cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Administrasi Publik
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 25497456     EISSN : 25033867     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Administrasi Publik (JAP) merupakan jurnal elektronik online yang diterbitkan oleh Lembaga Penerbitan Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya. Tujuan penerbitan jurnal ini adalah salah satu sarana untuk mewadahi kebutuhan peningkatkan kuantitas dan kualitas karya ilmiah dalam rangka pengembangan keilmuan, serta menyebarluaskan kajian Administrasi Publik, sekaligus sebagai wahana komunikasi di antara cendekiawan, praktisi, mahasiswa dan pemerhati masalah dan praktik Administrasi Publik.
Arjuna Subject : -
Articles 2,676 Documents
Implementasi Program Pengelolaan Sampah Berwawasan Lingkungan Melalui Pemanfaatan Gas Metana (Studi di Tempat Pembuangan Akhir Supit Urang Kota Malang) Salamah, Naili
Jurnal Administrasi Publik Vol 3, No 5 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.179 KB)

Abstract

Abstract: Program Implementation in the Environmentally Sound Waste Management through Utilization of Methane (A Study in the Final Disposal of Supit Urang, Malang City). In the era of regional authority,local government have to obligation of environment manage in the local city included waste management. This condition make a government through program of enviromentally sound waste management. One of efforts from local government of Malang City is doing management and utilization of methane. Therefore, society not judgment about waste is a enemy but waste is something which a high value. Result of the research this program implementation is good, evidence is a society cooporation in the management of methane in TPA Supit Urang. Budget allocation from government of Malang City can good organize. But if seeing from effectivity, year of 2010 management of methane until now in the year 2015, acumulation from utilization of methane spread included by all society of Malang City. Next, in the management of methane pvivate include involve so budget for management is a from government. This is an impotant need attention and special treatment from local government so that this program can effective with certaity and policy be valid. Keywords: the role of local government, program implementation, effectivity. Abstrak: Peran Pemerintah Daerah dalam Pengelolaan Sampah Berwawasan Lingkungan melalui Pemanfaatan Gas Metana (Studi di Tempat Pembuangan Akhir Supit Urang, Kota Malang). Dalam era otonomi daerah, pemerintah daerah memiliki kewajiban dalam mengelola lingkungan di daerahnya tidak terkecuali dalam pengelolaan sampah. Kondisi ini memicu pemerintah melalui program pengelolaan sampah berwawasan lingkungan. Salah satu upaya pemerintah daerah Kota Malang adalah melakukan pengelolaan dan pemanfaatan gas metana. Hal ini dilakukan agar masyarakat tidak perlu memerangi sampah melainkan menjadikan sampah adalah barang yang memiliki nilai tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program pengelolaan sampah berwawasan lingkungan melalui pemanfaatan gas metana berjalan dengan baik, yang ditunjukkan dari keikutsertaan warga masyarakat dalam pengelolaan gas metana di TPA Supit Urang. Alokasi anggaran dari pemerintah Kota Malang juga terorganisir dengan baik. Namun jika dilihat dari sudut pandang efektivitas sejak tahun 2010 pengelolaan gas metana berlangsung hingga pada tahun 2015, akumulasi dari pemanfaatan gas metana ini masih belum dirasakan oleh seluruh warga masyarakat Kota Malang. Selanjutnya, dalam hal pengelolaannya masih belum melibatkan pihak swasta sehingga anggaran yang dipakai secara keseluruhan adalah dana dari pemerintah. Hal ini perlu mendapat perhatian yang penting dan perlakuan khusus dari pemerintah daerah agar program ini berjalan efektif sesuai dengan ketentuan kebijakan yang berlaku.   Kata Kunci: peran pemerintah daerah, implementasi program, efektivitas.
Efektivitas Pelaksanaan Pendidikan Dan Pelatihan Kepemimpinan Pegawai Negeri Sipil (Studi Di Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Probolinggo) Handayani, Wahyu Tri
Jurnal Administrasi Publik Vol 3, No 5 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (122.82 KB)

Abstract

Abstract: Effectiveness of Leadership Education and Training of Civil Servants (The Study in Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Probolinggo). This study aims to describe and analyze the implementation of the Level III Training PIM PNS Force 226 and the effectiveness of the implementation of the Level III Training PIM is at BKD Probolinggo. This study used a qualitative research method with descriptive approach. Data analysis model used is the model of Miles and Huberman Interactive analysis. The results showed that the implementation of the Education and Leadership Training Level III PNS Force BKD 226 in Probolinggo is not effective, because of the lack of facilities for education and ongoing training, field observation long enough, and time of execution of the education and training of less objective because it is in the classroom, so that when participants return to their respective agencies do not apply all the theories that have been obtained from the Level III Training Pim. Advice can be given related research is in the classroom and dormitory facilities more attention, while the implementation of education and training is extended to the estimation in time-out, and coaches/teachers need to be given initial training in order to provide the material as it appears in the learning modules . Keywords: Effective, Education and Training, data analysis Miles and Huberman, Badan Kepegawaian Daerah   Abstrak: Efektivitas Pelaksanaan Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Pegawai Negeri Sipil (Studi di Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Probolinggo). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pelaksanaan Diklat PIM Tingkat III PNS Angkatan 226 dan efektivitas pelaksanaan Diklat PIM Tingkat III tersebut di BKD Kabupaten Probolinggo. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Model analisis data yang digunakan adalah model analisis Interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan Diklat PIM Tingkat III PNS Angkatan 226 di BKD Kabupaten Probolinggo tidak efektif, karena kurangnya fasilitas selama pendidikan dan pelatihan berlangsung, observasi lapangan kurang lama, dan waktu pelaksanaan pendidikan dan pelatihan kurang obyektif karena hanya berada di kelas, sehingga ketika peserta kembali ke instansi masing-masing tidak menerapkan semua teori yang telah didapatkan dari Diklat Pim Tingkat III tersebut. Saran yang dapat diberikan terkait hasil penelitian adalah fasilitas di kelas dan asrama lebih diperhatikan lagi, waktu pelaksanaan pendidikan dan pelatihan lebih diperpanjang dengan estimasi waktu in-out, dan pelatih/pengajar perlu diberikan pembinaan awal agar memberikan materi sesuai dengan yang tercantum di dalam modul pembelajaran.   Kata kunci: Efektifitas, Pendidikan dan Pelatihan, analisis data Miles dan Huberman, Badan Kepegawaian Daerah 
Implementasi Kebijakan Pengembangan Wilayah melalui Pemindahan Ibukota Kabupaten Madiun ke Wilayah Mejayan (Studi pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Madiun) Nurristi, Dinartika Arneda
Jurnal Administrasi Publik Vol 3, No 5 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The Implementation of Regional Development Policy through the Relocation of the Capital of Kabupaten Madiun to Mejayan District (Study of Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Madiun). The existence of a district capital in a region is an important aspect considering each region has the right to develop their potential. Capital district of Kabupaten Madiun which have been operating in the Kota Madiun, officially in 2010 moved to the area Mejayan. This removal is done in order to facilitate services to the public and to accelerate the rate of growth and development to achieve the living standards of the community in Kabupaten Madiun. The results showed that the implementation of the transfer of the capital to the region Mejayan have noticed an important aspect of the success of an implementation of the policy although done in stages. While the development of the region in terms of strategic aspects, technical and administrative have been going well. It is recommended that the government of Kabupten Madiun, especially through its Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Madiun, shall accelerate the development process in Kacamatan Mejayan. It is also important to socialize the importance of geospatial mapping, reliable budget support and zoning arrangement consistency. Keywords: regional development, regency capital, Mejayan Abstrak: Implementasi Kebijakan Pengembangan Wilayah melalui Pemindahan Ibukota Kabupaten Madiun ke Wilayah Mejayan (Studi pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Madiun). Keberadaan suatu ibukota kabupaten di suatu daerah merupakan aspek penting mengingat setiap daerah berhak mengembangkan potensi yang dimilikinya. Ibukota Kabupaten Madiun yang selama ini berkedudukan di wilayah Kota Madiun, secara resmi pada tahun 2010 dipindahkan ke wilayah Mejayan. Pemindahan ini dilakukan dalam rangka mempermudah pelayanan kepada masyarakat serta mempercepat tingkat pertumbuhan dan pembangunan untuk mewujudkan taraf hidup masyarakat di Kabupaten Madiun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pemindahan ibukota ke Wilayah Mejayan telah memperhatikan aspek penting keberhasilan suatu implementasi kebijakan walaupun dilakukan secara bertahap. Sedangkan pengembangan wilayah ditinjau aspek strategis, teknis dan administratif telah berjalan dengan baik. Rekomendasi penting yang dapat diberikan dari hasil penelitian ini adalah bagi Pemerintah Kabupaten Madiun khususnya Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Madiun untuk mempercepat proses pembangunan di Wilayah Mejayan, perlu adanya sosialisasi terkait pemetaan geospasial, dukungan anggaran yang memadai dan konsistensi pengaturan zonasi.   Kata Kunci: pengembangan wilayah , ibukota kabupaten, Mejayan  
Proses Analisis Jabatan Dan Analisis Beban Kerja (Studi Pada Biro Organisasi Sekretariat Daerah Jawa Timur) Evolisa, Esti Ebhi
Jurnal Administrasi Publik Vol 3, No 5 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Process of Occupation Analysis and Workload Analysis (Study On The Organization Of The Bureau The Secretariat Of East Java). The Constitution of Repbulic Indonesia Number 5 Year 2014 about State Civil Apparatus Article (56) state that every government in stitution shouldarrange theam ount of need sand types of PNS’s occupation based on occupation analysis and workload analysis. Related to this case, we need arrange the occupation analysis based on the Regulation of the Minister of Internal Affairs of the Republic of Indonesia Number 35 Year 2012 about Occupation Analysis in Minister of Internal Affairs and Local Government and Workload Analysis based on the Regulation of the Minister of Internal Affairs Number 12 Year 2008 about The Guidance of Workload Analysis in Internal Affairs Department and Local Government. Resource Management Apparatus (MSDA) provide a description of that resource management becomes very important and at the moment the activity resource management apparatus will effectively increase the success of the Government's vision and mission. Process of occupation was using step of preparation, collecting data, data management, verification, completion, and result determination of occupation. Process of workload analysis was using step of collecting data, data management, review of the data, and result determination of workload analysis. Keyword: MSDA, occupation analysis, work load analysis.   Abstrak: Proses Analisis Jabatan Dan Analisis Beban Kerja (Studi Pada Biro Organisasi Sekretariat Daerah Jawa Timur). Undang-undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2014 Tentang Aparatur Sipil Negara Pasal (56) menyatakan bahwa setiap instansi Pemerintah wajib menyusun kebutuhan jumlah dan jenis jabatan PNS berdasarkan analisis jabatan dan analisis beban kerja. Berkaitan dengan hal tersebut perlu disusun analisis jabatan berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia No. 35 Tahun 2012 Tentang Analisis Jabatan Di Lingkungan Kementerian Dalam Negeri Dan Pemerintah Daerah dan analisis beban kerja berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 12 Tahun 2008 Tentang Pedoman Analisis Beban Kerja Di Lingkungan Departemen Dalam Negeri Dan Pemerintah Daerah. Manajemen Sumberdaya Aparatur (MSDA) memberikan gambaran bahwa pengelolaan sumberdaya menjadi sangat penting dan pada saat ini aktivitas pengelolaan sumberdaya aparatur secara efektif akan meningkatkan keberhasilan visi dan misi pemerintah. Proses analisis jabatan melalui tahap persiapan, pengumpulan data, pengelolaan data, verifikasi, penyempurnaan, dan penetapan hasil analisis jabatan. Proses analisis beban kerja melalui tahap pengumpulan data, pengolahan data, penelaahan hasil olahan data, dan penetapan hasil beban kerja.   Kata Kunci: MSDA, analisis jabatan, analisis beban kerja. 
Strategi Pemerintah Daerah Untuk Menjalin Keterlibatan Investor (Studi Kasus Pada Badan Perizinan Terpadu Dan Penanaman Modal Kabupaten Bogor) Septian, Mochamad Sendhi
Jurnal Administrasi Publik Vol 3, No 5 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The Strategy of Local Government to Interlace Investor’s Involvement (A Case Study on Badan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal Kabupaten Bogor). The result of this study indicates that the Kabupaten Bogor has implemented one-stop service which is easier for investors to invest in the tourism sectors. It is the evidence of the increase number of investment in Kabupaten Bogor in 2014, where there are three companies that invest for building the tourism of Kabupaten Bogor. The licensing and the affordable cost are processed in 6 working days. It proves the strategy which consists of strategic formulation, strategic implemetation and strategic evaluation, as well as supporting and inhibiting factors. Keywords: one stop sevice, the speed of service, affordable costs..   Abstrak: , Strategi Pemerintah Daerah Untuk Menjalin Keterlibatan Investor (Studi Kasus pada Badan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal Kabupaten Bogor). Penelitian ini menunjukan bahwa Kabupaten Bogor telah melaksanakan pelayanan satu pintu yang dimana mempermudah bagi investor untuk berinvetasi sektor wisata. Hal ini terbuktinya dengan penambahan jumlah investasi di Kabupaten Bogor pada tahun 2014, dimana ada 3 perusahaan yang berinvestasi dalam membangun pariwisata Kabupaten Bogor. Pengurusan perizinan dan biaya yang sangat terjangkau dan lama proses pengerjaan hanya dalam 6 hari kerja. Ini membuktikan strategi yang terdiri strategic formulation, strategic implemtation dan strategic evaluation, serta factor pendukung dan penghambat.   Kata kunci: pelayanan satu pintu, kecepatan pelayanan, biaya yang terjangkau.
Pengaruh Kualitas Layanan Perpustakaan Elektronik Keliling Terhadap Kepuasan Pengguna (Studi Pada Perpustakaan Nasional Republik Indonesia) Setianto, Irfean Dwy
Jurnal Administrasi Publik Vol 3, No 5 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The Impact of Electronic Library Service Quality Towards User Satisfaction (Study in National Library of Indonesian Republic). This research aim to observe, explain, and analyze the impact of service quality e-mobile library variables including service affect, Library as place, Personal control and information access, particular and simultanously towards user satisfication. Types of research used  is explanatory research with quantitative approach. The sampling technique in this study prefers purposive sampling. The samples used are 100 respondent. Whereas analysis applied multiple linear regression, t-test, and F-test. Partially variables Library as place, Personal control, and Information access have significant effects, meanwhile Service affect doesn’t have significantly effect towards user satisfication. Simultanously, all of variabel dependent have significantly effect towards user satisfaction. Variable Information access is the most influential (dominant) variable towards user satisfaction. Keywords: Service quality, E-mobile library, User satisfaction Abstrak: Pengaruh Kualitas Layanan Perpustakaan Elektronik Keliling Terhadap kepuasan Pengguna (Studi pada Perpustakaan Nasional Republik Indonesia). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, menjelaskan, dan menganalisis pengaruh variabel kualitas layanan Perpustakaan Elektronik Keliling yang terdiri dari service affect, library as place, personal control, dan information access secara parsial dan simultan terhadap kepuasan pengguna. Jenis penelitian yang digunakan adalah explanatory research dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik sampling purposive. Sampel yang digunakan sebanyak 100 orang responden. Perhitungan menggunakan analisis regresi linier berganda, uji t dan uji f. Secara parsial variabel  librray as place, personal control, dan information access memiliki pengaruh secara signifikan,  sedangkan variabel  service affect tidak memiliki pengaruh yang signifikan secara parsial terhadap kepuasan pengguna. Sedangkan secara simultan semua variabel bebas kualitas layanan memiliki pengaruh yang signifikan secara bersama terhadap kepuasan pengguna. Variabel information access memiliki pengaruh paling dominan terhadap kepuasan pengguna. Kata kunci: Kualitas layanan, Perpustakaan elektronik keliling, Kepuasan pengguna
Penerapan Sistem Pengadaan Barang Dan Jasa Secara Elektronik (E-Procurement) Untuk Mewujudkan Good Governance (Studi Pada Dinas Perhubungan Komunikasi Dan Informatika Kabupaten Blitar) Asmoro, Bhismo
Jurnal Administrasi Publik Vol 3, No 5 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Abstract: Implementation of Electronic Procurement to Realizing Good Governance (A study on Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Blitar)This research was carried in order to determine, describe and analyze implementation process of electronic procurement to achieving good governance in Blitar local government. The method used In this research was a qualitative approach. The research shown that the procurement process of goods or services in Blitar using Electronic Procurement System developed by the Procurement Agency of Goods / Services. The implementation of the electronic procurement system has shown positive benefits such as cost and time efficiencies, but there are still direct meeting between procurement committee with providers of goods and services. The mechanism of electronic procurement system already reflect some of the principles of good governance wich is accountability, transparency, openness and fairness, but there is still attempt of fraud by suppliers of goods and services. Keywords: good governance, e-procurement, electronic government.Abstrak: Penerapan Sistem Pengadaan Barang dan Jasa Secara Elektronik (e-Procuement) dalam mewujudkan Good Governance (Studi Pada Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Blitar). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, mendiskripsikan dan menganalisis pelaksanaan electronic procurement untuk mewujudkan good governance di lingkungan pemerintahan Kabupaten Blitar. Penelitian ini menggunakan  metode pendekatan kualitatif.  Hasil penelitian menunjukkan proses pengadaan di Kabupaten Blitar menggunakan Sistem perangkat lunak untuk Pengadaan yang dikembangkan oleh LKPP. Penerapan sistem e-procurement sudah menunjukan manfaat positif, yang antara lain adalah efisiensi biaya dan waktu pengadaa. Walaupun demikian didalam pelaksanaannya masih terdapat tatap muka antara panitia pengadaan dengan penyedia barang dan jasa. Mekanisme didalam proses e-procurement sudah cukup mencerminkan prinsip good governance seperti akuntabilitas, transparansi, keterbukaan dan perlakuaan yang adil, namun masih ditemukan upaya kecurangan yang dilakukan oleh calon penyedia barang dan jasa.   Kata kunci: good governance, e-procurement, electronic government
Potensi Pertanian Subsektor Tanaman Bahan Makanan (Studi pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Bidang Tanaman Pangan Kabupaten Pacitan) Faturahman, Burhanudin Mukhamad
Jurnal Administrasi Publik Vol 3, No 5 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Agricultural Potential Food Crops Subsector (Studies in Food Crops Field Medium Term Development Plan Kabupaten Pacitan). Efforts to comply with food in order to meet food needs of society needs to be done by the local government and policies that appropriately regulate supply of certain plant species as well as the areas to be developed according to the potential of the area in order to meet food needs of society. Research results through secondary data collection techniques from the Central Bureau of Statistics Pacitan then analyzed using the technique of scaling showed that the food is very good sweet potato developed in Pacitan covering Kecamatan Donorojo, Punung, Pringkuku, Pacitan, Kebonagung, Arjosari, Nawangan, Bandar, Tegalombo and Tulakan , Local government development policies have led to an increase in food but not yet led to an increase in the availability of districts and their sweet potato crops were developed. Thus, local governments need to develop appropriate policies foodstuffs potential of the area in order to reduce dependence on rice becomes staple food both national and local. Keyword: Potential, Plant Foodstuffs, Regional Medium Term Development Plan. Abstrak: Potensi Pertanian Subsektor Tanaman Bahan Makanan (Studi pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Bidang Tanaman Pangan Kabupaten Pacitan). Upaya pemenuhan bahan pangan dalam rangka mencukupi kebutuhan pangan masyarakat perlu dilakukan oleh pemerintah daerah beserta kebijakan yang secara tepat mengatur persediaan jenis tanaman tertentu beserta wilayah yang akan dikembangkan sesuai potensi daerah dalam rangka mencukupi kebutuhan pangan masyarakat. Hasil penelitian melalui teknik pengumpulan data sekunder dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Pacitan selanjutnya dianalisis menggunakan teknik scalling menunjukkan bahwa bahan pangan ubi jalar sangat baik dikembangkan di Pacitan meliputi Kecamatan Donorojo, Punung, Pringkuku, Pacitan, Kebonagung, Arjosari, Nawangan, Bandar, Tegalombo dan Tulakan. Kebijakan pembangunan pemerintah daerah telah mengarah pada peningkatan bahan pangan namun belum mengarah pada peningkatan ketersediaan tanaman ubi jalar beserta kecamatan yang dikembangkan. Sehingga, pemerintah daerah perlu menyusun kebijakan bahan pangan sesuai potensi daerahnya guna mengurangi ketergantungan pada beras yang menjadi bahan pangan utama baik secara nasional maupun daerah.   Kata kunci:  Potensi, Tanaman Bahan Makanan, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah.
Ironisnya Calon Pustakawan Kita Wikandani, Prayoga Rizki
Jurnal Administrasi Publik Vol 3, No 5 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Ironically of Our Librarian Candidates. This study was conducted to describe the utilization of Administration science faculty reading room by Library Science students and researching of what tangible factors causing in many or few of Library Science students as visitors particularly. Cognitive/Knowledge, Affective/Attitude, and Psychomotor/Skill are the variables in measuring the utilization of FIA reading room by Library Science students in this research. The type of research used is quantitative descriptive based on survey method.  The result showed that utilization of FIA reading room by Library Science students has not obviously been appropriate based on calculation of the frequency and mode of each question item distributed to 100 respondents. The most encouraging factors for Library Science students to visit FIA reading room are physical resources factor, information technology application factor, and necessity of information factor. While socialization and the less publicity of FIA reading rooms are the factors of Library Science students seldom in visiting FIA reading room. Keywords: utilization, reading room, library science Abstrak: Ironisnya Calom Pustakawan Kita. Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan bagaimana pemanfaatan ruang baca FIA oleh mahasiswa Prodi Ilmu Perpustakaan serta faktor apa saja yang menyebabkan banyak sedikitnya jumlah pengunjung ruang baca FIA yang berasal dari mahasiswa prodi ilmu perpustakaan. Variabel yang digunakan untuk mengukur pemanfaatan ruang baca FIA oleh mahasiswa Prodi Ilmu Perpustakaan adalah kognitif/pengetahuan(X1), afektif/sikap(X2) dan psikomotorik/keterampilan(X3). Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kuantitatif deskriptif dengan menggunakan metode survay. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan ruang baca FIA oleh mahasiswa Prodi Ilmu Perpustakaan masih kurang baik berdasarkan hasil perhitungan frekuensi dan modus dari masing-masing item pertanyaan pada kuesioner yang disebarkan kepada 100 responden. Faktor yang paling mendorong mahasiswa Prodi Ilmu Perpustakaan untuk berkunjung ke ruang baca FIA adalah faktor sumber daya fisik, faktor penerapan teknologi informasi dan kebutuhan informasi mahasiswa Prodi Ilmu Perpustakaan. Sedangkan faktor yang menyebabkan jarangnya mahasiswa Prodi Ilmu Perpustakaan berkunjung ke ruang baca FIA adalah faktor sosialisasi dan publikasi ruang baca FIA yang kurang baik.   Kata kunci: pemanfaatan, ruang baca, ilmu perpustakaan 
Penerapan Sistem Informasi Manajemen Barang Daerah (Simbada) Studi Di Badan Pengelola Keuangan Dan Aset Daerah (Bpkad) Kota Malang Irwanto, Lejar Defi
Jurnal Administrasi Publik Vol 3, No 5 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Implementation of Local Government Asset Management Information System (SIMBADA) (Study at Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Malang). SIMBADA is basically intended to assist asset managers in order to problems in the management of asset that had been there could be minimized or eliminated. The problem that have been by BPKAD Malang as many assets including management asset area that lost or uncertain status, so giving rise to problems in inventory and management assets areas.  The purpose of this study was to identify and analyze the application of SIMBADA in BPKAD Malang as well as factors supporting and inhibiting its application. This study is a qualitative study with a descriptive approach. Result from this study is the application of SIMBADA still at the stage of the process, meaning that they continue to be improved and expanded so that the systems can run as expected. To overcome the problems and obstacles in the implementation of SIMBADA, BPKAD Malang to cooperate with the consultant to assist in process control and supervision SIMBADA. Keyword: assets, Management Information System, SIMBADA Abstrak: Penerapan Sistem Informasi Manajemen Barang Daerah (SIMBADA) (Studi di Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Malang). SIMBADA pada dasarnya ditujukan untuk membantu pengelola aset agar permasalahan-permasalahan dalam pengelolaan aset yang selama ini ada bisa diminimalisir atau dihilangkan. Permasalahan yang selama ini dialami BPKAD selaku pengelola aset diantaranya banyaknya aset daerah yang hilang atau statusnya tidak jelas, sehingga menimbulkan permasalahan dalam inventarisasi serta pengelolaan aset daerah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis penerapan SIMBADA di BPKAD Kota Malang serta faktor yang menjadi pendukung dan penghambat penerapannya. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil dari penelitian ini adalah pada penerapan Sistem Informasi Manajemen atau SIMBADA masih pada tahap proses, artinya masih terus dilakukan perbaikan dan pengembangan agar sistem bisa berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Untuk mengatasi permasalahan maupun kendala-kendala pada penerapan SIMBADA, BPKAD Kota Malang melakukan kerjasama dengan pihak konsultan untuk membantu pada proses pengendalian dan pengawasan SIMBADA. Kata kunci: aset, Sistem Informasi Manajemen, SIMBADA 

Page 77 of 268 | Total Record : 2676


Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 4 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 3 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 7 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 6 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 5 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 4 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 3 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 5 No. 7 (2022): DESEMBER 2022 Vol. 5 No. 6 (2022): November 2022 Vol. 5 No. 5 (2022): OKTOBER 2022 Vol. 5 No. 4 (2022): JAP: SEPTEMBER 2022 Vol. 5 No. 3 (2022): JAP: AGUSTUS 2022 Vol. 5 No. 2 (2022): JULI 2022 Vol 5, No 1 (2017): April Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 4, No 12 (2016) Vol. 4 No. 12 (2016) Vol. 4 No. 11 (2016) Vol 4, No 11 (2016) Vol 4, No 10 (2016) Vol. 4 No. 10 (2016) Vol. 4 No. 9 (2016) Vol 4, No 9 (2016) Vol 4, No 8 (2016) Vol. 4 No. 8 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol. 4 No. 7 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol. 4 No. 6 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol. 4 No. 5 (2016) Vol. 4 No. 4 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol. 4 No. 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol. 4 No. 1 (2016) Vol 3, No 12 (2015) Vol. 3 No. 12 (2015) Vol 3, No 11 (2015) Vol. 3 No. 11 (2015) Vol. 3 No. 10 (2015) Vol 3, No 10 (2015) Vol 3, No 9 (2015) Vol. 3 No. 9 (2015) Vol 3, No 8 (2015) Vol. 3 No. 8 (2015) Vol 3, No 7 (2015) Vol. 3 No. 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol. 3 No. 6 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol. 3 No. 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol. 3 No. 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol. 3 No. 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol. 3 No. 2 (2015) Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol 2, No 12 (2014) Vol. 2 No. 12 (2014) Vol 2, No 11 (2014) Vol. 2 No. 11 (2014) Vol 2, No 10 (2014) Vol. 2 No. 10 (2014) Vol. 2 No. 9 (2014) Vol 2, No 9 (2014) Vol 2, No 8 (2014) Vol. 2 No. 8 (2014) Vol 2, No 7 (2014) Vol. 2 No. 7 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol. 2 No. 6 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol. 2 No. 5 (2014) Vol. 2 No. 4 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol. 2 No. 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol. 2 No. 2 (2014) Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol 1, No 10 (2013) Vol. 1 No. 10 (2013) Vol. 1 No. 9 (2013) Vol 1, No 9 (2013) Vol. 1 No. 8 (2013) Vol 1, No 8 (2013) Vol 1, No 7 (2013) Vol. 1 No. 7 (2013) Vol. 1 No. 6 (2013) Vol 1, No 6 (2013) Vol. 1 No. 5 (2013) Vol 1, No 5 (2013) Vol. 1 No. 4 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol. 1 No. 3 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol. 1 No. 2 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue