cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa Perpajakan
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Economy, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 24 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 2 (2015)" : 24 Documents clear
ANALISIS EFEKTIVITAS PENDAPATAN PAJAK REKLAME DAN KONTRIBUSINYA PADA PENDAPATAN PAJAK DAERAH (Studi Pada Dinas Pendapatan Daerah Kota Malang) Prastika, Yolanda Nurlita
Jurnal Mahasiswa Perpajakan Vol 6, No 2 (2015)
Publisher : Program Studi S-1 Perpajakan, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (647.733 KB)

Abstract

The objective of research is to understand the effectiveness of advertisement tax, the contribution of various types of advertisement, and the contribution rate of advertisement tax to local tax income. Rasearch type is descriptive.The reported data are report about target and realization of income from advertisement tax and local tax in period from 2010 to 2014. Result of research indicates that the effectiveness rate of advertisement tax in period from 2010 to 2014 is very high. In average, the effectiveness of advertisement tax is 109,37%. Advertisement type that gives the biggest contribution to income from advertisement tax is billboard. Contribution rate of advertisement tax to local tax income in period from 2010 to 2014 is considered as very low. The contribution of advertisement tax to local tax income is only reaching 8,42%. Governmental effort, especially through the Official of Local Income of Malang City, is by checking the data and conducting field observation over the problematic taxpayers. It is suggested that strict legal sanction shall be given to the deviant taxpayer. Key words : Billboard, Local Genuine Income, Contributions tax ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pajak reklame, mengetahui kontribusi jenis-jenis reklame serta mengetahui besar nilai kontribusi pajak reklame pada pendapatan pajak daerah. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif. Data yang digunakan berupa laporan target dan realisasi pendapatan pajak reklame dan pendapatan pajak daerah tahun 2010-2014. Hasil penelitian ini yaitu tingkat efektivitas pajak reklame pada tahun 2010-2014 sudah sangat efektif. Rata-rata efektivitas pajak reklame yaitu sebesar 109,37%. Jenis reklame yang paling besar memberikan kontribusi pada pendapatan pajak reklame yaitu jenis reklame papan/billboard. Tingkat kontribusi pajak reklame pada pendapatan pajak daerah pada tahun 2010 hingga tahun 2014 dikatakan sangat kurang. Kontribusi pajak reklame pada pendapatan pajak daerah hanya mencapai rata-rata 8,42%. Upaya yang dilakukan oleh Dinas Pendapatan Daerah Kota Malang adalah lebih melakukan pengecekkan data dan penertiban lapangan secara langsung terutama pada wajib pajak yang bermasalah. Lebih ditegaskan sanksi hukum yang telah berlaku bagi wajib pajak yang melanggar. Kata kunci : Reklame Papan, Pendapatan Asli Daerah, Kontribusi pajak
ANALISIS EFEKTIVITAS DAN KELAYAKAN SISTEM PELAPORAN PAJAK MENGGUNAKAN E-FILING TERHADAP KEPUASAN WAJIB PAJAK (Studi Pada KPP Pratama Malang Utara Periode 2015) Sugiharti, Mirza Ayu
Jurnal Mahasiswa Perpajakan Vol 6, No 2 (2015)
Publisher : Program Studi S-1 Perpajakan, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (525.556 KB)

Abstract

E-filing is a service provided by Directorate General of Taxation so taxpayers can submit tax returns in real time via Application Service Provider. E-filing is expected to be effective and feasible as a means of electronic tax reporting which can satisfy taxpayers. This study examines the effectiveness and feasibility of e-filing system to personal tax payer satisfaction. The type of research used in this study is explanatory research. The populations in this study are personal tax payers in KPP Pratama Malang Utara who use e-filing in January to February as many as 1.233 taxpayers. The samples used in this study isas many as 92 respondents. The data analysis used in this research is descriptive analysis and multiple linear analysis. The result of simultant test shows that system effectiveness and system feasibility  simultaneously affect personal tax payer satisfaction. The result of partial test shows that system effectiveness and system feasibility partially affect personal tax payer satisfaction. The dominant variable which affecting personal tax payer satisfaction  is system feasibility variable. Keywords: Effectiveness, Feasibility, System, Tax Reporting, E-filing, Taxpayer Satisfaction Abstrak E-filing merupakan suatu layanan yang disediakan Direktorat Jenderal Pajak agar wajib pajak dapat melaporkan pajak secara real time melalui perusahaan Jasa Penyedia Aplikasi. E-filing diharapkan dapat efektif dan layak sebagai sarana pelaporan pajak secara elektronik yang dapat memuaskan wajib pajak. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti hubungan antara efektivitas dan kelayakan sistem e-filing terhadap kepuasan wajib pajak orang pribadi.Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah explanatory research.Populasi penelitian ini adalah wajib pajak orang pribadi di KPP Pratama Malang Utara yang menggunakan fasilitas e-filing pada bulan Januari sampai dengan Februari 2015 yaitu sebanyak 1.233 wajib pajak. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 92 responden. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dan analisis linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas sistem dan kelayakan sistem bersama-sama berpengaruh terhadap kepuasan wajib pajak orang pribadi. Efektivitas sistem dan kelayakan sistem  juga berpengaruh parsial terhadap kepuasan wajib pajak orang pribadi. Variabel yang dominan mempengaruhi kepuasan wajib pajak orang pribadi adalah variabel kelayakan sistem.   Kata Kunci : Efektivitas, Kelayakan, Sistem, Pelaporan Pajak,E-filing, Kepuasan Wajib Pajak
PERSEPSI WAJIB PAJAK TERKAIT KUALITAS PELAYANAN ACCOUNT REPRESENTATIVE (Studi Pada Wajib Pajak Badan Di Kpp Madya Malang) Saputra, Pradika Wahyu
Jurnal Mahasiswa Perpajakan Vol 6, No 2 (2015)
Publisher : Program Studi S-1 Perpajakan, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to describe the perception of service quality related to the taxpayer owned by Account Representative at Malang Medium Tax Office. This research uses qualitative method. Data collection is done by interview, direct observation, and document analysis. The research is foccusing in (A) The role of Account Representative at Malang Medium Tax Office, (B) Tax Payer Perceptions of Quality of Service provided by the Account Representative at Malang Medium Tax Office was saw from five dimensions of service quality; reliability, responsiveness, assurance, empathy, tangibles. Based on the research, the quality of service provided by the Account Representative at Malang Medium Tax Office was not satisfying. This is support by the data collect from interview which are conduct from informants in the Malang Medium Tax Office. There is a lack in competency of Account Representative in Malang Medium Tax Office, this would rise doubts in taxpayer so Assurance as the dimension of service quality hasn’t done well. Keywords : Perception, Mentoring, Monitoring, Account Representative, Quality Services. Abstrak Penelitian ini bertujuan mengetahui persepsi Wajib Pajak terkait kualitas pelayanan  yang dimiliki Account Representative di KPP Madya Malang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah bersifat kualitatif. Pengumpulan data dilakukan secara wawancara, observasi langsung,  dan analisis dokumen. Penelitian ini memiliki fokus penelitian (A) Pelayanan dari Account Representative di KPP Madya Malang, (B) Persepsi Wajib Pajak terkait Kualitas Pelayanan yang diberikan oleh Account Representative di KPP Madya Malang di lihat dari 5 dimensi kualitas pelayanan Keandalan (reliability), Daya Tanggap (responsiveness), Jaminan (assurance), Empati (emphaty), Bukti Langsung (tangibles). Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, kualitas pelayanan yang diberikan oleh Account Representative di KPP Madya Malang menurut persepsi Wajib Pajak belum terlaksana dengan maksimal. Hal tersebut dibuktikan dari hasil wawancara yang didapat dari para informan di KPP Madya Malang. Terdapat kurangnya kompetensi yang dimiliki Account Representativepada KPP Madya Malang, menimbulkan adanya keragu-raguan pada diri Wajib Pajak sehingga Jaminan (Assurance) sebagai dimensi kualitas pelayanan kurang berjalan dengan maksimal. Kata Kunci : Persepsi, Konsultasi, Pengawasan, Account Representative, Kualitas Pelayanan
EFEKTIVITAS KEGIATAN EKSTENSIFIKASI PERPAJAKAN DALAM UPAYA MENINGKATKAN PENERIMAAN PAJAK PENGHASILAN ORANG PRIBADI (Studi pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Malang Selatan) Kurnia, Ega Skriptian
Jurnal Mahasiswa Perpajakan Vol 6, No 2 (2015)
Publisher : Program Studi S-1 Perpajakan, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (619.412 KB)

Abstract

Community awareness to meet the subjective and objective requirements of self-registration as taxpayer is still low. Number of personal taxpayers listed at KPP Pratama of South Malang has been quite huge. The revenue of Personal Income Tax (PPh OP) must be high if all personal taxpayers are registered their tax obligation based on tax regulation. This research is therefore aimed to measure the effectiveness of extensification activity to increase the revenue of PPh OP. Research type is qualitative. Result of research indicates that extensification activity can increase the number of personal taxpayer from 2011 to 2014. The increasing number of personal taxpayers has been followed by the increasing realization of the revenue from registered PPh OP, but in 2014, the realization of the revenue from the registered PPh OP is reducing due to the effect of Government Regulation No.46/2013 which induces the fact that the realization of PPh OP revenue and its transfer into PPh revenue are considered as final. Extensification activity at KPP Pratama of South Malang is not effective. In 2014, tax extensification activity at KPP Pratama of South Malang is quite effective through Letter of Appeal. Keyword: Taxpayer, New Personal Taxpayer, Registered Personal Taxpayer ABSTRAK Kesadaran masyarakat yang telah memenuhi syarat subjektif dan objektif dalam mendaftarkan diri sebagai wajib pajak masih rendah. Semakin banyak wajib pajak orang pribadi terdaftar di KPP Pratama Malang Selatan maka akan meningkatkan penerimaan Pajak Penghasilan Orang Pribadi (PPh OP) dengan syarat semua wajib pajak orang pribadi terdaftar melakukan kewajiban perpajakan sesuai dengan peraturan perpajakan. Atas dasar itulah dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengukur efektivitas kegiatan ekstensifikasi dalam meningkatkan penerimaan PPh OP. Penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kegiatan ekstensifikasi mampu meningkatkan jumlah wajib pajak orang pribadi dari tahun 2011 hingga tahun 2014. Meningkatnya jumlah wajib pajak orang pribadi terdaftar diikuti dengan meningkatnya realisasi penerimaan PPh OP Terdaftar, namun tahun 2014 realisasi penerimaan PPh OP Terdaftar mengalami penurunan dikarenakan berlakunya PP Nomor 46 tahun 2013 menyebabkan realisasi penerimaan PPh OP dialihkan ke penerimaan PPh bersifat final. Kegiatan ekstensifikasi yang dilakukan KPP Pratama Malang Selatan dikatakan masih kurang efektif. Pada tahun 2014 kegiatan ekstensifikasi perpajakan di KPP Pratama Malang Selatan cukup efektif melalui Surat Imbauan. Kata kunci: Wajib Pajak, Wajib Pajak Orang Pribadi Baru, Wajib Pajak Orang Pribadi Terdaftar
ANALISIS PENGELOLAAN PIUTANG PAJAK BUMI DAN BANGUNAN PASCA PENGALIHAN PAJAK BUMI DAN BANGUNAN MENJADI PAJAK DAERAH DI KOTA PROBOLINGGO (Studi Pada Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Kota Probolinggo) Prasetiyo, Suharno
Jurnal Mahasiswa Perpajakan Vol 6, No 2 (2015)
Publisher : Program Studi S-1 Perpajakan, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.243 KB)

Abstract

The aim ofthis studyis to determinethe management ofland and building tax credit and inhibiting factors management.The method used is qualitative method with descriptive research, using interview, observation and documentation as a means of data collection. The focus of this researchis a step taken in managing the property tax receivables after the transfer of property tax into a local tax. Methods of data analysis nclude data reduction, data presentation, and inference. The conclusion of this study in general management of land and building tax receivable after transferring in to the local tax has been implemented in accordance with the provisions of the theory. One of the biggest inhibiting factor in managing land and building taxes receivable is the human factor that is the quantity and quality is still lacking. Keywords: Local Tax, Tax Receivable Management, and Property Tax Receivable. ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah  mengetahui pengelolaan piutang pajak bumi dan bangunan dan faktor-faktor penghambat pengelolaannya.Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif, dengan menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi sebagai alat pengumpulan data.Fokus penelitian ini adalah langkah yang diambil dalam mengelola piutang pajak bumi dan bangunan pasca pengalihan pajak bumi dan bangunan menjadi pajak daerah.Metode analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penyimpulan.Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini secara umum pengelolaan piutang pajak bumi dan bangunan pasca pengalihan menjadi pajak daerah telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan teori – teori yang relevan.Salah satu faktor penghambat yang paling besar dalam mengelola piutang pajak bumi dan bangunan ialah faktor sumber daya manusia yang kuantitas dan kualitasnya masih kurang. Kata Kunci :Local Tax, Pengelolaan Piutang Pajak, dan Piutang Pajak Bumi dan Bangunan.
PENGARUH SOSIALISASI PERPAJAKAN, TARIF PAJAK, DAN PEMAHAMAN PERPAJAKAN TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK (Studi pada UMKM yang Terdaftar sebagai Wajib Pajak di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Batu) Ananda, Pasca Rizki Dwi
Jurnal Mahasiswa Perpajakan Vol 6, No 2 (2015)
Publisher : Program Studi S-1 Perpajakan, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (564.528 KB)

Abstract

This study is conducted to determine the effect of socialization of taxation, tax rates, and an understanding of taxation upon tax compliance. This study is included in the class explanatory research. SMEs are registered as a taxpayer in the Tax Office Pratama Batu is the population of this study. Samples are 96 respondents with purposive sampling method. The respondents criteria are taxpayer as SMEs sector with a turnover of not more than Rp 4.8 billion, - in a tax year. The results showed socialization taxation have a significant influence on tax compliance by 0.252, the tax rate has a significant influence on tax compliance of 0.413, and an understanding of taxation has a significant influence on tax compliance by 0.217. The dominant variable in this study is the tax rate. Advice to the DGT as the government agency that manages taxation state in Indonesia, one of the regulators in particular tax rates, is expected to consider carefully the tax rates that will be given to taxpayers, among which to conduct a survey or research in advance to the state tax payer especially SMEs with pay attention to several factors that tax compliance is increased Keywords : Socialization of taxation, tax rates, understanding of taxation, tax compliance ABSTRAK Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh sosialisasi perpajakan, tarif pajak, dan pemahaman perpajakan terhadap kepatuhan Wajib Pajak. Penelitian ini termasuk dalam golongan penelitian explanatory research. UMKM yang terdaftar sebagai Wajib Pajak di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Batu adalah populasi dari penelitian ini. Sampel berjumlah 96 orang responden dengan metode pengambilan sampel secara purposive sampling, yaitu Wajib Pajak Sektor UMKM dengan omset tidak lebih dari Rp 4.800.000.000,- dalam satu tahun pajak. Hasil penelitian menunjukkan sosialisasi perpajakan memiliki pengaruh signifikan terhadap kepatuhan Wajib Pajak sebesar 0,252, tarif pajak memiliki pengaruh signifikan terhadap kepatuhan Wajib Pajak sebesar 0,413, dan pemahaman perpajakan memiliki pengaruh signifikan terhadap kepatuhan Wajib Pajak sebesar 0,217. Variabel yang dominan dalam penelitian ini adalah tarif pajak. Saran kepada DJP sebagai Lembaga pemerintah yang mengelola perpajakan negara di Indonesia, salah satu pembuat peraturan khususnya tarif pajak, diharapkan mempertimbangkan secara matang penetapan tarif yang akan diberikan kepada Wajib Pajak, diantaranya yaitu dengan melakukan survey ataupun riset terlebih dahulu kepada kondisi Wajib Pajak khusunya UMKM dengan memperhatikan beberapa faktor sehingga kepatuhan Wajib Pajak menjadi meningkat.   Kata kunci : Sosialisasi perpajakan, tarif pajak, pemahaman perpajakan, kepatuhan Wajib Pajak
PENGARUH PENINGKATAN PELAYANAN, PENERTIBAN ADMINISTRASI DAN PENGAWASAN TERHADAP KEPATUHAN PENGUSAHA KENA PAJAK (STUDI PADA KPP PRATAMA MALANG UTARA) Iskandar, Nimas Capisa
Jurnal Mahasiswa Perpajakan Vol 6, No 2 (2015)
Publisher : Program Studi S-1 Perpajakan, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (499.805 KB)

Abstract

One of the government's efforts to reform the tax, which is passed a law that PER-12/PJ/2014. This regulation governs the revocation status of a Small Business Taxable Person registered with a turnover <Rp 4,800,000,000.00 but not active in reporting the Notice Period Value Added Tax. This regulation aims to improve services, administrative discipline and supervision, particularly in the sector of the Value Added Tax. Service Improvement has done so Entrepreneur Taxable feel easy and comfortable in reporting tax. Controlling the administration has done to improve the administrative system of Value Added Tax. The importance of monitoring has done to obedient taxpayer in reporting and paying the tax. This kind of research is an explanatory quantitative research, the questionnaire data.This research was conducted on STO North Malang. The population in this study is taxable entrepreneur Registered on STO North Malang totaling 953 with sample of 91 respondents. Based on the test results in partial improvement of services, administrative enforcement and compliance monitoring significant effect on taxable businesses.Simultaneously test results showed that the increase in service, controlling the administration and supervision of compliance significantly affect taxable entrepreneur. Keywords: improving services, administrative enforcement, surveillance, compliance, employers taxable   ABSTRACT Salah satu upaya pemerintah dalam melakukan reformasi pajak, yaitu mengeluarkan peraturan PER-12/PJ/2014. Peraturan ini mengatur tentang pencabutan status Pengusaha Kecil Pengusaha Kena Pajak terdaftar dengan omzet < Rp 4.800.000.000,00 tetapi tidak aktif dalam pelaporan Surat Pemberitahuan Masa Pajak Pertambahan Nilai. Peraturan ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan, menertibkan administrasi dan pengawasan, khususnya di sektor Pajak Pertambahan Nilai. Peningkatan Pelayanan dilakukan agar Pengusaha Kena Pajak merasa mudah dan nyaman dalam melaporkan pajaknya. Penertiban administrasi dilakukan untuk memperbaiki sistem administrasi Pajak Pertambahan Nilai. Pentingnya pengawasan dilakukan adalah agar Wajib Pajak patuh dalam melaporkan dan membayar pajaknya. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif eksplanatif, dengan data kuisioner. Penelitian ini dilakukan pada KPP Pratama Malang Utara. Populasi dalam penelitian ini adalah Pengusaha Kena Pajak Terdaftar di KPP Pratama Malang Utara yang berjumlah 953 dengan sampel sebanyak 91 responden. Berdasarkan hasil uji secara parsial variabel peningkatan pelayanan, penertiban administrasi dan pengawasan berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan pengusaha kena pajak. Hasil uji secara simultan menunjukan bahwa peningkatan pelayanan, penertiban administrasi dan pengawasan berpengaruh secara signifikan terhadap kepatuhan pengusaha kena pajak. Kata Kunci : peningkatan pelayanan, penertiban administrasi, pengawasan, kepatuhan , pengusaha kena pajak.
IMPLEMENTASI ELEKTRONIK NOMOR SERI FAKTUR PAJAK SEBAGAI UPAYA PERBAIKAN SISTEM ADMINISTRASI PAJAK PERTAMBAHAN NILAI (Studi pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Malang Utara) Ferdiawan, Erick
Jurnal Mahasiswa Perpajakan Vol 6, No 2 (2015)
Publisher : Program Studi S-1 Perpajakan, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.804 KB)

Abstract

This research is conducted according to implementation of E-NOFA at KPP Pratama Malang Utara. The Analysis of Implementation is reviewed by tax invoice serial number publishing mechanism, the ammount of taxable entreprenuer using E-NOFA, the quantity of E-NOFA  published, obstacles in implementation of E-NOFA and its problem solving. This research uses descriptive method with qualitative approach. The data sources were collected from interview and secondary data. The result of this research, the implementation of E-NOFA at KPP Pratama Malang utara has had improvement administration system of VAT which can be seen from significant change in numbering serial of tax invoice. Implementation E-NOFA at KPP Pratama Malang utara has some problems which are divided by 2, external problem and internal problem. The effort which can be done by KPP Pratama Malang Utara including preparing about implementation of e-Tax Invoice, can not giving total limit for E-NOFA order, fixing connection and internet network, urges non-taxable entrepreuner for not publishing serial number of tax invoice and actively socialize long time before implementation of new policy Key Word: Tax Invoice, electronic serial number of tax invoice, Taxable Entrepreneur, Value Added Tax,  and administration system of VAT ABSTRAK Penelitian ini dilakukan pada implementasi e-NOFA di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Malang Utara. Analisis atas implementasi e-NOFA ditinjau dari mekanisme penerbitan nomor seri faktur pajak, jumlah Pengusaha Kena Pajak yang menggunakan e-NOFA, jumlah penerbitan e-NOFA, hambatan dalam pelaksanaan e-NOFA dan upaya yang dilakukan untuk memperbaiki hambatan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sumber data diperoleh dari wawancara dan data sekunder. Hasil dari penelitian ini yaitu implementasi e-NOFA di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Malang Utara mengalami perbaikan sistem administrasi Pajak Pertambahan Nilai yang dapat dilihat dari perubahan yang signifikan dalam penomoran seri faktur pajak. Implementasi e-NOFA di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Malang Utara mengalami beberapa hambatan yang dibedakan menjadi dua yaitu hambatan internal dan hambatan eksternal. Upaya yang dapat dilakukan Kantor Pelayanan Pajak Pratama Malang Utara yaitu diantaranya dengan mempersiapkan pelaksanaan e-Tax Invoice, tidak membatasi jumlah permintaan e-NOFA, memperbaiki koneksi atau jaringan internet, menghimbau wajib pajak non pengusaha kena pajak untuk tidak menerbitkan nomor seri faktur pajak dan melaksanakan sosialisasi jauh-jauh hari sebelum pelaksanaan peraturan baru.   Kata Kunci: Faktur Pajak, Elektronik Nomor Seri Faktur Pajak,  Pengusaha Kena Pajak, Pajak Pertambahan Nilai, dan Sistem Administrasi Pajak Pertambahan Nilai
KAJIAN ATAS OTONOMI KELEMBAGAAN DIREKTORAT JENDERAL PAJAK (STUDI KASUS ATAS WACANA PEMISAHAN WEWENANG ANTARA DIREKTORAT JENDERAL PAJAK DENGAN KEMENTERIAN KEUANGAN) Andiko, Tio
Jurnal Mahasiswa Perpajakan Vol 6, No 2 (2015)
Publisher : Program Studi S-1 Perpajakan, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (690.298 KB)

Abstract

The research is based upon the fact that in recent years the target of taxes does not meet the target, responded by various recommendations from related parties and supported by the growing trend in many countries that the tax authority is being transformed to be more autonomous. The purpose of this study is to describe the institutional design that is right for the DGT for the realization of a good internal control system within the body of the Ministry of Finance. Internal Controlling System in the Ministry of Finance is the main focus of the research that is seen from perspective of system of organization, system of authorities and recording procedures, healthiness of the work performance, and the employee performance towards their given authorities; and restructuration of DGT that is seen from the aspect of its design of position, design of suprastructure, design of lateral relations and design of decision making system. Conclusion of the research is that transforming DGT into Lembaga Pemerintah Non-Kementerian (Government Institution Non-Ministry) under the name of Badan Penerimaan Perpajakan (the Body of Taxation Recipient), which directly be controlled by and responsible to the president through coordination of Finance Minister. Keywords: Autonomy, Organization, Tax Administration ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi dimana target pajak yang tak kunjung tercapai dalam beberapa tahun terakhir, kemudian direspon dengan berbagai pandangan rekomendasi dari berbagai pihak terkait dengan perlunya penambahan wewenang pada tubuh DJP, diperkuat dengan adanya tren di negara lain yang mulai mentransformasi otoritas pajaknya ke arah yang lebih otonom. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan desain kelembagaan yang tepat bagi DJP demi terwujudnya sistem pengendalian internal yang baik dalam tubuh Kementerian Keuangan. Fokus penelitian ini adalah sistem pengendalian internal Kementerian Keuangan dilihat dari sistem organisasi, sistem wewenang dan prosedur pencatatan, pelaksanaan kerja yang sehat, dan karyawan dengan kualitas yang sesuai dengan tanggung jawab; dan restrukturisasi DJP dilihat dari aspek desain dari posisi, desain suprastruktur, desain hubungan lateral, dan desain sistem pengambilan keputusan. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah perlu menjadikan DJP berstatus Lembaga Pemerintah Non Kementerian dengan nama Badan Penerimaan Perpajakan, yang berada langsung di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden melalui koordinasi Menteri Keuangan. Kata Kunci: Otonomi, Organisasi, Administrasi Perpajakan
EVALUASI PERENCANAAN PAJAK PERTAMBAHAN NILAI PADA PT. “X” DI KABUPATEN KEDIRI Hapsari, Mayang
Jurnal Mahasiswa Perpajakan Vol 6, No 2 (2015)
Publisher : Program Studi S-1 Perpajakan, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (457.606 KB)

Abstract

Tax is the largest contributor in state revenue which is used to fulfill the country needs and set the government course. Tax from the Taxpayer point of view is defined as one of deduction to their incomes and corporate profits. Especially tax planning for Value Added Tax (VAT) which has some provision in its planning, but it is not needed to use all of the provisions of the planning. One way of VAT planning is by utilizing input tax and output tax and then does the calculation. PT. “X” is one company that uses VAT planning by using two planning methods; first method is by making debit and the second one is by delaying tax payments. In taxation debiting, PT. “X” perform charging by diverting the expired Tax Invoice into the financial statements as an expense of the company, meanwhile delaying payment term means; PT. “X” delays the payment of VAT, so that the company do not have to pay VAT in advance but they can do production first. Keywords : Tax Planning, Evaluation of tax planning, Value Added Tax Planning.   ABSTRAK Pajak merupakan penyumbang terbesar dalam penerimaan negara yang digunakan untuk membiayai kebutuhan negara dan mengatur jalannya pemerintahan.Pajak dilihat dari segi Wajib Pajak merupakan salah satu faktor pengurang penghasilan dan laba perusahaan. Perencanaan pajak khususnya Pajak Pertambahan Nilai (PPN) memiliki ketentuan-ketentuan dalam melakukan perencanaan, akan tetapi tidak semua ketentuan perencanaan tersebut digunakan. Perencanaan PPN diantaranya adalah dengan memanfaatkan Pajak Masukan dan Pajak Keluaran yang kemudian dilakukan perhitungan.PT. “X” merupakan salah satu perusahaan yang menggunakan perencanaan PPN dengan menggunakan dua metode perencanaan, yang pertama adalah melakukan pembebanan dan yang kedua dengan melakukan penundaan pembayaran pajak. Dalam pembebanan pajak, PT. “X” melakukan pembebanan dengan cara mengalihkan Faktur Pajak Masukan yang sudah kadaluwarsa kedalam laporan  keuangan sebagai beban perusahaan, sementara penundaan pembayaran adalah dimana PT. “X” melakukan penundaan pembayaran PPN, dengan begitu perusahaan tidak harus membayar PPN terlebih dahulu tetapi bisa melakukan produksi terlebih dahulu. Kata Kunci : Perencanaan Pajak, Evaluasi Perencanaan Pajak, Pajak Pertambahan Nilai.

Page 2 of 3 | Total Record : 24