pelatihan yang didukung dengan perbaikan dan peningkatan modul pelatihan serta pemantapan materi melalui studi lapang. Dengan semakin meningkatnya kualitas peserta pelatihan setelah mengikuti pelatihan di BBPMD Malang diharapkan aparatur pemerintah desa mampu untuk mewujudkan good governance di daerahnya masing-masing.   Kata kunci: Good Governance, peningkatan kapasitas aparatur, BBPMD Malang.
Pengaruh Kualitas Sistem, Kualitas Informasi, dan Kualitas Pelayanan terhadap Kepuasan Pengguna E-Procurement (Studi pada Layanan Pengadaan Secara Elektronik Kabupaten Malang) Wijayanti, Novita Paskarinda
Jurnal Administrasi Publik Vol 2, No 8 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Effects of System Quality, Information Quality, and Service Quality on User Satisfaction of E-Procurement (Study on Layanan Pengadaan Secara Elektronik Kabupaten Malang). User satisfaction is evaluation system utilizing information system, according to Delone (2003), user satisfaction can be measured by three aspects of quality that is system quality, information quality, and service quality. This research uses explanatory research with quantitative approach, data collection technique by distrbuting questionnaries to 123 respondents. Based on the calculation results of multiple linier regression analysis explained the effect of independent variables on dependent variable is large enough, it can be seen R2 value of 0,519, while the results of the F test and t test simultaneously and partially unknown independent variables significantly influence dependent variable. The overall result of this study concluded that three independent variables have significant impact on e-Procurement user satisfaction, so by continuing to improve quality of three aspects, the satisfaction of users and the procurement of goods/service Kabupaten Malang will be more efficient, effective, transparent, open, fair competition, fair, and accountable. Keywords: system quality, information quality, service quality, user satisfaction     Abstrak: Pengaruh Kualitas Sistem, Kualitas Informasi, dan Kualitas Pelayanan terhadap Kepuasan Pengguna e-Procurement (Studi pada Layanan Pengadaan Secara Elektronik Kabupaten Malang). Kepuasan pengguna adalah evaluasi pengguna sistem informasi dalam memanfaatkan sistem informasi, menurut Delone (2003), kepuasan pengguna dapat diukur dengan tiga aspek kualitas model kesuksesan sistem informasi yang diperbaharui  yaitu kualitas sistem, kualitas informasi, dan kualitas pelayanan. Jenis penelitian menggunakan jenis penelitian eksplanatori dengan pendekatan kuantitatif sedangkan teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuisioner kepada 123 responden. Berdasarkan hasil perhitungan analisis regresi linier berganda dijelaskan bahwa pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat cukup besar dengan nilai R2 sebesar 0,519, sedangkan hasil dari uji F dan uji t diketahui secara simultan dan parsial variabel bebas berpengaruh signifikan terhadap variabel terikat. Hasil keseluruhan penelitian disimpulkan bahwa ketiga variabel bebas mempunyai pengaruh signifikan terhadap kepuasan pengguna e-Procurement, sehingga dengan terus meningkatkan tiga aspek kualitas tersebut maka akan terjadi kepuasan pengguna dan pelaksanaan pengadaan barang/jasa Kabupaten Malang akan lebih efisien, efektif, transparan, terbuka, bersaing secara sehat, adil, dan akuntabel. Kata kunci: kualitas sistem kualitas informasi, kualitas pelayanan, kepuasan pengguna 
Skenario Kemitraan Pt. Pos Indonesia Dengan Usaha Kecil Menengah (Ukm) Dalam Meningkatkan Inovasi Dan Daya Saing (Studi Di Kantor Pos Ponorogo 63400 Dan Dinas Industri, Perdagangan, Koperasi Dan Ukm Kabupaten Ponorogo) Satriawan, Fandy Akbar
Jurnal Administrasi Publik Vol 2, No 8 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The Scenario of Partnership between PT. Pos Indonesia and Small and Medium Enterprises (SMEs) in Enhancing Innovation and Competitiveness (Case Study in Kantor Pos Ponorogo 63400 and Dinas Industri, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Ponorogo). Kantor Pos Ponorogo 6340 was known to have an extensive network and trust from general public, that things were seen as a major potential. Along with it, SMEs in Ponorogo was also has potential which can be developed include the number of SMEs, product and the quality of SMEs products were quite good. The potential of these institutions will giving a benefit if be planned a partnership using scenario planning. The purpose of this study was to describe the process of cooperation that designed by scenario planning. The research used descriptive-qualitative method. The implementation of the scenario illustrated that Dinas Industri, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Ponorogo provide product recommendation based on criteria that has been agreed, and than the product was delivered to the Kantor Pos Ponorogo 63400 to be marketed using the two marketing strategies, the offline and online. The offline marketing was done by providing a showroom to display SMEs product, prepare the product delivery network by using the postal service, provides a means as a center of information and promotion of SMEs in Ponorogo. The online marketing was done by: setting up a website as a means of promotion of SMEs, prepare database of SMEs product and set up the network with another post office across Indonesia. Keywords: scenario planning, partnership, SMEs products. Abstrak: Skenario Kemitraan PT. Pos Indonesia dengan Usaha Kecil Menengah (UKM) dalam Meningkatkan Inovasi dan Daya Saing (Studi di Kantor Pos Ponorogo 63400 dan Dinas Industri, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Ponorogo). Kantor Pos Ponorogo 63400 dikenal memiliki network yang luas dan trus dari masyarakat. Dua hal ini dipandang sebagai potensi utama bagi Kantor Pos Ponorogo. Bersamaan dengan itu, UKM di Ponorogo juga memiliki potensi yang dapat dikembangkan, diantaranya: jumlah UKM, jumlah produk dan kualitas produk yang cukup baik. Potensi kedua aktor ini akan menimbulkan manfaat besar apabila dirancang sebuah kemitraan menggunakan scenario planning. Penelitian ini bertujuan menggambarkan proses pembuatan kerjasama. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Pelaksanaan skenario menggambarkan Dinas Indakop UKM Ponorogo memberikan rekomendasi produk UKM berdasarkan kriteria yang telah disepakati. Kemudian produk UKM dikirim ke Kantor Pos Ponorogo untuk dipasarkan secara offline dan online. Pemasaran offline dilakukan dengan menyediakan showroom untuk menampilkan produk, menyiapkan jaringan pengiriman via pos, menyediakan sarana sebagai pusat promosi UKM. Adapun pemasaran online dilakukan dengan menyiapkan website Pos sebagai sarana promosi UKM, menyiapkan database produk dan menyiapkan jaringan dengan kantor pos lain di seluruh Indonesia.   Kata kunci: sceanrio planning, kemitraan, produk UKM.
Peran Pemimpin Informal Dalam Menunjang Penyelenggaraan Pemerintahan Desa (Studi Tentang Peran Kyai di Desa Musir Kidul Kecamatan Rejoso Kabupaten Nganjuk) Putri, Dina Pratiwi
Jurnal Administrasi Publik Vol 2, No 9 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Role of Informal Leaders In Supporting Implementation of Rural Governance (Study Role of the Kyai Musir Kidul Village District Rejoso, Nganjuk). The village administration would go well if society actively support the wheels of government; besides public to actively public figures or normally referred to kyai village also very instrumental in supporting the village administration. The participation kyai village very needed to help the village their duty implementation is either in development village, decision making or manufacture of regulation village.The observation known that there are phenomena in the participation kyai in supporting the village administration among other: the participation in the field of development, the participation in government sector, the participation in matters of religion and the participation in the social field.Keywords: informal leader, kyai village Abstrak: Peran Pemimpin Informal Dalam Menunjang Penyelenggaraan Pemerintahan Desa (Studi tentang Peran Kyai di Desa Musir Kidul Kecamatan Rejoso Kabupaten Nganjuk). Penyelenggaraan pemerintahan desa dapat berjalan dengan lancar apabila masyarakat berperan aktif dalam menunjang penyelenggaraan roda pemerintahan, selain masyarakat aktif tokoh masyarakat  atau biasanya disebut dengan  kyai desa juga sangat berperan dalam menunjang penyelenggaraan pemerintahan desa. Keikutsertaan kyai desa sangat diperlukan untuk membantu kepala desa dalam menjalankan tugas pelaksanaannya baik dalam pembangunan desa, pengambilan keputusan atau pembuatan peraturan desa. Hasil pengamatan diketahui bahwa ada beberapa fenomena pada keikutsertaan kyai dalam menunjang penyelenggaraan pemerintahan desa antara lain : Keikutsertaan dalam bidang pembangunan, keikutsertaan dalam bidang pemerintahan, keikutsertaan dalam bidang keagamaan dan keikutsertaan dalam bidang sosial kemasyarakatan.Kata kunci: pemimpin informal, kyai desa
Perencanaan Skenario Pengembangan Ekonomi Lokal Berbasis UMKM (Studi Kasus pada Sentra Pengembangan Usaha Kerajinan Kulit Lantung Kelurahan Anggut Atas di Kota Bengkulu) Tiffani, Firdha Ayu
Jurnal Administrasi Publik Vol 2, No 8 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Scenario Planning of the Development of SMEs-Based Local Economy (Case Study in Business Development Center of Putrid Leather Craft Anggut Atas Urban Village Bengkulu City). This study explains the scenario planning of the development of SMEs-based local economy in business development center of putrid skin which located in Anggut Atas Urban Village Bengkulu City. The research aims to create ascenario planning model in facing existing issues. The type of research is descriptive by using qualitative approach. Focus of this study is about stages in scenario planning using TAIDA method consisting of Tracking, Analyzing, Imaging, Deciding, Acting (TAIDA). Also the supporting factors and obstacles faced by putrid leather business development centers. Data collection methods that used were interviews, questionnaires, documentation, and literatures study. The results showed that there are two focal concern (main focus) that is the Human Resources and the role of government. In focal concern there is driving forces, they are economy and politic. Recommendations given based on the findings of this study are improving human resources quality and optimizing role of local government.   Keyword: scenario planning, local economic development, SMEs. Abstrak: Perencanaan Skenario Pengembangan Ekonomi Lokal Berbasis UMKM (Studi Kasus pada Sentra Pengembangan Usaha Kerajinan Kulit Lantung Kelurahan Anggut Atas di Kota Bengkulu). Penelitian ini menjelaskan tentang perencanaan skenario pengembangan ekonomi lokal yang berbasis UMKM pada sentra pengembangan kerajinan kulit lantung (Pohon Nangka) yang ada di Kelurahan Anggut Atas Kota Bengkulu. Tujuan diadakannya penelitian ini adalah untuk membuat sebuah model perencanaan skenario dalam menghadapi permasalahan yang ada. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Fokus dari penelitian adalah mengenai tahapan dalam perencanaan skenario yang menggunakan metode TAIDA terdiri dari Tracking, Analyzing, Imaging, Deciding, Acting (TAIDA). Serta faktor pendukung dan penghambat yang dihadapi oleh sentra pengembangan usaha kerajinan kulit lantung. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, kuesioner, dokumentasi, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada 2 focal concern (fokus utama) yakni SDM dan peran pemerintah. Dalam focal concern terdapat Driving Force (Kekuatan Pendorong) yakni ekonomi dan politik. Rekomendasi yang diberikan berdasarkan temuan dari penelitian ini adalah dengan meningkatkan keterampilan SDM serta mengoptimalkan peran dari pemerintah daerah yang bersangkutan.   Kata kunci: perencanaan skenario, pengembangan ekonomi lokal, UMKM.
Implementasi Program Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) Dalam Rangka Mendukung Ketahanan Pangan (Studi Implementatif pada KRPL Desa Puhjarak Kecamatan Plemahan Kabupaten Kediri) Mariyati, Aprilia Dwi
Jurnal Administrasi Publik Vol 2, No 9 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Implementation Program of Sustainable Reserve Food Garden (SRFG) to Support Food Security (Implementation study of SRFG in Desa Puhjarak Kecamatan Plemahan Kabupaten Kediri). Indonesia as agricultural country, properly provide food for citizen but still imports of food. Although food basic needs that must be provided. Therefore, need alternatives food safety among implementation SRFG program. But the implementation, vulnerable of sustainability. Purpose this study to know role and synergy of participant, factors were support or inhibit sustainability of implementation and benefits of implementation SRFG program for food security in the village. Research method used is descriptive with qualitative approach and used Bogdan&Taylor analysis the steps are before-field, in-field and post-field. Results showed that role and synergy of stakeholders in implementation of sustainability SRFG program in Puhjarak village still not optimal. Support factors because of  fertile soils, potential still quite large yard, infrastructure and available institutional and SRFG is government program. Inhibiting factors are unsolved technical problems and reduces motivation SRF actors. Implementation of SRFG program helpful support food security in household level at least. Keywords: implementation policy, sustainable reserve food garden (SRFG), food security.   Abstrak: Implementasi Program Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) Dalam Rangka Mendukung Ketahanan Pangan (Studi Implementasi pada KRPL Desa Puhjarak Kecamatan Plemahan Kabupaten Kediri). Indonesia sebagai negara agraris seharusnya menyediakan pangan untuk penduduknya namun masih melakukan impor pangan. Padahal pangan kebutuhan dasar yang harus dipenuhi setiap warga. Sehingga, perlu alternatif untuk mendukung ketahanan pangan yaitu implementasi program KRPL. Namun dalam implementasinya rentan keberlanjutannya. Penelitian ini ingin mengetahui peran dan sinergitas stakeholders, faktor-faktor pendukung atau penghambat keberlanjutan implementasinya, serta manfaat implementasi program KRPL dalam mendukung ketahanan pangan di Puhjarak. Jenis penelitiannya deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan analisis datanya, analisis yang dikemukakan Bogdan&Taylor meliputi tahap pralapangan, dilapangan dan pasca lapangan. Hasil penelitian menunjukkan peran dan sinergitas stakeholders dalam keberlanjutan implementasi program KRPL di Desa Puhjarak belum optimal. Faktor pendukungnya karena tanah yang subur, potensi pekarangan cukup luas, sarana dan prasarana serta kelembagaan yang tersedia dan KRPL merupakan program pemerintah. Faktor penghambatnya karena permasalahan teknis yang belum terselesaikan dan berkurangnya motivasi pelaku RPL. Implementasi program KRPL bermanfaat mendukung ketahanan pangan di desa tersebut minimal ditingkat rumah tangga.   Kata kunci: implementasi kebijakan, Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL), ketahanan pangan.
Implementasi Pemberian Pinjaman Modal Kerja bagi Industri Kecil dan Pedagang Kecil di Kabupaten Bojonegoro Sari, Indah Ratna
Jurnal Administrasi Publik Vol 2, No 9 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Implementation Working Capital Lending to Small Industries and Small Trades of Bojonegoro Regency. Small industries and small trades have a strategic role in realizing economic development but it can also increase people’s income. Constraints faced by small industries and small traders in Bojonegoro regency generally in the capital. The purpose of this study is to investigate the implementation of the provision of working capital loans for small industrial entrepreneurs and small traders.This research used descriptive method using qualitative approac. The result of this study proved that the implementation of working capital lending to small industries and small traders was properly done according to Mayor Regulation number 13 year 2012 the technical team as the technical executor has conducted socialitation, field survey, group target determination, and tending ceilling determination. Bank jatim as the main executor also has completed its duly fits to the right and obligation. Keywords: implementation, small business, working capital Abstrak: Implementasi Pemberian Pinjaman Modal Kerja bagi Industri Kecil dan Pedagang Kecil di Kabupaten Bojonegoro. Industri kecil dan pedagang kecil memiliki peran yang strategis dalam mewujudkan pembangunan ekonomi selain itu dapat meningkatkan pendapatan masyarakat. Kendala yang dihadapi oleh industri kecil dan pedagang kecil di Kabupaten Bojonegoro secara umum yaitu pada permodalan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui implementasi pemberian pinjaman modal kerja bagi industri kecil dan pedagang kecil. Metode penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi pemberian pinjaman modal kerja bagi industri kecil dan pedagang kecil telah berjalan dengan baik sesuai dengan Perbup Nomor 13 tahun 2012. Tim teknis sebagai implementor telah melaksanakan sosialisasi, survey lapangan, penentuan target grup dan penentuan plafon pinjaman. Bank jatim sebagai bank pelaksana juga telah melaksanakan tugasnya sesuai dengan hak dan kewajibannya. Kata kunci: implementasi, usaha kecil, modal kerja
Upaya Perlindungan Hutan Sebagai Bentuk Perwujudan Dari Good Environmental Governance (Studi pada Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan Malang) Felantias, Fely Ulya
Jurnal Administrasi Publik Vol 2, No 9 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: An Effort of Forest Protection as an Embodiment of Good Environmental Governnace (Studies in Perum Perhutani KPH Malang). Malang Raya is one of region in Indonesia has considerable forest coverage. With an area of ​​88.848.1 hectares of forest covering Kabupaten Malang and the town of Batu. The forest itself has great benefits for human life. However, the benefits of the forest can not be used if not well managed forests. Due to the lack of good forest management, it can cause critical lands. Like the forests in Malang damaged forests and critical lands. Where transparency, participation, and accountability of forest management is less running maximum. In addition, the cause of critical lands could be due to human activity is not responsible for, stolen trees and clearing new land, the existence of these problems will require maximum efforts for forest protection in order to preserve the forest so the forest benefits can be felt by humans. Such efforts can be done by implementing good environmental governance (GEG). Keywords: forest protection, good environmental governance, transparency, accountability, participation Abstrak: Upaya Perlindungan Hutan Sebagai Bentuk Perwujudan dari Good Environmental Governance (Studi Pada Perum Perhutani KPH Malang). Malang Raya merupakan salah satu wilayah di Indonesia yang memiliki cakupan hutan yang luas. Dengan luas hutan 88.848,1 ha yang meliputi Kabupaten Malang dan Kota Batu. Hutan itu sendiri memiliki manfaat yang besar untuk kehidupan manusia. Akan tetapi manfaat hutan tersebut tidak bisa dirasakan apabila hutan tidak dikelola dengan baik. Akibat tidak adanya pengelolaan hutan yang baik maka bisa menimbulkan lahan kritis. Seperti halnya hutan di Malang Raya mengalami kerusakan hutan dan lahan kritis. Di mana transparansi, partisipasi, dan akuntabilitas pengelolaan hutan kurang berjalan maksimal. Selain itu penyebab lahan kritis bisa dikarenakan ulah manusia yang tidak bertanggung jawab, pencurian pohon maupun pembukaan lahan baru, Dengan adanya permasalahan tersebut maka diperlukan upaya perlindungan hutan yang maksimal guna menjaga kelestarian hutan sehingga manfaat hutan bisa dirasakan oleh manusia. Upaya tersebut bisa dilakukan dengan menerapkan good environmental governance (GEG).   Kata kunci: transparansi, akuntabilitas, partisipasi, good environmental governance

Page 51 of 268 | Total Record : 2676


Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 4 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 3 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 7 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 6 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 5 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 4 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 3 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 5 No. 7 (2022): DESEMBER 2022 Vol. 5 No. 6 (2022): November 2022 Vol. 5 No. 5 (2022): OKTOBER 2022 Vol. 5 No. 4 (2022): JAP: SEPTEMBER 2022 Vol. 5 No. 3 (2022): JAP: AGUSTUS 2022 Vol. 5 No. 2 (2022): JULI 2022 Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 12 (2016) Vol. 4 No. 12 (2016) Vol 4, No 11 (2016) Vol. 4 No. 11 (2016) Vol. 4 No. 10 (2016) Vol 4, No 10 (2016) Vol. 4 No. 9 (2016) Vol 4, No 9 (2016) Vol. 4 No. 8 (2016) Vol 4, No 8 (2016) Vol. 4 No. 7 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol. 4 No. 6 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol. 4 No. 5 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol. 4 No. 4 (2016) Vol. 4 No. 3 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol. 4 No. 1 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol. 3 No. 12 (2015) Vol 3, No 12 (2015) Vol. 3 No. 11 (2015) Vol 3, No 11 (2015) Vol 3, No 10 (2015) Vol. 3 No. 10 (2015) Vol. 3 No. 9 (2015) Vol 3, No 9 (2015) Vol. 3 No. 8 (2015) Vol 3, No 8 (2015) Vol. 3 No. 7 (2015) Vol 3, No 7 (2015) Vol. 3 No. 6 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol. 3 No. 5 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol. 3 No. 4 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol. 3 No. 3 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol. 3 No. 2 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol. 3 No. 1 (2015) Vol. 2 No. 12 (2014) Vol 2, No 12 (2014) Vol. 2 No. 11 (2014) Vol 2, No 11 (2014) Vol. 2 No. 10 (2014) Vol 2, No 10 (2014) Vol 2, No 9 (2014) Vol. 2 No. 9 (2014) Vol. 2 No. 8 (2014) Vol 2, No 8 (2014) Vol. 2 No. 7 (2014) Vol 2, No 7 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol. 2 No. 6 (2014) Vol. 2 No. 5 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol. 2 No. 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol. 2 No. 3 (2014) Vol. 2 No. 2 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol. 2 No. 1 (2014) Vol. 1 No. 10 (2013) Vol 1, No 10 (2013) Vol. 1 No. 9 (2013) Vol 1, No 9 (2013) Vol 1, No 8 (2013) Vol. 1 No. 8 (2013) Vol. 1 No. 7 (2013) Vol 1, No 7 (2013) Vol 1, No 6 (2013) Vol. 1 No. 6 (2013) Vol 1, No 5 (2013) Vol. 1 No. 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol. 1 No. 4 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol. 1 No. 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol. 1 No. 2 (2013) Vol 1, No 1 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) More Issue