cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Administrasi Publik
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 25497456     EISSN : 25033867     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Administrasi Publik (JAP) merupakan jurnal elektronik online yang diterbitkan oleh Lembaga Penerbitan Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya. Tujuan penerbitan jurnal ini adalah salah satu sarana untuk mewadahi kebutuhan peningkatkan kuantitas dan kualitas karya ilmiah dalam rangka pengembangan keilmuan, serta menyebarluaskan kajian Administrasi Publik, sekaligus sebagai wahana komunikasi di antara cendekiawan, praktisi, mahasiswa dan pemerhati masalah dan praktik Administrasi Publik.
Arjuna Subject : -
Articles 2,676 Documents
Strategi Peningkatan Kesejahteraan Penyandang Disabilitas Netra (Studi Pada Program Rehabilitasi Sosial Di Unit Pelaksana Teknis Rehabilitasi Sosial Cacat Netra Malang) Larasati, Yosi
Jurnal Administrasi Publik Vol 3, No 4 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Strategies For Improving The Welfare of Persons With Visually Disabilities (A Study In Social Rehabilitation Program At Unit Pelaksana Teknis Rehabilitasi Sosial Cacat Netra Malang). Persons with visually disabilities is one of the vulnerable groups who have a quantity poor households is quite high in Indonesia. Social rehabilitation program is one of the strategies implemented by the Ministry of Social Affairs to improve the welfare of persons with visually disabilities . Unit Pelaksana Teknis Rehabilitasi Sosial Cacat Netra Malang (UPT RSCN) is one of the units that carry out social rehabilitation program for persons with visually disabilities who came from East Java. The implementation of social rehabilitation program in UPT RSCN implemented gradually to be more focused and integrated. Strategy was intended to be passive and offensive strategies, which is passive strategies makes an action in accordance with the applicable guidelines, while the offensive strategy makes an action to take advantage of opportunities that exist. In addition, the results of the implementation of this program was very good, it looks from a change in mindset, attitude, ability and expertise as well as social welfare increased. Even there are no alumni who are jobless and most of them are able to be entrepreneur. Keywords: strategy, social rehabilitation program, welfare of persons with visually disabilities. Abstrak: Strategi Peningkatan Kesejahteraan Penyandang Disabilitas Netra (Studi pada Program Rehabilitasi Sosial di Unit Pelaksana Teknis Rehabiitasi Sosial Cacat Netra Malang). Penyandang disabilitas netra merupakan salah satu kelompok rentan yang memiliki kuantitas rumah tangga miskin cukup tinggi di Indonesia. Program rehabilitasi sosial merupakan salah satu strategi yang dijalankan oleh Kementerian Sosial untuk meningkatkan kesejahteraan penyandang disabilitas netra. Unit Pelaksana Teknis Rehabilitasi Sosial Cacat Netra Malang (UPT RSCN) merupakan salah satu unit yang melaksanakan program rehabilitasi sosial bagi penyandang disabilitas netra yang berasal dari wilayah Jawa Timur.  Pelaksanaan program rehabilitasi sosial di UPT RSCN dilaksanakan secara bertahap agar lebih terarah dan terpadu. Strategi yang dijalankan ialah strategi pasif dan ofensif, dimana strategi pasif membuat suatu tindakan yang sesuai dengan pedoman yang berlaku, sedangkan strategi ofensif membuat suatu tindakan dengan memanfaatkan peluang yang ada. Hasil dari pelaksanaan program ini sangatlah bagus terlihat dari adanya perubahan pola pikir, sikap, kemampuan dan keahlian kerja serta peningkatan kesejahteraan sosial. Bahkan seluruh alumni tidak ada yang menganggur dan mayoritas mampu berwirausaha. Dengan demikian, mereka mampu memenuhi kebutuhan hidup dan meningkatkan kesejahteraan hidupnya secara mandiri.   Kata kunci: strategi, program rehabilitasi sosial, kesejahteraan penyandang disabilitas netra.
Efektivitas Pengelolaan Aset Daerah (Studi tentang Pengelolaan Aset Tetap (Tanah) pada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pemerintah Kota Malang) Lumban Gaol, Indra Devian
Jurnal Administrasi Publik Vol 3, No 4 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract:  The Effectiveness of the Local Assets” (Study About the Management of Fixed Asset (Land) in Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), the City Government of Malang), it purposed to find out the effectiveness of the management of fixed local assets (land) area which is managed by Badan Pengelolaan Aset Daerah (BPKAD) city of Malang. The research is descriptive research with the approach the qualitative study. A source of the data used researcher that is primary data sources and  secondary data. Technique adoption of the data in the form of observation, interview, and documentation. Aspect becomes the focus of this study is the effectiveness of our fixed asset management (land) conducted by the city government of Malang, and by factors in support and inhibitors of in the management of fixed asset (land) managed by BPKAD city government of Malang. The research was in the office of Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) City of Malang. The research result from the management of fixed assets (land) on BPKAD unfortunate city showed that the result is still not effective because of BPKAAD are the institution which still newly formed so the implementation of the management of fixed assets (land) still to have many deficiencies. Land assets if managed effectively will give revenue income unfortunate the area city of Malang. In addition to managing assets remain (land) effectively will make the land assets powerless to and value to. In the implementation of the management of fixed assets (land) there is still a factor of a barrier to be cared for by the government of the city of Malang one of them lack of discipline to the payment of lavies permit the use of land assets. The conclusion is research the effectiveness of the management of fixed assets (land) is not effective because there are still deficiencies of both in terms of the performance of apparatus and those rules. Research hope such a regional assets management, and fixed assets (land) can work effectively and in accordance with the rules and build policy guidelines for society not a discipline of retribution.   Keywords : effectiveness, fixed asset (land), and the utilization of retribution a permit   Abstrak: Efektivitas Pengelolaan Aset Daerah (Studi tentang Pengelolaan Aset Tetap (Tanah) pada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pemerintah Kota Malang, ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pengelolaan asset tetap (tanah) daerah yang dikelola oleh BPKAD Kota Malang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan penelitian kualitatif. Sumber data sekunder. Teknik pengambilan datanya berupa observasi, wawancara, dan dokumenasi. Aspek yang menjadi focus penelitian ini adalah efektivitas pengelolaan asset tetap (tanah) yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Malang, dan factor pendukung dan penghambat dalam pengelolaan asset tetap (tanah) yang dikelola oleh BPKAD Pemerintah Kota Malang. Lokasi penelitian berada di Kantor Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Malang. Hasil Penelitian daeri pengelolaan asset tetap (tanah) pada BPKAD Kota Malang menunjukkan bahwa hasilnya masih belum efektif dikarenakan Badan ini merupakan Badan yang masih baru dibentuk sehingga pelaksanaan pengelolaan asset tetap (tanah) masih banyak mengalami kekurangan-kekurangan. Asset tanah apabila dikelolasecara efektif akan memberikan pemasukan pendapatan daerah Kota Malang. Selain itu dengan mengelola asset tetap (tanah) secara efektif akan menjadikan asset-aset tanah berdaya guna dan bernilai guna. Dalam pelaksanaan pengelolaan asset tetap (tanah) masih terdapat factor penghambat yang perlu diperhatikan oleh Pemerintah Kota Malang salah satunya kurangnya kedisiplinan terhadap pembayaran retribusi ijin pemanfaatan asset tanah. Kesimpulan penelitian ini adalah aefektivitas pengelolaan asset tetap (tanah) masih belum efektif karena masih terdapat kekurangan-kekurangan baik dari segi kinerja aparatur maupun peraturannya. Peniliti berharap selanjutnya pengelolaan asset daerah khususnya asset tetap (tanah) ini dapat berjalan dengan efektif serta sesuai dengan pedoman peraturan dan membuat kebijakan bagi masyarakat yang tidak displin terhadap pemungutan retribusi.   Kata Kunci : Efektivitas, Aset Tetap (Tanah), dan Retribusi Ijin Pemanfaatan
Strategi Pemberdayaan Pengrajin Bordir Melalui Kegiatan Ekonomi Kreatif (Studi Pada Asosiasi Pengusaha Bordir Kelurahan Pogar Kecamatan Bangil Dan Dinas Perindustrian Dan Perdagangan Kabupaten Pasuruan) Ardiyanti, Linda
Jurnal Administrasi Publik Vol 3, No 5 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.149 KB)

Abstract

Abstract: Empowerment Strategy of Craftsman Embroidery Through Creative Economic Activity (Study of Asosiasi Pengusaha Bordir Pogar Village Bangil Subdistrict and Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pasuruan Regency). Human resources are a main aspect in the development. In Indonesia, the levels skill of human resources is arguably still low. Through empowerment, human resource capability can be increased. In Pasuruan, especially in Bangil empowerment done in embroidery craftsmen through creative economic activity by Aspendir and Disperindag. Considering  Indonesia became one of the countries that joined AFTA, through capacity building embroidery craftsmen will affect the result of embroidery product. If the embroidery products produced more creative, it is not impossible to penetrate international markets more broadly.  In the embroidery craftmen empowerment required special strategies to achieve the intended purpose.  But the strategy given by Aspendir and Disperindag less achieve maximum results. So that need for a new strategy recommendations to improve or complement the old strategy. By using SWOT, can be formulated on a new strategy for the implementation of empowerment can be maximized. Keyword: strategy, empowerment, SWOT   Abstrak: Strategi Pemberdayaan Pengrajin Bordir Melalui Kegiatan Ekonomi Kreatif (Studi Pada Asosiasi Pengusaha Bordir Kelurahan Pogar Kecamatan Bangil  dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Pasuruan). Sumberdaya manusia merupakan aspek utama dalam pembangunan. Di Indonesia tingkat kemampuan sumberdaya manusia bisa dibilang masih rendah. Melalui pemberdayaan, kemampuan sumberdaya manusia dapat semakin meningkat. Di Kabupaten Pasuruan, terutama di Bangil pemberdayaan dilakukan pada pengrajin bordir melalui kegiatan ekonomi kreatif oleh Aspendir dan Disperindag. Mengingat negara Indonesia menjadi salah satu negara yang mengikuti AFTA, melalui peningkatan kemampuan pengrajin bordir akan berpengaruh terhadap produk bordir yang dihasilkan. Apabila produk bordir yang dihasilkan lebih kreatif, maka bukan tidak mungkin dapat menembus pasar manca negara lebih luas. Dalam pemberdayaan pengrajin bordir tersebut diperlukan strategi khusus demi mencapai tujuan yang telah ditentukan. Namun strategi yang diberikan oleh Aspendir dan Disperindag kurang mencapai hasil yang maksimal. Sehingga perlu adanya rekomendasi strategi baru untuk memperbaiki ataupun melengkapi strategi yang lama. Dengan menggunakan SWOT, dapat dirumuskan rekomendasi strategi baru agar pelaksanaan pemberdayaan dapat lebih maksimal.   Kata kunci: strategi, pemberdayaan, SWOT
Analisis Kualitas Kesehatan Melalui JAMKESMA Pada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Nganjuk Pamungkas, Dody Candra Putra
Jurnal Administrasi Publik Vol 3, No 4 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The Analysis of Health Service Quality through JAMKESMAS at Local Public Hospital (RSUD) of Nganjuk Regency. Research was conducted to understand the analysis of health service quality through JAMKESMAS at Local Public Hospital (RSUD) of Nganjuk Regency. Various health service programs had been released by the government for the poor community and one of them was Jamkesmas (Jaminan Kesehatan Masyarakat). In favor of smooth implementation of Jamkesmas, RSUD and Dinas Kesehatan were playing significant role in providing health service to the community of Jamkesmas participant. The importance of health service to the poor community was underlined by the assumption that the poor community could receive better service and then more equal service might be provided to other layers community. Realizing this goal required the improvement of health service quality through Jamkesmas at RSUD of Nganjuk Regency. The service procedure of Jamkesmas program was started by distributing precisely the service cards to the poor community and then was followed by providing medical service which considered attributes such as smoothness, speed, and reasonability of service cost and funding to Jamkesmas program. Keywords: Jamkesmas, Health Service, Poor Community Abstrak: Analisis kualitas pelayanan kesehatan melalui JAMKESMAS pada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Nganjuk; atas dasar banyaknya program pelayanan kesehatan yang digencarkan oleh pemerintah bagi masyarakat termasuk bagi masyarakat miskin melalui Jamkesmas (Jaminan Kesehatan Masyarakat). Dalam mendukung pelaksanaan program Jamkesmas RSUD dan Dinas Kesehatan memiliki peranan penting untuk dapat memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat peserta Jamkesmas. Pentingnya pelayanan kesehatan bagi masyarakat miskin dimaksudkan agar masyarakat miskin bisa memperoleh pelayanan sebaik-baiknya dan pelayanan yang adil kepada semua lapisan masyarakat. Untuk itu perlu adanya upaya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan melalui Jamkesmas di RSUD Kabupaten Nganjuk. Prosedur pelayanan program Jamkesmas dimulai dari pendistribusian kartu yang harus tepat sasaran untuk masyarakat miskin, pelayanan medis meliputi kemudahan, kecepatan serta kewajaran biaya pelayanan sampai pendanaan program Jamkesmas. Kata kunci: Jamkesmas, Pelayanan Kesehatan, Masyarakat Miskin 
Implementasi Peraturan Walikota Surabaya Nomor 65 Tahun 2011 tentang Prosedur Pengawasan dan Pengendalian Kawasan Mangrove di Wilayah Kota Surabaya (Studi Pada Dinas Pertanian Kota Surabaya) Butar-Butar, Meliana
Jurnal Administrasi Publik Vol 3, No 4 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The Implementation of the Regulation of Surabaya Mayor Number 65 in 2011 about the Procedure of Direct and Control of Mangrove Area in the City of Surabaya (Department of Agriculture Studies in the City of Surabaya). The presence of degraded mangrove in protecting biodiversity and function of the beach or coastal area of the city. Appropriate protective measures by applying the policy of protection of the mangrove area in the form of concept and action monitoring and control of mangrove areas. According to the regulations of the area number 3 in 2007, the mangrove area is set to be a part of the protected areas in order to maintain the balance of ecosystems and the quality of the environmental health of the city of Surabaya. However, the rules of a particular region or territory assignment yet is the action or decision making that is optimal in maintaining the balance of growth and quality classification of mangrove areas. Protection of mangrove area in the city of Surabaya is seen through the implementation of a policy that is the Mayor's Rules regarding the monitoring and control procedures of the mangrove by implementing technical units, monitoring and Control Teams are structured, with the Department of agriculture puts the city of Surabaya as Leader. Coordination between the implementing policy unit carried out reasonably well, although there are things that need to be improved in several aspects in it, i.e. aspects of socialization, community empowerment aspect, the aspect of monitoring and evaluation, this aspect of the investigation to the aspects of reporting. Keyword: Policy Implementation, Direct and Control of the Mangrove Area Abstrak: Implementasi Peraturan Walikota Surabaya Nomor 65 Tahun 2011 Tentang Prosedur Pengawasan dan Pengendalian Kawasan Mangrove di Wilayah Kota Surabaya (Studi Pada Dinas Pertanian Kota Surabaya). Keberadaan mangrove mengalami degradasi fungsi dalam melindungi biota pantai atau kawasan pesisir di wilayah Kota ini. Upaya perlindungan yang tepat dengan mengaplikasikan kebijakan perlindungan terhadap kawasan mangrove berupa konsep dan tindakan pengawasan dan pengendalian kawasan mangrove. Menurut Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2007, kawasan mangrove ditetapkan menjadi bagian kawasan yang dilindungi guna menjaga keseimbangan ekosistem dan kualitas kesehatan lingkungan hidup Kota Surabaya. Akan tetapi, aturan penetapan wilayah atau kawasan tertentu belum merupakan tindakan atau pengambilan keputusan yang optimal dalam menjaga keseimbangan pertumbuhan dan kualitas klasifikasi kawasan mangrove. Perlindungan terhadap kawasan mangrove yang ada di wilayah Kota Surabaya dilihat melalui implementasi sebuah kebijakan yaitu Peraturan Walikota mengenai prosedur pengawasan dan pengendalian kawasan mangrove oleh unit pelaksana teknis, Tim Pengawasan dan Pengendalian yang terstruktur, dengan menempatkan Dinas Pertanian Kota Surabaya sebagai Leader. Koordinasi diantara unit pelaksana kebijakan dilakukan cukup baik, meskipun ada hal yang perlu diperbaiki dalam beberapa aspek didalamnya, yaitu aspek sosialisasi, aspek pemberdayaan masyarakat, aspek monitoring dan evaluasi, aspek penyidikan hingga pada aspek pelaporan. Kata Kunci: implementasi kebijakan, pengawasan dan pengendalian kawasan mangrove.
PELAKSANAAN LAYANAN LISTRIK PINTAR SEBAGAI UPAYA OPTIMALISASI PELAYANAN PUBLIK (Studi pada PT. PLN (Persero) Rayon Malang Kota) Rosiana, Debita
Jurnal Administrasi Publik Vol 3, No 4 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Implementation of Smart Electric Service as Effort for Public Service Optimization (Study at PT. PLN (Persero) Rayon Malang Kota. The development of technology that contributed to implementation of public service to more effective and efficient. That thing encourage public organization to compete improve of public service. One of them is PT. PLN (Persero) that release a service product is Smart Electric. Electric as public goods that concern importance of many people, electric service needs attention. Smart electric is implemented in 2009 and standardized throughout Indonesia. One of them is also implemented in Malang Area Network Service exactly in Unit Malang City Region. Results of research are analyzed using theory of Service Quality (Servqual) include dimension Tangible, Reability, Responsiveness, Assurance and Emphaty indicate that implementation of Smart Electric service is well implemented but still not able to optimize public service. Internal supporting factor for service implementation is socialization while external supporting factors is increased of Bank, PPOB counters and token seller mini markets to purchase token more achievable. Internal inhibiting factor implementation of service is lack of material from of kWh meter while external inhibiting factors is community mindset and electric brokerage. It needs to be correction for PT. PLN (Persero) Malang City Region futher improve public service for the future. Keywords: Public Service, Smart Electric, Service Quality   Abstrak: Pelaksanaan Layanan Listrik Pintar Sebagai Upaya Optimalisasi Pelayanan Publik (Studi pada PT. PLN (Persero) Rayon Malang Kota). Perkembangan teknologi telah banyak berkontribusi terhadap penyelenggaraan pelayanan publik yang lebih efektif dan efisien. Hal tersebut kemudian yang mendorong organisasi publik untuk berkompetisi meningkatkan pelayanan publik. Salah satunya adalah PT.PLN (Persero) yang mengeluarkan produk layanan Listrik Pintar. Listrik sebagai barang publik yang menyangkut kepentingan orang banyak maka pelayanan listrik perlu mendapat perhatian. Listrik Pintar ini dilaksanakan tahun 2009 dan terstandarisasi diseluruh Indonesia. Salah satunya juga dilaksanakan di Area Pelayanan dan Jaringan Malang tepatnya di Unit Rayon Malang Kota. Hasil penelitian yang dianalisis menggunakan teori Service Quality (Servqual) meliputi dimensi Tangible, Reability, Responsiveness, Assurance dan Emphaty menunjukkan bahwa pelaksanaan layanan Listrik Pintar sudah terlaksana dengan baik namun masih belum dapat mengoptimalkan pelayanan publik. Faktor pendukung internal dalam pelaksanaan layanan tersebut yakni adanya sosialisasi sedangkan faktor ekternalnya yakni meningkatnya Bank, loket PPOB dan minimarket penjual token sehingga pembelian token lebih terjangkau. Faktor penghambat pelaksanaan layanan secara internal yakni kekurangan material berupa kWh meter sedangkan secara eksternal yakni pola pikir masyarakat dan masalah oknum listrik. Hal tersebut perlu dijadikan bahan koreksi bagi PT. PLN (Persero) Rayon Malang Kota untuk lebih meningkatkan pelayanan publik kedepannya.   Kata Kunci: Pelayanan Publik, Listrik Pintar, Service Quality
Implementasi Pogram Kemitraan dan Bina Lingkungan dalam Pembinaan Pengrajin Batik (Studi pada PT Semen Indonesia (Persero) Tbk Tuban dan Pengrajin Batik Tulis “Gedog” di Kecamatan Kerek Kabupaten Tuban) Indriawati, Ella Nur
Jurnal Administrasi Publik Vol 3, No 5 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.625 KB)

Abstract

Abstract: The Implementation of Partnership amd Community Programs PT Semen Indonesia (Persero) Tbk on Nurturing a Batik Craftsmen (Studies on PT Semen Indonesia (Persero) Tbk Tuban and Batik Tulis “Gedog” Craftsmen in Kecamatan Kerek Kabupaten Tuban). One form of social responsibility executed by BUMN is Partnership and Community Development Programs and arranged by Peraturan Menteri BUMN No. Per-08/MBU/2013 about Partnership and Community Development Programs. One of the BUMN which become focus study in this research is PT Semen Indonesia (Persero) Tbk has implemented PKBL accordance with the basic policy. Thus research is descriptive qualitative method and data analysis that used is Miles, Huberman and Saldana interactive model. The result of research indicates that implementation of PKBL PT Semen Indonesia (Persero) Tbk on nurturing a batik craftsmen has been going well and in accordance with the basic policies. Can be cheked in supporting actors are involved, nurturing programs are implementation PKBL providing give the outputs the development of batik industry which makes the business a strong and independent. But, in implementation programs are still be discovered by the constraints are limited human resources and credit stuck by partners. Authors provides recommendations that is company to do additional of human resources related to PKBL, execute to perioidic billling and give a sanction to the partners to minimize credit stuck.   Keywords: implementation, Partnership and Community Development Programs, development, batik craftsmen, small business   Abstrak: Implementasi Program Kemitraan dan Bina Lingkungan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk dalam Pembinaan Pengrajin Batik (Studi pada PT Semen Indonesia (Persero) Tbk Tuban dan Pengrajin Batik Tulis “Gedog” di Kecamatan Kerek Kabupaten Tuban). Salah satu bentuk pertanggungjawaban yang dilaksanakan BUMN ialah Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) diatur Peraturan Menteri BUMN No. Per-08/MBU/2013 tentang Program Kemitraan BUMN dengan Usaha Kecil dan Program Bina Lingkungan. Salah satu BUMN yang menjadi fokus penelitian ini adalah PT Semen Indonesia (Persero) Tbk yang mengimplementasikan PKBL. Penelitian ini menggunakan jenis deskriptif kualitatif dan analisis data model interaktif Miles, Huberman dan Saldana. Hasil penelitian ini menunjukkan implementasi PKBL PT Semen Indonesia (Persero) Tbk dalam pembinaan pengrajin batik berjalan dengan baik dan sesuai dasar kebijakan. Dilihat dari dukungan aktor yang terlibat, program pembinaan dalam implementasi PKBL, memberikan capaian hasil yaitu perkembangan usaha batik menjadi tangguh dan mandiri. Namun implementasi PKBL ini masih terdapat kendala yaitu terbatasnya sumber daya manusia dan kredit macet yang ditimbulkan mitra. Peneliti memberikan rekomendasi yaitu perusahaan melakukan penambahan sumber daya manusia yang bersinggungan dengan PKBL, melakukan penagihan secara berkala dan pemberian sanksi kepada mitra untuk meminimalisir kredit macet.   Kata kunci: implementasi, Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL), pembinaan, pengrajin batik, usaha kecil 
Kegiatan Tridaya Badan Keswadayaan Masyarakat (Bkm) Dalam Upaya Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (Studi Pada Bkm Tlogomas Kecamatan Lowokwaru Kota Malang) Saputra, Sofyan Agus
Jurnal Administrasi Publik Vol 3, No 4 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The TRIDAYA of Community Self-Supporting Board (BKM) in The Urban Village Empowerment (Study at Community Self-Supporting Board (BKM) Tlogomas Lowokwaru Malang City). This research talked about TRIDAYA activities of BKM for implementation the national program of people empowerment (PNPM). The existence BKM is expected to become a place for the basic needs of poor, to be a sustainable community empowerment mover, beginning with the planning process, completion of the program, decision making, implementation and also maintenance. The result showed that the TRIDAYA activities from BKM Tlogomas could run effectively, except in the social field. The exclusion of social programs made it very difficult but it is certainly not be measured. One of the problem is the training activity conducted for the short term it is not sustainable. Economy through loan fund can run well and help the people perceived relating to capital in the development effort. Meanwhile, there is progress in the construction of the inrafstructures evenly. This is supported by high level of participation and the people to succed empowerment activities. Keyword: empowerment, BKM Tlogomas, the TRIDAYA activities Abstrak: Kegiatan TRIDAYA Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) dalam Upaya Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (Studi pada BKM Tlogomas Kecamtan Lowokwaru Kota Malang). Penelitian ini membahas tentang kegiatan TRIDAYA yang dilakukan oleh BKM sebagai pelaksana Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM). Keberadaan BKM diharapkan dapat menjadi tempat bersandar segala kebutuhan pokok masyarakat miskin, menjadi penggerak pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan, mulai dari proses perencanaan kebutuhan, penyusunan program, pengambilan keputusan, pelaksana program hingga pemanfaatan dan pemeliharaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan kegiatan TRIDAYA BKM Tlogomas dapat berjalan secara efektif, kecuali pada bidang sosial. Adanya keterbatasan dana membuat program sosial menjadi sangat sulit dan tidak bisa diukur hasilnya secara pasti. Salah satu permasalahnnya adalah kegiatan pelatihan yang dilaksanakan masih sebatas jangka pendek sehingga kurang berkelanjutan. Kegiatan ekonomi melalui pinjaman dana bergulir dapat berjalan lancar serta manfaatnya dirasakan dapat membantu masyarakat di bidang permodalan dalam pengembangan usaha. Sedangkan di bidang lingkungan terdapat progress pembangunan prasarana lingkungan secara merata. Hal ini didukung dengan tingginya tingkat partisipasi dan antusiasme masyarakat untuk menyukseskan kegiatan pemberdayaan. Kata Kunci: pemberdayaan, BKM Tlogomas, kegiatan TRIDAYA
Pengaruh Kompetensi Pustakawan Terhadap Prestasi Kerja (Studi Pada Perpustakaan Universitas Brawijaya) Pamungkas, Lucky Dewi
Jurnal Administrasi Publik Vol 3, No 5 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.784 KB)

Abstract

Abstract: The Influences of Librarian’s Competence to Job Performance (Studies in the University Of Brawijaya’s Library). Librarian’s competence can be seen from his or her knowledge, interpersonal skill, and professional attitude. Librarian’s competence is one of factors that support the achieving good job performance. However, an adequate number of librarians does not match the importance of librarian’s competence. This study is using explanatory research by using 18 librarian as its sample and population. Data received by distributing questioners, which then analyzed with SPSS 21. Result of the research is that knowledge, interpersonal skill, and professional attitude jointly influence job performance. Knowledge and professional attitude partially influence job performance, whilst interpersonal skill partially not influences librarian’s job performance in University of Brawijaya. Keywords: librarian’s competence, job performance Abstrak: Pengaruh Kompetensi Pustakawan Terhadap Prestasi Kerja (Studi pada Perpustakaan Universitas Brawijaya). Kompetensi pustakawan dapat dilihat dari pengetahuan, ketrampilan interpersonal, dan sikap profesional yang dimiliki. Kompetensi pustakawan merupakan salah satu faktor yang dapat mendukung pencapaian prestasi kerja yang baik. Namun, pentingnya kompetensi pustakawan tidak diimbangi dengan jumlah pustakawan yang memadai. Penelitian ini memakai explanatory research dengan menggunakan 18 pustakawan sebagai sampel sekaligus populasi. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kemudian dianalisis dengan SPSS 21. Hasil penelitian menunjukkan secara bersama-sama pengetahuan, ketrampilan interpersonal, dan sikap profesional berpengaruh terhadap prestasi kerja. Pengetahuan dan sikap profesional secara parsial mampu memberikan pengaruh kepada prestasi kerja, sedangkan ketrampilan interpersonal secara parsial tidak berpengaruh terhadap prestasi kerja pustakawan Universitas Brawijaya. Kata kunci: kompetensi pustakawan, prestasi kerja
Public Policy Implementation (The Implementation Of Health Ministry Regulation Number 28 Year 2014 About The Guidelines For The Implementationof The National Health Insurance At The Genteng Hospital And The Bhakti Husada Hospital Banyuwangi) Habibah, Putri Nurisya
Jurnal Administrasi Publik Vol 3, No 5 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.356 KB)

Abstract

Abstrak: Implementasi Kebijakan Publik (Implementasi Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 28 tahun 2014 tentang Pedoman Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional di RSUD Genteng dan RSU Bhakti Husada Banyuwangi). Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) merupakan program baru pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan kesehatan penduduk Indonesia. Program ini diwajibkan bagi seluruh masyarakat Indonesia. JKN dilaksanakan berdasarkan mekanisme asuransi sosial dimana masyarakat dapat berpartisipasi dalam program tersebut. Peraturan Menteri Kesehatan nomor 28 tahun 2014 menjadi pedoman bagi stakeholder untuk melaksanakan program jaminan ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa RSUD Genteng dan RSU Bhakti Husada telah melaksanakan kebijakan tersebut cukup baik. Permasalahan yang muncul justru berasal dari lingkungan eksternal seperti kurangnya fasilitas dari pemerintah dalam pengadaan obat, proses pembiayaan yang sangat lama, dan peraturan tentang administratif peserta yang sering berubah. Kata Kunci: implementasi kebijakan publik, pelayanan kesehatan, program jaminan kesehatan nasional   Abstract: Public Policy Implementation (The Implementation of Health Ministry Regulation Number 28 Year 2014 about The Guidelines for The Implementation of The National Health Insurance at The Genteng Hospital and The Bhakti Husada Hospital Banyuwangi). The National Health Insurance (JKN) is the new program of the government to increase the health of Indonesian population. It becomes mandatory program for Indonesian people. JKN carried out through social insurance mechanism which society can participate in the program. The regulation number 28 year 2014 as the guideline for stakeholder to conduct the program. The result presents that the implementation of Regulation Number 28 year 2014 at the Genteng Hospital and the Bhakti Husada Hospital conducted well enough. The problems arises from the external factor such as lack of facility from the government in the medicine procurement, the funding process that take a long time, and the regulation of member administrative that often change.   Keyword: public policy implementation, health service, national health insurance program

Page 75 of 268 | Total Record : 2676


Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 4 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 3 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 7 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 6 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 5 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 4 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 3 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 5 No. 7 (2022): DESEMBER 2022 Vol. 5 No. 6 (2022): November 2022 Vol. 5 No. 5 (2022): OKTOBER 2022 Vol. 5 No. 4 (2022): JAP: SEPTEMBER 2022 Vol. 5 No. 3 (2022): JAP: AGUSTUS 2022 Vol. 5 No. 2 (2022): JULI 2022 Vol 5, No 1 (2017): April Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 4, No 12 (2016) Vol. 4 No. 12 (2016) Vol. 4 No. 11 (2016) Vol 4, No 11 (2016) Vol 4, No 10 (2016) Vol. 4 No. 10 (2016) Vol. 4 No. 9 (2016) Vol 4, No 9 (2016) Vol 4, No 8 (2016) Vol. 4 No. 8 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol. 4 No. 7 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol. 4 No. 6 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol. 4 No. 5 (2016) Vol. 4 No. 4 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol. 4 No. 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol. 4 No. 1 (2016) Vol 3, No 12 (2015) Vol. 3 No. 12 (2015) Vol 3, No 11 (2015) Vol. 3 No. 11 (2015) Vol. 3 No. 10 (2015) Vol 3, No 10 (2015) Vol 3, No 9 (2015) Vol. 3 No. 9 (2015) Vol 3, No 8 (2015) Vol. 3 No. 8 (2015) Vol 3, No 7 (2015) Vol. 3 No. 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol. 3 No. 6 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol. 3 No. 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol. 3 No. 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol. 3 No. 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol. 3 No. 2 (2015) Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol 2, No 12 (2014) Vol. 2 No. 12 (2014) Vol 2, No 11 (2014) Vol. 2 No. 11 (2014) Vol 2, No 10 (2014) Vol. 2 No. 10 (2014) Vol. 2 No. 9 (2014) Vol 2, No 9 (2014) Vol. 2 No. 8 (2014) Vol 2, No 8 (2014) Vol 2, No 7 (2014) Vol. 2 No. 7 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol. 2 No. 6 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol. 2 No. 5 (2014) Vol. 2 No. 4 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol. 2 No. 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol. 2 No. 2 (2014) Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol 1, No 10 (2013) Vol. 1 No. 10 (2013) Vol. 1 No. 9 (2013) Vol 1, No 9 (2013) Vol. 1 No. 8 (2013) Vol 1, No 8 (2013) Vol 1, No 7 (2013) Vol. 1 No. 7 (2013) Vol. 1 No. 6 (2013) Vol 1, No 6 (2013) Vol. 1 No. 5 (2013) Vol 1, No 5 (2013) Vol. 1 No. 4 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol. 1 No. 3 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol. 1 No. 2 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue