cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Administrasi Publik
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 25497456     EISSN : 25033867     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Administrasi Publik (JAP) merupakan jurnal elektronik online yang diterbitkan oleh Lembaga Penerbitan Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya. Tujuan penerbitan jurnal ini adalah salah satu sarana untuk mewadahi kebutuhan peningkatkan kuantitas dan kualitas karya ilmiah dalam rangka pengembangan keilmuan, serta menyebarluaskan kajian Administrasi Publik, sekaligus sebagai wahana komunikasi di antara cendekiawan, praktisi, mahasiswa dan pemerhati masalah dan praktik Administrasi Publik.
Arjuna Subject : -
Articles 2,676 Documents
Implementasi Program Penanggulangan Kemiskinan Sebagai Upaya Mewujudkan Sebagian Sasaran Pembangunan Milenium/ MDGs (Studi tentang Program Jalin Kesra di Kota Probolinggo) Kinanti, Larasati Putri
Jurnal Administrasi Publik Vol 2, No 8 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The Implementation of Poverty Prevention Program as an Effort to Realize the Millennium Development Goals Partially (A Study of Jalin Kesra Program in Probolinggo City). Jalin Kesra is one of the poverty prevention programs started in 2010. The methods that was used in this research that is a qualitative descriptive methods. The result showed that the Jalin Kesra program had been successfully prevent the poverty and reducing the number of Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM) especially in Probolinggo City. Stakeholders involved in this program were the society, main organizer of Jalin Kesra program, supporting team, and institutions related in the ministration of Jalin Kesra. Jalin Kesra program was very effective in preventing poverty and reducing the number of Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM). The program was effective because it was well implemented. Furthermore, the program involved many stakeholders and gained positive responses from the society. Keywords: Poverty, Development, Governance. Abstrak: Implementasi Program Penanggulangan Kemiskinan Sebagai Upaya Mewujudkan Sebagian Sasaran Pembangunan Milenium/MDGs (Studi Tentang Program Jalin Kesra Di Kota Probolinggo). Program Jalin Kesra merupakan salah satu program penanggulangan kemiskinan yang dimulai pada tahun 2010. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Jalin Kesra dapat dikatakan berhasil di dalam perkembangannya untuk menanggulangi kemiskinan dan mengurangi Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM) khususnya di Kota Probolinggo. Stakeholders yang terlibat dalam program ini yaitu masyarakat, pengurus inti program Jalin Kesra, tim pendamping, dan instansi-instasi yang terkait dalam pemberian bantuan Jalin Kesra. Program Jalin Kesra sangat efektif untuk menanggulangi kemiskinan dan mengurangi jumlah Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM), dikatakan efektif karena terimplementasikan dengan baik. Selain itu, program ini telah melibatkan seluruh stakeholder dan telah mendapatkan respon positif dari masyarakat. Kata kunci: Kemiskinan, Pembangunan, Governance.
Penggunaan Teknologi Informasi dalam Pengisian Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan melalui e-Filing sebagai Upaya Peningkatan Pelayanan Sektor Publik (Studi di Kantor Pelayanan Pajak Pratama malang Selatan) Ardhy, Fahreza Putra Pradana
Jurnal Administrasi Publik Vol 2, No 8 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Using Information Technology to Filling Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Through e-Filing as Efforts to Increase Public Service Sector (Study at Kantor Pelayanan Pajak Pratama Malang Selatan). The use of information technology it's been widely performed in various aspects. Especially on service to the public. The use of information technology that is used on taxation and can be used by the taxpayers that one is e-Filing in order to calculating and reporting of SPT Tahunan. The result of this research are the taxpayers who use the e-Filing application can experienced the easy of and quickly in calculating and reporting SPT Tahunan. So taxpayers feel existence of increase the service, effective and efficiency within using of e-Filing. In addition, there are also still few taxpayers who experience barriers in using e-Filing due to the still confused with the e-Filing. Keywords: using e-Filing, taxpayers respond Abstrak: Penggunaan Teknologi Informasi dalam Pengisian Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Melalui e-Filing sebagai Upaya Peningkatan Pelayanan Publik (Studi di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Malang Selatan). Penggunaan teknologi informasi saat ini sudah banyak dilakukan dalam berbagai aspek. Terutama dalam hal pelayanan terhadap masyarakat. Penggunaan teknologi informasi yang digunakan dalam hal perpajakan dan dapat digunakan oleh wajib pajak salah satunya adalah e-Filing guna melakukan penghitungan maupun pelaporan SPT Tahunan. Hasil dari penelitian ini adalah wajib pajak yang menggunakan aplikasi e-Filing dapat merasakan kemudahan dan cepat dalam melakukan penghitungan dan pelaporan SPT Tahunan. Sehingga wajib pajak merasakan adanya peningkatan pelayanan, efektif dan efisien dalam penggunaan e-Filing tersebut. Selain itu pula, juga masih terdapat beberapa wajib pajak yang mengalami hambatan dalam menggunakan e-Filing dikarenakan masih bingung dengan e-Filing tersebut.   Kata kunci: penggunaan e-Filing, tanggapan wajib pajak
Implementasi Peraturan Menteri Pertanian Nomor 64 Tahun 2013 Tentang Sistem Pertanian Organik (Studi Pada Kota Batu) Elvionita, Penti
Jurnal Administrasi Publik Vol 2, No 8 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Implementation Regulation of the Minister of Agriculture No. 64 Year 2013 on Organic Farming System (Kota Batu). In agricultural development, there are several issues about dependency of farmers using fertilizers and pesticides. To overcome these problems agriculture minister to make regulations about organic farming system. This study aims to determine, describe and analyze the implementation of the Regulation of the Minister of Agriculture No. 64 Year 2013 on Organic Farming System in Kota Batu. The results showed that implementation of the Minister of Agriculture Regulation No. 64 Year 2014 on Organic Farming System is in conformity with the Regulation of the Minister, but the government has yet to initiate development of the region that have natural resources that are not contaminated by the chemical. The benefits of this research to develop a theoretically existing theories on the implementation of rules, practically providing information in the field of agriculture and provide a reference in formulating policies in agriculture. Keywords: implementation, organic farming system   Abstrak: Implementasi Peraturan Menteri Pertanian Nomor 64 Tahun 2013 Tentang Sistem Pertanian Organik (Studi Pada Kota Batu). Dalam pengembangan pertanian terdapat beberapa permasalahan tentang ketergantungan petani menggunakan pupuk dan pestisida. Untuk mengatasi masalah tersebut pemerintah membuat peraturan menteri pertanian tentang sistem pertanian organik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, mendeskripsikan dan menganalisis mengenai Implementasi Peraturan Menteri Pertanian Nomor 64 Tahun 2013 tentang Sistem Pertanian Organik di Kota Batu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Implementasi Peraturan Menteri Pertanian Nomor 64 Tahun 2014 tentang Sistem Pertanian Organik sudah sesuai dengan Peraturan Menteri tetapi dalam pengembangannya pemerintah belum mengawali dari kawasan yang mempunyai SDA yang tidak terkontaminasi oleh kimia. Manfaat penelitian ini secara teoritis untuk mengembangkan teori yang sudah ada mengenai implementasi peraturan, secara praktis memberikan informasi dalam bidang pertanian dan memberikan referensi dalam menyusun kebijakan dalam bidang pertanian.   Kata kunci: implementasi, sistem pertanian organik
Identifikasi Sektor Unggulan Kabupaten Bojonegoro Dan Strategi Pengembangannya Novitasari, Trias Ayu
Jurnal Administrasi Publik Vol 2, No 8 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

IDENTIFIKASI SEKTOR UNGGULAN KABUPATEN BOJONEGORO DAN STRATEGI PENGEMBANGANNYA Trias Ayu Novitasari, Heru Ribawanto, Abdullah Said Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya, Malang E-mail: ctreazt@yahoo.com Abstract: Identification of Leading Sector of Kabupaten Bojonegoro and the Development Strategy. The identification of potential sector of Kabupaten Bojonegoro is needed to know because by that the government of Kabupaten Bojonegoro can manage and exploit the potential sector well to be developed to the maximum. Identification result of leading sector shows in Kabupaten Bojonegoro there are 4 leading sectors (agricultural sector, mining and quarrying, buildings, and services sector) and 5 non-leading sectors (industry and processing; electricity, gas, and clean water; trading, hotels, and restaurants; transport and communication; also financing sector, renting, and service company). Development strategy to the most potential sector is the mining and excavation particularly the oil and gas sub sector, the regional government does not have the authority to manage it so the regional government gives only strategy policy such as people empowerment. While the development strategy on agricultural sector particularly on rice commodity are by developing hybrid rice; assisting farmers through field schools; optimizing the using of Bengawan Solo water; optimizing the land use through movement of organic fertilizer use; garden movement using jajar legowo method; application of agricultural mechanization through the use of cropping tool or transplanter and harvesting tool such as powerthreser and combain harvester.   Keywords: regional potency, leading sector, development strategy   Abstrak: Identifikasi Sektor Unggulan Kabupaten Bojonegoro dan Strategi Pengemba-ngannya. Pengidentifikasian sektor unggulan Kabupaten Bojonegoro perlu untuk diketahui karena dengan diketahuinya sektor unggulan tersebut pemerintah Kabupaten Bojonegoro dapat mengelola dan memanfaatkan sebaik-baiknya sektor unggulan untuk dikembangkan secara maksimal. Hasil identifikasi sektor unggulan di Kabupaten Bojonegoro menunjukkan ada 4 sektor unggulan (sektor pertanian, pertambangan dan penggalian, bangunan, serta sektor jasa-jasa) dan 5 sektor bukan unggulan (sektor industri pengolahan; listrik, gas, dan air bersih; perdagangan, hotel, dan restoran; angkutan dan komunikasi; serta sektor keuangan, persewaan, dan jasa perusahaan). Strategi pengembangan untuk sektor paling unggul yaitu sektor pertambangan dan penggalian khusususnya subsektor migas, daerah tidak mendapatkan kewenangan untuk mengelola migas sehingga daerah hanya memberikan kebijakan strategi berupa pemberdayaan masyarakat. Sementara strategi pengembangan pada sektor pertanian khususnya komoditas padi adalah dengan pengembangan padi hibrida; pendampingan petani melalui sekolah lapang; optimalisasi kemanfaatan air bengawan solo; optimalisasi penggunaan lahan melalui gerakan penggunaan pupuk organik; gerakan taman dengan menggunakan metode jajar legowo; penerapan mekanisasi pertanian melalui penggunaan alat tanam atau transplanter dan alat panen yaitu powerthreser dan combain harvester.   Kata kunci: potensi daerah, sektor unggulan, strategi pengembangan
Strategi Pengembangan Tenaga Kerja melalui Pelatihan Manajerial dalam Upaya Peningkatan Produktivitas (Studi pada UPT Pengembangan Produktivitas Tenaga Kerja Surabaya) Hilmi, Rahmia
Jurnal Administrasi Publik Vol 2, No 8 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Strategy of Workforce Development through Managerial Training to Increase Productivity (Study on Unit Pelaksana Teknis Pengembangan Produktivitas Tenaga Kerja Surabaya). The labor condition in East Java wich illustrate that the unemployement rate is high, to face that tight competition it needed a workforce development. Therefore the local goverment through the Technical Implementation Unit Labor Productivity of Surabaya that called UPT PPTK provides fasilities and services on the development of productivity. The methode used in this study was descriptive by using qualitative approaches. The result showed that  workforce developmet provided by UPT PPTK this such as through manajerial training. The target of this training is the whole society especially those engaged in the business sector both entrepreneurs and workers who are in a company. Implementation of managerial training is achieved through several strategies. Training is devided into two managerial training of entrepreneurs and employement. The expectation of managerial training for entrepreneurs is able to print new entrepreneurs, so it can reduce the number of unemployement. As for employement is becoming a more competent workforce in improving their performance.   Keywords: workforce development, productivity, managerial training Abstrak: Strategi Pengembangan Tenaga Kerja melalui Pelatihan Manajerial dalam Upaya Peningkatan Produktivitas (Studi pada UPT Pengembangan Produktivitas Surabaya). Kondisi tenaga kerja di Jawa Timur menggambarkan bahwa tingkat pengangguran tinggi, untuk menghadapi persaingan yang semakin ketat tersebut maka diperlukan sebuah pengembangan tenaga kerja. Oleh karena itu, pemerintah daerah melalui Unit Pelaksana Teknis Pengembangan Produktivitas Surabaya yang dikenal UPT PPTK memberikan fasilitas dan pelayanan dalam pengembangan produktivitas. metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan tenaga kerja yang diberikan UPT PPTK salah satunya melalui pelatihan manajerial. Sasaran pelatihan ini adalah seluruh masyarakat khususnya yang bergerak di sektor usaha baik wirausaha maupun tenaga kerja pada perusahaan. Pelaksanaan pelatihan ini ditempuh melalui beberapa strategi. Pelatihan manajerial dibagi menjadi dua, bagi wirausaha dan tenaga kerja. Harapan dari pelatihan manajerial bagi kewirausahaan ini dapat mencetak wrausaha baru, sehingga dapat mengurangi jumlah pengangguran. Sedangkan bagi tenaga kerja, menjadi lebih kompeten dalam meningkatkan kinerja mereka.   Kata Kunci: pengembangan tenaga kerja, produktivitas, dan pelatihan manajerial
Efektivitas Program Pemberdayaan Usaha Garam Rakyat (PUGAR); Perspektif Governance (Studi di Kabupaten Sampang) Marantika, Reni
Jurnal Administrasi Publik Vol 2, No 9 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The efectivity of Salt Business Empowerment Program (PUGAR); Governance Perspective (Study in Kabupaten Sampang). The increasing national salt supply caused the Ministry of Marine Affairs and Fisheries Republic of Indonesia issued a salts empowerment of people program (PUGAR). The purpose of the program is develops the salt people business. One of the centers of salt is Sampang. The purpose of this study was determine the effectiveness of programme “PUGAR” in Sampang. The results of the study showed that “PUGAR” a lack of proper regulation because it only emphasizes the distribution of “Bantuan Langsung Masyarakat” rather than to solve the basic problems of the saltworks capital and marketing. That is why the program “PUGAR” in Sampang has not yet reached its effectiveness to date. Recommended suggestions include: production of salt by boiling, forming the cooperatives and addition of assistants. Keywords: efectivity , Salt Business Empowerment, PUGAR Abstrak: Efektivitas Program Pemberdayaan Usaha Garam Rakyat (PUGAR); Perspektif Governance (Studi di Kabupaten Sampang). Peningkatan kebutuhan garam nasional dari tahun ke tahun menyebabkan Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia mengeluarkan program Pemberdayaan Usaha Garam Rakyat (PUGAR). Tujuan program tersebut adalah untuk mengembangkan usaha garam rakyat. Salah satu sentra garam rakyat yang telah melaksanakan program PUGAR sejak tahun 2011 adalah Kabupaten Sampang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas program PUGAR dalam perspektif governance di Kabupaten Sampang. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa program PUGAR merupakan regulasi yang kurang tepat karena hanya menekankan pada penyaluran Bantuan Langsung Masyarakat daripada untuk menyelesaikan permasalahan dasar pegaraman yaitu permodalan dan pemasaran. Hal tersebut yang menyebabkan program PUGAR di Kabupaten Sampang belum mencapai efektivitasnya sampai saat ini. Saran yang direkomendasikan antara lain: produksi garam dengan cara perebusan, membentuk koperasi dan penambahan tenaga pendamping.   Kata kunci: efektivitas, Pemberdayaan Usaha Garam Rakyat (PUGAR)
Perencanaan Skenario Pengembangan Ekowisata Hutan Mangrove (Studi pada Ekowisata Mangrove Kelurahan Wonorejo Kecamatan Rungkut Kota Surabaya) Muslimawati, Ema
Jurnal Administrasi Publik Vol 2, No 8 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Scenario Development Planning of Mangrove Forests Ecotourism (Case on Mangrove Ecotourism Village Sub-District Wonorejo Rungkut Surabaya). Mangrove Ecotourism Wonorejo is a potensial area owned by the city of Surabaya as conservation areas or protected areas are listed on the local regulations No. 3 in 2007 with the Saptial Plan of the Policy areas of Surabaya. Development of mangrove ecotourism Wonorejo are managed by society Wonorejo and be supported by the government and private sector. Research purpose is to analyze and describe ecotourism about conditions and described the factors restricing and supporters on mangrove ecotourism Wonorejo. This research uses descriptive qualitative research and the method used in this research is TAIDA. The results of this research show that the government, community and private parties have cooperation with good. However, there are constraints in the process of the developer that is public knowledge is still lacking in terms of preserving the mangrove plant and facilities are inadequate. Those factors producted the best and worst scenario planning for mangrove ecotourism Wonorejo influenced on five aspects, namely economic, political, technological, environmental and social. Keywords: ecotourism, mangrove forest, scenario planning Abstrak: Perencanaan Skenario Pengembangan Ekowisata Hutan Mangrove (Studi pada Ekowisata Mangrove Kelurahan Wonorejo Kecamatan Rungkut Kota Surabaya). Ekowisata mangrove Wonorejo merupakan sebuah potensi daerah yang dimiliki oleh kota Surabaya sebagai kawasan lindung yang tercantum pada Peraturan Daerah No. 3 Tahun 2007 dengan kebijakan Rencana Tata Ruang Wilayah kota Surabaya.  Pengembangan ekowisata mangrove Wonorejo tersebut dikelola oleh masyarakat Wonorejo dan mendapat dukungan dari pemerintah dan pihak swasta. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan menggambarkan tentang kondisi objek wisata dan mendeskripsikan faktor penghambat dan pendukung yang terdapat di ekowisata mangrove Wonorejo. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dan menggunakan metode TAIDA. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa pemerintah, masyarakat dan pihak swasta telah kerjasama dengan baik. Namun, terdapat kendala dalam proses pengembangnya yaitu pengetahuan masyarakat masih kurang dalam hal melestarikan tanaman mangrove dan fasilitas yang kurang memadai. Faktor-faktor tersebut menghasilkan sebuah perencanaan skenario paling baik dan paling buruk untuk ekowisata mangrove Wonorejo yang berpengaruh pada 5 aspek yaitu ekonomi, politik, sosial, lingkungan dan teknologi.   Kata kunci: ekowisata, hutan mangrove, perencanaan skenario  
Strategi Menarik Investor dan Dampaknya dalam Menciptakan Peluang Ketersediaan Lapangan Kerja Sektor Pariwisata (Studi pada Pemerintah Kota Batu) Mawarti, Arum
Jurnal Administrasi Publik Vol 2, No 8 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Strategy to Attract Investors and the Impact to Creating Employment Opportunities Tourism Sector (Studies on Kota Batu Goverment). Based on the Investment Board (BPM) Kota Batu, in 2013 there is a decrese of the tourism businesses registered in the Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP). Therefore the Government strategy is needed to attract investors so that hopefully can give impact in creating employment opportunities for the tourism sector, especially in Kota Batu. Research methods in this study using qualitative approaches with a descriptive method. The results obtained from this research is the Government of Kota Batu have a strategy the development of the tourism sector include: 1) In cooperation with the various parties concerned; 2) Infrastructure development; 3) Development of the tourism sector to maximize the available local support. The tourism sector investment promotion strategies include: 1) Investment Promotion to investors about the potential for the development of the tourism sector; 2) Forming the forum communication between investors (tourism trade). The impact of tourism sector investments in Kota Batu in the field of employment is the establishment of business tourism in the Kota Batu as well as provide opportunities to the public to be a worker in the business tourism or tourism businesses set up in Kota Batu. Keywords: strategy, tourism, employment availability Abstrak: Strategi Menarik Investor dan Dampaknya dalam Menciptakan Peluang Ketersediaan Lapangan Kerja Sektor Pariwisata (Studi pada Pemerintah Kota Batu). Menurut Badan Penanaman Modal (BPM) Kota Batu, tahun 2013 terjadi penurunan usaha di bidang pariwisata yang terdaftar dalam Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP). Oleh karena itu diperlukan strategi pemerintah untuk menarik investor sehingga diharapkan dapat memberikan dampak dalam menciptakan peluang ketersediaan  lapangan kerja sektor pariwisata, khususnya di Kota Batu. Metode penelitian dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah pemerintah Kota Batu memiliki strategi pengembangan sektor pariwisata meliputi: 1) Kerjasama dengan berbagai pihak yang terkait; 2) Pembangunan sarana prasarana; 3) Pemaksimalan tempat wisata dengan dukungan masyarakat lokal. Adapun strategi peningkatan investasi sektor pariwisata meliputi: 1) Peningkatan promosi investasi; 2) Pembentukan forum komunikasi antar investor. Dampak investasi sektor pariwisata di Kota Batu dalam bidang ketenagakerjaan adalah didirikannya usaha bidang pariwisata di Kota Batu serta memberikan peluang kepada masyarakat untuk menjadi pekerja pada usaha bidang pariwisata ataupun mendirikan usaha bidang pariwisata di Kota Batu.   Kata kunci: strategi, pariwisata, ketersediaan lapangan kerja
Analisis Kualitas Pelayanan Aparatur Kepolisian Berdasarkan Model Importance Performance Analysis dan Model Kano (Studi Kasus pada Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (SATPAS) POLRES Kabupaten Ngawi Nugroho, Alih Aji
Jurnal Administrasi Publik Vol 2, No 8 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Analysis of Administrative Police Service Quality Model Based Importance Performance Analysis (IPA) and the Kano Model (Case Study in Unit Organizers SIM Administration (SATPAS) POLRES Ngawi).The police as officers and servants of the state is essentially a public servant. Police must devote themselves entirely to the interests of society with the spirit of dedication and service to the community. This study analyzes the level of performance and the level of interest in the attributes of services provided POLRES Ngawi SATPAS employees. Service quality attributes that have a high interest rate with a low performance in the category and the main priority for the enhanced security personnel serving with polite and friendly, willingness ample parking facilities, practice exam and written test are adequate, room air circulation (AC) and speed in handling customer complaints officer. From the research recommended should the SATPAS POLRES Ngawi can make improvements to the weak performance attributes in order to provide a service that gives satisfaction to the applicant's driver's license. Keywords: service quality, IPA and Kano method, police Abstrak: Analisi Kualitas Pelayanan Aparatur Kepolisian Berdasarkan Model Importance Performance Analysis (IPA) dan Model Kano (Studi Kasus pada Satuan Penyenggara Administrasi SIM (SATPAS) POLRES Ngawi). Polisi sebagai aparatur dan abdi Negara pada hakekatnya merupakan pelayan masyarakat.Kepolisian harus mengabdikan diri sepenuhnya pada kepentingan masyarakat dengan semangat pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat.Atribut kualitas pelayanan yang memiliki tingkat kepentingan tinggi dengan kinerja yang rendah dan masuk dalam kategori prioritas utama untuk ditingkatkan yaitu jaminan pegawai melayani dengan sopan dan ramah, kesediaan tempat parkir yang cukup, fasilitas ujian praktek dan ujian tulis yang memadai, sirkulasi udara ruangan (AC) dan kecepatan petugas dalam menangani keluhan pelanggan.Dari hasil penelitian direkomendasikan sebaiknya pihak SATPAS POLRES Ngawi dapat melakukan perbaikan pada atribut yang kinerjanya lemah agar dapat memberikan pelayanan yang memberikan kepuasan pada pemohon SIM. Kata kunci: kualitas pelayanan, IPA dan Kano, kepolisian
Implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2011 Tentang Penilaian Prestasi Kerja Pegawai Negeri Sipil (Studi pada Pegawai Negeri Sipil di Badan Kepegawaian Daerah Kota Malang) Setyawan, Denny Wahyu
Jurnal Administrasi Publik Vol 2, No 8 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Implementation of government regulation No. 46 of 2011 on is about Job Performance assessment of civil servants (Study at Civil Service Agency of Malang Residence). Performance appraisal is needed to create a standardization of the performance of a Civil Servant, PP 46 of 2011 is an amendment to Regulation No. 10 Year 1979 on Implementation Job List, is due to changes in Government Regulation No. 10 Year 1979 on DP3 is no longer relevant (PP No. 46 in 2011). This type of research used in this study is descriptive research with a qualitative approach, while data collection techniques performed through interviews, observation, and documentation of data analysis models using Interactive Miles (1992, p.20). The results of the implementation of Government Regulation No. 46 Year 2011 About the Job Performance Assessment of Civil Servants in BKD Kota Malang has been going well but there are inhibiting factors that socialization uneven causing BKD staff of Kota Malang still do not understand the procedure properly. The advice given is to hold a seminar openly and routinely training. Keywords: performance appraisal, Civil Servant Abstrak: Implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2011 Tentang Penilaian Prestasi Kerja Pegawai Negeri Sipil. Penilaian prestasi kerja diperlukan untuk membuat suatu standarisasi tentang kinerja seorang Pegawai Negeri Sipil, PP 46 Tahun 2011 merupakan perubahan atas PP Nomor 10 Tahun 1979 tentang Daftar Pelaksanaan Pekerjaan, perubahan tersebut dikarenakan PP Nomor 10 Tahun 1979 tentang DP3 sudah tidak lagi relevan (PP Nomor 46 Tahun 2011). Jenis penelitian yang digunakan didalam penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif sedangkan teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan menggunakan analisis data model Interaktif Miles (1992, h.20). Hasil penelitian dari Implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2011 Tentang Penilaian Prestasi Kerja Pegawai Negeri Sipil di BKD Kota Malang sudah berjalan dengan baik namun terdapat faktor penghambat yaitu sosialisasi yang tidak merata sehingga menyebabkan staf dari BKD Kota Malang masih tidak memahami prosedur dengan baik. Saran yang diberikan adalah dengan melakukan seminar  secara terbuka serta mengadakan diklat secara rutin. Kata kunci: penilaian prestasi kerja, Pegawai Negeri Sipil

Page 50 of 268 | Total Record : 2676


Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 4 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 3 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 7 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 6 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 5 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 4 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 3 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 5 No. 7 (2022): DESEMBER 2022 Vol. 5 No. 6 (2022): November 2022 Vol. 5 No. 5 (2022): OKTOBER 2022 Vol. 5 No. 4 (2022): JAP: SEPTEMBER 2022 Vol. 5 No. 3 (2022): JAP: AGUSTUS 2022 Vol. 5 No. 2 (2022): JULI 2022 Vol 5, No 1 (2017): April Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 4, No 12 (2016) Vol. 4 No. 12 (2016) Vol. 4 No. 11 (2016) Vol 4, No 11 (2016) Vol 4, No 10 (2016) Vol. 4 No. 10 (2016) Vol. 4 No. 9 (2016) Vol 4, No 9 (2016) Vol 4, No 8 (2016) Vol. 4 No. 8 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol. 4 No. 7 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol. 4 No. 6 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol. 4 No. 5 (2016) Vol. 4 No. 4 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol. 4 No. 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol. 4 No. 1 (2016) Vol 3, No 12 (2015) Vol. 3 No. 12 (2015) Vol 3, No 11 (2015) Vol. 3 No. 11 (2015) Vol. 3 No. 10 (2015) Vol 3, No 10 (2015) Vol 3, No 9 (2015) Vol. 3 No. 9 (2015) Vol 3, No 8 (2015) Vol. 3 No. 8 (2015) Vol 3, No 7 (2015) Vol. 3 No. 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol. 3 No. 6 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol. 3 No. 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol. 3 No. 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol. 3 No. 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol. 3 No. 2 (2015) Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol 2, No 12 (2014) Vol. 2 No. 12 (2014) Vol 2, No 11 (2014) Vol. 2 No. 11 (2014) Vol 2, No 10 (2014) Vol. 2 No. 10 (2014) Vol. 2 No. 9 (2014) Vol 2, No 9 (2014) Vol 2, No 8 (2014) Vol. 2 No. 8 (2014) Vol 2, No 7 (2014) Vol. 2 No. 7 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol. 2 No. 6 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol. 2 No. 5 (2014) Vol. 2 No. 4 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol. 2 No. 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol. 2 No. 2 (2014) Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol 1, No 10 (2013) Vol. 1 No. 10 (2013) Vol. 1 No. 9 (2013) Vol 1, No 9 (2013) Vol. 1 No. 8 (2013) Vol 1, No 8 (2013) Vol 1, No 7 (2013) Vol. 1 No. 7 (2013) Vol 1, No 6 (2013) Vol. 1 No. 6 (2013) Vol 1, No 5 (2013) Vol. 1 No. 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol. 1 No. 4 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol. 1 No. 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol. 1 No. 2 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue